<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#tanjungsani Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tanjungsani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tanjungsani/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Dec 2021 16:32:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#tanjungsani Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tanjungsani/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tanah Longsor Tutup Akses Jalan di Mungko Jalan, Tanjung Sani Agam</title>
		<link>https://prokabar.com/tanah-longsor-tutup-akses-jalan-di-mungko-jalan-tanjung-sani-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Dec 2021 16:30:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tanjungsani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98854</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maninjau, Prokabar &#8211; Hujan yang terus mengguyur wilayah Agam berdampak bencana di sejumlah daerah. Saat ini, tanah longsor kembali terjadi di Nagari Tanjung Sani,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-longsor-tutup-akses-jalan-di-mungko-jalan-tanjung-sani-agam/">Tanah Longsor Tutup Akses Jalan di Mungko Jalan, Tanjung Sani Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maninjau, Prokabar</strong> &#8211; Hujan yang terus mengguyur wilayah Agam berdampak bencana di sejumlah daerah. Saat ini, tanah longsor kembali terjadi di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jum&#8217;at (17/12) malam.</p>
<p>Camat Tanjung Raya, Handria Asmi didampingi Miswardi, TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) yang telah berada di lokasi menyebutkan, tanah longsor menutup akses jalan sehingga terputus dan tidak bisa dilalui.</p>
<p>&#8220;Kondisi tanah longsor mencapai panjang 50 centimeter dan tinggi 65 centimeter dengan material lumpur batu dan kayu. Kejadian itu diperkirakan sekitar jam 19.45 WIB ini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Untuk sementara akses terputus, mengingat cuaca masih hujan belum bisa dilakukan pengerjaan. Awalnya Camat Tanjung Raya bersama TKSK, pihak kenagarian dan warga setempat melakukan goro. Namun hujan semakin lebat dan tidak bisa melakukan pembersihan secara manual.</p>
<p>Informasi didapat dari Kelompok Siaga Bencana atau KSB setempat. Dan peran aktif KSB di setiap nagari sangat diharapkan dalam kondisi cuaca ekstrim ini.</p>
<p>&#8220;Mengingat cuaca masih ektrim, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk berhati-hati. Jika ada terjadi bencana diharapkan untuk segera menghubungi pihak terkait. Kepada Pemerintahan nagari untuk mensiagakan atau menghidupkan posko-posko darurat serta menyiapkan Kelompok Siaga Bencananya,&#8221; tutup Camat Tanjung Raya, Handria Asmi. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-longsor-tutup-akses-jalan-di-mungko-jalan-tanjung-sani-agam/">Tanah Longsor Tutup Akses Jalan di Mungko Jalan, Tanjung Sani Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Agam Lakukan Gerak Cepat Penanggulangan Bencana Di Tanjung Sani</title>
		<link>https://prokabar.com/pemkab-agam-lakukan-gerak-cepat-penanggulangan-bencana-di-tanjung-sani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2019 13:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tanjungsani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55275</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanjung Raya, Prokabar — Belum lama bencana banjir bandang melanda Jorong Galapuang Nagari Tanjung Sani dan Sungai Rangeh, Nagari Bayur Kecamatan Tanjung Raya, kini...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-agam-lakukan-gerak-cepat-penanggulangan-bencana-di-tanjung-sani/">Pemkab Agam Lakukan Gerak Cepat Penanggulangan Bencana Di Tanjung Sani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanjung Raya, Prokabar —</strong> Belum lama bencana banjir bandang melanda Jorong Galapuang Nagari Tanjung Sani dan Sungai Rangeh, Nagari Bayur Kecamatan Tanjung Raya, kini bencana itu kembali terjadi di Nagari Tanjung Sani, Minggu (22/12). Curah hujan yang cukup tinggi dan lama, memicu banjir dan longsor dari hulu Perbukitan Danau Maninjau.</p>
<p>Akibat kejadian tersebut 5 unit rumah, Kantor Walinagari Tanjung Sani, Kantor Wali Jorong Pantas, akses jalan, saluran irigasi dan lapangan volly terkena banjir disertai lumpur.</p>
<p>Tim Gabungan yang awalnya masih melakukan pembersihan di Sungai Rangeh, Nagari Bayur, langsung berbalik arah menuju lokasi kejadian pada pukul 15.30 WIB.</p>
<p>&#8220;Kejadian Banjir Bandang pertama didapat di Jorong Pantas Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya diterima Minggu, (22/12) pukul 15.00 WIB. Menanggapi itu, kami yang masih berada di Sungai Rangeh langsung meluncur ke Nagari Tanjung Sani. Parahnya, bencana banjir terjadi secara beruntun di tiga titik,&#8221; ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi yang intent beberapa hari memimpin penanggulangan bencana di Selingkar Danau Maninjau tersebut.</p>
<p>Di Jorong Pantas tersebut terdapat 3 unit rumah warga dimasuki banjir lumpur dengan jumlah 8 jiwa, 1 unit kantor Wali Nagari Tanjung Sani, serta akses jalan namun masih bisa dilewati kendaraan roda 2.</p>
<p>Di Jorong Sigiran, banjir bandang mengenai 1 unit rumah milik Suhaimi Zulfa (85), menggenangi 1 unit kantor Jorong Sigiran, badan jalan sepanjang lebih kurang 40 meter. Dan Menggenangi lapangan bola volly.</p>
<p>Sementara itu, banjir bandang susulan kembali terjadi di Jorong Muko Jalan. Kejadian bekisar pukul 17.30 WIB dan menutupi badan jalan dengan panjang 150 meter dan tinggi 7 meter.</p>
<p>&#8220;Akses jalan lumpuh total banjir dengan membawa materil lumpur, batu dan kayu,&#8221; terang Handria.</p>
<p>Tidak hanya itu, 2 unit rumah warga juga jadi terdampak. Pemilik diketahui verbena Zulianis (55), tinggal bersama dua orang anaknya. Serta Guntur (31) hidup berdua dengan istrinya.</p>
<p>&#8220;Setelah melakukan pembersihan dan evakuasi di Jorong Pantas dan Sigiran, Tim gabungan langsung menuju Muko Jalan dan melakukan evakuasi korban. Sejumlah alat berat telah datang dan melakukan pembersihan,&#8221; tutup Camat Tanjung Raya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-agam-lakukan-gerak-cepat-penanggulangan-bencana-di-tanjung-sani/">Pemkab Agam Lakukan Gerak Cepat Penanggulangan Bencana Di Tanjung Sani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Sosok Pengarajin Gendang dan Tambua Tansa di Nagari Tanjung Sani</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-dia-sosok-pengarajin-gendang-dan-tambua-tansa-di-nagari-tanjung-sani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Oct 2018 02:20:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tambuatansa]]></category>
		<category><![CDATA[#tanjungsani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20473</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Di Jorong Pasak (Paka Tanjuang), Nagari Tanjuang Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar terdapat seorang ahli pembuat alat musik tradisional Minangkabau....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-sosok-pengarajin-gendang-dan-tambua-tansa-di-nagari-tanjung-sani/">Ini Dia Sosok Pengarajin Gendang dan Tambua Tansa di Nagari Tanjung Sani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Di Jorong Pasak (Paka Tanjuang), Nagari Tanjuang Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar terdapat seorang ahli pembuat alat musik tradisional Minangkabau. Alat musik Gendang Tansa dan Tambua, dilestarikan masyarakat Agam, Bukittinggi, Padang Pariaman dan Kota Pariaman.</p>
<p>Beliau bernama Zulkifli Sutan Janaik bersuku Koto, Asli orang Tanjung Sani Salingak Danau Maninjau. Ia mengaku baru menekuni pembuat Tambua dan Gendang Tansa, sejak 2006 lalu. Pada saat kebetulan usai mengikuti Festival Tambua Tansa di Lampung.</p>
<p>&#8220;Pada saat itu saya diajak Pak Alimin, orang Sungai Batang untuk bermain Gendang Tambua Tansa ke Lampung. Setelah usai, perantau di sana menawarkan dan meminta bantuan untuk memesan Tambua. Saya langsung mengajukan diri untuk bisa memenuhi permintaan meski pada saat itu saya belum mahir membuatnya,&#8221; ungkap Zulkifli.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-20474" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/9C0B3A4E-D1F8-4450-BE97-23CA01E498B3-169x300.jpeg" alt="" width="169" height="300" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/9C0B3A4E-D1F8-4450-BE97-23CA01E498B3-169x300.jpeg 169w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/9C0B3A4E-D1F8-4450-BE97-23CA01E498B3.jpeg 528w" sizes="(max-width: 169px) 100vw, 169px" /></p>
<p>Berkat yakin dan kesungguhan bersama rekan-rekannya, Pelestari dan Guru di sebuah sanggar Seni Tradisi di Tanjung Sani itu berhasil memenuhi pesanan, 26 buah Tambua beserta dua Gendang Tansa. &#8220;Sejak saat itu, saya beserta anak-anak dan Istri terus mendapat pesanan mencapai 200 buah selama satu bulan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sebelumnya, akhir tahun 1989 setelah bekeluarga, ia sempat berprofesi sebagai tukang dan pembuat atau perenovasi sampan. Karena di Selingkar Danau Maninjau, banyak orang membutuhkannya. Dari dasar skill tersebut, Sutan Janaik Suku Koto ini memberanikan diri membuatkan pesanan itu, dan sebagai pembuka awal kesuksesan yang ia capai hingga saat ini.</p>
<p>Pesanan tidak hanya dari Agam, Bukittinggi, Padang Pariaman dan Kota Pariaman saja. Perantauan di Pekanbaru, Batam, Lampung, Medan bahkan di Singapura dan Malaysia juga banyak ke sini. Meminta untuk membuatkan Tambua dan Tansa.</p>
<p>&#8220;Sebelum hasil pesanan yang saya buat belum bagus sesuai kemampuan yang saya miliki, gendang tersebut belum berani saya berikan. Kepuasan orang lain yang memesan adalah kepuasan diri pribadi saya. Karena saya juga pecinta dan pelestari kesenian Minangkabau. Pemain sekaligus pelatih alat kesenian itu sendiri,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Satu Tambua beragam harganya, tergantung besar ukuran dan permintaan pemesan. Bila ukuran besar, bisa mencapai Rp850 ribu rupiah. Sedangkan Gendang Tansa harganya berkisar Rp1.200.000. &#8220;Keutamaan kita adalah bagaimana kelestarian tradisional ini terus bangkit. Karena kesenian (seni) tradisi melatih kita pada nilai-nilai sosial berupa raso dan pareso. Seni Raso jo Pareso membuat kita peka atau peduli dengan sesama beserta lingkungan,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-sosok-pengarajin-gendang-dan-tambua-tansa-di-nagari-tanjung-sani/">Ini Dia Sosok Pengarajin Gendang dan Tambua Tansa di Nagari Tanjung Sani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 43/72 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.014 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:57:20 by W3 Total Cache
-->