<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#tambuatansa Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tambuatansa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tambuatansa/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Oct 2018 02:20:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#tambuatansa Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tambuatansa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Dia Sosok Pengarajin Gendang dan Tambua Tansa di Nagari Tanjung Sani</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-dia-sosok-pengarajin-gendang-dan-tambua-tansa-di-nagari-tanjung-sani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Oct 2018 02:20:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tambuatansa]]></category>
		<category><![CDATA[#tanjungsani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20473</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Di Jorong Pasak (Paka Tanjuang), Nagari Tanjuang Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar terdapat seorang ahli pembuat alat musik tradisional Minangkabau....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-sosok-pengarajin-gendang-dan-tambua-tansa-di-nagari-tanjung-sani/">Ini Dia Sosok Pengarajin Gendang dan Tambua Tansa di Nagari Tanjung Sani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Di Jorong Pasak (Paka Tanjuang), Nagari Tanjuang Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar terdapat seorang ahli pembuat alat musik tradisional Minangkabau. Alat musik Gendang Tansa dan Tambua, dilestarikan masyarakat Agam, Bukittinggi, Padang Pariaman dan Kota Pariaman.</p>
<p>Beliau bernama Zulkifli Sutan Janaik bersuku Koto, Asli orang Tanjung Sani Salingak Danau Maninjau. Ia mengaku baru menekuni pembuat Tambua dan Gendang Tansa, sejak 2006 lalu. Pada saat kebetulan usai mengikuti Festival Tambua Tansa di Lampung.</p>
<p>&#8220;Pada saat itu saya diajak Pak Alimin, orang Sungai Batang untuk bermain Gendang Tambua Tansa ke Lampung. Setelah usai, perantau di sana menawarkan dan meminta bantuan untuk memesan Tambua. Saya langsung mengajukan diri untuk bisa memenuhi permintaan meski pada saat itu saya belum mahir membuatnya,&#8221; ungkap Zulkifli.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-20474" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/9C0B3A4E-D1F8-4450-BE97-23CA01E498B3-169x300.jpeg" alt="" width="169" height="300" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/9C0B3A4E-D1F8-4450-BE97-23CA01E498B3-169x300.jpeg 169w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/9C0B3A4E-D1F8-4450-BE97-23CA01E498B3.jpeg 528w" sizes="(max-width: 169px) 100vw, 169px" /></p>
<p>Berkat yakin dan kesungguhan bersama rekan-rekannya, Pelestari dan Guru di sebuah sanggar Seni Tradisi di Tanjung Sani itu berhasil memenuhi pesanan, 26 buah Tambua beserta dua Gendang Tansa. &#8220;Sejak saat itu, saya beserta anak-anak dan Istri terus mendapat pesanan mencapai 200 buah selama satu bulan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sebelumnya, akhir tahun 1989 setelah bekeluarga, ia sempat berprofesi sebagai tukang dan pembuat atau perenovasi sampan. Karena di Selingkar Danau Maninjau, banyak orang membutuhkannya. Dari dasar skill tersebut, Sutan Janaik Suku Koto ini memberanikan diri membuatkan pesanan itu, dan sebagai pembuka awal kesuksesan yang ia capai hingga saat ini.</p>
<p>Pesanan tidak hanya dari Agam, Bukittinggi, Padang Pariaman dan Kota Pariaman saja. Perantauan di Pekanbaru, Batam, Lampung, Medan bahkan di Singapura dan Malaysia juga banyak ke sini. Meminta untuk membuatkan Tambua dan Tansa.</p>
<p>&#8220;Sebelum hasil pesanan yang saya buat belum bagus sesuai kemampuan yang saya miliki, gendang tersebut belum berani saya berikan. Kepuasan orang lain yang memesan adalah kepuasan diri pribadi saya. Karena saya juga pecinta dan pelestari kesenian Minangkabau. Pemain sekaligus pelatih alat kesenian itu sendiri,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Satu Tambua beragam harganya, tergantung besar ukuran dan permintaan pemesan. Bila ukuran besar, bisa mencapai Rp850 ribu rupiah. Sedangkan Gendang Tansa harganya berkisar Rp1.200.000. &#8220;Keutamaan kita adalah bagaimana kelestarian tradisional ini terus bangkit. Karena kesenian (seni) tradisi melatih kita pada nilai-nilai sosial berupa raso dan pareso. Seni Raso jo Pareso membuat kita peka atau peduli dengan sesama beserta lingkungan,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-sosok-pengarajin-gendang-dan-tambua-tansa-di-nagari-tanjung-sani/">Ini Dia Sosok Pengarajin Gendang dan Tambua Tansa di Nagari Tanjung Sani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Perjuangan Peserta 1000 Tambua Tansa Pecahkan Rekor MURI</title>
		<link>https://prokabar.com/kisah-perjuangan-peserta-1000-tambua-tansa-pecahkan-rekor-muri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Oct 2018 01:56:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#MURI]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tambuatansa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20470</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Pejuangan adalah suatu keharusan seseorang atau kelompok agar dapat mencapai tujuan dan harapan. Dan usaha dari perjuangan tersebut tidak semudah ucapan ketimbang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-perjuangan-peserta-1000-tambua-tansa-pecahkan-rekor-muri/">Kisah Perjuangan Peserta 1000 Tambua Tansa Pecahkan Rekor MURI</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar —</strong> Pejuangan adalah suatu keharusan seseorang atau kelompok agar dapat mencapai tujuan dan harapan. Dan usaha dari perjuangan tersebut tidak semudah ucapan ketimbang upaya nyata yang dilakukan.</p>
<p>Begitu pula yang dilalui Group Sanggar Tambua Tansa Beruang Hitam asal Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar ini. Merupakan salah satu dari ribuan orang yang diundang untuk mengikuti Festival Save Danau Maninjau di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur Sabtu (6/10). Kegiatan berlangsung sampai Minggu (7/10), ditutup dengan parade rekor muri 1000 Tambua Se-Indonesia.</p>
<p>Kelompok group Beruang Hitam itu dipimpin Romi Datuak Maharajo. Dari awal perencanaan mengikuti kegiatan sudah dibenturkan beragam permasalahan yang rumit.</p>
<p>&#8220;Awalnya kami tidak bisa pergi, sebab kami tau untuak ikut ke Jakarta butuh modal besar. Namun 10 hari keberangkatan, ada teman dari Lubuak Basung kebetulan pengurus sanggar Sagagang Siriah mengajak bergabung,&#8221; kata Romi.</p>
<p>Awalnya mereka telah mandaftarkan 2 grup untuak ke Jakarta. Karena ada masalah dengan satu group lainnya, akhirnya satu group sebelah membatalkan berangkat. Sehingga direncanakan group Beruang Hitam dapat kesempatan untuk ikut.</p>
<p>&#8220;Setelah kami berembuk, kami menyanggupi ajakan sahabat di Lubuk Basung itu dengan syarat pelatih tetap orang sanggat,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Romi Datuak Maharajo kembali menjelaskan setelah hari ditentukan untuk latihan, tiba-tiba setelah latihan bersama terjadi ketidakcocokan dan mereka membatalkan untuk bergabung. &#8220;Jelas pembatal tersebut membuat hati sedikit kecewa,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Namun perjuang tidak sampai disitu lanjutnya. Angin segar kembali datang ketika perantau Ikatan Keluarga Maninjau atau IKM khsusunya dari Bancah, berembuk membahas serta memperjuangkan keikutsertaan 14 orang pemuda tersebut.</p>
<p>&#8220;Hingga 3 hari menjelang keberangkatan, informasi dari IKM masih belum juga sampai ujung pangkalnya. pada tanggal 2 Oktober 2018, kami pun menemui Walinagari Maninjau, Alfian meminta penjelasan. Dan beliau berkata: persiapkan seluruh anggota, tanggal 3 kita berangkat ke Jakarta,&#8221; terangnya.</p>
<p>Perjalanan pun berlanjut dengan Bus selama 3 hari 3 malam. Baru saja sampai di Cibubur sekitar pukul 11 malam, mereka malah melanjutkan latihan hingga jam 2 dini hari dan mengalami kelelahan. Sehingga hari pertama, 6 Oktoner 2018 itu, Festival atau perlombaan berlangsung tidak semaksimal dan seoptimal yang direncanakan. Apalagi mendapat nomor lot 2 dengan terik matahari sangat dahsyat saat itu.</p>
<p>&#8220;Kami harus puas dengan segala keterbatasan. Setidaknya kami telah berjuang semaksimal mungkin. Dan sebagai pengalaman terbaik pertama kami dalam membangun kebersamaan dan pelestarian kesenian rang Agam ini,&#8221; tutup R. Datuk Maharajo tersebut. (<b>Rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-perjuangan-peserta-1000-tambua-tansa-pecahkan-rekor-muri/">Kisah Perjuangan Peserta 1000 Tambua Tansa Pecahkan Rekor MURI</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>1000 Tambua Tansa Siap Menghoyak DKI Jakarta dalam Festival Danau Maninjau</title>
		<link>https://prokabar.com/1000-tambua-tansa-siap-menghoyak-dki-jakarta-dalam-festival-danau-maninjau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jul 2018 05:51:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#festivaldanaumaninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tambuatansa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=11975</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Ratusan Group Tambua Tansa direncanakan ikut memeriahkan Festival Danau Maninjau yang akan digelar pada 6-7 Oktober nanti di Jakarta. Hal tersebut...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/1000-tambua-tansa-siap-menghoyak-dki-jakarta-dalam-festival-danau-maninjau/">1000 Tambua Tansa Siap Menghoyak DKI Jakarta dalam Festival Danau Maninjau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Ratusan Group Tambua Tansa direncanakan ikut memeriahkan Festival Danau Maninjau yang akan digelar pada 6-7 Oktober nanti di Jakarta.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Walneg Jas dan Hendry Harmen selaku panitia pelaksana acara Festival Danau Maninjau 2018, dalam kegiatan halal bi halal Rukun Keluarga Bayua (RKB), di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (1/7).</p>
<p>&#8220;InsyaAllah acara Festival Danau Maninjau ini akan dimeriahkan oleh 100 Group Tambua Tansa yang ada di Jakarta, dari kampuang halaman dan di kota-kota lainnya di Indonesia. Bahkan perantau di luar negeri seperti Brunei Darussalam juga akan ikut berpartisipasi,&#8221; Kata Walneg.</p>
<p>Lebih lanjut Walneg menegaskan bahwa acara ini sesungguhnya bagian dari kepedulian kita terhadap kelestarian Danau Maninjau. “Kita ingin momen ini menjadi perhatian semua pihak, terutama pemerintah pusat untuk menjadikan Danau Maninjau sebagai konservasi,&#8221; ungkap Walneg</p>
<p>Harmen menambahkan, akan ada ribuan urang Salingka Danau di Jakarta pada acara tersebut. Sekaligus akan mencatat rekor muri 1000 Tambua dan Festival Internasional Tambua nantinya.</p>
<p>Selain itu, acara yang diorganisir oleh Bamus Salingka Danau Maninjau itu, juga menggelar Festival Kuliner dan UMKM Minangkabau, Festival Fashion Show Busana Minang dan hiburan lainnya di Lapangan Tenis Indoor Senayan Jakarta.</p>
<p>“Kegiatan ini bertemakan Kemilau Danau Maninjau. Bagi pelaku seni tambua dan kesenian lainnya ingin ikut berpartisipasi, kami sudah menyediakan akomodasi, makan serta subsidi biaya transportasi untuk tim kesenian Tambua,” ungkap Harmen.</p>
<p>Dalam kesempatan, Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria turut hadir pada kegiatan halal bi halal tersebut. Ia menyebutkan rencana Festival Danau Maninjau dirintis BAMUS Salingka Danau bersama perantau tersebut tidak hanya diapresiasi. Melainkan harus mendapat dorongan semua pihak termasuk Program Save Maninjau dan Agam Madani dari Pemkab Agam.</p>
<p>&#8220;Antusias perantau patut kita bahagia. Mulai dari pulang basamo hingga menggelar Festival Danau Maninjau 2018 pada Oktober nanti di Jakarta. Dengan peran peran bersama ini, jelas meningkatan kesejahterakan masyarakat, pelestarian alam dan seni budaya Danau Maninjau dapat terwujudkan. Sesuai ungkapan Bupati Agam Indra Catri setiap pidatonya, Batamu Mangko Manjadi,&#8221; tutup Datuak Tamangguang Putiah asal Sungai Batang tersebut. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/1000-tambua-tansa-siap-menghoyak-dki-jakarta-dalam-festival-danau-maninjau/">1000 Tambua Tansa Siap Menghoyak DKI Jakarta dalam Festival Danau Maninjau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 42/70 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.016 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:57:23 by W3 Total Cache
-->