<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#sapi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/sapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/sapi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 May 2022 05:25:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#sapi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/sapi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polres Tanah Datar Pantau Hewan Ternak Diduga PMK</title>
		<link>https://prokabar.com/polres-tanah-datar-pantau-hewan-ternak-diduga-pmk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 May 2022 05:25:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#polrestanahdatar ##VirusPMK]]></category>
		<category><![CDATA[#sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103801</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Polres Tanah Datar melakukan koordinasi dengan dinas pertanian yang membidangi Perternakan dan Kesehatan hewan terkait dengan penanganan penyakit mulut dan kuku...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/polres-tanah-datar-pantau-hewan-ternak-diduga-pmk/">Polres Tanah Datar Pantau Hewan Ternak Diduga PMK</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Polres Tanah Datar melakukan koordinasi dengan dinas pertanian yang membidangi Perternakan dan Kesehatan hewan terkait dengan penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak ruminansia.</p>
<p>Koordinasi itu untuk menindaklanjuti surat telegram Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Nomor STR/395/OPS/2022 tertanggal 11 Mei 2022 kepada seluruh jajaran polda yang berisi arahan dalam rangka darurat penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak ruminansia.</p>
<p>&#8220;Hasil koordinasi itu, dinas pertanian yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan Tanah Datar, Polres dan pihak terkait sepakat melakukan pemantauan hewan ternak terkait PMK&#8221; kata Kapolres Tanah Datar AKBP Ruli Indra Wijayanto, melalui Kasat Binmas AKP Aditialidarman.</p>
<p>Pemantauan juga dilakukan pada peternak dan asal hewan ternak, agar ternak yang masuk ke Tanah Datar tidak terjangkit PMK.</p>
<p>&#8221; kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir karena PMK tidak menular kepada manusia. ,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kapolres juga akan memberdayakan dan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas bersama penyuluh peternakan untuk memantau kondisi ternak di lokasi peternakan-peternakan yang berada di Kabupaten Tanah Datar sekaligus melakukan upaya pencegahan agar penyakit PMK tidak berkembang di tanah datar.</p>
<p>Ia juga menghimbau pemilik ternak agar segera melaporkan kepada dinas pertanian bidang kesehatan hewan bila menemukan gejala ternak diduga mengidap penyakit PMK. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/polres-tanah-datar-pantau-hewan-ternak-diduga-pmk/">Polres Tanah Datar Pantau Hewan Ternak Diduga PMK</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peternak Sapi Betina Produktif Dapat Rp500 Ribu</title>
		<link>https://prokabar.com/peternak-sapi-betina-produktif-dapat-rp500-ribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2021 05:33:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=90548</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Peternak sapi betina produktif di Kota Padang mendapat insentif dari pemerintah setempat. Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengimbau kepada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peternak-sapi-betina-produktif-dapat-rp500-ribu/">Peternak Sapi Betina Produktif Dapat Rp500 Ribu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Peternak sapi betina produktif di Kota Padang mendapat insentif dari pemerintah setempat.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengimbau kepada seluruh peternak sapi agar merawat hewan tersebut secara baik.</p>
<p>&#8220;Insentif ini diberikan bagi peternak yang mampu merawat sapi betina produktif dan melahirkan anak yang sehat,&#8221; katanya, Kamis (8/7).</p>
<p>Lebih jauh dikatakan Syahrial Kamat, insentif yang diberikan kepada peternak sapi betina produktif sebesar Rp500 ribu.</p>
<p>Program ini bertujuan agar sapi-sapi betina produktif di Padang tetap terus terjaga, tidak dipotong, kecuali mandul.</p>
<p>&#8220;Sapi betina yang melahirkan anaknya, perlu dilaporkan ke Dinas Pertanian, nanti dilihat kondisinya, kemudian kita beri pemiliknya insentif sebanyak Rp500 ribu agar pemiliknya tambah semangat untuk beternak sapi, hal ini untuk menjadi contoh bagi masyarakat lainnya agar tidak menjual sapi betina produktif, sehingga populasi sapi di Padang bisa bertambah,&#8221; jelas Syahrial Kamat.</p>
<p>Syahrial Kamat mengatakan tahun 2021 ini, Dinas Pertanian menganggarkan sebanyak 201 peternak sapi betina mendapatkan insentif.</p>
<p>Dana segar ini diberikan kepada peternak yang termasuk kategori kurang mampu.</p>
<p>Nantinya, peternak dinilai oleh tim penyuluh, layak atau tidaknya peternak tersebut menerima bantuan.</p>
<p>&#8220;Kemarin kita menyerahkan insentif kepada peternak di Lori, Lubuk Minturun,&#8221; jelas Kadis Pertanian.</p>
<p>Bantuan diberikan kepada peternak di seluruh kecamatan di Kota Padang. Saat ini baru 50 ekor dan ditambah lagi 30 ekor di Kecamatan Koto Tangah.</p>
<p>&#8220;Target kita sampai akhir tahun sebanyak 201 ekor,&#8221; terangnya.</p>
<p>Terkait tindak lanjut pembinaan peternak penerima bantuan insentif tersebut, Dinas Pertanian akan memantau perkembangan kesehatan sapi betina.</p>
<p>Termasuk melakukan peningkatan SDM peternak. Bagaimana cara mengelola sapi yang baik, sehingga sapi tersebut sehat dan dapat berkembang.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan, Eva Susanti mengatakan, selain menjalankan program dari Pemerintah Kota Padang, pihaknya juga menjalankan program pemerintah pusat. Sapi betina produktif akan diasuransikan.</p>
<p>&#8220;Untuk asuransi, ada subsidi dari pemerintah sebesar Rp160 ribu, jadi peternak hanya membayar Rp40 ribu per ekor setiap tahunnya,&#8221; pungkasnya. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peternak-sapi-betina-produktif-dapat-rp500-ribu/">Peternak Sapi Betina Produktif Dapat Rp500 Ribu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Langkah Distan Agam Tingkatkan Populasi Sapi dan Kerbau</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-langkah-distan-agam-tingkatkan-populasi-sapi-dan-kerbau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2020 03:30:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kerbau]]></category>
		<category><![CDATA[#sapi]]></category>
		<category><![CDATA[#ternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69994</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Dinas Pertanian Kabupaten Agam terus berupaya meningkatkan populasi sapi dan kerbau, yang difokuskan kepada optimalisasi reproduksi ternak melalui program Sapi Kerbau Komoditas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-langkah-distan-agam-tingkatkan-populasi-sapi-dan-kerbau/">Ini Langkah Distan Agam Tingkatkan Populasi Sapi dan Kerbau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar — </strong>Dinas Pertanian Kabupaten Agam terus berupaya meningkatkan populasi sapi dan kerbau, yang difokuskan kepada optimalisasi reproduksi ternak melalui program Sapi Kerbau Komoditas Andalam Negeri (Sikomandan).</p>
<p data-reader-unique-id="2">Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Arief Resti di Lubuk Basung, menyebutkan, dengan menerapkan protokol kesehatan di masa new normal saat ini, petugas di lapangan tetap bekerja mendampingi dan memberikan pelayanan kepada peternak.<ins data-ad-format="auto" data-ad-client="ca-pub-7748105686111558" data-adsbygoogle-status="done" data-reader-unique-id="3"><ins data-reader-unique-id="4"><ins data-reader-unique-id="5"></ins></ins></ins></p>
<p data-reader-unique-id="7">“Hal ini supaya produksi ternaknya bertambah dan tetap sehat, serta mampu menekan angka kematian,” ujarnya dilansir Prokabar dari MC Agam, Kamis (25/6).</p>
<p data-reader-unique-id="8">Menurutnya, salah satu upaya menggenjot dan meningkatkan populasi sapi lokal adalah melalui optimalisasi program Inseminasi Buatan (IB) atau lebih dikenal dengan kawin suntik.</p>
<p data-reader-unique-id="9">“Tercatat sampai 1 Juni 2020, kelahiran anak sapi dan kerbau di Kabupaten Agam sebanyak 1.866 ekor. Sedangkan pelaksanaan IB terealisasi 3.871 ekor dengan kebuntingan 1.929 ekor,” terang Arief.<ins data-ad-format="auto" data-ad-client="ca-pub-7748105686111558" data-adsbygoogle-status="done" data-reader-unique-id="10"><ins data-reader-unique-id="11"><ins data-reader-unique-id="12"></ins></ins></ins></p>
<p data-reader-unique-id="14">Untuk target IB, katanya tahun ini naik dari tahun sebelumnya. Pada 2019 ditargetkan 7.500 ekor, jumlah ini naik menjadi 8.402 ekor di 2020. Ia optimis target itu dapat terpenuhi bersama jajaran di lapangan.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Dengan demikian, Arief berharap melalui program Sikomandan juga mampu menurunkan pemotongan sapi atau kerbau betina produktif. Karena tingginya angka pemotongan ternak betina produktif, menjadi ancamanan dalam pencapaian swasembada protein hewani. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-langkah-distan-agam-tingkatkan-populasi-sapi-dan-kerbau/">Ini Langkah Distan Agam Tingkatkan Populasi Sapi dan Kerbau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lewat Sikomandan, Pemprov Sumbar Targetkan 132 Ribu Kelahiran Baru Sapi dan Kerbau</title>
		<link>https://prokabar.com/lewat-sikomandan-pemprov-sumbar-targetkan-132-ribu-kelahiran-baru-sapi-dan-kerbau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2020 03:52:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#kerbau]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#PemprovSumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=60842</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Pemerintah Provinsi Sumbar menargetkan 132 ribu kelahiran baru sapi dan kerbau pada 2020. Angka tersebut sesuai dengan target nasional yang diberikan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lewat-sikomandan-pemprov-sumbar-targetkan-132-ribu-kelahiran-baru-sapi-dan-kerbau/">Lewat Sikomandan, Pemprov Sumbar Targetkan 132 Ribu Kelahiran Baru Sapi dan Kerbau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi Sumbar menargetkan 132 ribu kelahiran baru sapi dan kerbau pada 2020. Angka tersebut sesuai dengan target nasional yang diberikan ke Sumbar.</p>
<p>Target ini jumlahnya lebih besar dari sebelumnya hanya sekitar 111 ribu kelahiran baru.</p>
<p>Kepala Dinas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Erinaldi mengatakan, untuk mencapai target tersebut pihaknya meluncurkan program Sikomandan (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri).</p>
<p>Untuk melaksanakan program tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp11 miliar. Karena untuk melaksanakannya, selain petugas inseminasi juga petugas pendataan dan pemeriksaan.</p>
<p>Program tersebut diluncurkan Selasa, 25 Februari 2020 di Balai Pengembangan Teknologi Peternakan dan Keswan Tuah Sakato Payakumbuh.</p>
<p>&#8220;Program ini merupakan program andalan bagi Dirjen PKH yang bertujuan untuk meningkatkan populasi dan produksi sapi dan kerbau di Indonesia,&#8221; ujarnya, Rabu (26/2).</p>
<p>Menurut Erinaldi, dengan adanya program Sikomandan tersebut, maka produksi sapi Sumbar akan menjadi terukur dan terdata. Dengan itu, maka pertumbuhan peternakan Sumbar ke depan dapat dikembangkan.</p>
<p>&#8220;Jadi masing-masing ada tiga kali petugas turun,&#8221; sebutnya.</p>
<p><em><strong>Pencanangan program&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</strong></em></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lewat-sikomandan-pemprov-sumbar-targetkan-132-ribu-kelahiran-baru-sapi-dan-kerbau/">Lewat Sikomandan, Pemprov Sumbar Targetkan 132 Ribu Kelahiran Baru Sapi dan Kerbau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentawai Targetkan Jadi Pemasok Daging Sapi Nomor Satu</title>
		<link>https://prokabar.com/mentawai-targetkan-jadi-pemasok-daging-sapi-nomor-satu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jun 2019 04:56:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kepulauanmentawai]]></category>
		<category><![CDATA[#Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[#pertenakansapi]]></category>
		<category><![CDATA[#sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=40731</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Untuk pertama kalinya Kabupaten Kepulauan Mentawai, mengikuti Kontes Ternak Livestock Expo 2019, yang diselenggarakan Dinas Peternakan Provinsi Sumatra Barat mulai 26 hingga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mentawai-targetkan-jadi-pemasok-daging-sapi-nomor-satu/">Mentawai Targetkan Jadi Pemasok Daging Sapi Nomor Satu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar — </strong>Untuk pertama kalinya Kabupaten Kepulauan Mentawai, mengikuti Kontes Ternak Livestock Expo 2019, yang diselenggarakan Dinas Peternakan Provinsi Sumatra Barat mulai 26 hingga 28 Juni kemarin.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake yang hadir langsung pada acara penutupan menyampaikan apresiasinya pada event yang mengusung tema ‘Melalui Livestock Expo 2019, Kita Tingkatkan Pemberdayaan Peternak sebagai Mitra dalam Pembangunan Peternakan’ ini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ini perdana kami mengikuti Kontes Ternak dan Livestock Expo, semoga Kabupaten Kepulauan Mentawai terus berpartisipasi pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia juga mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk membangun dan mengembangkan sektor perternakan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. &#8220;</span><span class="s1">Meskipun belum banyak masyarakat yang berminat, kami dari Pemkab terus berupaya seoptimalkan mungkin, khususnya pada peternakan sapi dan kambing,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dikatakan bahwa masyarakat daerah Kepulauan Mentawai pada umumnya bergerak di sektor pertanian, namun demikian Kortanius<span class="Apple-converted-space">  </span>meyakini Mentawai mempunyai potensi yang cukup besar di sektor peternakan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut dia, banyak hal penting yang dapat dipelajari masyarakat Mentawai melalui kegiatan ini, khususnya untuk terus mengembangkan produksi perternakan melalui metode organik, dan tidak terus bergantung pada bahan-bahan kimia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami ingin belajar dan meminta dukungan kepada pemerintah terutama bantuan bibit,<span class="Apple-converted-space">  </span>kemudian melalui pelatihan-pelatihan petani/peternak, dan kami juga berharap pihak perbankan juga memberi kemudahan memperoleh pinjaman untuk mengembangkan hasil-hasil pertanian maupun perternakan,” ucap Kortanius.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kini sudah banyak program-program pemerintah untuk memajukan Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi produsen disektor pertanian dan peternakan melalui pemberdayaan kelompok-kelompok peternakan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terakhir Kortanius mengatakan, dengan mengikuti kegiatan ini, pihaknya semakin optimis Kabupaten Kepulauan Mentawai akan menjadi daerah pemasok daging sapi organik nomor satu<span class="Apple-converted-space">  </span>di Sumatra Barat. <b>(*/hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mentawai-targetkan-jadi-pemasok-daging-sapi-nomor-satu/">Mentawai Targetkan Jadi Pemasok Daging Sapi Nomor Satu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Curi Sapi Milik Warga, Pria Paruh Baya Ini Diamankan Personel Polres Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/curi-sapi-milik-warga-pria-paruh-baya-ini-diamankan-personel-polres-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Feb 2019 14:10:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#pencuri]]></category>
		<category><![CDATA[#sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=30094</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Nekat mencuri sapi milik orang lain, seorang pria paruh baya, Agustiar (41) terpaksa diamankan personel Polres Pasaman. Kelakuan buruk Agustiar ini, dilakukan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/curi-sapi-milik-warga-pria-paruh-baya-ini-diamankan-personel-polres-pasaman/">Curi Sapi Milik Warga, Pria Paruh Baya Ini Diamankan Personel Polres Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Nekat mencuri sapi milik orang lain, seorang pria paruh baya, Agustiar (41) terpaksa diamankan personel Polres Pasaman.</p>
<p>Kelakuan buruk Agustiar ini, dilakukan di kampung tempat tinggalnya berdomisili, di Jorong Tanjung Alai, Nagari Pauah, Kecamatan Lubuk Sikaping.</p>
<p>&#8220;Pelaku kita akamnkan pada Rabu (6/2) sore kemarin. Tidak ada perlawanan saat pelaku ditangkap,&#8221; kata Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin melalui Kasatreskrim, AKP Lazuardi, Kamis (7/2).</p>
<p>Kasus ini berawal saat sapi milik Risman hendak diberi makan oleh pengurusnya Syafruddin (55). Akan tetapi, sapi yang dimaksud tidak lagi di kandang. Hal ini diketahui pada pagi hari sebelum Agustiar ditangkap.</p>
<p>&#8220;Korban pun melapor. Kami langsung bergerak, dan mendapat informasi telah ada penjualan sapi oleh warga lain. Setelah ditelusuri, ternyata sapi yang dimaksud adalah sapi milik Risman yang hilang. Kamipun berhasil mengantongi nama pembeli,&#8221; kata AKP Lazuari.</p>
<p>Tanpa pikir panjang, anggota Polres langsung mencari Ilmarizal, orang yang telah membeli sapi hasil curian tersebut. &#8220;Dari pengaluan Ilmarizal ini, kita akhirnya berhasil mengamankan pelaku. Sapi ini dijual pelaku seharga Rp8,5 juta. Kamipun langsung mengamankan barang bukti dan menahan pelaku,&#8221; tutup AKP Lazuardi. (Ola)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/curi-sapi-milik-warga-pria-paruh-baya-ini-diamankan-personel-polres-pasaman/">Curi Sapi Milik Warga, Pria Paruh Baya Ini Diamankan Personel Polres Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementan Salurkan 1.430 Ekor Sapi Indukan ke Sumatera</title>
		<link>https://prokabar.com/kementan-salurkan-1-430-ekor-sapi-indukan-ke-sumatera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2018 02:26:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#impor]]></category>
		<category><![CDATA[#kementan]]></category>
		<category><![CDATA[#sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=26015</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lampung, Prokabar — Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan)   menyalurkan 1.430 ekor sapi indukan impor ke wilayah Pulau Sumatera. Kebijakan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kementan-salurkan-1-430-ekor-sapi-indukan-ke-sumatera/">Kementan Salurkan 1.430 Ekor Sapi Indukan ke Sumatera</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lampung, Prokabar — </strong>Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan)   menyalurkan 1.430 ekor sapi indukan impor ke wilayah Pulau Sumatera. Kebijakan penambahan indukan tersebut merupakan salah satu upaya untuk mempercepat peningkatan populasi sapi di dalam negeri.</p>
<p>“Pengadaan sapi indukan impor dari Australia untuk wilayah Sumatera ini dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis kami, yaitu Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Sembawa yang dilakukan secara bertahap,” kata I Ketut Diarmita, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan saat meninjau sapi-sapi indukan impor di Instalasi Karantina Hewan Sementara (IKHS) Juang Jaya Lampung Selatan, Senin (10/12).</p>
<p>“Untuk tahap pertama telah datang sebanyak 840 ekor pada tanggal 4 Desember 2018 melalui pelabuhan Panjang, sisanya akan datang berikutnya,” ungkap I Ketut.</p>
<p>Ia jelaskan bahwa sapi-sapi tersebut saat ini berada di IKHS Juang Jaya dan telah melewati masa karantina selama 7 hari. Ia ingin memastikan sapi-sapi yang akan didistribusikan ke peternak dalam keadaan sehat.</p>
<p>Ia sebutkan bahwa sapi-sapi ini akan didistribusikan ke 50 kelompok peternak dan 10 UPTD yang tersebar di 10 provinsi di wilayah Sumatera, diantaranya: Provinsi Lampung, Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Utara dan Aceh. Sebelumnya, Kementan telah merealisasikan penyaluran bantuan sapi Brahman Cross sebanyak 1.225 ekor ke 80 kelompok peternak dan 2 UPTD yang berada di 35 Kabupaten, 5 propinsi yaitu DI Yogyakarta, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.</p>
<p>“Sapi-sapi yang telah kita distribusikan sampai saat ini dalam kondisi sehat dan cukup adaptif di lokasi penerima manfaat, bahkan ada beberapa ekor yang sudah dalam kondisi bunting, sehingga dapat dengan cepat dirasakan hasilnya,” ungkap I Ketut.</p>
<p>Menurutnya, jumlah total sapi indukan impor yang sudah terealisasi saat ini sebanyak 2.065 ekor. Secara umum, total penambahan indukan tahun 2018 ditargetkan terpenuhi sebanyak 6.000 ekor yang dilaksanakan oleh 3 Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Ditjen PKH, yaitu: Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan pakan Ternak/BBPTUHPT Baturraden, BPTUHPT Sembawa, dan Balai Besar Veteriner/BBVET Maros). Sapi-sapi tersebut akan didistribusikan ke kelompok peternak dan UPTD di 110 kabupaten/kota di 24 provinsi.</p>
<p>“Selain melalui Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab), maka dengan adanya penambahan sapi indukan impor ini diharapkan terjadi peningkatan share produksi daging sapi dalam negeri dan bertambahnya usaha sapi berskala usaha komersil di tingkat peternak,” ujar I Ketut Diarmita.</p>
<p>Ia katakan, dengan penambahan sapi indukan impor ini, maka populasi secara nasional akan bertambah, sekaligus akan menambah sumber input produksi sebagai investasi yang menjadi pondasi menuju swasembada daging sapi yang dicanangkan tercapai di tahun 2023.</p>
<p>Penambahan sapi indukan impor tahun 2018 ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh pemerintah. Sebelumnya, pada tahun 2015 dan 2016 pemerintah juga telah melakukan kegiatan serupa, masing-masing sebesar 1.926 ekor dan 4.397 ekor, sehingga jumlah total keseluruhan sebanyak 6.323 ekor yang didistribusikan ke Provinsi Kalimantan Timur, Aceh, Sumatera Utara dan Riau.</p>
<p>Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Ditjen PKH Kementan pada bulan Nopember 2018, dari 6.323 ekor sapi indukan impor yang dipelihara oleh kelompok peternak saat ini telah berkembang menjadi sebanyak 7.439 ekor atau telah mengalami pertumbuhan sebesar 17,65% karena bertambah 1.116 ekor dari jumlah awal. “Bahkan dalam waktu dekat ternak tersebut kemungkinan akan bertambah lagi karena ada 560 ekor dalam keadaan bunting”, ungkap I Ketut.</p>
<p>Menurutnya, hal tersebut membuktikan bahwa sapi indukan impor dapat dikembangbiakkan dengan baik di Indonesia, namun dalam pemeliharaannya perlu dilakukan dengan manajemen yang baik, terutama dalam hal kecukupan pakan. “Jika pakan tercukupi, maka aktifitas biologis akan dapat mendukung reproduksi berjalan dengan baik”, ucapnya.</p>
<p>Dengan melimpahnya biomasa untuk pakan ternak sapi di wilayah sumatera, I Ketut yakin bahwa sapi indukan impor akan berkembang dengan baik di sana. Ia menceritakan bahwa di Kabupaten Lampung Selatan sebelumnya telah dilakukan lelang pedet hasil pengembangbiakan sapi Brahman Cross (BX) sebanyak 87 ekor dari 100 indukan yang dipelihara oleh kelompok peternak, yaitu Koperasi Produksi Ternak Maju Sejahtera. “Ini artinya dengan manajemen pemeliharaan yang baik, pakan tersedia dan tercukupi serta pendampingan, sapi indukan impor dapat berkembang di wilayah Indonesia,” tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, Sugiono Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak di tempat yang sama menyebutkan bahwa penerima bantuan sapi indukan impor ini merupakan kelompok ternak dan UPTD yang telah terseleksi/terpilih berdasarkan hasil verifikasi Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL) yang dilakukan oleh Tim dari BPTUHPT Sembawa dan Dinas Peternakan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Verifikasi yang dilakukan mencakup kemampuan pemeliharaan, ketersediaan pakan, sarana dan prasarana yang tersedia. “Ini merupakan persyaratan yang harus dipenuhi sebagai wujud komitmen peternak dalam mengembangbiakan ternak yang akan diterima,” ucapnya.</p>
<p>Sugiono menjelaskan bahwa untuk memastikan dan menjamin sapi-sapi yang datang sehat, sebelumnya Timnya juga telah meninjau langsung kedatangan sapi di Pelabuhan Panjang, Lampung. Selain itu, sapi indukan yang dikirim ini juga telah memenuhi persyaratan kesehatan hewan dan protocol karantina, karena petugas karantina telah melakukan pre-shepment Inspektion pada tanggal 14-20 Nopember 2018.</p>
<p>“Setelah dilakukan tindakan karantina selama 7 hari di IKHS dan dipastikan sapi-sapi ini 100% dalam keadaan sehat dan tidak menunjukan gejala terkena penyakit hewan, serta telah diterbitkan sertifikat Kesehatan Hewan (KH) 14 dari<br />
Karantina Lampung, maka selanjutnya kita akan langsung distribusikan ke titik bagi,” kata Sugiono menjelaskan.</p>
<p>“Setelah itu kita juga akan lakukan pengamatan 7 hari di kelompok dan UPTD dan selanjutanya dilaksanakan proses administrasi Berita Acara Serah Terima,” pungkasnya. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kementan-salurkan-1-430-ekor-sapi-indukan-ke-sumatera/">Kementan Salurkan 1.430 Ekor Sapi Indukan ke Sumatera</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 42/132 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 04:10:46 by W3 Total Cache
-->