<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#syawal Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/syawal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/syawal/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 May 2020 11:56:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#syawal Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/syawal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tidak Ada Hilal yang Tampak di Wilayah Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/tidak-ada-hilal-yang-tampak-di-wilayah-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2020 11:56:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Hilal]]></category>
		<category><![CDATA[#IdulFitri]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#syawal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=68224</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar —Pakar astronomi dari Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya menegaskan bahwa tidak ada referensi empirik visibilitas (ketampakan) hilal awal Syawal 1441H bisa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-ada-hilal-yang-tampak-di-wilayah-indonesia/">Tidak Ada Hilal yang Tampak di Wilayah Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong>Pakar astronomi dari Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya menegaskan bahwa tidak ada referensi empirik visibilitas (ketampakan) hilal awal Syawal 1441H bisa teramati di seluruh wilayah Indonesia pada hari Jumat (22/05) ini.</p>
<p data-reader-unique-id="2">Hal ini disampaikan Cecep saat memaparkan data posisi hilal menjelang awal bulan Syawal 1441H/2020M pada Sidang Isbat Awal Syawal 1441H, di Jakarta.“Semua wilayah Indonesia memiliki ketinggian hilal negatif antara minus 5,29 sampai dengan minus 3,96 derajat. Hilal terbenam terlebih dahulu dibanding matahari,” terang Cecep, Jumat (22/05).</p>
<p data-reader-unique-id="3">Cecep menuturkan, Kementerian Agama melalui Tim Falakiyah melakukan pengamatan hilal di 80 titik di seluruh Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Berbeda dengan tahun sebelumnya, Sidang Isbat Awal Syawal 1441H hanya dihadiri secara fisik oleh Menteri Agama Fachrul Razi, Wamenag Zainut Tauhid Sa&#8217;adi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Ketua MUI KH Abdullah Jaidi, dan Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Sementara para pimpinan ormas, pakar astronomi, Badan Peradilan Agama, serta para pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama lainnya mengikuti jalannya sidang isbat melalui media konferensi video.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Menurut Cecep, penetapan awal bulan hijriyah didasarkan pada hisab dan rukyat. Proses hisab sudah ada dan dilakukan oleh hampir semua ormas Islam. “Saat ini, kita sedang melakukan proses rukyat, dan sedang menunggu hasilnya,” terang Cecep.</p>
<p data-reader-unique-id="9">“Secara hisab, awal Syawal 1441H jatuh pada hari Minggu. Ini sifatnya informastif, konfirmasinya menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat,” tambahnya.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Dikatakan Cecep, rukyat adalah observasi astronomis. Karena itu, lanjut Cecep, harus ada referensinya. Cecep mengatakan bahwa kalau ada referensinya diterima, sedang kalau tidak berarti tidak bisa dipakai.</p>
<p data-reader-unique-id="11"><strong data-reader-unique-id="12">Posisi hilal awal Syawal 1441H</strong></p>
<p data-reader-unique-id="13">Berdasarkan data di Pelabuhan Ratu, posisi hilal awal Syawal 1441H atau pada 29 Ramadan 1441H yang bertepatan dengan 22 Mei 2020, di Pelabuhan Ratu secara astronomis tinggi hilal: minus 4,00 derajat; jarak busur bulan dari matahari: 5,36 derajat; umur hilal minus 6 jam 55 menit 23 detik.</p>
<p data-reader-unique-id="14">Sementara itu, lanjut Cecep, dasar kriteria imkanurrukyat yang disepakati MABIMS adalah minimal tinggi hilal dua derajat, elongasi minimal 3 derajat, dan umur bulan minimal delapan jam setelah terjadi ijtima&#8217;. &#8220;Ini sudah menjadi kesepakatan MABIMS,&#8221; tuturnya.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Sehubungan itu, kata Cecep, karena ketinggian hilal di bawah dua derajat bahkan minus, maka tidak ada referensi pelaporan hilal jika hilal awal Syawal teramati di wilayah Indonesia. “Dari referensi yang ada, maka tidak ada referensi apapun bahwa hilal Syawal 1441H pada Jumat ini teramati di seluruh Indonesia,” tandas Cecep.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Selain itu, lanjut Cecep, juga tidak ada referensi empirik visibilitas hilal jika hilal awal Syawal teramati di wilayah Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="19">Menurut Cecep, Limit Danjon menyebutkan bahwa hilal akan tampak jika jarak sudut bulan – matahari lebih besar dari 7 derajat. Konferensi penyatuan awal bulan Hijriyah International di Istambul tahun 1978 mengatakan bahwa awal bulan dimulai jika jarak busur antara bulan dan matahari lebih besar dari 8 derajat dan tinggi bulan dari ufuk pada saat matahari tenggelam lebih besar dari 5 derajat.</p>
<p data-reader-unique-id="20">Sementara rekor pengamatan bulan sabit dalam catatan astronomi modern adalah hilal awal Ramadan 1427H di mana umur hilal 13 jam 15 menit dan berhasil dipotret dengan teleskop dan kamera CCD di Jerman. Bahkan, dalam catatan astronomi modern, jarak hilal terdekat yang pernah terlihat adalah sekitar 8 derajat dengan umur hilal 13 jam 28 menit. Hilal ini berhasil diamati oleh Robert Victor di Amerika Serikat pada 5 Mei 1989 dengan menggunakan alat bantu binokulair atau keker. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-ada-hilal-yang-tampak-di-wilayah-indonesia/">Tidak Ada Hilal yang Tampak di Wilayah Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Digelar 22 Mei, Sidang Isbat Awal Syawal terapkan Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://prokabar.com/digelar-22-mei-sidang-isbat-awal-syawal-terapkan-protokol-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2020 07:21:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#IdulFitri]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#sidangisbat]]></category>
		<category><![CDATA[#syawal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=67888</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Bulan Ramadan hampir berakhir. Kementerian Agama akan kembali menggelar sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal 1441H. Sidang isbat akan digelar pada Jumat,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/digelar-22-mei-sidang-isbat-awal-syawal-terapkan-protokol-kesehatan/">Digelar 22 Mei, Sidang Isbat Awal Syawal terapkan Protokol Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="1"><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Bulan Ramadan hampir berakhir. Kementerian Agama akan kembali menggelar sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal 1441H. Sidang isbat akan digelar pada Jumat, 22 Mei mendatang.</p>
<p data-reader-unique-id="2">Menteri Agama Fachrul Razi dijadwalkan akan memimpin langsung sidang isbat. Karena masih pandemik Covid-19, sidang isbat dilakukan mengikuti protokol kesehatan sehingga tidak semua perwakilan hadir secara fisik di kantor Kementerian Agama.</p>
<p data-reader-unique-id="3">&#8220;Isbat awal Syawal digelar 22 Mei 2020. Sesuai protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang dibatasi hanya dihadiri Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, serta Komisi VIII DPR,&#8221; terang Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Ditjen Bimas Islam Agus Salim, di Jakarta, Minggu (17/05).</p>
<p data-reader-unique-id="4">&#8220;Peserta dari unsur pimpinan ormas Islam kita undang untuk mengikuti sidang isbat melalui aplikasi pertemuan dalam jaringan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Peliputan juga akan dilakukan secara terbatas. Menurut Agus, Kemenag bekerjasama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Media yang ingin menyiarkan sidang isbat awal Syawal bisa berkoordinasi dengan TVRI. &#8220;Kami juga memanfaatkan medsos Kemenag untuk melakukan live streaming,&#8221; tuturnya.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Dijelaskan Agus, tahapan sidang isbat dilakukan sebagaimana awal Ramadan lalu. Sessi pertama dimulai pukul 17.00 WIB, berupa pemaparan posisi hilal Awal Syawal 1441H oleh anggota Falakiyah Kemenag  Cecep Nurwendaya. Setelah Magrib, sidang Isbat dibuka Menteri Agama RI, dilanjutkan laporan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari  80 titik di seluruh Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="7">&#8220;Hasil sidang isbat akan diumumkan Menteri Agama secara telekonferensi dan disiarkan langsung oleh TVRI sebagai TV Pool dan live streaming medsos Kemenag,&#8221; tutupnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/digelar-22-mei-sidang-isbat-awal-syawal-terapkan-protokol-kesehatan/">Digelar 22 Mei, Sidang Isbat Awal Syawal terapkan Protokol Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sore Ini, Kemenag Sumbar Lakukan Pemantauan Hilal Penentuan Satu Syawal 1440 H</title>
		<link>https://prokabar.com/sore-ini-kemenag-sumbar-lakukan-pemantauan-hilal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2019 10:18:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Hilal]]></category>
		<category><![CDATA[#IdulFitri]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#lebaran2019]]></category>
		<category><![CDATA[#syawal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38899</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Kanwil Kemenag Sumbar bersama tim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), LAPAN, Universitas Andalas, UIN Imam Bonjol dan ormas islam melakukan pengamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sore-ini-kemenag-sumbar-lakukan-pemantauan-hilal/">Sore Ini, Kemenag Sumbar Lakukan Pemantauan Hilal Penentuan Satu Syawal 1440 H</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar — </strong>Kanwil Kemenag Sumbar bersama tim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), LAPAN, Universitas Andalas, UIN Imam Bonjol dan ormas islam melakukan pengamatan atau rukyatul hilal awal Syawal di antai 4 Gedung Shelter Nurul Haq Parupuk Tabing, Senin (3/6).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Hendri mengatakan pemantauan hilal itu merupakan salah satu metode untuk mengetahui kapan jatuhnya satu Syawal itu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ia hari ini kita lakukan pemantuan hilal, mulai pukul 17.00 WIB dihadiri berbagai pihak diantaranya Pemprov Provinsi Sumbar, BMKG Padang Panjang, Lapan, serra Ormas Islam,” ungkapnya, Senin (3/6).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut ia berharap saat pemantauan hilal nanti mendapatkan petunjuk sehingga dapat di sampaikan kepada pemeritah di pusat sebelum dilakukam sidang isbat. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Sore ini pemerintah melakukan sidang isbat dan pemantauan hilal dilakukan di 129 lokasi di indonesia,” ungkapnya. (<b>hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sore-ini-kemenag-sumbar-lakukan-pemantauan-hilal/">Sore Ini, Kemenag Sumbar Lakukan Pemantauan Hilal Penentuan Satu Syawal 1440 H</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/82 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.016 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 07:56:31 by W3 Total Cache
-->