<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#tkhi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tkhi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tkhi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Jun 2019 01:37:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#tkhi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tkhi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petugas Kesehatan Haji Dibekali Materi Kemampuan Komunikatif</title>
		<link>https://prokabar.com/petugas-kesehatan-haji-dibekali-materi-kemampuan-komunikatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jun 2019 01:37:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#haji2019]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#tkhi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=40605</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Faktor usia, beratnya prosesi haji, cuaca ekstrim atau ketidakmampuan beradaptasi dengan lingkungan sekitar membuat kondisi jemaah haji mengalami kelelahan dan stres sehingga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/petugas-kesehatan-haji-dibekali-materi-kemampuan-komunikatif/">Petugas Kesehatan Haji Dibekali Materi Kemampuan Komunikatif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Faktor usia, beratnya prosesi haji, cuaca ekstrim atau ketidakmampuan beradaptasi dengan lingkungan sekitar membuat kondisi jemaah haji mengalami kelelahan dan stres sehingga tidak mau beraktivitas atau sebaliknya beraktivitas secara berlebihan.</p>
<p>Iman Kastubi, Widyaiswara asal Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto Jawa Barat melalui keterangan resmi Kamis (27/6) mengatakan dengan keadaan seperti itu tentu butuh penanganan khusus tidak hanya perawatan secara medis.</p>
<p>“Sementara kemampuan teknis sebagai tenaga kesehatan yang diberikan hanya tindakan medis dengan pengobatan. Padahal bisa didukung dengan penanganan kekuatan mental dan mendorong motivasi spiritual kepada jemaah,” kata Iman.</p>
<p>Kemampuan komunikasi persuasif yang diberikan kepada Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dirasakan amat diperlukan. Terdapat empat macam materi komunikasi persuasif yang diberikan kepada TKHI yakni promosi kesehatan, akupresur/pijat, Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT), dan hipnoterapi.</p>
<p>Tujuannya untuk membuat perubahan pada sikap dan perilaku individu. Dalam setiap kesempatan melakukan komunikasi persuasif, Iman selalu menganjurkan para petugas kesehatan untuk membina suasana terlebih dulu agar materi yang disampaikan dapat lebih mudah diterima ketika keadaan sudah mulai cair.</p>
<p>Dalam melakukan promosi kesehatan, TKHI diajarkan bagaimana menyampaikan penyuluhan kepada jemaah haji untuk melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) atau imbauan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).</p>
<p>Materi berikutnya komunikasi berbasis Neuro Linguistic Programming (NLP). Teknik pengaturan pola pikiran bawah sadar ini telah dikenal masyarakat luas sebagai teknik penyembuhan dari penyakit tertentu, peningkatan kapasitas diri hingga kemampuan berkomunikasi di depan umum.</p>
<p>Dilanjutkan dengan teknik SEFT yang merupakan teknik pengembangan diri gabungan beberapa macam teknik terapi. Termasuk di antaranya ialah kekuatan spiritual untuk mengatasi berbagai macam masalah fisik, emosi, pikiran, sikap, motivasi, perilaku dan pengembangan diri.</p>
<p>Pada teknik ini, peserta diminta untuk melakukan persiapan dulu (setup) dengan menepuk pangkal bawah tangan atau menekan dan memutar titik di sekitar dada bagian atas. Kemudian dilanjutkan dengan mengetuk titik-titik meridian yang berada di area wajah, dada dan jari tangan.</p>
<p>Terakhir, para peserta juga menerima materi hipnoterapi. Pikiran manusia jika dibagi dua, maka akan terdiri dari alam sadar (12 persen) dan alam bawah sadar (88 persen). Mayoritas pikiran bahwa sadar tersebut menjadi wilayah kejiwaan yang membentuk emosi, intuisi, memori jangka panjang dan naluri.</p>
<p>Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan kemampuan hipnoterapi, salah satunya untuk terapi gangguan fisik dan psikologis. Seluruh peserta diperkenalkan dengan protokol atau tahapan demi tahapan tindakan yang harus dilakukan untuk menghipnosis orang.</p>
<p>Metode hipnoterapi ini terbukti ampuh untuk mengatasi masalah kejiwaan seperti fobia kecemasan meninggalkan keluarga. Iman berharap jemaah haji bisa mandiri menyelesaikan masalahnya tanpa bergantung pada tenaga kesehatan.</p>
<p>“Yang sakit bisa kembali sehat sambil bersabar yakin akan pertolongan Allah. Sedangkan yang sehat dapat membantu petugas kesehatan TKHI yang 3 orang tidak dibebani dengan kebutuhan penanganan yang berlebihan. Jemaah saling memperhatikan, saling dukung, saling menyelamatkan, dan menyehatkan,” kata Iman.</p>
<p>Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Eka Jusup Singka berharap para TKHI ini dapat menggunakan kemampuan komunikasi persuasif ini kepada jemaah haji yang membutuhkan.</p>
<p>“Hal ini mengingat para TKHI yang sehari-hari menangani jemaah secara langsung dalam kelompok terbangnya. Teknik komunikasi seperti ini menjadi salah satu upaya untuk melengkapi kemampuan teknis tenaga kesehatan untuk memandirikan jemaah dalam memelihara kesehatannya,” kata Eka. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/petugas-kesehatan-haji-dibekali-materi-kemampuan-komunikatif/">Petugas Kesehatan Haji Dibekali Materi Kemampuan Komunikatif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenkes Perketat Proses Seleksi Tenaga Kesehatan Haji, Ini Alasannya</title>
		<link>https://prokabar.com/kemenkes-perketat-proses-seleksi-tenaga-kesehatan-haji-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jan 2019 09:40:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Haji]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[#tkhi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=29345</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah berupaya meningkatkan mutu penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya, termasuk di bidang kesehatan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bertekad selalu memberikan layanan kesehatan terbaik...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenkes-perketat-proses-seleksi-tenaga-kesehatan-haji-ini-alasannya/">Kemenkes Perketat Proses Seleksi Tenaga Kesehatan Haji, Ini Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah berupaya meningkatkan mutu penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya, termasuk di bidang kesehatan.</p>
<p>Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bertekad selalu memberikan layanan kesehatan terbaik bagi setiap jemaah haji, salah satunya dengan cara memperketat proses rekrutmen petugas kesehatan haji dengan persyaratan tes kesehatan terpadu.</p>
<p>Hal ini diungkapkan Kepala Pusat Kesehatan Haji, Eka Jusuf Singka, saat memberikan arahan kepada 244 dokter calon Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dalam forum pembekalan selama 3 hari (24-26 Januari 2019) di Jakarta.</p>
<p>Forum pembekalan merupakan bagian dari rangkaian proses rekrutmen yang harus dilalui oleh calon TKHI, yang mana jumlahnya akan ditetapkan kemudian setelah berkoordinasi dengan Kementerian Agama.</p>
<p>Pada forum tersebut, di samping menerima materi pembelajaran kesehatan haji 2018, para peserta juga mengikuti tahapan seleksi penerimaan tenaga kesehatan haji melalui sejumlah tes kesehatan seperti tes Napza, tes kebugaran, psikotes (metode MMPI) sampai dengan wawancara.</p>
<p>Tes yang dilakukan secara terintegrasi ini baru dilaksanakan pada proses rekrutmen tenaga kesehatan haji tahun 2019. Dengan beberapa pengujian ini Kemenkes ingin memastikan kualitas TKHI yang bertugas ke Arab Saudi harus yang unggul.</p>
<p>Salah seorang peserta forum pembekalan, Nurhadi, asal Kota Purwakarta Jawa Barat menyambut positif diselenggarakannya kegiatan ini. Menurutnya, semua peserta antusias mengikuti proses rekrutmen dan merasakan manfaatnya bagi tenaga kesehatan yang akan diberangkatkan ke tanah suci.</p>
<p>“Dulu tidak ada <em>workshop</em> dan tes seperti ini. Jadi manfaatnya selain menyatukan visi pelayanan jemaah juga untuk mendapatkan petugas yang layak,” ujar Nurhadi yang pernah juga menjadi TKHI pada 2012.</p>
<p>Dalam kesempatan pembekalan, Kapuskes Haji menjelaskan peran, tanggung jawab dan tantangan yang akan dihadapi selama bertugas di tanah suci.</p>
<p>“Petugas haji harus bekerja all out. Prinsipnya harus SHAR’I; Sigap, Handal, Amanah, Responsif, Inisiatif,” terang Eka.</p>
<p>Lebih lanjut, Eka juga memotivasi para dokter peserta forum pembekalan tersebut untuk menjaga jiwa korsa, nama baik kementerian dan nama baik bangsa menjadi kewajiban bersama seluruh penyelenggara kesehatan haji.</p>
<p>“TKHI ini orang-orang pilihan yang hebat, harus menjalankan fungsi promotif, preventif, kuratif hingga rehabilitatif kepada jemaahnya,” kata Eka meyakinkan.</p>
<p>Sebelumnya, Kemenkes juga telah mengadakan kegiatan serupa untuk tenaga dokter dari wilayah Indonesia bagian timur pada tanggal 22-24 Januari 2019 di Surabaya. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenkes-perketat-proses-seleksi-tenaga-kesehatan-haji-ini-alasannya/">Kemenkes Perketat Proses Seleksi Tenaga Kesehatan Haji, Ini Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/58 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.012 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:17:00 by W3 Total Cache
-->