<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#turischina Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/turischina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/turischina/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Jan 2020 12:46:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#turischina Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/turischina/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Strategi Pemerintah Antisipasi Penurunan Wisatawan China</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-strategi-pemerintah-antisipasi-penurunan-wisatawan-china/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2020 00:30:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenparkaf]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[#turischina]]></category>
		<category><![CDATA[#wisatawanchina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58224</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parenkraf) menyampaikan meski hingga kini belum ada data persis mengenai dampak kunjungan turis dari Cina karena Virus...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-strategi-pemerintah-antisipasi-penurunan-wisatawan-china/">Ini Strategi Pemerintah Antisipasi Penurunan Wisatawan China</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parenkraf) menyampaikan meski hingga kini belum ada data persis mengenai dampak kunjungan turis dari Cina karena Virus Corona namun antisipasi dengan membidik potensi dari negara lain seperti Australia dan Amerika sudah mulai ditelaah.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Pernyataan Menteri Parenkraf tersebut didasari preferensi minat orang datang ke Indonesia itu berasal dari mana saja sih.</p>
<p data-reader-unique-id="8">“Ternyata yang paling besar itu nomor satu Australia, nomor dua mana ada yang bisa nebak enggak? Ayo tebak. Nomor dua dari Amerika, kalau berdasarkan <em data-reader-unique-id="9">machine learning</em> yang kita pelajari, gitu,” ujar Menteri Parenkraf menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (28/1).</p>
<p data-reader-unique-id="11">Pencarian tentang pariwisata, menurut Menteri Parenkraf, nomor satu dari Australia, itu 600 juta kemudian nomor dua dari Amerika, 500 juta lebih.</p>
<p data-reader-unique-id="13">“Jadi sebetulnya potensinya ada, cuma belum ada <em data-reader-unique-id="14">direct flight</em> misalnya, belum promosi yang betul-betul intensif misalnya. Dan itu cuma dari 3 kota San Fransisco, Los Angeles, dan New York, cuma di 3 kota itu yang paling besar,” ujar Wishnutama.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Menurut Menteri Parenkraf, pariwisata Indonesia juga tidak boleh hanya bersandar pada satu negara saja. “Jadi kita tidak boleh <em data-reader-unique-id="17">rely on</em> pada salah satu negara saja. Kalau ada problem seperti ini kita jadi bingung nantinya,” tambahnya.</p>
<p data-reader-unique-id="19">Soal dampak dari Virus Corona, Wishnutama menyampaikan bahwa dari Kota Wuhan tahun lalu hanya sebanyak 50 ribuan wisatawan.</p>
<p data-reader-unique-id="21">“Tapi kan kita tidak bisa bicara itu kota itu sendiri. Pengaruhnya dari yang lain-lain pasti ada pengaruhnya karena kan Cina juga mengeluarkan banyak aturan sekarang, dari <em data-reader-unique-id="22">travel agent</em>-nya dan lain sebagainya. Yang pasti punya dampak,” ujar Menteri Parenkraf seraya menambahkan di akhir tahun kemarin strategi pariwisata memang sudah diarahkan ke pasar-pasar lain yang juga punya potensi besar dan selama ini kurang terlalu dilirik oleh Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="23">Mengenai penerbangan ke Wuhan sendiri, menurut Menteri Parenkraf, sudah dibatalkan, tidak ada, dan di kota itu telah di-<em data-reader-unique-id="24">lock down </em>atau ditutup.</p>
<p data-reader-unique-id="25">Beberapa negara lain, menurut Wishnutama, juga masih menanggapi beragam terkait virus corona ini. “Kemarin saya sudah diskusi juga dengan Bu Retno, dari Kemenlu juga kita masih kuning. Kuning artinya hati-hati. Kalau merah itu <em data-reader-unique-id="26">no travel</em>. Khusus di Provinsi Hubei itu <em data-reader-unique-id="27">no travel.</em></p>
<p data-reader-unique-id="28">Lebih lanjut, Menteri Parenkraf meminta agar ada pemberitaan yang berimbang terkait masalah pelarangan penerbangan dan dirinya mengaku terus berkomunikasi dengan Menlu untuk hal ini.</p>
<p data-reader-unique-id="29">Di akhir wawancara, Menteri Parenkraf menyampaikan akan terus mengkaji dan memantau situasi terutama sikap dari lembaga kesehatan dunia seperti WHO agar penyikapannya tepat. <strong data-reader-unique-id="30">(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-strategi-pemerintah-antisipasi-penurunan-wisatawan-china/">Ini Strategi Pemerintah Antisipasi Penurunan Wisatawan China</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita 15 Turis China, Temukan Kenikmatan Religi di Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/cerita-15-turis-china-temukan-kenikmatan-religi-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2020 03:02:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#turischina]]></category>
		<category><![CDATA[#wisatawanchina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58155</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Subuh tadi, saya dibangunkan oleh suara azan yang sempurna. &#8220;Inilah suara azan paling lega yang pernah saya dengar,&#8221; ujar Xing, 39...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cerita-15-turis-china-temukan-kenikmatan-religi-di-sumbar/">Cerita 15 Turis China, Temukan Kenikmatan Religi di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p2"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Subuh tadi, saya dibangunkan oleh suara azan yang sempurna. &#8220;Inilah suara azan paling lega yang pernah saya dengar,&#8221; ujar Xing, 39 tahun satu dari 15 muslim di rombongan turis Kunming China dengan flight langsung ke BIM Sumbar, Senin (27/1)</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Datang di saat yang tidak tepat kala virus corona merebak di Wulan, sekalipun rombongan sudah melewati pemeriksaan berstandar WHO saat keberamgkatan hingga kedatangan, disambut karena kebetulan oleh Gubernur Sumbar Irwan Pryitno, dijamu Wako Pariaman Genius Umar.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Tapi apa, di bagian lain Sumatera Barat turis itu ditolak, didemo pula, di Bukittingi mereka dilarang keluar hotel. Tanah Datar malah membatalkan kehadiran mereka.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Padahal 15 turis satu akidah dengan masyarakat Sumbar yang mayoritas Islam, hanya rindu dengan saudara se imannya di sini.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Mungkin mereka datang khusus ke Sumbar untuk berwisata sekaligus ingin melihat langsung suasana reliigius Sunbar yang terkenal itu.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Kami datang karena rindu pada saudara sesama muslim di Indonesia. Kami mendengar nama negeri ini sejak pandai mengaji duli. Ada saudara kami di sebelah laut, pemeluk Islam yang taat. Akan kuceritakan pada ibu dan nenek nanti di rumah,&#8221;ujar Xing lewat penterjemah, Senin 27/1 di sela-sela makan malam di Padang.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Meski jauh di Kuming China ternyata di daerah itu banyak juga beragama Islam dan hidup juga toleran dengan penganut agama lain.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">15 turis muslim dan muslimah di rombongan itu ternyata orang berada juga di Kuming. Mereka biasanya suka berwisata  ke negara-negara Islam, jika tak ke negeri-negeri Magribi ya ke Indonesia.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Pak, pak jangan lupa berhenti, saya mau jamak,&#8221; kata si turis ditranslet oleh Robin, Guide rombongan, bus berhenti, ia pun bergegas menunaikan shalat.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Doanya apa tadi?,&#8221; tanya pemandu wisata. &#8220;Doa agar bisa melihat negeri-negeri orang,&#8221;ujar Xing.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Robin sang Guide mengatakan kalau rombongan turis Kunming ke Sumbar kalangan berada, bahkan di daerah asalnya termasuk warga kelas atas. Jadi paket yang mereka pilih pun yang destinasinya lebih banyak.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Karena turis muslim itu benar-benar penasaran dengan kehidupan warga muslim di Indonesia atau Sumbar, seperti apa, apakah sama dengan mereka di China,&#8221;ujar Robin.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Malah, meski tidak banyak destinasi dikunjungi, respon mereka sangat bagus untuk Sumbar ini  apalagi saat melihat begitu banyak saudara muslimnya yang taat sekali dalam beragama.</span></p>
<p><strong>Baca Juga : </strong><a href="https://prokabar.com/berselimut-haru-15-turis-muslim-china-sujud-di-masjid-raya-sumbar/">Berselimut Haru, 15 Turis Muslim China Sujud di Masjid Raya Sumbar</a></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Soal makanan mereka melihat unik dan enak, terutama rendang padang,&#8221;ujar Robin.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Sedangkan untuk kunjungan ke Masjid Raya mamang mengundang antusias turis muslim di rombongan itu.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Rencana ada dan pastinya kita akan berikan waktu buat wisatawan muslim kita untuk menjalankan sholat di Masjid Raya, masjid terbesar di Sumbar ini,&#8221;ujar Robin. (<b>rel</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cerita-15-turis-china-temukan-kenikmatan-religi-di-sumbar/">Cerita 15 Turis China, Temukan Kenikmatan Religi di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/61 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.052 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:30:04 by W3 Total Cache
-->