<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#tambakudang Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tambakudang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tambakudang/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Jan 2020 13:58:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#tambakudang Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tambakudang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sumbar Kini Miliki 200 Petak Tambak Udang Paname</title>
		<link>https://prokabar.com/sumbar-kini-miliki-200-petak-tambak-udang-paname/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2020 13:58:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#danrem]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tambakudang]]></category>
		<category><![CDATA[#udangpaname]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56905</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatra Barat, Ir. Yosmeri mendampingi Danrem 032/Wirabraja saat melihat lokasi Demplot Tambak Udang Paname Kodim...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sumbar-kini-miliki-200-petak-tambak-udang-paname/">Sumbar Kini Miliki 200 Petak Tambak Udang Paname</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatra Barat, Ir. Yosmeri mendampingi Danrem 032/Wirabraja saat melihat lokasi Demplot Tambak Udang Paname Kodim 0304 Agam melalui teknologi Bios 44 di Gasan Kaciak, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Minggu (12/1). Ia membeberkan Sumbar saat ini sudah memiliki 200 Petak Tambak Udang Paname di beberapa Kabupaten dan Kota</p>
<p>&#8220;Jika satu petak menghasilkan minimal 1 ton sekali panen maka minimal hasil produksi udang Paname di Sumatra Barat diperkirakan mencapai 200 ton hasil produksi sekalipanen,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Meski demikian, Itu belum mencukup membangun kultur budidaya di Sumatra Barat. &#8220;Kita inginkan semua draf pesisir ini dapat dikembangkan menjadi tambak udang. Persoalannya sekarang adalah daerah pesisir ini tidak dirancang menjadi membudidaya tetapi tata ruangnya untuk perubahan pemukiman dan pertanian. Dan untuk itulah kita dengan pemda kabupaten berkomunikasi kiranya perda direvisi tata ruang. Nah Kabupaten Agam dengan Kabupaten Padang Pariaman telah melakukan revisi tata ruang. Saat ini sedang dalam pembahasan di pusat,&#8221; terangnya.</p>
<p>Jika sudah keluar segala persoalan yang selama ini dianggap tidak sesuai dengan tata ruang, kendala regulasi itu tidak ada lagi. Kenapa, karena tanah-tanah di pinggir pantai ini banyak tidak tergarap. Mungkin ada pertanian tapi tidak efektif, ada perkebunan tapi terbangkalai atau lahan tidur yang cukup luas.</p>
<p>Maka solusinya adalah tambak udang ini. Jadi ini salah satu upaya peningkatan teknologi, peningkatan pendapatan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan secara umum serta penyerapan tenaga kerja yang terdidik.</p>
<p>&#8220;Karena mereka yang bisa bekerja di sini harus trampil dan mendapat pelatihan. Menjadi teknisi. Misalkan anak-anak di sini belajar dia. Setelah punya modal, mereka bisa mengembangkan sendiri,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Kami lanjutnya dari perikanan kedepan akan mengembangkan teknologi budidaya udang skala rumah tangga. Tidak perlu digali, tapi pakai terpal saja ukuran diameter 10&#215;10, itu sudah bisa menghasilkan kehidupan mereka.</p>
<p>Tetapi orangnya belum kita siapkan, dengan adanya Pak Lukman selaku tenaga ahli sekaligus pengusaha ini sudah sangat membantu. Tenaga kerjanya yang sudah trampil akan mendidik masyarakat sekitar. Biasanya tenaga teknisi didatangkan dari lampung, medan dan jawa. Secara bertahap itu akan berkurang.</p>
<p>Untuk pemasaran, itu tidak ada masalah. Karena penampung ekspor sangat banyak. Karena udang ini salah satu komuniti ekspor sektor perikanan yang tidak ada masalah. Jumlahnya berapapun ekspor. Makanya sekarang pemerintah mendorong semua tambak-tambak rakyat dari tambah udang windu menjadi udang paname. Jadi tidak ada masalah.</p>
<p>&#8220;Makanya kita berharap jika bisa menghasilkan nanti 500 ton hingga 1000 ton perminggu, itu sudah bisa nanti membangun pabrik pengolahan udang ini. Tapi saat ini kita harus menjualnya ke Medan, ke Lampung dan Jakarta. Dan itu mereka yang datang. Untuk di Padang kebutuhan konsumen menampung sekian ton seharinya,&#8221; pungkas Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatra Barat tersebut. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sumbar-kini-miliki-200-petak-tambak-udang-paname/">Sumbar Kini Miliki 200 Petak Tambak Udang Paname</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Danrem 032 Padang Kembangkan Bios 44 Tambak Udang Di Agam</title>
		<link>https://prokabar.com/danrem-032-padang-kembangkan-bios-44-tambak-udang-di-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2020 13:30:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#danrem032]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tambakudang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56899</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo sepakat dengan Kepala Dinas Perikanan Dan Kelautan Provinsi Sumatra Barat, Yosmeri mengembangkan Tambak Udang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/danrem-032-padang-kembangkan-bios-44-tambak-udang-di-agam/">Danrem 032 Padang Kembangkan Bios 44 Tambak Udang Di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo sepakat dengan Kepala Dinas Perikanan Dan Kelautan Provinsi Sumatra Barat, Yosmeri mengembangkan Tambak Udang Paname menggunakan Program Bios 44 di Gasan Kaciak, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumbar, Minggu (12/1). Dengan dukungan seorang investor asal Padang, Lukman, berencana mendorong peningkatan hasil ketahanan pangan di Sumatra Barat.</p>
<p>&#8220;Kita ucapkan terimakasih kepada Pak Danrem 032 Wirabraja dan Pak Kodim 0304 Agam kerjasama dalam rangka peningkatan budidaya perikanan, kita kembangkan ke Udang Paname. Selama ini kita sudah perkenalkan Bios 44 ini untuk budidaya lele, di kolam dan di danau untuk perbaikan kualitas air. Nah, hari ini kita coba di tambak udang,&#8221; ungkap Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatra Barat, Yosmeri saat kunjungan lokasi Demplot Tambak Udang Program Bios 44 Kodim 0304 Agam di Gasan Kaciak, Nagari Tiku Selatan, Minggu (12/1).</p>
<p>Ia melanjutkan akan memanfaatkan tambak udang yang sempat terbangkalai. Berharap termanfaatkan dengan baik melalui investor nantinya.</p>
<p>&#8220;Harapan kita, setelah uji coba ini perdana ini kita akan kembangkan lagi ke beberapa tempat seperti ini. Sebab bios merupakan salah satu organik yang dapat mengkembangkan plangton-plangton, sehingga menjadi efisien. Dan juga bisa mengurai air yang kotor dan limbah-limbah ini dapat diurai menjadi lebih baik lagi.,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Yosmeri kembali mengucapkan terimakasih kepada Danrem 032 Wirabraja yang telah mendorong jajarannya untuk memperhatikan ketahanpangan provinsi Sumatra Barat.</p>
<p>Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menjelaskan terkait pentingnya peningkatan ketahanan pangan nasional yang setiap tahun semakin meningkat kebutuhan. Dibutuhkan upaya peningkatan hasil produksi pangan pula, sehingga tidak terjadi impor pangan yang akan merugikan rakyat nantinya.</p>
<p>&#8220;Kita melihat proses pembangunan dalam arti perekonomian rakyat. Kemudian kita mencoba membangun wordshop terapan kepada masyarakat. Melalui teknologi-teknologi perikanan, salah satu produk Bios 44. Namun bagi saya yang terpenting sesungguhnya bagaimana masyarakat ini memiliki teknologi terapan lokal,&#8221; terang Jenderal TNI tersebut.</p>
<p>Ia melanjutkan masyarakat hendaknya mampu menata kelola yang disesuaikan dengan kebutuhan nasional. &#8220;Kita bicara di sini bagaimana pemanfaatan sumber daya manusia, daerahnya menjadi nilai jual yang akan bermuara pada ketahanan pangan semua masyarakat dan nasional,&#8221; pungkas Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo.</p>
<p>Kunjungan ke lokasi tambak udang di Tiku Selatan tersebut turut dihadiri Dandim 0304 Agam, Dandim 0308 Pariaman, Dandim 0319 Mentawai. Jajaran Danrem 032/Wirabraja yang akan mengembangkan perikanan dan kelautan sesuai daerah mereka masing-masing. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/danrem-032-padang-kembangkan-bios-44-tambak-udang-di-agam/">Danrem 032 Padang Kembangkan Bios 44 Tambak Udang Di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 44/46 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/7 queries in 0.006 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 01:35:08 by W3 Total Cache
-->