<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Tausyiah Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tausyiah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tausyiah/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Mar 2025 13:36:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Tausyiah Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tausyiah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Beribadah dengan Bersih dan Wangi</title>
		<link>https://prokabar.com/beribadah-dengan-bersih-dan-wangi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 13:30:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#IrsyadSyafar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tausyiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=126524</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Irsyad Syafar Rasulullah Saw memerintahkan kita untuk menghadiri shalat Jumat dan Shalat Ied dengan tampilan yang rapi (berhias), bersih sekaligus wangi. Dan itu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/beribadah-dengan-bersih-dan-wangi/">Beribadah dengan Bersih dan Wangi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Oleh: Irsyad Syafar</strong></em></p>
<p>Rasulullah Saw memerintahkan kita untuk menghadiri shalat Jumat dan Shalat Ied dengan tampilan yang rapi (berhias), bersih sekaligus wangi. Dan itu juga berlaku untuk shalat berjamaah 5 waktu, yang dihadiri oleh jumlah yang banyak. Termasuk juga saat menunaikan shalat tarawih yang kebiasaannya jumlah yang hadir melebihi jumlah jamaah rutin masjid di hari biasa. Allah Swt berfirman:</p>
<p>يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ.</p>
<p>Artinya: &#8220;Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.&#8221; (QS Al A&#8217;raf: 31).</p>
<p>Para ulama menjelaskan bahwa ayat ini memerintahkan agar setiap muslim memakai pakaian yang indah setiap kali pergi (memasuki) ke masjid. Dan maksudnya adalah bukan sekedar pakaian, akan tetapi yang menutup aurat, bersih dari kotoran dan najis serta pakaian yang baik.</p>
<p>Terkait mandi, memggosok gigi dan memakai wewangian di hari Jumat, Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p>الْغُسْلُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ ، وَأَنْ يَسْتَنَّ ، وَأَنْ يَمَسَّ طِيبًا إِنْ وَجَدَ.</p>
<p>Artinya: &#8220;Mandi pada hari Jumat adalah kewajiban (sangat dianjurkan) bagi orang dewasa. Dan hendaklah ia bersiwak dan memakai wewangian jika ada.&#8221; (HR Bukhari dan Muslim).</p>
<p>Banyak lagi hadits lain yang memerintahkan setiap muslim agar datang ke masjid untuk shalat Jumat dan shalat Ied, dalam keadaan bersih badan dan pakaian serta memakai wangi-wangian. Sedangkan untuk shalat berjamaah harian diqiyaskan kepada kedua shalat tersebut.</p>
<p>Terdapat juga larangan keras dari Rasulullah Saw bagi siapa yang baru saja memakan makanan yang beraroma tajam (tidak sedap) untuk tidak hadir ke masjid. Sebab itu akan mengganggu jamaah yang lain dan juga mengganggu para Malaikat. Beliau bersabda:</p>
<p>مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ, الْبَقْلَةِ، الثّومِ (وَقَالَ مَرّةً: مَنْ أَكَلَ الْبَصَلَ وَالثّومَ وَالْكُرّاثَ) فَلاَ يَقْرَبَنّ مَسْجِدَنَا، فَإِنّ الْمَلاَئِكَةَ تَتَأَذّى مِمّا يَتَأَذّى مِنْهُ بَنُو آدَمَ”. (رواه مسلم)</p>
<p>Artinya: &#8220;Barangsiapa yang memakan biji-bijian ini, yakni bawang putih (suatu kali beliau mengatakan, “Barangsiapa yang memakan bawang merah, bawang putih dan kurrats -sejenis daun bawang-), maka janganlah ia mendekati masjid kami, sebab Malaikat merasa terganggu dengan hal (bau) yang membuat manusia terganggu.” (HR Muslim).</p>
<p>Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa bau bawang di dalam hadits tersebut hanyalah sebagai contoh saja. Semua bau yang menyengat dan tidak sedap yang keluar dari mulut karena faktor makanan (bukan puasa), masuk dalam kategori larangan. Beliau berkata</p>
<p>وقال ابن حجر : وقد ألْحَقَ بها الفقهاء ما في معناها من البقول الكريهة الرائحة، كالفجل.</p>
<p>“Para ulama ahli fikih menyamakan hal ini kepada sesuatu yang semakna dengannya (bawang) seperti sayuran (polongan) dan lobak yang baunya menyengat.”</p>
<p>Maka orang yang baru saja makan petai, jengkol atau bahkan merokok, apalagi kombinasi itu semua, itu pastilah mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Bila ia shalat disamping orang lain, desahan nafas dan sendawanya akan sangat mengganggu. Apalagi jika shalatnya cukup panjang seperti shalat tarawih. Bisa menimbulkan rasa mual atau pusing, dan hilangnya kekhusyukan.</p>
<p>Para ulama bahkan memperluas cakupan masalah aroma tidak sedap ini kepada bau badan, bauk ketek, dan bau pakaian yang penuh keringat atau sudah lama tidak dicuci. Atau orang-orang yang bekerja di tempat yang penuh dengan aroma tidak sedap seperti tukang daging, tukang ikan dan sejenisnya.</p>
<p>Atau bahkan Ulama juga memasukkan bau badan yang ditimbulkan oleh adanya penyakit di badan atau di mulut yang akan menggangu orang lain. Siapa saja yang dalam situasi tersebut dilarang hadir ke masjid dan mendapat rukhsah sampai bau tersebut hilang dari badannya.</p>
<p>Karena itu, mari kita yang dalam kondisi sehat untuk membiasakan hadir ke masjid dengan pakaian dan badan yang bersih, menyikat gigi, menghentikan rokok dan disempurnakan dengan memakai wangi-wangian. Jangan sampai kehadiran kita justru menyebabkan tidak khusyuknya shalat orang lain dan terganggunya Malaikat.</p>
<p>Rasulullah Saw sendiri memang sangat menyukai wangi-wangian. Dari hadits Anas bin Malik, Rasulullah Saw bersabda:</p>
<p>حُبِّبَ إِلَىَّ مِنَ الدُّنْيَا النِّسَاءُ وَالطِّيبُ ، وَجُعِلت قُرَّةُ عَيْنِى فِى الصَّلاَةِ.</p>
<p>Artinya: &#8220;Aku dikaruniai rasa cinta dari dunia kalian: wanita dan wangi-wangian dan dijadikan shalat sebagai penyejuk mataku.&#8221; (HR. An Nasa’i no. 3879 dan Ahmad no. 11845).</p>
<p>Khusus tentang wewangian ini tentunya hanya untuk kaum lelaki saja. Adapun kaum wanita diharamkan keluar rumah memakai wewangian. Mereka cukup dengan kondisi bersih dan rapi menutup aurat tanpa wewangian.<br />
Wallahu A&#8217;lam bishshawab.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/beribadah-dengan-bersih-dan-wangi/">Beribadah dengan Bersih dan Wangi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antara Al Mahrum dan orang Dermawan</title>
		<link>https://prokabar.com/antara-al-mahrum-dan-orang-dermawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 03:34:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#IrsyadSyafar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tausyiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=126526</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Irsyad Syafar Jika anda seorang yang dermawan dan mudah memberi, itu adalah karunia dari Allah Swt. Semoga nikmat kedermawanan tersebut senantiasa dilimpahkan Allah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/antara-al-mahrum-dan-orang-dermawan/">Antara Al Mahrum dan orang Dermawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Oleh: Irsyad Syafar</strong></em></p>
<p>Jika anda seorang yang dermawan dan mudah memberi, itu adalah karunia dari Allah Swt. Semoga nikmat kedermawanan tersebut senantiasa dilimpahkan Allah sampai akhir hayat kelak.</p>
<p>Namun dalam memberi atau berbagi kepada orang lain, perlu juga anda perhatikan orang yang kondisinya di sebutkan dalam Al Quran sebagai AL MAHRUM. Seperti dalam firmanNya:</p>
<p>والذين في أموالهم حق معلوم للسائل والمحروم.</p>
<p>Artinya: &#8220;Dan orang-orang yang di dalam hartanya ada bagian tertentu. Untuk orang (miskin) yang meminta-minta dan untuk orang (miskin) yang menahan diri daei meminta-minta.&#8221; (QS Al Ma&#8217;arij: 24-25).</p>
<p>Dari ayat ini Allah menyebutkan dua tipe orang miskin. Yang pertama yang meminta-minta. Dan yang kedua yang menahan diri dari meminta-minta, yang nama lainnya adalah Al mahrum. Tipe kedua ini orangnya pemalu atau yang menjaga harga dirinya. Sehingga mereka tidak mau meminta-minta, padahal mereka memang sedang butuh pertolongan atau bantuan.</p>
<p>Maka bagi para dermawan atau hamba Allah yang sedang diberi Allah kelapangan harta, perlu juga &#8220;mencari-cari, mengintai-intai&#8221; atau menggali informasi tentang orang tipe ini, untuk kemudian diberikan bantuan yang layak. Sebab orang Al Mahrum ini kadang tak mendapat bantuan karena mereka menutupi kemiskinannya.</p>
<p>Orang-orang Al Mahrum sering &#8220;kalah&#8221; dari yang suka meminta-minta. Mereka pasti ada disekitar kita. Tapi rasa malu dan kehormatan diri telah menghalangi mereka untuk mengemis. Mereka sangat layak dibantu dan diprioritaskan. Bila dibulan Ramadhan ini anda membagi sedekah, zakat atau &#8220;takjil&#8221;, perlu juga anda dahulukan mereka ini.</p>
<p>*****</p>
<p>Kalau anda seorang yang sering dibantu oleh seseorang yang dermawan, baik itu untuk kepentingan anda pribadi atau untuk kepentingan yang lebih luas, perlu juga anda &#8220;menenggang&#8221; perasaan orang yang dermawan tersebut. Yaitu dengan tidak terlalu sering atau terlalu dekat jaraknya anda meminta kepadanya.</p>
<p>Banyak orang yang dermawan itu bukan karena hartanya yang melimpah ruah. Melainkan karena hatinya yang mudah tersentuh dan peduli kepada orang lain. Maka dia memberi itu juga dalam keterbatasan. Karenanya bila ia memberi, bukan berarti ia selalu ada harta dan kelapangan. Itu sebabnya perlu berjarak untuk meminta kepadanya dan tidak berketerusan. Jangan tiap sebentar, meminta kepadanya. Walaupun itu bukan untuk kepentingan pribadi.</p>
<p>Ada juga sebagian orang yang merasa kalau dia sudah sering diberi dan dibantu, seolah-olah itu sudah hak dia yang harus diterimanya. Dan seolah-olah sipemberi memang WAJIB membantunya. Dan kalau sekali-sekali tidak dibantu, maka ia menjadi marah atau tersinggung. Ini adalah sifat yang tidak baik.</p>
<p>Kita harus menjaga hubungan baik dengan orang lain dengan menjaga hati orang tersebut. Agar tentunya kebaikan demi kebaikan bisa berlanjut. Wallahu A&#8217;lam bishshawab.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/antara-al-mahrum-dan-orang-dermawan/">Antara Al Mahrum dan orang Dermawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Ucapan dan Doa Gantikan Tausyiah di Medsos</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bucapan-dan-doa-gantikan-tausyiah-di-medsos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2017 03:17:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tausyiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2376</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8212;&#160;Sigap. Itulah netizen Indonesia. Selain itu juga beragam. Demikianlah ucapan selamat hari raya mulai beredar di medsos. Hari raya Idul Fitri baru...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bucapan-dan-doa-gantikan-tausyiah-di-medsos/">​Ucapan dan Doa Gantikan Tausyiah di Medsos</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta, Prokabar &#8212;&nbsp;</b>Sigap. Itulah netizen Indonesia. Selain itu juga beragam. Demikianlah ucapan selamat hari raya mulai beredar di medsos.<br />
Hari raya Idul Fitri baru akan datang, Minggu (25/06/2017) tapi ucapan sudah mendahuluinya sejak Jumat malam tadi.</p>
<p>Ada ratusan ucapan bernada sama masuk ke telepon genggam salah seorang awak prokabar.com.</p>
<p>Ini salah satu contohnya:</p>
<p>ak melayu mengail ikan;</p>
<p>Perahu berlabuh ditengah lautan.</p>
<p>Sambil menunggu datangnya Lebaran</p>
<p>Pesan maaf kami sampaikan.</p>
<p>Kecubung batu dari Kalimantan;</p>
<p>Disanding elok dengan berlian.</p>
<p>Berhubung minggu udah Lebaran;</p>
<p>Salah dan Khilaf mohon dimaafkan.</p>
<p>Kembang melati sungguhlah indah;</p>
<p>Ditengah taman jadi hiasan.</p>
<p>Harum Lebaran tercium sudah;</p>
<p>Khilaf dan salah mohon dima&#8217;afkan.</p>
<p>Makan roti jangan berlari;</p>
<p>Kalaulah jatuh kita yang rugi.</p>
<p>Bersihkan hati sucikan diri;</p>
<p>Sambut Lebaran sebentar lagi &#8230;..</p>
<p>Saya &amp; Keluarga Mohon Maaf Lahir dan Bathin&nbsp;</p>
<p>Sedangkan doa puasa terakhir beragam pula modelnya. Salah satunya seperti ini :</p>
<p>Bismillahirohmanhirohim</p>
<p>&#8220;Ya Allah, Ya Robb, Lingkupilah hambamu ini di bulan Ramadhan dengan Rahmat-Mu, Anugrahilah hambamu ini Taufik dan Penjaga-Mu,Sucikanlah hati hambamu ini dari benih-benih Fitnah/kebencian.</p>
<p>Wahai Yang Maha Pengasih terhadap hamba-hamba-Nya yang Beriman.</p>
<p>Aamiin Yaa Robbal &#8216;Alaamiin.</p>
<p>Anda punya kreasi, silahkan tulis dan sebar sepuasnya. <b>(eda)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bucapan-dan-doa-gantikan-tausyiah-di-medsos/">​Ucapan dan Doa Gantikan Tausyiah di Medsos</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/68 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 15:40:39 by W3 Total Cache
-->