<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#unair Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/unair/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/unair/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Aug 2020 03:33:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#unair Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/unair/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pakar :Obat Covid Temuan UNAIR, BIN dan TNI AD Patut Diapresiasi</title>
		<link>https://prokabar.com/pakar-obat-covid-temuan-unair-bin-dan-tni-ad-patut-diapresiasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2020 03:33:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#bin]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#obatcovid]]></category>
		<category><![CDATA[#tniad]]></category>
		<category><![CDATA[#unair]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=72908</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pakar Hukum Pidana Indriyanto Seno Adji menilai, penelitian uji temu obat virus Corona (Covid-19) yang dilakukan integrated state institution Universitas Airlangga (Unair)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pakar-obat-covid-temuan-unair-bin-dan-tni-ad-patut-diapresiasi/">Pakar :Obat Covid Temuan UNAIR, BIN dan TNI AD Patut Diapresiasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pakar Hukum Pidana Indriyanto Seno Adji menilai, penelitian uji temu obat virus Corona (Covid-19) yang dilakukan integrated state institution Universitas Airlangga (Unair) didukung bersama Badan Intelijen Negara (BIN) dan TNI Angkatan Darat (TNI AD) harus diapresiasi sebagai sebuah prestasi kebanggaan anak bangsa dan negara.</p>
<p>&#8220;Klaim menemukan obat Corona tersebut merupakan hasil dari kombinasi sejumlah obat yang telah diuji dalam tiga tahap,&#8221; kata Indriyanto, dilansir Sabtu (22/8).</p>
<p>Menurut dia, tim Unair, BIN dan TNI AD mengklaim 85 persen sampel yang diujicobakan dengan obat tersebut sembuh berdasarkan hasil tes PCR. Proses penyembuhan disebut berlangsung mulai dari 1-3 hari.</p>
<p>Terkait persoalan administratif perijinan, terang dia, Badan Obat dan Pengawas Makanan (BPOM) seharusnya mengkomunikasikan hal ini dengan persuasi terintegrasi dan koordinasi berimbang (<em>Soft Integrated and Balances Coordinated</em>) secara baik dengan Unair, TNI AD dan BIN.</p>
<p>Bukan malah dengan cara terbuka dan tidak edukatif yang berdampak pada kerjasama lembaga penelitian.</p>
<p>&#8220;Apapun apresiasi patut diberikan kepada Unair yang akan lakukan evaluasi uji klinis tersebut,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Indriyanto menyarankan agar kekurangan persyaratan teknis administratif tentang alasan demografi, pola kesakitan/simtom, sampel uji klinis yang belum acak, sebaiknya dikomunikasikan degan <em>soft integrated and balances coordinated. </em></p>
<p>&#8220;Sehingga kedepan tetap menjaga kredibiltas kelembaga pemohon ijin dan pemberi ijin, dan tidak terkesan adanya vested interest atas stigma kewenangan kelembagaan BPOM,&#8221; tegas dia. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pakar-obat-covid-temuan-unair-bin-dan-tni-ad-patut-diapresiasi/">Pakar :Obat Covid Temuan UNAIR, BIN dan TNI AD Patut Diapresiasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Kolaborasi Empat Kampus Ciptakan Alat Scanner Kanker Servik</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-kolaborasi-empat-kampus-ciptakan-alat-scanner-kanker-servik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jun 2019 00:37:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#infokampus]]></category>
		<category><![CDATA[#infokesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#ipb]]></category>
		<category><![CDATA[#itb]]></category>
		<category><![CDATA[#kankerservik]]></category>
		<category><![CDATA[#ugm]]></category>
		<category><![CDATA[#unair]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=40193</guid>

					<description><![CDATA[<p>Surabaya, Prokabar — Empat universitas, yakni Universitas Airlangga (Uniar), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) berkolaborasi merancang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-kolaborasi-empat-kampus-ciptakan-alat-scanner-kanker-servik/">Keren, Kolaborasi Empat Kampus Ciptakan Alat Scanner Kanker Servik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, Prokabar — </strong>Empat universitas, yakni Universitas Airlangga (Uniar), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) berkolaborasi merancang alat scanner kanker servik.</p>
<p>Dalam mengerjakan alat ini, Dosen Uniar, Dr Riries RST MT bersama tim (Winarno SSi, MT Osmalina Nur Rahma ST MSi) tim UGM, ITB, dan IPB melakukan penelitian yang menghasilkan alat berupa hardware dan software scanner kanker servik.</p>
<p>“Tidak hanya untuk membantu mendeteksi pasien, tapi juga untuk alat pembelajaran dokter muda,” ungkap Dr Riries.</p>
<p>Alat ini menurut Dr Riries, dilengkapi mikroskop portable, namun di-improve lebih spesifik untuk kanker servik. Penelitian yang memanfaatkan engineering dan image processing itu, akan menampilkan hasil akhir keseluruhan gambar dengan dapat menampilkan secara detail saat diperbesar.</p>
<p>Adapun penelitian tersebut, tidak hanya sebagai scanning dan identifikasi, tapi juga sebagai data repository. Data repository bisa sebagai digital record riwayat kesehatan pasien dan bisa memberikan pelayanan terbaik untuk pasien.”Nanti juga bisa data repository, selama ini data preparat disimpan saja nanti berjamur sewaktu-waktu data tersebut diminta dinas kesehatan.</p>
<p>Penelitian yang masih berjalan tersebut, menurut bu Riries selaku ketua tim mengharapkan dapat bermanfaat. Terutama pada faskes kesehatan yang rendah untuk bisa mengakses. Dengan itu, faskes rendah seperti puskesmas dapat mengonsultasikannya dengan dokter yang di pusat dengan konsep Internet Of Thinking.</p>
<p>”Faskes-faskes rendah bisa mengakses. Nanti dikirim ke dokter yang di pusat, nanti bisa melalui telepon atau internet,” ungkapnya.</p>
<p>Seperti diketahui, Kanker Servik merupakan penyakit yang banyak penderitanya. Beberapa tahun terakhir penyakit itu menjadi yang sangat diperhatikan. Pemerintah melalui beberapa iklan layanan masyarakat menganjurkan untuk rajin melakukan tes pap smear pada semua perempuan Indonesia.</p>
<p>Sebagai informasi, Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) adalah program dikti yang bertujuan mendorong para dosen di seluruh Indonesia melakukan publikasi demi mencapai World Class University. Penelitian tersebut merupakan gelombang pertama yang diikuti dari empat universitas yakni, UNAIR, ITB, IPB dan UGM. <b>(rel/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-kolaborasi-empat-kampus-ciptakan-alat-scanner-kanker-servik/">Keren, Kolaborasi Empat Kampus Ciptakan Alat Scanner Kanker Servik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/72 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.013 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 07:01:36 by W3 Total Cache
-->