<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#seskab Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/seskab/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/seskab/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Nov 2018 00:11:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#seskab Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/seskab/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Seakan : Sekarang Ini Semua Orang Bisa Jadi Pahlawan</title>
		<link>https://prokabar.com/seakan-sekarang-ini-semua-orang-bisa-jadi-pahlawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Nov 2018 00:11:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#haripahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#seskab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=23527</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, makna pahlawan pada konteks setiap waktu setiap saat bisa berubah. Dulu diakuinya yang disebut pahlawan adalah founding...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/seakan-sekarang-ini-semua-orang-bisa-jadi-pahlawan/">Seakan : Sekarang Ini Semua Orang Bisa Jadi Pahlawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, makna pahlawan pada konteks setiap waktu setiap saat bisa berubah. Dulu diakuinya yang disebut pahlawan adalah <em>founding father, </em>orang yang ikut berperang, orang yang ikut mendirikan Republik ini. Namun sekarang pahlawannya bisa berbeda-beda.</p>
<p>“Menjadi pahlawan kemanusiaan, kemudian pahlawan olahraga, pahlawan kemasyarakatan, kesehatan, bahkan orang yang kemudian terjun langsung secara empati menangani persoalan Palu-Lombok dia juga bisa menjadi pahlawan,” kata Seskab dalam wawancara menyambut Hari Pahlawan 10 November, di Jakarta, kemarin.</p>
<p>Dengan demikian, lanjut Seskab, tantangan pahlawan itu menjadi berbeda-beda, menjadi berubah-ubah sangat tergantung pada konteksnya. Tetapi, yang paling penting siapapun yang ingin disebut menjadi pahlawan, menurut Seskab, dia harus mendarmabaktikan hidupnya betul-betul untuk bangsa dan negara.</p>
<p>“Maka dengan demikian, sekarang ini semua orang bisa menjadi pahlawan dalam bentuk apapun. Karena pahlawan itu adalah orang yang diidolakan oleh zamannya, oleh masanya. Dia bisa mendapatkan bintang tetapi dia juga bisa sama sekali tidak mendapatkan bintang, tetapi menjadi pahlawan,” tegasnya.</p>
<p>Karena semua orang bisa menjadi pahlawan, Pramono Anung mengatakan, yang paling penting adalah <em>value</em>nya, yaitu <em>Value</em> untuk menjadi seseorang yang berguna, bermanfaat, dan juga mempunyai kontribusi bagi pembangunan bangsanya.</p>
<p>Karena itu, menurutnya, harusnya generasi muda sekarang ini berlomba-lomba pada bidangnya untuk menjadi yang terbaik. Siapa tahu kemudian mendapat pengakuan publik menjadi pahlawan. “Karena siapa saja sekarang ini bisa menjadi pahlawan bagi bangsanya kalau dia berbuat sesuatu yang bermanfaat, berharga, bagi orang banyak,” ujarnya.</p>
<p>Dirinya berharap semangat untuk menjadi pahlawan ada di dada semua anak bangsa, dan menginspirasi semuanya untuk berbuat kebaikan bagi bangsa, bagi negara, dan juga bagi kemanusiaan dalam jangka panjang. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/seakan-sekarang-ini-semua-orang-bisa-jadi-pahlawan/">Seakan : Sekarang Ini Semua Orang Bisa Jadi Pahlawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekretaris Kabinet : Kita Harus Belajar Dari Masyarakat Sumatra Barat</title>
		<link>https://prokabar.com/sekretaris-kabinet-kita-harus-belajar-dari-masyarakat-sumatra-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Oct 2018 02:13:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#diesnatalis]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kampus]]></category>
		<category><![CDATA[#seskab]]></category>
		<category><![CDATA[#UNP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21755</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang,Prokabar — Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengemukakan, demokrasi kita sekarang ini dikendalikan oleh media sosial (medsos). Ke depan orang mungkin tidak akan membaca koran...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sekretaris-kabinet-kita-harus-belajar-dari-masyarakat-sumatra-barat/">Sekretaris Kabinet : Kita Harus Belajar Dari Masyarakat Sumatra Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang,Prokabar — </strong>Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengemukakan, demokrasi kita sekarang ini dikendalikan oleh media sosial (medsos). Ke depan orang mungkin tidak akan membaca koran dan menonton televisi lagi, karena semua sudah ada di <em>gadget </em>kita.</p>
<p>“Bahkan jika saat saya berada di sini ditayangkan dalam bentuk <em>streaming</em>, apa yang saya katakan sudah bisa dilihat orang di mana saja,” kata Seskab saat menyampaikan pidato pada Dies Natalis Ke-64 Universitas Negeri Padang, di Auditorium Universitas Negeri Padang, Sumatra Barat, Sabtu (20/10) siang.</p>
<p>Bahwa potret masyarakat kita sekarang ini di media sosial penuh dengan kebencian, menurut Seskab, ini adalah bagian dari proses pendewasaan politik kita. Ia menyampaikan keyakinannya, cepat atau lambat yang seperti ini akan berkurang.</p>
<p>Menurut Seskab, kita harus belajar dari masyarakat Sumatra Barat, antara alim ulama, dan cendikiawan itu selalu mendapatkan ruang dan tempat untuk membangun negerinya.</p>
<p>“Jadi sebenarnya tiga pilar (legislatif, eksekutif, yudikatif) di dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sumatra Barat sudah diterapkan. Bahkan harus diberikan apresiasi karena semua pilkada di Sumbar tidak pernah ada tercederai,” ungkap Seskab seraya menambahkan, demokrasi yang sebenarnya adalah demokrasi yang seperti itu, dimana berbeda pendapat, berbeda pilihan adalah hal yang biasa saja.</p>
<p>Sebelumnya pada awal sambutannya, Seskab Pramono Anung mengemukakan, bahwa dunia luar melihat Indonesia sebagai <em>role </em>model demokrasi. Semua pemimpin dunia, jelas Seskab, selalu memberikan apresiasi kepada Indonesia atas jalannya demokrasi yang dianggap sudah mengalami proses pendewasaan.</p>
<p>Ditegaskan Seskab, kita boleh berbeda pilihan politik, karena perbedaan-perbedaan yang tumbuh di masyarakat tidak perlu harus disamakan.</p>
<p>“Yang menjadi kekuatan kita adalah keberagaman itu, karena persatuan kita, karena Indonesia yang begitu luas dan bisa menyelesaikan segala persoalan yang ada secara demokratis,” tutur Seskab.</p>
<p>Terkait dengan Pemiihan Umum (Pemilu) 2019, Seskab mengajak para mahasiswa Universitas Padang agar menggunakan hak pilih masing-masing, karena suara dari  satu dua orang akan sangat berarti.</p>
<p>“Pilihlah dengan rasional, jangan pilih dengan emosional, karena pada 2019 kita akan menentukan arah kita dalam jangka panjang sebagai negara yang mempunyai demokrasi, sebagai negara Islam terbesar di dunia,” ucap Seskab seraya menyampaikan harapannya, mudah-mudahan pilihan demokrasi kita di tahun 2019 akan membawa kebaikan bagi bangsa Indonesia ke depan. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sekretaris-kabinet-kita-harus-belajar-dari-masyarakat-sumatra-barat/">Sekretaris Kabinet : Kita Harus Belajar Dari Masyarakat Sumatra Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hindari Informasi ‘Hoax’, Pemerintah Ingatkan Peran Orang Tua Terus Dampingi Anak-Anak di Era Digital</title>
		<link>https://prokabar.com/hindari-informasi-hoax-pemerintah-ingatkan-peran-orang-tua-terus-dampingi-anak-anak-di-era-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jul 2018 07:02:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#harianak]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[#seskab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=14222</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, bahwa era digital tidak bisa dihindari, dan karenanya anak-anak juga harus dikenalkan dengan dunia...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hindari-informasi-hoax-pemerintah-ingatkan-peran-orang-tua-terus-dampingi-anak-anak-di-era-digital/">Hindari Informasi ‘Hoax’, Pemerintah Ingatkan Peran Orang Tua Terus Dampingi Anak-Anak di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah melalui Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, bahwa era digital tidak bisa dihindari, dan karenanya anak-anak juga harus dikenalkan dengan dunia tersebut.</p>
<p>Namun demikian, Seskab mengingatkan peran orang tua untuk terus mendampingi anak-anak yang dalam masa pertumbuhan agar terhindar dari informasi-informasi yang bersifat hoax (bohong).</p>
<p>“Harus ada pengawasan dari orang tua, karena begitu menyebarnya informasi di dalam era digital ini maka yang namanya hoax, ketidaksiapan kita untuk menerima informasi seringkali itu juga menjadi persoalan,” kata Pramono Anung dalam wawancara menyambut Hari Anak Nasional Indonesia (HANI) 2018 yang jatuh pada 23 Juli ini, di ruang kerjanya, Jakarta.</p>
<p>Seskab menunjuk contoh, sekarang ini banyak anak-anak karena lebih banyak menghabiskan waktunya dengan gadget-nya sehingga dia tidak bersosialisasi dengan temannya. Menurut Seskab, ini juga menjadi hal yang harus dipikirkan.</p>
<p>Walaupun era digital tidak bisa dihindari, Seskab mengingatkan bahwa pentingnya bersosialisasi dengan kawannya, bermain,  dan juga anak-anak yang tumbuh dan berkembang tidak hanya sekadar pelajarannya saja yang saat ini dinilai terlalu berlebihan.</p>
<p>Untuk itulah, lanjut Seskab, Presiden telah memerintahkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) untuk mengurangi beban (pelajaran, red) itu.</p>
<p>“(Sehingga, red) Anak-anak masih bisa bermain, main tradisional, anak-anak mengerti era digital, dan tidak kehilangan kebahagiaan, kesenangannya ketika kecil, karena ketika kecil itu anak-anak harus gembira, jangan sampai nggak gembira,” tegas Seskab seraya menambahkan, begitu anak-anak sudah menghadapai  masa dewasa, beban yang makin berat nantinya akan berbeda.</p>
<p>“Jadi sekali lagi teknologi itu dimanfaatkan, jangan kemudian teknologi menjadi beban,” sambung Seskab.</p>
<p><b>Tahu ‘Basic Need’</b></p>
<p>Mengenai pengalaman dalam mendampingi anak-anaknya sendiri, Seskab Pramono Anung mengemukakan, bahwa anaknya sudah tumbuh di era digital, era milenial, dan dirinya termasuk yang kemudian mencoba masuk di dalam pemikiran anak-anak.</p>
<p>“Ternyata memang orang tua harus tahu apa yang menjadi basic need dari anak-anak tersebut, sebab kalau tidak, cara berpikir anak dan orang tua ini karena perkembangan teknologi bisa sangat berbeda,” ungkap Seskab.</p>
<p>Maka untuk itu, Seskab mengaku  membiarkan kepada anak-anaknya untuk mengerti digital, tetapi memberikan rambu-rambu mana yang boleh, mana yang tidak boleh. Hal ini, lanjut Seskab, karena dalam era digital ini, sangat gampang dengan tangan, pencet-pencet saja sudah bisa lihat apa saja, yang mungkin belum waktunya dilihat oleh anak-anak kita.</p>
<p>Itulah, menurut Seskab, yang ia  sebut dengan memberikan rambu-rambu kepada anak-anak.</p>
<p>“Tetapi sekali lagi, orang tua harus memberikan kepercayaan kepada anak kita, tidak hanya melarang tetapi juga mengarahkan, mengawasi.  Bahkan dalam hal tertentu juga harus bisa memberikan solusi. Karena anak kita dengan diri kita itu sudah sangat berbeda,” tutur Seskab. (<b>*/hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hindari-informasi-hoax-pemerintah-ingatkan-peran-orang-tua-terus-dampingi-anak-anak-di-era-digital/">Hindari Informasi ‘Hoax’, Pemerintah Ingatkan Peran Orang Tua Terus Dampingi Anak-Anak di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejumlah Menteri Jadi Caleg, Seskab: Saya Tidak Memungkinkan</title>
		<link>https://prokabar.com/sejumlah-menteri-jadi-caleg-seskab-saya-tidak-memungkinkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2018 02:01:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#pileg2019]]></category>
		<category><![CDATA[#seskab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=13699</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengakui sejumlah menteri Kabinet Kerja telah secara resmi mengajukan permohonan untuk maju menjadi calon anggota legislatif (Caleg),...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sejumlah-menteri-jadi-caleg-seskab-saya-tidak-memungkinkan/">Sejumlah Menteri Jadi Caleg, Seskab: Saya Tidak Memungkinkan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengakui sejumlah menteri Kabinet Kerja telah secara resmi mengajukan permohonan untuk maju menjadi calon anggota legislatif (Caleg), dan telah diizinkan oleh Presiden.</p>
<p>Namun demikian, sejumlah menteri termasuk dirinya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) karena tugasnya sehari-hari melekat pada Presiden tidak memungkinkan untuk ditinggalkan (menjadi Caleg, red).</p>
<p>“Kemudian juga, Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan itu adalah portofolio yang susah ditinggalkan,” kata Seskab kepada wartawan, di ruang kerjanya Gedung III Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta.</p>
<p>Mengenai menteri-menteri yang maju menjadi Caleg itu, Seskab mengakui, beberapa menteri akan menjadi pengumpul suara, votegetter bagi partai yang bersangkutan.  Ia menunjuk contoh Menko PMK Puan Maharani di daerah pemilihan (dapil) Solo.</p>
<p>“Suara Mbak Puan pada waktu Pileg yang lalu itu hampir 400.000, artinya kan 2 kursi sendiri. Sehingga kalau kemudian tidak maju, suara itu akan sangat disayangkan,” terang Seskab.</p>
<p>Beberapa menteri yang lain, sambung Seskab, kebetulan dari PKB itu ada 3 (tiga), kemudian Nasdem tidak ada, PPP antara ya atau tidak karena Menteri Agama sendiri sedang konsentrasi untuk haji. Itulah beberapa menteri yang memang mencalonkan.</p>
<p>Mengenai Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Johan Budi, Seskab Pramono Anung mengatakan, bahwa yang bersangkutan telah meminta izin dari Presiden, dan Presiden telah memberikan izin karena Johan Budi akan maju dari PDI Perjuangan.</p>
<p>Menurut Seskab, Presiden telah memberikan arahan bagi siapapun menteri yang akan maju (untuk) tetap memprioritaskan tugas-tugas utamanya dan mereka diizinkan untuk melakukan sosialisasi di dapil masing-masing hanya pada saat Sabtu-Minggu sehingga tidak mempengaruhi kerja yang bersangkutan.</p>
<p>Kenapa menteri itu Sabtu-Minggu cukup, menurut Seskab, karena mereka kebanyakan sudah dikenal di dapilnya, apalagi yang maju ini sebelumnya juga  pernah maju di periode sebelumnya. Bahkan ada yang sudah 3 kali, 2 kali, minimum.</p>
<p>“Sehingga dengan demikian, seperti kalau diinternal PDI Perjuangan, seperti Mbak Puan, Pak Yasonna Laoly (Menkumham), itu memang diizinkan,” ujar Seskab.</p>
<p>Soal menteri yang maju menjadi Caleg itu, diyakini Seskab Pramono Anung sudah menjadi hal yang biasa karena undang-undang mengatur hanya dengan cuti sehingga tidak akan mempengaruhi performance, kinerja, dan tanggung jawab.</p>
<p>Apalagi, sambung Seskab, sekarang sudah memasuki pekerjaan yang di akhir dari pemerintahan ini, 1 satu tahun ke depan, sehingga performance itu malah harus ditingkatkan lebih baik.</p>
<p>Seskab juga meyakini, para menteri yang maju menjadi Caleg itu tidak akan mengklaim program-program pemerintah.</p>
<p>“Tentunya ada batasannya ya. Karena menteri yang akan maju ini kan porto folionya terus terang misalnya Menkumham, apa yang mau diklaim kan? Masak mau diklaim urusan lapas, kan tidak bisa,” ucap Seskab seraya menambahkan, yang ada adalah ya sekarang tinggal jaringan, performance dari masing-masing menteri untuk bisa menjadi pendulang suara. (<b>*/hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sejumlah-menteri-jadi-caleg-seskab-saya-tidak-memungkinkan/">Sejumlah Menteri Jadi Caleg, Seskab: Saya Tidak Memungkinkan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jadi Tiang Utama Ekonomi. Koperasi Harus Sesuaikan Konsep Hadapi Era Digital</title>
		<link>https://prokabar.com/jadi-tiang-utama-ekonomi-koperasi-harus-sesuaikan-konsep-hadapi-era-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jul 2018 04:08:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[#seskab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=13079</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menilai Koperasi merupakan kekuatan utama ekonomi Indonesia. Hal ini ketika menghadapi krisis ekonomi tahun 1997 dan tahun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jadi-tiang-utama-ekonomi-koperasi-harus-sesuaikan-konsep-hadapi-era-digital/">Jadi Tiang Utama Ekonomi. Koperasi Harus Sesuaikan Konsep Hadapi Era Digital</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menilai Koperasi merupakan kekuatan utama ekonomi Indonesia. Hal ini ketika menghadapi krisis ekonomi tahun 1997 dan tahun 2008, ekonomi kita tetap bisa survive karena peran koperasi yang begitu dominan.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkannya dalam rangka menyambut Hari Koperasi Nasional, yang jatuh pada 12 Juli. “Kenapa ini terjadi? Karena kita tahu bahwa koperasi itu telah menjadi tiang utama dari ekonomi kita secara nasional,” ungkapnya.</p>
<p>Menurut Seskab, ibarat dalam aliran darah, koperasi merupakan urat nadi utama di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terutama di bidang ekonomi.  Karena itu, lanjut Seskab, pemerintah tentunya harus memfasilitasi, menjaga, dan membuat koperasi bisa tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik.</p>
<p>Namun dalam era digital saat ini, Pramono Anung mengakui, koperasi tidak hanya perlu melakukan modernisasi, tetapi juga harus menyesuaikan cara berpikir, konsep, pendekatan.</p>
<p>“Koperasi harus masuk pada wilayah itu, semakin dekat antar konsumen di mana pun berada dengan koperasi maupun dengan produsen kita,” tuturnya.</p>
<p>Dirinya meyakini, kalau bisa me-manage dengan baik, dan masuk dengan menggunakan digital sebagai sarana untuk itu, maka koperasi akan menjadi semakin kuat, semakin besar sehingga bisa menopang pertumbuhan ekonomi nasional semakin baik.</p>
<p>Karena sudah menjadi tiang dan urat nadi dari pertumbuhan ekonomi bangsa, dirinya berharap para penggiat koperasi kita tidak boleh mundur.</p>
<p>“Kita harus menatap ke depan dan masa depan bangsa ini sebagian besar tentunya adalah peran koperasi, baik itu pada skala menengah, kecil, dan besar,” tegasnua.</p>
<p>Ia meyakini, dengan dukungan dan fasilitasi pemerintah, koperasi nasional ke depan akan semakin baik.<span class="Apple-converted-space"> <b>(*/hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jadi-tiang-utama-ekonomi-koperasi-harus-sesuaikan-konsep-hadapi-era-digital/">Jadi Tiang Utama Ekonomi. Koperasi Harus Sesuaikan Konsep Hadapi Era Digital</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 24/116 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.025 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:11:16 by W3 Total Cache
-->