<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#tbc Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tbc/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tbc/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Dec 2019 12:17:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#tbc Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tbc/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>100 Ribu Orang Meninggal Per Tahun Akibat TBC, Ini Upaya Pemerintah</title>
		<link>https://prokabar.com/100-ribu-orang-meninggal-per-tahun-akibat-tbc-ini-upaya-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Dec 2019 12:17:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#jokowidodo]]></category>
		<category><![CDATA[#tbc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54008</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah akan memberikan perhatian khusus dalam pemberantasan penyakit Tuberculosa atau TBC atau TB di tanah air, karena jumlah korbannya sangat besar sekali...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/100-ribu-orang-meninggal-per-tahun-akibat-tbc-ini-upaya-pemerintah/">100 Ribu Orang Meninggal Per Tahun Akibat TBC, Ini Upaya Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah akan memberikan perhatian khusus dalam pemberantasan penyakit Tuberculosa atau TBC atau TB di tanah air, karena jumlah korbannya sangat besar sekali yaitu 300 orang dalam sehari atau 100 ribu orang meniggal dalam setahun.</p>
<p>“Kita harus bekerja sama dalam memberantas TBC,” kata Presiden Jokowi sebagaimana dikutip Ketua Forum Partnership Indonesia, Arifin Panigoro, usai bersama delegasi Aksi Stop TBC di Dunia diterima Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/12).</p>
<p>Arifin menjelaskan, dalam pertemuan itu pihaknya melaporkan bahwa korban penyakit TBC di Indonesia masuk 3 (tiga) besar dunia, setelah India dan China. Karena itu, penanganan penyakit ini harus serius.</p>
<p>“Yang fokus kita bicarakan tadi selama ini TBC urusan di pemerintahan di Menteri Kesehatan, tapi dengan besarnya masalah susah kalau hanya Menteri Kesehatan,” ungkap Arifin.</p>
<p>Sebagai organisasi sipil, lanjut Arifin, pihaknya sunguh-sungguh mau membantu pemerintah dalam hal ini. Terutama terkait dengan kedatangan Rucika Ditto dari organisasi Stop TB Partnership International, yang akan menghadiri pertemuan internasinal dengan semua pemegang kepentingan/stakeholder dari pemberantasan TBC, di Jakarta, mulai Selasa (10/12) hingga Kamis (12/12).</p>
<p>“Karena dunia ini punya target dalam waktu 10 tahun dari sekarang, tahun 2030, kita berkeinginan untuk mengeliminasi atau meng-nol-kan TBC. Dan ini pekerjaan yang sangat tidak gampang untuk kita di Indonesia ini,” terang Arifin.</p>
<p>Untuk itulah agar mempermudah kerja sama antar kementerian, menurut Arifin Panigoro, saat ini sedang dirancang paying hukum seperti Peraturan Presiden (Perpres) khusus tentang pemberantasan penyakit TBC.</p>
<p>“Supaya nanti kerja sama antara menteri kesehatan dan menteri-menteri lainnya bisa lebih lancar,” kata Arifin seraya menambahkan, Indonesia ini kan otonomi daerahnya kuat, jadi bupati/walikot perannya sangat penting. Karena itu, dengan Peraturan Presiden yang sedang dibuat ini nanti selain menteri kesehatan, menteri lain pun bisa ikut berperan di situ. <b>(*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/100-ribu-orang-meninggal-per-tahun-akibat-tbc-ini-upaya-pemerintah/">100 Ribu Orang Meninggal Per Tahun Akibat TBC, Ini Upaya Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemko Padang Terus Tekan Penyebaran Penyakit TBC</title>
		<link>https://prokabar.com/pemko-padang-terus-tekan-penyebaran-penyakit-tbc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2019 13:45:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#infokesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#tbc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=46164</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) terus melakukan upaya dalam pengendalian dan penanggulangan Penyakit TBC (tuberculosis) di Kota Padang. Kepala DKK Padang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-padang-terus-tekan-penyebaran-penyakit-tbc/">Pemko Padang Terus Tekan Penyebaran Penyakit TBC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) terus melakukan upaya dalam pengendalian dan penanggulangan Penyakit TBC (tuberculosis) di Kota Padang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala DKK Padang melalui Kabid P2H Gentina menjelaskan penyakit menular tersebut bisa mengenai semua orang melalui udara dengan cara kontak erat dengan penderita TBC baik itu di rumah, lingkungan sekolah, institusi pendidikan, perkantoran dan tempat lainnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut ia mengatakan untuk gambaran kasus TBC di Kota Padang sejak 2015 hingga 2019 terbilang beragam. Pada 2015 didapati sebanyak 1541 kasus dengan 28 orang penderita penyakit itu meninggal. Begitu juga di 2016 terdapat 1679 kasus dan menyebabkan kematian 40 penderitanya. Selanjutnya di 2017 didapati 2.182 kasus dengan 57 orang meninggal dan di 2018 sebanyak 2.358 kasus dengan yang meninggal yakni 45 orang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Sementara di 2019 sampai terhitung per Juni telah didapati sebanyak 1.117 kasus dengan data untuk penderita yang meninggal belum bisa dipastikan,&#8221; terangnya, dilansir dari Humas Padang, Senin (9/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Disebutkannya, terkait penemuan kasus TBC berdasarkan kecamatan di Kota Padang untuk di 2018 yaitu untuk kasus terbanyak didominasi Kecamatan Koto Tangah dengan mendapati 367 kasus disusul Kecamatan Kuranji sebanyak 331 kasus dan Kecamatan Lubuk Begalung 265 kasus. Selanjutnya Kecamatan Padang Timur juga terdapat 246 kasus, Padang Selatan 244 kasus dan Pauh 155 kasus. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara kecamatan lainnya hampir merata kasus yang ditemukan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam upaya penjaringan kasus TBC di Padang, kata Gentina, telah diambil kebijakan sesuai Surat Edaran Wali Kota Padang per-29 Maret 2019 lalu. Antara lain seperti menjaring semua kasus yang dicurigai TBC dengan gejala batuk berdahak selama 2 minggu atau lebih dengan cara menyampaikan dan melaporkan ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selanjutnya menggerakkan semua lapisan masyarakat dalam penjaringan kasus terduga TBC mulai dari RT, RW, tokoh masyarakat, kader PKK serta tenaga kesehatan dan unsur terkait lainnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Selain itu juga menyampaikan penyuluhan tentang TBC di unit kerja masing-masing, melakukan pemantauan bagi anggota yang sudah terdiagnosa TBC terhadap keteraturan dan kepatuhan minum obat. Kemudian jika ada penderita TBC yang putus minum obat agar melibatkan semua pihak untuk memberikan dukungan dan motivasi demi kesembuhan penderita,&#8221; jelasnya. (<b>rel/hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-padang-terus-tekan-penyebaran-penyakit-tbc/">Pemko Padang Terus Tekan Penyebaran Penyakit TBC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari TB Sedunia, Pemko Padang Lakukan Gerakan Ketuk Pintu</title>
		<link>https://prokabar.com/hari-tb-sedunia-pemko-padang-lakukan-gerakan-ketuk-pintu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Mar 2019 14:20:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hariTB]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#tbc]]></category>
		<category><![CDATA[#Tuberkulosis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=33132</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Dalam rangka peringatan Hari Tuberkulosis (TB) sedunia, Pemerintah Kota Padang menggelar sejumlah kegiatan di Lapangan PJKA, Padang, Minggu (24/3). Lebih kurang 300...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hari-tb-sedunia-pemko-padang-lakukan-gerakan-ketuk-pintu/">Hari TB Sedunia, Pemko Padang Lakukan Gerakan Ketuk Pintu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Dalam rangka peringatan Hari Tuberkulosis (TB) sedunia, Pemerintah Kota Padang menggelar sejumlah kegiatan di Lapangan PJKA, Padang, Minggu (24/3). Lebih kurang 300 orang perwakilan unsur forkopimda, kepala OPD, PKK, kader dan kepala puskesmas serta kader TB se kota Padang turut serta dalam kegiatan kali ini.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani mengatakan peringatan tahun ini mengangkat tema “TOSS TB (Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis) Dimulai Dari Saya” yakni bagaimana menumbuhkan kesadaran untuk mencegah dan mengobati TB dimulai dari diri sendiri dan keluarga.</p>
<p>“Bagaimana pemberdayaan lingkup kecil (keluarga) sebagai agen yang dapat membantu pemerintah mencegah dan mengobati tuberkulosis di lingkungan terdekatnya. Dengan program ini, harapan pemerintah adalah Indonesia dapat terbebas dari penyakit tuberkulosis pada tahun 2035.” ungkapanya.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, sejak satu bulan belakang pihaknya telah memulai Gerakan Ketuk Pintu yakni mendatangi masyarakat dari pintu ke pintu untuk memberikan penyuluhan tentang penyakit ini.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“Jika penderita ditemukan, maka penderita langsung ditangani secara baik. Jika tidak diobati, maka dampaknya, penularan akan semakin cepat.” ungkapnya.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan TBC sebenarnya bisa disembuhkan asal pasien mengonsumsi obat secara teratur. Sayangnya lama pengobatan menjadi faktor pasien malas mengonsumsi obat selama periode enam bulan.</p>
<p>&#8220;Kalau nggak teratur minum obat bisa jadi TB latent, bisa resisten. Kalau resisten obatnya semakin banyak yang diminum dan lama pengobatan juga bertambah. Belum lagi reaksi dari obat TBC resisten lebih berat dibandingkan obat TBC biasa,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Kedepan, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan perangkat RT dan RW untuk melaporkan jika ada warganya yang menderita batuk lebih dari dua minggu. “Ini sesuai dengan instruksi pak wali untuk melibatkan RT/RW untuk melakukan sosialisasi,” ungkapnya.</p>
<p>Sejauh ini untuk kota Padang indikator temuan penyakit TB berada dikisaran 65 persen dan angka tersebut terus meningkat setiap tahunnya. “Hal ini dipengaruhi banyak hal, mulai dari gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, kurangnya asupan gizi dan vitamin serta kebiasaan batuk tidak tutup mulut menjadi penyebab penularan TB.“ jelasnya. (hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hari-tb-sedunia-pemko-padang-lakukan-gerakan-ketuk-pintu/">Hari TB Sedunia, Pemko Padang Lakukan Gerakan Ketuk Pintu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadir Dalam Forum Stop TB di New York, Menkes Sampaikan ini</title>
		<link>https://prokabar.com/hadir-dalam-forum-stop-tb-di-new-york-menkes-sampaikan-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2018 23:47:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#menkes]]></category>
		<category><![CDATA[#newyork]]></category>
		<category><![CDATA[#tb]]></category>
		<category><![CDATA[#tbc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=19564</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek hadir dalam diskusi bersama Forum Stop TB Partnership Indonesia (FSTPI), WHO Global TB Program dan Stop TB...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hadir-dalam-forum-stop-tb-di-new-york-menkes-sampaikan-ini/">Hadir Dalam Forum Stop TB di New York, Menkes Sampaikan ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek hadir dalam diskusi bersama Forum Stop TB Partnership Indonesia (FSTPI), WHO Global TB Program dan Stop TB Partnership Global di The Roosevelt Hotel, New york.</p>
<p>&#8220;TBC membunuh 1,7 juta jiwa lebih banyak daripada AIDS dan Malaria. TBC tidak mudah ditangani, untuk itu penanganannya perlu peran berbagai sektor,&#8221; kata Menkes Nila seperti dalam rilis Kemenkes yang diterima, Kamis (27/9).</p>
<p>Menkes menyampaikan, pertemuan ini merupakan langkah pertama dari berbagai tindakan berbagai sektor untuk sama-sama mengeliminasi TBC secara meluas pada 2030.</p>
<p>“Seluruh sektor perlu dilibatkan, harmonisasi program agar visi misi sama dan pemerintah sudah menjadikan TBC sebagai salah satu prioritas Nasional dalam Renstra dan menjadikan TBC sebagai indikator PISPK dan Standar Pelayanan Minimal,” kata Nila.</p>
<p>Dijelaskan, dampak TBC sangat besar dan tersebar luas. Diperkirakan mortalitas akibat TBC telah menyebabkan kerugian USD616 miliar selama periode 2000-2015 dan dalam jangka panjang, ini dapat menyebabkan kerugian lebih lanjut sebesar USD984 miliar secara global.</p>
<p>“Kita tahu bahwa TBC tidak pernah menjadi masalah yang sederhana dan mudah terutama dari sudut bagian termiskin dan terabaikan di dunia. Jelas bahwa TBC bukan hanya masalah kesehatan, tetapi membutuhkan pendekatan multi dimensi untuk akhirnya dihilangkan,” ucap Nila.</p>
<p>Untuk mengakhiri TBC pada 2030, kata dia, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Butuh komitmen yang kuat dan tindakan dari semua sektor.</p>
<p>Langkah bersama yang dapat dilakukan menuju tahap eliminasi TBC,  pertama, salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah pembiayaan alternatif yang memungkinkan kombinasi negara dan donor atau sumber daya swasta harus dieksplorasi bersama di antara para pelaku yang berbeda.</p>
<p>Kedua, kerja sama lintas sektor. Eliminasi TBC harus melibatkan komitmen jangka panjang dari semua sektor. Masyarakat misalnya, mereka dapat menjadi jembatan untuk mengakhiri TBC. Sementara pada saat yang sama bekerja erat dengan pemerintah dan akademisi dan sektor lain, sehingga akan menurunkan lebih cepat kasus TBC.</p>
<p>Ketiga, bekerja erat dengan pemerintah dalam menangani keragaman dan kompleksitas kasus TBC. Ada peraturan nasional yang tersedia untuk memastikan keberhasilan kolaborasi yang lebih kuat antar pemerintah, seperti Instruksi Presiden tentang Germas, Keputusan Menteri tentang PIS-PK, juga Standar Pelayanan Kesehatan Minimum.</p>
<p>“Semua itu adalah tiga peraturan strategis yang harus kita semua manfaatkan secara optimal,” ujar Menkes.</p>
<p>Selain itu, Ketua FSTPI Arifin Panigoro pada sambutannya menyampaikan Indonesia harus belajar dari negara yang sudah berhasil menanggulangi TBC bahwa eliminasi TBC tidak mungkin tercapai tanpa mobilisasi sumber daya yang masif, efektif dan efisien. Hanya tinggal 12 tahun sebelum 2030, tetapi situasi TBC di banyak negara tidak memiliki kemajuan yang signifikan.</p>
<p>“Sudah saatnya kita merangkul lebih banyak pihak, karena permasalahan TBC menyentuh jauh lebih luas dari kesehatan,” katanya.</p>
<p>FSTPI, tambah Arifin, telah berinisiatif memetakan seluruh pemangku kepentingan relevan dan mengidentifikasi potensi peran masing-masing secara komprehensif.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa kemitraan lintas sektor dapat dilakukan melalui berbagi ilmu dan teknologi, cara manajemen yang efisien, pengembangan inovasi, serta mekanisme pendanaan yang stabil.</p>
<p>Melalui acara ini, diharapkan pihak nasional maupun dunia internasional akan meningkatkan kolaborasi lintas sektor dan multi aktor untuk mendorong inovasi dan mengakselerasi upaya eliminasi TBC.</p>
<p>&#8220;Komitmen global perlu diterjemahkan juga oleh masing-masing pihak terkait ke dalam aksi-aksi nyata di setiap level pemerintahan, mengedepankan prinsip kemitraan sejajar yang disepakati dalam dialog sebagai kunci untuk mengakhiri TBC,&#8221; katanya..</p>
<p>Pada diskusi dalam kegiatan ini, Menkes mengharapkan Dirjen P2P dapat menindaklanjuti FSTPI untuk lebih banyak melibatkan pihak swasta, utamanya yang bergerak di bidang non kesehatan, untuk mendukung pembiayaan operasional Pengendalian TBC yang tidak bisa masuk dalam pembiayaan sektor kesehatan, antara lain bantuan biaya hidup bagi penderita MDR, perbaikan kualitas permukiman penderita TBC serta bantuan biaya transportasi untuk pengambilan obat dan sputum. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hadir-dalam-forum-stop-tb-di-new-york-menkes-sampaikan-ini/">Hadir Dalam Forum Stop TB di New York, Menkes Sampaikan ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/91 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.023 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:39:18 by W3 Total Cache
-->