<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Tsunami Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tsunami/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tsunami/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Sep 2021 09:27:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Tsunami Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tsunami/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BREAKING NEWS: Gempa 5.3 SR Guncang Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/breaking-news-gempa-5-3-sr-guncang-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Sep 2021 09:27:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#Painan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=94442</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Padang &#8211; Gempa 5,3 Scala Richter (SR) mengguncang Sumatera Barat, Minggu (12/9). Gempa terjadi pada pukul 16.00 WIB dan membuat sebagian warga keluar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/breaking-news-gempa-5-3-sr-guncang-sumbar/">BREAKING NEWS: Gempa 5.3 SR Guncang Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com,</a> <a href="https://prokabar.com/tag/padang/">Padang</a></strong> &#8211; Gempa 5,3 Scala Richter (SR) mengguncang Sumatera Barat, Minggu (12/9).</p>
<p>Gempa terjadi pada pukul 16.00 WIB dan membuat sebagian warga keluar dari rumah.</p>
<p>Menurut keterangan Badang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa berpusat di Pantai Tiku Kabupaten Agam.</p>
<p>Koordinat gempa berada di 0.52 LS, 99.64 BT (49 km Barat daya Agam).</p>
<p>Gempa berkedalaman 29 Kilometer ini terasa di sejumlah daerah Sumatera Barat.</p>
<p>Mulai dari Pariaman, Kota Padang, hingga Painan.</p>
<p>Menurut BMKG gempa ini tidak berpotensi tsunami.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/breaking-news-gempa-5-3-sr-guncang-sumbar/">BREAKING NEWS: Gempa 5.3 SR Guncang Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peralatan Shelter Tsunami di Padang Digondol Maling</title>
		<link>https://prokabar.com/peralatan-shelter-tsunami-di-padang-digondol-maling/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2021 10:20:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#shelter]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=89272</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Maling memang tidak pandang bulu, tak peduli bahwa barang yang dicuri adalah untuk keselamatan seluruh warga. Seperti pencurian peralatan shelter tsunami...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peralatan-shelter-tsunami-di-padang-digondol-maling/">Peralatan Shelter Tsunami di Padang Digondol Maling</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Maling memang tidak pandang bulu, tak peduli bahwa barang yang dicuri adalah untuk keselamatan seluruh warga.</p>
<p>Seperti pencurian peralatan shelter tsunami di Padang. Akibatnya, proses mitigasi tsunami dapat terganggu. Pemerintah Kota Padang sangat menyesalkan aksi pencurian ini.</p>
<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius sangat menyesalkan terjadinya aksi pencurian sejumlah peralatan shelter tsunami yang ada di daerahnya.</p>
<p>Seperti yang terjadi di shelter tsunami Masjid Darussalam, Tabing. Sudah dua kali terjadi aksi pencurian di lokasi ini.</p>
<p>“Di sana, pencuri menggondol aki dan kabelnya. Pencurian ini tentu akan mengganggu proses mitigasi,” kata Barlius, kemarin.</p>
<p>Menurut Barlius, masyarakat di sana sudah berupaya untuk menjaganya, namun karena faktor usia dan sudah tua-tua, jadi tidak kuat untuk ronda, sementara pemudanya sedikit.</p>
<p>Namun, sebaliknya, sambung Barlius, shelter tsunami di Masjid Nurul Haq Parupuk Tabing cukup bagus pengelolaannya. Lapangannya juga jadi lapangan bulu tangkis.</p>
<p>Untuk mengantisipasi tidak terulangnya kasus pencurian peralatan di shelter tsunami tersebut, BPBD Padang sudah merancang pencegahannya dengan memperkuat pengamanan tempat peralatan.</p>
<p>“Kita berharap setelah pembenahan dan peralatannya lengkap, tidak ada lagi kasus pencurian di shelter ini,” ungkap Barlius.</p>
<p>Lebih lanjut Barlius mengatakan, saat ini di Kota Padang terdapat sebanyak 3 shelter. Pada tahun 2021 ini tidak ada penambahan.</p>
<p>“Kita akan berusaha menambahnya lagi dengan meminta bantuan ke PUPR dan BNPB. Setidaknya 2 shelter lagi untuk di daerah Padang Sarai dan Purus,&#8221; ungkap Barlius. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peralatan-shelter-tsunami-di-padang-digondol-maling/">Peralatan Shelter Tsunami di Padang Digondol Maling</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Laut Sedunia dan HUT ke 43, BPPT Kembangkan Teknologi Canggih Peringatan Dini Tsunami</title>
		<link>https://prokabar.com/peringati-hari-laut-sedunia-dan-hut-ke-43-bppt-kembangkan-teknologi-canggih-peringatan-dini-tsunami/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2021 13:35:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#bppt]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=88725</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Prokabar &#8211; Bertepatan dengan peringatan Hari Laut Sedunia 8 Juni, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) juga merayakan hari jadinya yang ke 43...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peringati-hari-laut-sedunia-dan-hut-ke-43-bppt-kembangkan-teknologi-canggih-peringatan-dini-tsunami/">Peringati Hari Laut Sedunia dan HUT ke 43, BPPT Kembangkan Teknologi Canggih Peringatan Dini Tsunami</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, Prokabar &#8211;</strong> Bertepatan dengan peringatan Hari Laut Sedunia 8 Juni, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) juga merayakan hari jadinya yang ke 43 tahun.</p>
<p>Menandai pertambahan usianya, BPPT tengah menerapkan Teknologi Sistem Peringatan Dini Tsunami. Sebagai sosialisasi kepada masyarakat terkait usahanya, BPPT menggelar media gathering dengan tema &#8216;Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Buoy, Kabel Serat Optik, dan Akustik Tomografi&#8217;.</p>
<p>&#8220;BPPT telah menyusun desain besar peta jalan teknologi mitigasi dengan mengoperasikan InaBuoy di 13 lokasi, InaCBT di 7 lokasi, InaCAT di 3 lokasi dan didukung dengan pengolahan kecerdasan artifisial. Semua Teknologi InaTEWS ditargetkan akan beroperasi penuh pada tahun 2024,” terang Kepala BPPT Hammam Riza di Gedung Geostech, Puspiptek, Tangerang Selatan.</p>
<p>Riza menuturkan, sistem pendeteksi dini bencana dasar laut dibutuhkan bagi wilayah Indonesia.</p>
<p>Pasalnya, Indonesia berada di zona Ring of Fire karena letak geografisnya berada di antara pertemuan 3 lempeng tektonik besar yakni lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik.</p>
<p>&#8220;Pertemuan tiga lempeng besar itu menjadikan Indonesia terkategori sebagai zona rawan gempa,&#8221; sambung Riza.</p>
<p>Ditambah, Indonesia sebagai negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia higga daerah padat penduduk seperti mayoritas Pulau Sumatera, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTT, Sulawesi, hingga Ambon merupakan daerah yang rawan akan terjadinya gempa bumi dan hanya sebagian kecil Pulau Jawa bisa dikatakan aman dari ancaman gempa.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-88726" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/06/CCA8F102-4D67-4C3D-B0AA-50F35AD6A3F2-1024x592.jpeg" alt="" width="1000" height="578" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/06/CCA8F102-4D67-4C3D-B0AA-50F35AD6A3F2-1024x592.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/06/CCA8F102-4D67-4C3D-B0AA-50F35AD6A3F2-300x173.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/06/CCA8F102-4D67-4C3D-B0AA-50F35AD6A3F2-768x444.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/06/CCA8F102-4D67-4C3D-B0AA-50F35AD6A3F2.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&#8220;Melihat dari kondisi tersebut serta histori kebencanaan, upaya mitigasi bencana terintegrasi sudah sepatutnya diterapkan di Indonesia,&#8221; tambahnya lagi.</p>
<p>Di sisi lain, sejumlah peristiwa bencana alam seperti bencana besar di Tahun 2018 yang menerpa Lombok, Palu, dan Selat Sunda menjadi pengalaman berharga bagi semua pihak dalam memperingatkan datangnya bencana sedini mungkin.</p>
<p>Hal tersebut juga sesuai arahan Perintah Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2019 tentang Penguatan dan Pengembangan Sistem Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami.</p>
<p>&#8220;Sensor tsunami dari InaTEWS BPPT dapat mengirimkan data secara berkesinambungan kepada BMKG dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk kemudian disebarluaskan kepada masyarakat sebagai upaya mitigasi bencana tsunami di Indonesia,&#8221; jelasnya. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peringati-hari-laut-sedunia-dan-hut-ke-43-bppt-kembangkan-teknologi-canggih-peringatan-dini-tsunami/">Peringati Hari Laut Sedunia dan HUT ke 43, BPPT Kembangkan Teknologi Canggih Peringatan Dini Tsunami</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Skenario BMKG: Jawa Timur Berpotensi Tsunami 30 Meter</title>
		<link>https://prokabar.com/skenario-bmkg-jawa-timur-berpotensi-tsunami-30-meter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2021 03:12:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaBumi]]></category>
		<category><![CDATA[#madura]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<category><![CDATA[Dwikorita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=88461</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar.com&#8211; Jawa Timur harus siap siaga bencana, begitu kata Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Penelitian dan pemodelan BMKG menyebut Jawa Timur menyimpan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/skenario-bmkg-jawa-timur-berpotensi-tsunami-30-meter/">Skenario BMKG: Jawa Timur Berpotensi Tsunami 30 Meter</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta,<a href="https://prokabar.com/"> Prokabar.com</a></strong>&#8211; Jawa Timur harus siap siaga bencana, begitu kata Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>
<p>Penelitian dan pemodelan BMKG menyebut Jawa Timur menyimpan potensi gempa yang cukup besar</p>
<p>Namun, BMKG belum bisa memastikan kapan bencana gempa itu akan terjadi.</p>
<p>Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut skenario terburuk gempabumi di Jawa Timur mencapai M 8,7  dengan potensi tsunami 30 meter di sejumlah wilayah Jawa Timur.</p>
<p>Dwikorita mengimbau, pemerintah daerah Jawa Timur untuk segera melakukan mitigasi bencana.</p>
<p>&#8220;Kami melakukan evaluasi di beberapa klaster wilayah Indonesia yang mengalami peningkatan gempa.&#8221;</p>
<p>&#8220;Di klaster Jawa Timur ada di lepas pantai selatan Jawa Timur dan Selatan Selat Sunda, Selatan Jawa Barat.&#8221;</p>
<p>&#8220;Selain itu uga di Selatan Jawa Tengah serta sebelah barat Kepulauan Mentawai yang berdampak ke Sumatera Barat,&#8221; kata Dwikora saat Wibinar Kajian dan Mitigasi Gempabumi dan Tsunami di Jawa Timur, Jumat (28/5/2021).</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<p><a href="https://prokabar.com/di-xl-axiata-rekrutmen-dan-peningkatan-kompetensi-karyawan-tanpa-batasan-gender/"><strong>Di XL Axiata, Rekrutmen dan Peningkatan Kompetensi Karyawan Tanpa Batasan Gender</strong></a></p>
<p><strong><a href="https://prokabar.com/progres-manunggal-bbgrm-di-lubuk-lintah-lebihi-target/">Progres Manunggal BBGRM Di Lubuk Lintah Lebihi Target</a></strong></p>
<p><strong><a href="https://prokabar.com/permudah-penyidikan-supir-bus-maut-yang-menewaskan-tiga-orang-penumpang-ditahan-polisi/">Permudah Penyidikan, Supir Bus Maut yang menewaskan Tiga Orang Penumpang Ditahan Polisi</a></strong></p>
<h4>Gempa di Jawa Timur</h4>
<p>Gempabumi di Jawa Timur selama sebulan, rata-rata terjadi 300 sampai 400 kali.</p>
<p>Sejak Januari 2021, jumlah gempabumi di Jawa Timur meningkat rata-rata 600 kali sebulan.</p>
<p>Pada penelusuran pantai mulai dari Jawa Timur sampai Selat Sunda catatan sejarah gempa sebesar M 7,0.</p>
<p>Skenario terburuk dari catatan tersebut kekuatan gempa yang akan datang bisa mencapai M 8,7 dan bisa membangkitkan tsunami.</p>
<p>&#8220;Makanya yang kami cek adalah kesiapan aparat setempat dan pemerintah daerah serta sarana prasarana evakuasi jika terjadi tsunami.&#8221;</p>
<p>&#8220;Itulah yang kami sampaikan dari kajian dan survei kami,&#8221; lanjut Dwikorita.</p>
<p>Skenario terburuk ini dari sekian ratus kali gempabumi, kata Dwikorita, ada zona yang kosong alias seismic gap.</p>
<p>Zona kosong inilah yang memunculkan kekhawatiran gempa berskala besar lantaran belum melepaskan energi sebagai gempa.</p>
<p>&#8220;Kita ambil magnitudo tertinggi ini juga dari kajian Pusat Studi Gempa Nasional kemungkinan M 8,7.&#8221;</p>
<p>&#8220;Itulah yag menjadi dasar skenario terjadinya tsunami,&#8221; katanya lagi.</p>
<p>Tapi, Dwikorita tidak bisa memastikan kapan terjadinya, berapa jarak masuknya, sehingga mengharuskan BMKG melakukan pemetaan bahaya tsunami.</p>
<h4>Sejarah Gempabumi dan Tsunami di Jawa Timur</h4>
<p>Sejak tahun 1936 hingga 1972 ada sembilan kejadian gempabumi yang merusak dengan intensitas guncangan mencapai VII.</p>
<p>&#8220;Kalau masa lalu sudah pernah terjadi, kemungkinan juga bisa terjadi di masa depan,&#8221; ungkap Dwikorita.</p>
<p>Di Jawa Timur ada patahan aktif seperti Kendeng, Pasuruan.</p>
<p>Pemerintah daerah di wilayah ini perlu mewaspadai Probolinggo yang masuk RMKS (Rembang, Madura, Kedaeng dan Sakala)</p>
<p><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<p><strong><a href="https://milenialisme.com/berita/syarat-dan-klarifikasi-bkn-soal-pendaftaran-cpns-2021/">Syarat dan Klarifikasi BKN soal Pendaftaran CPNS 2021</a></strong></p>
<p><a href="https://milenialisme.com/uncategorized/cyber-pr-penunjang-ritel-modern-daya-mart-kota-padang/"><strong>Cyber PR Penunjang Ritel Modern Daya Mart Kota Padang</strong></a></p>
<p><strong><a href="https://milenialisme.com/milenia/cyber-pr-dalam-komodifikasi-pesan-media/">Cyber PR dalam Komodifikasi Pesan Media</a></strong></p>
<p>Selain gempa, Jawa Timur juga pernah terjadi tsunami sebanyak enak lai.</p>
<p>Terakir pada 2 Juni 1994 di pesisir Pantai Selatan Jawa Timur, termasuk Banyuwangi.</p>
<p>Berdasarkan simulasi dan pemodelan BMKG yang sistematis perihal potensi tsunami, tinggi maksimum terjadi di Kabupaten Trenggalek dengan 26 sampai 29 meter. Kecepatan tiba tercepatan di Kabupaten Blitar selama 20-24 menit.</p>
<p><strong>Berikut rincian daerah dan potensi ketinggian tsunami:</strong></p>
<ul>
<li>Pantai Popoh Tulung Agung 30 maksimum 30 meter.</li>
<li>Teluk Sumbreng Trenggalek maksimum 22 meter.</li>
<li>Pantai Munca Banyuwangi maksimum 18 meter.</li>
<li>Pancer Banyuwagi 12 meter.</li>
<li>Teluk Pacitan 22 meter.</li>
<li>Pasirian Lumajang 18 meter.</li>
<li>Tempursari Lumajang 18 meter.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/skenario-bmkg-jawa-timur-berpotensi-tsunami-30-meter/">Skenario BMKG: Jawa Timur Berpotensi Tsunami 30 Meter</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Unit Serine EWS Tidak Hidup, Ini Dilakukan BPBD Agam</title>
		<link>https://prokabar.com/empat-unit-serine-ews-tidak-hidup-ini-dilakukan-bpbd-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2020 04:20:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76639</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, melakukan pengecekan pada alat peringatan dini Tsunami Early Warning System (EWS). Pengecekan dilakukan pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/empat-unit-serine-ews-tidak-hidup-ini-dilakukan-bpbd-agam/">Empat Unit Serine EWS Tidak Hidup, Ini Dilakukan BPBD Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, melakukan pengecekan pada alat peringatan dini Tsunami Early Warning System (EWS). Pengecekan dilakukan pada Senin (26/10) lalu, sebagai kegiatan rutin tiap bulannya.</p>
<p>Dari 8 unit serine EWS dan 1 unit serine BMKG, 5 unit diantaranya dinyatakan hidup. Sementara, 4 unit dinyatakan tidak aktif.</p>
<p>&#8220;5 unit Serine EWS yang hidup terletak di SMAN 1 Tanjung Mutiara, Puskesmas Pembantu Gasan Kaciak, Mesjid Suhada Subang-Subang, Mesjid Taqwa Labuhan dan Mesjid Muaro Putuih. Sementara, 3 unit Serine EWS dan 1 unit Serine BMKG yang tidak aktif yakni terletak di Mesjid Ujuang Labuang, Mesjid Al Hidayah Masang, Mesjid Pasia Paneh. Dan Serine BMKG Terletak di Kantor Camat Tanjung Mutiara,&#8221; ungkap Kalaksa BPBD Agam, Muhammad Lutfi saat dihubungi Prokabar.com, Kamis (29/10).</p>
<p>Dalam hal ini BPBD Agam akan berupaya memperbaiki dan memaksimalkan perbaikan agar seluruh serine itu dapat berfungsi. Sehingga disaat terjadi darurat bencana, dapat melakukan minimalisir korban nantinya.</p>
<p>Kalaksa BPBD Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi menjelaskan, 4 unit EWS yang sempat tidak hidup, 2 unit diantaranya telah diservice dan telah berfungsi kembali. Sementara dua unit lagi masih proses pengecekan dan perbaikan.</p>
<p>&#8220;Tidak berfungsinya alat ini, disebabkan tidak terkoneksinya jaringan telekomunikasi dengan perangkat yang ada,&#8221; terangnya.</p>
<p>EWS adalah alat untuk mendeteksi berbagai gejala alam yang kemungkinan dapat menyebabkan timbulnya tsunami, serta memberikan peringatan dini kepada masyarakat, sehingga dapat meminimalisir resiko bencana.</p>
<p>&#8220;Terkait pengecekan alat peringatan dini Tsunami Early Warning System (EWS). Dan pengecekan dilakukan rutin dilakukan setiap tanggal 26 setiap bulannya, secara serentak di Indonesia,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/empat-unit-serine-ews-tidak-hidup-ini-dilakukan-bpbd-agam/">Empat Unit Serine EWS Tidak Hidup, Ini Dilakukan BPBD Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catatan Tsunami di Danau Singkarak</title>
		<link>https://prokabar.com/catatan-tsunami-di-danau-singkarak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2020 00:49:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=70144</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Oleh : Tri Ubaya Fungsional Ahli BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang Hari Senin 28 Juni 1926, sekitar pukul 10 WIB, Wilayah Sumatera...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/catatan-tsunami-di-danau-singkarak/">Catatan Tsunami di Danau Singkarak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Oleh</strong></em> : <em><strong>Tri</strong> <strong>Ubaya</strong></em><br />
<em>Fungsional Ahli</em><br />
<em>BMKG Stasiun Geofisika Kelas</em> I <em>Padang Panjang</em></p>
<p>Hari Senin 28 Juni 1926, sekitar pukul 10 WIB, Wilayah Sumatera Barat diguncang gempa tektonik yang sangat kuat. Gempa yang terkenal di kalangan masyarakat Minang ini, lebih dikenal dengan sebutan gempa Padang Panjang, w</p>
<p>Walaupun sebenarnya pusat gempabumi berada di sekitaran Danau Singkarak. Begitu dahysatnya gempa tersebut, orang-orang tua “saisuak” yang lahir pada masa itu lebih suka menyebut tahun lahirnya dengan sebutan “Den lahir waktu gampo Padang Panjang”.</p>
<p>Gempabumi yang terjadi 94 tahun silam ini terjadi pada pukul 10:25:25 WIB dengan magnitudo 6.5 SR. Tiga jam setelah gempa pertama, terjadi lagi gempabumi signifikan dengan magnitude 6.7 SR. Setelah itu rangkaian gempa susulan terjadi beriringan selama sekitar satu minggu.</p>
<p>Dampak dari gempa Padang Panjang ini menyebabkan lebih dari 350 orang meninggal dunia, ribuan rumah roboh dan rusak berat, longsor di beberapa tempat sehingga menyebabkan rel kereta api melengkung, serta terjadi rekahan tanah di daerah Padang Panjang, Kubu Kerambil dan Simabur.</p>
<p>Selain di Padang Panjang, kerusakan bangunan juga terjadi di daerah lain seperti Bukittinggi, Alahan Panjang, Sijunjung hingga Muaro Bungo. Kekuatan goncangan yang dirasakan dipermukaan tanah diperkirakan mencapai 9 skala MMI.</p>
<p>Jika ingin membayangkan berapa kekuatan goncangan 9 skala MMI, kita bisa membandingkannya dengan gempa Padang pada tahun 2009 yang mencapai 7-8 skala MMI. Karena banyaknya korban yang disebabkan oleh gempa ini, secara spontan bantuan berdatangan dari berbagai wilayah di Indonesia (dahulu masih wilayah hindia belanda) dan juga dari negeri Belanda.</p>
<p>Di balik dahsyatnya gempa Padang Panjang ini, tidak banyak yang tahu jika gempabumi ini juga menyebabkan tsunami di Danau Singkarak. Gelombang Tsunami ini dibangkitkan oleh penurunan permukaan tanah di bagian selatan Danau Singkarak. Di beberapa tempat, penurunan permukaan tanah bisa mencapai 10 meter. Penurunan secara tiba-tiba ini menyebabkan gelombang tsunami yang menjalar dari bagian selatan danau menuju bagian utara danau yang ditempuh dalam waktu 10 menit (Soetadi, 1962).</p>
<p>Jika diperkirakan jarak yang ditempuh tsunami dari bagian selatan danau menuju bagian utara danau adalah 20.57 km, maka kecepatan tsunami yang menjalar di danau singkarak kala itu diperkirakan mencapai 122 km/jam.</p>
<p>Harian Soeara Kota Gedang 7 juli 1926 menceritakan air danau tumpah membanjiri wilayah sekitar danau dan menimbulkan korban jiwa. Tidak diketahui berapa ketinggian maksimum dan luasan wilayah terdampak yang disebabkan oleh gelombang tsunami ini, karena ketika itu ilmu kegempaan dan tsunami belum sehebat sekarang.</p>
<p>Tsunami yang terjadi di Danau Singkarak ini membuka wawasan kita, bahwa ancaman tsunami tidak saja berasal dari perairan luas seperti lautan, namun bisa juga berasal dari perairan sempit seperti Danau Singkarak.</p>
<p>Faktanya, dalam 100 tahun terakhir, setidaknya telah terdokumentasikan 2 kali tsunami di Danau Singkarak. Yang pertama kali tercatat yaitu pada gempabumi “Padang Panjang” 28 Juni 1926, dan yang kedua terjadi pada gempabumi 6 Maret 2007 (ada dugaan akibat seiche).</p>
<p>Ma’rufin Sudibyo dalam salah satu catatannya (Tsunami Danau Singkarak, 2007) menjelaskan tsunami kecil di Danau Singkarak pada 2007 itu memang tidak membunuh, namun menghempas hingga 15 meter ke pesisir danau sampai tiga kali dan merusakkan bangunan-bangunan warung yang terkena.</p>
<p>Memang ada dugaan meluapnya air tersebut lebih disebabkan oleh fenomena seiche daripada akibat gelombang tsunami, namun tetap saja tidak mengurangi fakta bahwa ada luapan air dalam jumlah besar yang berpotensi menyebabkan bencana bagi masyarakat sekitar danau ketika terjadi gempabumi besar.</p>
<p>Lalu pertanyaannya, akankah fenomena tsunami ini terulang di masa depan? Memang tidak ada yang bisa menjamin tsunami bisa terulang di masa depan, namun jangan lupa bahwa gempa besar akan mengalami perulangan atau periode ulang, sehingga daerah yang pernah mengalami gempa besar pada masa lalu akan dapat terjadi kembali gempa kuat di masa yang akan datang di tempat yang sama.</p>
<p>Dibalik keindahan alamnya yang menakjubkan, Danau Singkarak memiliki keunikan yang selalu menarik untuk dikaji. Baik dari segi pembentukannya yang akibat pergeseran patahan geser (strike slip) maupun potensi kebencanaan dan potensi sumber daya alam yang dimilikinya. Sudah menjadi tugas kita, sebagai makhluk yang diberikan akal dan fikiran, untuk terus mengkaji berbagai potensi tersebut. Memetakan potensinya, mempersiapkan mitigasinya, mengedukasi masyarakatnya, serta memanfatkan sumberdayanya dengan bijak demi kemaslahatan bersama.(*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/catatan-tsunami-di-danau-singkarak/">Catatan Tsunami di Danau Singkarak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Maluku Utara Diguncang Gempa 7,4 M</title>
		<link>https://prokabar.com/maluku-utara-diguncang-gempa-74-m/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2019 16:50:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#gempamaluku]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=51615</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maluku, Prokabar — Gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo melanda kawasan Maluku Utara. Dari data BMKG gempa terjadi pukul 23.17 WIB  dan pusat gempa berada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/maluku-utara-diguncang-gempa-74-m/">Maluku Utara Diguncang Gempa 7,4 M</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Maluku, Prokabar —</strong> Gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo melanda kawasan Maluku Utara. Dari data BMKG gempa terjadi pukul 23.17 WIB<span class="Apple-converted-space">  </span>dan pusat gempa berada di koordinat 1,63 derajat Lintang Utara dan 126,49 derajat Bujur Timur.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jarak pusat gempa sekitar 134 kilometer sebelah barat laut Jailolo, Maluku Utara. Kedalamannya mencapai 10 kilometer dan Gempa tersebut berpotensi tsunami.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sampai saat ini belum diketahui kondisi di Jailolo dan sekitar terkait dampak gempa. Peringatan tsunami juga belum dicabut. (*/<b>hdp</b>) </span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/maluku-utara-diguncang-gempa-74-m/">Maluku Utara Diguncang Gempa 7,4 M</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Gempa Tsunami, Pemerintah Diminta tak Beri Rasa Aman Palsu</title>
		<link>https://prokabar.com/soal-gempa-tsunami-pemerintah-diminta-tak-beri-rasa-aman-palsu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2019 10:20:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#kogami]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47938</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Komunitas Siaga Bencana Kota Padang menilai, masih banyak pekerjaan rumah pemerintah soal mitigasi bencana gempa dan tsunami di Sumatera Barat (Sumbar)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/soal-gempa-tsunami-pemerintah-diminta-tak-beri-rasa-aman-palsu/">Soal Gempa Tsunami, Pemerintah Diminta tak Beri Rasa Aman Palsu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Komunitas Siaga Bencana Kota Padang menilai, masih banyak pekerjaan rumah pemerintah soal mitigasi bencana gempa dan tsunami di Sumatera Barat (Sumbar) yang harus diselesaikan.</p>
<p>Direktur Eksekutif Kogami Kota Padang, Patra Rina Dewi melihat, selama ini pemerintah daerah selalu mengklaim kesiapsiagaan bencana dengan mitigasi di Sumbar telah dilakukan dan masyarakat telah paham apa yang akan mereka lakukan jika terjadi gempa dan tsunami.</p>
<p>Namun, kenyataan dilapangan jauh berbeda dengan klaim tersebut. Masyarakat banyak yang belum paham soal kesiapsiagaan bencana.</p>
<p>&#8220;Soal mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami ini, pemerintah jangan memberikan rasa aman palsu kepada masyarakat,&#8221; ujarnya, Selasa (1/10).</p>
<p>Dilanjutkannya, 10 tahun gempa Padang tidak banyak yang dilakukan pemerintah soal kesiapsiagaan bencana terhadap masyarakat. Dia mengakui pemerintah telah melakukan upaya namun belum maksimal.</p>
<p>&#8220;Saya akui program dan anggaran tersedia, pembangunan juga dilakukan, tapi coba tanya masyarakat pinggir pantai di Padang saja dulu, apakah mereka tahu kemana akan lari saat terjadi gempa bumi dan berpotensi tsunami. Kemudian apakah mereka tahu mana gedung yang bisa dijadikan untuk menyelamatkan diri. Jawaban tidak,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ia menilai, banyak program pemerintah tidak menyentuh langsung kepada masyarakat dan tidak berkelanjutan. Padahal bencana bisa datang kapan saja, hal itu berbanding terbalik dengan pemahaman masyarakat yang cepat lupa soal mitigasi bencana.</p>
<p>&#8220;Jangan yang jauh-jauh dulu, simulasi bencana di kantor gubernur Sumbar saja, berapa yang ikut? Bagaimana kedulian mereka kalangan terdidik? kurang. Belum lagi nanti masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kemudian, Patra menekankan, sosialisasi dari pemerintah melalui BPBD tidak hanya bagi kalangan tertentu atau pada warga zona merah saja. Mereka yang tinggal di zona hijau juga harus diprioritaskan.<br />
&#8220;Kota Padang contohnya, mereka yang tinggal di zona hujan aman, tidak. Mereka belanja ke Pasar Raya dan kegiatan lain mereka berada di zona merah. Lihatlah gedung pemerintah, pusat perbelanjaan dan aktivitas pendidikan berada di zona merah. Jadi sosialisasi harus menyeluruh dan secara terus menerus,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain itu, pemerintah daerah harus punya alternatif rencana evakuasi. Sebab saat ini kebanyakan sekolah di Padang hanya berpatokan pada shelter. Namun jika shelter roboh kemana mereka akan lari.</p>
<p>&#8220;Apa rencana evakuasi selanjutnya, banyak kami temukan sekolah yang sudah punya shelter, tapi mereka tidak punya rencana evakuasi lanjutan. Pemerintah harus hadir disini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Terakhir, pemerintah daerah juga harus mengawasi pembangunan di zona merah serta kelayakan bangunan aman gempa sebagai bentuk mitigasi bencana. &#8220;Harus menyeluruh diawasi, mulai dari masyarakat hingga bangunannya,&#8221; tukasnya. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/soal-gempa-tsunami-pemerintah-diminta-tak-beri-rasa-aman-palsu/">Soal Gempa Tsunami, Pemerintah Diminta tak Beri Rasa Aman Palsu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baterai Sirene Tsunami di Pariaman Hilang Dicuri</title>
		<link>https://prokabar.com/baterai-sirene-tsunami-di-pariaman-hilang-dicuri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2019 09:10:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=42788</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman, Sumatera Barat mencatat tiga baterai sirene peringatan dini tsunami di daerah itu hilang periode...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/baterai-sirene-tsunami-di-pariaman-hilang-dicuri/">Baterai Sirene Tsunami di Pariaman Hilang Dicuri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman, Sumatera Barat mencatat tiga baterai sirene peringatan dini tsunami di daerah itu hilang periode Januari-Juni 2019.</p>
<p>&#8220;Ketiga baterai itu sudah kami ganti dengan yang baru sehingga sudah berfungsi kembali,&#8221; kata Sekretaris BPBD Kota Pariaman Yunaidi, Jumat.</p>
<p>Pihak BPBD setempat telah berupaya agar baterai tersebut tidak hilang salah satunya dengan menitipkannya kepada warga yang ada di lokasi namun tetap saja dicuri.</p>
<p>Padahal, lanjutnya baterai itu dibutuhkan untuk daya sirene guna memberitahukan warga bahwa pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mendeteksi potensi tsunami.</p>
<p>&#8220;Dengan alat ini warga bisa mengetahuinya dan segera menyelamatkan diri ke zona hijau atau tempat yang tinggi,&#8221; katanya.</p>
<p>Pariaman memiliki 19 sirene peringatan dini tsunami yang terdapat di setiap desa yang berada di pesisir pantai Pariaman.</p>
<p>&#8220;Sirene itu kami titipkan di rumah sekolah, mushala, dan sejumlah lokasi lainnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Rahmat Triyono meminta masyarakat untuk memahami tingkatan kebencanaan peringatan tsunami.</p>
<p>&#8220;Ada tiga tingkatan peringatan tsunami yaitu waspada, siaga, dan awas,&#8221; kata dia pada Sekolah Lapang Geofisika di Pariaman, Rabu (19/6).</p>
<p>Ia menyampaikan masyarakat dapat meminimalisir potensi dampak tsunami dengan segera menjauhi pantai apabila gempa kuat terjadi.</p>
<p>Sambil menjauhi pantai, lanjutnya masyarakat diminta untuk mencari informasi terkait pusat dan kekuatan gempa serta potensi tsunami.</p>
<p>&#8220;Jadi jangan tunggu BMKG keluarkan peringatan atau sirene berbunyi karena memakan waktu,&#8221; ujarnya<strong>.(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/baterai-sirene-tsunami-di-pariaman-hilang-dicuri/">Baterai Sirene Tsunami di Pariaman Hilang Dicuri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Sirene Peringatan Dini Tsunami di Agam tak Berfungsi</title>
		<link>https://prokabar.com/dua-sirene-peringatan-dini-tsunami-di-agam-tak-berfungsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2019 09:45:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#ews]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=40554</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubukbasung, Prokabar &#8211; Dua dari sembilan unit sirene peringatan dini tsunami atau Early Warning System (EWS) di sepanjang pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dua-sirene-peringatan-dini-tsunami-di-agam-tak-berfungsi/">Dua Sirene Peringatan Dini Tsunami di Agam tak Berfungsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubukbasung, Prokabar &#8211;</strong> Dua dari sembilan unit sirene peringatan dini tsunami atau Early Warning System (EWS) di sepanjang pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat tidak berfungsi karena baterai rusak.</p>
<p>Kepala BPBD Agam Muhammad Lutfi Ar didampingi Kasie Pencegahan Bencana BPBD Agam, Carli Agus Windra mengatakan EWS yang tidak berfungsi itu berada di SMAN 1 Tanjungmutiara dan Pustu Gasan Kaciak.</p>
<p>&#8220;EWS itu tidak berfungsi akibat baterai mengalami rusak. Ini berdasarkan uji coba EWS yang kita lakukan pada Rabu (26/6),&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mengatakan sebelumnya baterai dua EWS itu dicuri orang pada Senin (11/3). Dengan kondisi itu, BPBD setempat mengganti dengan baterai yang lama.</p>
<p>Namun baterai itu hanya tahan beberapa bulan mengakibatkan EWS tidak berfungsi.</p>
<p>Untuk mengatasi itu, BPBD setempat akan mengganti dengan baterai baru agar berfungsi kembali, sehingga keberadaan EWS itu sangat bermanfaat bagi warga.</p>
<p>&#8220;Baterai EWS itu akan kita beli pada Juli 2019 dan langsung di pasang,&#8221; katanya.</p>
<p>EWS itu, tambahnya sebagai alat untuk mendeteksi berbagai gejala alam yang kemungkinan dapat menyebabkan tsunami.</p>
<p>Selain itu memberikan peringatan dini kepada masyarakat sehingga jumlah korban jiwa dapat diminimalkan.</p>
<p>Ia menambahkan, sepanjang garis Pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara telah dipasang sembilan unit EWS.</p>
<p>Dari sembilan unit EWS itu, satu unit milik BMKG yang dipasang di halaman kantor Camat Tanjungmutiara dan delapan unit bantuan BNPB pusat.</p>
<p>&#8220;Enam EWS itu dalam kondisi baik dan kita setiap bulan melakukan pemeriksaan ke lapangan,&#8221; katanya. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dua-sirene-peringatan-dini-tsunami-di-agam-tak-berfungsi/">Dua Sirene Peringatan Dini Tsunami di Agam tak Berfungsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemko Padang Bantu Bangun Rumah Untuk Korban Tsunami Selat Sunda dan Lampung</title>
		<link>https://prokabar.com/pemko-padang-bantu-bangun-rumah-untuk-korban-tsunami-selat-sunda-dan-lampung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Apr 2019 01:59:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[#PemkoPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<category><![CDATA[#TsunamiSelatsunda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=35022</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Bantuan dari donasi warga Kota Padang dan ASN Pemko Padang yang telah dihimpun selama ini, akan disalurkan untuk para korban bencana tsunami...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-padang-bantu-bangun-rumah-untuk-korban-tsunami-selat-sunda-dan-lampung/">Pemko Padang Bantu Bangun Rumah Untuk Korban Tsunami Selat Sunda dan Lampung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong><span class="s1">Bantuan dari donasi warga Kota Padang dan ASN Pemko Padang yang telah dihimpun selama ini, akan disalurkan untuk para korban bencana tsunami Selat Sunda khususnya yang ada di daerah Lampung Selatan, Provinsi Lampung.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bantuan yang digalang oleh Pemko Padang melalui Dinas Sosial dan Baznas Kota Padang itu, dalam waktu dekat akan diserahkan kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumbar yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan kembali rumah warga Minang yang terkena dampak tsunami Selat Sunda yang terjadi pada 22 Desember tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal itu mengemuka dalam pertemuan yang dilangsungkan antara Wali Kota Padang Mahyeldi bersama Kepala Cabang ACT Sumbar Zeng Wellf di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Kamis (18/4) kemarin. Juga hadir dikesempatan itu Wakil Ketua IV Baznas Kota Padang, Siril Firdaus.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Kota Padang kita menyambut baik telah dilakukannya penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena tsunami Selat Sunda. Semoga bantuan ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT dan bermanfaat bagi pihak yang menerimanya,&#8221; imbuh Mahyeldi didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Afriadi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu Kepala Cabang ACT Sumbar Zeng Wellf melaporkan, seperti diketahui tsunami Selat Sunda telah menerpa beberapa daerah di pesisir Pulau Jawa dan termasuk di sekitaran Provinsi Lampung.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Dari data yang kita temukan, saudara-saudara kita yang berasal dari Ranah Minang cukup banyak yang terkena korban tsunami di Lampung namun tidak parah. Sementara kita mendapati sebanyak 15 rumah hancur dan sangat membutuhkan bantuan untuk segera dibangun kembali. Semoga bantuan yang kita himpun pasca bencana hingga saat kini dapat kita sampaikan beberapa waktu ke depan,&#8221; ungkapnya. (hum)</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-padang-bantu-bangun-rumah-untuk-korban-tsunami-selat-sunda-dan-lampung/">Pemko Padang Bantu Bangun Rumah Untuk Korban Tsunami Selat Sunda dan Lampung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasca Gempa Beruntun, BMKG Peringati Warga Sulteng Jauhi Laut</title>
		<link>https://prokabar.com/pasca-gempa-beruntun-bmkg-peringati-warga-sulteng-jauhi-laut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Apr 2019 13:06:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34569</guid>

					<description><![CDATA[<p>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengirimkan rekomendasi kepada BPBD Kabupaten Banggai agar mengarahkan warga di Kecamatan Toili dan sekitarnya untuk mengungsi. Hal...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasca-gempa-beruntun-bmkg-peringati-warga-sulteng-jauhi-laut/">Pasca Gempa Beruntun, BMKG Peringati Warga Sulteng Jauhi Laut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengirimkan rekomendasi kepada BPBD Kabupaten Banggai agar mengarahkan warga di Kecamatan Toili dan sekitarnya untuk mengungsi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal itu dilakukan setelah peringatan dini tsunami pasca-gempa yang terjadi dengan magnitudo 6,9 pada 18.40 WIB lalu. Serta</span> gempa bumi susulan dengan magnitudo 5,2 terjadi pada pukul 19:12:15 WIB dengan lokasi 1,90 LS dan 122,56 BT (84 kilometer barat daya Kepulauan Banggai Sulawesi Tengah).</p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima, Jumat (12/4), mengatakan lokasi gempa di Sulawesi Tengah, Indonesia. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Yakni pada : </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">85 km Barat Daya Banggai Kepulauan-Sulteng</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">113 km Barat Daya Banggai-Sulteng</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">113 km Timur Laut Morowali-Sulteng</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Gempa terasa kuat di Kota Palu sekitar 6 detik. Masyarakat panik dan keluar dari rumah.&#8221; tulis Sutopo dalam keterangannya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Gempa terasa kuat di Kabupaten Luwu Timur sekitar 4 detik. Dan gempa berpotensi tsunami Kabupaten Morowali, (belum bisa dikontak).&#8221; </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;BMKG menyatakan gempa berpotensi tsunami dengan status peringatan waspada. Artinya pemerintah provinsi/kabupaten/kota yang berada pada status waspada diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyrakat untuk menjauhi pantai dan sungai.&#8221; tulisnya. (*/gas/hdp)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasca-gempa-beruntun-bmkg-peringati-warga-sulteng-jauhi-laut/">Pasca Gempa Beruntun, BMKG Peringati Warga Sulteng Jauhi Laut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sulawesi Tengah Diguncang Gempa Hebat Beruntun</title>
		<link>https://prokabar.com/sulawesi-tengah-di-guncang-gempa-hebat-beruntun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Apr 2019 12:37:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Sulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34565</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sulawesi Tengah, Prokabar — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Tengah terkait gempa bumi magnitudo 6,9 yang mengguncang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sulawesi-tengah-di-guncang-gempa-hebat-beruntun/">Sulawesi Tengah Diguncang Gempa Hebat Beruntun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Sulawesi Tengah, Prokabar — </strong>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Tengah terkait gempa bumi magnitudo 6,9 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Jumat (12/4) pukul 18.40 WIB.</span></p>
<p>Pusat gempa berada di 1.90 Lintang Selatan dan 122.54 Bujur Timur dengan kedalaman gempa berada pada 10 kilometer.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak lama berselang, BMKG kembali melaporkan terjadi gempa bumi susulan dengan magnitudo 5,2 terjadi pada pukul 19:12:15 WIB dengan lokasi 1,90 LS dan 122,56 BT (84 kilometer barat daya Kepulauan Banggai Sulawesi Tengah). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kedalaman: 10 Km, tidak berpotensi tsunami,&#8221; tulis akun Twitter resmi BMKG @infoBMKG. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Gempa itu dirasakan di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah seperti Poso, Buol, Morowali, Banggai, dan Palu. Gempa juga terasa di Kolaka Utara dan Toli-toli. (*/hdp)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sulawesi-tengah-di-guncang-gempa-hebat-beruntun/">Sulawesi Tengah Diguncang Gempa Hebat Beruntun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sirine Peringatan Dini Tsunami di Sumbar Berfungsi dengan Baik</title>
		<link>https://prokabar.com/sirine-peringatan-dini-tsunami-di-sumbar-berfungsi-dengan-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2019 10:47:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31319</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Setelah dilakukan ujicoba, kondisi serine peringatan dini tsunami di Sumatera Barat masih berfungsi dengan baik dan siap digunakan untuk memperingatkan warga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sirine-peringatan-dini-tsunami-di-sumbar-berfungsi-dengan-baik/">Sirine Peringatan Dini Tsunami di Sumbar Berfungsi dengan Baik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Setelah dilakukan ujicoba, kondisi serine peringatan dini tsunami di Sumatera Barat masih berfungsi dengan baik dan siap digunakan untuk memperingatkan warga dalam kondisi darurat.</p>
<p>&#8220;Kita ujicoba seluruh serine tsunami. Kondisinya secara umum baik,&#8221; kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Rumainur, Selasa (26/2).</p>
<p>Ia merinci jumlah serine milik BPBD berjumlah 32 unit masing-masing 10 unit di Pariaman dan 22 unit di Kota Padang.</p>
<p>Selain itu ada enam unit serine milik BMKG yang juga dipercayakan pada BPBD dalam pengelolaannya.</p>
<p>Berdasarkan evaluasi ujicoba hari ini dari 32 itu 26 berfungsi dengan baik sementara empat unit tidak berfungsi. Enam unit serine BMKG berfungsi dengan baik pula.</p>
<p>&#8220;Ada lagi delapan unit serine untuk tujuh kabupaten dan kota pesisir di Sumbar milik BNPB. Semua berfungsi baik,&#8221; kata Rumainur.</p>
<p>Ia menyebut empat unit serine yang tidak berfungsi akan diperbaiki segera agar bisa digunakan kembali.</p>
<p>Keberadaan serine itu cukup vital bagi Sumbar yang memiliki potensi terjadinya gempa Megatrust disertai Tsunami.</p>
<p>Serine menjadi peringatan dini bagi warga kota jika ada ancaman terjadinya tsunami.</p>
<p>Kendali terhadap tombol serine berada di Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdal Ops) BPBD Sumbar yang berada di lokasi yang relatif aman dari tsunami.</p>
<p>Meski memiliki piranti peringatan dini tsunami, tetapi BPBD Sumbar mengajak masyarakat untuk memiliki &#8220;early warning sistem&#8221; sendiri yaitu jika terjadi gempa besar lebih dari 30 detik, segera evakuasi mandiri tanpa harus menunggu serine.</p>
<p>&#8220;Itu lebih efektif dari pada harus menunggu serine. Dengan demikian, jumlah korban bisa ditekan jika terjadi tsunami,&#8221; ujar Rumainur.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sirine-peringatan-dini-tsunami-di-sumbar-berfungsi-dengan-baik/">Sirine Peringatan Dini Tsunami di Sumbar Berfungsi dengan Baik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT Sumbar Salurkan Bantuan Untuk Korban Tsunami Selat Sunda</title>
		<link>https://prokabar.com/act-sumbar-salurkan-bantuan-untuk-korban-tsunami-selat-sunda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2019 15:45:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#Banten]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#selatsunda]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31155</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan bantuan untuk korban Tsunami Selat Sunda di Lampung dan Banten, Sabtu (23/2). Kepala...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-sumbar-salurkan-bantuan-untuk-korban-tsunami-selat-sunda/">ACT Sumbar Salurkan Bantuan Untuk Korban Tsunami Selat Sunda</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan bantuan untuk korban Tsunami Selat Sunda di Lampung dan Banten, Sabtu (23/2).</p>
<p>Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat, Zeng Wellf mengatakan, kendatipun sudah berlalu dua bulan paska kejadian, namun hingga sekarang masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“Alhamdulillah, bantuan ini kami berangkatkan melalui Truck hasil kerjasama ACT Sumatera Barat bersama Zataka dan Pemerintah Kota Sawahlunto. Sinergistas kemanusiaan ini terjalin karena bentuk kepedulian kita terhadap korban Tsunami Selat Sunda.” ungkapnya kepada infopublik melalu keterangan tertulis, Sabtu (23/2).</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, total bantuan yang disalurkan sebanyak 5 ton berupa logistik seperti beras, minyak goreng, makanan siap saji, rendang, air mineral, perlengkapan bayi dan wanita.</p>
<p>“Semoga dengan adanya bantuan ini bisa meringankan beban dari para korban Tsunami Selat Sunda hingga mampu untuk bangkit lagi dan bisa beraktivitas seperti biasanya. Dan kita juga dari ACT akan terus selalu berkomitmen agar masyarakat yang terkena dampak Tsunami Selat Sunda mampu bertahan kembali dan komitmen ini kami wujudkan dengan program wakaf perahu berupa 1000 kapal untuk para nelayan yang rusak kapalnya akibat terjangan Tsunami Selat Sunda”. ungkapnya.</p>
<p>Pihaknya juga mengucapkan ribuan terimakasih kepada para donator yang telah memberikan bantuan untuk para korban Tsunami Selat Sunda.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“Semoga apa yang diberikan oleh donator menjadi ladang amal dan pahala hendaknya”, tutupnya. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-sumbar-salurkan-bantuan-untuk-korban-tsunami-selat-sunda/">ACT Sumbar Salurkan Bantuan Untuk Korban Tsunami Selat Sunda</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 51/250 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.027 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:52:42 by W3 Total Cache
-->