<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#tka Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tka/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Aug 2021 08:53:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#tka Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tka/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>TKA China Kuliti Buaya 3 Meter dan Dijadikan Sop</title>
		<link>https://prokabar.com/tka-china-santap-buaya-3-meter-dan-dijadikan-sop/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2021 08:53:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bksda]]></category>
		<category><![CDATA[#buaya]]></category>
		<category><![CDATA[#china]]></category>
		<category><![CDATA[#tka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93521</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sulawesi Utara, Prokabar.com &#8211; TKA asal China kuliti dan santap buaya 3 meter dijadikan sop. Beredar foto dan video di media sosial seekor buaya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tka-china-santap-buaya-3-meter-dan-dijadikan-sop/">TKA China Kuliti Buaya 3 Meter dan Dijadikan Sop</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sulawesi Utara, <a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a> &#8211; </strong>TKA asal China kuliti dan santap buaya 3 meter dijadikan sop.</p>
<p>Beredar foto dan video di media sosial seekor buaya 3 meter terikat dan menjadi pertunjukan para penambang. Peristiwa itu terjadi di kawasan industri, pertambangan nikel di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Rabu (25/8).</p>
<p>Kasus tersebut diselidiki langsung oleh Balai Konservansi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara (Sultra). Kepala BKSDA Sakrianto Djawie mengatakan kelakukan TKA China membunuh buaya itu adalah kesalahan besar. Karena buaya merupakan satwa yang dilindungi sesuai Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.</p>
<p>&#8220;Kami sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan langsung menurunkan tim ke lokasi tambang yang menurut infotmasi kami terima adalah tempat kejadian penemuan buaya. Seperti yang viral di mesia sosial, kalau sudah dikuliti dan dibunuh,&#8221; kata Sakrianto, mengutip dari CNN, Kamis (26/8).</p>
<p><strong>BACA JUGA :</strong></p>
<ul>
<li class="post-title entry-title left">
<h4><strong><a href="https://prokabar.com/kembali-pemerintah-terima-bantuan-alat-alat-kesehatan-dari-china/">Kembali Pemerintah Terima Bantuan Alat-Alat Kesehatan dari China</a></strong></h4>
</li>
<li class="post-title entry-title left">
<h4><strong><a href="https://kampartrapost.com/rilis-rancangan-aturan-teknologi-baru-saham-teknologi-china-anjlok/">Rilis Rancangan Aturan Teknologi Baru, Saham Teknologi China Anjlok</a> </strong></h4>
</li>
</ul>
<p>Sakrianto juga menyampaikan daging buaya itu habis disantap termasuk tulang dan kulitnya dijadikan sop. Selain itu, TKA yang menyantapnya tidak bisa berbahasa Indonesia.</p>
<p>&#8220;Keterangan sementara (TKA) tidak tahu bahwa buaya itu dilindungi, tapi mungkin besok kita panggil yang bertanggung (pelakunya) karena mereka tidak tahu bahasa Indonesia. Besok mereka akan didampingi penerjemahnya, pelakunya ada lima orang,&#8221; kata Sakrianto.</p>
<p>Kini, buaya jenis muara itu dalam kondisi sekarat. Hal itu bisa jadi karena pengaruh limbah pabrik yang masuk ke rawa sebagai habitat buaya tersebut.</p>
<p><strong>BACA JUGA :</strong></p>
<ul>
<li class="post-title entry-title left">
<h4 class="post-title entry-title left"><strong><a href="https://prokabar.com/dramatis-tumbangkan-pasangan-china-greysia-polii-apriyani-cetak-sejarah-lolos-ke-semifinal-olimpiade/">Dramatis! Tumbangkan Pasangan China, Greysia Polii/Apriyani Cetak Sejarah Lolos ke Semifinal Olimpiade</a></strong></h4>
</li>
<li>
<h4><strong><a href="https://kampartrapost.com/perdana-wakil-presiden-as-kunjungi-singapura-tangkal-pengaruh-china/">Perdana! Wakil Presiden AS kunjungi Singapura Tangkal Pengaruh China</a></strong></h4>
</li>
</ul>
<p>&#8220;Daerah Morosi itu kan banyak rawa, sungai juga ada. Habitat buaya di situ, tapi sudah rusak karena adanya aktifitas pertambangan di situ, akhirnya dia naik ke darat,&#8221; ungkap Sakrianto.</p>
<p>Sementara itu, TKA China yang membunuh buaya terancam hukuman 5 tahun karena telah melanggar Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistemnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tka-china-santap-buaya-3-meter-dan-dijadikan-sop/">TKA China Kuliti Buaya 3 Meter dan Dijadikan Sop</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenkumham : TKA Pertambangan Emas di Solsel Dipastikan Ilegal</title>
		<link>https://prokabar.com/kemenkumham-tka-pertambangan-emas-di-solsel-dipastikan-ilegal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2019 10:49:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkumham]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#tka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=48132</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Aro, Prokabar &#8211; Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) Sumatera Barat,Suharman menyatakan jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenkumham-tka-pertambangan-emas-di-solsel-dipastikan-ilegal/">Kemenkumham : TKA Pertambangan Emas di Solsel Dipastikan Ilegal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Aro, Prokabar</strong> &#8211; Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) Sumatera Barat,Suharman menyatakan jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) yang memiliki izin dan bekerja di Solok Selatan hanya 16 orang, dan semuanya bekerja di sektor perkebunan.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau ada ditemukan orang asing bekerja di lokasi pertambangan emas dipastikan illegal,&#8221; katanya saat rapat koordinasi Tim Pora, Kamis (3/10).</p>
<p>Menurut dia, kemungkinan juga ada TKA tidak resmi bekerja di Solok Selatan, karena sumberdaya alam di kabupaten itu cukup kaya seperti pertambangan emas.</p>
<p>Kalau suatu saat nanti katanya, ditemukan orang asing di luar yang 16 orang itu, maka perlu koordinasi yang lebih baik antara Pemerintah Daerah dengan Imigrasi melalui Tim Pora.</p>
<p>&#8220;Dengan koordinasi yang baik antara Tim Pora maka pengawasan dan penindakan orang asing akan lebih baik, dan bagi yang ilegal bisa dilakukan penindakan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Solok Selatan katanya, memiliki cakupan wilayah cukup luas dan juga berbatasan dengan provinsi lain yaitu Jambi sehingga sedikit banyaknya akan mempengaruhi lalu lintas orang asing.</p>
<p>Kepala Imigrasi Kelas I TPI Padang Elvi Sahlanmengatakan, kalau ada laporan keberadaan orang asing tersebut tidak sesuai dengan laporan ke Imigrasi maka pihaknya akan koordinasi dengan OPD terkait atau Tim Pora Solok Selatan.</p>
<p>&#8220;Kalau keberadaannya berbeda dengan laporan ke Imigrasi maka kami akan melakukan penyelidikan sejauhmana keberadaan orang asing tersebut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia berharap, Tim Pora saling berbagai informasi terkait pengawasan orang asing dengan harapan bisa menciptakan inovasi dalam pengawasan.</p>
<p>Tim Pora untuk Solok Selatan berjumlah 25 orang yang terdiri dari OPD terkait Forkopimda serta melibatkan Kecamatan.</p>
<p>Asisten I Setdakab Solok Selatan Fidel Efendi mengatakan, lalu lintas orang asing harus diawasi dengan baik sebab selain memiliki dampak positif juga ada negatifnya.</p>
<p>Sebagai contoh katanya, bisa saja orang asing melakukan praktik perdagangan manusia atau bukan seorang ahli di bidangnya, tetapi hanya pekerja kasar sehingga merugikan pekerja lokal.</p>
<p>&#8220;Karena itu perlu adanya tim pengawasan lalu lintas orang asing karena untuk melakukannya tidak mungkin hanya satu instansi saja,&#8221; ujarnya. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenkumham-tka-pertambangan-emas-di-solsel-dipastikan-ilegal/">Kemenkumham : TKA Pertambangan Emas di Solsel Dipastikan Ilegal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wamen ESDM Akan Turunkan Peneliti ke Manggani</title>
		<link>https://prokabar.com/wamen-esdm-akan-turunkan-peneliti-ke-manggani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2018 03:57:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#LimaPuluhKota]]></category>
		<category><![CDATA[#Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[#tka]]></category>
		<category><![CDATA[#VBM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=24843</guid>

					<description><![CDATA[<p>Limapuluh Kota, Prokabar — Heboh soal tambang emas bekas belanda di Manggani, diduga dimasuki orang China,  Wakil Menteri ESDM  Arcandra Tahar berjanji, akan menurunkan peneliti...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wamen-esdm-akan-turunkan-peneliti-ke-manggani/">Wamen ESDM Akan Turunkan Peneliti ke Manggani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Limapuluh Kota,</strong> <strong>Prokabar — </strong>Heboh soal tambang emas bekas belanda di Manggani, diduga dimasuki orang China,<span class="Apple-converted-space">  </span>Wakil Menteri ESDM<span class="Apple-converted-space">  </span>Arcandra Tahar berjanji, akan menurunkan peneliti ke sana.</p>
<p>&#8220;Ingatkan saya untuk menurunkan tim Litbang ESDM,&#8221; kata Arcandra Tahar, kepada Prokabar, Rabu (28/11) di balik gagang teleponenya.</p>
<p>Arcandra Tahar menyebut, tim akan turun dalam waktu dekat. &#8220;Insya Allah,&#8221; kata urang awak yang dikenal sebagai deader dalam menggerakan kebijakan pro rakyat di Kementrian ESDM itu.</p>
<p>Sebelumnya, Wamen ESDM saat menghadiri undangan tokoh muda Luak Limopuluah Muhammad Bayu Vesky meresmikan sumur bor bantuan Kemen ESDM di Pondok Pesantren Al Makmur, Tungkar, Situjuah, Lima Puluh Kota, juga dapat kabar soal Manggani ini dari Bupati Irfendi.</p>
<p>Setengah berkelakar, ahli tambang yang lama tinggal di Amerika itu mengaku kepada Bupati Irfendi Arbi pada Oktober lalu, jika tidak semua emas berwarna kuning dan tidak semua yang kuning emas.</p>
<p>&#8220;Namun begitu, terkait potensi emas manggani yanh disampaikan pak Bupati, kami perlu melakukan penelitian dulu. Akan kami teliti,&#8221; jelas Arcandra Tahar. (<b>vbm</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wamen-esdm-akan-turunkan-peneliti-ke-manggani/">Wamen ESDM Akan Turunkan Peneliti ke Manggani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/87 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.021 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 18:17:36 by W3 Total Cache
-->