<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#tiku Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tiku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tiku/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Oct 2022 14:59:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#tiku Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tiku/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Pembunuhan di Tiku Utara, Jadikan Hikmah Menjaga Anak Lebih Intensif</title>
		<link>https://prokabar.com/kasus-pembunuhan-di-tiku-utara-jadikan-hikmah-menjaga-anak-lebih-intensif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2022 14:59:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tiku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=107433</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar &#8211; Tim Gabungan Satuan Reserse Polres Agam gerak cepat mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi Rabu (28/9) malam lalu. Hanya berselang sekitar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kasus-pembunuhan-di-tiku-utara-jadikan-hikmah-menjaga-anak-lebih-intensif/">Kasus Pembunuhan di Tiku Utara, Jadikan Hikmah Menjaga Anak Lebih Intensif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar</strong> &#8211; Tim Gabungan Satuan Reserse Polres Agam gerak cepat mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi Rabu (28/9) malam lalu. Hanya berselang sekitar tiga jam kejadian dari temuan jasad korban, petugas berhasil meringkus pelaku.</p>
<p>Aksi sadis Pelaku berinisial YI (38) membunuh korban yang masih gadis berumur 16 tahun. Hanya masalah sepele, tidak mau membawakan alat berupa sabit untuk menyabit rumput, pelaku tega memukul kepala korban sampai meninggal di tempat kejadian.</p>
<p>Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian melalui Waka Polres Agam, Kompol Andrizal Guci mengatakan, informasi didapat petugas sekitar pukul 18.00 WIB, adanya temuan seorang gadis belia meninggal dunia dalam keadaan luka-luka di sebuah kebun sawit Bukik Batu Apuang, Jorong Durian Kapeh, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam.</p>
<p>Tidak lama berselang waktu, team gabungan Reskrim Polres Agam langsung bergerak dan berhasil menangkap pelaku berinisial YI (38), yang merupakan tetangga satu kampung dan dikenal baik oleh korban dan keluarganya.</p>
<p>&#8220;Peristiwa ini handaknya menjadi pelajaran kepada kita semua. Terutama seluruh lapisan masyarakat, untuk lebih jeli dan memperhatikan anak kemenakan dan keluarga terdekat kita. Potensi masalah itu sangat lah rentan terjadi, termasuk aksi kekerasan dan sampai pada pembunuhan,&#8221; ungkap Waka Polres Agam, Kompol A. Guci.</p>
<p>Kejadian diketahui di Bukik Batu Apuang, Jorong Batu Durian Kapeh, Kecamatan Tanjung Mutiara. Tepatnya di sebuah ladang sawit, Padang Kuciang, Bukik Batu Apuang.</p>
<p>Setelah mendapat laporan masyarakat, Team Satreskrim Polres Agam langsung mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP, ditemukan tangkai atau pegangan parang dalam kondisi patah di sekitar lokasi.</p>
<p>&#8220;Dari pengembangan, petunjuk tersebut mengarah kepada satu orang laki-laki atas nama YI, kemudian dilakukan introgasi akhirnya pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dari kejadian ini lanjutnya, pihaknya menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk lebih ketat dan cepat menyikapi persoalan. Cepat tanggap dan peka dari segala sesuatu hal yang ada dalam rumah tangga terutama anak dan istri, maupun sanak keluarga atau kemenakan.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai anak kemenakan atau kekeluarga terdekat kita menjadi korban atau menjadi pelaku kejahatan. Baik kejahatan kekerasan, penyalahgunaan narkotika, atau kriminal umum lainnya. Peristiwa pembunuhan yang terjadi di Bukik Batu Apuang, Nagari Tiku Utara hendaknya menjadi hikmah kepada kita semua,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kasus-pembunuhan-di-tiku-utara-jadikan-hikmah-menjaga-anak-lebih-intensif/">Kasus Pembunuhan di Tiku Utara, Jadikan Hikmah Menjaga Anak Lebih Intensif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Isi Waktu Ramadan, Pemuda Tiku Selatan Ajak Anak Panti Asuhan Membaca Buku</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-cara-pemuda-tiku-selatan-ajak-anak-panti-asuhan-membaca-buku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2021 03:00:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#membaca]]></category>
		<category><![CDATA[#tiku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86302</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Mengisi dan memanfaatkan waktu luang di bulan Ramadan, Pemuda Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam mengajak anak panti asuhan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cara-pemuda-tiku-selatan-ajak-anak-panti-asuhan-membaca-buku/">Isi Waktu Ramadan, Pemuda Tiku Selatan Ajak Anak Panti Asuhan Membaca Buku</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s2"><strong>Agam, Prokabar —</strong> Mengisi dan memanfaatkan waktu luang di bulan Ramadan, </span><span class="s1">Pemuda Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam mengajak anak panti asuhan di daerah itu untuk membaca buku.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pj. Wali Nagari Tiku Selatan, Weri Ikhwan mengatakan, kegiatan yang disebut dengan “Cakrawalaku” itu (Membaca dan bermain di alam terbuka Tiku) berlangsung, Sabtu (24/4) di Panti Aisyiyah Tiku dilansir Prokabar dari MC Agam, Senin (26/4).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lenih lanjut, ia menjelaskan sejumlah anak muda Tiku mengisi waktu luang dengan kegiatan berfaedah yaitu membaca buku difasilitasi oleh Pemerintah Nagari Tiku Selatan melalui mobil pustaka kelilingnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Alhamdulillah, kegiatan tersebut di sambut baik warga panti asuhan. Kemudian ditutup dengan buka puasa bersama,” jelasnya</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Weri menambahkan, kunjungan mereka ke panti tersebut tidak hanya di bulan Ramadan saja, tetapi berkelanjutan ke dalam program kunjungan kegiatan cakrawalaku setiap minggu di hari biasa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menanggapi itu, selaku wali nagari, ia mengapresiasi aksi anak muda nagari Tiku Selatan dalam menyemarakkan Ramadan dengan kegiatan bermanfaat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia berharap aksi tersebut akan menjadi contoh tauladan bagi anak muda lainnya dalam membangun kampung. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cara-pemuda-tiku-selatan-ajak-anak-panti-asuhan-membaca-buku/">Isi Waktu Ramadan, Pemuda Tiku Selatan Ajak Anak Panti Asuhan Membaca Buku</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kue Bongko Diburu Masyarakat Tiku Jelang Berbuka</title>
		<link>https://prokabar.com/kue-tradisional-ini-paling-banyak-diburu-masyarakat-tiku-saat-berbuka-puasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2021 04:34:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kuetradisional]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#tiku]]></category>
		<category><![CDATA[Kue Bongko]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86244</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar.com — Kue bongko adalah menu khas buka puasa yang digemari masyarakat di Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara. Kalau sudah datang Ramadan, masyarakat Tiku...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kue-tradisional-ini-paling-banyak-diburu-masyarakat-tiku-saat-berbuka-puasa/">Kue Bongko Diburu Masyarakat Tiku Jelang Berbuka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, <a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a> — </strong>Kue bongko adalah menu khas buka puasa yang digemari masyarakat di Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara.</p>
<p>Kalau sudah datang Ramadan, masyarakat Tiku paling banyak mencari kue Bongko.</p>
<p>Masyarakat ramai memburut kue ini untuk tambahan menu berbuka puasa.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Kue yang terbungkus daun pisang itu memiliki rasa yang manis.</p>
<p data-reader-unique-id="4"><strong>Baca Juga:</strong></p>
<ul>
<li data-reader-unique-id="4"><a href="https://prokabar.com/membangunkan-sahur-mesti-santun/"><strong>Membangunkan Sahur Mesti Santun</strong></a></li>
<li data-reader-unique-id="4"><a href="https://prokabar.com/tradisi-mtq-lestari-selama-dua-dekade-di-kapuk-kalumbuk/"><strong>Tradisi MTQ Lestari Selama Dua Dekade di Kapuk Kalumbuk</strong></a></li>
<li data-reader-unique-id="4"><a href="https://prokabar.com/baznas-padang-persiapkan-program-ramadan-berbagi/"><strong>Baznas Padang Persiapkan Program Ramadan Berbagi</strong></a></li>
</ul>
<p data-reader-unique-id="4">Proses pembuatannya-pun tergolong sederhana, dengan mengandalkan tepung beras sebagai bahan utama.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Rebusan tepung beras dicampur dengan pewarna alami dari perasan air pandan.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Kemudian, tinggal mencampur pemanis dari gula merah halus pada rebusan tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Terakhir, tambahan perasan santan murni seblum masuk dalam proses pengukusan.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Kue ini sudah jadi salah satu makanan khas setiap Ramadan dan menjadi bagian dari sejarah serta kebudayaan bagi masyarakat Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Menemukan kue Bongki ini sangat sulit pada hari biasa.</p>
<p data-reader-unique-id="7"><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<ul>
<li data-reader-unique-id="7"><a href="https://milenialisme.com/opini/di-era-digital-humas-wajib-belajar-lagi/"><strong>Di Era Digital, Humas Digital Wajib Tingkatkan Pelayanan</strong></a></li>
<li data-reader-unique-id="7"><a href="https://milenialisme.com/ramadhan/menjaga-komitmen-moral-selama-ramadhan/"><strong>Menjaga Komitmen Moral Selama Ramadhan</strong></a></li>
<li data-reader-unique-id="7"><a href="https://milenialisme.com/berita/soeharto-bangun-999-masjid-dari-sedekah-umat-islam/"><strong>Soeharto Bangun 999 Masjid dari Sedekah Umat Islam</strong></a></li>
</ul>
<p data-reader-unique-id="8">Harganya-pun cukup terjangkau Rp5.000 per bungkus.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Hal ini tentu membuat pengunjung tidak perlu berpikir dua kali untuk membelinya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Tidak saja masyarakat Tiku, rasa penasaran dan kerinduan juga ada pada masyarakat yang lewat dari Pasaman maupun dari Padang.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Rasa kue Bongko sangat khas, karena memasaknya secara tradisional menggunakan kayu bakar dalam tungku besar, sehingga memberi aroma khas.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Nelfi (45), salah seorang warga masyarakat Tiku, menuturkan, kuliner Ramadan Kue Bongko ini sangat banyak peminatnya.</p>
<p data-reader-unique-id="12">“Tiap tahun kita selalu membelinya dan menjadikan kue ini menjadi menu utama.</p>
<p data-reader-unique-id="12">&#8220;Saya dan anak-anak sangat menyukainya karena rasanya enak,” terangnya di MC Agam, Minggu (25/4). (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kue-tradisional-ini-paling-banyak-diburu-masyarakat-tiku-saat-berbuka-puasa/">Kue Bongko Diburu Masyarakat Tiku Jelang Berbuka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pohon Tumbang Hantam Rumah Warga Di Palembayan Dan Pasia Tiku</title>
		<link>https://prokabar.com/pohon-tumbang-hantam-rumah-warga-di-palembayan-dan-pasia-tiku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2020 16:01:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PohonTumbang]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tiku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58354</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Pohon Tumbang melanda di Dua Kecamatan, Kabupaten Agam, Rabu (29/1). Akibatnya, 2 unit rumah warga dan 1 unit kabel listrik rusak....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pohon-tumbang-hantam-rumah-warga-di-palembayan-dan-pasia-tiku/">Pohon Tumbang Hantam Rumah Warga Di Palembayan Dan Pasia Tiku</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Pohon Tumbang melanda di Dua Kecamatan, Kabupaten Agam, Rabu (29/1). Akibatnya, 2 unit rumah warga dan 1 unit kabel listrik rusak.</p>
<p>Kejadian pertama berlangsung di Jorong Pantanam, Nagari Tigo Koto Silungkang Timur, Kecamatan Palembayan. Kejadian pukul 02.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Pohon tumbang itu menimpa atap rumah warga, sehingga atap rumah bocor. Dan penghuni terpaksa mengungsi ke rumah warga sebelah,&#8221; ungkap Kalak BPBD Agam, Muhammad Lutfi, Rabu (29/1).</p>
<p>Sementara itu, pohon tumbang di Jorong Pasia Tiku, Nagari Tiku selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara terjadi pukul 01.00 WIB. &#8220;Material pohon tumbang mengenai kabel listrik dan menimpa 1 unit warung milik Elia (49). Kerugian lebih kurang Rp5 juta,&#8221; terangnya.</p>
<p>Satgas BPBD Kabupaten Agam dipimpin Kabid Kedaruratan dan Logistik, Syafrizal, bersama Satpol PP dan Damkar, Pemerintah Kecamatan, Nagari dan KSB telah melakukan pendataan dan pembersihan material pohon tumbang.</p>
<p>Selain melakukan pembersihan material pohon tumbang, Satgas BPBD Agam juga melakukan penebangan pohon yang berpotensi tumbang.</p>
<p>&#8220;Adapun penyebabnya robohnya batang pinang itu, mengakibatkan tiang penyangga atap rumah patah dan atap rusak parah. Penghuni rumah sekarang mengungsi ke rumah warga sebelah. Karena rumah tersebut tidak bisa dihuni karena hujan,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pohon-tumbang-hantam-rumah-warga-di-palembayan-dan-pasia-tiku/">Pohon Tumbang Hantam Rumah Warga Di Palembayan Dan Pasia Tiku</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unik, TPS 27 di Tanjung Mutiara Mirip Pelaminan Pesta Pernikahan</title>
		<link>https://prokabar.com/unik-tps-27-di-tanjung-mutiara-mirip-pelaminan-pesta-pernikahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2019 12:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemilu 2019]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pemilu2019]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tiku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34923</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tiku Selatan, Prokabar — Suasana penyelenggaraan pesta demokrasi 2019 terlihat unik di TPS 27,  Kanagarian Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. Pasalnya, KPPS setempat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/unik-tps-27-di-tanjung-mutiara-mirip-pelaminan-pesta-pernikahan/">Unik, TPS 27 di Tanjung Mutiara Mirip Pelaminan Pesta Pernikahan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Tiku</strong> <strong>Selatan</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Suasana penyelenggaraan pesta demokrasi 2019 terlihat unik di TPS 27,<span class="Apple-converted-space">  </span>Kanagarian Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. Pasalnya, KPPS setempat menghias tempat pemungutan suara tersebut seperti layaknya pesta pernikahan ala Minang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kita apresiasi kreatif KPPS yang telah menghiasi TPS, sehingga terlihat lebih bagus layaknya pesta pernikahan,&#8221; ujar Bupati Agam, Indra Catri saat mengunjungi lokasi tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ide kreatif bertujuan menarik minat dan perhatian masyakat untuk berkunjung serta menggunakan hak pilihnya ke TPS. Berharap ide kreatif tersebut hendaknya meningkatkan partisipasi masyarakat. Bupati juga meminta panitia untuk bisa targetkan peserta menggunakan hak pilih 80 persen di TPS tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Camat Tanjung Mutiara, Yogi Astarian menambahkan, TPS unik tersebut menjadi bukti upaya penyelenggara untuk memaksimalkan mensukseskan pesta demokrasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;TPS di Tanjung Mutiara sebanyak 93 unit. kita mengajak masyarakat beramai-ramai datang ke TPS untuk menentukan hak pilihnya. Dan menjadi pemilih cerdas menentukan pemimpin 5 tahun kedepan,&#8221; pungkas Yogi. (<b>rud</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/unik-tps-27-di-tanjung-mutiara-mirip-pelaminan-pesta-pernikahan/">Unik, TPS 27 di Tanjung Mutiara Mirip Pelaminan Pesta Pernikahan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mampir ke Tiku, Rugi Rasanya Jika Tidak Mencicipi Makan Ini</title>
		<link>https://prokabar.com/mampir-ke-tiku-rugi-rasanya-jika-tidak-mencicipi-makan-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2019 08:31:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kulinerminang]]></category>
		<category><![CDATA[#kulinersumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#tiku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32305</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tiku, Prokabar — Matahari tegak dan merekah di balik awan gelap langit Tiku Selatan, Kabupaten Agam, Senin (11/3) siang. Hujan yang semula lebat, berangsur berhenti,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mampir-ke-tiku-rugi-rasanya-jika-tidak-mencicipi-makan-ini/">Mampir ke Tiku, Rugi Rasanya Jika Tidak Mencicipi Makan Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tiku</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Matahari tegak dan merekah di balik awan gelap langit Tiku Selatan, Kabupaten Agam, Senin (11/3) siang. Hujan yang semula lebat, berangsur berhenti, perutpun mulai keroncongan.</p>
<p>Bila sudah begini dan kebetulan lewat di Tiku Selatan, para pengendara agaknya bisa menyambangi Rumah Makan Takana Juo, untuk mengisi perut yang lapar. Apalagi yang hobi menyantap kuliner ala masyarakat Minang di pinggiran pantai. Rumah makan yang terletak di dalam gang jalan menuju SMP 1 Tiku Selatan ini, paling cocok disinggahi.</p>
<p>&#8220;Di sini enak, murah pula. Di sini saja kita makan siangnya,&#8221; kata rekan Prokabar.com, Yolanda.</p>
<p>Makan di rumah makan milik Sefa Liana ini, ternyata memang luar biasa enak dan nikmatnya. Salah satu daya enaknya ialah, aroma nasi yang khas saat dihidangkan dengan dibungkus daun pisang.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>&#8220;Ditambah, olahan lauk pauk lokan dan ikan laut segar. Rasanya minang sekali,&#8221; lanjut Yolanda.</p>
<p>Di sisi lain, selain enaknya nendang dan harga murah, kualitas rumah makan ini ternyata sudah teruji. Pada 19 Mei 2017 lalu, rumah makan dengan bangunan ala rumah makan pedesaan ini, pernah menyabet juara III, lomba implementasi Forikan pada rumah makan yang diberikan langsung Ketua Forikan Sumbar, Nevi Irwan Peayitno. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mampir-ke-tiku-rugi-rasanya-jika-tidak-mencicipi-makan-ini/">Mampir ke Tiku, Rugi Rasanya Jika Tidak Mencicipi Makan Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ternak Warga Nagari Tiku V Jorong Dimangsa Buaya</title>
		<link>https://prokabar.com/ternak-warga-nagari-tiku-v-jorong-dimangsa-buaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2019 15:18:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksda]]></category>
		<category><![CDATA[#buaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tiku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=30864</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanjung Mutiara, Prokabar — Penghuni rawa dan muara sungai memangsa beberapa ekor hewan ternak warga di Jorong Labuah, Nagari Tiku V Jorong beberapa waktu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ternak-warga-nagari-tiku-v-jorong-dimangsa-buaya/">Ternak Warga Nagari Tiku V Jorong Dimangsa Buaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanjung</strong> <strong>Mutiara</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Penghuni rawa dan muara sungai memangsa beberapa ekor hewan ternak warga di Jorong Labuah, Nagari Tiku V Jorong beberapa waktu lalu. Kejadian tersebut sempat membuat warga resah dan kuatir akan kehadiran predator purba tersebut.</p>
<p>Menurut Azmi, pemilik ternak tersebut Buaya dengan panjang sekitar 4 meter bersama anaknya berhasil memangsa 1 ekor kambing, 1 ekor angsa dan belasan ekor ayam ternak miliknya dan warga lainnya. Bahayanya, buaya tersebut sudah mulai berani mendekati pemukiman.</p>
<p>BKSDA Resor Agam mendapati laporan dari Bripka Reffren, Bhabinkamtibmas setempat langsung mendatangi lokasi.</p>
<p>&#8220;Kami langsung melakukan pertemuan dengan warga di masjid setempat untuk mengsosialisasikan dan memberikan penyuluhan agar tidak beraktifitas dan melepaskan ternaknya disekitar lokasi rawa tersebut,&#8221; ungkap PEH (Pengendali Ekosistem Hutan) BKSDA Resor Agam, Ade Putra.</p>
<p>Jarak rawa dengan pemukiman yang hanya 25 meter membuat warga menjadi resah dan meminta dilakukan penanganan terhadap satwa bernama latin Crododylus Porosus tersebut. Langkah awal melakukan identifikasi terhadap penyebab dan kondisi habitat lingkungan sekitar kejadian.</p>
<p>Berdasarkan hasil identifikasi sementara di lapangan, diduga buaya tersebut memangsa ternak warga akibat berkurangnya pakan di dalam habitatnya. Persaingan sesama individu Crocodil itu juga disebabkan penyempitan lahan yang sebagian sudah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.</p>
<p>Untuk lokasi yabg berdekatan dengan pemukiman, BKSDA berencana bersama warga akan memasang jaring pengaman disekitar antara batas rawa dengan pemukiman.</p>
<p>&#8220;Kita akan memasang jaring sepanjang 100 meter lebih. Hal ini mengantisipasi Buaya untuk naik ke darat dan juga mencegah warga terutama anak-anak untuk mendekati rawa tersebut,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sebelumnya, BKSDA Resor Agam juga sedang melakukan penanganan dan pemantauan terhadap Buaya yang bertelur. Lokasi tidak jauh dari lokasi penyerangan ternak warga. Lokasi berada di Perkebunan Kelapa Sawit milik warga di Jorong Ujung Labuang Nagari Tiku V Jorong. &#8220;Telur buaya tersebut diperkirakan akan menetas pada awal bulan April nanti,&#8221; pungkasnya. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ternak-warga-nagari-tiku-v-jorong-dimangsa-buaya/">Ternak Warga Nagari Tiku V Jorong Dimangsa Buaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terkait Penemuan Mayat, Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Agam</title>
		<link>https://prokabar.com/terkait-penemuan-mayat-ini-penjelasan-kasat-reskrim-polres-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jan 2019 02:19:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Polres]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tiku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=27937</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Kejadian Penemuan mayat di laut Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara,  Kabupaten Agam Jumat (4/1) kemaren, ditanggapi langsung Kasat Reskrim Polres Agam, Iptu....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terkait-penemuan-mayat-ini-penjelasan-kasat-reskrim-polres-agam/">Terkait Penemuan Mayat, Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Kejadian Penemuan mayat di laut Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara,  Kabupaten Agam Jumat (4/1) kemaren, ditanggapi langsung Kasat Reskrim Polres Agam, Iptu. Muhammad Reza.</p>
<p>Menurutnya, kondisi mayat ditemukan nelayan dalam keadaan terapung di Pantai Tiku yang berjarak 8 mil dari tepi pantai Tiku. Identitas korban diketahui berjenis kelamin laki- laki. Identitas tidak dapat diketahui dikarenakan kondisi mayat sudah rusak sehingga sulit dikenali baik dari fisik maupun sidik jari.</p>
<p>Saksi pertama diketahui oleh IR (36), berprofesi nelayan anak bagan Kinantan yang tinggal di Pasir Tiku setempat. Ia bersama Pul (45), Pemilik Bagan KBM secara bersamaan melihat penampakan sesosok mayat, terapung ditengah laut tersebut.</p>
<p>&#8220;Evakuasi korban dilakukan Tim Gabungan BPBD, Pol Air Agam, Polsek Tanjung Mutiara, Kamla dan dibantu masyarakat nelayan setempat,&#8221; terang Iptu. Muhammad Reza.</p>
<p>Korban berhasil dievakuasi ke tepi pantai sekira pukul 13.30 WIB. Setelah dilakukan evakuasi kemudian mayat dibawa ke RSUD Lubuk Basung dengan menggunakan mobil Dinas PMI Kabupaten Agam.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Dari visum luar dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hingga saat ini belum ada laporan dari masyarakat di wilayah hukum Polres Kabupaten Agam yang menyatakan kehilangan anggota keluarganya. &#8220;Dengan Ini kami memghimbau seluruh masyarakat untuk menyampaikan dan menyebarkan informasi penemuan ini. Kemungkinan besar berasal dari di wilayah kabupaten tetangga seperti Pasaman Barat atau Padang Pariaman,&#8221; pungkasnya. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terkait-penemuan-mayat-ini-penjelasan-kasat-reskrim-polres-agam/">Terkait Penemuan Mayat, Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dilakukan Warga Tiku Utara, Pasca Jalan Terputus</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-dilakukan-warga-tiku-utara-pasca-jalan-terputus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2018 01:36:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tiku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=24741</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Warga bergotong royong pasca putusnya akses jalan penghubung Cacang Randah dengan Bukik Malintang, di Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dilakukan-warga-tiku-utara-pasca-jalan-terputus/">Ini Dilakukan Warga Tiku Utara, Pasca Jalan Terputus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Warga bergotong royong pasca putusnya akses jalan penghubung Cacang Randah dengan Bukik Malintang, di Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumbar, akhir pekan lalu. Mereka membangun jembatan sementara dari batang pohon kelapa. Setidaknya dapat dilalui anak-anak mereka untuk ke sekolah lagi.</p>
<p>Walijorong Bukik Malintang, Yusmar mengatakan akses tersebut satu-satunya jalan penghubung masyarakat. &#8220;Mulai ke pasar raya, kr kantor nagari, kantor camat, ke sekolah hingga membawa hasil pertanian,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia melanjutkan jalan itu putus disebabkan terjangan arus sungai disertai melimpahnya saluran irigasi. &#8220;Dua sisi arah yang berlawanan membuat badan jalan dan sawah di sekitarnya amblas. Jalan yang sudah diaspal itu pun akhirnya hancur dan terputus,&#8221; terangnya.</p>
<p>Jembatan terpaksa kami bangun karena tidak mungkin menunggu pembangunan yang entah kapan akan dimulai. &#8220;Kepala daerah dan OPD terkait sudah datang melihat serta mengukur-ukur untuk perencanaan pembangunan. Sementara itu, jalan ini kami butuhkan setiap hari. Ada ratusan pelajar tiap hari harus melintas dan ada ratusan warga yang hendak beraktifitas ke pasar maupun ke kantor nagari dan kecamatan,&#8221; tutup Walijorong Bukik Malintang tersebut. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dilakukan-warga-tiku-utara-pasca-jalan-terputus/">Ini Dilakukan Warga Tiku Utara, Pasca Jalan Terputus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bendungan Jebol, 500 Hektar Sawah di Tiku Terancam Kekeringan</title>
		<link>https://prokabar.com/bendungan-jebol-500-hektar-sawah-di-tiku-terancam-kekeringan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2018 01:31:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tiku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=24738</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Pasca Banjir besar melanda beberapa waktu lalu, merusak bendungan dan irigasi di Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatra...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bendungan-jebol-500-hektar-sawah-di-tiku-terancam-kekeringan/">Bendungan Jebol, 500 Hektar Sawah di Tiku Terancam Kekeringan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Pasca Banjir besar melanda beberapa waktu lalu, merusak bendungan dan irigasi di Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Akibatnya, 500 hektar sawah yang terbentang sepanjang aliran irigasi Batang Tiku tersebut terancam kekeringan. Pasalnya, aliran air sungai melalui bendungan tidak dapat dialiri lagi.</p>
<p>Nasrul (55), salah seorang petani setempat, tengah asik menggali pasir sisa material banjir yang menutupi aliran irigasi. Menurutnya, kejadian tersebut akibat derasnya arus sungai dari Hulu Batang Tiku. Sebelumnya, hujan lebat terjadi sepanjang hari.</p>
<p>Karena tidak kuat menahan terjangan arus sungai, bendungan pun jebol dan hancur. &#8220;Selain pasir sisa material banjir dan air yang deras, sejumlah hektar sawah juga rusak. Jalan penghubung sebagai sarana utama warga pun putus karena banjir,&#8221; tutur Bapak yang memiliki 4 hektar sawah tersebut.</p>
<p>Bila musim hujan tidak lagi datang, kemungkinan besar aliran sungai tidak akan mengalir karena bendungan sudah tidak ada lagi. &#8220;Apalagi air sungai menyusut disaat musim kemarau,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, Walinagari Tiku Utara, Amris mengatakan sejak adanya pembuatan bendungan dan normalisasi di sebagian hulu di Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, arus sungai semakin kencang menerjang. Apalagi disaat musim hujan melanda daerah tersebut.</p>
<p>&#8220;Nagari Tiku Utara menjadi langganan banjir, jalan terban dan amblas serta longsor. Daerah kami dikelilingi sungai Batang Antokan Batang Tiku dan perbukitan. Daerah terendah dan sangat dekat dengan tepi pantai,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain Bendungan Jebol lanjutnya, Dua jalan utama masyarakat mengalami kerusakan parah. Satu diantaranya putus dan sudah dilakukan goro perbaikan sementara. &#8220;Normalisasi sungai adalah solusi dan harapan kami masyarakat kecil di sini. Bila tidak, bencana banjir, jalan amblas dan putus serta kerusakan lainnya akan terus menghantui kehidupan kami,&#8221; tutup Walinagari Tiku Utara tersebut. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bendungan-jebol-500-hektar-sawah-di-tiku-terancam-kekeringan/">Bendungan Jebol, 500 Hektar Sawah di Tiku Terancam Kekeringan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 35/181 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.512 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-29 08:00:11 by W3 Total Cache
-->