<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#sumpur kudus Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/sumpur-kudus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/sumpur-kudus/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Dec 2023 07:22:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#sumpur kudus Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/sumpur-kudus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sumpur Kudus Punya Cerita, Ketika Nilmaizar Berbagi Ilmu Sepakbola di Jalur Ekstrim</title>
		<link>https://prokabar.com/sumpur-kudus-punya-cerita-ketika-nilmaizar-berbagi-ilmu-sepakbola-di-jalur-ekstrim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Dec 2023 05:59:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#NilMaizar]]></category>
		<category><![CDATA[#SepakBola]]></category>
		<category><![CDATA[#sumpur kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=117169</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Rizal Marajo Senin, 16 Desember 2023, dalam usahanya turun langsung ke masyarakat sakaitan dengan Pileg 2024, Nilmaizar memilih daerah yang tak biasa. Caleg...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sumpur-kudus-punya-cerita-ketika-nilmaizar-berbagi-ilmu-sepakbola-di-jalur-ekstrim/">Sumpur Kudus Punya Cerita, Ketika Nilmaizar Berbagi Ilmu Sepakbola di Jalur Ekstrim</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: <strong>Rizal Marajo</strong></p>
<p>Senin, 16 Desember 2023, dalam usahanya turun langsung ke masyarakat sakaitan dengan Pileg 2024, Nilmaizar memilih daerah yang tak biasa. Caleg Partai NasDem nomor urut 7 Dapil 1 Sumbar itu bertolak menuju Nagari Sumpur Kudus, Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung.</p>
<p>Perjalanan yang cukup spesial, tapi tidak mudah, bahkan sedikit ekstrim. Start jam 10.00 WIB pagi dari Nagari Balimbiang Kecamatan Rambatan Tanah Datar, Nilmaizar berangkat dengan tim kerjanya dengan tiga mobil mnelalui jalur Kumanis, salah satu jalur menuju Sumpur Kudus, selain jalur Puncak Lontiak dan jalur Silokek.</p>
<p>Setelah makan siang di Kumanis yang merupakan &#8220;ibukota&#8221; kecamatan Sumpur Kudus, perjalanan berburu suara ke Sumpur Kudus dimulai. Beberapa kilometer dilewati, perjalanan mulai terasa mencekam dan menuntut kehati-hatian penuh.</p>
<p>Bagaimana tidak, kendaraan melewati perbukitan dengan jalan aspal yang sempit dan berlubang. Disambung kemudian jalan beton yang kondisinya tak lagi bagus. Retak dan berlubang, bahkan ada yang hanya tinggal separoh badan jalan.</p>
<p>Semakin jauh, tak ada lagi ditemui bangunan rumah milik penduduk di sisi kiri dan kanan jalan, seperti tak ada tanda-tanda kehidupan disitu. Yang terlihat hanya bukit, bukit dan bukit. Tiga kendaraan itu bagai merangkak di tengah hutan belantara.</p>
<p>Salut untuk Buk Mairosra istri Nilmaizar yang ikut rombongan kecil tersebut. Ternyata emak-emak yang satu ini seorang driver tangguh. Dari belakang kemudi CR-V nya, dia sanggup melewati medan-medan terjal dan sempit itu dengan mulus, ditemani putrinya selebram Rania Salsabila atau Chacha.</p>
<p>Sesekali ibu tangguh itu menjulurkan kepalan tangannya keluar kaca mobil, tanda dia masih kuat dan bersemangat melewati jalur itu. No problemo, mungkin itu pesan yang ingin disampaikannya.</p>
<p>Tapi, itu baru pembukaan, situasi mencekam terus berlanjut, ketika beberapa kilometer berikutnya ketika hujan mulai turun. Di beberapa titik,  tebing tanah mulai berguguran, longsor-longsor kecil ditemui sepanjang perjalanan yang membuat denyut jantung berdetak lebih kencang.</p>
<p>Alhamdulillah, akhirnya setelah satu jam lebih tiba di tempat yang diperkirakan sudah aman. Rumah penduduk satu-satu mulai ditemui. Sampai akhirnya tiba di Nagari Sumpur Kudus. Tiba-tiba semuanya jadi berubah 180 derajat.</p>
<p>Kata pemandu setempat, Sumpur Kudus ibarat sebuah kota ditengah hutan. Dan memang itulah adanya, Sumpur Kudus, sebuah Nagari yang indah, tingkat perekonomian masyarakat yang baik. Itu terlihat dari rumah-rumah penduduk yang mayoritas sangat layak huni, bahkan diantaranya terlihat mewah.</p>
<p>Pengakuan sejumlah anggota tim, hilang rasa tegang selama perjalanan, dan hilang pula ngilu perut sepanjang perjalanan di jalur ekstrim itu. &#8220;Seumur hidup baru kali ini saya melakukan perjalanan seperti ini, pacah paruik saya.&#8221;kata salah seorang anggota tim dari Padang Kota.</p>
<p>Tapi mereka lupa, perjalanan pulang bakal lebih sulit dan mencekam, karena faktor cuaca hujan, jalan licin, longsor yang tetap mengancam, dan pulang menjelang senja. Diprediksi akan kemalaman di perjalanan. Tapi itu urusan nanti, yang jelas diselesaikan dulu program di Sumpur Kudus.</p>
<p>Ya, Nilmaizar memang sosok petarung. Dia akan melakukan hal-hal yang mungkin tak terpikirkan  oleh Caleg-caleg lain. &#8220;Coach Nil, mungkin Caleg DPR-RI pertama yang mau datang ke Sumpur Kudus ini.&#8221;celetuk salah seorang warga.</p>
<p>Dulu ketika maju di Dapil 2 Sumbar tahun 2019, pria 53 tahun itu pernah melakukan perjalanan ke nagari terpencil di Kabupaten Limapuluh Kota, yaitu Nagari Galugue di berada pojok terjauh Luhak Nan Bonsu itu. Sekarang, giliran Sumpur Kudus pula yang didatanginya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-117171" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/12/sumpu-300x290.jpeg" alt="" width="505" height="488" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/12/sumpu-300x290.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/12/sumpu.jpeg 624w" sizes="(max-width: 505px) 100vw, 505px" /></p>
<p><strong>Sejarah Sumpur Kudus</strong><br />
Sejatinya, Sumpur Kudus bukankan Nagari yang biasa-biasa saja, tapi sebuah Nagari yang spesial dan istimewa dalam catatan sejarah. Tidak hanya sejarah Minangkabau, tapi juga dalam sejarah perjalanan republik ini.</p>
<p>Tidak percaya? Nagari Sumpur Kudus adalah nagari yang bersejarah semasa Kerajaan Pagaruyung, karena menjadi tempat basemayamnya Rajo Ibadat Sultan Abdul Jalil Khalifatullah yang merupakan salah satu dari Rajo Nan Tigo Selo.</p>
<p>Jauh sebelum itu, Sumpur Kudus merupakan salah satu wilayah di Minangkabau  yang pertama kali disebarkannya ajaran agama Islam oleh Syekh Ibrahim (Syekh Brai) yang disebut oleh masyarakat Sumpur Kudus dengan nama Niniek Tanah Bato yang berjasa dalam mengembangkan ajaran agama Islam di pedalaman Minangkabau. Syekh Ibrahim dan Rajo Ibadat Alif Khalifatullah sama-sama dimakamkan di Nagari Sumpur Kudus.</p>
<p>Selain itu, pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, Nagari Sumpur Kudus tercatat dalam sejarah yang dramatis penuh kisah historis yang tak terbayangkan. Bagaimana tidak, Sumpur Kudus menjadi bagian kecil yang tak terpisahkan dalam Perjuangan mempertahnakan eksistensi bangsa Indonesia.</p>
<p>Sumpur Kudus adalah salah satu basis Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), yang dipimpin Mr. Syafrudin Perwiranegara. Rapat militer PDRI pernah dilakukan di jorong Silantai pada tanggal 19 Desember 1948.</p>
<p>Artinya, bisa dikatakan, pemerintahan republik ini pernah dikendalikan dari Nagari yang terpencil di tengah hutan ini, sekaligus menyuarakan bahwa Republik Indonesia masih ada ke dunia internasional.</p>
<p>Karena faktor itiulah, pemerintahan Indonesia telah menetapkan Hari Bela Negara untuk memperingati perjuangan PDRI dan menyatakan Mr. Syaffruddin Prawiranegara sebagai pahlawan nasional.</p>
<p>Tidak sampai disitu, pada masa pemerintahan rezim Ir Soekarno di masa Demokrasi Terpimpin, dimana Sumatera Tengah yang pada masa itu merupakan basis dari Masyumi melakukan koreksi terhadap pemerintahan pusat yang disebut dengan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) yang juga berbasis di Sumpur Kudus.</p>
<p>Satu lagi, walaupun berada di tengah hutan, tapi Sumpur Kudus juga melahirkan orang-orang besar. Salah satu yang paling fenomenal adalah almarhum Buya Syafi&#8217;i Ma&#8217;arif, yang merupakan seorang guru bangsa dan tokoh reformasi Indonesia.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-117172" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/12/sumpu-10-300x174.jpeg" alt="" width="491" height="285" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/12/sumpu-10-300x174.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/12/sumpu-10.jpeg 624w" sizes="(max-width: 491px) 100vw, 491px" /></p>
<p><strong>Epilog</strong><br />
Sumpur Kudus, nagari sarat sejarah itu punya cerita tersendiri bagi seorang Nilmaizar. Perjalanan ikhtiar yang dilakukannya untuk mendapatkan suara dalam Pileg 2024 mendatang. Bersahaja, dan berbagi ilmu sepakbola ke kampung terpencil, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi anak-anak atau generasi muda Sumpur Kudus yang berminat berkarir di sepakbola.</p>
<p>&#8220;Soal suara yang dapat, itu adalah urusan hati dan urusan Allah SWT. Kalau Allah membukakan rongga-rongga hati mereka untuk memilih saya, Alhamdulillah. Ini hanyalah sebuah ikhtiar dan saya jalani dengan ikhlas. Terima kasih Sumpur Kudus, saya pernah datang ke Nagari yang sangat bersejarah ini. &#8220;katanya.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sumpur-kudus-punya-cerita-ketika-nilmaizar-berbagi-ilmu-sepakbola-di-jalur-ekstrim/">Sumpur Kudus Punya Cerita, Ketika Nilmaizar Berbagi Ilmu Sepakbola di Jalur Ekstrim</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 27/53 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.020 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:33:42 by W3 Total Cache
-->