<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#saruaso Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/saruaso/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/saruaso/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Jul 2025 14:58:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#saruaso Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/saruaso/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kebakaran Hutan dan Lahan Kosong Terjadi di Tanah Datar</title>
		<link>https://prokabar.com/kebakaran-hutan-dan-lahan-kosong-terjadi-di-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 14:58:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#GunungBungsu]]></category>
		<category><![CDATA[#Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[#kebakaranhutan]]></category>
		<category><![CDATA[#pagaruyung]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#saruaso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=128031</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Sebanyak 4 titik api dari hutan dan lahan kosong ditemukan di wilayah Tanah Datar sepanjang rabu hingga kamis malam (9-10/7/25). Dua...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kebakaran-hutan-dan-lahan-kosong-terjadi-di-tanah-datar/">Kebakaran Hutan dan Lahan Kosong Terjadi di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Sebanyak 4 titik api dari hutan dan lahan kosong ditemukan di wilayah Tanah Datar sepanjang rabu hingga kamis malam (9-10/7/25).</p>
<p>Dua titik api muncul di kawasan gunung bungsu Pagaruyung, satu titik api di kawasan hutan bukit tunggang Saruaso, dan satu titik api membakar lahan kosong di Pagaruyung.</p>
<p>Damkar Tanah Datar baru bisa memadamkan api disatu titik lahan kosong, sedangkan untuk tiga titik lainnya sulit untuk dijangkau karena berada di lereng perbukitan.</p>
<p>Dendi, Kasi Ops dan penyelamatan Damkar Tanah Datar menyampaikan untuk kebakaran hutan ditiga titik hutan, pihaknya terkendala kondisi api yang berada di lereng bukit dan sulit untuk dijangkau oleh peralatan pemadam.</p>
<p>&#8221; titik apinya berada jauh dari jalan, alat kita tidak bisa menyentuh hingga kesana. Meski demikian kita tetap waspada terhadap seluruh kemungkinan yang terjadi,&#8221; ujarnya saat ditemui usai memadamkan api disebuah lahan kosong di Pagaruyung.</p>
<p>Dugaan sementara, peristiwa kebakaran hutan ini terjadi karena adanya aktifitas pembukaan lahan baru dan pembakaran sampah.</p>
<p>Damkar juga belum mengetahui secara pasti luas lahan gunung bungsu yang terbakar, karena hingga kamis malam api masih membakar kawasan hutan tersebut.</p>
<p>Sedangkan lahan yang terbakar di bukit tunggang Saruaso diperkirakan mencapai empat hektar lebih.</p>
<p>Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan pertanian baru. Kemarau yang telah berlansung sejak dua bulan terakhir, sangat rentan terbakar hingga meluas. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kebakaran-hutan-dan-lahan-kosong-terjadi-di-tanah-datar/">Kebakaran Hutan dan Lahan Kosong Terjadi di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tradisi &#8220;Bagorak&#8221; ala Kaum Pria Di Saruaso Tanah Datar</title>
		<link>https://prokabar.com/tadisi-bagorak-ala-kaum-pria-di-saruaso-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2019 03:08:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bagorak]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#saruaso]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44956</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar, Tanah Datar — Jika masak memasak ahlinya dilakoni oleh kaum hawa, namun tidak demikian di Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar. Kaum pria...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tadisi-bagorak-ala-kaum-pria-di-saruaso-tanah-datar/">Tradisi &#8220;Bagorak&#8221; ala Kaum Pria Di Saruaso Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Prokabar, Tanah Datar —</strong> Jika masak memasak ahlinya dilakoni oleh kaum hawa, namun tidak demikian di Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar. Kaum pria juga ahli dalam urusan rumah tangga tersebut. Hal ini dapat disaksikam dalam sebuah acara hajatan yang dilansungkan oleh satu keluarga di sepesukuan di Nagari tersebut.</p>
<p>Tradisi Bagorak namanya. Tradisi ini dilakoni oleh kaum pria sepesukuan dan &#8220;sumando&#8221;. Selepas salat subuh, tradisi ini telah dimulai. Bahkan, tradisi ini bisa berlansung dua atau tiga hari sebelum hajatan dimulai.</p>
<p>Tanpa dipanggil, kaum pria satu persatu mulai datang kerumah pemilik hajatan. Kuali, tungku perapian dipersiapkan, dan aksi masak memasakpun mulai dilakukan oleh kaum adam.</p>
<p>Luar biasanya, pria yang terlibat dalam tradisi ini bahkan rela meninggalkan pekerjaannya untuk sementara. seperti yang berprofesi sebagai petani rela terlambat untuk turun kesawah dan ladang, tujuannya tak lain agar mereka bisa terlibat dalam kegiatan yang telah menjadi budaya di Nagari tersebut.</p>
<p>Sembari memasak, canda tawa bergelagar dari dapur atau biasanya disebut juga dengan kajang. Di Minangkabau yang biasanya antara mamak rumah ( keluarga istri ) dan sumando sering kaku dalam beraktivitas, namun saat tradisi ini berlansung, semua akan lenyap dan suasana keakraban akan mengalir begitu saja.</p>
<p>Selain bergoto royong, tradisi ini juga sebagai media untuk bersilaturahmi. dan upaya untuk saling mengenal sesama keluarga besar sepesukuan.</p>
<p>&#8221; sejarahnya saya tidak tahu pasti. Tapi tradisi ini hanya sebagai bentuk goto royong kita sepesukuan, tidak hanya Sumando, tapi keluarga besar sepesukuan,&#8221; ucap cap, salah seorang anggota bagorak.</p>
<p>Seusai bagorak, tradisi ini biasanya diakhiri dengan makan bersama. Atau tepatnya mencicipi atau sembari merasakan apa yang telah dimasak sebelumnya. (<b>eym</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tadisi-bagorak-ala-kaum-pria-di-saruaso-tanah-datar/">Tradisi &#8220;Bagorak&#8221; ala Kaum Pria Di Saruaso Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 35/73 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.030 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:59:20 by W3 Total Cache
-->