<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#UPZSemenPadang Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/upzsemenpadang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/upzsemenpadang/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Sep 2026 13:21:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#UPZSemenPadang Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/upzsemenpadang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kaki Palsu Pulihkan Harapan, UPZ BAZNAS Semen Padang Bantu Rahma Kembali Berjalan dan Produktif</title>
		<link>https://prokabar.com/kaki-palsu-pulihkan-harapan-upz-baznas-semen-padang-bantu-rahma-kembali-berjalan-dan-produktif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 13:21:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Bantuankakipalsu]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136301</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Harapan untuk kembali menjalani aktivitas secara mandiri kini kembali dirasakan Rahma Hatta, seorang ibu rumah tangga asal Kampung Dalam, Kelurahan Binuang, Kecamatan Pauh,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kaki-palsu-pulihkan-harapan-upz-baznas-semen-padang-bantu-rahma-kembali-berjalan-dan-produktif/">Kaki Palsu Pulihkan Harapan, UPZ BAZNAS Semen Padang Bantu Rahma Kembali Berjalan dan Produktif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Harapan untuk kembali menjalani aktivitas secara mandiri kini kembali dirasakan Rahma Hatta, seorang ibu rumah tangga asal Kampung Dalam, Kelurahan Binuang, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Setelah bertahun-tahun mengandalkan tongkat untuk menopang aktivitas sehari-hari, Rahma kini dapat kembali berjalan dengan lebih baik, bahkan mengendarai sepeda motor dan membantu perekonomian keluarga dengan berjualan ayam.</p>
<p>Perubahan tersebut hadir setelah Rahma mendapatkan bantuan kaki palsu melalui program kesehatan dan biaya kemanusiaan yang disalurkan Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ BAZNAS) Semen Padang. Kaki palsu tersebut diserahkan Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang Akmal dan diterima oleh Rahma Hatta di Kantor UPZ BAZNAS Semen Padang, Senin (31/8/2026).</p>
<p>Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen UPZ BAZNAS Semen Padang dalam menghadirkan manfaat zakat yang tepat sasaran sekaligus memberikan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>Rahma harus kehilangan kaki kirinya setelah mengalami kecelakaan pada 2017. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-harinya menjadi jauh lebih terbatas. Untuk berpindah dan melakukan berbagai kegiatan di rumah, Rahma harus menggunakan tongkat.</p>
<p>Di tengah keterbatasan tersebut, kondisi ekonomi keluarga juga menjadi tantangan tersendiri. Suaminya hanya bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak tetap. Situasi itu membuat kebutuhan untuk memperoleh alat bantu yang lebih memadai menjadi sesuatu yang tidak mudah diwujudkan secara mandiri.</p>
<p>Kesempatan untuk mendapatkan bantuan kaki palsu kemudian diketahui Rahma melalui media sosial. Informasi tersebut mendorongnya untuk mendatangi kantor UPZ BAZNAS Semen Padang dan mengajukan permohonan bantuan.</p>
<p>Pengajuan tersebut kemudian ditindaklanjuti tim UPZ BAZNAS Semen Padang dengan melakukan kunjungan ke kediaman Rahma. Setelah melalui proses asesmen dan tindak lanjut, bantuan kaki palsu akhirnya dapat direalisasikan.</p>
<p>Bantuan tersebut tidak hanya menjadi alat bantu mobilitas bagi Rahma, tetapi juga membuka kembali ruang geraknya untuk menjalani kehidupan sehari-hari secara lebih mandiri.</p>
<p>Rahma kini sudah mampu berjalan dengan baik. Aktivitas yang sebelumnya harus dilakukan dengan bantuan tongkat mulai dapat dijalankan dengan lebih leluasa. Bahkan, ia sudah mampu mengendarai sepeda motor dan kembali berjualan ayam untuk membantu menopang perekonomian keluarganya.</p>
<p>Bagi Rahma, bantuan yang diterimanya bukan sekadar sebuah alat bantu. Kaki palsu tersebut telah menjadi bagian penting dalam prosesnya untuk kembali membangun kemandirian dan menjalani kehidupan dengan lebih optimistis.</p>
<p>“Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa berjalan kembali dengan baik. Saya juga sudah bisa mengendarai sepeda motor dan kembali berjualan ayam,” ujar Rahma.</p>
<p>Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada UPZ BAZNAS Semen Padang atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan perubahan besar dalam kehidupannya, terutama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.</p>
<p>Penanganan kaki palsu Rahma dilakukan melalui Ade Orthopros, sebuah workshop yang bergerak dalam pembuatan dan penanganan alat bantu bagi pasien ortopedi, rehabilitasi medis, tumbuh kembang, serta pembuatan kaki dan tangan palsu.</p>
<p>Ahli Ortotis Prostetis Orthopros, Ade Saputra, mengatakan Rahma bukan merupakan pasien baru di workshop tersebut. Rahma telah menjadi pasien Ade Orthopros sejak 2017 dengan menggunakan tongkat biasa.</p>
<p>Dalam penanganan terbaru, dilakukan penggantian komponen socket pada kaki palsu Rahma. Penggantian komponen tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kembali alat bantu dengan kondisi dan kebutuhan pengguna sehingga dapat memberikan kenyamanan sekaligus menunjang aktivitas secara optimal.</p>
<p>Ade menyebut kondisi Rahma saat ini sangat baik. Selain sudah dapat berjalan, Rahma juga telah kembali melakukan berbagai aktivitas, termasuk mengendarai sepeda motor dan berjualan ayam.</p>
<p>“Sekarang kondisinya sangat baik. Ibu Rahma sudah bisa berjalan, beraktivitas, mengendarai sepeda motor, bahkan sudah kembali berjualan ayam,” kata Ade.</p>
<p>Workshop Ade Orthopros sendiri berlokasi di Kompleks Polamas Blok B No. 3, Andalas, Kota Padang. Penanganan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada aspek teknis pembuatan alat bantu, tetapi juga memastikan perangkat yang digunakan dapat menunjang mobilitas dan kebutuhan aktivitas penerima manfaat.</p>
<p>Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang, Akmal, mengatakan penyaluran bantuan kaki palsu tersebut merupakan bagian dari program kesehatan dan biaya kemanusiaan. Melalui program ini, dana zakat yang dihimpun UPZ BAZNAS Semen Padang diupayakan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>Menurutnya, bantuan alat bantu seperti kaki palsu memiliki dampak yang lebih luas karena tidak hanya membantu penerima manfaat dari sisi kesehatan dan mobilitas, tetapi juga dapat meningkatkan kepercayaan diri serta membuka kembali kesempatan untuk beraktivitas secara produktif.</p>
<p>“Melalui penyaluran dana zakat ini, kami berharap kualitas hidup Bu Rahmah dapat meningkat secara optimal. Semoga beliau dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih maksimal dan penuh keberkahan,” ujar Akmal.</p>
<p>Komitmen tersebut sejalan dengan semangat UPZ BAZNAS Semen Padang dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat agar memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi penerima manfaat.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengapresiasi langkah UPZ BAZNAS Semen Padang yang terus menghadirkan program-program kemanusiaan dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>
<p>Menurut Win, bantuan kaki palsu bagi Rahma menunjukkan bahwa pengelolaan dana zakat tidak hanya berbicara mengenai penyaluran bantuan, tetapi juga bagaimana dana tersebut mampu menjadi instrumen pemberdayaan dan membantu penerima manfaat kembali menjalankan aktivitas secara mandiri dan kembali produktif.</p>
<p>“Kami mengapresiasi UPZ BAZNAS Semen Padang yang terus menghadirkan manfaat nyata melalui penyaluran dana zakat. Bantuan seperti ini memiliki nilai kemanusiaan yang sangat kuat karena memberikan kesempatan bagi penerima manfaat untuk kembali beraktivitas dan meningkatkan kualitas hidupnya,” ujar Win.</p>
<p>Ia menambahkan, semangat kepedulian tersebut merupakan bagian dari nilai yang terus dibangun PT Semen Padang dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan. Keberadaan UPZ BAZNAS Semen Padang diharapkan semakin memperkuat kontribusi perusahaan dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan dukungan.</p>
<p>Bagi Rahma, perubahan yang dirasakannya kini menjadi bukti bahwa sebuah bantuan yang diberikan secara tepat dapat membawa dampak besar dalam kehidupan seseorang.</p>
<p>Dari sebelumnya harus bertumpu pada tongkat, kini ia dapat melangkahkan kaki dengan lebih percaya diri. Dari keterbatasan beraktivitas di rumah, kini Rahma kembali mengendarai sepeda motor dan berjualan ayam.</p>
<p>Kisah Rahma sekaligus memperlihatkan bahwa kebermanfaatan zakat dapat hadir dalam bentuk yang sangat konkret. Sebuah kaki palsu bukan hanya membantu seseorang untuk berjalan, tetapi juga dapat mengembalikan kemandirian, membuka kembali ruang produktivitas, serta menumbuhkan harapan untuk menatap kehidupan dengan lebih baik.</p>
<p>Melalui program kesehatan dan biaya kemanusiaan, UPZ BAZNAS Semen Padang berupaya memastikan zakat yang dititipkan masyarakat dapat kembali kepada mereka yang berhak dalam bentuk manfaat yang nyata.</p>
<p>Harapannya, ikhtiar tersebut terus menjadi bagian dari perjalanan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kepedulian dan kebermanfaatan yang menjadi bagian penting dari keberadaan PT Semen Padang di tengah masyarakat. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kaki-palsu-pulihkan-harapan-upz-baznas-semen-padang-bantu-rahma-kembali-berjalan-dan-produktif/">Kaki Palsu Pulihkan Harapan, UPZ BAZNAS Semen Padang Bantu Rahma Kembali Berjalan dan Produktif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 362 Pelajar dan Mahasiswa</title>
		<link>https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-salurkan-bantuan-pendidikan-untuk-362-pelajar-dan-mahasiswa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 11:15:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuanpendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=135409</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui Program Beasiswa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-salurkan-bantuan-pendidikan-untuk-362-pelajar-dan-mahasiswa/">UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 362 Pelajar dan Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui Program Beasiswa Ceria Bisa Sekolah (CBS), lembaga pengelola zakat karyawan PT Semen Padang tersebut menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp305,5 juta kepada 362 pelajar dan mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.</p>
<p>Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua UPZ Baznas Semen Padang Verdy Radinal Gusman kepada perwakilan penerima manfaat di Kantor UPZ Baznas Semen Padang, Selasa (21/7/2026). Tahun ini, Program CBS mengusung tema “Zakat Empowering Education, Inspiring Future”, yang menegaskan peran zakat dalam membuka akses pendidikan sekaligus membangun masa depan generasi muda.</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, Wakil Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan Asril Aziz Rajo Bujang, Pengawas SD Wilayah I dan II Aida Fitri dan Fauzan Misra, Sekretaris Lurah Indarung Muhammad Amin, serta sejumlah orang tua dan wali penerima manfaat.</p>
<p>Wakil Ketua UPZ Baznas Semen Padang Verdy Radinal Gusman mengatakan Program CBS merupakan program unggulan UPZ Baznas Semen Padang. Program ini merupakan salah satu bentuk nyata penyaluran dana zakat yang dihimpun dari para muzaki di lingkungan PT Semen Padang untuk disalurkan kepada mustahik (penerima zakat) yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.</p>
<p>Menurutnya, bantuan diberikan kepada siswa dan mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan dari sekolah dasar ke sekolah menengah pertama, dari SMP ke SMA, serta dari SMA ke perguruan tinggi. Penerima bantuan telah melewati sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi melalui sekolah, wawancara, verifikasi lapangan, hingga penetapan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan semangat belajar para penerima sehingga kelak mampu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Pendidikan merupakan investasi terbaik bagi keluarga, bangsa, dan negara. Pendidikan juga menjadi fondasi utama untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p>Selain Program CBS, katanya, UPZ Baznas Semen Padang juga menyalurkan berbagai bantuan pendidikan lainnya. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, UPZ Semen Padang telah menyalurkan bantuan sebesar Rp266 juta untuk membantu pelunasan tunggakan biaya sekolah, pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta beasiswa rutin bagi anak asuh binaan UPZ Baznas Semen Padang.</p>
<p>&#8220;Jadi, tidak hanya Program CBS yang kami salurkan. UPZ Semen Padang juga memiliki beberapa program unggulan lain yang berkaitan dengan pendidikan, seperti bantuan biaya untuk pelunasan tunggakan di sekolah, pembayaran UKT, beasiswa rutin untuk anak asuh binaan UPZ Semen Padang, dan bantuan lainnya,&#8221; kata Verdy.</p>
<p>Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman mengapresiasi konsistensi UPZ Baznas Semen Padang dalam membantu pendidikan masyarakat. Menurutnya, Program CBS sangat bermanfaat bagi keluarga yang membutuhkan biaya untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya.</p>
<p>“Kami dari pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih kepada UPZ Baznas Semen Padang yang terus memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama kepada mereka yang membutuhkan,” katanya.</p>
<p>Nurul juga mengingatkan orang tua penerima agar menggunakan bantuan tersebut sesuai dengan peruntukannya, yakni untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak.</p>
<p>“Gunakan bantuan ini untuk pendidikan anak, bukan untuk kebutuhan lain. Bantuan ini merupakan amanah yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.</p>
<p>Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan Asril Aziz Rajo Bujang. Ia berharap jumlah penerima dan nominal bantuan Program CBS dari UPZ Baznas Semen Padang dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.</p>
<p>&#8220;Kalau jumlah penerima dan nominal bantuan belum bisa ditingkatkan tahun depan, minimal sama dengan tahun ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Di sisi lain, Asril juga mengapresiasi perhatian PT Semen Padang terhadap pendidikan masyarakat di sekitar perusahaan, salah satunya melalui Program Beasiswa Anak Nagari Semen Padang (BANGSA) yang bekerja sama dengan Politeknik Negeri Padang.</p>
<p>&#8220;Program BANGSA ini sangat besar manfaatnya karena memberikan kesempatan kepada anak dan keponakan kita untuk menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Padang,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang penerima bantuan Program CBS, Indah Putri Nurani, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh UPZ Baznas Semen Padang. Calon mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, itu menilai bantuan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi kemudahan untuk meraih cita-citanya.</p>
<p>“Terima kasih kepada UPZ Baznas Semen Padang yang telah memberikan bantuan kepada kami. Bantuan ini memudahkan langkah kami dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Semoga seluruh kebaikan para muzaki dan UPZ Baznas Semen Padang mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT,” katanya.</p>
<p>Hal serupa juga disampaikan penerima bantuan lainnya, Syali Ala Putri. Mahasiswa baru Politeknik Negeri Padang itu mengaku bantuan yang diterimanya sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan awal perkuliahan. Ia pun berkomitmen untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik dan belajar dengan sungguh-sungguh.</p>
<p>“Terima kasih kepada UPZ Baznas Semen Padang yang telah membantu biaya pendidikan saya. Berkat bantuan ini, saya dapat melanjutkan kuliah. Semoga UPZ Baznas Semen Padang selalu sukses dan diberkahi oleh Allah SWT,” ujarnya.</p>
<p>Melalui Program CBS, UPZ Baznas Semen Padang berharap zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah masa depan penerima manfaat. Dengan akses pendidikan yang lebih baik, para penerima diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, produktif, dan kelak dapat meneruskan manfaat kepada masyarakat lainnya. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-salurkan-bantuan-pendidikan-untuk-362-pelajar-dan-mahasiswa/">UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 362 Pelajar dan Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UPZ Baznas Semen Padang Tuntaskan Program Kambing Etawa</title>
		<link>https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-tuntaskan-program-kambing-etawa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 07:38:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kambingetawa]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=135218</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar– Setelah berjalan sejak akhir 2023, UPZ Baznas Semen Padang resmi menuntaskan Program Ekonomis Komunitas Kambing Etawa yang dilaksanakan di Padayo Goat Farm,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-tuntaskan-program-kambing-etawa/">UPZ Baznas Semen Padang Tuntaskan Program Kambing Etawa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong>– Setelah berjalan sejak akhir 2023, UPZ Baznas Semen Padang resmi menuntaskan Program Ekonomis Komunitas Kambing Etawa yang dilaksanakan di Padayo Goat Farm, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Program pemberdayaan ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga mustahik melalui pengembangan usaha peternakan kambing etawa perah.</p>
<p>Penutupan program tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua UPZ Baznas Semen Padang, Verdy Radinal Gusman, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan itu juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman dan evaluasi yang menghadirkan akademisi dari Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, serta Dinas Pertanian Kota Padang.</p>
<p>Verdy Radinal Gusman mengatakan, program yang mengusung tema *&#8221;Merawat Berkah, Peternak Kolektif Berdedikasi, Hasil Melimpah Tiada Henti&#8221;* merupakan bagian dari upaya UPZ Baznas Semen Padang dalam mengembangkan pola pemberdayaan zakat produktif. Program ini dimulai pada akhir 2023 dengan tujuan mendorong para penerima zakat agar memiliki sumber penghasilan baru sekaligus meningkatkan taraf hidup keluarganya.</p>
<p>Pada pertengahan 2024, UPZ Baznas Semen Padang menyerahkan sebanyak 92 ekor kambing etawa kepada lima keluarga penerima manfaat di Kampung Padayo. Bantuan tersebut terdiri atas 46 ekor kambing jantan dan 46 ekor kambing betina. Setelah penyerahan bantuan, para penerima manfaat juga mendapatkan pelatihan mengenai teknik budi daya kambing etawa perah yang baik.</p>
<p>Pelatihan dan pendampingan tersebut melibatkan akademisi dari Fakultas Peternakan Universitas Andalas. &#8220;Materi pelatihan meliputi pemilihan bibit, pengelolaan pakan, pemeliharaan kesehatan ternak, pengaturan reproduksi, kebersihan kandang, pengolahan susu, hingga pengelolaan usaha,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dipilihnya Padayo sebagai lokasi pengembangan program karena selain berada di lingkungan sekitar PT Semen Padang, kawasan tersebut juga merupakan salah satu sentra peternakan kambing terbesar di Sumatera Barat, yakni Padayo Goat Farm. &#8220;Keberadaan sentra peternakan ini menjadi modal penting dalam pengembangan program,&#8221; katanya.</p>
<p>Verdy mengatakan, meskipun tahapan program secara resmi telah berakhir, proses pemberdayaan para penerima manfaat diharapkan terus berlanjut. Ia berharap instansi terkait tetap memberikan pembinaan dan pendampingan agar usaha peternakan kambing etawa perah yang dijalankan para penerima manfaat dapat berkembang secara berkelanjutan.</p>
<p>Menurutnya, dukungan lanjutan sangat dibutuhkan, terutama pada aspek teknis peternakan, kesehatan hewan, manajemen usaha, pengolahan produk, hingga pemasaran.</p>
<p>&#8220;Kami berharap Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Dinas Pertanian Kota Padang, akademisi, serta seluruh pihak terkait terus memberikan dukungan kepada para penerima manfaat,&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan pendampingan yang berkelanjutan, Verdy optimistis usaha peternakan kambing etawa perah tersebut dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi para mustahik. Selain membuka peluang usaha, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.</p>
<p>&#8220;Harapan kami, para penerima manfaat yang saat ini masih berstatus mustahik dapat semakin mandiri secara ekonomi. Pada masa mendatang, kami ingin mereka tidak lagi menjadi penerima zakat, tetapi justru mampu menjadi muzaki atau pemberi zakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Wakil Dekan II Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Nurhayati, mengapresiasi UPZ Baznas Semen Padang yang telah melibatkan perguruan tinggi dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, keterlibatan akademisi merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami merasa bangga dapat terlibat dalam program kambing etawa ini. Bagi perguruan tinggi, keterlibatan dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Nurhayati menilai peternakan merupakan salah satu sektor yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan usaha peternakan perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.</p>
<p>&#8220;Ada ungkapan bahwa negeri yang kaya akan ternak tidak akan miskin. Peternakan memiliki potensi besar untuk menjadi sumber pangan, lapangan kerja, dan penghasilan bagi masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, Fakultas Peternakan Universitas Andalas terbuka untuk terus bekerja sama dengan UPZ Baznas Semen Padang maupun berbagai pihak dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan peternakan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kapasitas peternak.</p>
<p>&#8220;Kami terbuka untuk menjalin kerja sama dalam berbagai program yang relevan dengan bidang keilmuan Fakultas Peternakan Universitas Andalas,&#8221; katanya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Nurhayati juga menyoroti sejumlah faktor teknis yang menentukan keberhasilan usaha peternakan kambing etawa. Salah satu faktor terpenting adalah kualitas bibit yang akan menentukan produktivitas ternak apabila didukung dengan pengelolaan yang baik.</p>
<p>&#8220;Bibit kambing yang ada di Padayo sudah sangat baik dan memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Namun, keberhasilannya tetap bergantung pada manajemen pemeliharaan. Untuk itu, peternak perlu memperhatikan kualitas dan ketersediaan pakan, kebersihan kandang, kesehatan ternak, pengelolaan reproduksi, serta pencatatan usaha.</p>
<p>Tanpa manajemen yang baik, potensi bibit unggul tidak akan menghasilkan produktivitas yang maksimal. Selain itu, peternak juga perlu memahami standar pengelolaan susu agar produk yang dihasilkan tetap higienis, berkualitas, dan aman dikonsumsi masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepala Bidang Bina Usaha dan Kelembagaan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Nirmala, turut mengapresiasi langkah UPZ Baznas Semen Padang dalam mendorong kemandirian mustahik melalui pengembangan usaha kambing etawa perah. Menurutnya, program tersebut memiliki prospek yang baik karena permintaan terhadap susu kambing terus meningkat.</p>
<p>&#8220;Permintaan susu kambing terus mengalami peningkatan, sedangkan ketersediaannya belum banyak. Kondisi ini menjadi peluang bagi para peternak untuk mengembangkan usaha,&#8221; katanya.</p>
<p>Nirmala mendorong agar peternakan kambing etawa perah di Kampung Padayo tidak hanya berfokus pada produksi susu segar. Para peternak juga perlu mengembangkan hilirisasi atau pengolahan produk agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Susu kambing dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti susu pasteurisasi, yoghurt, kefir, maupun produk olahan lainnya.</p>
<p>&#8220;Kalau hanya menjual susu segar, nilai tambah yang diperoleh masih terbatas. Apabila diolah menjadi produk turunan, harga jual dan daya saingnya tentu dapat meningkat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menyebut harga susu kambing di pasaran dapat mencapai sekitar Rp70 ribu per liter, lebih tinggi dibandingkan susu sapi. Tingginya harga tersebut menunjukkan bahwa susu kambing memiliki pasar tersendiri.</p>
<p>&#8220;Masyarakat tidak segan membeli susu kambing dengan harga lebih tinggi karena produk ini memiliki konsumen yang spesifik. Apabila hilirisasi dilakukan dengan baik, peluang keuntungan bagi peternak tentu akan semakin besar,&#8221; katanya.</p>
<p>Nirmala menambahkan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat terus mendorong para pelaku usaha peternakan untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, dan mengembangkan produk olahan. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, pembinaan, promosi, serta pelibatan peternak dalam berbagai kegiatan dan pameran. Salah satu momentum yang dapat dimanfaatkan adalah peringatan Hari Susu Nusantara.</p>
<p>&#8220;Hari Susu Nusantara menjadi ajang untuk mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi susu. Susu baik untuk kesehatan hari ini dan mendukung lahirnya generasi yang lebih sehat pada masa depan. Bagi pelaku usaha kambing perah, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana promosi dan memperkenalkan produk kepada masyarakat secara lebih luas,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Salah seorang penerima manfaat Program Ekonomis Komunitas Kambing Etawa, Syafrinaldi, mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari program tersebut. Menurutnya, bantuan ternak dan pendampingan yang diberikan telah membuka peluang bagi keluarganya untuk mengembangkan usaha baru.</p>
<p>Meski hasil usaha yang diperoleh belum maksimal, ia optimistis usaha peternakan tersebut akan terus berkembang.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, kami bersyukur dapat menjadi bagian dari program ini. Kami mendapatkan bantuan sekaligus pengetahuan tentang cara mengelola ternak. Terima kasih kepada UPZ Baznas Semen Padang dan seluruh pihak terkait yang telah mendukung kami selama ini,&#8221; katanya. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-tuntaskan-program-kambing-etawa/">UPZ Baznas Semen Padang Tuntaskan Program Kambing Etawa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hingga Mei 2026, UPZ BAZNAS Semen Padang Salurkan Rp2,74 Miliar, Bantuan Fakir dan Miskin Jadi Porsi Terbesar</title>
		<link>https://prokabar.com/hingga-mei-2026-upz-baznas-semen-padang-salurkan-rp274-miliar-bantuan-fakir-dan-miskin-jadi-porsi-terbesar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 13:14:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuanfakirmiskin]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=134794</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar-  Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang menyalurkan dana zakat sebesar Rp2,74 miliar kepada ribuan mustahik sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hingga-mei-2026-upz-baznas-semen-padang-salurkan-rp274-miliar-bantuan-fakir-dan-miskin-jadi-porsi-terbesar/">Hingga Mei 2026, UPZ BAZNAS Semen Padang Salurkan Rp2,74 Miliar, Bantuan Fakir dan Miskin Jadi Porsi Terbesar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar- </strong> Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang menyalurkan dana zakat sebesar Rp2,74 miliar kepada ribuan mustahik sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dari berbagai program yang dijalankan, bantuan untuk kelompok fakir dan miskin menjadi porsi penyaluran terbesar karena menjangkau ratusan penerima manfaat, mulai dari lansia, janda, penyandang disabilitas, keluarga kurang mampu, hingga korban musibah.</p>
<p>Total dana yang disalurkan mencapai Rp2.739.145.559, terdiri atas Rp439.785.786 pada Januari, Rp439.015.625 pada Februari, Rp1.002.599.522 pada Maret, Rp450.005.399 pada April, dan Rp407.739.227 pada Mei 2026. Dana zakat tersebut disalurkan kepada berbagai kategori asnaf, seperti fakir, miskin, mualaf, dan fisabilillah, serta melalui sejumlah program pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang, Akmal, mengatakan bahwa dana zakat yang dipercayakan para muzaki dikelola secara profesional dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik, zakat juga diarahkan untuk mendorong kemandirian melalui program pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan penguatan dakwah.</p>
<p>“UPZ BAZNAS Semen Padang berupaya memastikan setiap dana zakat yang dihimpun dapat memberikan dampak yang luas bagi masyarakat. Karena itu, selain bantuan sosial rutin, kami juga memperkuat program pemberdayaan agar mustahik dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya secara berkelanjutan,” ujar Akmal.</p>
<p>Pada bidang pendidikan, UPZ BAZNAS Semen Padang menyalurkan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa, baik di dalam maupun luar negeri. Dukungan juga diberikan kepada berbagai lembaga pendidikan dan sosial untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan pembinaan masyarakat. Sementara itu, di sektor kesehatan, bantuan disalurkan dalam bentuk pembiayaan pengobatan, pembelian obat-obatan, hingga pembayaran iuran dan tunggakan BPJS bagi keluarga kurang mampu di kawasan Ring 1 perusahaan dan Kota Padang.</p>
<p>Program ekonomi produktif turut diperkuat melalui bantuan usaha dan pelatihan kewirausahaan. Para penerima manfaat dibekali kemampuan pemasaran, pengelolaan usaha, serta akuntansi sederhana agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan meningkatkan pendapatan keluarga. Di bidang dakwah, zakat juga disalurkan kepada berbagai lembaga dakwah, guru TPQ dan TQA, serta untuk mendukung aktivitas para dai yang bertugas di sejumlah wilayah Kepulauan Mentawai.</p>
<p>Selain itu, UPZ BAZNAS Semen Padang saat ini tengah menjalankan Program Ceria Bisa Sekolah (CBS) untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu memasuki tahun ajaran baru. Program tersebut telah memasuki tahap wawancara calon penerima manfaat dengan melibatkan sekolah-sekolah di kawasan Ring 1 perusahaan.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengapresiasi konsistensi UPZ BAZNAS Semen Padang dalam menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, zakat memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sosial, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, perluasan akses kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat.</p>
<p>“Dana zakat yang dikelola UPZ BAZNAS Semen Padang telah memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Ini menunjukkan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian, memperkuat pendidikan, meningkatkan akses kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Win.</p>
<p>Dengan total penyaluran hampir Rp2,74 miliar hingga Mei 2026, UPZ BAZNAS Semen Padang berharap kepercayaan para muzaki terus meningkat sehingga manfaat zakat dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan yang lebih merata.</p>
<p>UPZ BAZNAS Semen Padang merupakan lembaga amil zakat yang berada di bawah naungan PT Semen Padang dan bertugas melayani masyarakat berpenghasilan rendah, antara lain melalui pemberian bantuan beasiswa pendidikan, biaya pengobatan, serta modal usaha.</p>
<p>Fungsi dan tugas UPZ BAZNAS Semen Padang adalah membantu mengatasi permasalahan ekonomi umat yang dapat menyebabkan mereka jauh dari nilai-nilai agama, mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat, menghimpun zakat, serta menyalurkan zakat kepada yang berhak menerimanya.</p>
<p>Dana zakat UPZ BAZNAS Semen Padang dihimpun dari zakat gaji karyawan dan Direksi PT Semen Padang, karyawan APLP dan perusahaan afiliasi, karyawan PT Semen Padang yang ditugaskan di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, serta sumber lain yang halal, sah, dan tidak mengikat. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hingga-mei-2026-upz-baznas-semen-padang-salurkan-rp274-miliar-bantuan-fakir-dan-miskin-jadi-porsi-terbesar/">Hingga Mei 2026, UPZ BAZNAS Semen Padang Salurkan Rp2,74 Miliar, Bantuan Fakir dan Miskin Jadi Porsi Terbesar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Balita Melawan Spina Bifida, UPZ BAZNAS Semen Padang Menanti Langkah Pertamanya</title>
		<link>https://prokabar.com/kisah-balita-melawan-spina-bifida-upz-baznas-semen-padang-menanti-langkah-pertamanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 03:50:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuanbalita]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=130355</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Di sebuah rumah kontrakan sederhana di Jalan Kalumpang Nomor 16, RT 001 RW 007, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-balita-melawan-spina-bifida-upz-baznas-semen-padang-menanti-langkah-pertamanya/">Kisah Balita Melawan Spina Bifida, UPZ BAZNAS Semen Padang Menanti Langkah Pertamanya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar- </strong>Di sebuah rumah kontrakan sederhana di Jalan Kalumpang Nomor 16, RT 001 RW 007, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, tawa kecil seorang balita perempuan berusia satu tahun empat bulan kembali mulai mengisi ruangan. Lahir pada 24 Juli 2024, balita berinisial HNR itu adalah buah hati pertama pasangan muda Erwina Aprilia Fitri (23) dan Yudha Pratama (26). Di balik senyum mungilnya, ia telah melewati perjalanan panjang yang tak semua anak seusianya harus lalui.</p>
<p>Sejak lahir, HNR didiagnosis mengalami spina bifida, cacat bawaan lahir yang terjadi ketika tulang belakang dan sumsum tulang belakang bayi tidak berkembang dengan sempurna sehingga menyebabkan celah pada tulang belakang. Kondisi itu menimbulkan berbagai masalah, termasuk gangguan mobilitas yang membuatnya membutuhkan alat bantu dan penyangga agar kelak dapat berjalan seperti balita seusianya.</p>
<p>Spina bifida memengaruhi saraf hingga menyebabkan kelemahan pada kedua kakinya. HNR telah menjalani dua kali operasi: pertama saat baru berusia dua minggu, dan kedua ketika usianya menginjak tujuh bulan. Namun perjuangan itu masih belum selesai. Di depan, masih ada operasi lanjutan untuk memperbaiki saraf kaki yang melemah.</p>
<p>Di tengah perjuangan itu, UPZ BAZNAS Semen Padang hadir membawa bantuan yang amat berarti: satu set Dennis Brown splint, sepasang sepatu khusus yang dihubungkan oleh sebuah batang untuk mengoreksi kaki HNR yang melemah ketika memasuki usia belajar berjalan. Bagi banyak orang, alat ini mungkin hanya sepasang sepatu khusus. Namun bagi Erwina dan Yudha, ayah dan ibu HNR, ia adalah harapan yang bisa mereka genggam.</p>
<p>“Sebagai orang tua, kami sangat bersyukur dan terharu atas bantuan Dennis Brown splint ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang dan UPZ BAZNAS Semen Padang. Semoga PT Semen Padang semakin jaya,” ujar Erwina dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya, Senin (17/11/2025).</p>
<p>Ia masih mengingat jelas momen ketika dokter pertama kali mengatakan bahwa spina bifida yang dialami buah hatinya akan memengaruhi perkembangan kaki HNR. “Kami khawatir tentang bagaimana ia akan tumbuh, apakah ia bisa berjalan normal, dan bagaimana masa depannya nanti,” ungkapnya pelan.</p>
<p>Namun kini, setelah HNR mulai menggunakan Dennis Brown splint, perlahan muncul perubahan yang membuat mereka kembali optimistis. “Kami ingin melihat perubahan sedikit demi sedikit, dan itu membuat kami semakin semangat. Bantuan ini bukan hanya alat, tetapi harapan. Setiap hari kami mengikuti anjuran tenaga kesehatan dan memastikan HNR tetap nyaman. Semoga anak kami bisa berjalan seperti anak-anak lainnya,” tambahnya.</p>
<p>Setiap malam sebelum tidur, Erwina selalu membimbing jemari mungil HNR menyentuh sepatu khusus itu sambil berbisik lembut, seolah menenangkan anaknya. “Bentar lagi bisa jalan, ya, Nak.” Bagi keluarga kecil ini, perjalanan masih panjang. Operasi masih menanti, terapi harus dijalani, tetapi harapan kini tak lagi samar.</p>
<p>Yudha Pratama, sang ayah, bekerja di sebuah pabrik roti rumahan. Sementara Erwina mengurus rumah tangga penuh waktu sambil merawat HNR yang kondisinya membutuhkan perhatian ekstra. Penghasilan keluarga tidak selalu cukup untuk menutup kebutuhan pengobatan dan terapi, apalagi membeli alat koreksi kaki yang harganya tidak murah.</p>
<p>Erwina mengaku mendapat informasi tentang kemungkinan bantuan dari UPZ BAZNAS Semen Padang melalui seorang teman. “Awalnya kami tidak yakin apakah kami bisa mendapatkannya. Tapi kami coba saja. Alhamdulillah, ternyata bantuan ini benar-benar diberikan,” tuturnya. Bagi mereka, ini bukan sekadar donasi, tetapi dukungan moral di saat mereka nyaris kehabisan tenaga.</p>
<p>Staf Realisasi dan Pelaporan UPZ BAZNAS Semen Padang, Antoni Saputra, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari Program Kesehatan UPZ BAZNAS Semen Padang yang menyasar anak-anak dengan kondisi khusus.</p>
<p>“Kami berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak yang memiliki kelainan seperti spina bifida. Program ini sudah berjalan lebih dari satu tahun. Alat seperti Dennis Brown splint ini penting untuk merangsang kemampuan berjalan dan mengoreksi kaki sejak dini,” jelas Antoni.</p>
<p>Menurutnya, semangat keluarga HNR untuk terus berobat dan menjalani terapi menjadi salah satu alasan UPZ BAZNAS Semen Padang memberikan dukungan penuh. “Semoga HNR bisa berkembang lebih baik dan kelak bisa berjalan normal seperti anak-anak lainnya,” ucapnya.</p>
<p>Antoni menyebut, bantuan untuk HNR bersumber dari zakat karyawan PT Semen Padang dengan total sebesar Rp5 juta. Dana tersebut mencakup pembelian sepatu khusus Dennis Brown splint, biaya transportasi ke rumah sakit, serta dukungan berupa susu dan popok bayi. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-balita-melawan-spina-bifida-upz-baznas-semen-padang-menanti-langkah-pertamanya/">Kisah Balita Melawan Spina Bifida, UPZ BAZNAS Semen Padang Menanti Langkah Pertamanya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kambing Etawa Jadi Harapan Baru Ekonomi Warga Kampung Padayo</title>
		<link>https://prokabar.com/kambing-etawa-jadi-harapan-baru-ekonomi-warga-kampung-padayo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 08:04:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kambingetawa]]></category>
		<category><![CDATA[#Kampungpayobaru]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=129741</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar– Bagi Tristianto, warga Kampung Padayo, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, mimpi untuk memiliki usaha peternakan yang berkembang kini perlahan menjadi kenyataan. Berawal...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kambing-etawa-jadi-harapan-baru-ekonomi-warga-kampung-padayo/">Kambing Etawa Jadi Harapan Baru Ekonomi Warga Kampung Padayo</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar–</strong> Bagi Tristianto, warga Kampung Padayo, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, mimpi untuk memiliki usaha peternakan yang berkembang kini perlahan menjadi kenyataan. Berawal dari enam ekor kambing etawa yang ia terima setahun lalu, kini kandangnya dipenuhi 16 ekor kambing, bahkan ia sampai membangun kandang baru.</p>
<p>“Alhamdulillah, sejak dapat bantuan dari UPZ BAZNAS Semen Padang, kambingnya berkembang pesat. Dari yang awalnya cuma satu kandang, sekarang sudah dua. Semoga terus bermanfaat untuk keluarga kami,” ujar Tristianto dengan mata berbinar.</p>
<p>Cerita serupa juga datang dari Syafar, peternak lain penerima manfaat. Ia menaruh harapan besar agar kambing etawa yang dirawatnya segera bisa menghasilkan susu. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami ingin kambingnya berkembang dan susunya bisa dijual. Mudah-mudahan jadi sumber penghasilan baru bagi keluarga,” katanya penuh semangat.</p>
<p>Kisah Tristianto dan Syafar menjadi bukti nyata keberhasilan Program Ekonomi Komunitas yang dijalankan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) BAZNAS PT Semen Padang. Melalui program ini, warga tidak hanya menerima bantuan ternak, tetapi juga pembinaan, pendampingan teknis, hingga pelatihan manajemen usaha.</p>
<p>Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang, Akmal Ahmad, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk jangka panjang. “Visi kami bukan sekadar memberi ternak, tapi menjadikan Kampung Padayo sebagai sentra produksi susu kambing etawa di Kota Padang. Susu etawa punya nilai ekonomis tinggi, harganya bisa mencapai Rp65 ribu per liter,” jelasnya.</p>
<p>Dengan potensi tersebut, UPZ BAZNAS Semen Padang optimistis program ini akan menjadi jalan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Saat ini sudah ada tujuh penerima manfaat yang mulai merasakan dampak program.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai produsen semen, tapi juga bagian dari solusi sosial. Harapannya, susu kambing etawa bisa menjadi sumber penghasilan baru yang meningkatkan taraf ekonomi warga sekitar,” ujarnya.</p>
<p>Lebih dari sekadar program sosial, langkah ini juga sejalan dengan visi pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden RI, khususnya poin peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penguatan karakter gotong royong.</p>
<p>Melalui kegiatan monitoring rutin, UPZ BAZNAS Semen Padang memastikan zakat yang dihimpun dari karyawan benar-benar memberi dampak. Harapannya, Kampung Padayo ke depan tumbuh sebagai sentra peternakan etawa yang menggerakkan ekonomi komunitas secara berkelanjutan. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kambing-etawa-jadi-harapan-baru-ekonomi-warga-kampung-padayo/">Kambing Etawa Jadi Harapan Baru Ekonomi Warga Kampung Padayo</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UPZ BANZNAS Semen Padang Bedah Rumah Mulyadi</title>
		<link>https://prokabar.com/upz-banznas-semen-padang-bedah-rumah-mulyadi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 13:52:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bedahrumah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=129365</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Di sudut Komplek Arai Pinang, RT 003 RW 004, Kelurahan Pegambiran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, berdiri sebuah rumah sederhana...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-banznas-semen-padang-bedah-rumah-mulyadi/">UPZ BANZNAS Semen Padang Bedah Rumah Mulyadi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Di sudut Komplek Arai Pinang, RT 003 RW 004, Kelurahan Pegambiran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, berdiri sebuah rumah sederhana yang penuh arti. Rumah berukuran 6&#215;6 meter dengan dinding semi permanen dan satu kamar itu bukan sekadar bangunan, tetapi wujud nyata dari sebuah mimpi panjang pasangan Mulyadi dan Mutia Rani.</p>
<p>Sejak menikah pada 2014, Mulyadi dan Mutia menjalani hari-hari mereka di sebuah gubuk reyot. Gubuk itu berdiri di atas tanah kontrakan yang mereka sewa Rp1 juta setahun. Atap bocor, dinding lapuk, lantai kayu sering kali ambruk. Bahkan, ular dan hewan berbisa lain kerap masuk, menebar rasa was-was. Dengan tiga anak laki-laki yang tumbuh di tengah kondisi itu, Mulyadi dan Mutia hanya bisa berpegang pada doa dan kesabaran.</p>
<p>“Saya bekerja sebagai buruh harian di perusahaan perumahan dengan penghasilan yang pas-pasan, cukup untuk makan saja, rasanya mustahil punya rumah sendiri. Sementara istri juga bekerja di sebuah jasa cuci baju untuk menopang biaya keluarga,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun, kejujuran dan kerja kerasnya tidak luput dari perhatian. Sang pemilik perusahaan, tersentuh oleh ketekunan Mulyadi, dengan menghadiahkan sebidang tanah kecil seluas 6&#215;7 meter. Mulyadi sempat menolak. Karena saat itu ia tak punya uang untuk membangun.</p>
<p>Hingga suatu hari, sebuah informasi mengubah segalanya. Seseorang menyarankannya untuk mengajukan bantuan ke UPZ BAZNAS Semen Padang. Dengan penuh kerendahan hati, Mulyadi mencoba peruntungan itu. Doa yang ia panjatkan bertahun-tahun akhirnya terjawab.</p>
<p>UPZ BAZNAS Semen Padang pun turun tangan. Batu demi batu, kayu demi kayu, disusun menjadi bangunan yang kini mereka sebut rumah. Memang sederhana, memiliki satu kamar, namun sudah jauh lebih layak dibandingkan gubuk lama yang hampir roboh. “Saya tidak pernah bermimpi sampai sejauh ini. Rumah ini hadiah terbesar untuk keluarga kami,” ucap Mulyadi.</p>
<p>Kini, keluarga kecil itu masih menunggu tahap pembangunan berikutnya, yaitu dapur dan kamar mandi. UPZ BAZNAS Semen Padang berkomitmen melengkapinya agar rumah tersebut segera benar-benar layak huni dan ditempatinya.</p>
<p>Di depan rumah barunya, Mulyadi berdiri sambil menatap ketiga anaknya yang berlarian kecil di halaman sempit. Senyum merekah di wajahnya. Dari seorang buruh yang hanya mampu menyewa gubuk reot, kini ia bisa menatap masa depan lebih pasti. “Semoga anak-anak saya nanti tidak lagi merasakan hidup di gubuk seperti dulu,” katanya.</p>
<p>Rumah itu mungkin kecil, tapi bagi Mulyadi, Mutia, dan tiga putra mereka, ia adalah istana. Sebuah bukti bahwa harapan tidak pernah benar-benar hilang, asalkan hati tetap jujur dan doa terus dipanjatkan.</p>
<p>&#8220;Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada UPZ BAZNAS Semen Padang dan karyawan PT Semen Padang yang telah menyalurkan zakatnya hingga bisa kami menerima manfaatnya,&#8221; kata dia.</p>
<p>Ketua UPZ BAZNAS Semen Padang, Iskandar S. Taqwa, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari dana zakat yang dikelola perusahaan untuk kesejahteraan masyarakat. “Ini adalah hak mustahik yang kita salurkan. Melihat senyum keluarga Mulyadi membuat kami yakin bahwa zakat yang dikelola dengan baik mampu mengubah kehidupan. Kami ingin keluarga ini tinggal dengan tenang, tanpa rasa cemas lagi karena rumahnya roboh,” ujarnya penuh haru.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino menyebutkan, program bantuan rumah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).</p>
<p>“PT Semen Padang tidak hanya hadir sebagai produsen semen, tapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat. Kami berharap rumah ini tidak sekadar atap dan dinding, tapi juga menjadi tempat lahirnya semangat baru bagi keluarga Mulyadi untuk menata masa depan yang lebih baik,” tuturnya.</p>
<p>Program Bedah Rumah Layak Huni yang dijalankan oleh UPZ BAZNAS Semen Padang tak hanya menyentuh aspek kemanusiaan, tetapi juga sejalan dengan visi pembangunan nasional. Bantuan ini mencerminkan semangat pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden RI—khususnya pada poin kelima tentang peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia dan poin kedelapan yang menekankan revolusi karakter bangsa berbasis nilai kepedulian dan gotong royong.</p>
<p>“Program seperti ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung arah pembangunan nasional. Melalui zakat karyawan, kita mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat dan menumbuhkan karakter bangsa yang peduli, sebagaimana diamanahkan dalam Asta Cita Presiden,” ujar Win Bernadino. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-banznas-semen-padang-bedah-rumah-mulyadi/">UPZ BANZNAS Semen Padang Bedah Rumah Mulyadi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UPZ BAZNAS PT Semen Padang Borong Lima Penghargaan di UPZ Awards 2025</title>
		<link>https://prokabar.com/upz-baznas-pt-semen-padang-borong-lima-penghargaan-di-upz-awards-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 08:49:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=129005</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar-  Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang UPZ Awards 2025 yang digelar BAZNAS...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-baznas-pt-semen-padang-borong-lima-penghargaan-di-upz-awards-2025/">UPZ BAZNAS PT Semen Padang Borong Lima Penghargaan di UPZ Awards 2025</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong>  Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang UPZ Awards 2025 yang digelar BAZNAS Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (10/9/2025), UPZ BAZNAS Semen Padang berhasil meraih lima penghargaan bergengsi.</p>
<p>Dua penghargaan merupakan predikat tertinggi Bintang 5, yakni kategori UPZ BUMN dengan Perencanaan ZIS Terbaik dan UPZ BUMN dengan Optimalisasi Potensi Zakat. Dan sisanya, merupakan dua penghargaan Bintang 4 untuk kategori Pelaporan ZIS Terbaik dan Pengumpulan ZIS Terbaik, serta satu penghargaan untuk kategori Kampanye Zakat Terbaik.</p>
<p>Penghargaan itu diserahkan Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mohkhamad Mahdum, SE, dalam rangkaian Rapat Kerja UPZ BAZNAS Tingkat Nasional. Penyerahaan penghargaan ini sekaligus juga menjadi momentum evaluasi dan apresiasi terhadap peran UPZ di seluruh Indonesia yang dinilai mampu mendukung tata kelola zakat nasional secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.</p>
<p>Ketua Pengurus UPZ BAZNAS Semen Padang, Iskandar Z Taqwa, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif yang tidak lepas dari dukungan manajemen PT Semen Padang dan konsistensi para karyawan sebagai muzakki.</p>
<p>“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah amanah sekaligus kepercayaan yang diberikan kepada kami. Keberhasilan ini lahir dari dukungan penuh manajemen dan partisipasi karyawan yang secara ikhlas menunaikan zakat melalui UPZ BAZNAS Semen Padang. Tanpa mereka, prestasi ini tidak mungkin terwujud,” ujar Iskandar.</p>
<p>Sekretaris Umum UPZ BAZNAS Semen Padang, Verdy Redinal Gusman yang hadir mewakili UPZ BAZNAS Semen Padang menerima penghargaan itu, menambahkan bahwa penghargaan ini sejatinya adalah milik seluruh karyawan Semen Padang Group.</p>
<p>“Zakat yang kami himpun seluruhnya berasal dari karyawan. Karena itu, penghargaan ini adalah bentuk apresiasi untuk para karyawan yang telah menyalurkan zakatnya di UPZ BAZNAS Semen Padang. Karena, berat dukungan merekalah semua program-program kemanusiaan dan sosial keagamaan yang dijalankan UPZ dapat terus berlanjut dan berkembang,” katanya.</p>
<p>Verdy juga menjelaskan sejumlah indikator penilaian yang membuat UPZ BAZNAS Semen Padang unggul dalam ajang tersebut. Untuk kategri Perencanaan ZIS Terbaik dengan predikat Bintang 5, diraih karena UPZ Semen Padang dinilai mampu menyusun program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sesuai arahan BAZNAS RI dengan sistematis, terukur, dan berbasis kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Kemudian untuk kategori Optimalisasi Potensi Zakat dengan predikat Bintang 5 diraih karena UPZ Semen Padang dinilai berhasil mempertahankan sekaligus meningkatkan jumlah zakat yang terkumpul. &#8220;Hingga Agustus 2025, zakat karyawan yang dihimpun mencapai Rp5,5 miliar, angka yang menunjukkan konsistensi dan pertumbuhan positif,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk kategori Pelaporan ZIS Terbaik dengan predikat Bintang 4, diperoleh berkat kerapian, kelengkapan, serta ketepatan waktu laporan penyaluran zakat yang dikirimkan ke BAZNAS RI, mulai dari laporan bulanan, semesteran, hingga tahunan. Kemudian untuk Pengumpulan ZIS Terbaik dengan predikat Bintang 4 diberikan karena keberhasilan UPZ Semen Padang dalam menjaga pertumbuhan penghimpunan dana ZIS dari tahun ke tahun.</p>
<p>&#8220;Sedangkan untuk kategori Kampanye Zakat Terbaik berhail diperoleh oleh UPZ BAZNAS Semen Padang berkat upaya sosialisasi yang intensif dan publikasi program zakat, baik kepada karyawan (muzakki) maupun masyarakat penerima manfaat (mustahik),&#8221; bebernya.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menyebut capaian ini sebagai bukti nyata bahwa UPZ BAZNAS Semen Padang telah menjalankan tata kelola zakat dengan baik, sesuai regulasi, dan berlandaskan akuntabilitas.</p>
<p>“Kami bangga dengan pencapaian ini. UPZ BAZNAS Semen Padang tidak hanya sekadar mengumpulkan zakat, tetapi juga memastikan penyaluran dan pelaporannya berlangsung transparan. Hal ini sekaligus menunjukkan kontribusi nyata karyawan Semen Padang Group dalam meningkatkan kesejahteraan umat,” kata Win.</p>
<p>Sejak didirikan pada 2017, UPZ BAZNAS Semen Padang telah menunjukkan konsistensi sebagai salah satu UPZ terbaik di Indonesia. Hampir setiap tahun, lembaga ini meraih penghargaan dari BAZNAS RI. Satu-satunya pengecualian terjadi pada 2020 ketika pandemi Covid-19 membuat banyak kegiatan terhenti.</p>
<p>UPZ BAZNAS Semen Padang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan penghimpunan zakat karyawan, memperluas cakupan program pemberdayaan masyarakat, dan memastikan seluruh dana zakat dikelola dengan prinsip transparansi serta profesionalisme.</p>
<p>Prestasi yang diraih UPZ BAZNAS PT Semen Padang dengan berbagai programnya tersebut sejalan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subiantor dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, yakni keberhasilan zakat sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat kecil. Selain itu aspek akuntabilitas tata kelola (Asta Cita ke-7) dan penguatan solidaritas sosial (Asta Cita ke-8) juga ikut tercermin dalam prestasi UPZ BAZNAS Semen Padang. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-baznas-pt-semen-padang-borong-lima-penghargaan-di-upz-awards-2025/">UPZ BAZNAS PT Semen Padang Borong Lima Penghargaan di UPZ Awards 2025</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Syiar Islam di Ujung Negeri, UPZ Baznas Semen Padang Syafari Dakwah ke Mentawai</title>
		<link>https://prokabar.com/syiar-islam-di-ujung-negeri-upz-baznas-semen-padang-syafari-dakwah-ke-mentawai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 09:28:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#syiar]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=127947</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang,Prokabar- Komitmen PT Semen Padang dalam mendukung syiar Islam di wilayah terluar Indonesia kembali diwujudkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang. Pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/syiar-islam-di-ujung-negeri-upz-baznas-semen-padang-syafari-dakwah-ke-mentawai/">Syiar Islam di Ujung Negeri, UPZ Baznas Semen Padang Syafari Dakwah ke Mentawai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang,Prokabar-</strong> Komitmen PT Semen Padang dalam mendukung syiar Islam di wilayah terluar Indonesia kembali diwujudkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang. Pada 1 hingga 5 Juli 2025, UPZ kembali menggelar Syafari Dakwah Pedalaman ke Kabupaten Kepulauan Mentawai, memperkuat program pembinaan dai yang telah berjalan sejak 2014.</p>
<p>Berbeda dari kegiatan seremonial semata, program ini menyasar penguatan dakwah Islam secara terstruktur, khususnya di wilayah terpencil seperti Siberut Selatan, Siberut Tengah, dan Siberut Barat Daya.</p>
<p>Supervisor Pembinaan Dai UPZ BAZNAS Semen Padang, Buya Mafril, menyebut kegiatan ini meliputi evaluasi kinerja dai, penyerahan insentif, serta pembinaan spiritual bagi masyarakat, termasuk para muallaf.</p>
<p>“Kami hadir untuk menyemangati para dai dan menyampaikan pencerahan agama bagi umat Islam di pedalaman Mentawai. Tim kali ini juga akan menggelar Tabligh Akbar dan penguatan akidah bersama para tokoh seperti Prof. Ahmad Wira (pakar muamalah), Ust. Zulfi Akmal, Lc., MA (ahli sirah nabawiyah), dan Ust. Tris (praktisi rukyah &amp; bekam),” ujar Buya Mafril.</p>
<p>Seluruh kegiatan didanai dari zakat karyawan PT Semen Padang sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan. “Kami mengajak masyarakat untuk terus mendoakan kejayaan PT Semen Padang dan mendukung produk dalam negeri. Dari sanalah lahir kekuatan dakwah dan pembangunan umat,” imbuhnya.</p>
<p>Hingga saat ini, UPZ BAZNAS Semen Padang telah membentuk empat wilayah koordinasi dakwah di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Wilayah pertama mencakup Siberut Utara dan Siberut Barat, dengan akses utama melalui dermaga Siberut Utara. Wilayah kedua meliputi Siberut Selatan, Siberut Timur, dan Siberut Barat Daya yang dijangkau melalui dermaga Mailepet. Selanjutnya, wilayah ketiga berada di Sikakap yang dikoordinatori oleh Ust. Iswandi, S.HI, sementara wilayah keempat mencakup Pulau Sipora. Pembagian ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi dan menjangkau masyarakat Muslim yang tersebar di pulau-pulau terpencil tersebut secara lebih efektif.</p>
<p>Ust. Iswandi, yang juga menjabat sebagai Ketua Koordinator UPZ BAZNAS Semen Padang se-Kabupaten Kepulauan Mentawai, menegaskan tekadnya untuk terus mengembangkan dakwah di wilayah yang penuh tantangan geografis ini.</p>
<p>“Insya Allah, dengan sinergi semua pihak dan keikhlasan para dai, syiar Islam di Mentawai akan terus tumbuh dan mengakar kuat,” ujarnya.</p>
<p>Apresiasi datang dari Kepala Departemen Hukum &amp; Komunikasi Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis. Ia menilai program Syafari Dakwah sebagai bukti nyata pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan berdampak langsung pada masyarakat, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).</p>
<p>“Program ini tak hanya memperkuat dimensi spiritual umat, tetapi juga mempererat jalinan sosial di tengah masyarakat terpencil. Ini adalah bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan dalam membangun manusia seutuhnya,” ujar Iskandar.</p>
<p>Ia menambahkan, Semen Padang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga berkomitmen terhadap pembangunan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/syiar-islam-di-ujung-negeri-upz-baznas-semen-padang-syafari-dakwah-ke-mentawai/">Syiar Islam di Ujung Negeri, UPZ Baznas Semen Padang Syafari Dakwah ke Mentawai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Rumah Tua ke Hunian Penuh Harapan: Uluran UPZ BAZNAS PT Semen Padang untuk Novrida</title>
		<link>https://prokabar.com/dari-rumah-tua-ke-hunian-penuh-harapan-uluran-upz-baznas-pt-semen-padang-untuk-novrida/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 02:23:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bedahrumah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=127766</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Sinar mentari pagi terasa lebih hangat bagi Novrida. Dengan senyum tulus, ibu lima anak itu menyambut tim UPZ BAZNAS Semen Padang di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dari-rumah-tua-ke-hunian-penuh-harapan-uluran-upz-baznas-pt-semen-padang-untuk-novrida/">Dari Rumah Tua ke Hunian Penuh Harapan: Uluran UPZ BAZNAS PT Semen Padang untuk Novrida</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Sinar mentari pagi terasa lebih hangat bagi Novrida. Dengan senyum tulus, ibu lima anak itu menyambut tim UPZ BAZNAS Semen Padang di halaman rumahnya yang mungil. Di sela kesibukannya mengelola kedai minuman sederhana, harapan yang selama ini hanya menjadi angan perlahan menjelma nyata: rumah layak huni mulai berdiri di atas tanah pusaka keluarganya, di Jalan Mohammad Hatta No. 92, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang.</p>
<p>“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Pondasi rumah ini dulunya kami bangun dari hasil tabungan, dibantu ninik mamak. Tapi pembangunan terhenti karena tak ada biaya. Sementara suami saya bekerja sebagai tukang panjat kelapa,” tutur Novrida haru.</p>
<p>Tanah tempat rumah itu berdiri merupakan pusako tinggi, warisan turun-temurun khas Minangkabau yang boleh ditempati tapi tidak bisa diperjualbelikan. Sejak menikah dengan Muharjen pada 2006, Novrida tinggal di rumah gadang tua—bangunan berarsitektur kajang padati berusia lebih dari seabad—yang nyaris roboh dimakan usia. Rumah itu tanpa kamar dan fasilitas memadai, menampung keluarga besar dalam satu ruangan beratapkan seng bocor dan berdinding papan lapuk.</p>
<p>“Kami tidur bersama di satu ruangan. Tak ada kamar, bocor di sana-sini. Tapi kami tak punya pilihan,” ucapnya lirih.</p>
<p>Perubahan datang tak terduga. Saat mengajukan bantuan biaya pengobatan untuk anaknya yang mengalami kecelakaan, Novrida dikenalkan dengan Program Bantuan Rumah Layak Huni oleh UPZ BAZNAS Semen Padang. Setelah melalui proses survei, ia dinyatakan layak menerima bantuan.</p>
<p>“Saya tidak menyangka akan dibantu sampai dibangunkan rumah. Terima kasih untuk UPZ BAZNAS dan semua karyawan PT Semen Padang. Semoga perusahaan ini selalu diberkahi,” katanya.</p>
<p>Rumah berukuran 4&#215;6 meter yang tengah dibangun itu bukan sekadar bangunan batu dan semen. Ia adalah simbol martabat dan harapan baru bagi Novrida dan keluarganya. Di tengah keterbatasan, kini mereka punya alasan untuk bermimpi lebih tinggi—tentang tempat tinggal yang aman, nyaman, dan bermakna.</p>
<p>Ketua UPZ BAZNAS Semen Padang, Iskandar S. Taqwa, menyebut bahwa bantuan rumah ini merupakan bagian dari komitmen UPZ dalam meningkatkan taraf hidup mustahik, khususnya masyarakat dhuafa di sekitar wilayah operasional perusahaan.</p>
<p>“Banyak masyarakat masih tinggal di rumah tidak layak—atap bocor, lantai tanah, sanitasi buruk. Itu berdampak pada kesehatan dan produktivitas. Melalui program Bedah Rumah ini, kami hadir sebagai solusi yang nyata,” jelasnya.</p>
<p>Program ini, lanjut Iskandar, bertujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat miskin agar lebih layak, aman, dan sehat. Selain itu, program ini juga dirancang untuk memberikan bantuan yang berdampak langsung bagi mustahik, sekaligus memastikan penyaluran dana zakat karyawan berjalan tepat sasaran. Tak hanya itu, melalui program ini UPZ BAZNAS Semen Padang juga mendorong terciptanya sinergi yang kuat antara lembaga zakat, masyarakat, dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan gerakan sosial yang berkelanjutan.</p>
<p>Program Bedah Rumah tak hanya membangun fisik, tetapi juga memulihkan semangat hidup para penerima manfaat. Selain mendukung kesejahteraan, program ini menjadi bukti pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak.</p>
<p>“Tahun 2024–2025, kami telah membedah 11 rumah. Khusus 2025, ada tiga unit rumah yang menjadi sasaran program,” tambah Iskandar.</p>
<p>Secara terpisah, Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun UPZ BAZNAS Semen Padang dalam penyaluran zakat karyawan untuk program sosial.</p>
<p>“Program ini sangat tepat sasaran. Ibu Novrida dan keluarga akan mendapatkan hunian yang layak. Ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ungkapnya.</p>
<p>Ia juga berharap agar program seperti ini terus diperluas.</p>
<p>“Semoga UPZ BAZNAS Semen Padang terus meningkatkan kinerja penghimpunan dan penyaluran zakat, agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tutup Iskandar.</p>
<p>Di balik susunan bata dan fondasi yang perlahan naik, tumbuh pula impian baru. Bagi Novrida, rumah ini adalah awal dari kehidupan yang lebih baik—tempat anak-anaknya bisa tidur nyenyak, belajar dengan tenang, dan tumbuh dengan penuh harapan. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dari-rumah-tua-ke-hunian-penuh-harapan-uluran-upz-baznas-pt-semen-padang-untuk-novrida/">Dari Rumah Tua ke Hunian Penuh Harapan: Uluran UPZ BAZNAS PT Semen Padang untuk Novrida</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hingga Oktober 2024. Rp. 4.9 M Zakat Karyawan Telah Disalurkan UPZ Semen Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/hingga-oktober-2024-4-9-m-zakat-karyawan-telah-disalurkan-upz-semen-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 14:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#ZakatKaryawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=124196</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Sepanjang tahun 2024 dari bulan Januari hingga Oktober, Unit Pengumpulan Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ BAZNAS) Semen Padang telah menyalurkan zakat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hingga-oktober-2024-4-9-m-zakat-karyawan-telah-disalurkan-upz-semen-padang/">Hingga Oktober 2024. Rp. 4.9 M Zakat Karyawan Telah Disalurkan UPZ Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Sepanjang tahun 2024 dari bulan Januari hingga Oktober, Unit Pengumpulan Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ BAZNAS) Semen Padang telah menyalurkan zakat karyawan/karyawati PT Semen Padang Group sebesar Rp4.996.556.607,-.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian Muhammad Arif mengatakan, zakat tersebut disalurkan ke dalam 5 Program UPZ BAZNAS Semen Padang, yakni program Pendidikan sebesar Rp2.000.170.000, program kesehatan sebesar Rp214.474.000, program kemanusiaan sebesar Rp997.615.300, program Ekonomi sebesar Rp394.704.600, program Dakwah &amp; Advokasi sebesar Rp759.689.233, dan sisanya untuk operasional.</p>
<p>Dia mengungkapkan, penyaluran zakat tersebut disebar melalui tiga zona. Untuk zona 1 yang disebut sebagai Ring 1, merupakan wilayah yang berada di sekitar fasilitas perusahaan PT Semen Padang yang berada di empat kecamatan di Kota Padang, yaitu Kecamatan Lubuk Kilangan (seluruh kelurahan), Kecamatan Pauh (Limau Manis Selatan, Limau Manis, Lambuang Bukit dan Koto Lua), Kecamatan Lubeg (Kelurahan Pampanagan Nan XX), dan Kecamatan Padang Barat (kawasan Teluk Bayur Padang).</p>
<p>Kemudian untuk zona 2, merupakan wilayah yang berada di luar fasilitas perusahaan, dan Zona 3 adalah wilayah di luar Kota Padang, termasuk Kabupaten Kepulauan Mentawai. &#8220;Khusus di Kabupaten Kepulauan Mentawai kita mengadakan kegiatan Dakwah di Teras Negeri. Di sana kita membangun intake air bersih di Dusun Boriai, Desa Sinaka, Kecamatan Pagai Selatan dan pemasangan 12 panel surya berkapasitas 4500 Watt sebagai sumber energi untuk mengaliri air bersih dari sumber mata air ke intake atau bak penampungan,&#8221; katanya, Kamis (28/11/2024).</p>
<p>Arif melanjutkan, dari sisi pembagian ke 8 ashnaf, zakat karyawan/karyawati PT Semen Padang Group sebesar Rp4.996.556.607 itu, dapat dirinci, untuk ashnaf Faqir telah disalurkan dana sebesar Rp657.614.200, untuk ashnaf Miskin sebesar Rp2.074.860.600, ashnaf Amil disalurkan sebesar Rp629.903.474, ashnaf Muallaf disalurkan sebesar Rp467.874.100.</p>
<p>Sementara untuk ashnaf Pemerdekaan nihil, kemudian, untuk ashnaf Berhutang disalurkan sebesar Rp151.275.000, ashnaf Fisabilillah disalurkan sebesar Rp1.009.029.2338 dan ashnaf Ibnu Sabil disalurkan sebesar Rp6.000.000.&#8221;UPZ BAZNAS Semen Padang, disamping kegiatan reguler juga dilakukan monitoring berkala pada Program Ekonomi Komunitas ternak kambing perah etawa di Padayo Kelurahan Indarung, di waktu bersamaan juga diperkuat kolaborasi dengan instansi terkait seperti dengan Departemen Teknik Sipil FTUA Unand dalam rangka program, bedah rumah dai dan rumah singgah di kepulauan Mentawai kolaborasi dengan UPZ Baznas BNI dan BSI Maslahat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, mengapresiasi UPZ Baznas Semen Padang yang telah mempermudah karyawan Semen Padang Group dalam menyalurkan zakatnya. Karena, membayar zakat, termasuk zakat penghasilan, merupakan salah satu upaya dalam membersihkan harta dan menyucikan hati.</p>
<p>&#8220;Dalam ajaran agama Islam, setiap harta yang dimiliki terdapat hak orang lain di dalamnya, terutama bagi yang membutuhkan. Jadi, dengan mengeluarkan sebagian harta yang kita miliki untuk dizakatkan, sama halnya dengan membantu keberlangsungan hidup orang lain yang berhak dan membutuhkan bantuan secara materil,&#8221; ungkap Iskandar. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hingga-oktober-2024-4-9-m-zakat-karyawan-telah-disalurkan-upz-semen-padang/">Hingga Oktober 2024. Rp. 4.9 M Zakat Karyawan Telah Disalurkan UPZ Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UPZ Baznas Semen Padang Bangunkan Rumah Baru untuk Janda Tiga Anak di Batu Gadang</title>
		<link>https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-bangunkan-rumah-baru-untuk-janda-tiga-anak-di-batu-gadang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Mar 2024 11:17:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BangunRumah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=118499</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Wajah bahagia penuh haru terpancar jelas dari wajah Siti Azzahra, ketika Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang, meresmikan pemakaian rumah yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-bangunkan-rumah-baru-untuk-janda-tiga-anak-di-batu-gadang/">UPZ Baznas Semen Padang Bangunkan Rumah Baru untuk Janda Tiga Anak di Batu Gadang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Wajah bahagia penuh haru terpancar jelas dari wajah Siti Azzahra, ketika Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang, meresmikan pemakaian rumah yang sebelumnya dibangun oleh lembaga penyalur zakat karyawan Semen Padang Group tersebut, Selasa (27/2/2023).</p>
<p>Rumah yang berada di Jalan Manunggal, RT02/RW03, Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang itu, merupakan rumah sederhana berukuran sekitar 6&#215;7 meter persegi dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi yang dilengkapi dengan ruang tamu dan dapur.</p>
<p>Bagi janda berusia 43 tahun itu, bantuan pembangunan rumah baru dari lembaga penyalur zakat karyawan Semen Padang Group itu ibarat mimpi yang menjadi kenyataan. Untuk itu, dia pun mengucapkan terima kasih kepada UPZ Baznas Semen Padang yang telah memberikan bantuan.</p>
<p>&#8220;Ini bantuan yang luar biasa dan sudah berlebih bagi saya. Terimakasih UPZ Baznas Semen Padang yang telah membangunkan rumah baru buat saya dan keluarga,&#8221; ucap Siti Azzahra, di sela-sela acara peresmian pemakaian rumah yang ditandai dengan penyerahan kunci rumah.</p>
<p>Ibu dengan tiga orang anak yang akrab disapa Siti itu menyebut bahwa keluarga kecilnya sudah lama menginginkan punya rumah sendiri. Apalagi, sebagai seorang ibu sekaligus ayah bagi anak-anaknya, tentunya sangat mustahil bagi dirinya untuk bisa mewujudkan keinginan tersebut.</p>
<p>&#8220;Saya ini kerja sebagai tukang setrika baju orang. Kerjanya tergantung orderan. Kalau tidak ada, ya saya gak dapat uang. Maklumlah, dengan kondisi seperti ini hanya pekerjaan itu yang bisa saya lakukan. Kalau buka usaha seperti jualan lontong dan goreng-gorongan butuh modal,&#8221; ujar Siti.</p>
<p>Dia pun menceritakan kisah pilunya setelah ditinggal suaminya bernama Tengku Ramadhan alias Acik Leri yang meninggal dunia sekitar setahun yang lalu. Kata dia, sebelum suaminya meninggal dunia, dia tinggal di rumah yang berada di samping rumah yang dibangun oleh UPZ Semen Padang.</p>
<p>Rumah semi permanen itu, sebut Siti, dibangun oleh suaminya ketika masih hidup, dan status tanah tempat berdirinya bangunan rumah tersebut adalah milik keluarga almarhum suaminya. Sekitar 6 bulan setelah suaminya meninggal dunia, dia pun bersama tiga anaknya pergi meninggalkan rumah.</p>
<p>&#8220;Saya dan anak-anak kemudian tinggal di sebuah pondok kecil di tengah sawah milik orang lain. Pondok tersebut, masih berada di Kelurahan Batu Gadang. Saya tinggal di pondok tersebut, karena tidak ada tempat lain untuk ditempati,&#8221; katanya.</p>
<p>Tidak beberapa lama setelah itu, keluarga almarhum suaminya mendatanginya untuk meminta dirinya pulang ke rumah. Setelah itu, dia pun balik tinggal di rumah yang dulu ditempatinya bersama almahum suaminya.</p>
<p>&#8220;Tidak berapa lama setelah saya kembali ke rumah, datanglah pihak UPZ Semen Padang untuk memberikan bantuan pembangunan rumah baru. Karena, rumah semi permanen yang didirikan almarhum suami saya juga sudah lapuk. Atapnya bocor dan dindingnya yang berasal dari papan triplek juga sudah lapuk,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang, Muhammad Arif mengatakan bahwa bantuan pembangunan rumah untuk Siti Azzahra ini merupakan bagian dari program Peduli Hunian. Untuk biaya pembangunan rumah tersebut, berasal dari zakat karyawan Semen Padang Group yang dihimpun oleh UPZ Baznas Semen Padang.</p>
<p>&#8220;Jadi, ini adalah zakat karyawan Semen Padang Group yang kami salurkan kepada Siti yang merupakan janda tiga anak. Nah, karena ada tanah hibah dari keluarga almarhum suminya, makanya kami bangunkan rumah baru untuk Siti ini. Semoga, Siti dan anak-anaknya betah tinggal di rumah baru ini,&#8221; kata Muhammad Arif.</p>
<p>Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis secara terpisah menyampaikan apresiasi kepada UPZ Baznas Semen Padang yang telah menyalurkan zakat karyawan Semen Padang Group untuk membangun rumah layak huni bagi Ibu Siti Azzahra, seorang janda dengan 3 orang anak di Kelurahan Batu Gadang, Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Program pemberian bantuan rumah ini sangat tepat dan signifikan dalam membantu saudari Siti Azzahra serta ketiga anaknya yang selama ini tinggal di pondok kecil di tengah sawah. Rumah baru ini tentunya akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga Ibu Siti Azzahra,&#8221; kata Iskandar.</p>
<p>Ia mengapresiasi kerja UPZ Baznas Semen Padang yang telah menyalurkan zakat karyawan Semen Padang Group secara tepat sasaran melalui program Peduli Hunian. Hal ini sejalan dengan komitmen PT Semen Padang untuk turut berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Semoga kedepannya UPZ Baznas Semen Padang dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat terbantu dan meningkat kesejahteraannya,&#8221; kata Iskandar. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-bangunkan-rumah-baru-untuk-janda-tiga-anak-di-batu-gadang/">UPZ Baznas Semen Padang Bangunkan Rumah Baru untuk Janda Tiga Anak di Batu Gadang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UPZ BAZNAS Semen Padang Raih Tiga Penghargaan UPZ Awards 2023</title>
		<link>https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-raih-tiga-penghargaan-upz-awards-2023/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 11:38:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=116815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang kembali meraih penghargaan. Kali ini, lembaga pengumpul sekaligus penyalur zakat dari karyawan Semen Padang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-raih-tiga-penghargaan-upz-awards-2023/">UPZ BAZNAS Semen Padang Raih Tiga Penghargaan UPZ Awards 2023</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang kembali meraih penghargaan. Kali ini, lembaga pengumpul sekaligus penyalur zakat dari karyawan Semen Padang Group itu, meraih tiga penghargaan pada ajang UPZ Awards 2023.</p>
<p>Ketiga penghargaan itu adalah, Kategori UPZ Pelaporan Terbaik dengan predikat Bintang 5, UPZ Pengumpulan Terbaik dengan predikat Bintang 4, dan UPZ Penyaluran Terbaik dengan predikat Bintang 4. Predikat Bintang 5 merupakan penghargaan dengan nilai tertinggi pada ajang tahunan yang digelar BAZNAS RI.</p>
<p>Penghargaan itu diserahkan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dan Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mohkhamad Mahdum, SE pada Rapat Kerja UPZ BAZNAS Tingkat Nasional dan UPZ Awards 2023 yang digelar pada Selasa (5/12/2023) malam di Jakarta.</p>
<p>Ketua Pengurus UPZ BAZNAS Semen Padang, Durain Parmanoan mengucapkan terima kasih kepada manajemen dan seluruh karyawan Semen Padang Group yang telah memberikan kepercayaan kepada UPZ BAZNAS Semen Padang untuk mengumpulkan dan menyalurkan dana zakat.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, penghargaan ini kami raih atas dukungan manajemen dan karyawan PT Semen Padang. Karena, penghargaan UPZ BAZNAS ini berhasil kami raih berkat dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami,&#8221; kata Durain yang hadir menerima pengahargaan UPZ Awards 2023.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian UPZ BAZNAS Semen Padang Muhammad Arif yang turut hadir menerima penghargaan UPZ Awards 2023 menambahkan bahwa penghargaan ini juga merupakan keberhasilan karyawan Semen Padang Group. Sebab, zakat yang dikumpulkan UPZ BAZNAS Semen Padang murni dari zakat karyawan Semen Padang Group.</p>
<p>&#8220;Jadi, penghargaan yang diraih ini merupakan keberhasilan karyawan Semen Padang Group. Dan, UPZ BAZNAS Semen Padang sangat membutuhkan dukungan dari karyawan Semen Padang Group untuk keberlangsungan program-program UPZ BAZNAS Semen Padang ke depan,&#8221; kata Arif.</p>
<p>UPZ BAZNAS Semen Padang, lanjut Arif, bukan kali ini saja menerima penghargaan dari BAZNAS RI. Bahkan sejak 2017, UPZ BAZNAS Semen Padang selalu meraih penghargaan dari BAZNAS. &#8220;Ya, tiap tahun dapat penghargaan. Dan, tentunya berbagai penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi kami dalam mengumpulkan dan menyalurkan zakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Arif pun membeberkan indikator penilaian dari tiga penghargaan UPZ Awards 2023. Untuk Kategori UPZ Pelaporan Terbaik Bintang 5, berhasil diraih karena UPZ Semen Padang dalam pelaporan ke BAZNAS RI telah sesuai dengan waktu yang ditetapkan BAZNAS RI, seperti pelaporan bulanan, semester dan tahunan, serta syarat dan aturan lainnya.</p>
<p>Kemudian untuk kategori UPZ Pengumpulan Terbaik predikat Bintang 4, dinilai berdasarkan jumlah penerimaan zakat yang berhasil dipertahankan dan ditingkatkan. Bahkan sejak Januari hingga November 2023, jumlah dana zakat yang diterima UPZ BAZNAS Semen Padang dari karyawan Semen Padang Group sekitar Rp7,8 miliar.</p>
<p>&#8220;Selanjutnya untuk penghargaan Kategori UPZ Penyaluran Terbaik dengan predikat Bintang 4, karena sejauh ini Baznas RI menilai bahwa UPZ BAZNAS Semen Padang telah mendistribusikan dan pendayagunaan dana zakat yang sesuai dengan prinsip 3A, yaitu Aman Syar&#8217;i, Aman regulasi dan Aman NKRI,&#8221; ujar Arif.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, mengapresiasi UPZ BAZNAS Semen Padang yang berhasil meraih tiga penghargaan pada ajang UPZ Awards 2023. Ketiga penghargaan itu semakin membuktikan bahwa UPZ BAZNAS Semen Padang telah melakukan pengelolaan zakat karyawan PT Semen Padang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Kami turut merasa bangga atas penghargaan yang diraih UPZ BAZNAS Semen Padang. Karena, ketiga penghargaan itu semakin membuktikan bahwa UPZ BAZNAS Semen Padang telah mengumpulkan, menyalurkan dan melaporkan zakat karyawan Semen Padang Group sesuai ketentuan,&#8221; kata Iskandar.</p>
<p>Seperti diketahui, UPZ Award 2022 merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh UPZ yang telah terlibat dan mendukung upaya BAZNAS RI dalam menyejahterakan umat. Karena, keberadaan UPZ selama ini dinilai telah berperan penting dalam membantu BAZNAS RI, BAZNAS provinsi, atau BAZNAS kabupaten/kota dalam melakukan pengumpulan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan.</p>
<p>UPZ BAZNAS Semen Padang telah meraih penghargaan Baznas Award sejak 2017, 2018, dan 2019. Pada 2020, UPZ Semen Padang tidak ikut berpartisipasi pada ajang tahunan tersebut, karena pandemi Covid-19. Kemudian kembali meraih penghargaan pada tahun 2021, dan 2022. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/upz-baznas-semen-padang-raih-tiga-penghargaan-upz-awards-2023/">UPZ BAZNAS Semen Padang Raih Tiga Penghargaan UPZ Awards 2023</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>21 Warga Miskin di Kota Padang Dapat Bantuan Bedah Rumah UPZ Baznas Semen Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/21-warga-miskin-di-kota-padang-dapat-bantuan-bedah-rumah-upz-baznas-semen-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2023 11:42:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bedahrumah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115730</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sebanyak 21 warga miskin di Kota Padang mendapat bantuan bedah rumah dari Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang. Bantuan tersebut...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/21-warga-miskin-di-kota-padang-dapat-bantuan-bedah-rumah-upz-baznas-semen-padang/">21 Warga Miskin di Kota Padang Dapat Bantuan Bedah Rumah UPZ Baznas Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Sebanyak 21 warga miskin di Kota Padang mendapat bantuan bedah rumah dari Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang. Bantuan tersebut disalurkan selama tahun 2023 melaui program Bidang Kemanusiaan.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif mengatakan, warga miskin yang dibantu program bedah rumah itu merupakan golongan dari delapan asnaf (delapan golongan penerima zakat) yang kondisi rumahnya sudah tidak layak untuk dihuni.</p>
<p>&#8220;Mereka yang kami bantu itu layak mendapat bantuan bedah rumah. Karena mereka itu warga miskin yang dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu,&#8221; kata Arif, Rabu (11/10/2023).</p>
<p>Bedah rumah warga miskin ini, jelas Arif sifatnya darurat seperti atap bocor, memiliki kamar terbatas, apalagi punya anak perempuan. Dan, rumah yang dibedah memiliki status kepemilikan tanah yang sah.</p>
<p>Pada bedah rumah sebanyak 21 unit ini, Arif menyebut bahwa UPZ Baznas Semen Padang mengucurkan total anggaran sebesar Rp200 juta lebih. Dan, anggaran ratusan juta itu bersumber dari zakat karyawan PT Semen Padang.</p>
<p>&#8220;Masing-masing rumah yang dibedah itu nilainya bervariasi, tergantung kebutuhannya. Paling kecil Rp 2 juta lebih dan yang paling besar Rp 19 juta. Kami berharap dengan adanya bantuan ini, penerima manfaat merasakan kenyamanan tinggal di rumahnya sendiri,” ujarnya.</p>
<p>Ia menyebutkan, selain bedah rumah, juga ada beberapa program yang ada pada Bidang Kemanusiaan di UPZ BAZNAS Semen Padang. Di antaranya, penyaluran bantuan biaya hidup rutin dan non rutin, peduli hunian, serta bantuan bencana alam.</p>
<p>&#8220;Untuk bedah rumah ini, sudah berlangsung sejak 1996, dan program ini termasuk program unggulan kami di UPZ Baznas Semen Padang selain bantuan pendidikan dan bantuan modal usaha untuk kaum dhuafa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis, mengapresiasi UPZ Baznas Semen Padang yang telah menyalurkan zakat karyawan PT Semen Padang dengan baik dan tepat sasaran, seperti program bedah rumah tersebut.</p>
<p>&#8220;Bedah rumah itu program yang luar biasa dan manfaatnya sangat dirasakan sekali oleh masyarakat yang menerima program tersebut. Untuk itu, kami berterima kasih kepada UPZ Semen Padang yang telah membantu dan memudahkan kami dalam menyalurkan zakat,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Semoga, zakat yang disalurkan itu bermanfaat bagi delapan asnaf, dan juga menjadi ladang amal buat pengelola UPZ Baznas Semen Padang, serta karyawan Semen Padang yang telah mempercayakan dana zakatnya dikelola UPZ Baznas Semen Padang,&#8221; tambah Iskandar. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/21-warga-miskin-di-kota-padang-dapat-bantuan-bedah-rumah-upz-baznas-semen-padang/">21 Warga Miskin di Kota Padang Dapat Bantuan Bedah Rumah UPZ Baznas Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah UPZ Semen Padang Salurkan Zakat Karyawan di Pedalaman Mentawai</title>
		<link>https://prokabar.com/kisah-upz-semen-padang-salurkan-zakat-karyawan-di-pedalaman-mentawai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 May 2023 11:58:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[#Mualaf]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113307</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mentawai, Prokabar- Cuaca terik yang begitu menyengat kulit, menyambut kedatangan rombongan UPZ Baznas Semen Padang di Dermaga Pokai, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-upz-semen-padang-salurkan-zakat-karyawan-di-pedalaman-mentawai/">Kisah UPZ Semen Padang Salurkan Zakat Karyawan di Pedalaman Mentawai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mentawai, Prokabar-</strong> Cuaca terik yang begitu menyengat kulit, menyambut kedatangan rombongan UPZ Baznas Semen Padang di Dermaga Pokai, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (23/5/2023) lalu.</p>
<p>Belasan da&#8217;i di Kecamatan Siberut Utara, termasuk dari Kecamatan Siberut Barat yang telah menunggu di Dermaga Pokai, kemudian menurunkan satu persatu barang bawaan rombongan dari lembaga penyalur zakat karyawan PT Semen Padang dari atas Kapal MV Mentawai Fast yang ditumpangi rombongan UPZ Semen Padang.<br />
Barang bawaan itu terdiri dari tikar solat, Alquran, serta puluhan perlengkapan salat dan kipas angin. Semua barang bawaan itu, akan disalurkan oleh UPZ Baznas Semen Padang kepada Masjid Bahrul Ulum dan puluhan muallaf yang ada di Dusun Sute&#8217; Uleu, Desa Simalegi, Kecamatan Siberut Barat, Kepulauan Mentawai.<br />
&#8220;Ayo, semua barang yang telah diturunkan langsung kita pindahkan ke speedboat milik BumDes Sikabaluan. Bakda Zuhur kita langsung berangkat ke Dusun Sute&#8217; Uleu,&#8221; kata Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang, Muhammad Arif, kepada belasan da&#8217;i di pulau terbesar di Kabupaten Kepulauan Mentawai tersebut.<br />
Arif bersama rombongan yang terdiri dari Sekretaris UPZ Baznas Semen Padang, Muhammad Irwan Prasetyo, dan Buya Zulkisman Lubis, S.Ag, berangkat dari Kota Padang menuju Dusun Sute&#8217; Uleu dalam rangka pembinaan da&#8217;i mitra UPZ Baznas Semen Padang di Siberut Utara dan Siberut Barat yang digelar 23-25 Mei 2023, sekaligus meninjau proses pembangunan Masjid Bahrul Ulum.<br />
Masjid Bahrul Ulum merupakan satu-satunya masjid di Dusun Sutek&#8217; Uleu. Dusun ini merupakan dusun tertua di Desa Simalegi. Perjalanan ke dusun ini tidak lah mudah. Harus menaiki speedboat dan butuh nyali besar untuk sampai ke dusun ini, mengingat lokasinya berada di pesisir pantai barat Pulau Siberut. Jika cuaca buruk, maka nyawa taruhannya.<br />
Selain badai yang menghadang, jarak dusun ini cukup jauh, sekitar 3,5 jam perjalanan atau sejauh kurang lebih 80 mil dengan menyisiri perairan utara Pulau Siberut dan terus ke pariaran barat (Samudra Hindia), atau dari Dermaga Pokai, naik speedboat ke arah utara Pulau Siberut melewati Pulau Tumbang dan Pulau Semasin, terus ke Labuhan Bajau.</p>
<p>Setelah melewati Labuahan Bajau, gelombang laut yang bersahut-sahutan dari arah Samudra Hindia semakin kuat. Bahkan, dari cerita Kepala Desa Sikabaluan, Aprijon, yang ikut bersama rombongan UPZ Semen Padang mengatakan kuatnya gelombang laut dari arah Samudra Hindia sering membuat operator speedboat terpaksa berbalik arah ke Dermaga Pokai.<br />
&#8220;Kalau akhir Mei ini gelombang laut sudah mulai tinggi. Mudah-mudahan saja gelombangnya bisa bersahabat dengan speedboat ini. Tapi kalau tidak, nanti kita cari tempat berlindung di pulau-pulau kecil yang ada dekat sini,&#8221; kata Kepala desa berusia 39 tahun itu yang juga merupakan da&#8217;i mitra UPZ Baznas Semen Padang.<br />
Untungnya, dalam kunjungan rombongan UPZ Baznas Semen Padang ke Dusun Sute&#8217; Uleu, gelombang dari arah Samudra Hindia itu tak mengganas, sehingga begitu melewati Labuahan Bajau, speedboat yang ditumpangi terus menyisiri perairan barat Pulau Siberut dengan melewati perairan di Desa Sigapokna hingga akhirnya rombongan UPZ Semen Padang sampai di Dusun Sakaladath.<br />
Setiba di Sakaladath, speedboat yang membawa rombongan UPZ Baznas Semen Padang kemudian merapat di pantai Sakaladath. Sebab, gelombang laut yang mencapai 2 meter lebih ke arah Dusun Sute&#8217; Uleu, tak memungkinkan untuk bisa dilalui oleh speedboat berukuran 10 meter dengan lebar 1 meter yang dilengkapi mesin 80 PK, tanpa life jacket untuk penumpang speedboat.<br />
&#8220;Tidak ada kapal lain selain speedboat ini yang bisa kita gunakan untuk ke Sute&#8217; Uleu. Maklumlah, di sini tidak ada kapal berukuran besar yang mengakses Sute&#8217; Uleu. Kalau lewat darat, tidak ada jalan. Satu-satunya jalan, ya lewat laut,&#8221; ujar Aprijon.<br />
Dari Sakaladath, rombongan UPZ Semen Padang berjalan kaki menyisiri pantai barat dengan melewati camp tempat para bule yang sedang menikmati tingginya gelombang laut Kepulauan Mentawai untuk bermain surfing. Jarak Sakaladath ke Dusun Sute&#8217; Uleu cukup jauh, sekitar 4 km. Meski begitu, banyaknya bule berselancar di atas papan surfing membuat perjalanan menuju Sute&#8217; Uleu tak begitu melelahkan.<br />
Sekitar 1 jam perjalanan, rombongan sampai di Dusun Sute&#8217; Uleu, tempat Masjid Bahrul Ulum yang dibangun melalui sumbangan donatur dan dana zakat karyawan PT Semen Padang yang disalurkan melalui UPZ Baznas Semen Padang, yang merupakan pionir bagi UPZ lainnya yang ada di perusahaan BUMN. Setiba di sana, rombongan disambut puluhan muallaf, termasuk tokoh masyarakat setempat bernama Putra Satria alias Togar.<br />
Kata Togar, di Dusun Sute&#8217; Uleu ini ada sekitar 40 KK. Dari jumlah tersebut, terdapat 10 KK yang beragama Islam. Sebagian besar dari mereka adalah muallaf. Tentunya, dia bersama para muallaf lainnya butuh bimbingan dari para da&#8217;i untuk bisa mengenal Islam lebih baik. Untuk itu, dia pun memohon agar UPZ Baznas Semen Padang dapat menempatkan da&#8217;i nya di Sute&#8217; Uleu.<br />
&#8220;Saya juga muallaf dan saya belum mengenal Islam dengan baik. Kami mohon jangan hanya materi saja yang diberikan kepada kami, tapi juga bimbingan. Karena, kami ini masih buta dengan ilmu agama Islam, apalagi SDM kami rendah. Mohon tempatkan da&#8217;i yang benar-benar membina kami di sini,&#8221; kata Togar berharap kepada rombongan UPZ Baznas Semen Padang.<br />
Mayoritas masyarakat Dusun Sute&#8217; Uleu, kata Togar melanjutkan, berasal dari Dusun Simalegi Tengah, Desa Simalegi. Dulunya, dusun ini dihuni oleh sedikit masyarakat. Pada tahun 1997, sekitar 30 kepala keluarga (KK) di Simalegi Tengah pindah ke Sute&#8217; Uleu dalam rangka mengembangkan zona persiapan Taman Nasional Siberut.<br />
Sampai sekarang jumlah KK tidak berkembang signifikan, karena banyak dari warga yang pindah tinggal ke dusun lain, dan ada juga yang merantau keluar dari Kepulauan Mentawai untuk mencari kehidupan yang lebih baik.<br />
&#8220;Saya ini dulunya penyuluh persiapan Taman Nasional Siberut. Karena Taman Nasional Siberut terlalu sempit, akhirnya butuh pengembangan. Makanya, kami pindah ke Sute&#8217; Uleu ini. Kalau bahasa Mentawai nya, Sute&#8217; Uleu itu artinya subur. Alhamdulillah, tanahnya subur dan cocok buat kami berladang,&#8221; kata Togar sembari menyebut rata-rata masyarakat Sute&#8217; Uleu bekerja sebagai peladang.<br />
Terkait dibangunnya Masjid Bahrul Ulum oleh UPZ Baznas Semen Padang, Togar mengatakan ibarat mimpi yang terwujud. Karena, sudah lama umat Islam di Sute&#8217; Uleu menginginkan adanya masjid untuk salat Jumat. Karena, pada umumnya setiap jumat, umat muslim melaksanakan ibadah salat Jumat ke Dusun Betaed dan ke Dusun Sakaladath. Kedua dusun ini masih berada di teritorial Desa Simalegi.<br />
Jarak kedua dusun ini cukup jauh dari Sute&#8217; Uleu. Kalau ke Bataed sekitar 8 km atau sekitar 20 menit kalau menggunakan sepeda motor. &#8220;Yang dekat itu ke Sakaladath. Jaraknya sekitar 4 km. Makanya, kami sangat senang sekali UPZ Semen Padang mau membangun masjid di dusun kami ini. Meski belum 100 persen selesai, alhamdulillah sudah bisa kami manfaatkan. Ramadan kemarin kami gunakan untuk salat Tarawih,&#8221; ujarnya.<br />
Hal yang sama juga disampaikan oleh masyarakat sekitar bernama Rahmad Hidayat. Kata dia, Masjid Bahrul Ulum ini satu-satunya rumah ibadah umat Muslim di Sute&#8217; Uleu. Dan, pembangunan masjid ini berawal saat dia mengantarkan anaknya sekolah ke Sakaladath. Waktu itu awal tahun 2022. Di sana, dia bertemu dengan teman lamanya bernama Renti Tateuteu yang merupakan da&#8217;i mitra UPZ Baznas Semen Padang.<br />
Renti Tateuteu pun menyampaikan kalau dia ke Sakaladath bersama rombongan UPZ Baznas Semen Padang untuk menjalankan program dakwah dan syiar Islam. Kemudian, Rahmad menemui pihak UPZ Semen Padang dan menyampaikan keinginannya agar dibangunkan masjid di dusunnya. Gayung bersambut, UPZ Baznas Semen Padang menurunkan tim untuk menindakkanjutinya.<br />
&#8220;Setelah tim dari UPZ melakukan survei, saya bersama masyarakat langsung mengurus segala persyaratannya, termasuk surat hibah tanah tempat dibangunnya masjid ini. Dua bulan pengurusannya selesai, dan pihak UPZ juga membentik tim untuk pembangunan masjid ini. Tim tersebut merupakan da&#8217;i mitra dari UPZ Semen Padang yang ada di Siberut Utara dan Siberut Barat,&#8221; katanya.<br />
Sementara itu, Sekretaris UPZ Baznas Semen Padang, Irwan Prasetyo, terharu melihat kondisi muallaf di Dusun Sute&#8217; Uleu yang pada umumnya masih rendah tentang pemahaman ajaran Islam. Namun begitu, Irwan salut karena para muallaf di Sute&#8217; Uleu ini tetap istiqomah memilih Islam sebagai keyakinan mereka.<br />
&#8220;Semoga para muallaf di sini tetap teguh dengan agama Islam sebagai keyakinannya. Kami dari UPZ Baznas Semen Padang akan berusaha untuk terus memperhatikan para muallaf di Sute&#8217; Uleu ini, termasuk muallaf lainnya di berbagai desa yang ada di Kepulauan Mentawai ini,&#8221; kata pria yang akrab disapa IP ini.<br />
Secara pribadi, kata IP melanjutkan, kunjungannya ke Mentawai, merupakan kali pertama dilakukannya. Sangat banyak pelajaran yang didapat dalam kunjungan tersebut, terlebih ketika mengunjungi Dusun Sute&#8217; Uleu yang tentunya dapat meningkatkan rasa syukur bagi umat Islam yang ada di daerah-daerah maju, seperti Kota Padang.<br />
&#8220;Saya pribadi tidak terbayangkan bagaimana perjuangan umat muslim di Sute&#8217; Uleu. Untuk salat jumat saja, mereka harus keluar dari kampung mereka sejauh 4 km, bahkan ada sampai 8 km jauhnya. Belum lagi akses ke Sute&#8217; Uleu yang hanya bisa diakses lewat laut. Listrik gak ada, dan sinyal telephone juga susah, apalagi jaringan internet,&#8221; katanya.<br />
&#8220;Kalau untuk menelephone, kita harus keluar dari dusun ini sekitar 1 km, atau memanjat bukit yang cukup terjal yang ada di dusun tersebut. Itu pun, sambungannya juga tidak bagus. Suara putus-putus. Nah, tentunya kondisi di Sute&#8217; Uleu ini dapat meningkatkan rasa syukur kita yang tinggal di daerah maju. Karena, Allah memberikan banyak kemudahan bagi kita,&#8221; sambung IP.<br />
Dari keterangan para da&#8217;i mitra UPZ Semen Padang, kata IP melanjutkan, kondisi pedalaman Mentawai pada umumnya hampir sama dengan di Sute&#8217; Uleu ini. Bahkan untuk berdakwah, para da&#8217;i harus melewati banyak rintangan. Lewat laut, dihadang oleh tingginya gelombang. Sedangkan lewat darat, kondisi jalan yang begitu buruk hanya bisa diakses oleh kendaraan roda dua.<br />
Untuk itu, melalui dukungan UPZ Semen Padang, IP yang juga merupakan Kepala Unit Operasional SDM PT Semen Padang itu berharap agar para da&#8217;i tetap senantiasa mensyiarkan agama Islam, serta membimbing para muallaf di pedalaman Kelualauan Mentawai agar mereka semakin mengenal Islam. &#8220;Jangan sampai ada yang mengeluh, tetap ikhlas dan cari lah ridho Allah SWT. Kalau kita ridho dan ikhlas, Allah akan memberikan Surga sebagai ganjarannya,&#8221; ungkap IP.<br />
Selain dalam rangka pembinaan da&#8217;i mitra UPZ Baznas Semen Padang di Siberut Utara dan Siberut Barat, pada kesempatan itu UPZ Semen Padang kemudian juga menyerahkan bantuan yang dibawa dari Padang yang terdiri dari 55 Alquran dan perlengkapan salat untuk para muallaf di Dusun Sute&#8217; Uleu, termasuk 8 helai tikar salat dan 5 kipas angin.<br />
Khusus Alquran dan perlengkapan salat, bersumber dari wakaf jemaah Masjid Nurul Ikhsan, Kompleks Arai Pinang, Pengambiran, Kecamatan Lubeg, Kota Padang, dan jemaah dari Buya Zulkisman Lubis S.Ag yang dihimpun oleh UPZ Baznas Semen Padang. Sedang bantuan lainnya, berasal dari zakat mal karyawan PT Semen Padang.<br />
&#8220;Selain menyerahkan bantuan Alquran dan perlengkapan salat, kami bersama masyarakat sekitar juga bergotong-royong membuat sumur sebagai sumber air untuk berwudhu. Semangat masyarakatnya untuk membangun sumur luar biasa. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut bergotong-royong,&#8221; kata Arif didampingi Buya Zulkisman Lubis.<br />
Terkait pembangunan Masjid Bahrul Ulum, Arif mengatakan bahwa pembangunan masjid tersebut merupakan bagian dari program Dakwah &amp; Syiar Islam di Kepulauan Mentawai. Untuk pembangunan masjid tersebut, UPZ Baznas Semen Padang telah menyalurkan dana pembangunan sebanyak Rp113 juta. Dana tersebut berasal dari para donatur dan zakat mal karyawan PT Semen Padang.<br />
&#8220;Saat ini pengerjaan masjid baru selesai 50 persen. Atap masjid sudah tetpasang, tinggal pekerjaan pememasang dinding dan membuat tempat wudhu. Setelah itu, lanjut ke proses finishing. Mudah-mudahan dengan adanya dukungan donatur dan karyawan Semen Padang, masjid ini bisa diselesaikan sesuai dengan harapan umat muslim di Sute&#8217; Uleu,&#8221; ujarnya.<br />
Sementara itu, Buya Zulkisman Lubis menyebut bahwa besarnya dukungan para donatur dan karyawan PT Semen Padang dalam membimbing para muallaf di Mentawai melalui da&#8217;i mitra UPZ Semen Padang, dapat dijelaskan dalam Surat Muhammad Ayat 7, yang berbunyi &#8220;wahai orang-orang yang beriman jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu&#8221;.<br />
&#8220;Artinya, para donatur dan karyawan Semen Padang yang menyalurkan zakatnya ke UPZ Semen Padang, kemudian zakat tersebut digunakan untuk menolong agama Allah seperti membangun masjid dan lain sebagainya, maka Allah akan meninggikan derajatnya. Dengan demikian, pintu keberkahan akan semakin dibukakan oleh Allah SWT. Mudah-mudahan, rumah tangga donatur dan karyawan Semen Padang menjadi sakinah, dan anak-anak yang jadi anak yang soleh dan sholehah,&#8221; katanya.(*)</p>
<p>, UPZ Semen Padang Terobos Gelombang Samudra Hindia</p>
<p><strong>Mentawai, Prokabar-</strong> Cuaca terik yang begitu menyengat kulit, menyambut kedatangan rombongan UPZ Baznas Semen Padang di Dermaga Pokai, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (23/5/2023) lalu.</p>
<p>Belasan da&#8217;i di Kecamatan Siberut Utara, termasuk dari Kecamatan Siberut Barat yang telah menunggu di Dermaga Pokai, kemudian menurunkan satu persatu barang bawaan rombongan dari lembaga penyalur zakat karyawan PT Semen Padang dari atas Kapal MV Mentawai Fast yang ditumpangi rombongan UPZ Semen Padang.<br />
Barang bawaan itu terdiri dari tikar solat, Alquran, serta puluhan perlengkapan salat dan kipas angin.</p>
<p>Semua barang bawaan itu, akan disalurkan oleh UPZ Baznas Semen Padang kepada Masjid Bahrul Ulum dan puluhan muallaf yang ada di Dusun Sute&#8217; Uleu, Desa Simalegi, Kecamatan Siberut Barat, Kepulauan Mentawai.<br />
&#8220;Ayo, semua barang yang telah diturunkan langsung kita pindahkan ke speedboat milik BumDes Sikabaluan. Bakda Zuhur kita langsung berangkat ke Dusun Sute&#8217; Uleu,&#8221; kata Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang, Muhammad Arif, kepada belasan da&#8217;i di pulau terbesar di Kabupaten Kepulauan Mentawai tersebut.</p>
<p>Arif bersama rombongan yang terdiri dari Sekretaris UPZ Baznas Semen Padang, Muhammad Irwan Prasetyo, dan Buya Zulkisman Lubis, S.Ag, berangkat dari Kota Padang menuju Dusun Sute&#8217; Uleu dalam rangka pembinaan da&#8217;i mitra UPZ Baznas Semen Padang di Siberut Utara dan Siberut Barat yang digelar 23-25 Mei 2023, sekaligus meninjau proses pembangunan Masjid Bahrul Ulum.</p>
<p>Masjid Bahrul Ulum merupakan satu-satunya masjid di Dusun Sutek&#8217; Uleu. Dusun ini merupakan dusun tertua di Desa Simalegi. Perjalanan ke dusun ini tidak lah mudah. Harus menaiki speedboat dan butuh nyali besar untuk sampai ke dusun ini, mengingat lokasinya berada di pesisir pantai barat Pulau Siberut. Jika cuaca buruk, maka nyawa taruhannya.</p>
<p>Selain badai yang menghadang, jarak dusun ini cukup jauh, sekitar 3,5 jam perjalanan atau sejauh kurang lebih 80 mil dengan menyisiri perairan utara Pulau Siberut dan terus ke pariaran barat (Samudra Hindia), atau dari Dermaga Pokai, naik speedboat ke arah utara Pulau Siberut melewati Pulau Tumbang dan Pulau Semasin, terus ke Labuhan Bajau.</p>
<p>Setelah melewati Labuahan Bajau, gelombang laut yang bersahut-sahutan dari arah Samudra Hindia semakin kuat. Bahkan, dari cerita Kepala Desa Sikabaluan, Aprijon, yang ikut bersama rombongan UPZ Semen Padang mengatakan kuatnya gelombang laut dari arah Samudra Hindia sering membuat operator speedboat terpaksa berbalik arah ke Dermaga Pokai.</p>
<p>&#8220;Kalau akhir Mei ini gelombang laut sudah mulai tinggi. Mudah-mudahan saja gelombangnya bisa bersahabat dengan speedboat ini. Tapi kalau tidak, nanti kita cari tempat berlindung di pulau-pulau kecil yang ada dekat sini,&#8221; kata Kepala desa berusia 39 tahun itu yang juga merupakan da&#8217;i mitra UPZ Baznas Semen Padang.</p>
<p>Untungnya, dalam kunjungan rombongan UPZ Baznas Semen Padang ke Dusun Sute&#8217; Uleu, gelombang dari arah Samudra Hindia itu tak mengganas, sehingga begitu melewati Labuahan Bajau, speedboat yang ditumpangi terus menyisiri perairan barat Pulau Siberut dengan melewati perairan di Desa Sigapokna hingga akhirnya rombongan UPZ Semen Padang sampai di Dusun Sakaladath.</p>
<p>Setiba di Sakaladath, speedboat yang membawa rombongan UPZ Baznas Semen Padang kemudian merapat di pantai Sakaladath. Sebab, gelombang laut yang mencapai 2 meter lebih ke arah Dusun Sute&#8217; Uleu, tak memungkinkan untuk bisa dilalui oleh speedboat berukuran 10 meter dengan lebar 1 meter yang dilengkapi mesin 80 PK, tanpa life jacket untuk penumpang speedboat.</p>
<p>&#8220;Tidak ada kapal lain selain speedboat ini yang bisa kita gunakan untuk ke Sute&#8217; Uleu. Maklumlah, di sini tidak ada kapal berukuran besar yang mengakses Sute&#8217; Uleu. Kalau lewat darat, tidak ada jalan. Satu-satunya jalan, ya lewat laut,&#8221; ujar Aprijon.</p>
<p>Dari Sakaladath, rombongan UPZ Semen Padang berjalan kaki menyisiri pantai barat dengan melewati camp tempat para bule yang sedang menikmati tingginya gelombang laut Kepulauan Mentawai untuk bermain surfing.</p>
<p>Jarak Sakaladath ke Dusun Sute&#8217; Uleu cukup jauh, sekitar 4 km. Meski begitu, banyaknya bule berselancar di atas papan surfing membuat perjalanan menuju Sute&#8217; Uleu tak begitu melelahkan.</p>
<p>Sekitar 1 jam perjalanan, rombongan sampai di Dusun Sute&#8217; Uleu, tempat Masjid Bahrul Ulum yang dibangun melalui sumbangan donatur dan dana zakat karyawan PT Semen Padang yang disalurkan melalui UPZ Baznas Semen Padang.</p>
<p>Setiba di sana, rombongan disambut puluhan muallaf, termasuk tokoh masyarakat setempat bernama Putra Satria alias Togar.</p>
<p>Kata Togar, di Dusun Sute&#8217; Uleu ini ada sekitar 40 KK. Dari jumlah tersebut, terdapat 10 KK yang beragama Islam. Sebagian besar dari mereka adalah muallaf.</p>
<p>Tentunya, dia bersama para muallaf lainnya butuh bimbingan dari para da&#8217;i untuk bisa mengenal Islam lebih baik. Untuk itu, dia pun memohon agar UPZ Baznas Semen Padang dapat menempatkan da&#8217;i nya di Sute&#8217; Uleu.</p>
<p>&#8220;Saya juga muallaf dan saya belum mengenal Islam dengan baik. Kami mohon jangan hanya materi saja yang diberikan kepada kami, tapi juga bimbingan. Karena, kami ini masih buta dengan ilmu agama Islam, apalagi SDM kami rendah. Mohon tempatkan da&#8217;i yang benar-benar membina kami di sini,&#8221; kata Togar berharap kepada rombongan UPZ Baznas Semen Padang.</p>
<p>Mayoritas masyarakat Dusun Sute&#8217; Uleu, kata Togar melanjutkan, berasal dari Dusun Simalegi Tengah, Desa Simalegi. Dulunya, dusun ini dihuni oleh sedikit masyarakat. Pada tahun 1997, sekitar 30 kepala keluarga (KK) di Simalegi Tengah pindah ke Sute&#8217; Uleu dalam rangka mengembangkan zona persiapan Taman Nasional Siberut.</p>
<p>Sampai sekarang jumlah KK tidak berkembang signifikan, karena banyak dari warga yang pindah tinggal ke dusun lain, dan ada juga yang merantau keluar dari Kepulauan Mentawai untuk mencari kehidupan yang lebih baik.</p>
<p>&#8220;Saya ini dulunya penyuluh persiapan Taman Nasional Siberut. Karena Taman Nasional Siberut terlalu sempit, akhirnya butuh pengembangan. Makanya, kami pindah ke Sute&#8217; Uleu ini. Kalau bahasa Mentawai nya, Sute&#8217; Uleu itu artinya subur. Alhamdulillah, tanahnya subur dan cocok buat kami berladang,&#8221; kata Togar sembari menyebut rata-rata masyarakat Sute&#8217; Uleu bekerja sebagai peladang.</p>
<p>Terkait dibangunnya Masjid Bahrul Ulum oleh UPZ Baznas Semen Padang, Togar mengatakan ibarat mimpi yang terwujud. Karena, sudah lama umat Islam di Sute&#8217; Uleu menginginkan adanya masjid untuk salat Jumat. Karena, pada umumnya setiap jumat, umat muslim melaksanakan ibadah salat Jumat ke Dusun Betaed dan ke Dusun Sakaladath.</p>
<p>&#8220;Yang dekat itu ke Sakaladath. Jaraknya sekitar 4 km. Makanya, kami sangat senang sekali UPZ Semen Padang mau membangun masjid di dusun kami ini. Meski belum 100 persen selesai, alhamdulillah sudah bisa kami manfaatkan. Ramadan kemarin kami gunakan untuk salat Tarawih,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hal yang sama juga disampaikan oleh masyarakat sekitar bernama Rahmad Hidayat. Kata dia, Masjid Bahrul Ulum ini satu-satunya rumah ibadah umat Muslim di Sute&#8217; Uleu. Dan, pembangunan masjid ini berawal saat dia mengantarkan anaknya sekolah ke Sakaladath. Waktu itu awal tahun 2022. Di sana, dia bertemu dengan teman lamanya bernama Renti Tateuteu yang merupakan da&#8217;i mitra UPZ Baznas Semen Padang.</p>
<p>Renti Tateuteu pun menyampaikan kalau dia ke Sakaladath bersama rombongan UPZ Baznas Semen Padang untuk menjalankan program dakwah dan syiar Islam. Kemudian, Rahmad menemui pihak UPZ Semen Padang dan menyampaikan keinginannya agar dibangunkan masjid di dusunnya. Gayung bersambut, UPZ Baznas Semen Padang menurunkan tim untuk menindakkanjutinya.</p>
<p>&#8220;Setelah tim dari UPZ melakukan survei, saya bersama masyarakat langsung mengurus segala persyaratannya, termasuk surat hibah tanah tempat dibangunnya masjid ini. Dua bulan pengurusannya selesai, dan pihak UPZ juga membentik tim untuk pembangunan masjid ini. Tim tersebut merupakan da&#8217;i mitra dari UPZ Semen Padang yang ada di Siberut Utara dan Siberut Barat,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris UPZ Baznas Semen Padang, Irwan Prasetyo, terharu melihat kondisi muallaf di Dusun Sute&#8217; Uleu yang pada umumnya masih rendah tentang pemahaman ajaran Islam. Namun begitu, Irwan salut karena para muallaf di Sute&#8217; Uleu ini tetap istiqomah memilih Islam sebagai keyakinan mereka.</p>
<p>&#8220;Semoga para muallaf di sini tetap teguh dengan agama Islam sebagai keyakinannya. Kami dari UPZ Baznas Semen Padang akan berusaha untuk terus memperhatikan para muallaf di Sute&#8217; Uleu ini, termasuk muallaf lainnya di berbagai desa yang ada di Kepulauan Mentawai ini,&#8221; kata pria yang akrab disapa IP ini.</p>
<p>Secara pribadi, kata IP melanjutkan, kunjungannya ke Mentawai, merupakan kali pertama dilakukannya.</p>
<p>&#8220;Saya pribadi tidak terbayangkan bagaimana perjuangan umat muslim di Sute&#8217; Uleu. Untuk salat jumat saja, mereka harus keluar dari kampung mereka sejauh 4 km, bahkan ada sampai 8 km jauhnya. Belum lagi akses ke Sute&#8217; Uleu yang hanya bisa diakses lewat laut. Listrik gak ada, dan sinyal telephone juga susah, apalagi jaringan internet,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Kalau untuk menelepon, kita harus keluar dari dusun ini sekitar 1 km, atau memanjat bukit yang cukup terjal yang ada di dusun tersebut. Itu pun, sambungannya juga tidak bagus. Suara putus-putus. Nah, tentunya kondisi di Sute&#8217; Uleu ini dapat meningkatkan rasa syukur kita yang tinggal di daerah maju. Karena, Allah memberikan banyak kemudahan bagi kita,&#8221; sambung IP.</p>
<p>Dari keterangan para da&#8217;i mitra UPZ Semen Padang, kata IP melanjutkan, kondisi pedalaman Mentawai pada umumnya hampir sama dengan di Sute&#8217; Uleu ini. Bahkan untuk berdakwah, para da&#8217;i harus melewati banyak rintangan. Lewat laut, dihadang oleh tingginya gelombang.Sedangkan lewat darat, kondisi jalan yang begitu buruk hanya bisa diakses oleh kendaraan roda dua.</p>
<p>Untuk itu, melalui dukungan UPZ Semen Padang, IP yang juga merupakan Kepala Unit Operasional SDM PT Semen Padang itu berharap agar para da&#8217;i tetap senantiasa mensyiarkan agama Islam, serta membimbing para muallaf di pedalaman Kelualauan Mentawai agar mereka semakin mengenal Islam.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai ada yang mengeluh, tetap ikhlas dan cari lah ridho Allah SWT. Kalau kita ridho dan ikhlas, Allah akan memberikan Surga sebagai ganjarannya,&#8221; ungkap IP.</p>
<p>Selain dalam rangka pembinaan da&#8217;i mitra UPZ Baznas Semen Padang di Siberut Utara dan Siberut Barat, pada kesempatan itu UPZ Semen Padang kemudian juga menyerahkan bantuan yang dibawa dari Padang yang terdiri dari 55 Alquran dan perlengkapan salat untuk para muallaf di Dusun Sute&#8217; Uleu, termasuk 8 helai tikar salat dan 5 kipas angin.</p>
<p>Khusus Alquran dan perlengkapan salat, bersumber dari wakaf jemaah Masjid Nurul Ikhsan, Kompleks Arai Pinang, Pengambiran, Kecamatan Lubeg, Kota Padang, dan jemaah dari Buya Zulkisman Lubis S.Ag yang dihimpun oleh UPZ Baznas Semen Padang. Sedang bantuan lainnya, berasal dari zakat mal karyawan PT Semen Padang.</p>
<p>&#8220;Selain menyerahkan bantuan Alquran dan perlengkapan salat, kami bersama masyarakat sekitar juga bergotong-royong membuat sumur sebagai sumber air untuk berwudhu. Semangat masyarakatnya untuk membangun sumur luar biasa. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut bergotong-royong,&#8221; kata Arif didampingi Buya Zulkisman Lubis.</p>
<p>Terkait pembangunan Masjid Bahrul Ulum, Arif mengatakan bahwa pembangunan masjid tersebut merupakan bagian dari program Dakwah &amp; Syiar Islam di Kepulauan Mentawai.</p>
<p>&#8220;Saat ini pengerjaan masjid baru selesai 50 persen. Atap masjid sudah tetpasang, tinggal pekerjaan pemasangan dinding dan membuat tempat wudhu. Setelah itu, lanjut ke proses finishing. Mudah-mudahan dengan adanya dukungan donatur dan karyawan Semen Padang, masjid ini bisa diselesaikan sesuai dengan harapan umat muslim di Sute&#8217; Uleu,&#8221; ujarnya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-upz-semen-padang-salurkan-zakat-karyawan-di-pedalaman-mentawai/">Kisah UPZ Semen Padang Salurkan Zakat Karyawan di Pedalaman Mentawai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/212 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.077 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 18:38:03 by W3 Total Cache
-->