<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#solarlangka Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/solarlangka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/solarlangka/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Nov 2019 10:49:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#solarlangka Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/solarlangka/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPRD Sumbar dan Pertamina Sepakat Salurkan Solar Sesuai Peruntukan</title>
		<link>https://prokabar.com/dprd-sumbar-dan-pertamina-sepakat-salurkan-solar-sesuai-peruntukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Nov 2019 11:06:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[#Solar]]></category>
		<category><![CDATA[#solarlangka]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=51859</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Memenuhi undangan DPRD Sumbar, Senin (18/11), Pertamina melaporkan penyaluran Solar subsidi dan Premium sesuai kebutuhan ke SPBU-SPBU di Sumbar. Selain itu,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dprd-sumbar-dan-pertamina-sepakat-salurkan-solar-sesuai-peruntukan/">DPRD Sumbar dan Pertamina Sepakat Salurkan Solar Sesuai Peruntukan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar —</strong> Memenuhi undangan DPRD Sumbar, Senin (18/11), Pertamina melaporkan penyaluran Solar subsidi dan Premium sesuai kebutuhan ke SPBU-SPBU di Sumbar. Selain itu, pengendalian konsumsi Solar agar sesuai peruntukan juga dilaksanakan.</p>
<p>“Sejak Selasa (12/11), Pertamina telah menambah pasokan Solar hingga 30 persen di Sumatera Barat. Pertambahan penyaluran ini berdampak positif mengurai antrian Solar di SPBU,” ujar Roby Hervindo, Unit Manager Comm, Rel &amp; CSR MOR I.</p>
<p>Rata-rata penyaluran Solar periode 12 hingga 17 November 2019 mencapai 1,4 juta liter per hari. Jumlah ini lebih banyak ketimbang penyaluran Solar di November 2018 sebesar 1,3 juta liter per hari. Sejak 1 hingga 17 November, Pertamina telah menyalurkan lebih dari 20 juta liter Solar subsidi.</p>
<p>Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Afrizal, mendukung upaya Pertamina untuk penyaluran Solar yang tepat sasaran. &#8220;Kami menghimbau kepada masyarakat Sumbar, agar Solar subsidi hanya dikonsumsi bagi yang sesuai Perpres 191 tahun 2014. Kami minta Pertamina mensosialisasikan hal ini,&#8221; tutur Afrizal.</p>
<p>&#8220;Dari pengamatan kami di lapangan, antrian di SPBU sudah terurai. Pertamina mengapresiasi DPRD Sumbar atas dukungan untuk penggunaan BBM bersubsidi hanya kepada yang berhak. Tanpa dukungan stakeholder seperti DPRD Sumbar, akan sulit untuk mewujudkan penyaluran sesuai dengan Perpres 191 tahun 2014,&#8221; ungkap Roby.</p>
<p>Pertamina mensosialisasikan peruntukan Solar sesuai dengan Perpres 191 tahun 2014 melalui spanduk dan poster yang dipasang di SPBU. Hal ini bertujuan agar konsumen yang memang berhak menerima Solar bisa mendapatkannya.</p>
<p>Pertamina juga mulai menerapkan pengendalian konsumsi Solar. Sesuai kesepakatan dengan Pemprov Sumbar, pembelian Solar bersubsidi maksimal 100 liter per konsumen.</p>
<p>&#8220;Agar penggunaan BBM bersubsidi menjadi lebih merata dan sesuai dengan peruntukannya, dihimbau kepada masyarakat mampu agar menggunakan BBM non subsidi. Sehingga alokasi kuota BBM bersubsidi tercukupi bagi yang berhak mendapatkannya,&#8221; jelas Roby.</p>
<p>Sementara untuk pasokan Premium juga terdapat peningkatan. Rerata penyaluran November 2019 sebanyak lebih dari satu juta liter per hari. Sedangkan Oktober 2019, rata-rata penyaluran sebanyak 900 ribu liter per hari.</p>
<p>Roby menghimbau masyarakat untuk beralih menggunakan BBM dengan kualitas sesuai ketentuan dan tahun pembuatan yang dikeluarkan pabrikan kendaraan. Untuk bahan bakar diesel, tersedia Dexlite maupun Pertamina Dex. Untuk bahan bakar bensin, ada Pertalite dan Pertamax. Jenis-jenis BBM tersebut lebih sesuai untuk kendaraan masa kini. Penggunaan BBM sesuai kualitas yang ditentukan pabrikan akan berdampak pada hasil emisi buang yang lebih ramah lingkungan serta membuat performa kendaraan lebih maksimal dan mesin awet.</p>
<p>Untuk mengingatkan, Perpres Nomor 191 tahun 2014 mengatur Solar bersubsidi hanya diperuntukkan bagi industri rumah tangga, usaha mikro, usaha pertanian, usaha perikanan, transportasi dan pelayanan umum. Termasuk juga kendaraan pribadi dengan kapasitas mesin atau CC kecil. (<b>rel</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dprd-sumbar-dan-pertamina-sepakat-salurkan-solar-sesuai-peruntukan/">DPRD Sumbar dan Pertamina Sepakat Salurkan Solar Sesuai Peruntukan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Langkah Pertamina Untuk Uraikan Antrian Solar di Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-langkah-pertamina-untuk-uraikan-antrian-solar-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Nov 2019 07:25:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[#solarlangka]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=51640</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Menindaklanjuti pertemuan Pertamina dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada Senin (11/11) lalu yang membahas antrian Solar. Pertamina mulai melaksanakan langkah-langkah untuk...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-langkah-pertamina-untuk-uraikan-antrian-solar-di-sumbar/">Ini Langkah Pertamina Untuk Uraikan Antrian Solar di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Menindaklanjuti pertemuan Pertamina dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada Senin (11/11) lalu yang membahas antrian Solar. Pertamina mulai melaksanakan langkah-langkah untuk mengurai antrian. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak Selasa (12/11), Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Branch Sumbar telah menyalurkan rata-rata 1,3 juta liter Solar per hari ke 111 SPBU di wliayah Sumbar. &#8220;Sesuai kesepakatan dengan Pemprov Sumbar, kami salurkan sama dengan konsumsi 2018. Sehingga dari sebelumnya 1 juta liter per hari, menjadi 1,3 juta liter per hari,&#8221; ujar M. Roby Hervindo, Unit Manager Communication &amp; CSR MOR I dilansir dari siaran pers yang diterima Jumat (15/11).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kuota Solar di 2019, lanjut Roby, memang lebih kecil dibanding tahun lalu. Tahun 2018, realisasi Solar subsidi untuk Sumbar mencapai 437.554 KL. Sementara tahun ini, kuota Solar subsidi sejumlah 404.308 KL. Sehingga rerata penyaluran Solar di 2019 menyesuaikan dengan kuota yang tersedia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Adapun hingga Oktober 2019, penyaluran Solar subsidi di Sumbar sebesar 113 persen. Artinya sudah disalurkan melebihi kuota yang ditetapkan sebesar 13 persen. Jika kondisi ini diteruskan, maka kuota yang tersedia tidak akan mencukupi hingga akhir tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam pertemuan itu, Pertamina melaporkan bahwa terjadi konsumsi Solar yang sulit dicegah kepada pihak-pihak yang tidak sesuai Perpres 191 tahun 2014. Dalam Perpres disebutkan kendaraan untuk pengangkutan hasil kegiatan perkebunan dan </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">pertambangan dengan jumlah roda lebih dari enam buah tidak diperbolehkan menggunakan Solar subsidi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagai contoh, pengamatan Pertamina di SPBU Mata Air dan Indarung. Separuh kendaraan yang antri Solar subsidi adalah kendaraan dump truck maupun truk perkebunan beroda 10.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Oleh karenanya, disepakati bersama Pemprov Sumbar bahwa ke depan kendaraan perkebunan dan pertambangan tidak bisa lagi mengkonsumsi Solar subsidi. Kami ditugaskan pemprov untuk secepatnya<span class="Apple-converted-space">  </span>mensosialisasikan hal ini pada kalangan industri”, ungkap Roby.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Agar pembelian Solar subsidi sesuai kebutuhan serta menghindari penimbunan, disepakati dengan Pemprov bahwa pembelian solar maksimal 100 liter per konsumen. Jika ini terlaksana, maka per SPBU di Sumbar rata-rata dapat melayani hingga 12.500 kendaraan per hari.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami menghimbau kepada kendaraan perkebunan dan pertambangan untuk mematuhi Perpres 191 tahun 2014. Gunakan Solar industri atau Dex yang sudah tersedia di SPBU Pertamina. Sehingga tidak mengambil jatah konsumen yang memang berhak atas Solar subsidi. Masyarakat juga agar membeli BBM sesuai dengan kebutuhan dan tidak menimbun atau melangsir”, pungkas Roby. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-langkah-pertamina-untuk-uraikan-antrian-solar-di-sumbar/">Ini Langkah Pertamina Untuk Uraikan Antrian Solar di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Hari Solar Langka di Pasaman, Supir Truck Bertahan di SPBU</title>
		<link>https://prokabar.com/tiga-hari-solar-langka-di-pasaman-supir-truck-bertahan-di-spbu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2019 12:58:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelangkaanbbm]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#solarlangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=51202</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Kelangkaan Baham Bakar Minyak (BBM) jenis solar juga dirasakan masyarakat Pasaman. Mulai dari SPBU yang ada di daerah Kecamatan Bonjol hingga SPBU...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-hari-solar-langka-di-pasaman-supir-truck-bertahan-di-spbu/">Tiga Hari Solar Langka di Pasaman, Supir Truck Bertahan di SPBU</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Kelangkaan Baham Bakar Minyak (BBM) jenis solar juga dirasakan masyarakat Pasaman. Mulai dari SPBU yang ada di daerah Kecamatan Bonjol hingga SPBU yang berada di ujung sisi utara Pasaman, Kecamatan Rao, sulit penegndara mendapatkan solar. Akibatnya, antrian panjang terjadi. Macet merajalela, aktifitas pun teraganggu.</p>
<p>Tidak satu dua armada angkutan dalam kota atau antar kabupaten kota yang gagal beroperasi. “Sudah tiga hari ini langka pak. kalaupun sempat ada, langsung habis,” keluh Anto, salah seorang supir angkutan Lubuk Sikaping-Rao.</p>
<p>Di sisi lain, pantauan Prokabar.com, antrian solar ini masih terjadi hingga Minggu (10/11) malam. seperti di SPBU Sawah Panjang, Kecamatan Lubuk Sikaping. Bahkan, meski sudah habis di SPBU, para pengendara masih nekat antri sembari beristirahat. Rata-rata, pengendara yang tetap antri menunggu adanya pasokan solar ini, merupakan pengendara supir bus dan truck yang trayeknya cukup jauh. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-hari-solar-langka-di-pasaman-supir-truck-bertahan-di-spbu/">Tiga Hari Solar Langka di Pasaman, Supir Truck Bertahan di SPBU</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/73 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.016 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:48:35 by W3 Total Cache
-->