<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Rupiah Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/rupiah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/rupiah/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Jan 2019 03:14:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Rupiah Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/rupiah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pagi Ini Rupiah Menguat Rp14.095</title>
		<link>https://prokabar.com/pagi-ini-rupiah-menguat-rp14-095/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jan 2019 03:14:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#matauang]]></category>
		<category><![CDATA[#Rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28216</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar —  Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta,  Kamis (10/1) pagi, bergerak menguat  30 poin ke posisi Rp14.095 dibandingkan sebelumnya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pagi-ini-rupiah-menguat-rp14-095/">Pagi Ini Rupiah Menguat Rp14.095</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —  </strong>Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta,  Kamis (10/1) pagi, bergerak menguat  30 poin ke posisi Rp14.095 dibandingkan sebelumnya Rp14.125 per Dolar AS.</p>
<p>Penguatan Rupiah ini, seperti dilansir dari Antaranews, karena adanya harapan pelaku pasar terhadap tercapainya kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.</p>
<p>“Mata uang emerging market, seperti Indonesia, cukup terbantu oleh sentimen eksternal itu,&#8221; kata analis Valbury Asia Futures Lukman Leong, Rabu (9/1).</p>
<p>Apalagi, lanjut dia, sentimen dari dalam negeri juga cukup kondusif. Sejumlah indikator data ekonomi nasional seperti inflasi, cadangan devisa, dan realisasi APBN 2018 cukup sehat dan kredibel.</p>
<p>&#8220;Sentimen domestik itu juga memicu aliran dana asing masuk sehingga mendorong permintaan mata uang lokal,&#8221; katanya.</p>
<p>Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan posisi cadangan devisa pada tahun 2019 ini kemungkinan bisa berlanjut naik dengan mulai masuknya dana asing kembali ke pasar saham dan obligasi negara berkembang, termasuk Indonesia.</p>
<p>&#8220;Masuknya dana asing itu seiring dengan kemungkinan kebijakan suku bunga the Fed yang cenderung dovish,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menambahkan aturan pemerintah mengenai Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang mewajibkan sumber daya alam (SDA) disimpan di bank lokal juga akan menjadi faktor positif bagi rupiah ke depan. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pagi-ini-rupiah-menguat-rp14-095/">Pagi Ini Rupiah Menguat Rp14.095</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kekhawatiran Perang Dagang Berkurang, Rupiah Menguat</title>
		<link>https://prokabar.com/kekhawatiran-perang-dagang-berkurang-rupiah-menguat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2018 05:07:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#kurs]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=26231</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi ini menguat sebesar 64 poin menjadi Rp14.537 dibandingkan posisi sebelumnya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kekhawatiran-perang-dagang-berkurang-rupiah-menguat/">Kekhawatiran Perang Dagang Berkurang, Rupiah Menguat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi ini menguat sebesar 64 poin menjadi Rp14.537 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.601 per dolar AS.</p>
<p>Analis CSA Research Institute, Reza Priyambada di Jakarta, mengatakan bahwa mata uang rupiah mampu bertahan di area penguatan terhadap dolar AS menyusul berkurangnya kekhawatiran akan perang dagang.</p>
<p>&#8220;Pasar merespon positif pemangkasan tarif impor oleh Tiongkok atas kendaraan dari AS,&#8221; katanya.</p>
<p>Kendati demikian, menurut dia, penurunan dolar AS itu relatif terbatas menyusul munculnya reaksi negatif atas sikap Presiden AS Donald Trump yang akan menuntut Tiongkok atas tuduhan peretasan dan kegiatan spionase ekonomi AS</p>
<p>Selain itu, lanjut dia, pelaku pasar uang juga sedang mengantisipasi pertemuan the Fed pada pekan depan mengenai kebijakan suku bunganya pada tahun mendatang.</p>
<p>Dari dalam negeri, Reza Priyambada menilai sentimen mengenai makroekonomi Indonesia relatif kondusif dan stabil sehingga membuat laju rupiah bergerak menguat.</p>
<p>Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan pagi ini mata uang Asia seperti yen Jepang, dolar Hing Kong, dan dolar Singapura kompak bergerak menguat terhadap dolar AS.</p>
<p>&#8220;Itu menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini (13/12) dan dengan tetap dalam penjagaan Bank Indonesia,&#8221; katanya.<strong> (*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kekhawatiran-perang-dagang-berkurang-rupiah-menguat/">Kekhawatiran Perang Dagang Berkurang, Rupiah Menguat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BI Imbau Masyarakat Jaga dan Rawat Uang Rupiah</title>
		<link>https://prokabar.com/bi-imbau-masyarakat-jaga-dan-rawat-uang-rupiah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Nov 2018 17:25:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#BankIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=23733</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Bank Indonesia (BI) menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga dan merawat uang Rupiah dengan baik agar uang Rupiah layak edar di masyarakat. Uang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bi-imbau-masyarakat-jaga-dan-rawat-uang-rupiah/">BI Imbau Masyarakat Jaga dan Rawat Uang Rupiah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Bank Indonesia (BI) menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga dan merawat uang Rupiah dengan baik agar uang Rupiah layak edar di masyarakat. Uang yang layak edar, menurut BI, akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengenali keaslian uang rupiah.</p>
<p>“Untuk itu, masyarakat agar senantiasa menjaga dan merawat rupiah dengan baik melalui metode 5 Jangan: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi,” imbau BI sebagaimana siaran pers Departemen Komunikasi BI, Senin (12/11).</p>
<p>Terkait adanya informasi yang beredar di masyarakat mengenai uang Rupiah asli dalam kondisi distempel maupun dicoret, Departemen Komunikasi BI menegaskan, uang Rupiah tersebut tergolong dalam uang Rupiah yang tidak layak edar, namun masih berlaku sebagai alat transaksi pembayaran.</p>
<p>“Bagi masyarakat yang menerima uang Rupiah asli dalam kondisi tersebut, dapat menukarkannya ke Bank Indonesia atau Bank Umum terdekat,” jelas Departemen Komunikasi BI.</p>
<p>BI mengingatkan, sesuai amanat Pasal 25 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, setiap orang dilarang untuk merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau mengubah Rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara. Sanksi atas pelanggaran ketentuan tersebut adalah pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar Rupiah).</p>
<p>Sementara untuk memastikan mengenai keaslian uang Rupiah kertas, salah satu cara yang mudah untuk dilakukan adalah dengan metode 3D (dilihat, diraba, diterawang). “Baik metode 3D maupun metode lain untuk mengenali keaslian uang, seperti menggunakan alat bantu berupa lampu UV dan kaca pembesar, memerlukan fisik uang kertas secara langsung dan tidak dapat dilakukan hanya melalui foto atau gambar,” tegas BI.</p>
<p>Sebagai lembaga yang berwenang mengeluarkan dan mengedarkan uang Rupiah, Bank Indonesia telah menyediakan informasi mengenai ciri-ciri keaslian uang Rupiah yang dapat diakses secara bebas melalui <em>website</em> Bank Indonesia (<a href="http://www.bi.go.id/">www.bi.go.id</a>).</p>
<p>“Apabila masyarakat menemukan indikasi adanya pemalsuan terhadap uang Rupiah, masyarakat dapat mendatangi Kantor Bank Indonesia terdekat untuk memastikan keaslian uang Rupiah,” tegas Departemen Komunikasi BI dalam siaran pers itu.</p>
<p>Untuk keterangan lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi <em>contact center</em> Bank Indonesia (BICARA)-131, pada jam kerja (08.00 – 16.00 WIB). (<b>Rel/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bi-imbau-masyarakat-jaga-dan-rawat-uang-rupiah/">BI Imbau Masyarakat Jaga dan Rawat Uang Rupiah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Neraca Perdagangan September 2018 Surplus 227 Juta Dollar AS</title>
		<link>https://prokabar.com/neraca-perdagangan-september-2018-surplus-227-juta-dollar-as/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2018 16:01:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#devisa]]></category>
		<category><![CDATA[#Dollar]]></category>
		<category><![CDATA[#ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#impor]]></category>
		<category><![CDATA[#Rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21319</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Pusat Statistik (BPS) menginformasikan, nilai ekspor Indonesia September 2018 mencapai 14,83 miliar dollar AS atau menurun 6,58 persen dibanding ekspor Agustus...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/neraca-perdagangan-september-2018-surplus-227-juta-dollar-as/">Neraca Perdagangan September 2018 Surplus 227 Juta Dollar AS</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Pusat Statistik (BPS) menginformasikan, nilai ekspor Indonesia September 2018 mencapai 14,83 miliar dollar AS atau menurun 6,58 persen dibanding ekspor Agustus 2018. Sementara dibanding September 2017 meningkat 1,70 persen.</p>
<p>Adapun nilai impor pada bulan September 2018 itu mencapai 14,60 miliar dolar atau turun 13,18 persen dibanding Agustus 2018, sebaliknya jika dibandingkan September 2017 naik 14,18 persen.</p>
<p>“Jadi, nilai transaksi perdagangan pada September 2018 itu mencatat surplus 227 dollar AS,” kata Kepala BPS, Suhariyanto, di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (15/10) siang.</p>
<p>Menurut Kepala BPS, penurunan ekspor September 2018 dibanding Agustus 2018 disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas 5,67 persen, yaitu dari 14,439 miliar dollar AS menjadi 13,620 miliar dollar AS. Demikian juga ekspor migas turun 15,81 persen, dari 1,434 miliar dollar AS menjadi 1,207 miliar dollar AS.</p>
<p>“Secara kumulatif, nilai ekspor pada periode Januari-September 2018 mencapai 134,99 miliar dollar AS atau naik 9,41 persen dibanding periode yang sama tahun 2017,” jelas Suhariyanto.</p>
<p>Penurunan terbesar ekspor nonmigas September 2018 terhadap Agustus 2018, lanjut Kepala BPS,  terjadi pada mesin/peralatan listrik sebesar 98,2  juta dollar AS (11,48 persen), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada  bijih, kerak, dan abu logam sebesar 75,3 juta dollar AS (18,86 persen).</p>
<p>Adapun negara penerima ekspor terbesar Indonesia adalah Tiongkok yaitu 1,93 miliar dollar AS, disusul Amerika Serikat 1,49 miliar dollar AS, dan Jepang 1,33 miliar dollar AS, dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,83 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (28 negara) sebesar 1,39 miliar dollar AS.</p>
<p>Menurut provinsi asal barang, Kepala BPS itu mengemukakan, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–September 2018 berasal dari Jawa Barat dengan nilai 22,76 miliar dollar AS (16,86 persen), diikuti Jawa Timur 14,26 miliar dollar AS (10,56 persen), dan Kalimantan Timur  13,67  miliar dollar AS (10,13 persen).</p>
<p>Mengenai impor, Kepala BPS Suhariyanto mengemukakan, nilai impor Indonesia September 2018 mencapai 14,60 miliar dollar atau turun 13,18 persen dibanding Agustus 2018, sebaliknya jika dibandingkan September 2017 naik 14,18 persen.</p>
<p>Impor nonmigas September 2018, menurut Suhariyanto, mencapai 12,32 miliar dollar AS atau turun 10,52 persen dibanding Agustus 2018, namun meningkat 13,54 persen dibanding September 2017.</p>
<p>Sedangkan impor migas September 2018 mencapai 2,28 miliar dollar AS atau turun 25,20 persen dibanding Agustus 2018 dan meningkat 17,75 persen dibanding September 2017.</p>
<p>“Penurunan impor nonmigas terbesar September 2018 dibanding Agustus 2018 adalah golongan mesin/peralatan listrik 259,5 juta dollar AS (13,22 persen), sedangkan peningkatan terbesar adalah golongan buah-buahan sebesar 42,2 juta dollar AS (66,46 persen),”ungkap Suhariyanto.</p>
<p>Ia menyebutkan, tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–September 2018 ditempati oleh Tiongkok dengan nilai 32,48 miliar dollar AS (27,83 persen), Jepang 13,31 miliar dollar AS (11,40 persen), dan Thailand 8,21 miliar dollar AS (7,03 persen). Impor nonmigas dari ASEAN 20,42 persen, sementara dari Uni Eropa 9,11 persen.</p>
<p>Menurut Suhariyanto, nilai impor semua golongan penggunaan barang baik barang konsumsi, bahan baku/penolong dan barang modal selama Januari–September 2018 mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing 26,39 persen, 22,06 persen, dan 27,86 persen. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/neraca-perdagangan-september-2018-surplus-227-juta-dollar-as/">Neraca Perdagangan September 2018 Surplus 227 Juta Dollar AS</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dollar Kembali Tembus Rp15.000, Ini Tanggapan Menkeu</title>
		<link>https://prokabar.com/dollar-kembali-tembus-rp15-000-ini-tanggapan-menkeu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2018 02:21:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Dollar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#menkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#nilaitukar]]></category>
		<category><![CDATA[#Rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, bahwa dirinya bersama-sama Bank Indonesia (BI) dan Menko Perekonomian terus melihat perkembangan nilai tukar rupiah,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dollar-kembali-tembus-rp15-000-ini-tanggapan-menkeu/">Dollar Kembali Tembus Rp15.000, Ini Tanggapan Menkeu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, bahwa dirinya bersama-sama Bank Indonesia (BI) dan Menko Perekonomian terus melihat perkembangan nilai tukar rupiah, yang pada perdagangan hari ini sudah menemus angka Rp15.000 per dollar AS.</p>
<p>“Bahwa perkembangan ini tentu akan direspons oleh para pelaku ekonomi,” kata Sri Mulyani kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/10) sore.</p>
<p>Menkeu meyakinkan dirinya akan melihat terus indikator-indikator yang menopang perekonomian dalam negeri. Umpamanya kalau dari sisi perbankan apakah sektor perbankan cukup kuat dan terus akan bisa menyesuaikan dengan nilai Rp15.000 ini.</p>
<p>“Kita lihat dari <em>capital adequacy ratio</em> (CAR) nya mereka, dilihat dari <em>non performing loan</em> mereka, dilihat dari <em>landing rate</em> mereka, semuanya sampai dengan bulan Oktober ini dan nampaknya <em>adjustment </em> terhadap angka Rp15.000 terjadi secara cukup baik,” terang Sri Mulyani.</p>
<p>Sementara kalau dilihat dari sektor riil pertumbuhan ekonomi, menurut Menkeu Sri Mulyani Indrawati, hingga kuartal ketiga diperkirakan masih cukup tinggi.</p>
<p>Bahkan bulan September kemarin, lanjut Sri Mulyani, mengalami penurunan deflasi, dan <em>gross</em>terutama dikontribusikan dari sektor konsumsi, investasi dan pada <em>degree </em>tertentu adalah ekspor dan belanja pemerintah yang sudah tumbuh diatas 8% bisa memberikab kontribusi yang bagus.</p>
<p>Sementara dari sisi kestabilan secara umum, Sri Mulyani meyakini Bank Indonesia akan terus mengelola nilai tukar ini sehingga bisa mengawal perekonomian menyesuaikan dengan suatu tingkat <em>equilibrium </em>baru.</p>
<p>“Kita tentu semuanya berharap dan akan terus menjaga menggunakan instrumen yang ada,” tegas Sri Mulyani seraya menambahkan, dari Kementerian Keuangan sendiri akan menggunakan instrumen APBN fiskal di dalam menjaga perekonomian, baik dalam artian menjaga pertumbuhan ekonomi, meningkatkan stabilitas dan juga untuk melindungi terutama kelompok masyarakat yang paling rawan.</p>
<p>Karena itu, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dirinya melihat pergolakan nilai tukar rupiah ini sebagai suatu tingkat yang harus dilihat secara seksama.</p>
<p>Namun Sri Mulyani juga melihat bahwa <em>adjustment</em> atau penyesuaian dari perekonomian kita terhadap level normalisasi dari kebijakan moneter Amerika yang berdampak terhadap nilai rupiah bisa berjalan cukup baik.</p>
<p>Karena itu, Menkeu berharap penyesuaian  ini akan bisa muncul dalam bentuk tetap indikator-indikator perekonomian yang bisa dijaga secara baik. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dollar-kembali-tembus-rp15-000-ini-tanggapan-menkeu/">Dollar Kembali Tembus Rp15.000, Ini Tanggapan Menkeu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Nilai Tukar Rupiah, Ini Rencana Pemerintah</title>
		<link>https://prokabar.com/soal-nilai-tukar-rupiah-ini-rencana-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2018 14:39:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#Dollar]]></category>
		<category><![CDATA[#Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[#kp]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=17889</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Nilai tukar rupiah sejak Selasa 4 September 2018 hingga Rabu 5 September 2018 pagi terus bergerak fluktuatif. Satu dolar Amerika Serikat,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/soal-nilai-tukar-rupiah-ini-rencana-pemerintah/">Soal Nilai Tukar Rupiah, Ini Rencana Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar </strong>&#8211; Nilai tukar rupiah sejak Selasa 4 September 2018 hingga Rabu 5 September 2018 pagi terus bergerak fluktuatif. Satu dolar Amerika Serikat, saat ini dihargai dengan nilai yang hampir mendekati Rp15 ribu.</p>
<p>Kondisi ini ternyata tidak hanya dialami Indonesia. Kondisi perekonomian global menjadi salah satu faktor penyebab lemahanya nilai tukar mata uang terhadap dolar AS.</p>
<p>Hal itu diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo. Ia mengatakan, &#8220;Ini adalah faktor eksternal yang bertubi-tubi, baik yang berkaitan dengan kenaikan suku bunga di Amerika, yang berhubungan dengan perang dagang AS-China, maupun yang berkaitan dengan krisis di Turki dan Argentina,&#8221; katanya dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet.</p>
<p>Kendati begitu, Indonesia tidak berada dalam posisi aman. Menurut dia, semua pihak harus waspada dan hati.</p>
<p>Sejauh ini, Jokowi mengaku bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi di sektor fiskal, moneter, industri, dan dengan pelaku-pelaku usaha, karena koordinasi yang kuat akan menjadi kunci sehingga jalannya segaris semuanya.</p>
<p>&#8220;Kuncinya memang hanya ada dua, di investasi yang harus terus meningkat dan ekspor yang juga harus meningkat sehingga bisa menyelesaikan defisit transaksi berjalan,&#8221; sebut mantan Gubernur DKI Jakarta itu.</p>
<p>Untuk mendukung hal tersebut, Jokowi menjelaskan, bahwa pemerintah saat ini telah memproses dan sudah berjalan mandatory Biodiesel 20 (B20) yang berlaku per 1 September 2018. Kebijakan ini diyakini Presiden akan mengurangi impor minyak yang tidak sedikit. &#8220;Perkiraan kita hampir 5 miliar dolar AS,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, kalau CPO (minyak kelapa sawit) akan dipakai sendiri untuk B20, menurut dia nantinya suplai ke pasar akan menjadi naik, sehingga diharapkan harga CPO juga akan merangkak naik.(*/kp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/soal-nilai-tukar-rupiah-ini-rencana-pemerintah/">Soal Nilai Tukar Rupiah, Ini Rencana Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 38/120 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.037 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:03:42 by W3 Total Cache
-->