<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Sulawesi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/sulawesi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/sulawesi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Nov 2018 02:04:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Sulawesi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/sulawesi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemerintah Dorong Percepatan Pemulihan Kegiatan Belajar Mengajar di Sulteng</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-dorong-percepatan-pemulihan-kegiatan-belajar-mengajar-di-sulteng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Nov 2018 02:04:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#donggala]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemendikbud]]></category>
		<category><![CDATA[#Palu]]></category>
		<category><![CDATA[#Sulawesi]]></category>
		<category><![CDATA[#Sulteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=24126</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy kembali mengunjungi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Kunjungan kerja kali ini dilakukan untuk memastikan dan percepatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-dorong-percepatan-pemulihan-kegiatan-belajar-mengajar-di-sulteng/">Pemerintah Dorong Percepatan Pemulihan Kegiatan Belajar Mengajar di Sulteng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy kembali mengunjungi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Kunjungan kerja kali ini dilakukan untuk memastikan dan percepatan pemulihan kegiatan belajar mengajar di provinsi tersebut. Pemerintah ingin kebangkitan anak-anak Sulteng dapat menjadi lebih hebat, terutama untuk pemulihan kegiatan pembelajaran di sekolah.</p>
<p>“Kita ingin kebangkitan Sulteng ini lebih cepat, khususnya untuk pemulihan kegiatan pembelajaran di sekolah. Komitmen ini dengan didukung oleh berbagai pihak terkait pemulihan kembali pendidikan di Sulteng semakin menguatkan keyakinan bahwa anak-anak Sulteng akan bangkit lebih hebat,” kata Mendikbud dalam rilisnya yang diterima, Minggu (18/11).</p>
<p>Mendikbud pada saat Apel pagi di halaman kantor Gubernur Sulteng, Sabtu (17/11) kemarin menyampaikan, Anak  Sulteng Bangkit Lebih Hebat. Pemulihan proses belajar mengajar di sekolah, tidak terlepas dari peran guru. Namun, tak sedikit guru yang juga mengalami dampak bencana.</p>
<p>Sebagai upaya untuk meringankan beban guru, khususnya yang terkena dampak bencana, Kemendikbud menyiapkan tunjangan khusus sebesar Rp 76,2 miliyar untuk 15.080 guru di empat kabupaten, yakni Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong. Tunjangan khusus tersebut, Mendikbud menyerahkan secara simbolis buku tabungan kepada 200 guru saat Apel Pagi.</p>
<p>“Para guru saya harap tidak patah semangat dalam menjalankan tugas mengajar dan mendidik siswa. Saya yakin para guru di Sulteng mampu memompa semangat murid-muridnya untuk belajar dan melompat lebih tinggi menggapai cita-cita,” kata Mendikbud.</p>
<p>Selain itu, juga pada pemberian bantuan kesempatan kali ini, Kemendikbud menyerahkan bantuan alat-alat sekolah (School Kit) 40.000 paket, yang terdiri dari tas, seragam sekolah, dan alat tulis. Pendistribusian alat sekolah tersebut akan dibagikan sesuai dengan jenjang pendidikan (SD, SMP. SMA. SMK, dan SLB). Kemendikbud juga telah mengupayakan pembangunan kelas darurat di 200 titik yang dapat menampung 400 ruang kelas. Pembangunan kelas darurat juga diupayakan oleh UNICEF dengan memberikan 450 tenda.</p>
<p>Selanjutnya, Kemendikbud mengirimkan bantuan perangkat pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 50 titik di empat kabupaten tersebut. Masing-masing titik mendapatkan empat perangkat yang didalamnya terdapat televisi LED, speaker, hard disk eksternal, dan komputer. Perangkat lunak dan materi pembelajaran luring telah dibenamkan di dalam komputer yang diberikan.</p>
<p>Untuk jenjang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (nonformal dan informal) menyiapkan bantuan yang terdiri dari bahan dan alat pembelajaran tenda kapasitas 15 orang, tenda kapasitas 60 orang, alat permainan edukasi, pengeras suara, generator set, pengadaan komputer, dan kendaraan roda dua lapangan untuk Balai Pengembangan PAUD dan Dikmas Provinsi Sulteng. Pada jenjang pendidikan Nonformal dan Informal juga memberikan bantuan rehab ringan dan bantuan fasilitas belajar untuk lembaga PAUD dan Pendidikan Masyarakat.</p>
<p>Sedangkan untuk bantuan kebudayaan, Kemendikbud menyiapkan berbagai kegiatan, yakni Nusantara Art Festival, Permainan Trandisional, Penguatan Pendidikan Karakter melalui Media Inspiratif, Bantuan Pemerintah untuk Komunitas Sejarah, Pemugaran Cagar Budaya. Selanjutnya, Penguatan Karakter Peserta Didik, Penyelamatan Koleksi Museum di Palu, serta Sosialisasi, Bioling, dan kerja sama antar instansi.</p>
<p>Hal menarik disajikan Kemendikbud dengan mengadakan acara nonton bareng bersama para korban bencana pasca gempa, dan relawan Sulteng Bangkit. Melalui Pusat Pengambangan Perfilman melakukan pemutaran film bioskop keliling (Bioling), di Desa Salua, Kecamatan Kulawai, Palu; Lapanhan Gawalise, Palu; dan Pengungsian Balaroa, Palu.</p>
<p>Penanganan paska bencana Sulteng pada bidang pendidikan dan kebudayaan terus dilakukan. Berbagai bantuan dan kegiatan yang dilakukan oleh Kemendikbud adalah dengan mengadakan pemutaran film edukatif bersama, pembangunan sekolah bersama dengan Kementerian PUPR, 248 ruang kelas darurat sudah terpasang, pengiriman tim Psikososial, pengiriman buku cerita rakyat sebagai media belajar anak. Kemudian juga ada pemberian tunjangan khusus bagi guru terdampak, pelatihan guru pasca bencana, program peningkatan kompetensi guru pendidikan dasar, dan pelatihan guru untuk Psikososial dan pendidikan dalam situasi darurat. Total bantuan Kemendikbud per-tanggal 15 November 2018 sebesar Rp 346,2 milyar.</p>
<p>Mendikbud menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemendikbud, Pemerintah Daerah dan masyarakat se-Sulawesi Tengah yang telah bekerja keras dalam penanganan dampak bencana gempa dan tsunami. “Mari kita teruskan kerja keras kita untuk Palu Bangkit. Kita harus bergerak bersama-sama untuk kebangkitan dan kemajuan Sulteng. Sulteng Bangkit Lebih Hebat!,” pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-dorong-percepatan-pemulihan-kegiatan-belajar-mengajar-di-sulteng/">Pemerintah Dorong Percepatan Pemulihan Kegiatan Belajar Mengajar di Sulteng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tsunami Sulawesi Ngilu Jantuang Wak</title>
		<link>https://prokabar.com/tsunami-sulawesi-ngilu-jantuang-wak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Sep 2018 14:24:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ota Lapau]]></category>
		<category><![CDATA[#MalinKapaloKoto]]></category>
		<category><![CDATA[#OtaLapau]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sulawesi]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=19844</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pagi tu lapau simpang rami. Yuang Pasa sabagai kapalo arak tamanuang. Nana wee. &#8220;Dek a Yuang, abih ubek?&#8221; Batanyo Gindo. &#8220;Jak tadi lai mpak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tsunami-sulawesi-ngilu-jantuang-wak/">Tsunami Sulawesi Ngilu Jantuang Wak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi tu lapau simpang rami. Yuang Pasa sabagai kapalo arak tamanuang. Nana wee.</p>
<p><em>&#8220;Dek a Yuang, abih ubek?&#8221;</em> Batanyo Gindo.<br />
<em>&#8220;Jak tadi lai mpak dek den,&#8221;</em> kato Pakiah.<br />
<em>&#8220;Ngilu jantuang den maliek tsunami di Palu Sulawesi nin ha,&#8221;</em> katoe.</p>
<p><em>&#8220;Tigo meter, lah 300 labiah mayik basuo,&#8221;</em>tambah Tembang.</p>
<p><em>&#8220;Sabana takuik urang sinan mah Kiah, di awak se alhamdulilah lun ado tsunami lai.&#8221;</em><br />
<em>&#8220;Pasa jan bakandak &#8211; kandak,&#8221;</em> kato Malano<br />
<em>&#8220;Ndak doh den bakandak doh. Bara ponten sangkek sikokah dulu?&#8221;</em></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-19845" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180513-WA0044-7-5-768x768-3.jpg" alt="" width="480" height="480" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180513-WA0044-7-5-768x768-3.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180513-WA0044-7-5-768x768-3-150x150.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180513-WA0044-7-5-768x768-3-300x300.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180513-WA0044-7-5-768x768-3-80x80.jpg 80w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /></p>
<p>Manuruik Kapalo Arak, tsunami tu monster dan ujian sarato peringatan dari Tuhan.</p>
<p><em>&#8220;Jadi usalah wak bagadang ati. Badoalah untuak dunsanak wak sinan, walau awak alun pernah ka Sulawesi,&#8221;</em> kato Pasa<br />
Agak serius lapau pagi tuh, ndak ado nan talok bagarah doh.</p>
<p><em>&#8220;Padang kan lai aman Pasa?&#8221;</em><br />
<em>&#8220;Kini aman Malano.&#8221;</em><br />
<em>&#8220;Yo badoalah awak untuak Padang,&#8221;</em>kato Pakiah lo.</p>
<p><em>&#8220;Beko den badoa sudah sumbayang luhua,&#8221;</em> kecek Pasa.</p>
<p>Sudah tu curito sampai ka Aceh, gampo-gampo gadang di Padang. Nan nyo takuikan dek sa isi lapau kalau tsunami di Padang.<br />
<em>&#8220;Takuik den,&#8221;</em> kecek Pasa.</p>
<p>Dari tv didapek kaba, Palu tu kotae rancak. Pantai e elok lo tu.</p>
<p><em>&#8220;Sabana lah lamo dek taragak ka Sulawesi Pasa,&#8221;</em> kato Pakiah.</p>
<p><em>&#8220;Samo wak, lai sabangso sa nasib, awak lun ka sinan, urang sinan alun kamari, baa lai,&#8221;</em> kato Pasa.</p>
<p><em>&#8220;Kok wak kirim randang baa?&#8221;</em> Bakato Tembang.<br />
<em>&#8220;Kadang-kadang encer utang anak bujang ko ndak Kiah.&#8221;</em><br />
<em>&#8220;Apo bedanyo sangkek Pasa mudo dulu ha ha..&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Serius mah tuen. Wak buek randang wak bungkui tu antaan ka kantua gubernur, bia dibaok e ka sinan dek petugas,&#8221;</em>kato Tembang.</p>
<p><em>&#8220;Sakali ko setuju kami jo Tembang,&#8221;</em> kato Pasa.</p>
<p><strong>(Malin Kapalo Koto)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tsunami-sulawesi-ngilu-jantuang-wak/">Tsunami Sulawesi Ngilu Jantuang Wak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa 7,7 SR di Palu, Banyak Bangunan Hancur</title>
		<link>https://prokabar.com/gempa-77-sr-di-palu-banyak-bangunan-hancur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Sep 2018 11:49:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaBumi]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sulawesi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=19712</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Gempa 7,7 SR di Palu, membuat sejumlah bangunan roboh. Sementara hingga saat ini belum diketahui jumlah korban jiwa. Berikut informasi resmi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-77-sr-di-palu-banyak-bangunan-hancur/">Gempa 7,7 SR di Palu, Banyak Bangunan Hancur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Gempa 7,7 SR di Palu, membuat sejumlah bangunan roboh. Sementara hingga saat ini belum diketahui jumlah korban jiwa.</p>
<p>Berikut informasi resmi dari BNPB</p>
<p>Telah terjadi gempa dengan kekuatan 7,7 dengan pusat gempa 10 km pada 27 km Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah pada 28/9/2018 pukul 17.02 WIB.  Sumber gempa berasal dari Sesar Palu Karo. BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami pada 28/9/2018 pukul 17.07 WIB.<br />
Gempabumi berpotensi memicu tsunami di wilayah pesisir:</p>
<p>1. Donggala bagian barat dengan status Siaga.<br />
2. Donggala bagian Utara dengan status Waspada.<br />
3. Mamuju bagian Utara dengan status Waspada.<br />
4. Kota Palu bagian Barat dengan status Waspda.</p>
<p>Status Siaga artinya Pemda diharapkan memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi. Sedangkan status Siaga artinya Pemda agar mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemantauan visual daan peralatan  di laut selama sekitar 30 menit tidak terpantau adanya perubahan tinggi muka air laut dan tsunami tidak terpantau, maka BMKG telah menyatakan peringatan dini tsunami berakhir pada 28/9/2018 pukul 17.39 WIB. Dengan demikian tsunami tidak terjadi. Kondisi aman dan masyarakat dapat kembali ke tempatnya.</p>
<p>Dampak gempa dengan kekuatan M 7,7 dirasakan sangat keras. Berdasarkan analisis guncangan gempa dirasakan daerah di sekitar Kota Palu hingga ke utara di wilayah Kabupaten Donggala dengan intensitas gempa VI-VII MMI (keras hingga sangat keras). Beberapa wilayah di Donggala meliputi daerah Parigi, Kasimbar, Tobolf, Toribulu, Dongkalang, Sabang, dan Tinombo memiliki intensitas gempa VI-VII MMI. Diperkirakan di daerah ini banyak mengalami kerusakan.</p>
<p>Posko BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan SKPD lainnya. Kepala BNPB telah memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB untuk segera menuju ke lokasi bencana.</p>
<p>Laporan sementara banyak bangunan roboh akibat gempa dengan magnitude 7,7. Masyarakat panik dan berhamburan keluar ruamah. Saat peringatan dini tsunami  diaktivasi, masyarakat merespon dengan mengungsi ke empat yang lebih aman. Hingga saat ini pendataan masih dilakukan. Gempa susulan terus berlangsung dengan kekuatan yang lebih kecil.</p>
<p>Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada. Sebaiknya tidak berada di dalam rumah atau bangunan karena potensi gempa susulan dapat membahayakan. Dihimbau masyarakat dapat berkumpul di daerah-daerah yang aman. Hindari lereng-lereng perbukitan yang mudah longsor. Tetap gunakan informasi resmi dari BMKG, BNPB dan BPBD.</p>
<p>Sedangkan dampak gempa dengan magnitude 6 yang berpusat di darat pada kedalaman dangkal mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah dengan pusat gempa 2 km arah utara Kota Donggala pada kedalaman 10 km pada Jumat, 28 September 2018, pukul 14.00.00 WIB. Sumber gempa berasal dari sesar Palu Koro. Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Donggala tercatat 1 orang meninggal dunia, 10 orang luka-luka dan puluhan rumah rusak. Korban tertimpa oleh bangunan yang roboh.</p>
<p>Evakuasi masih dilakukan oleh petugas. Pendataan dan penanganan darurat masih dilakukan.</p>
<p><strong>Sutopo Puro Nugroho</strong><br />
<strong>Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB </strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-77-sr-di-palu-banyak-bangunan-hancur/">Gempa 7,7 SR di Palu, Banyak Bangunan Hancur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa 5,9 SR Landa Sulawesi Tengah</title>
		<link>https://prokabar.com/gempa-59-sr-landa-sulawesi-tengah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Sep 2018 09:42:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#donggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Sulawesi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=19695</guid>

					<description><![CDATA[<p>Donggala, Prokabar — Hari Jumat, 28 September 2018, pukul 14.00.00 WIB, wilayah Kabupaten Donggala diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-59-sr-landa-sulawesi-tengah/">Gempa 5,9 SR Landa Sulawesi Tengah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Donggala</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Hari Jumat, 28 September 2018, pukul 14.00.00 WIB, wilayah Kabupaten Donggala diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,9 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=6,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,40 LS dan 119,81 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 km arah utara Kota Donggala, Kabupaten Donggala, Propinsi Sulawesi Tengah pada kedalaman 10 km.</p>
<p>Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa bumi ini, tampak bahwa gempabumi dangkal ini terjadi akibat aktivitas di zona sesar Palu Koro. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme jenis sesar _strike-slip sinistral_ (geser mendatar mengiri).</p>
<p>Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Donggala II SIG-BMKG (IV MMI), Palu II SIG-BMKG (III MMI), Poso I SIG-BMKG (II MMI). Dari intensitas maksimum tersebut, getaran gempa dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah dan di luar oleh beberapa orang, tetapi tidak ada kerusakan. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.</p>
<p>Hingga pukul 14.20 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 6 gempabumi susulan ( _aftershock_ ), masing-masing dengan magnitude M=4,4, M=4,8, M=4,7, M=5,0, M=3,2, dan M=4,7. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (<b>Rel</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-59-sr-landa-sulawesi-tengah/">Gempa 5,9 SR Landa Sulawesi Tengah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Ulama Minang Penyebar Islam di Sulawesi. Siapa Dia?</title>
		<link>https://prokabar.com/tiga-ulama-minang-penyebar-islam-di-sulawesi-siapa-dia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2018 17:14:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#Sulawesi]]></category>
		<category><![CDATA[#Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[minang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=4901</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, PROKABAR &#8211; Tiga ulama Minangkabau diminta datang ke Makassar, negeri nan jauh, di timur. Untuk apa? Islamkan kami. Tiga ulama itu kemudian membelah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-ulama-minang-penyebar-islam-di-sulawesi-siapa-dia/">Tiga Ulama Minang Penyebar Islam di Sulawesi. Siapa Dia?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>MAKASSAR, PROKABAR &#8211;</b> Tiga ulama Minangkabau diminta datang ke Makassar, negeri nan jauh, di timur. Untuk apa? Islamkan kami.</p>
<p>Tiga ulama itu kemudian membelah laut berbulan-bulan. Entah dengan kapal jenis apa. Ia tinggalkan kampungnya di Koto Tangah, Padang. Siapa ulama hebat itu?<br />
Ulama kita ini dipanggil Datuk. Ketiganya, Abdul Makmur Khatib Tunggal, disapa akrab Datuk ri Bandang. Kedua, Sulaiman Khatib Sulung, disapa Datuk Patipang dan ketiga Abdul Jawad Khatib Bungsu atau Datuk ri Tiro.<br />
Ulama Minang ini pergi meninggalkan kampung halamannya nan permai kira-kira abad ke-17.<br />
Tanyalah kepada siapa saja, asal orang Sulsek, termasuk Wapres Jusuf Kalla, pasti mereka menyebut Islam yang mereka peluk diajarkan oleh ulama Minangkabau.</p>
<p>Dari tiga datuk itu yang paling terkenal Datuk ri Bandang. Datuk ini bersama dua sahabatnya tak serta merta menyebarkan Islam. Pertama menyelidiki dulu siapa yang paling berpengaruh.</p>
<p>Setelah diketahui barulah ulama kita ini bergerak. Maka bacalah buku &#8220;Islamisasi Kerajaan Goa, Abad XVI sampai Abad XVII yang ditulis Ahmad M Sewang (2005)<br />
Dari buku ini diketahui Datuk ri Bandang seorang ahli fikih, Datuk Pitamang ahli tauhid dan Datuk ri Tiro ahli tasauf.</p>
<p>Sejak anak Minang ini hadir di angin mamiri itu, Islam pun lambat laun mulai tumbuh. Penganutnya raja-raja dan kaum bangsawan.<br />
Tak ada catatan kemana datuk-datuk ini setelah itu dan dimana kaumnya di Koto Tangah. Yang dicatat sebelum ke Sulawesi para datuk ini sempat menyebarkan Islam di Kutai, Kalimantan.</p>
<p>Lalu kini rasa hormat orang Sulsel pada orang Minang dipelihara dengan baik.<b> (nrs)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-ulama-minang-penyebar-islam-di-sulawesi-siapa-dia/">Tiga Ulama Minang Penyebar Islam di Sulawesi. Siapa Dia?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 39/112 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.034 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:10:54 by W3 Total Cache
-->