<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#tanaman Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tanaman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tanaman/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Oct 2020 03:27:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#tanaman Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tanaman/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Salah Seorang Warga Agam Temukan Bunga Bangkai di Kebun</title>
		<link>https://prokabar.com/salah-seorang-warga-agam-temukan-bunga-bangkai-di-kebun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 03:27:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bungabangkai]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#tanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76523</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Yossy Ferawati, warga Jorong II, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung menemukan bunga bangkai yang hidup di perkebunan miliknya, di Sungai Landai, Dusun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/salah-seorang-warga-agam-temukan-bunga-bangkai-di-kebun/">Salah Seorang Warga Agam Temukan Bunga Bangkai di Kebun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar — </strong>Yossy Ferawati, warga Jorong II, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung menemukan bunga bangkai yang hidup di perkebunan miliknya, di Sungai Landai, Dusun Simaruok.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Dilansir Prokabar dari MC Agam, Selasa (27/10), Yossy menjelaskan, ia bersama suaminya sedang membersihkan kebun miliknya dan mencium bau yang sangat menyengat seperti bau bangkai.</p>
<p data-reader-unique-id="4">“Awalnya kami kira bau ini adalah bangkai babi, karena beberapa hari sebelumnya, di lokasi ini menjadi tempat perburuan babi oleh masyarakat,” ujarnya</p>
<p data-reader-unique-id="5">Dijelaskan, setelah mencari ke sumber baunya, ternyata ditemukan bunga langka itu tumbuh di sisi tebing di bawah pohon kayu, tempatnya tidak jauh dari pondok peristirahatannya.</p>
<p data-reader-unique-id="6">“Diperkirakan tinggi bunga bangkai ini hampir mencapai 2 meter, dengan lebar lebih kurang 1 meter,” jelasnya.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Sementara itu, Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra mengatakan, tanaman dengan nama latin <em data-reader-unique-id="8">Amorphophallus titanum</em> ini diperkirakan berumur 2 tahun.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Dijelaskan, tanaman ini memiliki 2 fase, pertama adalah fase vegetatif, dimana tanaman ini hanya berupa tangkai, daun, dan batang. Sedangkan fase kedua, tanaman ini sudah menunjukkan bunganya, disebut dengan fase generatif.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Menurutnya, jika dilihat dari bentuknya sekarang, tanaman ini berada di fase generatif, karena bunganya sudah mekar sempurna.</p>
<p data-reader-unique-id="11">“Masa mekar bunga ini hanya selama 7-10 hari, setelah itu bunga ini akan menjadi layu,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Lebih lanjut dijelaskan, <em data-reader-unique-id="13">Amorphophallus titanum</em>(Bunga Bangkai) adalah jenis tumbuhan yang dilindungi oleh UU Nomor 5 Tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.</p>
<p data-reader-unique-id="14">“UU Nomor 5 Tahun 1990 ini mengatur tentang, setiap orang dilarang mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati,” tutupnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/salah-seorang-warga-agam-temukan-bunga-bangkai-di-kebun/">Salah Seorang Warga Agam Temukan Bunga Bangkai di Kebun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bunga Bangkai Amorphophallus Titanus Muncul Di Palupuah Agam</title>
		<link>https://prokabar.com/bunga-bangkai-amorphophallus-titanus-muncul-di-palupuah-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2019 07:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bungabangkai]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32041</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Setangkai Bunga Bangkai atau Amorphophallus Titanum tumbuh subur di Pandan, perbatasan Jorong Batang Palupuah &#8211; Jorong Sitingkai, Nagari Koto Rantang, Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bunga-bangkai-amorphophallus-titanus-muncul-di-palupuah-agam/">Bunga Bangkai Amorphophallus Titanus Muncul Di Palupuah Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Setangkai Bunga Bangkai atau Amorphophallus Titanum tumbuh subur di Pandan, perbatasan Jorong Batang Palupuah &#8211; Jorong Sitingkai, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.</p>
<p>Menurut warga setempat, Heru (23) mengatakan bunga bangkai raksasa tersebut memiliki tinggi 2 meter dan sudah 15 hari terlihat di sana. &#8220;Saat ini kelopak bunga sudah mulai terbuka dan diduga beberapa hari kedepan mekar sempurna,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia melanjutkan, sebelumnya bunga jenis yang sama juga pernah tumbuh di daerah setempat namun gagal mekar akibat tertimpa ranting kayu. Di lokasi tersebut sudah 6 kali ditemukan bunga bangkai raksasa salah satunya yang dirusak oleh turis pada bulan April tahun lalu,&#8221; terang Heru.</p>
<p>Untuk menjaga habitatnya, masyarakat telah memagar agar melindungi bunga tidak kembali dirusak. Pemagaran juga bertujuan agar para pengunjung tidak terlalu dekat dengan posisi bunga sehingga rusak dan mati.</p>
<p>Camat Palupuh, Hasrizal mengatakan kemunculan bunga bangkai raksasa itu bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kecamatan Palupuh.</p>
<p>&#8220;Palupuh terkenal habitat bunga Rafflesia, kini ditambah dengan tumbuhnya bunga bangkai raksasa. Kita berharap masyarakat dan para pengunjung bisa sama-sama menjaga agar bunga tersebut tetap ada, dan berkembang biak di daerah setempat,&#8221; pungkasnya. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bunga-bangkai-amorphophallus-titanus-muncul-di-palupuah-agam/">Bunga Bangkai Amorphophallus Titanus Muncul Di Palupuah Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2 Knop Rafflesia tuan-mudae Mulai Tumbuh Di Palembayan</title>
		<link>https://prokabar.com/2-knop-rafflesia-tuan-mudae-mulai-tumbuh-di-palembayan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jan 2019 14:18:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bunga]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[#raflesia]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=29361</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; PEH atau Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra melakukan monitoring ke habitat terbanyak dan terbesar Rafflesia tuan-mudae di Jorong...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/2-knop-rafflesia-tuan-mudae-mulai-tumbuh-di-palembayan/">2 Knop Rafflesia tuan-mudae Mulai Tumbuh Di Palembayan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar</strong> &#8211; PEH atau Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra melakukan monitoring ke habitat terbanyak dan terbesar Rafflesia tuan-mudae di Jorong Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Agam, Sumbar, Sabtu siang (26/1). Selain bertujuan memastikan keberadaannya tidak terganggu aktifitas manusia, juga menghitung jumlah Rafflesia yang tumbuh di sana.</p>
<p>&#8220;Saat ini, total jumlah umbi atau knop Rafflesia tuan-mudae yang sudah ditemukan di sini sebanyak 46 knop. Dan hari ini kita menemukan 2 knop bunga langka tersebut mulai tumbuh,&#8221; terang Ade.</p>
<p>Sebelumnya, di sini juga pernah ditemukan Rafflesia tuan-mudae terbesar di dunia dengan diameter 107 centimeter. Mengalahkan temuan Rafflesia jenis Arnoldii di Filipina berdiameter 100 centimeter.</p>
<p>Jarak lokasi ke perkampungan masyarakat sangat dekat. Hanya sekitar 2 kilometer. Oleh sebab itu, lokasi tersebut harus selalu di jaga dan dilindungi. &#8220;Kami juga selalu berkoordinasi dengan masyarakat setempat, agar selalu menjaga lokasi yang masuk di kawasan Hutan Cagar Alam Maninjau ini. Apalagi lokasi tersebut juga sumber air bersih masyarakat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sesuai Undang-undang Nomor 5 tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam, Hayati dan Ekosistem, setiap orang dilarang mengambil, menebang, memiliki merusak, mengambil, menangkap, mengangkut,<span class="Apple-converted-space">  </span>mengeluarkan dan memperniagakan tumbuhan atau satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup atau mati. Bila ada manusia yang melanggar peraturan tersebut akan dijerat pasal 21 ayat 1 dan ayat 2, dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara dan denda Rp100 juta.</p>
<p>&#8220;Kami dari BKSDA Provinsi Sumatra Barat, melalui Resor Agam di 2019 ini, juga berencana menjadikan lokasi tersebut sebagai pusat atau stasiun penelitian dan pendidikan konservasi bagi perguruan tinggi atau pelajar yang ingin menggali bunga langka tersebut,&#8221; pungkas Ade. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/2-knop-rafflesia-tuan-mudae-mulai-tumbuh-di-palembayan/">2 Knop Rafflesia tuan-mudae Mulai Tumbuh Di Palembayan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/74 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.010 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:28:01 by W3 Total Cache
-->