<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#termuda Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/termuda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/termuda/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Apr 2023 13:32:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#termuda Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/termuda/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dito Ariotedjo, Menpora Kedua Termuda Dalam Sejarah; Siap Kerja Keras Menjawab Keraguan</title>
		<link>https://prokabar.com/dito-ariotedjo-menpora-kedua-termuda-dalam-sejarah-siap-kerja-keras-menjawab-keraguan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Apr 2023 13:32:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#menpora]]></category>
		<category><![CDATA[#termuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=112283</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, prokabar &#8211; Pasca mundurnya Zainuddin Amali, Dito Ariotedjo ditetapkan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) definitif. Tercatat, Dito Menpora termuda kedua dalam sejarah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dito-ariotedjo-menpora-kedua-termuda-dalam-sejarah-siap-kerja-keras-menjawab-keraguan/">Dito Ariotedjo, Menpora Kedua Termuda Dalam Sejarah; Siap Kerja Keras Menjawab Keraguan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, prokabar</strong> &#8211; Pasca mundurnya Zainuddin Amali, Dito Ariotedjo ditetapkan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) definitif. Tercatat, Dito Menpora termuda kedua dalam sejarah Indonesia setelah resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (3/4) lalu.</p>
<p>Dito dipilih Jokowi menggantikan peran Zainudin Amali yang mundur sebagai Menpora definitif. Hari ini, Selasa (4/4), Dito melakukan serah terima jabatan (sertijab) bersama Muhadjir Effendy yang sebelumnya ditunjuk sebagai Plt Menpora.</p>
<p>Dito merupakan Menpora kedua termuda dalam sejarah Indonesia. Dito berusia 32 tahun, 6 bulan, 10 hari saat dilantik sebagai Menpora. Hingga kini rekor Menpora termuda masih dipegang Wikana, yang merupakan Menpora pertama Indonesia.</p>
<p>Lahir di Sumedang, Jawa Barat, 18 Oktober 1914, Wikana kali pertama terpilih sebagai Menpora pada 29 Juni 1946. Wikana masih berusia 31 tahun, 3 bulan, dan 11 hari saat ditunjuk sebagai Menpora.</p>
<p>Penunjukan Dito juga membuat pria bernama lengkap Ario Bimo Nandito Ariotedjo itu menjadi menteri termuda dalam kabinet kali ini.</p>
<p>Dito menyadari usia muda membuatnya diragukan sebagai Menpora. Namun mantan Chairman Rans Sports itu siap bekerja keras untuk menjawab keraguan.</p>
<p>&#8220;Kemarin saat saya pertama kali masuk kantor Menpora di lantai 10, saya berkumpul dengan seluruh jajaran eselon 1 dan 2, saya langsung apa adanya saja, saya bilang mungkin bapak ibu di sini, ini merupakan pertama kali dirasakan, mendadak dipimpin anak yang mungkin usianya sama seperti anaknya dan cucunya,&#8221; ujar Dito.</p>
<p>&#8220;Itu tidak bisa menyampingkan, bahwa saya tidak masalah diragukan, saya juga sangat yakin juga akan dipertanyakan. Tapi saya sudah memberikan komitmen bahwa saya berdiri di sini atas kepercayaan bapak Presiden [Jokowi] dan juga atas kepercayaan Ketua Umum [Golkar] saya yang sudah merekomendasikan saya,&#8221; kata Dito.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dito-ariotedjo-menpora-kedua-termuda-dalam-sejarah-siap-kerja-keras-menjawab-keraguan/">Dito Ariotedjo, Menpora Kedua Termuda Dalam Sejarah; Siap Kerja Keras Menjawab Keraguan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sosok: Aprisman Aranda, Wasit Termuda Indonesia Berlisensi FIFA</title>
		<link>https://prokabar.com/sosok-aprisman-aranda-wasit-termuda-indonesia-berlisensi-fifa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2021 00:18:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#fifa]]></category>
		<category><![CDATA[#termuda]]></category>
		<category><![CDATA[#wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=82271</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar – Nama Aprisman Aranda terus melejit sebagai salah satu wasit sepakbola terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Dia satu di antara wasit...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sosok-aprisman-aranda-wasit-termuda-indonesia-berlisensi-fifa/">Sosok: Aprisman Aranda, Wasit Termuda Indonesia Berlisensi FIFA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong> – Nama Aprisman Aranda terus melejit sebagai salah satu wasit sepakbola terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Dia satu di antara wasit muda yang terus berkibar di Indonesia. Tentunya ini sebuah nilai lebih bagi sepakbola Sumatra Barat.</p>
<p>Meski masih berusia muda untuk ukuran seorang wasit, Aprisman merupakan pengadil di lapangan hijau yang sudah memiliki lisensi FIFA. Namun begitu, tak mudah baginya, butuh perjuangan dan pengorbanan untuk mencapai level tersebut.</p>
<p>Pria kelahiran Padang Panjang tersebut mengawali kariernya sebagai wasit pada 2006. Ketika itu, dia masih duduk di kelas 2 SMA. Aprisman Aranda terus menekuni bidang pekerjaan sebagai wasit dan akhirnya mendapatkan lisensi nasional pada 2008.</p>
<p>Aprisman mengaku tertarik menjalani karier sebagai seorang wasit karena mengikuti jejak sang ayah. Pria yang kini berusia 30 tahun itu menyebut, ayahnya merupakan wasit nasional yang pernah memimpin sejumlah pertandingan kompetisi di Indonesia.</p>
<p>“Bapak saya dulu adalah wasit nasional, terakhir bertugas di Liga Bank Mandiri tahun 2003. Jadi saya ikut beliau, dari pertandingan ke pertandingan. Mulai dari pertandingan tarkam sampai beliau memimpin pertandingan Liga Bank Mandiri,” jelas Aprisman.</p>
<p>Lelaki, yang juga menyandang gelar adat sebagai penghulu kaumnya di Nagari Paninjauan, X Koto Tanah datar, dengan gelar Datuk Bagindo Pangulu ini mengaku, seolah-olah darah itu (menjadi wasit) terbawa kepada dirinya.</p>
<p>”Untuk mulai menjadi wasit itu saya pada 2006, waktu itu saya masih kelas 2 SMA, dan mendapat lisensi menjadi wasit nasional itu pada 2008,” lanjutnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-82273" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/02/datuk-0-300x200.jpg" alt="" width="518" height="345" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/02/datuk-0-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/02/datuk-0-1024x683.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/02/datuk-0-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/02/datuk-0.jpg 1200w" sizes="(max-width: 518px) 100vw, 518px" /></p>
<p>Telah mengantongi lisensi wasit nasional, Aprisman Aranda tak cepat berpuas diri. Dia pun akhirnya memberanikan diri untuk mendaftar sebagai wasit FIFA pada 2012.</p>
<p>Namun, upaya Aprisman untuk mendapatkan lisensi wasit FIFA tidak mudah. Dia harus mengorbankan pekerjaan di salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia serta harus menunggu sampai delapan tahun, sebelum akhirnya mendapatkan lisensi FIFA pada 2020.</p>
<p>“Perjalanan untuk bisa sampai ke sini butuh perjuangan. Saya pada 2012 sebenarnya sudah mau meninggalkan tugas menjadi wasit, karena saya waktu itu masih menjadi guru honorer, ya tahu sendiri lah berapa gaji guru honorer,” kata Aprisman.</p>
<p>“Saya akhirnya ikut tes di salah satu bank BUMN besar di Indonesia, dan saya lulus. Tetapi, saya menjadi pegawai bank itu hanya empat hari, dari Senin sampai Kamis. Pas Kamis saya resign untuk mengikuti program Young Referee AFC Festival U-14 di Sabah, Malaysia. Itu awal karier saya menjadi wasit Asia,” tutur Aprisman Aranda.</p>
<p>Berstatus sebagai satu di antara wasit Indonesia dengan lisensi FIFA, Aprisman Aranda sudah pernah memimpin sejumlah pertandingan internasional. Dia juga kerap bersua dengan wasit-wasit dari negara lain.</p>
<p>Aprisman pun menyebut kualitas wasit di Indonesia berada di atas rata-rata dan tak jauh berbeda dengan wasit top di Asia. Namun, hanya ada satu kendala yang kerap dihadapi wasit Indonesia, yakni bahasa.</p>
<p>“Kalau melihat kemampuan, sebenarnya kemampuan dan kualitas wasit Indonesia itu di atas rata-rata. Karena tekanan psikologi kita dan tekanan di lapangan itu lebih berat dibandingkan wasit di negara lain.”</p>
<p>“Saya menilai wasit Indonesia itu bisa setara dengan wasit-wasit top di Asia,” ucap Aprisman yang mengidolai wasit nasional Jimmy Napitupulu.(mht)</p>
<p>Sumber: <strong>bola.com</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sosok-aprisman-aranda-wasit-termuda-indonesia-berlisensi-fifa/">Sosok: Aprisman Aranda, Wasit Termuda Indonesia Berlisensi FIFA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 26/61 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.013 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:54:25 by W3 Total Cache
-->