<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#seraiwangi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/seraiwangi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/seraiwangi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Dec 2019 09:06:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#seraiwangi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/seraiwangi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terinspirasi Serai Wangi Tosriadi Jamal SH Bangun Ekonomi Padang Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/terinspirasi-serai-wangi-tosriadi-jamal-sh-bangun-ekonomi-padang-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2019 08:33:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#seraiwangi]]></category>
		<category><![CDATA[#TosriadiJamal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54103</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kasang, Prokabar — Satu lagi calon Bupati Padang Pariaman muncul dari daerah Kasang, Batang Anai, Padang Pariaman. Dia adalah Kompol Tosriadi Jamal SH, yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terinspirasi-serai-wangi-tosriadi-jamal-sh-bangun-ekonomi-padang-pariaman/">Terinspirasi Serai Wangi Tosriadi Jamal SH Bangun Ekonomi Padang Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kasang, Prokabar —</strong> Satu lagi calon Bupati Padang Pariaman muncul dari daerah Kasang, Batang Anai, Padang Pariaman. Dia adalah Kompol Tosriadi Jamal SH, yang kini masih menjabat Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Polda Banten.</p>
<p>Pria kelahiran 19 Oktober 1971 bersuku Koto ini adalah putera daerah Kasang Batang Anai. Ayahnya H Jamalis dan ibu Hj Nonsi adalah urang Kasang Padang Pariaman. Ayahnya bersuku Jambak dan ibunya suku koto.</p>
<p>Tosriadi berasal dari keluarga miskin. Kedua orang tuanya petani. Tetapi kehidupan yang serba terbatas itu memotivasi dirinya untuk belajar keras dengan harapan nanti akan menjadi orang sukses.</p>
<p>Seperti anak kampung kebanyakan Tosriadi kecil melewati masa pendidikannya tepat waktu. SD dilewatinya di SD Inpres Kampung Koto Kasang, Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman tamat tahun 1985, SMP di SMP 15 Padang tamat tahun 1988, dan SMA 7 Padang tamat tahun 1991.</p>
<p>Setelah lulus SMA Tosriadi sempat dua kali ikut AKABRI, sekali di TNI AD dan sekali lagi di Polri. Meski mendapat rangking tinggi tetapi Tosriadi tidak bisa melanjutkan &#8220;pendidikan&#8221; disebabkan tidak punya dana untuk membayar biayanya.</p>
<p>Waktu dikabarkan lulus untuk kedua kalinya di AKABRI polri Tosriadi sempat ngotot ingin berangkat ke Magelang. Tetapi setelah diajak bicara dari hati ke hati oleh ayahnya, Tosriadi mengubur niatnya ke Magelang dan memilih masuk Secara Polri di Padang.</p>
<p>Tosriadi sepertinya dianugerahi perjalanan karir di angkatan. Dia pun lulus dengan nilai terbaik di Secaba Polri SPN Padang Besi Padang.</p>
<p>Atas prediket lulusan terbaik itu pula yang mengantarkan karir polisinya dengan cepat melesat. Saat bertugas di Reskrim Polresta Padang, Tosriadi dikenal sebagai polisi cerdas mengusut kasus korupsi besar di Padang.</p>
<p>Atas prestasi cemerlang itulah kemudian Tosriadi ditarik membantu Polri mengungkap kasus korupsi besar di Jakarta. Alhamdulillah, otak encer Tosriadi memang dibutuhkan Polri untuk mengungkap kasus kasus tersebut.</p>
<p>Alumni Universitas Eka Sakti Padang 1998 dan telah lulus Secapa Polri, ditarik ke Jakarta pada tahun 2005.</p>
<p>Jabatan pertama Tosriadi di Jakarta adalah sebagai Danton Dalmas Polda Metro Jaya. Selanjutnya 2006 s/ 2007 Panit Jatanras Polres Metro Jakbar, kemudian 2007 s/d 2010 Panit Judsus Polres Metro Jakbar, dan 2010 s/d 2012 Kanit Reskrim Polsek Kali Deres.</p>
<p>Pada 2012 s/d 2015 Tosriadi menjabat Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, 2015 s/d 2016 Kanit Reskrim Polsek Tambora<br />
dan 2016 s/d 2017 menjabat Kapolsek Kragilan.</p>
<p>Atas prestasi yang diraihnya di kepolisian, Tosriadi sampai saat ini dipercaya pimpinan menjabat Kasat Resnarkoba Polres Tangerang.</p>
<p>Sampai disini orientasi Tosriadi mulai berubah. Dia seperti tak Ingin melanjutkan karir di kepolisian disebabkan panggilan kampung halaman sangat kuat. Tosriadi digadang gadang orang kampungnya di Kasang, kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman untuk maju menjadi calon bupati Padang Pariaman periode 2021 -2026.</p>
<p>&#8220;Awalnya saat nama saya disebut sebut layak menjadi calon bupati Padang Pariaman saya tidak ngeh betul. Tapi setelah saya banyak turun ke masyarakat baru semangat saya untuk maju menjadi calon bupati muncul,&#8221; paparnya.</p>
<p>Kondisi kampungnya, Kasang, yang serba minim sentuhan pembangunan juga menjadi energi pendorong yang kuat bagi Tosriadi untuk memutuskan maju menjadi calon bupati.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-54104" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/12/A2BC10F4-D94C-4518-BC1B-7B6A2E96D975-1024x682.jpeg" alt="" width="1000" height="666" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/12/A2BC10F4-D94C-4518-BC1B-7B6A2E96D975-1024x682.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/12/A2BC10F4-D94C-4518-BC1B-7B6A2E96D975-300x200.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/12/A2BC10F4-D94C-4518-BC1B-7B6A2E96D975-768x512.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/12/A2BC10F4-D94C-4518-BC1B-7B6A2E96D975.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Padahal daerah Kasang itu masuk termasuk paling dekat dengan kota Padang. Tetapi pembangunan kawasan itu sangat jauh tertinggal.</p>
<p>Selain itu, ekonomi masyarakat tidak tumbuh dengan baik, sebab tidak ada program perkuatan dari Pemda Padang Pariaman.</p>
<p>Tetapi sejak setahun terakhir kawasan ini sudah tumbuh menjadi kawasan ekonomi produktif, setelah Tosriadi mengembangkan tanaman Serai Wangi di Kasang bekerjasama dengan masyarakat setempat.</p>
<p>Tosriadi melalui satu perusahaan yang dilola anak dan istrinya dalam program penanaman Serai Wangi ini bertindak sebagai bapak angkat. Setiap petani yang memiliki areal 1 hektar diberikan bibit secara gratis dan dana pengolahan lahan dan penanaman Rp 5 juta.</p>
<p>Setelah berjalan satu tahun lebih ternyata hasil program Serai Wangi di Kasang ini sangat bagus bagi perekonomian masyarakat setempat. Selain mendapatkan tambahan pendapatan, pemuda pemuda dan masyarakat setempat juga bisa bekerja dan mendapatkan upah dari proyek Serai Wangi itu.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya perkebunan Serai Wangi dan pabriknya di Kasang sudah sangat sulit mencari pengangguran. Sebab seluruh masyarakat bersemangat mengelola kebun Serai Wanginya,&#8221; kata Tosriadi.</p>
<p>Dari pengalaman sukses mengembangkan usaha Serai Wangi di Kasang itu lah muncul minat Tosriadi maju menjadi calon bupati. Alasannya, jika sudah menjadi bupati, maka akan lebih mudah lagi bagi dirinya menggenjot perkembangan usaha perkebunan Serai Wangi di Kabupaten Padang Pariaman (<b>adv</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terinspirasi-serai-wangi-tosriadi-jamal-sh-bangun-ekonomi-padang-pariaman/">Terinspirasi Serai Wangi Tosriadi Jamal SH Bangun Ekonomi Padang Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serai Wangi, Sekali Tanam Untung Berlipat Ganda</title>
		<link>https://prokabar.com/serai-wangi-sekali-tanam-untung-berlipat-ganda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Aug 2019 05:23:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[#seraiwangi]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=43356</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Pokabar — Budi daya serai wangi mungkin bisa menjadi pilihan bagi anda yang berencana untuk mengolah lahan kosong menjadi lahan produktif. Selain...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/serai-wangi-sekali-tanam-untung-berlipat-ganda/">Serai Wangi, Sekali Tanam Untung Berlipat Ganda</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Pokabar —</strong> Budi daya serai wangi mungkin bisa menjadi pilihan bagi anda yang berencana untuk mengolah lahan kosong menjadi lahan produktif. Selain harga minyaknya yang tergolong cukup mahal perkilogramnya, proses pembudidayaan tanaman dengan nama ilmiah cymbopogon nardus ini juga tidak terlalu rumit dan mengeluarkan modal yang banyak.</p>
<p>Biaya penanaman maupun biaya perawatan juga sangat terjangkau. Panen perdana dapat dilakukan pada umur enam bulan dan rata-rata per tahun bisa dilakukan empat kali atau per-tiga bulan panen. Dalam kurun waktu lima tahun, petani juga tidak perlu menanaman bibit baru. Bahkan bila dirawat dengan baik, serai wangi produktif hingga 10 tahun.</p>
<p>Kini, di kabupaten Tanah Datar, sebagian petani mulai menggeluti usaha ini. Tidak hanya menanam, para petani juga secara lansung melakukan penyulingan daun serai menjadi minyak atsiri yang sangat baik.</p>
<p>Afrinal, seorang petani serai wangi Di kecamatan Rambatan mengatakan jika dalam satu hari ia mampu menghasilkan minyak atsiri sebanyak 6 kilogram. Bahan baku untuk menghasilkan minyak sebanyak angka tersebut dibutuhkan 700 sampai 800 kilogram bahan baku serai wangi. Jumlah tersebut sesuai dengan kapasitas alat suling yang ia miliki.</p>
<p>Ia mengatakan, untuk mendapatkan minyak atsiri dibutuhkan waktu yang cukup lama, yaitunya 7 hingga 8 jam. Hal terpenting yang perlu diperhatikan selama proses penyulingan berlansung, yakninya menjaga suhu panas pada tungku penyulingan. Ia menambahkan, untuk membangun alat penyulingan, ia dahulunya harus mengeluarkan kocek hingga 60 juta rupiah hingga bisa beroperasi.</p>
<p>Saat ditemui dilokasi penyulingan, Afrinal juga menjelaskan bagaimana proses penyulingan yang ia lakukan, hingga mendapatkan minyak atsiri yang kita sebagai komoditi ekspor ke negara eropa tersebut.</p>
<p>“ Bahan baku kita masukkan kedalam tabung, dibawah tabung tersebut berisikan air yang dipanaskan, dimana fungsinya untuk mendapatkan atau menyangrai daun serai wangi tersebut. Uap dari daun serai akan keluar melalui pipa diatas puncak tabung dan mengalir ke bak penampungan atau bak pendingin. Dari bak pendingin tersebut akan kembali melalui proses pemisahan antara air dan minyak,” ungkap Afrinal yang juga pensiunan pegawai negeri sipil dilingkungan pemkab Tanah Datar itu.</p>
<p>Selain mengolah hasil ladang sendiri, petani serai yang satu ini juga menerima pengolahan serai menjadi minyak dari para petani lain yang datang dari berbagai kecamatan di kabupaten Tanah Datar. untuk bisa menyuling serai, para petani cukup dikenakan biaya 300 ribu rupiah atau setara dengan satu kilogram harga minyak serai wangi dipasaran.</p>
<p>“ kita hanya mengambil upah, dan biaya kayu perapian. Untuk 8 jam penyulingan kayu yang dihabiskan setara deengan harga 100 ribu rupiah,” katanya.</p>
<p>Afrinal menjelaskan, jika dalam kondisi normal 1 kilogram minyak serai wangi bisa dijual seharga 300 – 340 ribu rupiah. Namun sayang, kondisi saat ini harga minyak yang menjadi komoditi ekspor iitu dalam kondisi turun, dimana 1 kilogram hanya dibandrol seharga 210 hingga 240 ribu rupiah perkilogramnya.</p>
<p>“meski murah, kita tetap produksi, hasil produksi kita simpan dulu, sampai harga minyak atsiri kembali normal,” tutupnya. (<b>eym</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/serai-wangi-sekali-tanam-untung-berlipat-ganda/">Serai Wangi, Sekali Tanam Untung Berlipat Ganda</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/77 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.012 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:35:22 by W3 Total Cache
-->