<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#SactiClubTaekwondo Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/sacticlubtaekwondo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/sacticlubtaekwondo/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Aug 2020 02:08:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#SactiClubTaekwondo Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/sacticlubtaekwondo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Inspiratif! Lewati 46 Tahun, Sacti Club Taekwondo Indonesia Terapkan Metoda Ini</title>
		<link>https://prokabar.com/inspiratif-lewati-46-tahun-sacti-club-taekwondo-indonesia-terapkan-metoda-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2020 02:08:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#SactiClubTaekwondo]]></category>
		<category><![CDATA[#taekwondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=72649</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Cabang seni beladiri asal Korea Selatan, Taekwondo sangat digemari masyarakat Indonesia. Mulai dari usia anak-anak, remaja hingga orang dewasa tak ada kata...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/inspiratif-lewati-46-tahun-sacti-club-taekwondo-indonesia-terapkan-metoda-ini/">Inspiratif! Lewati 46 Tahun, Sacti Club Taekwondo Indonesia Terapkan Metoda Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Cabang seni beladiri asal Korea Selatan, Taekwondo sangat digemari masyarakat Indonesia. Mulai dari usia anak-anak, remaja hingga orang dewasa tak ada kata terlambat untuk berlatih.</p>
<p>Semangat inilah yang kemudian ditangkap Sacti Club Taekwondo Indonesia mampu bertahan hingga 46 tahun lamanya. Terbentuk sejak tahun 1974 melalui perjuangan Dewan Guru, Master Sukanda (81), tercatat lebih dari ribuan siswa taekwondoin di seluruh Nusantara.</p>
<p>”Sacti sudah ada di Indonesia khususnya di Jakarta dan Sumatera dari tahun 1974. Dewan Guru kami adalah Master Sukanda yang kini berusia 81 tahun. Hingga saat ini, beliau masih melatih kita, para pemegang sabuk hitam,” sebut pengurus Bintaro Sacti Club, Sabeum-nim Temmy Nasution.</p>
<p>Perjuangan dan perjalanan Sacti diwarnai dengan segala prestasi yang diraih. Bahkan sejak tahun 2018, Sacti bekerjasama dengan BAIS TNI menggelar kejuaraan nasional ‘Sacti Grand Championship’.</p>
<p>Namun rencana di tahun ke tiga (2020), acara kejuaraan nasional ini harus tertunda karena masa pandemi covid-19.</p>
<p>”Sudah menjadi agenda tahunan kami menggelar kejuaraan dengan skala nasional. Tapi yang terjadi tahun ini malah diluar kendali. Mudah-mudahan setelah wabah ini berlalu, kami akan melanjutkan rencana yang tertunda,” tuturnya.</p>
<p>Mengisi rencana yang tertunda, Sacti tak ingin tinggal diam. Kepada masyarakat luas, Sacti ingin menunjukan kegiatan dalam berlatih tak terganggu dengan kondisi pandemi yang meresahkan.</p>
<p>”Justru dengan kita berolahraga teratur dan mengikuti prosedur kesehatan dari pemerintah, imun serta kekebalan tubuh semakin meningkat. Dibanding hanya diam di rumah tanpa kegiatan, justru kurang baik untuk kesehatan,” seru Temmy mengingatkan.</p>
<p>Terbukti dari seratus taekwondoin di dojang (istilah nama tempat) Bintaro, Tangerang Selatan dalam kondisi baik dan menempati daerah zona hijau.</p>
<p>”Alhamdulillah di sini green zone dan anak-anak dalam kondisi sehat. Patuh melaksanakan prosedur kesehatan, saya rasa tidak perlu dikhawatirkan lagi,” ungkapnya.</p>
<p>Subsidi Silang</p>
<p>Keistimewaan dari Sacti Club Taekwondo Indonesia, setiap pengurus cabang memberlakukan metoda subsidi silang bagi taekwondoin yang kurang beruntung.</p>
<p>Dijelaskan Sabem PW Bierlee (pengurus Bintaro Sacti Club), metoda tersebut sangat efektif guna mengundang semangat generasi penerus mencintai Taekwondo.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-72640" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-1024x1024.jpeg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-1024x1024.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-300x300.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-150x150.jpeg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-768x768.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-80x80.jpeg 80w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>”Di antara anak-anak di sini ada yang berasal dari keluarga yang tak mampu. Karena keinginannya kuat untuk berlatih, kami terima. Tidak ada batasan siapa yang berhak mengikuti latihan di sini,” jelasnya.</p>
<p>Melihat animo generasi penerus yang berasal dari keluarga prasejahtera, pengurus Bintaro Sacti Club berusaha mencari jalan keluarnya.</p>
<p>”Ada anak-anak yang kurang beruntung ingin latihan tapi nggak punya pakaian dan peralatan, kita persilahkan masuk. Mereka adalah anak tukang bubur, sopir, ojek dan masih banyak lagi. Kita tawarkan kepada orangtua yang diberi kemampuan lebih untuk membantu,” ucap Temmy menambahkan.</p>
<p>”Jangan takut nggak punya baju Taekwondo, kita bisa usahakan. Yang penting semangatnya sungguh-sungguh. Siapa tahu justru dari mereka lah, kita bisa mengantarkannya menjadi atlet nasional,” harapnya mengakhiri perbincangan. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/inspiratif-lewati-46-tahun-sacti-club-taekwondo-indonesia-terapkan-metoda-ini/">Inspiratif! Lewati 46 Tahun, Sacti Club Taekwondo Indonesia Terapkan Metoda Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Seruan ”Ayo Olahraga ‘Pakai’ Masker” ala Sacti Club Taekwondo Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/begini-seruan-ayo-olahraga-pakai-masker-ala-sacti-club-taekwondo-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2020 15:51:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[#PakaiMasker]]></category>
		<category><![CDATA[#SactiClubTaekwondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=72639</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Setelah dua bulan kegiatan dihentikan selama pandemi covid-19, Sacti Club Taekwondo Indonesia unit Bintaro kembali beraktifitas. Bertempat di area parkir Sekolah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/begini-seruan-ayo-olahraga-pakai-masker-ala-sacti-club-taekwondo-indonesia/">Begini Seruan ”Ayo Olahraga ‘Pakai’ Masker” ala Sacti Club Taekwondo Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Setelah dua bulan kegiatan dihentikan selama pandemi covid-19, Sacti Club Taekwondo Indonesia unit Bintaro kembali beraktifitas. Bertempat di area parkir Sekolah Pembangunan Jaya, Bintaro, lebih dari 50 siswa taekwondoin terlihat begitu bersemangat.</p>
<p>Mengenakan masker sesuai protokol kesehatan, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Minggu ini turut mengundang perhatian masyarakat. Termasuk Prokabar.com yang penasaran dengan kegiatan mereka.</p>
<p>Selama latihan berlangsung, protokol kesehatan tetap dijalankan mereka. Cek kesehatan, penggunaan hand sanitizer dan mengenakan masker jadi keharusan bagi seluruh anggota.</p>
<p>”Sebelum memulai aktifitas, kami semua sudah memenuhi protokol kesehatan. Alhamdulillah sejak Juni hingga sekarang kami dalam keadaan sehat,” ucap Sabem (sebutan pemegang sabuk hitam) Temmy Nasution didampingi Sabem PW Bierlee membuka perbincangan dengan Prokabar.com</p>
<p>Ditengah polemik agar tetap di rumah selama pandemi seperti sekarang ini, Temmy mewakili Sacti Club justru khawatir dengan kondisi kesehatan taekwondoin. Rasa takut untuk keluar rumah, jadi alasan bagi Sacti untuk meluruskan anjuran yang disalah artikan.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-72640" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-1024x1024.jpeg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-1024x1024.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-300x300.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-150x150.jpeg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-768x768.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55-80x80.jpeg 80w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/2F38DAF9-74C1-4544-92F3-18CFD3AE7E55.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>”Banyak orang takut ke luar dan memilih diam di rumah tapi nggak olahraga. Malah jadinya sakit-sakitan dan justru berat badan bertambah,” ujarnya.</p>
<p>”Kondisi ini sebenarnya nggak bagus untuk perkembangan olahraga secara umum, beladiri khususnya. Kesehatan anak-anak juga terganggu, biasanya aktif latihan. Akhirnya kita sepakat kembali berolahraga (latihan) tapi tetap mengikuti protokol kesehatan,” jelas Temmy menambahkan.</p>
<p>Tentang banyaknya pendapat tentang penggunaan masker selama berolahraga, pemegang sabuk hitam ini menjelaskan dilema ini tak perlu jadi persoalan.</p>
<p>”Masker dan olahraga itu tak masalah sebenarnya. Asal kita mengerti kapan menutup hidup dan mulut serta membuka saluran oksigen (hidung) yang tepat pada waktunya,” bebernya.</p>
<p>Dicontohkan Temmy, penggunaan masker dipakai menyeluruh ketika para taekwondoin melakukan pemanasan dan gerak tubuh yang hanya memerlukan sedikit asupan oksigen. Selanjutnya ketika memasuki gerakan seperti menendang (membutuhkan energi berlebih) dan membutuhkan asupan oksigen lebih banyak, maka saluran oksigen dibuka (hidung). Namun mulut tetap dalam kondisi tertutup.</p>
<p>”Ketika pemanasan dengan waktu yang konstan dan tidak perlu tenaga berlebih, masker dipakai menutup hidung dan mulut. Pada saat intens melakukan gerak sampai limit pernafasan barulah melonggarkan saluran oksigen melalui hidung dan tetap menutup mulut agar droplet tidak keluar,” jelas Temmy.</p>
<p>”Penggunaan (masker) secara menyeluruh dalam kegiatan yang high intense seperti lari sprit akan mengurangi asupan oksigen dan mengurangi jalur keluar karbondioksida. Apabila dalam jangka waktu lama, (satu jam latihan) dapat meningkatkan kadar karbondioksida dalam darah yang mengakibatkan badan menjadi lemas, untuk itu lubang hidung harus dibebaskan bernafas dengan menurunkan masker sedikit,” tambah Temmy.</p>
<p>Selama menjalani rutinitas latihan (olahraga) dengan penggunaan masker dengan tepat, diakui Temmy tidak ada keluhan dari anak didiknya.</p>
<p>”Alhamdulillah anak-anak dalam keadaan sehat, tidak ada keluhan dari para orangtua juga. Inilah jadi bahan kami untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bila menggunakan masker saat berolahraga dengan benar itu tidak mengganggu pernafasan selama bisa mengatur ritme bernafas dan mengeluarkan karbondioksia,” yakin Temmy.</p>
<p>Di penghujung perbincangan, Temmy mengajak masyarakat untuk berolahraga dengan aman tanpa dihantui kekhawatiran.</p>
<p>”Jangan takut olahraga karena kesehatan itu diraih bukan hanya di tempat yang nyaman. Tapi dengan pola hidup yang sehat, bersih dengan rutin berolahraga agar meningkatkan imun. Sekaligus mempertahankan kemampuan daya tahan tubuh kita saat melawan virus-virus di luar,” pungkasnya. (<b>beb</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/begini-seruan-ayo-olahraga-pakai-masker-ala-sacti-club-taekwondo-indonesia/">Begini Seruan ”Ayo Olahraga ‘Pakai’ Masker” ala Sacti Club Taekwondo Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/64 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.017 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:59:54 by W3 Total Cache
-->