<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#sastra Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/sastra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/sastra/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Oct 2024 14:54:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#sastra Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/sastra/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Karya Abadi O. Henry: Relevansi &#8220;The Gift of the Magi&#8221; di Masa Kini</title>
		<link>https://prokabar.com/karya-abadi-o-henry-relevansi-the-gift-of-the-magi-di-masa-kini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Oct 2024 14:54:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<category><![CDATA[#sastrainggris]]></category>
		<category><![CDATA[#Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=123720</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Aufa Adinia (Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Andalas) &#160; Cerita pendek merupakan suatu bentuk karya sastra untuk menyampaikan pesan, emosi dan makna mendalam dalam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/karya-abadi-o-henry-relevansi-the-gift-of-the-magi-di-masa-kini/">Karya Abadi O. Henry: Relevansi &#8220;The Gift of the Magi&#8221; di Masa Kini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Oleh: Aufa Adinia</strong></em></p>
<p><em><strong>(Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Andalas)</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cerita pendek merupakan suatu bentuk karya sastra untuk menyampaikan pesan, emosi dan makna mendalam dalam bentuk narasi singkat.</p>
<p>Salah satu contohnya, “The Gift of the Magi” karya O. Henry adalah sebuah cerita pendek klasik yang menggambarkan pengorbanan dan cinta.</p>
<p>Cerita ini berfokus pada pasangan muda yang bernama Jim dan Della, yang berjuang dengan keterbatasan ekonomi tetapi berusaha memberikan yang terbaik demi kebahagiaan satu sama lain.</p>
<p>Di tengah kesulitan, mereka memutuskan untuk mengorbankan harta berharganya demi memberikan hadiah Natal yang istimewa, meskipun pengorbanan mereka sia-sia tetapi mereka menunjukkan bahwa cinta mereka tulus dan tak ternilai harganya.</p>
<p>Cerita ini bermula saat mereka tinggal di sebuah apartemen sederhana disewa dengan biaya murah.</p>
<p>Ketika Natal semakin dekat, Della sangat ingin memberikan hadiah untuk suaminya, tetapi ia hanya memiliki uang yang tidak seberapa.</p>
<p>Hal ini membuat Della merasa frustasi karena jumlah uangnya terlalu sedikit untuk membeli sesuatu, hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengorbankan satu-satunya harta yang dimiliki yaitu rambut panjangnya yang indah.</p>
<p>Della kemudian pergi ke sebuah salon untuk memotong dan menjual rambutnya, kemudian ia menggunakan uang tersebut untuk membeli rantai jam tangan yang bagus bagi suaminya.</p>
<p>Di sisi lain, Jim memutuskan untuk menjual jam tangan warisan keluarga yang sangat berharga baginya agar bisa membeli sisir berlapis perak yang telah lama diinginkan oleh Della.</p>
<p>Pada akhirnya ketika mereka bertemu di malam Natal untuk bertukar hadiah, terungkaplah fakta bahwa Della tidak lagi memiliki rambut panjang dan Jim tidak lagi memiliki jam tangan warisan keluarganya.</p>
<p>Meskipun barang-barang tersebut tidak lagi berguna, pada akhirnya pengorbanan mereka menyoroti tema cinta dan pengorbanan yang tulus.</p>
<p>Cerita ini diterbitkan pada tahun 1905 dan menjadi ikon dalam sastra Amerika dimana O.Henry ingin menunjukkan bahwa kebahagiaan tidak diukur dari nilai materi atau harta, melainkan pada ketulusan, keikhlasan, dan rela berkorban demi orang yang dicintai.</p>
<p>Cerita ini menjadi salah satu karya sastra yang populer dan legendaris karena kemampuannya dalam menyentuh hati para pembaca dan menyampaikan pesan mengenai arti cinta yang tulus. “The Gift of the Magi” sering dibahas dalam konteks sastra, teater, dan karya-karya lainnya bahkan hingga diadaptasi ke berbagai bentuk media, termasuk drama, dan film.</p>
<p>Selama O. Henry berkarir, ia dikenal sebagai master cerita pendek karena kemampuannya yang luar biasa dalam menciptakan narasi yang menarik, penuh kejutan, emosional dan kemampuan uniknya dalam menciptakan twist ending atau akhir yang tidak terduga.</p>
<p>Cerita ini menggambarkan kondisi sosial pada awal abad ke-20, yang berkaitan dengan kehidupan pasangan kelas pekerja yang hidup dalam kemiskinan.</p>
<p>Jim dan Della, pasangan dalam cerita ini, hidup dengan penghasilan yang terbatas, dan menyoroti realitas ekonomi banyak orang pada masa itu, terutama di kota-kota besar Amerika.</p>
<p>Ceritanya populer dikalangan pembaca dan kritikus. Bagi mahasiswa terutama di bidang sastra, cerita ini bukan hanya tentang pengorbanan, tetapi juga tentang pemahaman yang lebih dalam tentang arti mencintai seseorang tanpa pamrih. Cerpen ini sering mendapatkan apresiasi dari mahasiswa.</p>
<p>Banyak yang menilai bahwa cerpen ini berhasil menyampaikan pesan moral yang mendalam tentang cinta dan pengorbanan.</p>
<p>Salah satu pendapat umum di kalangan mahasiswa adalah bahwa karakter Della dan Jim saling mencintai dengan tulus dan terkesan dengan tindakan mereka yang rela mengorbankan barang berharga demi pasangan.</p>
<p>“Pengorbanan yang dilakukan mereka bisa menjadi contoh inspiratif sih, apalagi dalam sebuah hubungan” ucap Aulia.</p>
<figure id="attachment_123724" aria-describedby="caption-attachment-123724" style="width: 237px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-123724" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241021-WA0049-237x300.jpg" alt="" width="237" height="300" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241021-WA0049-237x300.jpg 237w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241021-WA0049-810x1024.jpg 810w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241021-WA0049-768x970.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241021-WA0049.jpg 1013w" sizes="(max-width: 237px) 100vw, 237px" /><figcaption id="caption-attachment-123724" class="wp-caption-text">Aurora dan Gita, Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Andalas (Dokumentasi: Aufa Adinia)</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, Aurora Sandrina dari jurusan yang sama dengan Aulia juga memiliki pendapat yang sama.</p>
<p>Cerita ini merupakan salah satu karya sastra favoritnya yang telah ia baca. Ia mengatakan bahwa cerita ini sangat menyentuh dan memberikan pelajaran penting dalam menjalani sebuah hubungan.</p>
<p>Aurora juga mengatakan dalam sebuah hubungan yang terpenting bukanlah hadiah atau benda, melainkan ketulusan dan kesediaan untuk berkorban demi pasangan.</p>
<p>Berbeda dari yang sebelumnya, Gita yang juga mahasiswa jurusan sastra inggris, mengatakan bahwa “The Gift of the Magi” memang indah secara moral, tetapi tindakan dari kedua karakter secara realistis kurang bijaksana.</p>
<p>Disatu sisi, mereka menunjukkan cinta dan pengorbanan yang luar biasa, tetapi di sisi lain, pengorbanan yang dilakukan terasa sia-sia karena hadiah yang mereka beli akhirnya tidak berguna.</p>
<p>Mereka seharusnya mempertimbangkan kondisi keuangan mereka dan memikirkan cara lain untuk menunjukkan kasih sayang tanpa</p>
<p>merugikan satu sama lain. “Aku setuju, kalo cinta tidak diukur dari materi, tapi dalam situasi mereka mungkin lebih mempertimbangkan keadaan ekonomi daripada menghabiskan uang demi membeli barang” ucap Gita. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/karya-abadi-o-henry-relevansi-the-gift-of-the-magi-di-masa-kini/">Karya Abadi O. Henry: Relevansi &#8220;The Gift of the Magi&#8221; di Masa Kini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bekasi City FC Menang Dramatis atas Tim Jebolan Liga 1, Debut menjanjikan Jafri Sastra</title>
		<link>https://prokabar.com/bekasi-city-fc-menang-dramatis-atas-tim-jebolan-liga-1-debut-menjanjikan-jafri-sastra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Aug 2022 15:22:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#debut]]></category>
		<category><![CDATA[#jafri]]></category>
		<category><![CDATA[#positif]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=106432</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi, prokabar &#8211; Pelatih Bekasi City FC, Jafri Sastra mengawali kompetisi Liga 2 2022-2023 dengan hasil positif, dengan kemenangan 2-1 timnya atas Persela Lamongan,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bekasi-city-fc-menang-dramatis-atas-tim-jebolan-liga-1-debut-menjanjikan-jafri-sastra/">Bekasi City FC Menang Dramatis atas Tim Jebolan Liga 1, Debut menjanjikan Jafri Sastra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bekasi, prokabar</strong> &#8211; Pelatih Bekasi City FC, Jafri Sastra mengawali kompetisi Liga 2 2022-2023 dengan hasil positif, dengan kemenangan 2-1 timnya atas Persela Lamongan, Senin malam. di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.</p>
<p>Walau menang, mantan pelatih Semen Padang FC itu mengakui masih banyak catatan yang harus dibenahi timnya.</p>
<p>Dalam laga itu, Bekasi City sempat tertinggal dari Persela yang merupakan tim jebolan Liga 1 yang terdegradasi musim lalu, melalui gol Zulham Zamrun, pada menit ke-37.</p>
<p>Pada babak kedua, baik Persela maupun Bekasi City saling serang. Tim besutan Jefri Sastra ini mampu menyamakan kedudukan 1-1, lewat melalui tendangan kapten Hamka Hamzah.</p>
<p>Pada babak kedua ini Persela mengalami musibah karena Mochammad Sandy Ferizal disanksi kartu merah oleh wasit pada menit ke 90.</p>
<p>Dan Persela Lamongan harus meneruskan laga dengan jumlah pemain genap, bermain 10 orang. Ahmad Wahyudi, pada menit ke 90 melakukan gol bunuh diri. Bekasi City unggul 2-1.U</p>
<p>Usai laga, Jafri Sastra mengatakan meski berhasil meraih tiga poin di laga perdana, namun ia mengaku memiliki catatan bagi anak asuhnya selama jalannya pertandingan.</p>
<p>Ia tak menampik jika pada babak pertama anak asuhnya sering kehilangan bola sehingga dapat dimanfaatkan oleh lawan sehingga mampu lebih dulu menjebol gawang Yogi Triyana.</p>
<p>&#8220;Memang catatan pada babak pertama Kami banyak membuat kesalahan sendiri, sehingga hal itu dimanfaatkan tim lawan, sehingga dapat mencetak satu gol,&#8221; kata pelatih 57 tahun itu.</p>
<p>Diungkapkan oleh Jafri Sastra, anak asuhnya bisa bermain lebih baik di babak kedua. Gol Hamkah Hamzah membuat Laskar Kuda Hitam berhasil mengembalikan keadaan.</p>
<p>Berusaha terus menekan, FC Bekasi City kembali meraih gol melalui kesalahan pemain Persela.</p>
<p>&#8220;Tapi pada babak kedua kita bisa bermain lebih baik, dengan melakukan beberapa pergantian pemain dan kita bisa membuat satu gol, dan satu gol bunuh diri dari lawan,&#8221; katanya.</p>
<p>Jafri Sastra mengaku pada laga Perdana di Liga 2 kali ini, anak asuhnya masih belum bermain sesuai harapannya, sebab para pemain masih banyak kehilangan bola selama pertandingan.</p>
<p>Oleh karena itu, ini menjadi catatanya untuk evaluasi dipertandingkan selanjutnya. &#8220;Kita akui pemain masih banyak kesalahan sehingga ini kita akan evaluasi lagi. Sehingga nanti di pertandingan selanjutnya bisa bermain lebih baik lagi,&#8221; ucapnya. (JOS)</p>
<p>Sementara, Pelatih Persela, Fakhri Husaini menyayangkan kartu merah yang diberikan wasit kepada Ferizal. Bermain sepuluh orang membuat timnya kebobolan dua gol di menit-menit akhir.</p>
<p>&#8220;Dua gol yang di Bekasi ke gawang kami, itu dua-duanya terjadi saat kami bermain dengan 10 pemain.&#8221; Kata Fakhri Husaini.</p>
<p>Hasil pertandingan ini akan menjadi bahan evaluasi jajaran pelatih Persela menghadapi laga kandang pada 4 September nanti.</p>
<p>&#8220;Ini menjadi catatan kami jajaran tim pelatih untuk terus berbenah dan evaluasi secepatnya untuk pertandingan selanjutnya,&#8221; kata Fakhri yang petap mengapresiasi para pemain Persela dengan segala perjuangannya.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bekasi-city-fc-menang-dramatis-atas-tim-jebolan-liga-1-debut-menjanjikan-jafri-sastra/">Bekasi City FC Menang Dramatis atas Tim Jebolan Liga 1, Debut menjanjikan Jafri Sastra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jafri Sastra Resmi jadi Pelatih Klub Milik Atta Halilintar</title>
		<link>https://prokabar.com/jafri-sastra-resmi-jadi-pelatih-klub-milik-atta-halilintar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jun 2022 11:28:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#atta]]></category>
		<category><![CDATA[#bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[#jafri]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=104150</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi, prokabar &#8211; Klub milik Atta Halilintar, FC Bekasi City, resmi memperkenalkan pelatih baru yang akan memimpin tim di Liga 2 2022. FC Bekasi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jafri-sastra-resmi-jadi-pelatih-klub-milik-atta-halilintar/">Jafri Sastra Resmi jadi Pelatih Klub Milik Atta Halilintar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bekasi, prokabar </strong>&#8211; Klub milik <a href="https://liga2.skor.id/tag/Atta+Halilintar">Atta Halilintar</a>, <a href="https://liga2.skor.id/tag/FC+Bekasi+City">FC Bekasi City</a>, resmi memperkenalkan pelatih baru yang akan memimpin tim di Liga 2 2022.</p>
<p><a href="https://liga2.skor.id/tag/FC+Bekasi+City">FC Bekasi City</a>, yang sebelumnya bernama PSG Pati, bakal dipimpin oleh <a href="https://liga2.skor.id/tag/Jafri+Sastra">Jafri Sastra</a>. <a href="https://liga2.skor.id/tag/FC+Bekasi+City">FC Bekasi City</a> ingin mendapatkan prestasi yang lebih baik dibandingkan musim lalu.</p>
<p>Bergabungnya Jafri Sastra ke tim berjuluk Laskar Kuda Hitam diumumkan melalui akun Instagram resmi klub pada Rabu (1/6/2022).</p>
<p>&#8220;FC Bekasi City resmi menunjuk Jafri Satra sebagai pelatih kepala menyongsong bergulirnya Liga 2 2022,&#8221; tulis pernyataan klub.</p>
<p>&#8220;Pelatih kawakan kelahiran Payakumbuh 57 tahun lalu merasa tertantang membawa Laskar Kuda Hitam lebih berprestasi,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Jafri Sastra memang memiliki banyak pengalaman dalam menangani tim-tim di Indonesia. Setidaknya sudah ada tujuh klub yang dilatih Jafri Sastra sebelum berlabuh ke FC Bekasi City.</p>
<p>Tujuh klub yang dimaksud yakni Semen Padang, Mitra Kukar, Persipura, PSIS Semarang, Muba Babel United, PSPS Riau, dan Persela Lamongan.</p>
<p>Pada musim 2021, Jafri Sastra tercatat melatih dua klub berbeda kasta yaitu PSPS Riau di Liga 2 2021 dan Persela di putaran kedua Liga 1 2021-2022.</p>
<p>Bersama PSPS Riau, pencapaian Jafri Sastra tak terlalu buruk. Ia membawa PSPS Riau meraih 15 poin hasil dari empat kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan.</p>
<p>Usai gagal membawa PSPS Riau melaju ke babak 8 besar Liga 2 2021, Jafri Sastra dikontrak Persela.</p>
<p>Namun kebersamaan pelatih berusia 57 tahun tersebut di tim Laskar Joko Tingkir tidak berlangsung lama.</p>
<p>Ia hanya sempat memimpin klub dalam tujuh laga tanpa meraih satu kemenangan pun dan hanya mendapat tiga poin.</p>
<p>Rententan hasil buruk Persela membuatnya mengundurkan diri dari tim. Persela pun akhirnya terdegradasi ke Liga 2.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jafri-sastra-resmi-jadi-pelatih-klub-milik-atta-halilintar/">Jafri Sastra Resmi jadi Pelatih Klub Milik Atta Halilintar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Binaan Lapas Kelas II Muaro Berkisah Pengalaman dalam Karya Tulis</title>
		<link>https://prokabar.com/warga-binaan-lapas-kelas-ii-muaro-berkisah-pengalaman-dalam-karya-tulis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2022 06:21:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lapasmuara]]></category>
		<category><![CDATA[#lapaspadang]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100077</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas kembali menyelenggarakan Pelatihan Menulis terhadap warga binaan Lapas Kelas II Muara Padang. Kegiatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-binaan-lapas-kelas-ii-muaro-berkisah-pengalaman-dalam-karya-tulis/">Warga Binaan Lapas Kelas II Muaro Berkisah Pengalaman dalam Karya Tulis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas kembali menyelenggarakan Pelatihan Menulis terhadap warga binaan Lapas Kelas II Muara Padang. Kegiatan ketiga kali ini berlangsung pada di Aula khusus Lapas, Kamis (20/1).</p>
<p>Bahren, Ketua Tim Pengabdian Unand sebelumnya juga telah memberikan pelatihan menulis pantun, dan pengalaman pribadi. Di setiap akhir pelatihan, warga binaan Lapas Kelas II Muara Padang diberikan tugas untuk menulis sesuai topik yang diberikan.</p>
<p>&#8220;Selain memberikan materi mengenai penulisan, kali ini tim pengabdi juga memberikan apresiasi atas karya yang telah dibuat oleh peserta. Ada 3 karya terbaik yang terpilih dan untuk selanjutkan akan terus dibimbing untuk tetap aktif menulis,&#8221; ungkap Bahren.</p>
<p>Selanjutnya Tim mengajak warga binaan untuk kembali menulis. Kali ini tulisan yang diharapkan adalah tulisan yang berkaitan dengan narkoba. Sebagaimana diketahui, warga binaan yang ada di Lapas Kelas II Muara Padang ini umumnya tersandung kasus narkoba.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, pengalaman yang mereka alami ini adalah hal yang menarik untuk dituliskan. Tulisan-tulisan tersebut akan dibukukan dan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi generasi muda agar terhindar dari narkoba,&#8221; terangnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-binaan-lapas-kelas-ii-muaro-berkisah-pengalaman-dalam-karya-tulis/">Warga Binaan Lapas Kelas II Muaro Berkisah Pengalaman dalam Karya Tulis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pusat Bahasa di Perguruan Tinggi Perlu Dikembangkan Jadi Pusat Riset</title>
		<link>https://prokabar.com/pusat-bahasa-di-perguruan-tinggi-perlu-dikembangkan-jadi-pusat-riset/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Sep 2021 03:21:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[#FIBUNAND]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<category><![CDATA[#Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=94832</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Kepala UPT Pusat Bahasa Universitas Andalas (Unand), Sawirman, menyarankan agar pusat bahasa di perguruan tinggi dikembangkan menjadi pusat riset kebahasaan. Ia...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pusat-bahasa-di-perguruan-tinggi-perlu-dikembangkan-jadi-pusat-riset/">Pusat Bahasa di Perguruan Tinggi Perlu Dikembangkan Jadi Pusat Riset</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p3"><strong>Padang, Prokabar — </strong>Kepala UPT Pusat Bahasa Universitas Andalas (Unand), Sawirman, menyarankan agar pusat bahasa di perguruan tinggi dikembangkan menjadi pusat riset kebahasaan.</p>
<p class="p3"><span class="s2">Ia menyebut bahwa hal itu perlu dilakukan untuk menjadikan pusat bahasa sebagai lembaga strategis.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Sawirman mengatakan bahwa ia menyarankan hal itu agar peran pusat bahasa meningkat dari hanya sebagai pusat pendidikan menjadi pusat riset. </span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Selama ini ia melihat bahwa pusat bahasa atau layanan lembaga kebahasaan di perguruan tinggi di Indonesia umumnya baru terkonsentrasi untuk pelatihan dan pelaksanaan TOEFL dan IELTS. </span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Fungsi lainnya ialah sebagai tempat penerjemahan naskah atau artikel berbahasa asing ke Indonesia atau sebaliknya.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">“Kalau peran pusat bahasa dengan berbagai sebutan sejenis di berbagai perguruan tinggi di Indonesia masih seperti ini, kita tak akan dicari oleh peneliti dan belum dapat difungsikan ke ranah yang lebih bermartabat. Untuk menjadikannya sebagai lembaga strategis, pusat bahasa harus dikembangkan dari hanya tempat pendidik kemampuan berbahasa berkembang menjadi pusat riset di bidang kebahasaan,” ujarnya dalam webinar bertajuk “Kata Mereka tentang Peran Bahasa Indonesia di Mancanegara”, Sabtu (18/9).</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Apabila pusat bahasa menjadi pusat penelitian kebahasaan, kata Sawirman, semua kegiatan kebahasaan dan penelitian kebahasaan bisa dilakukan di sana. </span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Selain itu, peralatan yang dibutuhkan untuk penelitian kebahasaan, seperti perangkat lunak (</span><span class="s3">software</span><span class="s2">) kebahasaan, ada di pusat bahasa. Dengan begitu, peneliti-peneliti berbobot akan masuk ke pusat bahasa. Selama ini, pusat bahasa hanya dimasuki oleh mahasiswa S-1 dan pemelajar.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Sawirman merencanakan hal itu agar pusat bahasa di perguruan tinggi di Indonesia menjadi seperti pusat bahasa di perguruan tinggi di negara lain, yang sudah merangkul banyak aspek yang berkaitan dengan kebahasaan. </span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Ia menyebut pusat bahasa sebagai pusat riset kebahasaan sebagai peluang pusat bahasa di perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk berkembang.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">“Namanya saja pusat bahasa, harusnya menjadi pusat hal ihwal tentang kebahasaan. Kalau cuma untuk mengajarkan kemampuan berbahasa, itu fungsi kursus bahasa. Kelebihan pusat bahasa yang seharusnya tidak dimiliki kursus bahasa ialah penelitian bahasa,” tuturnya.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Sawirman lalu mencontohkan lembaga-lembaga kebahasaan di luar negeri, misalnya Tokyo University of Foreign Studies (TUFS) di Jepang, Universitas Inalco di Paris, Universitas SOAS di London, dan Hankuk University Foreign Studies (HUFS) di Korea Selatan. </span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Sebelum menjadi institusi pendidikan dan penelitian kebahasaan dan ilmu-ilmu terkait terkenal di Jepang, TUFS berawal dari penelitian dan penerjemahan dokumen-dokumen berbahasa asing. </span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Begitu juga dengan sejarah Universitas Inalco Sebelum menjadi universitas pengkaji dan penelitian bahasa dan ilmu-ilmu terkait, lembaga itu dulunya memiliki banyak praktisi kebahasaan dalam berbagai bahasa di dunia yang semula bertujuan untuk mendukung visi kolonial.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">“Universitas SOAS juga berawal dari sejarah yang mirip. Sebelum berkembang menjadi universitas dengan beragam ilmu terkait. HUFS dengan 45 jurusan bahasa asing, termasuk bahasa Indonesia, tidak hanya bergerak dalam bidang pengajaran keahlian berbahasa, tetapi juga penelitian hal ihwal dalam bidang kebahasaan dan peradaban dunia. Universitas-universitas tersebut setidak-tidaknya bisa menjadi inspirasi untuk pengembangan pusat-pusat bahasa berbagai perguruan tinggi di Indonesia sesuai dengan kondisi negara dan perguruan tinggi kita,” ucapnya.</span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Untuk mewujudkan pusat bahasa di perguruan tinggi di seluruh Indonesia menjadi pusat riset kebahasaan, menurut Sawirman, dibutuhkan bantuan Forum Institusi Layanan Bahasa (Filba) sebagai himpunan pusat bahasa di perguruan tinggi. </span></p>
<p class="p3"><span class="s2">Ia berharap Filba mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta lembaga-lembaga terkait untuk membuat kebijakan agar pusat bahasa menjadi pusat riset kebahasaan selain sebagai pusat pelatihan, penerjemahan, dan tes kebahasaan. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pusat-bahasa-di-perguruan-tinggi-perlu-dikembangkan-jadi-pusat-riset/">Pusat Bahasa di Perguruan Tinggi Perlu Dikembangkan Jadi Pusat Riset</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mari Mendongeng, Pentingnya Memperingati Hari Dongeng Sedunia Di Zaman Milenial</title>
		<link>https://prokabar.com/mari-mendongeng-pentingnya-memperingati-hari-dongeng-sedunia-di-zaman-milenial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2020 03:10:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=63375</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Vizia Sepnita Saputri, Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau, Universitas Andalas &#160; Padang, Prokabar — 20 Maret lalu, dimaknai sebagai salah satu penghormatan atas warisan leluhur...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mari-mendongeng-pentingnya-memperingati-hari-dongeng-sedunia-di-zaman-milenial/">Mari Mendongeng, Pentingnya Memperingati Hari Dongeng Sedunia Di Zaman Milenial</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p2"><em><strong><span class="s2">Oleh: Vizia Sepnita Saputri, Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau, Universitas Andalas</span></strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p class="p2"><strong><span class="s2">Padang, Prokabar — </span></strong><span class="s3">20 Maret lalu, dimaknai sebagai salah satu penghormatan atas warisan leluhur atau biasa disebut sebagai Hari Dongeng Sedunia. Hari Dongeng Sedunia berawal dari hari mendongeng nasional di Swedia dengan nama </span><span class="s4">All Storytellers Day</span><span class="s3">, yang di mulai pada tahun 1991-1992 oleh para pendongeng di Swedia. Pada 20 Maret 1997, para pendongeng di Perth. Australia juga mengadakan peringatan hari dongeng yang disebut sebagai </span><span class="s4">Celebration of Story</span><span class="s3">, atau dikenal dengan Internasional </span><span class="s4">Day of Oral Narrators</span><span class="s3">.</span></p>
<p class="p4"><span class="s3">Setelah itu, di Meksiko dan beberapa negara di Amerika Selatan memperingati pada tanggal 20 Maret 1997 sebagai Hari Dongeng Nasional. Sejak saat itu hingga sekarang, tanggal 20 Maret dijadikan sebagai Hari Dongeng Internasional. Hari Dongeng Sedunia merupakan sebuah perayaan tahunan yang diperingati setiap tanggal 20 Maret, dan disepakati sebagai perayaan global dalam seni bercerita secara lisan atau mendongeng. Peringatan hari dongeng sedunia mendasarkan tentang fakta bahwa dongeng dapat mengubah dunia melalui pesan moral pendengarnya. </span></p>
<p class="p4"><span class="s3">Dongeng merupakan sebuah karya sastra yang menceritakan tentang cerita rakyat yang tidak benar-benar terjadi (khayalan) atau fiksi, tidak terikat oleh waktu maupun tempat, dan bersifat menghibur serta mengandung nilai pendidikan dan moral. Dongeng berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral dan ada pula sebagai penghibur. Menurut James Danandjaja menyatakan bahwa Dongeng ialah termasuk sebuah cerita rakyat lisan yang tidak dianggap benar-benar terjadi oleh yang bercerita. Dongeng juga tidak terikat oleh suatu tempat ataupun waktu, karena dongeng diceritakan terutama untuk menghibur. (</span><span class="s4">gurupendidikan.co.id</span><span class="s3">)</span></p>
<p class="p4"><span class="s3">Cerita dongeng merupakan sebuah bentuk cerita tradisional yang dapat diceritakan secara turun-temurun. Cerita dongeng berbentuk penuh khayalan yang bersifat fiktif, namun terkadang dongeng terinspirasi dari suatu kejadian di dunia nyata (yang benar-benar terjadi). Peringatan Hari Dongeng Sedunia merupakan hari yang dianggap penting. Terutama di zaman sekarang, zaman yang serba canggih dengan teknologi. Media sosial yang digunakan juga bisa dibutuhkan untuk menceritakan dan mengetahui sebuah dongeng yang akan diceritakan oleh orang tua kepada anaknya.</span></p>
<p class="p4"><span class="s3">Di zaman sekarang dunia dongeng sudah jarang sekali didengarkan oleh anak-anak, karena orang tua sudah tidak lagi menceritakan dongeng kepada anaknya. Anak zaman sekarang hanya mendapatkan cerita dongeng dari dunia pendidikan. Ada juga orang tua yang menceritakan dongeng kepada anaknya, namun itu hanya sebagian dari orang tua yang masih ingin mengembangkan tradisi dongeng di dunia.</span></p>
<p class="p4"><span class="s3">Orang tua sangat berperan dalam mengembangkan dongeng kepada anaknya. Dengan menceritakan dongeng kepada anaknya, orang tua sudah memberikan wawasan dan nilai-nilai moral kepada anaknya. Dongeng didapatkan oleh anak-anak bukan dari orang tua saja, namun di sekolah mereka juga mempelajari tentang dongeng-dongeng yang ada di Indonesia maupun diluar Indonesia.</span></p>
<p class="p4"><span class="s3">Dongeng memiliki tujuan untuk menampilkan nilai-nilai kejujuran kepada anak, kerjasama, persahabatan, keberanian, dan sebagai sarana penghibur. Dongeng juga bertujuan untuk mengajak semua orang agar mendongeng dan mendengarkan cerita dari berbagai bahasa, budaya dan negara. Dan tujuan utama diperingati hari dongeng sedunia adalah supaya para pendongeng bisa saling mengeratkan hubungan satu sama lain. Seiring berjalannya waktu, Hari Dongeng Sedunia bertujuan untuk memperkenalkan dongeng sebagai sebuah kesenian dan bentuk kebudayaan kepada masyarakat.</span></p>
<p class="p4"><span class="s3">Dongeng dijadikan sebagai nutrisi pelengkap perkembangan karakter anak. Dongeng bisa mendorong anak untuk berpikir sistematis, dan juga dapat menanamkan nilai-nilai moral tanpa membuat anak terasa dinasehati, serta membantu anak-anak untuk memahami masalah dalam kehidupan sehari-hari, dan menanamkan semangat integritas dan sikap antikorupsi sejak usia dini. Mendongeng kepada anak dapat memberikan manfaat seperti memberikan minat baca kepada anak, memancing nalar, empati dan imajinasi, membangun ikatan, internalisasi nilai, mengembangkan kemampuan berbahasa anak, meningkatkan terampilan berbicara, memperkenalkan nilai-nilai moral, dapat mendalami budaya lain, memperkenalkan ide-ide baru, serta menambah wawasan pada anak.</span></p>
<p class="p4"><span class="s3">Di Minangkabau dongeng diceritakan dalam bentuk vesri kebudayaan yang berbeda di masing-masing daerah. Ada yang mengunakan versi cerita dan ada juga dengan versi lagu atau dendang. Orang tua menggunakan cara yang berbeda-beda dalam menceritakan dongeng kepada anaknya sesuai<span class="Apple-converted-space">  </span>daerah mereka tinggal. Itu dilakukan di masing-masing daerah yang ada di Minangkabau yang memiliki kebudayaan tersendiri. Dongeng di Minangkabau juga diceritakan oleh orang-orang melalui kaba dan juga diceritakan dalam sebuah pertunjukan drama serta pertunjukan randai. Dan melalui pertunjukan kesenian tersebut dapat mewujudkan tradisi kebudayaan di Minangkabau, serta dapat menceritakan kembali dongeng-dongeng di Minangkabau.</span></p>
<p class="p4"><span class="s3">Di zaman milenial ini seharusnya untuk mewujudkan karya sastra dapat menggunakan media sosial yang biasa digunakan dalam keseharian untuk berkomunikasi sekaligus membantu memberikan informasi. Dengan memperingati Hari Mendongeng Sedunia melalui media massa dapat dilakukan antara orangtua dan anaknya, guru bercerita kepada muridnya hingga mengadakan lomba mendongeng untuk mewujudkan kembali budaya mendongeng di Indonesia maupun di luar Indonesia.</span></p>
<p class="p4"><span class="s3">Bagaimana cara memperingati Hari Dongeng Sedunia? Caranya tentu dengan menggunakan media sosial yang ada, pada saat memperingati Hari Dongeng Sedunia orang diberbagai tempat di penjuruh dunia akan menceritakan dan mendengarkan kisah dongeng sebanyak<span class="Apple-converted-space">  </span>mungkin, dengan berbagai ragam bahasa dan budaya mereka pada saat siang dan malam. Pentingnya di zaman sekarang untuk memperingati Hari Dongeng Sedunia yaitu untuk membudayakan cerita rakyat atau cerita tradisional agar tetap berkembang di kalangan anak-anak, serta mendidik anak-anak agar mereka memiliki nilai-nilai moral yang dapat diambil dari cerita dongeng yang dibacanya. Dan dapat memiliki wawasan yang luas dalam mengembangkan sebuah karya sastra di Indonesia.</span></p>
<p class="p4"><span class="s3">Hari Dongeng Sedunia dapat diperingati melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak. Seperti mengadakan lomba mendongeng, pentas seni yang bertemakan dongeng, dan bentuk karya lainnya yang berkaitan dengan dongeng. Dengan begitu kita dapat mewujudkan dan mengembangkan kembali budaya dan kearifan lokal yang ada di Indonesia. <strong>(***)</strong></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mari-mendongeng-pentingnya-memperingati-hari-dongeng-sedunia-di-zaman-milenial/">Mari Mendongeng, Pentingnya Memperingati Hari Dongeng Sedunia Di Zaman Milenial</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jurusan Sastra Minangkabau FIB Unand Ajak Nagari Sumaniak Lestarikan Literasi Budaya</title>
		<link>https://prokabar.com/jurusan-sastra-minangkabau-fib-unand-ajak-nagari-sumaniak-lestarikan-literasi-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2019 08:05:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=53361</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar — Jurusan Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas mengadakan pengabdian masyarakat di Nagari Sumaniak, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Akhir...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jurusan-sastra-minangkabau-fib-unand-ajak-nagari-sumaniak-lestarikan-literasi-budaya/">Jurusan Sastra Minangkabau FIB Unand Ajak Nagari Sumaniak Lestarikan Literasi Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar —</strong> Jurusan Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas mengadakan pengabdian masyarakat di Nagari Sumaniak, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Akhir pekan lalu.</p>
<p>Masalah besar negeri ini salah satunya adalah rendahnya tingkat literasi di segala bidang, termasuk literasi budaya. Kondisi ini pernah digambarkan oleh penyair Indonesia, Taufik Ismail, sebagai ‘Generasi Nol Buku’. Menurut Ketua Jurusan Sastra Minangkabau, Pramono, &#8220;Minat baca masyarakat ada, tetapi daya tahan membaca yang masih lemah,&#8221; terangnya saat menjadi narasumber.</p>
<p>Berangkat dari permasalahan tersebut, Jurusan Sastra Minangkabau mengadakan pengabdian kepada masyarakat bertemakan peningkatan literasi pada masyarakat Nagari Sumaniak. Nagari Sumaniak dipilih karena nagari ini merupakan salah satu nagari yang memiliki sejarah dan budaya yang penting dalam konteks Minangkabau.</p>
<p>Di nagari ini memiliki khazanah sejarah dan budaya yang perlu diketahui dan diwariskan oleh generasi yang akan datang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Nagari Sumaniak ini sudah dimulai sejak 2017. Sebagai nagari binaan, Jurusan Sastra Minangkabau mengambil peran terhadap peningkatan literasi budaya bagi masyarakatnya.</p>
<p>Kegiatan tahun ini masih berhubungan dengan kegiatan sebelumnya, yakni penyuluhan tentang pentingnya peningkatan literasi budaya dan menyumbang buku-buku keminangkabauan untuk Perpustakaan Nagari Sumaniak.</p>
<p>&#8220;Kami dari Jurusan Sastra Minangkabau juga berharap kegiatan ini semakin meningkatkan literasi budaya masyarakat Sumaniak ke depannya,&#8221; tambah Pramono.</p>
<p>Target yang diharapakan kedepannya oleh pemerintah nagari dan masyarakat Sumaniak ialah memberikan fokus khusus terhadap pustaka yang menjadi gudang ilmu bagi masyarakat nagari. Sekaligus, memberikan nyawa baru untuk pusat literasi di daerah Sumaniak tersebut.</p>
<p>Sekretaris Wali Nagari Sumaniak mengatakan, Harapan ke depannya, program pengabdian masyarakat dari Jurusan Sastra Minangkabau saat ini, masyarakat Sumaniak lebih termotivasi untuk meningkatkan literasi budaya Minangkabau.</p>
<p>Berkenaan dengan target tersebut, Pramono menyampaikan Program untuk menghidupkan literasi di masyarakat Sumaniak, sama halnya dengan menanam pohon durian. Artinya, hasil dari usaha tersebut akan terlihat setelah beberapa tahun ke depannya.</p>
<p>Diharapkan, Pemerintah Nagari Sumaniak secara kreatif dalam meningkatkan pemanfaatan perpustakaan nagari. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan melibatkan ibu-ibu kader untuk mengantarkan bahan bacaan itu ke rumah-rumah masyarakat.</p>
<p>&#8220;Jurusan Sastra Minangkabau selalu siap untuk menyumbangkan buku-buku keminangkabauan yang dibutuhkan oleh masyarakat Nagari Sumaniak,&#8221; pungkas Ketua Jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya Unand tersebut. (<b>Abah/rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jurusan-sastra-minangkabau-fib-unand-ajak-nagari-sumaniak-lestarikan-literasi-budaya/">Jurusan Sastra Minangkabau FIB Unand Ajak Nagari Sumaniak Lestarikan Literasi Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penulis Novel Gute Nacht Schatz, Ternyata Siswi MTSN 6 Tanah Datar</title>
		<link>https://prokabar.com/penulis-novel-gute-nacht-schatz-ternyata-siswi-mtsn-6-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2019 04:24:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#GuteNachtSchatz]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mtsn6tanahdatar]]></category>
		<category><![CDATA[#novel]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=52584</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar — Sejak diasingkan bokap nyokap, kehidupan dan masa depan gue rasa nya tidak menentu. Akal sehat gue rasanya sudah tidak bisa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penulis-novel-gute-nacht-schatz-ternyata-siswi-mtsn-6-tanah-datar/">Penulis Novel Gute Nacht Schatz, Ternyata Siswi MTSN 6 Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar — </strong><em>Sejak diasingkan bokap nyokap, kehidupan dan masa depan gue rasa nya tidak menentu. Akal sehat gue rasanya sudah tidak bisa di gunakan lagi, gue benar benar kacau. Beruntungnya Tante gue datang diwaktu yang tepat. Gue melanjutkan sekolah di Sekolah Menengah Pertama, tepat nya kelas delapan. Gue jadi mengenal kehidupan baru, disinilah gue ketemu pangeran hati gue yang di kirim tuhan untuk mengubah hidup gue, dia dan gue akhir nya sama sama dapat beasiswa untuk kuliah ke Jerman. &#8221; Will You merry me ? &#8221; Lamaran dari doi gue terima.</em></p>
<p>Tulisan itu adalah sepenggal isi Novel yang berjudul Gute Nacht Schatz karya Areya Atilla Nova yang saat ini tercatat sebagai siswi MTsN 6 Tanah Datar,</p>
<p>Areya Atilla Nova merupakan putri tunggal dari pasangan Dedi Arlen dan Nofriyanti asli Batu Basa, kecamatan Pariangan Tanah Datar. Kesehariannya, gadis imut ini akrab disapa dengan sapaan Tilla.</p>
<p>Sebagai penulis pemula, Tilla mengaku awal menulis terispirasi dari salah seorang guru dimana ia menimba ilmu, di MTSN 6 Batusangkar. Menurut Atilla, guru tersebut mampu menyelesaikan 4 buku sehingga ia juga bertekad untuk bisa seperti guru nya itu.</p>
<p>&#8221; Tilla terinspirasi dari Guru bahasa Inggris namanya miss Liza. Miss Liza sudah menerbitkann 4 buku,&#8221; ujar Tilla saat dihubungi Prokabar.com.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-52588" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/11/7F198098-8E9E-4EEC-B311-4A3B8EC44519-576x1024.jpeg" alt="" width="576" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/11/7F198098-8E9E-4EEC-B311-4A3B8EC44519-576x1024.jpeg 576w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/11/7F198098-8E9E-4EEC-B311-4A3B8EC44519-169x300.jpeg 169w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/11/7F198098-8E9E-4EEC-B311-4A3B8EC44519.jpeg 720w" sizes="(max-width: 576px) 100vw, 576px" /></p>
<p>Untuk bisa menyelesaikan novel sebanyak 76 halaman itu, bagi Tilla tidak membutuhkan waktu yang lama. Novel Gute Nacht Schatz hanya ditulis dalam kurun waktu satu bulan.<br />
Menulis memang telah menjadi hobi bagi gadis kelahiran 22 April 2006 ini. Terlebih, beberapa waktu lalu ia juga mengikuti sebuah pelatihan yang dilansungkan pada bulan Oktober lalu.</p>
<p>&#8221; Tilla hobi nulis dari kelas 4 SD, kalau ada masalah atau apa gitu selalu langsung nuangin masalah itu dalam bentuk tulisan dibuku diary tilla,&#8221; ujar gadis yang tengah duduk dikelas 7 itu.</p>
<p>Saat ini, novel Tilla akan memasuki proses cetak yang kemudian bisa dibaca secara lugas oleh orang banyak. Tilla mengatakan, jelang terbit, karya tulisnya tengah memasuki proses revisi sebelum masuk ke percetakan.</p>
<p>&#8220;Sekarang lagi ngerevisi. Mana yang salah dioerbaiki. nanti kalo udah gak ada salah, baru keluar nomor ISBN dan dicetak,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain berhasil menulis novel, Tilla juga beprestasi dalam berbagai bidang, diantaranya pernah mengikuti dan menjuarai<br />
lomba debat sosial se Jawa timur, juara dua lomba Samroh , lomba tartil, lomba tari dan fashion show. Menulis bagi Tila tidak semerta merta meninggalkan pretasinya dibangku sekolah. Di MTSN, Tilla juga meraih juara kelas.</p>
<p>Di MTSN 6Barusangkar, Tilla juga bergabung dalam english club yang merupakan bagian dari ektrakurikuler di sekolah itu.</p>
<p>&#8220;Jadi Miss Liza juga yang ngajarin Tilla bahasa Inggris. Banyak yang support tilla di english club ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepada teman sejawat dan generasi muda Sumatera Barat, Tila berharap karya yang ia tulis dapat diterima oleh masyarakat luas. Karyanya juga dapat menjadi inspirasi bagi orang banyak, khususnya generasi muda.</p>
<p>&#8220;Harapan Tilla, supaya orang orang terinspirasi juga dengan novel tila. biar orang banyak melahirkan buku buku yang bagus dan bermanfaat. Semoga buku tilla ini disukai banyak orang dan semoga kalian juga bisa kayak aku dan semoga juga buku aku dibaca banyak orang,&#8221; pesan Tilla. (<b>eym</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penulis-novel-gute-nacht-schatz-ternyata-siswi-mtsn-6-tanah-datar/">Penulis Novel Gute Nacht Schatz, Ternyata Siswi MTSN 6 Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sastra dan Budaya Minangkabau Dibangkitkan, Ini yang Dilakukan Pemprov Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/sastra-dan-budaya-minangkabau-dibangkitkan-ini-dilakukan-pemprov-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Oct 2019 03:27:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<category><![CDATA[#seni]]></category>
		<category><![CDATA[#SumateraBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=49970</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bukittinggi, Prokabar — Dinas Kebudayaan bersama Legislator DPRD Provinsi Sumatera Barat merangkul Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB UNAND) dalam rangka pemajuan identitas sastra...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sastra-dan-budaya-minangkabau-dibangkitkan-ini-dilakukan-pemprov-sumbar/">Sastra dan Budaya Minangkabau Dibangkitkan, Ini yang Dilakukan Pemprov Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bukittinggi, Prokabar —</strong> Dinas Kebudayaan bersama Legislator DPRD Provinsi Sumatera Barat merangkul Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB UNAND) dalam rangka pemajuan identitas sastra dan budaya Minangkabau. Kegiatan yang berlangsung dua hari (26-27/10) di Hotel Grand Royal Denai Bukittinggi tersebut dihadiri seluruh akademisi, perwakilan pemerintahan kabupaten Dan kota Se-Sumbar, praktisi seniman, budayawan beserta alumni FIB (dulunya Fakultas Sastra).</p>
<p>Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, Gemala Ranti mengatakan sangat senang, bangga dan berharap kebangkitan melalui akademisi dari FIB Unand itu menyentuh dan dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kontribusi akademisi sangat diharapkan pemerintah daerah, komunitas, penggiat dan masyarakat luas. Kebangkitan budaya, sastra dan seni jelas didukung kuat dari hasil riset atau penelitian akademisi,&#8221; ungkap Anak Almarhum A. A. Navis tersebut.</p>
<p>Sementara itu, Hidayat, Ketua Faksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Sumatera Barat menjelaskan kemajuan kebudayaan Minangkabau bergantung kepada pelestarian dan realisasi aksi identitas para pemilik budaya itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Persoalan hari ini, sikap kegotongroyongan kita, nilai-nilai saling menghargai, saling menghormati. Inilah pendidikan karakter kita yang berkembang. Dan menurut hemat saya, ini harus masuk pada institusi pendidikan. Terrance dalam pembahasan Bahamians muatan lokal identitas budaya kita masuk dalam kurikulum. Dan ini bahan masukan dan PR bagi kita untuk memperjuangkannya di Pemerintahan nanti,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hidayat melanjutkan Budaya Minangkabau adalah identitas kita. Dan siapa yang mengawal, menjaga dan melakukan pembinaan? Tentu pelaku praktisi atau budayawan, sastrawan dan seniman bersama akademisi. Sementara eksekutif dan legislatif mendukunh dalam tatanan kebijakan negara dari sisi anggaran. Koordinasi dan kerjasama baik itu harus sistematis beekelanjutan menjaga aset kebudayaan Minangkabau ini.</p>
<p>&#8220;Memperkuat identitas karakter budaya kita, dari dahulu saling menghargai, saling menghormati, bergotong royong. Dan yang terpenting itu, mengkedepankan objeksifitas dialektika nilai-nilai budi luhur. Dan itu juga tujuan nasional,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sastra-dan-budaya-minangkabau-dibangkitkan-ini-dilakukan-pemprov-sumbar/">Sastra dan Budaya Minangkabau Dibangkitkan, Ini yang Dilakukan Pemprov Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Guru Besar UNP Terbitkan Novel Berbahasa Minang</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-guru-besar-unp-terbitkan-novel-berbahasa-minang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2019 01:10:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#novel]]></category>
		<category><![CDATA[#novelminangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<category><![CDATA[#UNP #infounp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=42943</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Salah seorang Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Ermanto, dengan nama pena Ermanto Tolantang terbitkan novel...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-guru-besar-unp-terbitkan-novel-berbahasa-minang/">Keren, Guru Besar UNP Terbitkan Novel Berbahasa Minang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Salah seorang Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Ermanto, dengan nama pena Ermanto Tolantang terbitkan novel berbahasa Minangkabau.</p>
<p>Novel yang ketiga dihasilkan oleh Wakil Dekan I FBS ini berjudul &#8220;Rindu Banda Sapuluah&#8221; dan diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Tunggal Jakarta pada bulan Juli 2019.</p>
<p>Novel ini menyusul novel pertama yang berjudul &#8220;Tujuh Cinta Si Anak Kampung&#8221; terbit tahun 2014 dan novel kedua berjudul &#8220;Sansai&#8221; terbit tahun 2018.</p>
<p>&#8220;Secara teknis novel ini sama dengan novel berbahasa Indonesia lainnya,  hanya saja novel ini menggunakan bahasa Minangkabau,&#8221; jelas Ermanto,  Guru Besar Linguistik Universitas Negeri Padang tersebuy.</p>
<p>Ermanto Tolantang menjelaskan bahwa proses penulisan novel ini sama dengan proses penulisan kedua novel terdahulu yakni ditulis secara bersambung melalui media sosial hampir selama dua bulan dan setelah itu langsung diproses oleh penerbit.</p>
<p>“Jadi dalam proses penulisan novel ini selalu terjadi dialog dan diapresiasi secara langsung oleh para pembaca. Proses penulisan novel seperti ini tentu berbeda dengan proses penulisan cerita bersambung melalui media cetak yang tidak terjadi dialog pembaca dengan penulis atau proses penulisan novel yang langsung diterbitkan,&#8221; jelas Ermanto Tolantang.</p>
<p>Menurut Ermanto, novel ini bercerita tentang keteguhan dan motivasi anak muda Minangkabau Banda Sapuluah (Pesisir Selatan) untuk merantau dan ingin berhasil secara ekonomi walaupun meninggalkan sang kekasih di kampung. Ermanto menambahkan di dalam novel &#8220;Rindu Banda Sapuluah&#8221; ini juga dibicarakan persoalan adat pemilihan datuk dengan  segala macam politik kampung dan semangat pengabdian perantau untuk membangun serta menjayakan daerah Banda Sapuluah.</p>
<p>Ketika ditanya target karya novel berikutnya yang akan dihasilkan,  Ermanto Tolantang menjelaskan akan segera menyelesaikan novel berjudul &#8220;Luka Renjana&#8221; yang belum siap.  Novel &#8220;Luka Renjana&#8221; jelas Ermanto juga dihasilkan melalui proses penulisan secara bersambung melalui media sosial dan selalu terjadi dialog pembaca dengan pengarang. <b>(rel/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-guru-besar-unp-terbitkan-novel-berbahasa-minang/">Keren, Guru Besar UNP Terbitkan Novel Berbahasa Minang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sarasehan Budaya dan Peluncuran Buku Puisi &#8220;Ada Genderuwo di Istana&#8221; karya Fadli Zon</title>
		<link>https://prokabar.com/sarasehan-budaya-dan-peluncuran-buku-puisi-ada-genderuwo-di-istana-karya-fadli-zon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2019 11:15:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#fadlizon]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34367</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Fadli Zon Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meluncurkan antologi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sarasehan-budaya-dan-peluncuran-buku-puisi-ada-genderuwo-di-istana-karya-fadli-zon/">Sarasehan Budaya dan Peluncuran Buku Puisi &#8220;Ada Genderuwo di Istana&#8221; karya Fadli Zon</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Fadli Zon Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meluncurkan antologi puisi bertajuk &#8216;Ada Genderuwo di Istana&#8217;. Acara peluncuran buku digelar di Aljazeerah Polonia, Jakarta Timur.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ada 25 puisi yang dihimpun bertema puisi-puisi politik khususnya puisi dengan nada kritis terhadap pemerintah. Antologi puisi yang diluncurkan diambil dari salah satu judul puisi &#8216;Ada Genderuwo di Istana&#8217;, karena kebetulan kita ingin mengusir &#8216;genderuwo&#8217; di Istana,&#8221; ungkap Fadli Zon melalui siaran tertulis yang diterima, Rabu (10/4).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Puisi-puisi dalam &#8216;Ada Genderuwo di Istana&#8217; disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris setebal 84 halaman. Dalam buku tersebut, dilampirkan pula kliping judul-judul berita yang menampilkan pemberitaan puisinya. Buku ini juga dilengkapi prolog yang ditulis oleh Rocky Gerung serta epilog yang ditulis oleh Ridwan Saidi,&#8221; sambung Fadli.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut dirinya mengatakan, menulis puisi lantaran sisi kebudayaan jarang disinggung. “Kita tahu, tak ada peradaban tanpa ada budaya. Saya berharap budaya makin maju dan menjadi aset nasional. Puisi harus menjadi salah satu budaya yang dijaga sebagai aset nasional,&#8221; ucap Fadli Zon. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Sering kali kita tidak melihat budaya dan kebudayaan itu sebagai satu kekayaan nasional. Padahal justru sebenarnya budaya itu adalah aset atau kekayaan nasional yang sangat berharga. Karena di situ kita bisa membentuk identitas, jati diri, keberagaman, dan kebinekaan yang inheren dengan perjalanan sejarah bangsa,&#8221; jelasnya</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peluncuran buku puisi &#8220;Ada Genderuwo di Istana&#8221; dimeriahkan oleh pembacaan puisi dari para tokoh, akademisi, seniman dan budayawan. Fahri Hamzah membacakan puisi berjudul &#8220;Arah Baru&#8221;, Ridwan Saidi membacakan puisi “Ada Genderuwo di Istana” dan puisi yang ia tulis sendiri berjudul &#8220;Rantai Sepeda Putus&#8221;. Sarasehan juga menghadirkan<span class="Apple-converted-space">  </span>pembaca puisi Neno Warisman, Dipo Alang, Tio Pakusadewo, Sang Alang, Derry Sulaeman, Dahnil Anzar Simanjuntak, hingga penyair senior Jose Rizal Manua. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Turut membaca puisi para penyanyi Camelia Malik, Evi Tamala, dan Fitria Evi Sukaesih. Acara juga diramaikan dengan penampilan dari komedian Komeng, Lieus Sungkharisma: Fauzi Baadila, Mustofa Nahra, Abrory A Djabar, Linda Djalil, Nissa Rengganis, Peri Sandi dan Bode Riswandi. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam orasinya, Ridwan Saidi menyinggung kalau puisi menjadi wadah efektif untuk ekspresi kritik terhadap pemerintah. Menurutnya, puisi-puisi Fadli Zon memuat pesan-pesan yang tegas dan aktual. &#8220;Puisi Fadli: Ngeri&#8221; tulis Ridwan Saidi dalam epilognya. Sementara, Rocky Gerung menulis prolognya, puisi-puisi fadli adalah cara interupsi yang cerdas. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Tak harus estetik kriteria utama sebuah puisi. Yang utama adalah ia otentik. Artinya,</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">ia harus tumbuh dari radikalitas rohani. <span class="Apple-converted-space">  </span>Yaitu ekspresi jujur dari batin yang </span><span class="s1">terganggu. Terganggu oleh ketakjujuran, <span class="Apple-converted-space"> </span>terganggu oleh kemunafikan, terganggu </span><span class="s1">oleh ketidakadilan. Watak puisi adalah memang subversi: terhadap kemapanan, terhadap kepongahan, bahkan terhadap<span class="Apple-converted-space">  </span>kepastian. Karena itu, yang terucap <span class="Apple-converted-space">  </span>dalam sebait puisi adalah ggumpalan kehendak yang menginginkan yang baru. Puisi adalah interupsi terhadap arogansi. Dan dengan itu ia menemukan jalan baru&#8221; tulis Rocky dalam prolognya.</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sarasehan-budaya-dan-peluncuran-buku-puisi-ada-genderuwo-di-istana-karya-fadli-zon/">Sarasehan Budaya dan Peluncuran Buku Puisi &#8220;Ada Genderuwo di Istana&#8221; karya Fadli Zon</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengagumkan, Gelora Sastra Anak Muda Menggema di Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/mengagumkan-gelora-sastra-anak-muda-menggema-di-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Oct 2018 06:15:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22328</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Gelora Sastra merupakan acara tahunan Klub Sahara yang diadakan dalam rangka HUT Klub Sahara sekaligus Bulan Bahasa Oktober berkaitan dengan Hari Sumpah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mengagumkan-gelora-sastra-anak-muda-menggema-di-pariaman/">Mengagumkan, Gelora Sastra Anak Muda Menggema di Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Gelora Sastra merupakan acara tahunan Klub Sahara yang diadakan dalam rangka HUT Klub Sahara sekaligus Bulan Bahasa Oktober berkaitan dengan Hari Sumpah Pemuda. Tahun ini HUT ke-3 dari Klub Sahara, kumpulan anak muda-mudi pecinta kesusastraan Indonesia. Pencipta karya sastra novel, syair (puisi) dan cerita pendek.</p>
<p>Mardhiyan Novita, perintis sekaligus pendiri Klub Sahara mengatakan</p>
<p>Tahun ini, Gelora Sastra mereka meluncuran 5 judul</p>
<p>kumpulan buku kisah inspiratif. Dengan tema &#8220;Tersenyumlah, Impianmu Tengah Diperjuangkan.&#8221;</p>
<p>Novel pertama dengan judul &#8220;Luka&#8221; karya Mardhiyan Novita M.Z. Karya kedua &#8220;Licht in Holland&#8221; karya Arif Rahman Hakim. &#8220;Sehasta Harap Sedepa Rindu&#8221; karya Frizka Andani. Dan kumpulan cerpen &#8220;Bagaimana Kalau Seorang Perempuan Bermain Hati dengan Seekor Kerbau,&#8221; karya Annisa Ainur Rahman.</p>
<p>Mardhiyan bersama anggota binaannya juga mengangkat tema<span class="Apple-converted-space">  </span>Ketika Pejabat Bersajak serta diskusi inspiratif kepenulisan dengan 4 orang penulis muda Pariaman. Pementasan seni sastra (monolog, teaterikal, puisi, musikalisasi) dan bazar buku.</p>
<p>&#8220;Peserta diperkirakan 265 orang dari OPD Pemkot Pariaman, Sastrawan, guru, mahasiswa, pelajar, serta masyarakat umum lainnya,&#8221; Kata Sarjana Tamatan Universitas Indonesia tersebut.</p>
<p>Ia juga mengungkapkan tujuan Gelora Sastra sebagai upaya membangkitkan literasi di Kota Pariaman sekaligus menyemarakkan Bulan Bahasa di Oktober ini.</p>
<p>&#8220;Masih banyak anak muda gemar, suka, hobi, berpotensi, berbakat, bersemangat, serta peduli dengan upaya menggelorakan literasi di Kota Pariaman ini. Klub Sahara menjadi media yang tepat bagi mereka. Gelora Sastra ibarat kegiatan yang paling dinantikan oleh anggota Klub Sahara maupun oleh masyarakat yang melek literasi,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Semoga geliat literasi ini tidak hanya &#8216;diamati&#8217; pemerintah setempat. Melainkan seharusnya didukung dengan serius. Setiap tahun dalam Gelora Sastra jumlah buku yang diluncurkan meningkat. Bila tahun lalu 3 buku, tahun ini 5 buku, semoga tahun depan 10 buku.</p>
<p>&#8220;Klub Sahara juga membagikan hadiah lomba yang diadakan sebelumnya. Seperti Lomba Menulis Kisah Inspiratif, Lomba Cipta Puisi dengan 3 kategori SD, SMP, SMA sederajat se-Kota dan Kabupaten Padang Pariaman,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mengagumkan-gelora-sastra-anak-muda-menggema-di-pariaman/">Mengagumkan, Gelora Sastra Anak Muda Menggema di Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nur Sutan Iskandar dan Potret Rumah Baca di Nagari Sungai Batang</title>
		<link>https://prokabar.com/nur-sutan-iskandar-dan-potret-rumah-baca-di-nagari-sungai-batang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2018 13:16:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=14933</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar – Nur Sutan Iskandar, tidak banyak orang mengenal nama ini kecuali bagi seorang sastrawan tempo dulu. Ia cukup termashur dimasa Penjajahan Belanda...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nur-sutan-iskandar-dan-potret-rumah-baca-di-nagari-sungai-batang/">Nur Sutan Iskandar dan Potret Rumah Baca di Nagari Sungai Batang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar –</strong> Nur Sutan Iskandar, tidak banyak orang mengenal nama ini kecuali bagi seorang sastrawan tempo dulu. Ia cukup termashur dimasa Penjajahan Belanda dan Jepang. beliau lahir di Sungai Batang, Tanjung Raya, Sumatra Barat, 3 November 1893 dan meninggal di Jakarta, 28 November 1975 pada Umur 82 tahun. Nama aslinya Muhammad Nur, dan mendapat gelar Sutan Iskandar dari keluargannya.</p>
<p>Pada catatan sejarahnya (Wikipedia Ensklopedi Bebas), ia berhasil menamatkan sekolah rakyat tahun 1909 dan sempat bekerja sebagai guru bantu. Pada tahun 1919, Nur hijrah ke Jakarta dan berhasil bekerja di Balai Pustaka sebagai korektor naskah karangan. Sampai akhirnya menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Balai Pustaka (1925-1942). Pada 1942-1945 ia diangkat menjadi Kepala Pengarang Balai Pustaka.</p>
<p>Nur Sutan Iskandar tercatat sebagai sastrawan terproduktif di angkatannya. Selain mengarang karya asli ia juga menerjemahkan buku-buku karya pengarang asing seperti Alexandre Dumas, H. Rider Haggard dan Arthur Conan Doyle.</p>
<p>Banyak karya yang telah ia lahirkan seperti<span class="Apple-converted-space">  </span>Apa Dayaku karena Aku Perempuan (Jakarta: Balai Pustaka, 1923), Cinta yang Membawa Maut (Jakarta: Balai Pustaka, 1926), Salah Pilih (Jakarta: Balai Pustaka, 1928), Abu Nawas (Jakarta: Balai Pustaka, 1929), Karena Mentua (Jakarta: Balai Pustaka, 1932), Tuba Dibalas dengan Susu (Jakarta: Balai Pustaka, 1933), Dewi Rimba (Jakarta: Balai Pustaka, 1935), Hulubalang Raja (Jakarta: Balai Pustaka, 1934), Katak Hendak Jadi Lembu (Jakarta: Balai Pustaka, 1935), Neraka Dunia (Jakarta: Balai Pustaka, 1937), Cinta dan Kewajiban (Jakarta: Balai Pustaka, 1941), Jangir Bali (Jakarta: Balai Pustaka, 1942), Cinta Tanah Air (Jakarta: Balai Pustaka, 1944), Cobaan (Turun ke Desa) (Jakarta: Balai Pustaka, 1946), Mutiara (Jakarta: Balai Pustaka, 1946), Pengalaman Masa Kecil (Jakarta: Balai Pustaka, 1949), Ujian Masa (Jakarta: JB Wolters, 1952, cetakan ulang), Megah Cerah: Bacaan untuk Murid Sekolah Rakyat Kelas II (Jakarta: JB Wolters, 1952), Megah Cerah: Bacaan untuk Murid Sekolah Rakyat Kelas III (Jakarta: JB Wolters, 1952), Peribahasa (Karya bersama dengan K. Sutan Pamuncak dan Aman Datuk Majoindo. Jakarta: JB Wolters, 1946), Sesalam Kawin.</p>
<p><b>Potret Rumah Baca Nur Sutan Iskandar</b></p>
<p>Rumah Baca Nur Sutan Iskandar terletak bersebelahan Rumah Tuanya di komplek Pasar Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Sejak didirikan Dinas Pariwisata Kabupaten Agam, 2006 yang lalu, tingkat kunjungan semakin menurun atau sepi kunjungan.</p>
<p>Biasanya, Rumah Baca itu ramai dikunjungi pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah, karena kaya bahan bacaan. Namun beberapa tahun belakangan ini, pelajar semakin sedikit mengunjungi Rumah Baca peninggalan penulis dan pujangga nasional asal Danau Maninjau tersebut.</p>
<p>Menurut Jusni, pengelola rumah baca sekaligus keponakan dari almarhum Nur Sutan Iskandar menyebutkan, ia sangat prihatin atas minimnya minat baca pelajar saat ini. Seharusnya, untuk mendapatkan ilmu, dibutuhkan bahan bacaan sebagai referensi dan wawasan. Padahal perpustakaan tersebut menyediakan buku bacaan yang sangat kaya dengan ilmu pengetahuan. Bahkan ada buku karangan sastrawan asal Belanda dan Inggris.</p>
<p>Jusni juga berharap kepada pemerintah daerah untuk menambah buku-buku lainnya, sehingga bahan bacaan semakin menari minat baca generasi penerus, khususnya di Kecamatan Tanjung Raya Maninjau.</p>
<p>“Saat ini bahan bacaan semakin menipis karena banyak pengunjung yang meminjam dan sering dibawa tanpa sepengetahuan penjaga atau pengelola. Dan untuk mengatasi tersebut, saya akan memperketat pengunjung, terutama yang suka meminjam dan membawa buku keluar Rumah Baca ini. Kami juga berharap kepada Pemerintah Daerah maupun donator lainnya untuk menambahkan buku-buku terbaru yang dapat menarik pelajar membaca buku di Rumah Baca Nur Sutan Iskandar ini,” tutup Jusni. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nur-sutan-iskandar-dan-potret-rumah-baca-di-nagari-sungai-batang/">Nur Sutan Iskandar dan Potret Rumah Baca di Nagari Sungai Batang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Sastrawan Muda Asal Pariaman, Mardhiyan</title>
		<link>https://prokabar.com/mengenal-sastrawan-muda-asal-pariaman-mardhiyan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 09:28:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sastra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=14344</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar &#8211; Belum banyak orang tahu, sosok wanita muda cantik berhijab asal Kota Pariaman, Sumatra Barat ini adalah seorang novelis dan Mahasiswa Pasca...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mengenal-sastrawan-muda-asal-pariaman-mardhiyan/">Mengenal Sastrawan Muda Asal Pariaman, Mardhiyan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> Belum banyak orang tahu, sosok wanita muda cantik berhijab asal Kota Pariaman, Sumatra Barat ini adalah seorang novelis dan Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Indonesia. Dia bernama Mardhiyan Novita M. Z. (24), tamatan Sarjana Strata Satu Universitas Gajah Mada Yogyakarta.</p>
<p>Sekitar 3 Buku Novel tunggal karyanya sendiri sudah beredar di berbagai toko buku di Sumatra Barat dan di beberapa pulau Jawa. Serta beserta belasan Buku Antologi puisi bersama murid binaanya di Club Sahara.</p>
<p>Buku tersebut diantaranya seperti Novel &#8220;Penyair Merah Putih&#8221;, Mahar Cinta Gandoriah, Antologi Cerpen Budaya dan Pariwisata Pariaman &#8220;Ranah Surga Mendayu Senja&#8221;.</p>
<p>Hebatnya, Novel Penyair Merah Putih sempat dikupas berbagai sastrawan di Malaysia. &#8220;Hampir sebulan penuh, saya berkesempatan memaparkan novel tersebut sekaligus dikupas oleh senior sastrawan atau novelis asal Negeri Jiran dan Indonesia di sana,&#8221; kata Iyan, panggilan akrap Istri dari seorang Hakim tersebut.</p>
<p>Mardhiyan Novita menulis berawal pelatihan dari Pak Taufik Ismail di Rumah Puisi sejak kelas I SMA (2008) lalu. Sejak itu ia terus menggali kemampuannya hingga berhasil melahirkan Sebuah Novel. Bahkan melanjutkan perkuliahan di Sastra Indonesia , UGM dan Ilmu Sastra di Pasca Sarjana UI.</p>
<p>Iyan sendiri anak dari pasangan Marionis (55 tahun) dan Zaisyam (47). Ia anak pertama dari empat bersaudara. Ia tinggal di Perumahan Fahri Sindo, Kampuang Kandang, Pariaman Timur. Wanita cantik ini pernah menempuh pendidikan di SD 08 Kampung Pondok, MTSN Model Pariaman, MAN MADK Padang Panjang, UGM dan sekarang UI. Kedua orang tuanya berasal dari VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar.</p>
<p>Saat ini ia fokus membimbing 75 orang adik-adik pelajar SMP dan SMA di Club Sahara. Untuk lebih lanjut, selain mengembangkan peduli literasi di sekolah, juga berharap ke tengah masyarakat. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mengenal-sastrawan-muda-asal-pariaman-mardhiyan/">Mengenal Sastrawan Muda Asal Pariaman, Mardhiyan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 49/247 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.024 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:18:17 by W3 Total Cache
-->