<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#SusiPudjiastuti Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/susipudjiastuti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/susipudjiastuti/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Feb 2022 09:18:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#SusiPudjiastuti Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/susipudjiastuti/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Suatu Pagi Bersama Menlu Retno Marsudi</title>
		<link>https://prokabar.com/suatu-pagi-bersama-menlu-retno-marsudi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Feb 2022 09:18:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ilham bintang]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#menlu]]></category>
		<category><![CDATA[#SusiPudjiastuti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=101174</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Mbak&#8230; Mbak Retno&#8230; Mbak .. Kirim aku saja ketemu Putin! &#8220;Hai Mbak Susi. Senang yah kita ketemuan lagi pagi ini,&#8221; sahut yang disapa. Yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/suatu-pagi-bersama-menlu-retno-marsudi/">Suatu Pagi Bersama Menlu Retno Marsudi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Mbak&#8230; Mbak Retno&#8230; Mbak .. Kirim aku saja ketemu Putin!</p>
<p>&#8220;Hai Mbak Susi. Senang yah kita ketemuan lagi pagi ini,&#8221; sahut yang disapa.</p>
<p>Yang menyapa adalah Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan &amp; Perikanan (KKP) priode 2014-2020. Yang disapa Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Putin yang dimaksud adalah Vladimir Putin, Presiden Rusia yang menjadi perbincangan di seluruh dunia karena menginvasi Ukraina sejak Kamis( 24/2) lalu.</p>
<p>Yang bikin menlu harus banyak olahraga, supaya kuat bekerja dan terutama bergerak cepat mengevakuasi warga kita di sana. Sampai Minggu (27/2) Kemenlu sudah berhasil mengevakuasi 25 WNI dari Ukraina.</p>
<p>&#8220;Aku ditunjuk saja sebagai utusan khusus RI untuk Rusia, Mbak&#8221; sambung Susi lagi.<br />
Percakapan dua &#8220;Srikandi&#8221; Indonesia itu berlangsung Senin (28) pagi di sela-sela acara jogging pagi bersama komunitas &#8220;Komengsong&#8221; di Stadion Utama Gelora Bung Karno.</p>
<p>&#8220;Komengsong &#8221; adalah nama WhatsApp Group (WAG) komunitas itu : sejumlah menteri, duta besar, dan pemimpin redaksi media. Sudah lebih dua tahun sebagian besar tidak pernah bertemu sejak pandemi. Maka ketika terlontar ide jogging pagi bersama di GBK, hampir semua merespons ok.</p>
<p>Yang menjadi tuan rumah adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sekalian dengan sarapan Bakso dan Mpek-Mpek Palembang, makanan khas tanah kelahiran Menhub. Jogging diikuti sekitar 30 orang yang datangnya bergelombang, dimulai pukul 6 pagi. Turut mendampingi jogging itu Dirut GBK Rakhmadi Afif Kusumo, Direktur Pengembangan GBK, Muhammad Rofiq, dan Kepala Unit SU GBK, Cucu Bandung.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220228_161145.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-101175" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220228_161145.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220228_161145.jpg 640w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220228_161145-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Saya yang telat tiba beberapa menit di GBK langsung bergabung dengan Budi Karya Sumadi, Menlu Retno Marsudi dan suami Agus Marsudi, Najwa Shihab, Jubir Kemenhub Adita Irawati, mantan Dirut Dirgantara Indonesia Elfien Guntoro, Wakil Pemimpin Umum Kompas Budiman Tanuredjo, dan Ridwan Dalimunthe dari detikcom.</p>
<p>&#8220;Kloter pertama&#8221; itu sudah menyelesaikan beberapa putaran lintasan lari stadion ketika saya dan Najwa Shihab bergabung. Kloter kedua, mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Isteri, Juru Bicara Wapres Jusuf Kalla, Husain Abdullah, Ipang Wahid, politisi Ferry Mursyidan Baldan, Ipang Wahid, Intan Katoppo, Yenny Wahid. Kloter ketiga, Pemred JakTV Timbo Siahaan, mantan Pemred Tempo Wahyu Muryadi dan Susi Pudjiastuti.</p>
<p>Retno Marsudi mencatat rekor jogging 7,9 km dalam waktu 90 menit. Sulit dikejar oleh kebanyakan rombongan. Tampak tubuhnya begitu ringan mengayun langkah. Padahal, menurutnya dia jogging dengan santai, sambil ngobrol.</p>
<p>Saya memang sempat bertanya soal konflik Rusia &#8211; Ukraina. Secara singkat Retno bisa menggambarkan situasi di Ukraina dan prediksinya ke depan, tapi sayang itu hanya untuk background informasi, tidak untuk dikutip media alias off the record.</p>
<p>Terakhir, saya sempat melirik sepatu Menlu. Dia cepat merespons. &#8220;Kali ini kiri kanan sama Pak, Bang IB, tidak belang lagi,&#8221; ujarnya. Di antara menteri kabinet, Retno paling modis. Sepatunya yang beda warna sempat viral di media sosial.</p>
<p>Yang paling cepat klar joggingnya, Menhub. Setengah jam jogging, Budi Karya pamit. Dia harus segera ke bandara untuk terbang ke Solo. Mau mendampingi Presiden Jokowi melayat pamannya yang meninggal dunia. Saya sempat juga melirik dan menanyakan merek sepatunya yang kiri kanan berbeda corak dan warna? Seragam kabinet? &#8220;Ah, nggak lah,&#8221; sahutnya sambil senyum, tahu saya menggoda dia.</p>
<h4>Komengsong Show</h4>
<p>Acara jogging pagi tadi benar-benar suatu pagi yang indah dan mengesankan bagi Komengsong. Ipang Wahid, Timbo Siahaan, Najwa Shihab &#8220;mengcreate&#8221; banyak adegan foto-foto untuk konten media sosial. Menyaksikan menata konten-konten itu saja sudah menghibur. Seperti sebuah pertunjukan &#8220;Komengsong Show &#8220;.</p>
<p>Sebelum tinggalkan GBK, Menlu Retno, Najwa Shihab, Susi Pudjiastuti, Saleh Husin dan Ipang Wahid masih sempat melakoni adegan lomba di trak pelintasan lari stadion. Jangan salah. Itu untuk foto atau video konten bukan benar-benar lari. Najwa memecahkan rekor urusan ini. Membuat banyak konten Tiktok yang disebar saat itu juga di media sosial.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220228_161124.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-101176" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220228_161124.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220228_161124.jpg 640w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG_20220228_161124-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<h4>Saya suka Putin</h4>
<p>Keluar dari Stadion Utama, Ferry Mulsyidan Baldan mengajak sebagian rombongan menikmati kopi di GBK Corner. Show berlanjut di sini. Bintangnya: Susi Pudjiastuti. Saya setengah jam duduk bersebelahan dengan dia tidak bisa tenang. Selama setengah jam itu puluhan orang sudah mengerubung. Setiap menit Susi diminta foto bersama oleh para pengunjung. Untung semuanya sadar tetap taat prokes.</p>
<p>Serius mau ketemu Putin?<br />
&#8220;Seriuslah,&#8221; sahut Susi. &#8220;Saya suka dia. Handsome dan kulitnya halus,&#8221; tambah dia. Susi mengaku punya kenangan karena pernah dapat hadiah mengesankan dari Putin. Susi bertemu Presiden Rusia itu tahun 2015 sewaktu menyertai rombongan Presiden RI ke Rusia.</p>
<p>&#8220;Kami dijamu di rumahnya. Saya ingat waktu itu duduk dan ngobrol bersama beberapa pejabat tinggi. Saya mengutarakan impian saya nonton ballet Rusia di Jakarta. Spontan Menlunya berdiri, memegang tangan saya, dan berkata &#8220;deal&#8221;. &#8220;Kita deal yah,&#8221; ungkap Susi.</p>
<p>Tiga bulan kemudian deal itu terealisasi. Putin benar-benar mengirimkan 90 penari ballet Rusia untuk Susi yang dipertunjukkan di Ballroom Hotel Kemphinsky, Jakarta.</p>
<p>Seandainya ditunjuk sebagai utusan pemerintah untuk ke Rusia menemui Putin, apa yang mau disampaikan?</p>
<p>&#8220;Tunggu saja kalau betul-betul ditunjuk. Yang pasti saya senang banget. Dia itu idola saya. Orang yang taat menepati janji. Saya suka banget,&#8221; kata Susi.</p>
<p>Percakapan terhenti. Susi kembali harus melayani pengunjung GBK yang antre mau foto bersama dia. Saya pun pamit. Semoga impian Susi terkabul bisa ketemu Putin. Siapa tahu pula Susi bisa meredakan kemurkaan Putin. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/suatu-pagi-bersama-menlu-retno-marsudi/">Suatu Pagi Bersama Menlu Retno Marsudi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KP Orca 2 KKP Kembali Tangkap Kapal Ikan Ilegal Malaysia</title>
		<link>https://prokabar.com/kp-orca-2-kkp-kembali-tangkap-kapal-ikan-ilegal-malaysia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jun 2019 15:49:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kapalikanmalaysia]]></category>
		<category><![CDATA[#kkp]]></category>
		<category><![CDATA[#psdkp]]></category>
		<category><![CDATA[#SusiPudjiastuti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=40240</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Setelah sebelumnya menangkap 2 kapal ikan asing (KIA) asal Malaysia yaitu 1 kapal pada Sabtu (15/6) dan 1 kapal pada Selasa (18/6),...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kp-orca-2-kkp-kembali-tangkap-kapal-ikan-ilegal-malaysia/">KP Orca 2 KKP Kembali Tangkap Kapal Ikan Ilegal Malaysia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Setelah sebelumnya menangkap 2 kapal ikan asing (KIA) asal Malaysia yaitu 1 kapal pada Sabtu (15/6) dan 1 kapal pada Selasa (18/6), KKP melalui Kapal Pengawas Perikanan (KP) Orca 02 kembali menangkap 1 KIA Malaysia.</p>
<p>Demikian diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Agus Suherman melalui keterangan tertulis, Sabtu (22/6)</p>
<p>Penangkapan pada Jumat kemarin  menambah deretan KIA Malaysia yang ditangkap KKP sejak Januari hingga Juni 2019 menjadi 17 kapal. Sementara KIA lainnya, Vietnam sebanyak 15 kapal dan Filipina 3 kapal.</p>
<p>Selanjutnya, Agus menjelaskan bahwa penangkapan tersebut diawali dari deteksi KP Orca 02 yang dinakhodai oleh Capt. Sutisna Wijaya atas keberadaan kapal penangkap ikan di perairan Selat Malaka tanpa mengibarkan bendera kebangsaan.</p>
<p>“KP Orca 02 mencurigai keberadaan 1 kapal yang tidak mengibarkan bendera kebangsaan sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di wilayah perairan belum disepakati batasnya (grey area),&#8221; tambah Agus.</p>
<p>Kemudian KP Orca 02 melakukan proses penghentian dan pemeriksaan kapal tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan kapal dengan nama PKFB 1802 yang diawaki oleh 5 (lima) orang berkewarganegaraan Myanmar memiliki dokumen perizinan perikanan dari Pemerintah Malaysia.</p>
<p>KKP kemudian berkoordinasi dengan Aparat Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), dan selanjutnya KP Orca 02 bersama kapal patroli APMM Penggalang 13 melakukan klarifikasi atas seluruh dokumen dan awak kapal PKFB 1802. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kapal tersebut benar memiliki izin dari Pemerintah Malaysia. Namun seluruh awak yang bekerja di kapal tersebut adalah WN Myanmar yang tak memiliki izin resmi (ilegal). Atas dasar itu, kapal patroli APMM mengonfirmasi bahwa kapal tersebut dapat dilanjutkan proses hukum oleh Pemerintah Indonesia.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, pihak APMM juga menyampaikan bahwa apabila kapal PKFB 1802 dilepas oleh KP Orca 02, maka akan ditangkap oleh kapal patroli APMM dikarenakan WN asing yang bekerja tanpa izin serta tidak mengibarkan bendera kebangsaan.</p>
<p>Untuk proses hukum lebih lanjut, kapal dan seluruh awaknya dikawal ke Pangkalan PSDKP Batam, Kepulauan Riau.</p>
<p>“Proses penyidikan akan dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan, sesuai Undang-undang Perikanan dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar,&#8221; pungkas Agus. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kp-orca-2-kkp-kembali-tangkap-kapal-ikan-ilegal-malaysia/">KP Orca 2 KKP Kembali Tangkap Kapal Ikan Ilegal Malaysia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bila Diberi Kepercayaan Penuh, Susi Siap Jadi Menteri Lagi</title>
		<link>https://prokabar.com/bila-diberi-kepercayaan-penuh-susi-siap-jadi-menteri-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2019 08:14:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#SusiPudjiastuti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=39089</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan siap bila diberikan amanah kembali untuk memegang jabatan sebagai menteri oleh presiden selanjutnya yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bila-diberi-kepercayaan-penuh-susi-siap-jadi-menteri-lagi/">Bila Diberi Kepercayaan Penuh, Susi Siap Jadi Menteri Lagi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan siap bila diberikan amanah kembali untuk memegang jabatan sebagai menteri oleh presiden selanjutnya yang akan memimpin pada periode 2019-2024.</p>
<p>&#8220;Insya Allah (siap) kalau badan masih sehat,&#8221; kata Susi Pudjiastuti kepada wartawan saat Open House di kediaman rumah dinas Menteri Kelautan dan Perikanan yang terletak di Kompleks Menteri Widya Chandra, Jakarta.</p>
<p>Ditanyakan mengenai Presiden Joko Widodo yang berdasarkan hasil perhitungan resmi KPU unggul dalam Pilpres 2019, Menteri Susi menyatakan bila Jokowi memberikan kepercayaan penuh, dirinya siap untuk kembali menjadi menteri.</p>
<p>Namun, ujar dia, bila tidak terpilih menjadi menteri maka dirinya juga siap kembali mencari pekerjaan lainnya di luar pemerintahan.</p>
<p>&#8220;Saya akan balik lagi mencari pekerjaan. Bisa saja jadi wartawan online.. saya bisa bikin susi.com,&#8221; selorohnya yang disambut tawa awak media yang meliput.</p>
<p>Sebelumnya, pengamat sektor kelautan dan perikanan Abdul Halim mengatakan kaum perempuan memegang peranan penting dalam sektor perikanan Nusantara, sehingga pemerintah sudah selayaknya lebih memperhatikan dan memberikan penghargaan seutuhnya.</p>
<p>&#8220;Di sektor perikanan, perempuan memainkan peranan yang sangat penting, bahkan terbilang berperan ganda, yakni membantu nelayan sebagai pengolah atau pemasar,&#8221; kata Abdul Halim.</p>
<p>Menurut Abdul, di lain waktu perempuan sektor perikanan juga berperan sebagai manajer keuangan dan kualitas hidup keluarga yaitu untuk pemenuhan gizi anak dan suami, serta pengelolaan kebutuhan dapur.</p>
<p>Abdul Halim yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan itu juga berpendapat bahwa sayangnya beragam peranan penting yang dilakukan oleh kalangan perempuan di sektor perikanan kerap disepelekan.</p>
<p>&#8220;Banyak hal di lapangan yang menunjukkan minimnya penghargaan terhadap perempuan di sektor perikanan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Ia mengingatkan bahwa di banyak wilayah Tanah Air juga terdapat perempuan yang berprofesi sebagai nelayan, di antaranya di Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Aceh.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bila-diberi-kepercayaan-penuh-susi-siap-jadi-menteri-lagi/">Bila Diberi Kepercayaan Penuh, Susi Siap Jadi Menteri Lagi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menteri KKP dan Menlu Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Kuta</title>
		<link>https://prokabar.com/menteri-kkp-dan-menlu-bersihkan-sampah-plastik-di-pantai-kuta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Oct 2018 01:31:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kementrian]]></category>
		<category><![CDATA[#occ2018]]></category>
		<category><![CDATA[#SusiPudjiastuti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22371</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kuta, Prokabar — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastut bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi membersihkan sampah di Pantai Kuta Badung Bali dalam rangka...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menteri-kkp-dan-menlu-bersihkan-sampah-plastik-di-pantai-kuta/">Menteri KKP dan Menlu Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Kuta</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kuta, Prokabar — </strong>Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastut bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi membersihkan sampah di Pantai Kuta Badung Bali dalam rangka menyambut pelaksanraan even Our Ocean Conference (OOC) sekaligus meperingati hari sumpah pemuda, Minggu (28/10) kemarin.</p>
<p>Tidak hanya membersihkan laut kedua menteri tersebut melepas tukik di Pantai Kuta, Badung, Bali. Pelepasan anak penyu itu merupakan bagian dari pre-event Our Ocean Conference (OOC) yang akan berlangsung pada 29 dan 30 Oktober 2018.</p>
<p>Pelepasan tukik juga diikuti Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmis Kristensen, dan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Vegard Kaale. Komunitas Bank Sampah Sekolah Bali dan sejumlah pelajar turut hadir dalam acara ini.</p>
<p>Tidak hanya melepas tukik, Susi dan Retno ikut membersihkan sampah di Pantai Kuta. Keduanya tidak canggung membawa goni sembari memungut serpihan plastik di pasir.</p>
<p>&#8220;Ini walk the talk. Mungkin apa yang kami lakukan pagi ini kontribusinya kecil, tapi menginspirasi,&#8221; kata Retno di Pantai Kuta.</p>
<p>Kegiatan ini dianggap Retno sebagai bagian dari upaya mengingatkan masyarat soal pentingnya menjaga kebersihan pantai dan laut. &#8220;Laut bukan tong sampah besar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Rangkaian acara pada hari ini juga dilakukan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90. Semangat persatuan dan kerja sama dari Sumpah Pemuda, kata Retno, akan dibawa dalam OOC 2018.</p>
<p>Sedangkan Susi menyebut, masalah yang ada di laut akan dibahas dalam OOC 2018. Termasuk masalah plastik di laut.</p>
<p>&#8220;Kami mau protect laut dari sampah kita,&#8221; sebut Susi.</p>
<p>Susi juga menuturkan, saat ini, Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik ke laut terbesar kedua setelah China. Jika tidak mengubah perilaku dalam penggunaan plastik, dalam belasan tahun, nelayan akan berkurang hasil tangkapannya.<br />
&#8220;Nanti 2030, nelayan kita menangkap ikan tapi yang didapat plastik,&#8221; tutur Susi. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menteri-kkp-dan-menlu-bersihkan-sampah-plastik-di-pantai-kuta/">Menteri KKP dan Menlu Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Kuta</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejak 2014 Produksi Ikan Tangkap di Dalam Negeri Meningkat Signifikan</title>
		<link>https://prokabar.com/sejak-2014-produksi-ikan-tangkap-di-dalam-negeri-meningkat-signifikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2018 22:35:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[#SusiPudjiastuti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21999</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Sejak 2014 saat pemerintah memutuskan menerapkan pemberantasan IUU Fishing atau kegiatan perikanan yang tidak sah, tidak dilaporkan pada institusi yang berwenang, dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sejak-2014-produksi-ikan-tangkap-di-dalam-negeri-meningkat-signifikan/">Sejak 2014 Produksi Ikan Tangkap di Dalam Negeri Meningkat Signifikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Sejak 2014 saat pemerintah memutuskan menerapkan pemberantasan IUU Fishing atau kegiatan perikanan yang tidak sah, tidak dilaporkan pada institusi yang berwenang, dan kegiatan perikanan yang belum diatur dalam peraturan yang ada, PDB perikanan mempunyai pertumbuhan yang sangat baik yaitu 7,35 persen dan 7,89 persen di tahun 2015, dan terus berlanjut sampai 2017 yaitu 5,95 persen.</p>
<p>“Pada triwulan 2018 ini kelihatannya akan jauh lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya karena pada semester pertama sudah naik secara signifikan,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam konferensi pers Laporan 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Membangun Manusia Indonesia Menuju Negara Maju, di Aula Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Selasa (23/10) kemarin.</p>
<p>Secara nominal, Susi menjelaskan, <em>economic size</em>PDB perikanan kita di 2014 adalah Rp245,48 triliun, tahun 2015 Rp288,9 triliun, tahun 2016 Rp317 triliun, tahun 2017 Rp349,53 triliun. Tahun 2018 pada triwulan II sudah Rp187 triliun.</p>
<p>“Jadi yang bilang perikanan melemah tidak benar, karena ekspor dan PDB secara signifikan terus naik,” tegas Susi.</p>
<p>Ditegaskan Susi,  pertumbuhan PDB perikanan, terutama di perikanan tangkap ini mutlak dihasilkan melalui kekuatan armada nasional, karena sejak November 2014, kapal-kapal ikan asing dan eks asing sudah tidak boleh beroperasi di wilayah Indonesia.</p>
<p>Mengenai kenaikan produksi perikanan tangkap secara signifikan, Menteri Kelautan dan Perikanan mengemukakan, kenaikan itu nilainya lebih tinggi dibanding volumenya. Sehingga terjadi gap yang lebar  antara volume dan nilai (<em>value</em>) itu.</p>
<p>“Artinya, perikanan kita sudah menuju pada perikanan yang berkelanjutan. Ada <em>selective catch</em>, ukuran ikan lebih besar, volumenya turun tapi <em>value-</em>nya naik. Itulah cara mengelola perikanan yang benar. Jadi bukan ikan jelek-jelek yang ditangkap, melainkan ikan-ikan baik yang nilainya tinggi,” tutur Susi.</p>
<p>Ditambahkan Menteri Kelautan dan Perikanan, produksi perikanan budidaya juga menunjukkan kenaikan yang signifikan. Seperti udang, patin, nila, lele, kepiting, kakap dll. Sementara produksi perikanan rumput laut di tahun 2017 ada penurunan akibat cuaca, karena produksi tersebut berada di pesisir, jika ombak tinggi biasanya menyebabkan produktivitas rendah.</p>
<p>“Kita juga mengkampanyekan terus menerus gemar makan ikan untuk memperbaiki sumber daya manusia Indonesia. Terlebih lagi, Presiden mulai tahun ini akan memprioritaskan pembangunan SDM Indonesia yang lebih berkualitas,” sambung Susi.</p>
<p><strong>Ekspor hasil produksi perikanan.</strong></p>
<p>Dalam kesempatan itu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membantah sinyalemen sejumlah pihak bahwa ekspor perikanan kita sekarang turun. Ia menjelaskan, ekspor ikan Indonesia sekarang banyak yang sudah diolah.</p>
<p>“Jadi kode HS-nya jangan ikan gelondongan, tapi kalau dengan produk <em>added value</em>-nya dari bakso, nugget, surimi dan sebagainya itu terlihat ada kenaikan tinggi,” terang Susi.</p>
<p>Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan itu, nilai ekspor akhir tahun 2018 akan jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2017, karena yang masuk data baru dua kuartal saja sudah pada angka 2.272,67 juta dollar AS. Sedangkan tahun lalu hanya 2.013 juta dolar AS, berarti ada kenaikan lebih dari 12,88 persen.</p>
<p>“Ini pertama kali dalam sejarah pemerintahan, sejak 4 tahun ini neraca perdagangan perikanan untuk Asia Tenggara selalu di atas negara-negara ASEAN yang lain. Untuk pertama kalinya nomor 1 di Asia Tenggara,” terang Susi seraya menambahkan, kita bukan cuma juara dalam negeri saja, tapi sudah ASEAN., karena negara tetangga ikannya dari Indonesia, sekarang sudah tidak bisa nyolong lagi, jadi harus impor dari kita. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sejak-2014-produksi-ikan-tangkap-di-dalam-negeri-meningkat-signifikan/">Sejak 2014 Produksi Ikan Tangkap di Dalam Negeri Meningkat Signifikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 42/104 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:40:57 by W3 Total Cache
-->