<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#silekartfestival2019 Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/silekartfestival2019/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/silekartfestival2019/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Aug 2019 06:26:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#silekartfestival2019 Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/silekartfestival2019/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mencari Pesilat Handal, Agam Lah Tempatnya</title>
		<link>https://prokabar.com/mencari-pesilat-handal-agam-lah-tempatnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Aug 2019 06:26:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#SAF2019]]></category>
		<category><![CDATA[#Silek]]></category>
		<category><![CDATA[#silekartfestival2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45401</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Agam, Martias Wanto Dt Maruhun menyambut baik pelaksanaan Silek Art Festival (SAF) 2019 di daerahnya....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mencari-pesilat-handal-agam-lah-tempatnya/">Mencari Pesilat Handal, Agam Lah Tempatnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar — </strong>Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Agam, Martias Wanto Dt Maruhun menyambut baik pelaksanaan Silek Art Festival (SAF) 2019 di daerahnya.</p>
<p>SAF yang bermoto Sapakaik Mangko Balega ini merupakan kegiatan Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan itu bertujuan untuk melestarikan nilai silek Minangkabau sebagai budaya warisan lokal dilaksanakan di Balai Raba’a Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis sampai Sabtu (29-31/8).</p>
<p>Menurutnya, pelaksanaan SAF di Agam ibaratkan siriah lah pulang ka gagangnyo, pinang lah suruik ka tampuaknyo. Sehingga masyarakat Agam menyambut dengan penuh semangat digelarnya event seni budaya tersebut.</p>
<p>Dikatakannya, Agam di bidang silek mendapat perhatian penuh dari Bupati Agam dan Wakil Bupati Agam, dengan kondisi terakhir silek menjadi ekstrakurikuler wajib sekolah di semua tingkatan. Jika selama ini sekolah kurang perhatian dengan silek, sekarang semuanya sudah berpacu menjadi yang terbaik.</p>
<p>Bahkan event Galanggang Siliah Baganti (GSB) di Agam tahun lalu, tidak lagi dilaksanakan secara umum, tapi sudah digelar untuk tingkatan pelajar.</p>
<p>“Untuk itu, apabila mau mencari pesilat terbanyak di Sumatera Barat, Agam lah tempatnya. Karena mulai dari usia dini sampai dewasa ada di Agam,” imbuhnya dilansir dari MC Agam, Jumat (30/8).</p>
<p>Ketua IPSI yang juga sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Agam ini memberikan kebebasan perguruan mengembangkan jenis silek sesuai aliran silek masing-masing, supaya budaya warisan lokal ini tetap digemari dan lestari di tengah masyarakat.</p>
<p>Selam ini prestasi silek di Kabupaten Agam sangat diperhitungkan. Sehingga sudah hampir 10 tahun gelar juara umum GSB Sumbar masih berpihak kepada Agam. Banyak lagi prestasi lainnya yang diraih diantaranya, Porprov 2018 juara umum II dan saat ini pesilat Agam memperkuat kontingen Sumbar pada O2SN tingkat nasional 2019.</p>
<p>“Semoga dengan SAF tahun ini, kita mengharapkan silek di Agam menjadi lebih baik dan lebih digemari,”tuturnya. (<b>rel/hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mencari-pesilat-handal-agam-lah-tempatnya/">Mencari Pesilat Handal, Agam Lah Tempatnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persiapan Silek Arts Festival 2019 Hampir Rampung</title>
		<link>https://prokabar.com/persiapan-silek-arts-festival-2019-hampir-rampung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2019 02:21:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#beladiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#SAF2019]]></category>
		<category><![CDATA[#seni]]></category>
		<category><![CDATA[#silekartfestival2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44892</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam mematangkan persiapan iven Silek Arts Festival (SAF) 2019, yang akan diadakan di los Pasar Raba’a Nagari Koto Kaciak, Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/persiapan-silek-arts-festival-2019-hampir-rampung/">Persiapan Silek Arts Festival 2019 Hampir Rampung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar — </strong>Pemerintah Kabupaten Agam mematangkan persiapan iven Silek Arts Festival (SAF) 2019, yang akan diadakan di los Pasar Raba’a Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis sampai Sabtu (29-31/8).</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Agam Isra mengatakan, Agam merupakan salah satu dari lima daerah penyelenggara SAF di Sumatera Barat, sekaligus ditetapkan sebagai tempat penutupan SAF 2019. Sehingga membutuhkan persiapan yang maksimal dalam kegiatan ini.</p>
<p>“Kita sudah melakukan berbagai persiapan seperti tempat acara yang nanti akan didekorasi sedemikian rupa, termasuk persiapan untuk memeriahkan kegiatan mulai hari H sampai penutupan acara” ujarnya.</p>
<p>Panitia akan bekerja ekstra pada H-1, tepatnya Rabu (28/8). Hal ini karena berhubungan dengan hari pasar. Tetapi panitia sudah berkomitmen setelah kegiatan pasar malamnya langsung melakukan gotongroyong untuk membersihkan lokasi.</p>
<p>Kemudian pagi esok nya bertepatan hari H, los pasar langsung didekorasi sebagai tempat pelaksanaan SAF, karena pembukaan acara yang akan dilakukan Bupati Agam itu berlangsung Kamis siang. Sedangkan untuk gladi resik bakal dilaksanakan, Selasa (27/8).</p>
<p>“Untuk pelaksanaan gotongroyong nanti kita melibatkan Satpol PP dan Damkar Agam, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah kecamatan, nagari dan warga sekitar,” ujarnya.</p>
<p>Selain dilibatkan untuk gotongroyong, Satpol PP dan Dinas Perhubungan juga diarahkan untuk pengamanan baik lalulintas, pengaturan parkir maupun lokasi acara sendiri.</p>
<p>Lebih lanjut, Isra mengharapkan, agar masyarakat ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan SAF, demi kelancaran kegiatan perdana ini.</p>
<p>Bahkan masyarakat Koto Kaciak khususnya di kawasan lokasi acara, juga diharapkan memasang umbul-umbul atau marawa di depan rumahnya supaya festival ini lebih meriah.</p>
<p>Apalagi akan datang tamu dari daerah lain yang juga sebagai daerah penyelenggara SAF 2019. (<b>rel/hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/persiapan-silek-arts-festival-2019-hampir-rampung/">Persiapan Silek Arts Festival 2019 Hampir Rampung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>40 Sasaran Silat Meriahkan Silek Art Festival di Sijunjung</title>
		<link>https://prokabar.com/40-sasaran-silat-meriahkan-silek-art-festival-di-sijunjung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Aug 2019 07:02:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#silat]]></category>
		<category><![CDATA[#silekartfestival2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44828</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sebanyak 40 sasaran silat, masing-masing 20 sasaran dari Sijunjung dan 20 sasaran dari seluruh daerah di Sumbar akan ikut memeriahkan Silek Art...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/40-sasaran-silat-meriahkan-silek-art-festival-di-sijunjung/">40 Sasaran Silat Meriahkan Silek Art Festival di Sijunjung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Sebanyak 40 sasaran silat, masing-masing 20 sasaran dari Sijunjung dan 20 sasaran dari seluruh daerah di Sumbar akan ikut memeriahkan Silek Art Festival (SAF) 2019 di Sijunjung, Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Rangkaian SAF di Sijunjung digelar tiga hari, 23-25 Agustus. Akan ada pertunjukan silat tidak hanya dari sasaran di Sijunjung, tapi juga sasaran lain di Sumbar,&#8221; kata Direktur SAF 2017 Ediwar di Padang, Jumat.</p>
<p>Rangkaian itu dimulai pada 23 Agustus dengan acara pembukaan dan makan bajamba. Jamba dibawa dalam arak-arakan oleh bundo kandung dari rumah gadang.</p>
<p>Makan bajamba adalah makan bersama menggunakan satu wadah besar yang sama. Biasanya ada empat orang yang makan di dalam satu wadah yang disebut jamba.</p>
<p>Selanjutnya akan ada belajar dengan maestro. Generasi muda di Sijunjung akan mendapat kesempatan belajar silat pada tuo silat atau maestro silat di daerah itu.</p>
<p>Malam 24 Agustus akan ada pertunjukan silek dari 20 sasaran di Sumbar, di antaranya dari Solok, Solok Selatan, Dharmasraya dan banyak daerah lain. Silek itu berasal dari beragam aliran yang ada di Minangkabau.</p>
<p>&#8220;SAF 2019 juga akan memberikan penghargaan kepada tuo-tuo silek karena jasa mereka dalam melestarikan silek sebagai aset budaya Minangkabau,&#8221; katanya.</p>
<p>Khazanah lokal yang diangkat dalam kegiatan itu adalah Tari Tanduak yang menjadi ikon tari dari Sijunjung. Tari yang juga kental mengandung rentak dan gerak silat itu akan sangat sayang untuk dilewatkan<strong>.(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/40-sasaran-silat-meriahkan-silek-art-festival-di-sijunjung/">40 Sasaran Silat Meriahkan Silek Art Festival di Sijunjung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Silek Art Festival 2019, Upaya Menghimpun Kembali Kekayaan Budaya Minangkabau</title>
		<link>https://prokabar.com/silek-art-festival-2019-upaya-menghimpun-kembali-kekayaan-budaya-minangkabau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2019 11:54:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#SAF2019]]></category>
		<category><![CDATA[#Silek]]></category>
		<category><![CDATA[#silekartfestival2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=40561</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Silek Arts Festival (SAF) 2019 merupakan sebuah kegiatan pengembangan yang tergabung dalam Platform Indonesiana. Platform ini sendiri merupakan sebuah inisiatif baru Kementerian...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/silek-art-festival-2019-upaya-menghimpun-kembali-kekayaan-budaya-minangkabau/">Silek Art Festival 2019, Upaya Menghimpun Kembali Kekayaan Budaya Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar — </strong>Silek Arts Festival (SAF) 2019 merupakan sebuah kegiatan pengembangan yang tergabung dalam Platform Indonesiana. Platform ini sendiri merupakan sebuah inisiatif baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam pengembangan struktur hubungan terpola antar penyepenggara kegiatan kebudayaan di Indonesia yang dibangun secara gotong royong. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kegiatan ini juga merupakan sebuah upaya dalam mendukung UU No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dalam rangka menangani kegiatan budaya secara lebih sistematis. Platform Indonesiana, dalam hal ini SAF 2019, sifatnya gotong-rotong mulai dari tingkat nasional sampai ke level komunitas. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam festival ini terlibat Kementererian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Kebudayaan), Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, dinas yang membindangi urusan kebudayaan di kabupaten/kota, komunitas-komunitas, seniman dan budayawan, serta eskosistem kebudayaan lainnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">SAF 2019 merupakan pelaksaan yang kedua kalinya setelah SAF 2018. Setelah tahun lalu SAF dengan tagline “Panjapuik Piutang Lamo” fokus pada upaya untuk membangitkan semangat komunitas seni dan budaya untuk mengekplorasi silek dalam pertunjukan mereka, tahun ini seluruh rangkaian program SAF fokus pada konsep Arsip dan Dokumentasi, dengan tagline “Sapakaik Mangko Balega”.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, Gemala Ranti, mengungkapkan bahwa konsep arsip dan dokumentasi ini diangkat mengingat Sumatera Barat masih belum banyak melakukan pengarsipan dan pendokumentasian pengetahuan terkait silek. “Dalam program kali ini kita berusaha menghimpun kembali seluruh pengetahuan tentang silek, mengingat silek sebagai kekayaan budaya di Minangkabau telah berkembang ke daerah lain di Indonesia, negara-negara Melayu, juga ke sejumlah negara lain di dunia,” katanya, Rabu (26/6). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Gemala Ranti, perkembangan tersebut merupakan sebuah gambaran bagaimana silek merupakan sebuah hasil kebudayaan dengan basis budaya Minangkaba memiliki nilai-nilai penting, yang dapat dipergunakan dalam menjalani kehidupan manusia. “Silek juga telah diusulkan dan sedang dalam proses penilaian untuk ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia melalui UNESCO. Kegiatan SAF 2019 merupakan salah satu dukungan untuk menguatkan pengajuan silek sebagai warisan dunia,” tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Ediwar, selaku Direktur Festival SAF 2019 mengatakan bahwa untuk penyelenggaraan SAF Tahun 2019, Tim Produksi sudah memulai langkah kerja mengacu pada rancangan dari Platform Indonesiana dan dibantu oleh Dinas Kebudayaan Sumatera Barat. Mulai dari pembentukan Tim Produksi, melakukan pendekatan pada dinas-dinas terkait dengan seni budaya di kabupaten-kabuapten di Sumatera Barat, serta menjalin hubungan dengan seniman dan budayawan Sumatera Barat. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Setidaknya dalam proses kerja yang sudah dimulai dari awal tahun 2019, agenda Silek Arts Festival mendapat sambutan dari beberapa daerah lain di Sumatera Barat,” terang Ediwar.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Hal ini terbukti dengan antusiasime pemerintahan daerah, khususnya yang terkait dalam bidang seni dan budaya, untuk mendorong bersama kegiatan ini secara bergotong royong dalam rangka mendukung secara bersama-sama mendukung kegiatan kebudayaan secara lebih sistematis untuk turut mendorong terlaksananya UU No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan di Indonesia,” sambungnya.</span></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-40563" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/06/9DDFF17B-B360-459B-B056-F0A571EDF7C0-1024x768.jpeg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/06/9DDFF17B-B360-459B-B056-F0A571EDF7C0-1024x768.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/06/9DDFF17B-B360-459B-B056-F0A571EDF7C0-300x225.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/06/9DDFF17B-B360-459B-B056-F0A571EDF7C0-768x576.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/06/9DDFF17B-B360-459B-B056-F0A571EDF7C0.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p class="p1"><span class="s1">Adapun detail program dalam lokasi pelaksaaan SAF 2019 yang akan dilaksanakan dari tanggal 19 hingga 31 Agustus mendatang menurut Direktur Festival SAF 2019 meliputi kegiatan pra-festival dan festival yang akan dilaksanakan di Kota Padang, Kota Solok, Kota Payokumbuh, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Sijunjung. Kegiatan pra-festival berupa Penulisan dan Penerbitan Ensiklopedia Silek Minangkabau serta Riset Visual dan Dokumentasi Silek Minangkabau. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sedangkan untuk Kota Padang akan dilaksanakan Pemukaan SAF 2019, Semiloka Transformasi Silek dalam Karya Seni, Pameran Seni Visual, Pameran Arsip dan Dokumentasi Silek Minangkabau, Gelanggang Seni Pertunjukan, Penghargaan untuk Maestro Silek, Lomba Komik Silek, Lomba Video.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di Kota Solok akan dilaksanakan Seminar Internasional Silek yang akan menghadirkan beberapa pembicara dari Inggris, Amerika, Malaysia, Mesir, dan Indonesia sendiri. Sedangkan untuk lokasi pelaksanaan di Kabupaten Sijunjung akan dilaksanakan kegiatan Workshop Belajar Bersama Maestro, Parade silek Pelajar, Pameran Atribut Silek, Mambukak Galanggang, Peragaan Silek, Kesenian Anak Nagari, Pemutaran filem bertema Silek, Pertunjukan tuo-tuo Silek, Pertunjukan Kesenian Anak Nagari, dan Pemberian penghargaan untuk Tuo Silek. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sedangkan di Payokumbuh akan dilaksanakan Payokumbuh Alek Silek (PAS) yang juga mempunyai berbagai rangkaian kegiatan. Untuk penutupan SAF 2019 disepakati akan dilaksanakan di Kabupaten Agam, tepatnya di Pakan Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Maninjau. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Beberapa agenda pun akan disebar di beberapa tempat di Kabupaten Agam berupa kegiatan, Makan Bajamba, Parade Gandang Tambua, Pertunjukan Musik Islami, Pertunjukan Tuo Silek, Pameran Atribut Silek, Kesenian Anak Nagari, Dialog Sinergisitas Silek, Parade Silek Pelajar se Agam, pertunjukan Silek Galombang, dan Penghargaan Maestro Silek/pembagian hadiah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ediwar menjelaskan bahwa proses kerja Tim Produksi SAF 2019 merupakan terusan dari program yang disusun oleh Tim Kurator, dengan kesepatan antara Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, dinas terkait di kabupaten-kabupaten, dan tim dari Indonesiana, Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Penyusunan program tersebut berlangsung dengan alot dalam jangka waktu yang bisa dikatakan cukup panjang. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Seluruh rangkaian program tersebut mempertimbangkan kebutuhan untuk konten SAF 2019, keterlibatan daerah, keterlibatan seniman dan budayawan, upaya untuk mefasilitasi hal-hal yang terkait dengan konten silek sesuai dengan kemampuan kerja dari Tim Produksi dan</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">ketersediaan segala penunjang untuk pelaksanaan program-program tersebut,” terang Direktur Festival SAF yang juga merupakan dosen di ISI Padangpanjang tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Festival budaya secara konseptual berpotensi menjadi ajang untuk menguatkan karakter budaya bangsa. Festival juga dapat menjadi wahana untuk menumbuh-kembangkan identitas budaya yang memperlihatkan bukan hanya keunikan melainkan juga ketersambungan daerah, memberikan lahan yang subur bagi tumbuh-kembangnya sinergi antarpemangku kepentingan, sehingga mendorong efisiensi penyelenggaraannya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">SAF sendiri dengan basis pengetahuan tentang silek sebagai konsep besar diharapkan menjadi pengetahuan bersama khususnya bagi masyarakat Sumatera Barat. Melalui kegiatan gotong- royong tersebut, diharapkan pengetahuan tentang silek dan pentembangan silek dalam segala lini kehidupan masyarakat Sumatera Barat dapat didistribusikan dalam berbagai bentuk pada masyarakat luas. Melalui Silek Arts Festival, yang bekerjasama dengan platform Indonesiana, diharapkan juga pihak-pihak yang bergotong-royong akan membentuk dan memperoleh cara serta fasilitas untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan budaya. Pelaku budaya akan membentuk dan memperoleh jalan untuk memantapkan pengembangan kegiatan budayanya. <b>(rel/hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/silek-art-festival-2019-upaya-menghimpun-kembali-kekayaan-budaya-minangkabau/">Silek Art Festival 2019, Upaya Menghimpun Kembali Kekayaan Budaya Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/97 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.020 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:35:17 by W3 Total Cache
-->