<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#sastraminangkabau Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/sastraminangkabau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/sastraminangkabau/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Oct 2021 16:38:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#sastraminangkabau Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/sastraminangkabau/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sastra Minangkabau Unand Latih Menulis WBP Lapas Muara Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/sastra-minangkabau-unand-latih-menulis-wbp-lapas-muara-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Oct 2021 16:38:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lapasmuara]]></category>
		<category><![CDATA[#lapaspadang]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sastraminangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95449</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas menjalin kerjasama dengan Lapas Kelas II A Muaro Padang menjalin kerjasama. Realisasi kegiatan telah dimulai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sastra-minangkabau-unand-latih-menulis-wbp-lapas-muara-padang/">Sastra Minangkabau Unand Latih Menulis WBP Lapas Muara Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas menjalin kerjasama dengan Lapas Kelas II A Muaro Padang menjalin kerjasama. Realisasi kegiatan telah dimulai dengan Pelatihan Penulisan Kreatif kepada Warga Binaan Pemasyarakatan.</p>
<p>Kerjasama disepakati antara Kepala Lapas Kelas II A Muaro Padang, Era Wiharto dengan Ketua Jurusan Sastra Minangkabau, Yerri Sastria Putra pada, Rabu (29/9) lalu. Kegiatan dimulai dengan menghadirkan dua orang pembicara dosen Sastra Minangkabau Unand, yakni Bahren dan Rona Almos.</p>
<p>Kegiatan merupakan bentuk pengabdian masyarakat. Dan direncanakan berakhir ada akhir November 2021 nanti.</p>
<p>&#8220;Bahren memberikan materi seputar penulisan kreatif, dalam paparan materinya menyebutkan masyarakat Minangkabau dengan kebiasaan berkias melahirkan sebuah tradisi bertutur yang baik, salah satu tradisi itu adalah berpantun,&#8221; ungkap Yerri.</p>
<p>Bahren mengatakan banyak hal dalam berbagai siklus hidup Masyarakat Minangkabau, di setiap acara menggunakan pantun sebagai media penyampaian pesan.</p>
<p>&#8220;Siklus hidup mulai dari kelahiran, hingga kematian tidak terlepas dari kegiatan berpantun ini. Biasanya kegiatan berpantun, tertuang dalam pidato adat dan pidato pasambahan disampaikan pemuka adat, agama ataupun keluarga yang menyelenggarakan kegiatan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia melanjutkan, berpantun khususnya pantun Minangkabau memiliki pola yang mudah untuk diikuti. Seperti pola rima yang berlaku untuk pantun secara umum termasuk pantun Minangkabau.</p>
<p>Selain itu pola penggalan silabe juga menyebabkan pantun Minangkabau menjadi mudah untuk digubah. Lebih lanjut, Bahren menyebutkan pola umum penggalan silabe dalam pantun Minangkabau biasanya terdiri dari 9 sampai 11 silabe, artinya setelah mengikuti pola rima kita juga harus memperhatikan pola silabe.</p>
<p>&#8220;Lapas Muarao tapi di lawik<br />
Talataknyo di Batang Arau<br />
Kok disabuik sakik iduik<br />
Di dalam sel badan mararau,&#8221; ungkap Bahren mencontohkan pantun pola silabe.</p>
<p>Pola penggalan silabe yang dimakud dalam pantun di sini adalah, jika setiap kalimat dalam sampiran pantun di atas dipisah pisah maka akan menjadi sembilan bagian.. Yaitu /la/ /pas/ /mua/ /ro/ /di/ /ta/ /pi/ /la/ /wik/ untuk kalimat sampiran pada pantun bari pertama, begitu juga dengan sampiran baris kedua dan isi pantun pada baris ketiga dan ke empat.</p>
<p>Ayang, salah seorang peserta menanyakan terkait silabe</p>
<p>Berbagai pertanyaan pun muncul dari para peserta pelatihan mengenai silabe ini dan ketetapan pola penggalannya itu apakah harus begitu atau bagaimana.</p>
<p>Bahren mengatakan, pola yang dimaksud digunakan agar mudah untuk menerapkan dan diaplikasikan ke jenis karya lain. Seperti penulisan lirik lagu dan cerita, pola ini akan sangat membantu.</p>
<p>Rona Almos menjelaskan pola silabe merupakan istilah dalam ilmu bahasa yang merujuk pada suku kata, masuk bidang kajian morfologi. &#8220;Silabe merupakan kajian bahasa yang menitik beratkan pada kajian kata dan suku kata serta hal-hal yang membuatnya menjadi berubah makna,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Warga binaan berharap ke depan diberikan pelatihan serupa tetapi untuk jenis yang lain. Misalnya penulisan cerita, artikel atau yang lainnya. Sejumlah karya lahir berapa pantun dari Warga Binaan. Diantaranya.</p>
<p>&#8220;<em>Rumah sajik di tangah balai,</em><br />
<em>Dikuncinyo jo kuro-kuro.</em><br />
<em>Baa nasib indak kasansai,</em><br />
<em>Badan takuruang di panjaro</em>,&#8221; karya Nusirwan.</p>
<p>&#8220;<em>Jalan-jalan ka Koto Kaciak,</em><br />
<em>Singgah sabanta ka Kampuang Jao.</em><br />
<em>Jan ragu cinto uda ka adiak,</em><br />
<em>Uda lai ka pulang juo</em>,&#8221; Karya Ances Setiawan.</p>
<p>&#8220;<em>Di Tapi lauik badarum ombak,</em><br />
<em>Darunnyo tadanga di pinjaro.</em><br />
<em>Den takana jo amak abak,</em><br />
<em>Badan takuruang manangguang doso</em>,&#8221; karya Efriza Junius, tutup Rona Almos. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sastra-minangkabau-unand-latih-menulis-wbp-lapas-muara-padang/">Sastra Minangkabau Unand Latih Menulis WBP Lapas Muara Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bahasa dan Sastra Kini Jadi Muatan Lokal di Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/bahasa-dan-sastra-kini-jadi-muatan-lokal-di-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2020 02:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#sastraminangkabau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=71108</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Semua anak didik SD, SMP/MTS sederajat di Kota Pariaman akan belajar bahasa dan sastra minangkabau yang merupakan muatan lokal wajib di setiap...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bahasa-dan-sastra-kini-jadi-muatan-lokal-di-pariaman/">Bahasa dan Sastra Kini Jadi Muatan Lokal di Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Semua anak didik SD, SMP/MTS sederajat di Kota Pariaman akan belajar bahasa dan sastra minangkabau yang merupakan muatan lokal wajib di setiap sekolah. Hal ini telah disetujui dan muatan lokal ini juga diluncurkan  langsung oleh Wali kota Pariaman Genius Umar.</p>
<p>“Pemko Pariaman meluncurkan muatan lokal bahasa dan sastra Minangkabau, itu artinya dunia pendidikan di Kota Pariaman telah resmi melaksanakan pembelajaran bahasa dan sastra minangkabau untuk tingkat SD, SMP/MTS sederajat di Kota Pariaman. Untuk PAUD/TK juga akan dilaksanakan pembelajaran serupa namun dengan metode yang berbeda,&#8221; kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman Kanderi dilansir dari MC Pariaman, Jumat (17/7).</p>
<p>Pemerintah Kota Pariaman melalui Disdikpora Kota Pariaman telah menyiapkan semua kebutuhan untuk kelancaran pembelajaran ini. Mulai dari buku bahasa dan sastra yang telah ada sampai guru mata pelajaranpun telah dipersiapkan.</p>
<p>“Alhamdulillah, semua pendukung pembelajaran ini telah siap. Seluruh SD, SMP/MTS telah melaksanakan pembelajaran bahasa dan sastra Minangkabau dengan jadwal pembelajaran dua jam dalam seminggu. Ini memang terkesan sedikit karena saat ini kita baru memulai pelajaran tatap muka di Kota Pariaman dalam era new normal,” tambahnya.</p>
<p>Saat ini mulai dari kurikulum, materi sampai tenaga pendidik telah disiapkan. Untuk tenaga pendidikan, Kota Pariaman mempunyai guru dengan latar belakang pendidikan sarjana bahasa dan sastra minang dan sudah ditempatkan di seluruh sekolah di Kota Pariaman.</p>
<p>“Meskipun saat ini sudah ada tenaga pendidik di bidangnya, namun kami tidak pungkiri bahwa kami juga masih ingin menambah tenaga pendidikan lagi untuk kelancaran pembelajaran ini sehingga mata pelajaran bahasa dan sastra Minangkabau bisa efektif dijalankan, “ ujarnya.</p>
<p>Untuk menyuksekan kurikulum ini, Pemerintah Kota Pariaman juga telah melakukan kerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Padang. Ini membuktikan bahwa Kota Pariaman betul &#8211; betul serius ingin terus melestarikan budaya Minangkabau di zaman serba teknologi ini.</p>
<p>Pembelajaran bahasa dan sastra Minangkabau dilaksanakan dengan latar belakang Peraturan Daerah Kota Pariaman Tahun 2019 tentang Pendidikan, Peraturan Wali kota Pariaman tahun 2020 tentang Penerapan Mata pelajaran Bahasa dan Sastra Minang sebagai muatan lokal wajib bagi SD dan SMP/MTS sederajat di Kota Pariaman.</p>
<p>“Adapun maksud dan tujuan pembelajaran bahasa dan sastra minang ini adalah untuk mengakomodir pembelajaran bahasa dan sastra minangkabau yang kehilangan mata pelajarannya sejak diberlakukan kurikulum 2013, adanya ketidaksesuaian lulusan S1 yang diproduk oleh berbagai perguruan tinggi tentang mata pelajaran yang diajarkan sekolah karena selama ini mata pelajaran budaya alam minangkabau diajar oleh guru berpendidikan bahasa dan sastra minangkabau, “imbuhnya.</p>
<p>Ia berharap semua guru, anak didik dan orang tua bisa memanfaatkan dengan baik pembelajaran bahasa dan sastra minangkabau ini, sehingga anak &#8211; anak kita hingga dewasa nanti tidak akan melupakan adat istiadat di Minangkabau. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bahasa-dan-sastra-kini-jadi-muatan-lokal-di-pariaman/">Bahasa dan Sastra Kini Jadi Muatan Lokal di Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/68 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.030 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:39:09 by W3 Total Cache
-->