<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#tanggapbencana Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tanggapbencana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tanggapbencana/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Apr 2024 15:08:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#tanggapbencana Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tanggapbencana/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tanah Datar Tanggap Darurat Banjir Bandang 14 Hari ke Depan</title>
		<link>https://prokabar.com/tanah-datar-tanggap-darurat-banjir-bandang-14-hari-ke-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2024 15:08:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BanjirBandang]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#Lahardinginmarapi]]></category>
		<category><![CDATA[#tanggapbencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=119355</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Bupati Tanah Datar Eka Putra tetapkan Kabupaten Tanah Datar dalam Status Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir Bandang selama 14 (empat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-datar-tanggap-darurat-banjir-bandang-14-hari-ke-depan/">Tanah Datar Tanggap Darurat Banjir Bandang 14 Hari ke Depan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Bupati Tanah Datar Eka Putra tetapkan Kabupaten Tanah Datar dalam Status Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir Bandang selama 14 (empat belas) hari terhitung mulai tanggal 8 sampai dengan 21 April 2024.</p>
<p>Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Tanah Datar No. 100.3.3.2/147/BPBD-2024 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir Lahar Dingin, Banjir Bandang, dan Longsor di Tanah Datar.</p>
<p>“Bahwa pada hari Senin tanggal 8 April 2024, telah terjadi bencana alam banjir lahar dingin, banjir bandang dan longsor di beberapa kecamatan di Kabupaten Tanah Datar yang mengakibatkan rusanya fasilitas umum, lahan pertanian, kolam pembudidaya ikan dan rumah masyarakat,” ujar Bupati Eka.</p>
<p>“Bahwa ancaman bencana alam banjir lahar dingin, banjir bandang dan longsor sebagaimana dimaksud dalam huruf a memerlukan penanganan yang cepat, tepat dan tepat sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan agar tercegahnya dampak buruk yang ditimbulkan,” tambahnya.</p>
<p>Selama masa tanggap darurat tersebut, Pemerintah bersama Forkopimda, instansi vertikal dan seluruh pihak terkait akan melaksanakan aksi penanggulangan diantaranya pengajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan, kerugian, dan sumber daya; Penentuan status keadaan darurat bencana; Penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana.</p>
<p>“Juga akan diselenggarakan pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan terhadap kelompok rentan dan pemulihan dengan segera prasaran dan sarana vital,” demikian tertulis dalam SK tersebut.</p>
<p>Selain itu, pemerintah dan jajaran juga akan mendirikan posko tanggap darurat di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tanah Datar. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-datar-tanggap-darurat-banjir-bandang-14-hari-ke-depan/">Tanah Datar Tanggap Darurat Banjir Bandang 14 Hari ke Depan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Agam, Cepat Tanggap Bencana</title>
		<link>https://prokabar.com/agam-cepat-tanggap-bencana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2020 03:09:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#siagabencana]]></category>
		<category><![CDATA[#tanggapbencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=66671</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: R. Rajo Intan (Jurnalis) &#160; Maninjau, Prokabar — Sekadar kagum terkait cepat tanggapnya Pemerintah Kabupaten Agam menghadapi setiap bencana. Hal itu menunjukkan rasa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/agam-cepat-tanggap-bencana/">Agam, Cepat Tanggap Bencana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Oleh: R. Rajo Intan (Jurnalis)</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Maninjau, Prokabar —</strong> Sekadar kagum terkait cepat tanggapnya Pemerintah Kabupaten Agam menghadapi setiap bencana. Hal itu menunjukkan rasa empati, peduli, loyalitas, tanggungjawab, beradab, agamais dan berilmu jadi dasar kekuatan semua komponen dalam bekerja.</p>
<p>Selain memiliki sosok pemimpin yang agamais, beradab, cakap, cerdas, tegas dan tangguh, tentu didukung semua pihak yang &#8220;saiyo sakato&#8221; membangun dan cepat tanggap. Kesuksesan itu, selain izin Yang Maha Kuasa, tentu kembali kepada usaha dan keikhlasan bersama dalam membangun negeri sendiri.</p>
<p>Agam memiliki geografis komplit dan beragam. Dikelilingi perbukitan, pegunungan, lembah atau ngarai, danau, laut hingga hutan lindung dan Cagar Alam. Artinya, memiliki potensi hebat dan terlengkap, khususnya di Sumatra Barat. Sebaliknya, dibalik kelebihan itu juga memiliki tantangan dan rintangan yang beragam pula.</p>
<p>Sesuai pepatah, &#8220;Buminyo angek, aia no karuah, ikan no lia. Warna bendera no Sirah&#8221;. Pituah Luhak Agam ini, sesuai sekali dengan karakteristik yang dimiliki. Kehidupan yang cukup keras, membentuk masyarakatnya terbiasa dengan kompetisi dan kompentensi tinggi. Jika lemah akan kalah dalam persaingan hidup.</p>
<p>Terbukti, Agam banyak melahirkan Tokoh Nasional sekaligus Pahlawan Nasional pendiri bangsa Indonesia. Hatta, Hamka, Agus Salim, Rasuna Said, Adnan Kapau Gani, Abdul Muis dan Rohana Kudus. Belum lagi mereka perjuangan hebat masa pra-kemerdekaan, tapi belum tercatat sebagai Pahlawan Nasional.</p>
<p>Saking kerasnya hidup di Agam, cuaca ekstrim menjadi hal lumrah di sini. Hampir setiap hujan, bencana longsor dan banjir terjadi. Karena jalur yang dilalui selalu melintasi pegunungan, perbukitan, dataran tinggi dan dataran rendah. Tanah perbukitan sangat lembek dan mudah longsor.</p>
<p>Untuk daerah rawan longsor, pohon tumbang dan angin puting beliung, hampir merata terjadi di Agam. Seperti di Kelok 44, Jalur Panta Pauah Matur, Palupuah, Malalak, Baso, Canduang, Tilatang Kamang, Kamang Mudik, Kamang Magek, Lubuak Basung, Sungai Pua serta Palembayan. Sementara Tanjung Raya dan Ampek Nagari daerah rawan banjir bandang atau galodo.</p>
<p>Kondisi ini dipahami betul Bupati Agam. Dengan tegas memerintahkan jajarannya, untuk lebih cepat tanggap serta tangkas menerima laporan. Disertai pembagian posko dan manajemen kinerja tim terpadu.</p>
<p>Penanggulangi bencana menjadi prioritas utama di Agam. Karena masyarakat butuh cepat pertolongan menghadapi musibah. Dan hal itu sudah saya saksikan langsung di lapangan.</p>
<p>Seperti Longsor di Data Kampung Dadol (Sungai Batang), Banjir Bandang Di Galapuang (Tanjung Sani), serta Banjir Bandang di Ampek Nagari (Sitinjau, Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari. Isak tangis warga cepat redup berkat kehadiran pasukan sosial ini cepat berdatangan. Tanggap darurat beberapa minggu disertai dapur umum.</p>
<p>Sistem jaringan komunikasi dan informasi dibangun dengan baik. Dimulai lintas sektoral dan OPD, hingga kepada pemerintahan kecamatan, nagari, relawan dan lapisan masyarakat lainnya. Setiap peristiwa atau bencana yang terjadi, cepat sampai ke petugas. Akibatnya, petugas cepat tau dan langsung ke lokasi kejadian.</p>
<p>Responsif Tim Gabungan di Agam menjadi cepat karena sudah menanam jejaring. Mulai dari Satgas BPBD, Satpol PP dan Damkar, Dinas Sosial bersama Pemerintah Kecamatan, TNI-POLRI dan kenagarian. Bahkan sampai tingkat relawan seperti TKSK, KSB, Karang Taruna dan organisasi pemuda lainnya. Saya salut melihat setiap aksi yang dilakukan semua tim yang bekerja. Dan semua itu, terpantau dari berbagai berita produk jurnalistik.</p>
<p>Kondisi tersebut menunjukan peran serta jurnalis atau wartawan Kabupaten Agam cukup mendukung. Sebagian besarnya aktif dan produktif. Edukasi dan informasi dapat dikelola sesuai kebutuhan publik, sehingga memberi dampak positif pada masyarakat. Berharap masyarakat dapat cerdas dan cepat tanggap menghadapi potensi bencana. Setidaknya, diharapkan tidak cepat termakan hoaxs.</p>
<p>Ditambah lagi Dinas Kominfo, Distag dan Bidang Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Kabupaten Agam. Tiga instansi ini memiliki kemampuan publikasi dan sosialisasi yang sangat baik. Diskominfo dengan portal khusus dan aktif di media sosial. Tidak kalah hebatnya akun Distag Agam cukup menarik untuk disimak. Sementara, amcnews.com sebagai media berita milik Prokompim Kabupaten Agam, sering menjadi referensi dari awak media.</p>
<p>Sejumlah inovasi, terobosan dan kebijakan, terutama dalam penanggulangan bencana, jelas berjenjang dan terkoordinir rapi. Tentu dari komando pucuk pimpinan tertingginya Bupati Agam, Dr. Ir. H. Indra Catri MSP, Dt. Malako Nan Putiah.</p>
<p>Seiring pengamatan dan analisa dilapangan, manajemen kepemimpinan beliau sangatlah kuat dan terukur. Sangat paham betul potensi dan kekuatan dimiliki, sehingga mampu mengoptimalkan kinerja setiap individu jajarannya.</p>
<p>Saya tidak terlalu paham tentang ilmu tata kelola Pemerintahan. Namun Transparansi, Partisipasi, Akuntabilitas dan Koordinasi yang dijalankannya, sangat baik dan terencana. Sehingga tiga pokok utama kinerja pemerintah dalam melayani, memberdayakan dan pembangunan berjalan sesuai harapan.</p>
<p>Sebagai tamatan ITB dan doktor IPDN Sumedang, jelas beliau memiliki kecerdasan intelektual tentang ilmu tata kelola pemerintahan dan ilmu hukum tata negara. Hal tersebut dibuktikan sejumlah prestasi dan bentuk implementasi kerja hingga ke tingkat bawah.</p>
<p>Meski masih banyak kelemahan sebagai manusia, akan tetapi dari sekian banyak kepala daerah di Sumatra Barat, beliau salah satu pemimpin cerdas dan tegas. Seluruh jajarannya sangat loyal menjalankan setiap arahan dan tanggung jawabnya.</p>
<p>Semakin mengenalnya, semakin saya menyukai karakter dan kepemimpinan beliau. Meski demikian, tetap memiliki kelemahan sebagai Hamba Allah.</p>
<p>Penanganan Covid 19 Tercepat di Sumbar.</p>
<p>Lagi-lagi Kabupaten Agam melalui Bupati Agam, Dr. Ir. Indra Catri, MSP Dt. Malako Nan Putiah, menurut pandangan saya, tercepat dalam penanganan Covid-19. Daerah lain yang belum berbuat apa-apa, Pemda Agam sudah melakukan Musrembang RKPD Kabupaten Agam 2021 dengan Video Conference (vicon). Rapat vicon tersebut diikuti bersama seluruh OPD, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Nagari.</p>
<p>Inovasi itu perdana di Agam dan menurut pengamatan saya, pertama di Sumatra Barat saat pemberlakuan Social Distancing yang telah disosialisasikan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat. Peristiwa bersejarah itu berlangsung pada Kamis, 26 Maret 2020 di Aula Kantor Bupati Agam, Lubuk Basung.</p>
<p>Pada pertemuan tersebut, segala pembangunan beralih kepada Percepatan Penanggulangan Covid-19. Karena sangat urgen dan sudah menjadi musibah besar. Tidak hanya di Indonesia, juga bahkan di berbagai negara terkuat dan maju di dunia.</p>
<p>Terkait video conference, itu membuktikan bahwa Kabupaten Agam telah terhubung akses jaringan internet hampir ke seluruh pusat pemerintahan kecamatan se Kabupaten Agam. Walau geografis daerah dipenuhi perbukitan, pegunungan dan ngarai-ngarai, yang biasanya sulit terhubung jaringan telekomunikasi dan internet, namun Agam berhasil melewati tingkat kesulitan tersebut.</p>
<p>Tim Satgas Gugus Tugas di Agam sengaja menambahkan kata &#8220;Percepatan&#8221;.<br />
Sehingga bernama Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 atau disingkat GTP2 Covid-19. Berbeda dibeberapa daerah lain, mungkin sebagai bentuk komitmen dan konsisten memerangi wabah Covid 19. Sehingga bisa cepat diatasi dan dilalui.</p>
<p>Ketua Harian GTP2 Covid-19 Kabupaten Agam sendiri, dipimpin Sekdakab Agam, Drs. Martias Wanto, M.M, Dt. Maruhun. Bersama jajaran Pemda Agam, terus bergerak dan membangun 8 posko lintas perbatasan. Berguna sebagai pos pemeriksaan pendatang maupun pengendara yang melintasi wilayah Agam. Hal yang sama dilakukan daerah lain.</p>
<p>Setelah melakukan beberapa rapat dengan video call tersebut, pada akhir Maret 2020, Agam kembali tercepat melakukan realisasi penyaluran bantuan untuk masyarakat. Sebagai langkah antisipasi kesulitan masyarakat miskin, memenuhi kebutuhan disaat pemberlakuan Physical Distancing seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>Penyaluran bantuan tersebut menggunakan data DTKS sesuai arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat. Awalnya, bantuan tersebut dianggap terlalu cepat direalisasikan. Namun secara berlahan disadari, bantuan itu sangat efektif memberi efek positif terkait kepatuhan masyarakat dalam mensukseskan percepatan penanganan Covid-19.</p>
<p>Secara beruntun, bantuan tahap demi tahap terealisasi kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Akibat pemberlakuan pembatasan ruang gerak dan aktifitas masyarakat, jelas akan berdampak kepada kesejahteraan dan perekonomian. Dan paling terdampak tentu ekonomi masyarakat paling rendah, yang hanya mengandalkan dapat sehari habis sehari pula. Selain data DTKS, bantuan untuk mubaliq, guru TPA/MDA, penjaga sekolah, garin masjid dan perantau jawa juga diberikan.</p>
<p>Hebatnya lagi, Agam bersama Sawahlunto dan Padang Panjang menjadi daerah tercepat melakukan realisasi Bantuan Langsung Tunai atau BLT Provinsi Sumatra Barat. Salah satu tahapan bantuan pertama Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kementerian Sosial. Setelah keluarnya Pergub. No. 24 tahun 2020, Kamis (30/4), Sabtunya sudah bisa dicairkan.</p>
<p>Meski demikian, bantuan ini bukanlah tujuan utama mengatasi masalah. Melainkan bersifat sementara sebagai penanggulangan kedaruratan kebencanaan. Dalam hal ini, bencana kesehatan wabah Covid-19.</p>
<p>Sifat cepat tanggap, cerdas, empati, simpatik, peduli sesama, bertanggungjawab, loyalitas, beradab dan agamais adalah sikap yang harus terus dipertahankan masyarakat Minang, khususnya di Agam. Sesuai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, sangat tertanamkan nilai-nilai kepribadian dan kemanusian masyarakat Luhak Nan Tangah ini. Pemikiran dan rasa periksan itu, selalu terukur melalui pondasi Islam, Al-Quran dan Hadis. Maka kita semua, mari teruslah bertahan, maju dan jayakan Luhak Agam ini menjadi lebih baik. (<b>***</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/agam-cepat-tanggap-bencana/">Agam, Cepat Tanggap Bencana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/64 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.038 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:41:58 by W3 Total Cache
-->