<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Tabuik Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/tabuik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/tabuik/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Mar 2021 01:27:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Tabuik Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/tabuik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tahun Ini, Festival Hoyak Tabuik Akan Dihelat dengan Prokes</title>
		<link>https://prokabar.com/tahun-ini-festival-hoyak-tabuik-akan-dihelat-dengan-prokes/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2021 01:27:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#prokes]]></category>
		<category><![CDATA[#Tabuik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=83750</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Pemerintah Kota Pariaman, terus lakukan berbagai upaya untuk promosikan Kota Pariaman yang berjuluk The Sunset City of Indonesia, khususnya di bidang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tahun-ini-festival-hoyak-tabuik-akan-dihelat-dengan-prokes/">Tahun Ini, Festival Hoyak Tabuik Akan Dihelat dengan Prokes</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong><span class="s1">Pariaman, Prokabar —</span></strong><span class="s2"> Pemerintah Kota Pariaman, terus lakukan berbagai upaya untuk promosikan Kota Pariaman yang berjuluk The Sunset City of Indonesia, khususnya di bidang kepariwisataan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Hal ini menjadi langkah pemulihan ekonomi masyarakat dalam masa pandemi dengan mengusulkan Festival Hoyak Tabuik Piaman menjadi TOP 100 Kharisma Event Nusantara 2021 oleh kalender event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemen-Parekraf RI).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono, mengatakan, ia telah melakukan presentasi dengan Kementerian Kemen-Parekraf RI terkait usulan Festival Hoyak Tabuik Piaman menjadi TOP 100 Kharisma Event Nusantara 2021 secara daring.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Dalam presentase tersebut, Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman lolos ke tahap kurasi kedua, kita sudah mempresentasikan proposal kegiatan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman di depan para kurator yaitu Galih Sedayu yang merupakan seorang seniman / ICCN dan Eko Suprianto atau Eko PC, seorang dosen seni tari ISI Solo dan mantan penari latar Madona dan sudah menyandang gelar doktor seni tari,” ungkap Marhen dilansir dari MC Pariaman.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dalam paparannya melalui daring, Marhen menyampaikan event Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2021  ini sudah terselenggara sejak tahun 1910 atau sekitar 110 tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Kita juga menegaskan Pesona Hoyak Tabuik 2021 akan digelar dengan CHSE / protokol kesehatan yang ketat, maksimal hanya ada 500 orang yang boleh memasuki area dan yang lain bisa nonton di TV dan Live Streaming,” kata Marhen.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Atraksi budaya terpopuler terbaik ke-3 API 2015 ini direncanakan akan digelar bersamaan dengan event Pariaman Triathlon 2021 dalam rentang waktu 15 &#8211; 22 Agustus 2021 di Pantai Gandoriah Kota Pariaman dan akan dihadiri langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno, dan beberapa menteri kabinet lainnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Selanjutnya, sambung Marhen, nanti kita tunggu hasil seleksi dari Kemen-Parekraf RI, dan kalau sudah lolos 100 besar baru  Walikota Pariaman Genius Umar yang akan memaparkan ke Kemen-Parekraf RI.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Saat ini, ada 155 usulan event daerah yang masuk kedalam tahap kurasi kedua. Marhen beserta jajarannya juga telah mempersiapkan bahan paparan berupa proposal kegiatan sesuai dengan isian formulir usulan event dan video pelaksanaan event.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“ Ayo sama-sama kita doakan dan dukung pelaksanaan event ini, semoga Festival Hoyak Tabuik Piaman masuk dalam kategori TOP 100 Kharisma Event Nusantara 2021,” singkat Marhen mengakhiri. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tahun-ini-festival-hoyak-tabuik-akan-dihelat-dengan-prokes/">Tahun Ini, Festival Hoyak Tabuik Akan Dihelat dengan Prokes</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peran Penting Tabuik Bagi Kota Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/peran-penting-tabuik-bagi-kota-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Sep 2018 22:34:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Iven]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#Tabuik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=18714</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar &#8211; Iven Pesona Hoyak Tabuik Piaman merupakan tulang punggung pariwisata Kota Pariaman. Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar sebelum anak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peran-penting-tabuik-bagi-kota-pariaman/">Peran Penting Tabuik Bagi Kota Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> Iven Pesona Hoyak Tabuik Piaman merupakan tulang punggung pariwisata Kota Pariaman. Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar sebelum anak tabuik pasa dan subarang basalisiah usai melaksanakan prosesi &#8220;Manabang&#8221; atau &#8220;Maambiak Batang Pisang&#8221; di Simpang Tabuik, Kampuang Cino, Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sabtu lalu (15/9).</p>
<p>Tabuik merupakan Iven budaya yang cikal bakal lahirnya visi dan misi Pariaman sebagai tujuan wisata. &#8220;Kunjungan wisatawan setiap iven ini, mencapai ratusan ribu jiwa. Mulai dari Simpang Tabuik hingga ke Pantai Gandoriah saat acara Puncak Hoyak Tabuik dipenuhi manusia tampak sesak. Bila dilihat dari kamera drone, Pariaman seperti dipenuhi semut yang berdesakan menyaksikan duo Tabuik Piaman,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia melanjutkan Atraksi Budaya ini sudah terkenal di Mancanegara dan tercatat sebagai Iven Nasional dan Internasional yang diapungkan Kementerian Pariwisata RI. Dan hal tersebut harus dijaga agar wisatawan nyaman dan aman menikmati iven wisata ini.</p>
<p>Ia kembali menghimbau kepada masyarakat dan jajarannya untuk memberikan pelayanan dan atraksi terbaik kepada pengunjung. &#8220;Sudah menjadi suatu keharusan kita sebagai tuan rumah, melayani tamu dengan sebaik-baik keramahtamahan budaya timur kita. Masyarakat Pariaman wajib menjaga keamanan dan ketertiban selama iven tabuik berlangsung,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Puncak acara Maambiak Batang Pisang, adanya pertemuan atau berselisihnya antara kedua Kubu pembuat Tabuik yakni Tabuik Subarang dan Tabuik Pasa. Lokasi penebangan batang pisang untuk Tabuik Pasa berada di Simpang Galombang, sedangkan Tabuik Subarang dilaksanakan Kampuang Kaliang.</p>
<p>Prosesi kedua yang jatuh pada tanggal 5 Muharram ini dilakukan dengan menebang batang pisang menggunakan pedang panjang bernama Jarnawi. Hal ini menggambarkan ketajaman pedang pembunuh Ziad bin Syarik Attamimi, algojo pengeksekusi Husain saat terjadinya Perang Karbala.</p>
<p>Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Elfis Chandra mengatakan tahun 2017 kemaren, iven tabuik dihadiri sekitar 200 ribu wisatawan yang datang ke Pariaman.</p>
<p>&#8220;Pada tahun ini kita targetkan kunjungan selama tabuik berlangsung sekitar 400 ribu wisatawan nusantara dan mancanegara,&#8221; Kata Elfis.</p>
<p>Ia melanjutkan, butuh peran aktif semua lapisan masyarakat untuk menyebarkan informasi iven pesona hoyak tabuik 2018 ini di media sosialnya masing-masing. Sehingga animo masyarakat luar daerah akan semakin besar berdatang. Mereka akan dokumentasikan melalui video dan foto kemudian disebar melalui media sosialnya.</p>
<p>&#8220;Sebagai informasi prosesi ritual ketiga adalah Maatam dan Maarak Jari-jari pada tanggal 7 Muharram, bertepatan hari Senin tanggal 17 September 2018 mendatang. &#8220;Kita berharap hingga acara Puncak pada 23 September 2018 nanti, semua kegiatan berjalan lancar dan aman terkendali,&#8221; tutup Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pariaman tersebut. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peran-penting-tabuik-bagi-kota-pariaman/">Peran Penting Tabuik Bagi Kota Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemko Pariaman Mantapkan Persiapan Jelang Kunjungan Presiden</title>
		<link>https://prokabar.com/pemko-pariaman-mantapkan-persiapan-jelang-kunjungan-presiden/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Sep 2018 09:24:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Tabuik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=18232</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Jelang Kedatangan Presiden RI Joko Widodo pada event Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman Tahun 2018, Pemko Pariaman melalui Dinas Pariwisata Kota Pariaman menggelar jumpa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-pariaman-mantapkan-persiapan-jelang-kunjungan-presiden/">Pemko Pariaman Mantapkan Persiapan Jelang Kunjungan Presiden</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Jelang Kedatangan Presiden RI Joko Widodo pada event <em>Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman</em> Tahun 2018, Pemko Pariaman melalui Dinas Pariwisata Kota Pariaman menggelar jumpa Pers di Ruang Rapat Walikota, Senin (10/9) bersama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pariaman.</p>
<p>Event yang rutin diadakan oleh Pemko Pariaman dari tahun ke tahun ini akan jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Pasalnya, event ini akan dihadiri langsung oleh orang nomor satu di Indonesia Presiden Joko Widodo.</p>
<p>Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar mengatakan bahwa terkait dengan rencana kedatangan presiden ke Kota Pariaman, pihaknya telah mengutus Kepala Bappeda Kota Pariaman berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Pemprov Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Segera kami akan koordinasi dengan Sekretariat Negara RI, untuk kepastian kehadiran pak presiden di Kota Pariaman pada acara Tabuik nanti. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kota Pariaman, selain diramaikan oleh lautan manusia yang memenuhi bibir Pantai Gandoriah, ditambah lagi dengan kedatangan Presiden RI ke Kota Pariaman tentu tidak bisa dibayangkan betapa ramainya nanti&#8221;, ungkapnya.</p>
<p>Dikatakannya bahwa dalam setiap kunjungan resmi presiden Jokowi, sejumlah menteri terkait juga ikut diboyong. Kunjungan tersebut, juga menjadi peluang emas awal turunnya proyek pembangunan nasional di Kota Pariaman. Genius berharap semoga dengan kedatangan presiden ke Kota Pariaman ini, dapat menjadi peluang besar bagi Pemko Pariaman untuk menyampaikan keluh-kesah kendala pembangunan yang dialami Kota Pariaman saat ini.</p>
<p>&#8220;Dari kunjungannya nanti ke Kota Pariaman, tentu kita akan sampaikan kendala yang dihadapi, tentu juga akan menjadi bahan pertimbangan bagi presiden untuk dapat membantu mendongkrak pembangunan Kota Pariaman kedepan,&#8221; pungkasnya mengakhiri.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Elfis Candra mengatakan sejauh ini kami sudah melakukan persiapan yang matang untuk perhelatan besar Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman, sekaligus menyambut kedatangan Presiden Jokowi di acara puncak pada tanggal 23 September 2018 nanti.</p>
<p>&#8220;Pada acara puncak nanti, Presiden Jokowi akan menyaksikan secara langsung prosesi tabuik saat dibuang ke laut, beragam pertunjukan seni budaya Pariaman akan ditampilkan pada saat acara puncak tersebut&#8221;, terang Elfis.</p>
<p>Elfis juga memaparkan bahwa setiap tahunnya,  kurang lebih sebanyak 200 ribu masyarakat dan pengunjung yang datang untuk menyaksikan puncak Tabuik Piaman ini.</p>
<p>&#8220;Semoga dengan rencana kedatangan Presiden Jokowi ke Pariaman ini akan membawa dampak positif  serta menambah jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Pariaman dan ini juga sangat berpengaruh pada aktifitas perekonomian masyarakat di Kota Pariaman&#8221;, ungkapnya</p>
<p>Elfis juga juga berharap dengan kunjungan Presiden RI ini, iven Tabuik Piaman dapat menjadi salah satu iven yang masuk Kelender Wisata Nasional. Dengan masuknya Tabuik sebagai kalender wisata nasional, tentunya acara budaya Tabuik Piaman ini, akan semakin dikenal baik di Tingkat Nasional maupun Internasional. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-pariaman-mantapkan-persiapan-jelang-kunjungan-presiden/">Pemko Pariaman Mantapkan Persiapan Jelang Kunjungan Presiden</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Joko Widodo Akan Ikuti Puncak Pesona Budaya Tabuik Piaman 2018</title>
		<link>https://prokabar.com/wow-presiden-ri-joko-widodo-akan-ikuti-puncak-pesona-budaya-tabuik-piaman-2018/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2018 14:09:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#Tabuik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=17404</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar &#8211; Pemerintah Pariaman mengundang Presiden RI, Joko Widodo dan direncanakan akan hadir pada puncak Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2018, Minggu (23/8)....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wow-presiden-ri-joko-widodo-akan-ikuti-puncak-pesona-budaya-tabuik-piaman-2018/">Presiden Joko Widodo Akan Ikuti Puncak Pesona Budaya Tabuik Piaman 2018</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> Pemerintah Pariaman mengundang Presiden RI, Joko Widodo dan direncanakan akan hadir pada puncak Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2018, Minggu (23/8). Informasi tersebut dipertegas dengan kehadiran tim khusus Sekretariat Negara (Setneg) ke Pariaman untuk melihat dan mensurvey sejumlah titik lokasi pengamanan Presiden nantinya.</p>
<p>Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar mengungkapkan, Presiden berkenan hadir karena tertarik melihat secara langsung Pesta Budaya Tabuik yang sudah Mendunia tersebut.</p>
<p>&#8220;Beliau sangat antusias melihat langsung puncak acara Tabuik Piaman ini. Selain bisa menyaksikan kebudayaan rang Piaman, Presiden juga ingin melihat ribuan wisatawan yang hanya dilihat dari fotonya saja. Beliau ingin menyaksikan langsung Tabuik Piaman ini,&#8221; kata Genius.</p>
<p>Wakil Walikota Pariaman juga mengatakan, Presiden juga ingin melihat langsung geliat wisata Pariaman yang cukup baik. Hal ini, sesuai dengan apa yang diinginkan pemerintah pusat, menargetkan 20 juta turis mancanegara ke Indonesia.</p>
<p>&#8220;Pemerintah pusat menjadikan pariwisata sebagai ajang meningkatkan devisa negara. Karena itu, tahun 2018 ini, Indonesia menargetkan 20 juta wisman atau wisatawan mancanegara,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Kami berharap lanjutnya, dengan kunjungan Presiden RI ini, ivent Tabuik Piaman dapat menjadi salah satu ivent Kelender Wisata Nasional. Dengan masuknya Tabuik dalam kalender wisata nasional, tentunya acara budaya Tabuik Piaman ini, akan semakin besar ditopang oleh Kementerian terkait.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Pariaman, Nazifah menerangkan, Tabuik Piaman itu kebudayaan yang paling unik. Dari dahulunya, menjadi magnet orang luar berdatangan melihatnya.</p>
<p>&#8220;Setiap ivent ini digelar, diperkirakan lebih 200 ribu orang datang beramai-ramai menyaksikan Puncak Tabuik Piaman ini. Secara tidak langaung menjadi promosi tersendiri bagi Pariaman di kancah Nasional,&#8221; tutur Nasifah.</p>
<p>Ia melanjutkan Pemerintah Pusat dalam hal ini Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dapat menjadikan Tabuik Piaman sebagai salah satu aset budaya nasional. &#8220;Karena telah ada sejak dahulu, dan terus dipelihara sampai saat ini oleh pemerintah dan masyarakat Pariaman,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wow-presiden-ri-joko-widodo-akan-ikuti-puncak-pesona-budaya-tabuik-piaman-2018/">Presiden Joko Widodo Akan Ikuti Puncak Pesona Budaya Tabuik Piaman 2018</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tabuik, Tua, Kolosal. Mampirlah ke Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/tabuik-tua-kolosal-mampirlah-ke-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 May 2018 04:14:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tabuik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/tabuik-tua-kolosal-mampirlah-ke-pariaman/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Tabuik, peristiwa ritual kolosal di Sumbar. Tradisi tua itu, di Indoneaia hanya di Sumbar dan Bengkulu. Kisah tabuik di Pariaman Sumbar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tabuik-tua-kolosal-mampirlah-ke-pariaman/">Tabuik, Tua, Kolosal. Mampirlah ke Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211; </b>Tabuik, peristiwa ritual kolosal di Sumbar. Tradisi tua itu, di Indoneaia hanya di Sumbar dan Bengkulu.</p>
<p>Kisah tabuik di Pariaman Sumbar atau Tabot di Bengkulu bermula dari Iran. Inilah sebuah ritual untuk mengenang pembantaian pada cucu Nabi, Hasan dan Husein.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-5825 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/1cover_tabuik_naek_pangkek-599673377.jpg" width="1290" height="430"></p>
<p>Karena sudah jadi tradisi maka Sumatera Barat (Sumbar), mengupayakan dan mendorong Kota Pariaman lebih optimal dalam menghelat Pesta Budaya Tabuik yang diselenggarakan setiap tahun . Jika dilakukan bisa masuk dalam kalender 100 wonderful Even Indonesia.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5826" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/tabuik-12016012614.jpg" width="600" height="390"></p>
<p>&#8220;Saat ini Kementerian Pariwisata baru menetapkan tiga daerah di Sumbar yang masuk ke dalam kategori 100 Wonderful Even Indonesia namun sayangnya Kota Pariaman belum tercatat,&#8221; kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian, di Pariaman, Sabtu, saat kegiatan pembukaan Festival Gandoriah 2018, tadi.</p>
<p>Tiga daerah di provinsi tersebut yang masuk ke dalam kategori 100 Wonderful Even Indonesia yaitu Kota Sawahlunto dengan Sawahlunto Internasional Music Festival (SIMFes), Festival Pagaruyuang dan Tour de Singkarak (TdS).</p>
<p>Ia menjelaskan 100 Wonderful Even Indonesia merupakan program pemerintah pusat Ini untuk menjaring dan menetapkan 100 agenda pariwisata yang dinilai paling baik dari seluruh kegiatan pariwisata yang ada di nusantara untuk dipromosikan secara besar.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-5827 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/552c81df6ea834de548b4567-1363001981.jpeg" width="633" height="950"></p>
<p>&#8220;Agenda pariwisata di Nusantara banyak sekali, namun Kementerian Pariwisata memiliki beberapa indikator dalam menilai. Apa itu? Di antaranya ketepatan waktu pelaksanaan, penggunaan kurator, jumlah kunjungan serta keterlibatan seluruh aspek masyarakat,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Khusus di Sumbar kata dia, saat ini terdapat kurang lebih 100 agenda pariwisata. Pemerintah daerah harus jeli dan teliti dalam mengajukannya ke tingkat kementerian. Pihaknya menilai Pesta Budaya Tabuik yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Pemerintah Kota Pariaman cukup berpeluang besar masuk dalam kategori tersebut.</p>
<p>&#8220;Jika Pesta Budaya Tabuik masuk dalam kategori tersebut, maka biaya promosinya sebesar Rp1 miliar akan dibantu pemerintah pusat,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Meskipun demikian kata dia, saat ini Festival Gandoriah dan Pesta Budaya Tabuik di Pariaman sudah masuk ke dalam kalender pariwisata Sumbar.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5828" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/tabuik-dalam1065102646.jpg" width="500" height="333"></p>
<p>Sementara itu Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin dalam menghelat Pesta Budaya Tabuik agar masuk 100 Wonderful Event Indonesia.Secara spesifik pihaknya mengaku belum mengetahui apa saja kekurangan dari perhelatan Pesta Budaya Tabuik agar bisa masuk ke dalam 100 Wonderful Event Indonesia.<b>(*/nrs)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tabuik-tua-kolosal-mampirlah-ke-pariaman/">Tabuik, Tua, Kolosal. Mampirlah ke Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>7 Fakta Unik Wisata di Kota Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/7-fakta-unik-wisata-di-kota-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2018 09:09:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#AngsoDuo]]></category>
		<category><![CDATA[#HutanMagrove]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Penyu]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tabuik]]></category>
		<category><![CDATA[#UluAmbek]]></category>
		<category><![CDATA[#Unik]]></category>
		<category><![CDATA[#Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=5005</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar &#8211; Pariaman salah satu kota kecil yang terletak di Pantai Barat Provinsi Sumatera Barat. Salah satu wilayah yang hanya berjarak 25 km...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/7-fakta-unik-wisata-di-kota-pariaman/">7 Fakta Unik Wisata di Kota Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar &#8211; </strong>Pariaman salah satu kota kecil yang terletak di Pantai Barat Provinsi Sumatera Barat. Salah satu wilayah yang hanya berjarak 25 km dari Bandara Internasional Minangkabau dan 56 km dari Kota Padang. Kota Tabuik nama lain dari kota kecil ini memiliki 7 fakta unik dan legenda di tengah masyarakat. Dan bagi pengunjung berwisata ke Pariaman, wajib mengetahui cerita legenda tersebut. Apa saja itu? Mari kita urai satu persatu:</p>
<h4>1. Pulau Angso Duo</h4>
<figure id="attachment_5006" aria-describedby="caption-attachment-5006" style="width: 701px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-5006 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/97.jpeg" alt="" width="701" height="392" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/97.jpeg 701w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/97-300x168.jpeg 300w" sizes="auto, (max-width: 701px) 100vw, 701px" /><figcaption id="caption-attachment-5006" class="wp-caption-text">Foto : Pulau Angso Duo</figcaption></figure>
<p>Pulau Angso Duo adalah salah satu Objek wisata pertama paling menarik dan unik untuk dikunjungi. Pasalnya, di pulau dengan luas sekitar 1 hektar ini terdapat sejarah yang belum terungkap sepenuhnya dari pakar sejarah. Di pulau itu terdapat sebuah Sumur Tua, beserta beberapa Pemakaman kecil disertai satu kuburan dengan panjang 7 meter. Masyarakat mengenal kuburan tersebut mendiang Ulama Katik Sangko.</p>
<figure id="attachment_5015" aria-describedby="caption-attachment-5015" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-5015" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/93.jpeg" alt="" width="720" height="483" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/93.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/93-300x201.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/93-768x515.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-5015" class="wp-caption-text">Makam Ulama Katik Sangko</figcaption></figure>
<p>Menurut catatan naskah aksara jawi hasil transliterasi dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Addriyetti Amir dan disunting oleh Sudarmoko di buku PUITIKA Edisi Khusus Agustus 2001, Katik Sangko merupakan pengawal perjalanan Syekh Burhanuddin yang diperintah Syekh Abdulrauf as Singkili (guru dari Syekh Burhanuddin) dari Aceh kembali ke Ranah Minang. Bertujuan menyiarkan Agama Islam pada tahun 1070 Hijriah atau 1689 Masehi.</p>
<p>Singkat cerita, mereka bersama-sama kembali ke kampung halaman dalam waktu dua kali periode dengan jumlah rombongan hulu balang (pendekar) yang berbeda pula. Kepulangan pertama gagal hingga yang kedua kali berhasil, melawan kelompok jahat ahli sihir. Seperti Pasukan Basa Nan Ampek (masyhur 4 orang) yaitu Kilik-kilik Jantan, Gaga Tangah Padang, Jin Paneh dan Wama. Sebelum mendarat ke pesisir Pariaman, Syekh Burhanuddin dan Katik Sangkob terlebih dahulu berlabuh di Pulau Angso duo. Mitosnya, Angso Duo dari nama Pulau itu merupakan lambang atau simbol dari dua tokoh Ulama berseragam jubah putih tersebut. Konon mereka memiliki kemampuan terbang dan berjalan di atas air, seperti Burung Angsa. Masyarakat Pariaman mengabadikan pulau bertuah tersebut sebagai pulau kiramat nan sati dengan sebutan Pulau Angso Duo.</p>
<h4>2. Konservasi Penyu</h4>
<figure id="attachment_5007" aria-describedby="caption-attachment-5007" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-5007 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/95.jpeg" alt="" width="510" height="383" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/95.jpeg 510w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/95-300x225.jpeg 300w" sizes="auto, (max-width: 510px) 100vw, 510px" /><figcaption id="caption-attachment-5007" class="wp-caption-text">Konservasi Penyu</figcaption></figure>
<p>Kota Pariaman terletak dengan garis pantai sepanjang 12,73 km. Di samping itu juga terdapat 4 (empat) pulau kecil seperti Pulau Ujung, Pulau Tangah, Pulau Angso dan Pulau Kasiak. Pulau itu disekeliling ekosistem terumbu karang. Kawasan yang merupakan kawasan penyu bertelur setiap tahun. Jenis penyu yang banyak ditemukan adalah penyu lekang, penyu hijau dan penyu sisik. Berdasarkan potensi yang terdapat pada kawasan tersebut maka dijadikan kawasan konservasi perairan daerah Kota Pariaman oleh Walikota Pariaman pada tanggal 20 Oktober berdasarkan SK No. 334/523/2010. Kemudian berpindah ke wewenang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera barat sesuai adanya Undang-Undang 23 Tahun 2014.</p>
<figure id="attachment_5016" aria-describedby="caption-attachment-5016" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-5016" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/90.jpeg" alt="" width="720" height="405" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/90.jpeg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/90-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/90-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/90-1024x576.jpeg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-5016" class="wp-caption-text">Konservasi Penyu</figcaption></figure>
<p>Penyu merupakan hewan yang dilindungi Indonesia sesuai Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 tahun 1999 tentang Pangawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. “Bahwa penyu berikut bagian-bagiannya termasuk telurnya merupakan satwa yang dilindungi oleh negara.” Dan peluang pemanfaatannya melalui penangkaran yang diatur PP No. 8 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar.</p>
<h4>3. Taman Hutan Mangrove</h4>
<figure id="attachment_5009" aria-describedby="caption-attachment-5009" style="width: 500px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-5009 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/102.jpeg" alt="" width="500" height="375" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/102.jpeg 500w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/102-300x225.jpeg 300w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /><figcaption id="caption-attachment-5009" class="wp-caption-text">Taman Hutan Mangrove</figcaption></figure>
<p>Hutan Mangrove di Kota Pariaman terletak antara Desa Apar dan Desa Mangguang. Awalnya Hutan Mangrove atau Bakau cukup luas dan terdapat habitan udang dan kepiting, menjadi santapan masyarakat setempat. Akibat minimnya kesadaran masyarakat, Hutan Bakau tersebut hanya tersisa 1 hektar, dan terancam musnah akibat seringnya penebangan dan perusakan secara liar. Hampir semua jenis mangrove ada di sini. Namun yang sudah ditanami ribuan bibit di sana adalah jenis Rhizophora.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-5018 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/101.jpeg" alt="" width="500" height="375" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/101.jpeg 500w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/101-300x225.jpeg 300w" sizes="auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p>Melalui penggiat atau komunitas TDC (Tabuik Diving Club) bersama Pemerintah Kota Pariaman dan PT. Pertamina (DPPU) Minangkabau, Hutan Tersebut kemudian disulap menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi di Sumatra Barat. Taman Hutan Mangrove saat ini memiliki jembatan dengan panjang 50 meter dan lebar 1,5 meter (nantinya pembangunan dilanjutkan hingga tuntas), disertai papan informasi tentang Mangrove. Pengunjung dapat menikmati suasana asri Hutan Mangrove beserta seluk beluk manfaat Bakau bagi kehidupan Manusia.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/7-fakta-unik-wisata-di-kota-pariaman/2/">Lanjut Halaman 2 &#8211;&gt;&gt;</a></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/7-fakta-unik-wisata-di-kota-pariaman/">7 Fakta Unik Wisata di Kota Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Lewatkan Tujuh Ritual di Festival Tabuik Pariaman 2017</title>
		<link>https://prokabar.com/jangan-lewatkan-tujuh-ritual-di-festival-tabuik-pariaman-2017/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Sep 2017 06:36:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#FestivalTabuikPariaman2017]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tabuik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3086</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211;&#160;Bagi anda para travellers, yang cinta wisata budaya, jangan lewatkan yang satu ini. Di Pariaman, Sumbar, pada 20 September-1 Oktober 2017, akan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jangan-lewatkan-tujuh-ritual-di-festival-tabuik-pariaman-2017/">Jangan Lewatkan Tujuh Ritual di Festival Tabuik Pariaman 2017</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211;</b>&nbsp;Bagi anda para travellers, yang cinta wisata budaya, jangan lewatkan yang satu ini. Di Pariaman, Sumbar, pada 20 September-1 Oktober 2017, akan ada tujuh ritual Festival Tabuik yang sangat tersohor itu.<br />
&#8220;Festival Tabuik merupakan salah satu tradisi tahunan dalam masyarakat Pariaman dan merupakan bagian dari peringatan hari wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, yaitu Hussein bin Ali, 10 Muharram. Sejarah mencatat, Hussein beserta keluarganya wafat dalam perang di padang Karbala. Acara ini sangat menarik,&#8221;kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman, Efendi Jamal.<br />
Tabuik sendiri adalah sebuah patung Buraq, makhluk majestik yang menyerupai seekor kuda bersayap dengan kepala wanita, yang terbuat dari bambu, rotan dan kertas. Di punggungnya terdapat sebuah peti yang berisi perhiasan dekoratif dan payung.</p>
<p>&nbsp;Legenda tersebut mengisahkan bahwa setelah wafatnya sang cucu Nabi, kotak kayu berisi potongan jenazah Hussein diterbangkan ke langit oleh buraq. Berdasarkan legenda inilah, setiap tahun masyarakat Pariaman membuat tiruan dari buraq yang sedang mengusung tabut di punggungnya.</p>
<p>Perhelatan tabuik merupakan bagian dari peringatan hari wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, yaitu Hussein bin Ali yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Sejarah mencatat, Hussein beserta keluarganya wafat dalam perang di padang Karbala.&nbsp;</p>
<p>Rangkaian kegiatannya? Lanjut Efendi Jamal, terdiri dari tujuh tahapan ritual tabuik, yaitu mengambil tanah, menebang batang pisang, mataam, mengarak jari-jari, mengarak sorban, tabuik naik pangkek, hoyak tabuik, dan membuang tabuik ke laut.</p>
<p>&#8220;Prosesi dimulai dengan mengambil tanah dilaksanakan pada 1 Muharram. Menebang batang pisang dilaksanakan pada hari ke-5 Muharram. Mataam pada hari ke-7, dilanjutkan dengan mangarak jari-jari pada malam harinya. Pada keesokan harinya dilangsungkan ritual mangarak saroban,&#8221; lanjutnya</p>
<p>Acara puncak pada tanggal 10 Muharram, dilakukan ritual tabuik naik pangkek dan dilanjutkan dengan hoyak tabuik. &#8220;Sebagai ritual penutup, menjelang maghrib tabuik setinggi 12 meter ini diarak menuju pantai dan dilarung ke laut,&#8221; tambahnya</p>
<p>Setiap tahunnya puncak acara tabuik selalu disaksikan ratusan ribu pengunjung yang datang dari berbagai pelosok Sumatera Barat. Pantai Gandoriah yang menjadi titik pusat perhatian seakan menjadi lautan manusia, khususnya menjelang prosesi tabuik diarak menuju pantai.&nbsp;</p>
<p>&#8220;Even ini memang sebagai festival wisata untuk mendatangkan turis dan menggerakkan perekonomian Pariaman. Festival ini merupakan even wisata terbesar yang menarik wisatawan dari luar ke Pariaman, Ini murni kegiatan pariwisata,&#8221;ungkapnya.</p>
<p>Selain Festival Tabuik, Pariaman, sebuah kota yang terletak sekitar 60 km dari Padang Sumatera Barat juga menawarkan beragam potensi wisata bahari.&nbsp;</p>
<p>Sejauh ini obyek wisata bahari cukup diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.Kota Pariaman kaya akan obyek wisata bahari yang ada disepanjang 12,5 kilometer panjang pantai kota ini.&nbsp;</p>
<p>Disamping obyek wisata pantai, Kota Pariaman juga memiliki panorama bawah laut yang cukup memukau dan kaya akan keindahan terumbu karang di dalamnya.</p>
<p>&#8220;Provinsi Sumbar kaya akan potensi budaya dan alam, ajang festival tabuik ini mengkombinasikan semuanya,&#8221; terang Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian, yang sangat mendukung kegiatan ini.&nbsp;</p>
<p>&#8220;Festival Tabuik Piaman adalah agenda pariwisata tetap tiap tahunnya, karena itu Pemprov Sumbar membuat berbagai terobosan pada tahun ini dan kedepannya,&#8221; jelas Oni.</p>
<p>Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sendiri &nbsp;mendukung program-program pengembangan wisata dengan cara terus memperkenalkan kesenian pariwisata nagari masing-masing dengan spesifikasi ikon keunikan dan kecantikan obyek wisata yang ada.&nbsp;</p>
<p>&#8220;Festival ini diharapkan mampu menjadi sebuah kegiatan bersama atas pentingnya budaya asli atau kearifan lokal, dengan demikian, kegiatannya diharapkan mampu membangkitkan kawasan wisata dan cinta alam, khususnya wisata budaya, selain mengingatkan kembali bahwa Pariaman sebagai daerah tujuan wisata yang bersejarah,&#8221; ungkap Menpar Arief Yahya.<b>(*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jangan-lewatkan-tujuh-ritual-di-festival-tabuik-pariaman-2017/">Jangan Lewatkan Tujuh Ritual di Festival Tabuik Pariaman 2017</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 36/166 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/16 queries in 0.100 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 14:50:21 by W3 Total Cache
-->