<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Takbiran Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/takbiran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/takbiran/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Apr 2023 00:43:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Takbiran Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/takbiran/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kumandang Takbir Bergema Dilapangan Cindua Mato</title>
		<link>https://prokabar.com/kumandang-takbir-bergema-dilapangan-cindua-mato/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Apr 2023 00:33:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#Idulfitri1444H]]></category>
		<category><![CDATA[#Takbiran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=112655</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Dihadapan ribuan masyarakat Tanah Datar, Bupati Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian kumandangkan takbir di lapangan Cindua Mato Batusangkar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kumandang-takbir-bergema-dilapangan-cindua-mato/">Kumandang Takbir Bergema Dilapangan Cindua Mato</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Dihadapan ribuan masyarakat Tanah Datar, Bupati Eka Putra dan Wakil Bupati Richi Aprian kumandangkan takbir di lapangan Cindua Mato Batusangkar sekaligus membuka secara resmi Festival Gema Takbiran tingkat Kabupaten Tanah Datar, Kamis (20/4) malam.</p>
<p>Ketua panitia pelaksana Festival Gema Takbiran David, di kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Tanah Datar yang kembali mengangkat kegiatan festival gema takbiran tingkat kabupaten di lapangan Cindua Mato.</p>
<p>&#8220;Terima kasih Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang telah mendukung kegiatan festival ini, dalam rangka mensyiarkan agama Islam oleh remaja masjid se Tanah Datar,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Diungkapkannya, festival gema takbiran ini di Sumatera Barat adanya hanya di Tanah Datar yang di syiarkan oleh 32 remaja masjid di se Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>&#8220;Festifal gema takbiran ini kegiatannya diawali di beberapa masjid yang ada di kabupaten Tanah Datar dari tanggal 13 s/d 19 April 2023 dan puncaknya malam ini dilaksanakan di lapangan Cindua Mato Batusangkar,&#8221; sampainya.</p>
<p>Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi atas terlaksananya festival gema takbiran oleh remaja masjid se Kabupaten Tanah Datar ini.</p>
<p>&#8220;Ini salah satu ikhtiar kita bersama, melalui festival gema takbiran ini kita harapkan agar bagaimana generasi muda kita di Tanah Datar bisa mencintai masjid dan Al Quran. Untuk itu, Saya atas nama pemerintah Kabupaten Tanah Datar berterima kasih kepada segenap panitia dan pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam mewujudkan Tanah Datar madani,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Richi Aprian yang sekaligus sebagai Ketua PHBI Tanah Datar.</p>
<p>Menurutnya, dengan adanya perbedaan didalam menetapkan tanggal 1 Syawal di masyarakat, PHBI Tanah Datar siap memfasilitasi keduanya untuk menggelar shalat Idul Fitri di lapangan Cindua Mato pada tanggal 21 dan 22 April besok.</p>
<p>Dikesempatan tersebut, Wabup Richi juga menghimbau kepada jamaah agar dalam pelaksanaan sholat id untuk senantiasa menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada di dalam lapangan. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kumandang-takbir-bergema-dilapangan-cindua-mato/">Kumandang Takbir Bergema Dilapangan Cindua Mato</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menang Minta Daerah Zona PPKM Darurat Takbiran dan Salat Iduladha di Rumah</title>
		<link>https://prokabar.com/menang-minta-daerah-zona-ppkm-darurat-takbiran-dan-salat-iduladha-di-rumah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2021 23:07:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#covid]]></category>
		<category><![CDATA[#dirumahsajA]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#IdulAdha]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#menag]]></category>
		<category><![CDATA[#Takbiran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91088</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Untuk melindungi masyarakat dari persebaran Covid-19. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta agar masyarakat  melaksanakan takbiran dan Salat Iduladha di rumah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menang-minta-daerah-zona-ppkm-darurat-takbiran-dan-salat-iduladha-di-rumah/">Menang Minta Daerah Zona PPKM Darurat Takbiran dan Salat Iduladha di Rumah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Untuk melindungi masyarakat dari persebaran Covid-19. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta agar masyarakat  melaksanakan takbiran dan Salat Iduladha di rumah masing-masing di masa PPKM Darurat.</p>
<p>Untuk itu, Kemenag telah menerbitkan edaran No SE 17 tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban 1442 H/2021 M di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.</p>
<p>&#8220;Edaran ini antara lain mengatur terkait dengan peniadaan sementara kegiatan peribadatan di rumah ibadah. Artinya, di rumah-rumah ibadah tidak dilakukan kegiatan yang menghadirkan jemaah di masa PPKM Darurat ini,&#8221; tegas Menag dilansir Sabtu (17/7).</p>
<p data-reader-unique-id="4">Surat Edaran ini, juga mengatur penyelenggaraan takbiran. Menurutnya, takbiran di masjid/musala yang berada pada wilayah PPKM Darurat ditiadakan sementara.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Demikian juga dengan takbiran keliling, dalam bentuk arak-arakan, baik menggunakan kendaraan maupun jalan kaki, ditiadakan.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Kemenag mempersilakan umat muslim untuk tetap melaksanakan takbiran tetapi di rumah saja. karena itu tidak mengurangi sama sekali makna dari takbiran.</p>
<p data-reader-unique-id="6">&#8220;Tidak ada pelaksanaan salat Iduladha di masjid atau lapangan pada wilayah PPKM darurat. Jadi, di wilayah PPKM Darurat, takbiran dan Salat Id dilakukan di rumah masing-masing,&#8221; tegasnya.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Menag menambahkan, ketentuan yang sama juga berlaku untuk wilayah di luar PPKM, tapi masuk dalam zona merah dan oranye.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Takbiran dan Salat Iduladha di masjid/musala yang masuk zona merah dan oranye juga ditiadakan, termasuk takbiran keliling.</p>
<p data-reader-unique-id="8">&#8220;Jadi di luar wilayah PPKM yang masuk zona Merah dan Oranye, ketentuannya sama, takbiran dan Salat Iduladha di rumah,&#8221; tandasnya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Menag meminta masyarakat mematuhi edaran yang telah diterbitkan. Dijelaskan Menag, Islam mengajarkan umatnya untuk taat kepada Allah, Rasul, dan pemerintah. Taat kepada perintah Allah dan Rasul bersifat mutlak dan wajib hukumnya. Sedang taat pada Pemerintah bersifat muqayyad.</p>
<p data-reader-unique-id="10">&#8220;Ketika pemerintah mengeluarkan peraturan yang bertujuan melindungi masyarakat, maka wajib dipatuhi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menang-minta-daerah-zona-ppkm-darurat-takbiran-dan-salat-iduladha-di-rumah/">Menang Minta Daerah Zona PPKM Darurat Takbiran dan Salat Iduladha di Rumah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Padang Panjang Punya Cerita, Mengais Rezeki di Malam Takbiran</title>
		<link>https://prokabar.com/padang-panjang-punya-cerita-mengais-rezeki-di-malam-takbiran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 May 2021 15:45:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPanjang]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[#Takbiran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=87307</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Panjang, prokabar &#8211; Waktu menunjukkan pukul 22.00 WIB, aktifitas pasar Padang Panjang masih terlihat hidup. Ditengah laungan takbir yang bersahutan dari mesjid-mesjid kota, ...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/padang-panjang-punya-cerita-mengais-rezeki-di-malam-takbiran/">Padang Panjang Punya Cerita, Mengais Rezeki di Malam Takbiran</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Panjang, prokabar</strong> &#8211; Waktu menunjukkan pukul 22.00 WIB, aktifitas pasar Padang Panjang masih terlihat hidup. Ditengah laungan takbir yang bersahutan dari mesjid-mesjid kota,  pasar masih terlihat ramai walau gerimis mengintai.</p>
<p>Malam takbiran, masih ada yang mencoba mengais rezeki. Paling dominan adalah penjual pakaian. Ada juga yang menjual pernak-pernik kebutuhan lebaran lainnya.</p>
<p>Sepanjang jalan Imam Bonjol, M. Yamin, sekitar terminal mikrolet, jalan kantin, masih banyak toko busana yang buka, dan ada juga yang menggelar lapak dagangan, termasuk di emperan-emperan toko yang sudah tutup.</p>
<p>Suasana ini sudah terlihat sejak seminggu terakhir jelang malam takbiran. Masih banyak yang percaya, hari-hari terakhir puasa adalah saat terbaik mencari rezeki.</p>
<p>Itulah suasana kota kecil ini, tetap ramai sampai malam. Ditengah ancaman kasus corona yang mengintai, mereka seperti tak peduli.</p>
<p>Pengunjung ramai, motor bersileweran hilir mudik. Tapi pedagang beragam pula pula rezekinya. Ada yang berketuntang yang membeli galasnya, tapi di sudut lain lebih banyak yang bermenung, sepi.</p>
<p>Pengunjung pasar ramai, tapi lebih banyak hanya lalu-lalang, hanya melihat-lihat, lalu pergi. &#8220;Lebih banyak yang sekadar bertanya, menawar, tapi sedikit yang membeli.&#8221;ucap seorang pedagang pakaian jadi anak-anak dengan nada lirih.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-87316" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/2-300x183.jpg" alt="" width="415" height="253" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/2-300x183.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/2-1024x623.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/2-768x467.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/2.jpg 1280w" sizes="(max-width: 415px) 100vw, 415px" /></p>
<p>Di pihak calon pembeli, ada yang mengaku sengaja mencari pakaian anak-anaknya di malam terakir jelang lebaran, dengan satu harapan dapat harga miring.</p>
<p>&#8220;Kondisi sekarang, walau kehidupan semakin sulit, biar bagaimanapun rirayo ini berganti jugalah pakaian anak saya.&#8221;ujar Yanti, seorang ibu muda yang sibuk membalik-balik pakaian di salah satu lapak pedagang. kepada <em>prokabar.</em></p>
<p>Dia tak terlalu memperhitungkan model terbaru, yang penting pakaian baru dan layak dipakai berhari raya.</p>
<p>Ditempat lain, satu dua kedai para penjahit masih buka. Mereka &#8220;lembur&#8221;, berpacu dengan waktu menyelesaikan pesanan jahitan pelanggan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, dibanding tahun lalu yang benar-benar sepi orang menjahit baju, sekarang lumayan. Bahkan saya terpaksa lembur.&#8221;kata Fatmawati, penjahit yang lumayan banyak dapat order tahun ini.<strong>(mht)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/padang-panjang-punya-cerita-mengais-rezeki-di-malam-takbiran/">Padang Panjang Punya Cerita, Mengais Rezeki di Malam Takbiran</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Malam Takbiran, Ribuan Obor Diiringi Takbir Mambahana di Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/malam-takbiran-ribuan-obor-diiringi-takbir-mambahana-di-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2019 15:52:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#IdulFitri]]></category>
		<category><![CDATA[#LebaranMinangDamai2019]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Takbiran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38979</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Semalam, sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, suasana Pasaman riuh gegap gempita. Di pusat kota hingga pelosok, di warung nongkrong, di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/malam-takbiran-ribuan-obor-diiringi-takbir-mambahana-di-pasaman/">Malam Takbiran, Ribuan Obor Diiringi Takbir Mambahana di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Semalam, sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, suasana Pasaman riuh gegap gempita. Di pusat kota hingga pelosok, di warung nongkrong, di pasar, di tempat tukang pangkas rambut, di semua tempat di Pasaman bergema takbir. Menyambut datangnya hari yang suci.</p>
<p>Tidak ada orgen atau semacamnya, seperti himbauan Bupati Pasaman, Yusuf Lubis. Pawai kendaraan juga tidak. Yang ada hanya ribuan obor yang apinya membara seperti semangat masyarakat menyuarakan takbir keliling kampung.</p>
<p>Seperti di Kampung Padang Petok, Jorong Petok, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti. Ratusan masyarakat berlomba-lomba membacakan takbir, keliling kampung. Suasana seruoa juga ada di Kecamatan Rao, di Pauh, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping dan di daerah lainnya. Semua bertakbir.</p>
<p>&#8220;Ini adalah hari kemenangan bagi kita umat muslim. Hari dimana semuanya fitri. Tidak mungkin dicederai dengan perbuatan atau kegiatan yang merugikan. Jadi pada intinya, dengan pawai obor inilah, kami rasa masyarakat bisa meluapkan semua rasa semangatnya menyambut hari raya,&#8221; kata Muhammad Abdi Lubis, salah seorang masyarakat Nagari Panti Selatan.</p>
<p>Pantauan Prokabar.com, kegiatan ini tampak berjalan lancar. Bahkan, dikawal oleh petugas kepolisian.</p>
<p>&#8220;Selama itu positif, kita mendukung. Kami menghimbau, semua masyarakat bisa sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan,&#8221; kata Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/malam-takbiran-ribuan-obor-diiringi-takbir-mambahana-di-pasaman/">Malam Takbiran, Ribuan Obor Diiringi Takbir Mambahana di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Malam Takbiran, Payakumbuh di Guyur Hujan Lebat</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bmalam-takbiran-payakumbuh-di-guyur-hujan-lebat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2017 14:50:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Payakumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Takbiran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Payakumbuh, Prokabar &#8211; Gema takbir di malam takbiran agak sendu. Sejak selepas Isya hujan lebat mengguyur Kota Payakumbuh dan sekitarnya. &#8220;Kita sudah siapkan takbir...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bmalam-takbiran-payakumbuh-di-guyur-hujan-lebat/">​Malam Takbiran, Payakumbuh di Guyur Hujan Lebat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Payakumbuh, Prokabar &#8211; </b>Gema takbir di malam takbiran agak sendu. Sejak selepas Isya hujan lebat mengguyur Kota Payakumbuh dan sekitarnya.<br />
&#8220;Kita sudah siapkan takbir keliling, kita tunggu &nbsp;hujan reda,&#8221; kata Burhan, warga Koto Nan Ompek.</p>
<p>Di Payakumbuh, malam takbiran biasanya sangat meriah. Masyarakat dari berbagai nagari menggelar takbir keliling, menggunakan mobil pick up. Takbiran itu sahut menyahut.</p>
<p>&#8220;Walaupun hujan, tapi makna lebaran tidak akan surut,&#8221; sambung Burhan.</p>
<p>Selain pawai takbir, biasanya Shalat ied digelar di lapangan terbuka. Namun karena hujan yang mengguyur, sepertinya Shalat dipusatkan di mashid masjid. <b>(laf)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bmalam-takbiran-payakumbuh-di-guyur-hujan-lebat/">​Malam Takbiran, Payakumbuh di Guyur Hujan Lebat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 41/122 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 20:39:56 by W3 Total Cache
-->