<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#tiketmahal Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tiketmahal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tiketmahal/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Feb 2020 05:33:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#tiketmahal Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tiketmahal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiket Pesawat Murah, Organda: Pengusaha Bus Resah</title>
		<link>https://prokabar.com/tiket-pesawat-murah-organda-pengusaha-bus-resah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2020 05:33:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#organda]]></category>
		<category><![CDATA[#tiketmahal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=60866</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Organisasi Angkutan Darat (Organda) menilai kondisi penurunan harga tiket pesawat yang sangat jauh dari batasnya menimbulkan keresahan bagi pemilik angkutan bus...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiket-pesawat-murah-organda-pengusaha-bus-resah/">Tiket Pesawat Murah, Organda: Pengusaha Bus Resah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Organisasi Angkutan Darat (Organda) menilai kondisi penurunan harga tiket pesawat yang sangat jauh dari batasnya menimbulkan keresahan bagi pemilik angkutan bus sehingga menganggu peluang berinvestasi.</p>
<p>Hal itu disampaikan Ketua DPD Organda Sumbar, Sengaja Budi Syukur saat pelantikan pengurus DPC Organda se- Sumbar sekaligus silaturahmi dengan Gubernur, kemarin di Auditorium Gubernuran.</p>
<p>Disebutkannya dengan loncatan harga tiket pesawat murah ini tentu membuat pengusaha resah. Sebab, sewaktu harganya tinggi pengusaha angkutan umum terutama bus antar provinsi mendapatkan angin segar.</p>
<p>&#8220;Saat harga tiket pesawat tinggi. Banyak masyarakat memakai bus sehingga pengusaha menambah armada angkutan. Namun, kini menurun harga tiket bahkan dibawah harga yang seharusnya malah bus kembali sepi penumpang,&#8221; katanya.</p>
<p>Dilanjutkan Budi, biasanya dalam sehari itu bisa berangkat dua sampai tiga bis. Namun, kini sehari itu saja hanya satu yang berangkat. Itupun isinya tidak penuh.</p>
<p>&#8220;Untuk itu kita minta pemerintah kembali mengatur harga tiket ini. Harga standarlah sehingga kita sama-sama bisa kerja baik pesawat maupun bis. Dan, mereka pengusaha tidak resah lagi berinvestasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Kemudian Organda juga menyoroti kuota bahan bakar bersubsidi yang megalami penurunan terutama untuk solar. Bahkan, kuota itu sama dengan kondisi tahun sebelumnya sedangkan kedanaran angkutan dan umum selalu bertambah.</p>
<p><em><strong>&#8220;Bahkan gubernur&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</strong></em></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiket-pesawat-murah-organda-pengusaha-bus-resah/">Tiket Pesawat Murah, Organda: Pengusaha Bus Resah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Agar Moda Transportasi Darat Hidup, Harga Tiket Pesawat Jangan &#8220;Dibanting&#8221; Lagi</title>
		<link>https://prokabar.com/agar-moda-transportasi-darat-hidup-harga-tiket-pesawat-jangan-dibanting-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 May 2019 08:23:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#organda]]></category>
		<category><![CDATA[#tiketmahal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38479</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumatera Barat, Sengaja Budi Syukur menilai harga tiket pesawat saat ini sudah sangat ideal, jangan &#8220;dibanting&#8221;...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/agar-moda-transportasi-darat-hidup-harga-tiket-pesawat-jangan-dibanting-lagi/">Agar Moda Transportasi Darat Hidup, Harga Tiket Pesawat Jangan &#8220;Dibanting&#8221; Lagi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumatera Barat, Sengaja Budi Syukur menilai harga tiket pesawat saat ini sudah sangat ideal, jangan &#8220;dibanting&#8221; lagi karena bisa membunuh moda transportasi darat.</p>
<p>&#8220;Batas atas tiket full servis Jakarta &#8211; Padang Rp1.476.000 sudah tepat. Angkutan darat bisa hidup kembali,&#8221; katanya, Selasa (28/5).</p>
<p>Ia menyebut ketika harga tiket pesawat sangat murah, bahkan ada yang Rp500 ribuan sekali jalan, moda angkutan darat untuk penumpang sangat tertekan karena harus menanggung biaya operasional yang cukup tinggi sementara penumpang tidak seberapa.</p>
<p>Perbedaan harga tiket yang tidak signifikan membuat masyarakat cenderung lebih memilih menggunakan pesawat karena waktu tempuh hanya 1,5 jam dibanding waktu tempuh menggunakan bus sekitar 30 jam.</p>
<p>Namun sejak akhir Desember 2018 harga tiket pesawat melambung tinggi hingga masyarakat menjadi berfikir dua kali menggunakan moda transportasi udara dan mulai kembali melirik transportasi darat.</p>
<p>Jumlah penumpang bus naik signifikan dua hingga tiga kali lipat sehingga pengusaha angkutan darat mulai berani kembali berinvestasi untuk memodifikasi armadanya agar lebih nyaman dan sesuai dengan keinginan penumpang.</p>
<p>&#8220;Untuk angkutan super eksekutif sudah sangat nyaman. Rata-rata sudah punya toilet sehingga bus tidak perlu sering berhenti,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tarifnya juga sangat kompetitif yaitu Rp500 ribu sekali jalan sehingga tidak terlalu memberatkan masyarakat.</p>
<p>Sebelumnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan Keputusan Menteri Perhubungan No 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri yang meminta maskapai menurunkan tarif batas atas 12-16 persen.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/agar-moda-transportasi-darat-hidup-harga-tiket-pesawat-jangan-dibanting-lagi/">Agar Moda Transportasi Darat Hidup, Harga Tiket Pesawat Jangan &#8220;Dibanting&#8221; Lagi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Tiket Mahal, Bandara Masih Sepi</title>
		<link>https://prokabar.com/harga-tiket-mahal-bandara-masih-sepi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2019 10:49:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandara]]></category>
		<category><![CDATA[#BIM]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#tiketmahal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=30365</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Bandara Internasional Minangkabu (BIM), Selasa (12/2) masih sepi, pasca naiknya harga tiket beberapa bulan terakhir. Bagasi berbayar juga menjadi salah satu penyebab...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/harga-tiket-mahal-bandara-masih-sepi/">Harga Tiket Mahal, Bandara Masih Sepi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> —<span class="Apple-converted-space"> </span>Bandara Internasional Minangkabu (BIM), Selasa (12/2) masih sepi, pasca naiknya harga tiket beberapa bulan terakhir. Bagasi berbayar juga menjadi salah satu penyebab lainnya.</p>
<p>Seorang penumpang pesawat asal Payakumbuh, Candra menyebutkan bahwa naiknya harga tiket sangat merugikannya. Apalagi, rata rata orang minang yang merantau ke daerah Jawa berdagang.  &#8220;Kita harus berpikir untuk membeli tiket dengan harga yang melambung,&#8221; sebutnya</p>
<p>Dikatakannya, dari Tanggerang ia menunggangi pesawat Sriwijaya Air. Meski harga tiket yang dibelinya terbilang murah, namun ia tetap menampik naiknya harga tiket itu merugikannya.</p>
<p>&#8220;Saya dapat tiket murah dikarenakan, setiap saat melihat harga tiket di online. Ketika ada yang murah, saya langsung pesan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, untuk balik ke Tanggerang, ia lebih memilih naik bus dari Padang, dikarenakan harga tiket yang jauh lebih murah.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>&#8220;Harga tiket bus cuman 400 ribu,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Saat Prokabar dilokasi, aktifitas dipelataran bandara sepi. Sementara itu, untuk kendaraan roda empat yang biasa parkir dihalaman bandara juga banyak yang kosong. (<b>gas</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/harga-tiket-mahal-bandara-masih-sepi/">Harga Tiket Mahal, Bandara Masih Sepi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akibat Tiket Mahal, Penumpang di BIM Berkurang 2.000 Orang per Hari</title>
		<link>https://prokabar.com/akibat-tiket-mahal-penumpang-di-bim-berkurang-2-000-orang-per-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2019 15:44:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BIM]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#tiketmahal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=30288</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Akibat mahalnya tiket penerbangan sejak akhir 2018, jumlah penumpang di Bandara Minangkabau berkurang sedikitnya 2.000 orang setiap hari. General Manager Bandara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akibat-tiket-mahal-penumpang-di-bim-berkurang-2-000-orang-per-hari/">Akibat Tiket Mahal, Penumpang di BIM Berkurang 2.000 Orang per Hari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Akibat mahalnya tiket penerbangan sejak akhir 2018, jumlah penumpang di Bandara Minangkabau berkurang sedikitnya 2.000 orang setiap hari.</p>
<p>General Manager Bandara Minangkabau Dwi Ananda saat kampanye keselamatan di Padang, Minggu mengatakan penurunan jumlah penerbangan dan jumlah penumpang sejak Desember 2018.</p>
<p>Untuk jumlah penumpang sendiri, Dwi menyebutkan hingga 30 persen.</p>
<p>&#8220;Penurunan ini, berdampak ke pendapatan mengingat kontribusi pajak bandara (PSC) sebanyak 40 persen ke pendapatan Angkasa Pura II.Cukup besar, cukup signifikan, 40 persen,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menambahkan, meskipun tidak semua penurunan penumpang diakibatkan karena satu faktor, yaitu naiknya harga tiket pesawat.</p>
<p>&#8220;Pasti ada &#8216;traffic&#8217; (pergerakan) dan tarif. &#8216;Traffic&#8217; turun tarif juga tidak naik,&#8221; katanya.</p>
<p>Dwi mengatakan akibat dari penurunan penumpang, hal itu juga berdampak pada penurunan pembeli dari gerai di Bandara Minangkabau.</p>
<p>Untuk itu, ia mengatakan pihaknya melakukan strategi lain, yakni mengoptimalkan anak usaha.</p>
<p>Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara menyebut pihaknya sudah menurunkan harga tiket sebesar 70 persen</p>
<p>&#8220;Selected rute langsung 70 persen bukan up to, langsung 70 persen, enggak ada lagi 10-20 persen untuk di low season ini,¿ kata Ari.</p>
<p>Namun, Ia menegaskan penurunan 70 persen hanya di musim sepi (low season).</p>
<p>&#8220;Di high season sudah pasti enggak ada, semua pasti naik,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia juga meminta situs pembelian tiket untuk mencantumkan harga sebelum dan sesuah diskon agar masyarakat mengetahui bahwa harga sudah diturunkan.</p>
<p>&#8220;Kami memperlihatkan harga normal berapa, harga diskon berapa, biasanya harga hotel ada harga coret, sekarang di online travel ada harga coret, jadi tahu normal, diskon berapa sudah kita turunkan domestik dan internasional,&#8221; katanya<strong>.(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akibat-tiket-mahal-penumpang-di-bim-berkurang-2-000-orang-per-hari/">Akibat Tiket Mahal, Penumpang di BIM Berkurang 2.000 Orang per Hari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Pekanbaru, Ratusan Penerbangan Dibatalkan Akibat Tiket Mahal</title>
		<link>https://prokabar.com/di-pekanbaru-ratusan-penerbangan-dibatalkan-akibat-tiket-mahal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jan 2019 07:43:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#tiketmahal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28670</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pekanbaru, Prokabar &#8211; Ratusan penerbangan terpaksa dibatalkan sejak awal Januari 2019 di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Kota Pekanbaru. Hal itu terpaksa dilakukan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/di-pekanbaru-ratusan-penerbangan-dibatalkan-akibat-tiket-mahal/">Di Pekanbaru, Ratusan Penerbangan Dibatalkan Akibat Tiket Mahal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pekanbaru, Prokabar &#8211;</strong> Ratusan penerbangan terpaksa dibatalkan sejak awal Januari 2019 di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Kota Pekanbaru. Hal itu terpaksa dilakukan karena anjloknya jumlah penumpang akibat mahalnya harga tiket pesawat.</p>
<p>&#8220;Terjadi penurunan penumpang sebesar 15 persen, dan sejak 1 Januari 2019 ada sebanyak 235 penerbangan yang dibatalkan,&#8221; kata Executive General Manager Bandara SSK II, Jaya Tahoma Sirait, Rabu (16/1).</p>
<p>Kebijakan maskapai penerbangan nasional yang menaikan tarif pesawat hingga batas atas diakuinya akan membuat target PT Angkasa Pura II dalam pengembangan Bandara SSK II akan terganggu.</p>
<p>Apalagi, selama beberapa tahun terakhir jumlah penumpang pesawat yang menggunakan layanan Bandara tersebut menunjukan kenaikan signifikan.</p>
<p>Berdasarkan data PT Angkasa Pura (AP) II, jumlah penumpang di Bandara SKK II selama tiga tahun terakhir sejak 2016 terus meningkat. Dari jumlah 3,38 juta orang pada 2016, bisa naik 15,12 persen pada 2017 menjadi 3,89 juta orang, dan pada 2018 menjadi 4,13 juta orang atau naik 6,19 persen.</p>
<p>Jumlah pesawat yang datang dan berangkat dari bandara tersebut juga terus naik. Dari 25.765 unit pada 2016, naik 23,38 persen jadi 31.788 unit pada 2017, dan tumbuh 3,63 persen jadi 32.941 unit pada 2018.</p>
<p>Jaya Tahoma mengatakan pada tahun ini AP II memproyeksikan ada pertambahan jumlah penumpang pesawat berkisar 4,3 juta hingga 4,4 juta orang. Namun, dengan kondisi sekarang ini, ia pesimis target itu akan terwujud.</p>
<p>¿Jika harga tiket tdk turun makan perkiraan kami jumlah penumpang hanya naik kisaran 3-4 persen,¿ ujarnya.</p>
<p>Kondisi itu juga bisa lebih parah karena 168 perusahaan agen travel yang tergabung dalam ASITA (Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies) Riau, mulai tanggal 16 Januari ini hingga seminggu ke depan menghentikan penjualan tiket pesawat untuk rute domestik.</p>
<p>Sebabnya, berdasarkan data AP II, jumlah penumpang pesawat rute domestik paling banyak di Bandara Pekanbaru. Dari total jumlah penumpang pada 2018 yang sebanyak 4,13 juta orang, penumpang di rute domestik ada sekitar 3,84 juta orang, sedangkan penumpang rute internasional hanya sekitar 287 ribu orang. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/di-pekanbaru-ratusan-penerbangan-dibatalkan-akibat-tiket-mahal/">Di Pekanbaru, Ratusan Penerbangan Dibatalkan Akibat Tiket Mahal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Mahal, Ombudsman Nilai tak Ada Maskapai Langgar Aturan Tarif</title>
		<link>https://prokabar.com/meski-mahal-ombudsman-nilai-tak-ada-maskapai-langgar-aturan-tarif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2019 16:52:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#tiketmahal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28642</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Meski banyak dikeluhkan masyarakat akibat mahalnya harga tiket pesawat, namun tidak ada maskapai yang melanggar ketentuan tarif batas atas saat menaikan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/meski-mahal-ombudsman-nilai-tak-ada-maskapai-langgar-aturan-tarif/">Meski Mahal, Ombudsman Nilai tak Ada Maskapai Langgar Aturan Tarif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Meski banyak dikeluhkan masyarakat akibat mahalnya harga tiket pesawat, namun tidak ada maskapai yang melanggar ketentuan tarif batas atas saat menaikan harga tiket.</p>
<p>Hal itu dikatakan anggota Ombudsman Republik Indonesia Alvin Lie saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/1).</p>
<p>&#8220;Kami mencermati tidak ada satu maskapai yang melanggar tarid batas atas dan tarif batas bawah,&#8221; kata Alvien.</p>
<p>Alvin menjelaskan konsumen yang paling banyak mengeluh tentang naiknya harga tiket adalah para penumpang penerbangan berbiaya murah (LCC).</p>
<p>Ia menambahkan penumpang LCC terbiasa dengan tiket murah, sementara untuk kelas medium dan &#8220;full service&#8221; masih dalam tahap normal.</p>
<p>Alvin mencermati maraknya maskapai yang ikut menaikan tarif selain karena ingin memperbaiki kondisi keuangan, juga mengikuti maskapai yang menjadi &#8220;price leader&#8221;, yakni Garuda Indonesia.</p>
<p>&#8220;Garuda sejak Oktober tidak pernah melepas harga tinggi, ketika memasang subclass tertinggi, maskapai lain ikut-ikutan karena tidak mampu bertahan hidup,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, kenaikan tiket pesawat adalah hal yang wajar, namun di sini pemerintah perlu juga merespon kebutuhan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Di satu sisi kita paham terhadap sulitnya kondisi maskapai, di sisi lain kebutuhan masyarakat perlu direspon,&#8221; katanya.</p>
<p>Alvin menyebutkan terjadi penurunan jumlah penumpang pesawat sebesar 9,75 persen dari 2018, angka ini sangat jauh signifikan dengan rata-rata kenaikam jumlah penumpang sebesar 10 persen. Adapun, pergerakan pesawat turun hingga 5,56 persen.</p>
<p>&#8220;Jadi ada apa ini, berarti maskapai juga menurunkan jumlah penerbangannya, karena jumlah penumpangnya juga turun kalau kalau tidak dikurangi tidak akan turun, jadi lebih baik ditinggikan tingkat keterisiannya,&#8221; katanya.</p>
<p>Hal itu, menurut dia, juga dipengaruhi dengan adanya peralihan penumpang menggunakan kendaraan pribadi lewat tol Trans Jawa.</p>
<p>&#8220;Ini berpengaruh ke peta bisnis industri penerbangan. Cikampek-Surabaya di bawha enam jam, Cirebon-Semarang hanya dua jam, yang tadinya tiket Rp1 juta sekarang lebih murah, ini memaksa maskapai putar otak,&#8221; katanya.<strong> (*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/meski-mahal-ombudsman-nilai-tak-ada-maskapai-langgar-aturan-tarif/">Meski Mahal, Ombudsman Nilai tak Ada Maskapai Langgar Aturan Tarif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenaikan Harga Tiket Pesawat Berdampak Buruk Bagi Penerbangan Nasional</title>
		<link>https://prokabar.com/kenaikan-harga-tiket-pesawat-berdampak-buruk-bagi-penerbangan-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2019 02:58:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#tiketmahal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28589</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Kenaikan harga tiket pesawat belakangan berdampak buruk bagi dunia penerbangan nasional. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi V DPR RI Anthon Sihombing....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kenaikan-harga-tiket-pesawat-berdampak-buruk-bagi-penerbangan-nasional/">Kenaikan Harga Tiket Pesawat Berdampak Buruk Bagi Penerbangan Nasional</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Kenaikan harga tiket pesawat belakangan berdampak buruk bagi dunia penerbangan nasional.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Hal itu diungkapkan Anggota Komisi V DPR RI Anthon Sihombing. Menurut dia, adanya kenaikan atau penurunan tarif tiket pesawat oleh maskapai penerbangan sepenuhnya merupakan kewenangan penuh dari Kementerian Perhubungan.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Kendati begitu, ia menilai Kemenhub juga tidak pantas memohon-mohon maskapai menurunkan tarif tiket, mengingat Indonesia National Air Carriers Association (INACA) sudah menyetujui penurunan harga tiket pesawat hingga 60 persen.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Jadi, INACA kan sudah setuju. Malu kita dilihat atau didengar luar negeri, masa tiket pesawat dalam negeri lebih mahal, masa dalam negeri lebih murah kalau lewat luar negeri. Apapun alasannya meski itu alasan bayar PPN, tapi kan ini menjadi berita yang tidak bagus,&#8221; katanya.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Anthon, yang juga Ketua BURT DPR RI ini mendorong pemerintah untuk segera memberlakukan kesepakatan penurunan harga tiket pesawat 60 persen sesuai dengan persetujuan dari INACA.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Mengingat Komisi V DPR RI juga segera akan melaksanakan Rapat Kerja dengan Menteri Perhubungan, sehingga semua hal yang bersangkutan dengan isu terkini akan ditanyakan semua oleh Komisi V DPR RI.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Legislator Partai Golongan Karya itu juga menilai masyarakat merasa resah dengan adanya kenaikan tiket pesawat dibarengi dengan penetapan harga kenaikan bagasi di pesawat.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Sehingga dirinya meminta pemerintah untuk tegas, karena penerbangan berada di bawah dan diawasi oleh pemerintah. &#8220;Pengusaha itu tetap di bawah penguasa. Tidak boleh penguasa menjadi di bawah pengusaha. Itu enggak boleh itu terbalik,&#8221; ujar dia.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Rendy Affandy Lamadjido menilai pemerintah gagal dalam membina dunia penerbangan.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Sehingga dirinya berharap Menteri Perhubungan dapat melakukan internal audit terhadap perusahaan-perusahaan penerbangan untuk memastikan penyebab kenaikan harga tiket pesawat itu murni didasari oleh pertimbangan keselamatan atau hanya demi menambah profit semata.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Artinya kalau kenaikan tarif itu didasari atas pertimbangan keselamatan, kita bisa menerima. Tapi kalau kenaikan tarif itu didasari atas menambah profit, saya kira ini patut dipertanyakan,&#8221; kritik legislator PDI-Perjuangan itu.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Rendy juga meminta pemerintah untuk membuka kembali keran inverstor terhadap dunia penerbangan, agar lahir beberapa penerbangan-penerbangan baru yang mampu berkompetisi secara sportif dan baik.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Selain itu, Rendy juga menyoroti istilah low cost carrier(LCC), dimana istilah itu merupakan subsidi silang antara harga yang paling tinggi dengan harga yang paling rendah. Menurut Rendy hal inilah penyebabnya karena tidak adanya pengawasan dari pemerintah.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Sehingga pemerintah terkesan lalai dalam melakukan pendekatan-pendekatan terhadap normatif harga yang ditentukan oleh maskapai penerbangan. Terutama terhadap persoalan keselamatannya. Kalau ini sudah diamati oleh pemerintah, saya kira dari dulu tidak ada itu harga-harga yang tinggi sekali, tidak ada harga-harga yang dirasakan oleh masyarakat yang begitu mahal,&#8221; tutupnya<strong>.(*/mbb)</strong></p>
</div>
<div align="left"></div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kenaikan-harga-tiket-pesawat-berdampak-buruk-bagi-penerbangan-nasional/">Kenaikan Harga Tiket Pesawat Berdampak Buruk Bagi Penerbangan Nasional</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Garuda Indonesia Group Mulai Berlakukan Harga Subclass Moderat dan Lebih Rendah</title>
		<link>https://prokabar.com/garuda-indonesia-group-mulai-berlakukan-harga-subclass-moderat-dan-lebih-rendah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jan 2019 15:05:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#GarudaIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#tiketmahal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28431</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Pasca Peak Season Natal dan Tahun Baru 2019, Garuda Indonesia Group telah menyesuaikan harga tiketnya sesuai suply &#38; demand. Pada jam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/garuda-indonesia-group-mulai-berlakukan-harga-subclass-moderat-dan-lebih-rendah/">Garuda Indonesia Group Mulai Berlakukan Harga Subclass Moderat dan Lebih Rendah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Pasca Peak Season Natal dan Tahun Baru 2019, Garuda Indonesia Group telah menyesuaikan harga tiketnya sesuai suply &amp; demand.</p>
<p>Pada jam tertentu pada rute rute tertentu dengan demand yang sudah mulai normal, Garuda Indonesia Group sdh menerapkan subclass harga moderat atau lebih rendah sesuai suply dan demand.</p>
<p>Beberapa rute penerbangan yang sudah mulai menunjukkan demand normal tersebut antara lain rute &#8211; rute ke Denpasar, Jogjakarta, dan Surabaya, dimana pada jam jam tertentu telah memberlakukan harga moderat atau lebih rendah dengan potongan hingga lima puluh persen setelah sebelumnya dominan menawarkan harga batas atas.</p>
<p>Masyarakat dapat mengunjungi web resmi Garuda Indonesia Group atau web online travel agent (OTA) atau melalui travel agent untuk melakukan transaksi untuk mendapatkan harga terbaik tersebut.</p>
<p>Harga tiket penerbangan pada jam tertentu pada rute – rute tersebut variatif dari harga terendah hingga tertinggi. Penerapan harga sesuai suply dan demand tersebut perlu dilakukan oleh maskapai untuk memaksimalkan tingkat isian pesawat dan memaksimalkan revenue ditengah cost penerbangan yang semakin meningkat.</p>
<p>Selain itu, sebagai bagian dari keberpihakan Garuda Indonesia kepada rakyat, Garuda Indonesia memiliki program pemberian potongan harga khusus kepada veteran, manula dan pelajar. Garuda Indonesia memberlakukan potongan harga hingga 25 persen bagi penumpang manula, veteran dan pelajar tersebut.</p>
<p>Selain itu Garuda Indonesia juga sedang membahas untuk memberikan potongan harga bagi para penjaga perbatasan dan para guru dipedalaman sebagai aoresiasi Garuda Indonesia atas dedikasi mereka kepada Bangsa dan Negara.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/garuda-indonesia-group-mulai-berlakukan-harga-subclass-moderat-dan-lebih-rendah/">Garuda Indonesia Group Mulai Berlakukan Harga Subclass Moderat dan Lebih Rendah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/130 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.016 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:31:19 by W3 Total Cache
-->