<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#reses Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/reses/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/reses/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 Oct 2021 00:27:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#reses Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/reses/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berdayakan KWT Padayo Saiyo, Evi Yandri Serahkan Ayam Petelur</title>
		<link>https://prokabar.com/berdayakan-kwt-padayo-saiyo-evi-yandri-serahkan-ayam-petelur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Oct 2021 00:27:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#adh]]></category>
		<category><![CDATA[#dprdsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#pertenakan]]></category>
		<category><![CDATA[#reses]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96791</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Masa sebelum dan saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, belum ada perbaikan berarti dalam hal pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat. Ini...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berdayakan-kwt-padayo-saiyo-evi-yandri-serahkan-ayam-petelur/">Berdayakan KWT Padayo Saiyo, Evi Yandri Serahkan Ayam Petelur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211; </strong>Masa sebelum dan saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, belum ada perbaikan berarti dalam hal pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat.</p>
<p>Ini lah yang mendasari faktor pemberdayaan masyarakat agar dapat lebih produktif dan mendapatkan pendapatan dari hasil pertanian, perkebunan hingga perikanan.</p>
<p>Ini juga yang mrnjadi salah satu fokus perhatian Evi Yandri Rajo Budiman, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat.</p>
<p>Evi yang berasal dari daerah pemilihan Kota Padang, atau Sumbar satu, pada pileg April 2019 lalu, melakukan reses secara maraton selama satu hari di tak kurang tujuh lokasi yang keseluruhannya adalah padang pinggir kota.</p>
<p>Salah satunya adalah di kawasan padayo, RT 02 Rw 12, Kelurahan Indaruang. Di kawasan yang menjadi bagian dari kecamatan Lubuk Kilangan ini, Evi Yandri menyerahkan 40 ekor ayam kampung petelur kepada KWT Padayo Saiyo.</p>
<p>Kelompok Wanita Tani ini memiliki 18 anggota, dimana seluruhnya memiliki aneka ragam tanaman keluarga atau tanaman pekarangan yang cukup produktif, seperti buncis, jahe, jahe merah, cabe rawit, kacang panjang, cabe merah, buah pala, asam kesturi dan lainnya.</p>
<p>Pemberian 40 ayam kampung petelur secara simbolis, dimana selanjutnya akan diberikan secara total 400 ayam kampung petelur kepada Kelompok Wanita Tani ini, cukup memotivasi anggota KWT untuk semakin produktif.</p>
<p>Sesaat usai diserahkan, ayam petelur tersebut, langsung dimasukkan ke dalam kandang yang memang telah dimiliki oleh salah seorang anggota KWT dengan luas empa kali tujuh meter.</p>
<p>Evi Yandri berharap, seluruh anggota KWT terus berkordinasi selama pemeliharaan, sehingga nantinya dapat dicarikan solusi jika terdapat kendala selama pemeliharaan ayam petelur yang merupakan hasil dari balai penelitian di Bogor, Provinsi Jawa Barat.</p>
<p>&#8220;Saya berharap benar &#8211; benar ada keseriusan dari KWT Padayo Saiyo dalam pengembangan ayam petelur. Ayamnya ini ayam kualitas unggul, dari balai penelitian di bogor, untuk pakannya murah, sehingga kami berharap anggota KWT hanya memanfaatkan telur ayam untuk diambil hasilnya, dan bukan ayamnya yang dimanfaatkan untuk dijual,&#8221; sebut Evi Yandri sedikit berkelakar, yang disambut gelak tawa anggota KWT yang semuanya merupakan ibu rumah tangga.</p>
<p>Selain itu, Wakil Ketua Komisi Satu DPRD Sumbar ini, menyampaikan rencana seputar kepariwisataan, terutama dalam pengembangan wisata Goa Padayo, yang juga dapat diiringi dengan beberapa lokasi wisata seperti gua aie ilang dan ngalau kambiang masih di sekitar padayo tembus ke lubuak paraku.</p>
<p>Salah satu rencana terkini adalah membawa sebagian dari warga padayo ambil bagian dalam studi tiru ke lokasi desa sadar wisata di Provinsi Bali.</p>
<p>Pembina KWT Majid, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Evi Yandri, dan berjanji akan sebaik-baiknya menjalankan usaha ternak ayam petelur ini, agar benar-benar termanfaatkan dengan baik oleh seluruh anggota KWT Padayo Saiyo.</p>
<p>Selain kepada KWT Padayo Saiyo, bantuan indukan ayam kampung petelur yang dialokasikan oleh Evi Yandri Rajo Budiman, melalui dana Pokok-Pokok Pikirannya ini, bantuan ayam kampung petelur serupa juga diserahkan kepada KWT di kelurahan Kalumbuk, dan juga KWT Palarik City di kawasan palarik air pacah.</p>
<p>Ketua KWT di kalumbuk, Melly, mengapresiasi bantuan ayam kampung petelur ini, dan berharap membantu menambah pendapatan anggota KWT yang berjumlah 36 orang.</p>
<p>Terpisah, Alzefri, yang menjembatani pemberian bantuan kepada kelompok wanita tani Palarik City, di kawasan palarik, kelurahan Air Pacah, meyakini, semangat untuk berusaha di bidang peternakan ayam kampung kembali hidup ditengah-tengah anggota KWT, dengan adanya bantuan stimulan ayam kampung petelur ini.<br />
Ayam Kampung Petelur dialokasikan Evi Yandri melalui dana pokok-pokok pikirannya melalui Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat. <strong>(Adh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berdayakan-kwt-padayo-saiyo-evi-yandri-serahkan-ayam-petelur/">Berdayakan KWT Padayo Saiyo, Evi Yandri Serahkan Ayam Petelur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reses Perdana Rinaldi Dt. Rajo Mangkuto, Ini Paparan dan Respon Masyarakat</title>
		<link>https://prokabar.com/70150-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2020 02:05:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#reses]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=70150</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Rinaldi Datuak Rajo Mangkuto, Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat melakukan Reses Perorangan Perdananya dimasa Tatanan Normal Baru ke daerah pemilihannya, akhir...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/70150-2/">Reses Perdana Rinaldi Dt. Rajo Mangkuto, Ini Paparan dan Respon Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Rinaldi Datuak Rajo Mangkuto, Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat melakukan Reses Perorangan Perdananya dimasa Tatanan Normal Baru ke daerah pemilihannya, akhir pekan minggu ini. Kehadirannya disambut baik masyarakat, terutama dari berbagai organisasi kelompok masyarakat, sosial dan profesi di Kabupaten Agam.</p>
<p>Pertemuan perdananya, berada di Jorong Data Aia Gadang, Nagari Baringin, Kecamatan Pelembayan, Kabupaten Agam.</p>
<p>&#8220;Pengembangan padi merah atau padi ladang menjadi salah satu unggulan bagi masyarakat kita di sini. Karena sangat khas dan lestari sebagai tradisi unik masyarakat setempat. Selain itu jagung dan tanaman hortikultura lainnya juga menjadi andalan masyarakat dalam kesejahteraan ekonominya,&#8221; ungkap Rinaldi di sebuah surau daerah itu.</p>
<p>Untuk inovasi pengembangan kedepan, produksi energi berupa bahan bakar arang atau brickat juga bisa dikembangkan di daerah agraria ini. &#8220;Kita belajar dari Thailand. Di sana batang padi atau jerami saja bisa dijadikan lempengan energi yang telah dicetak melalui pengolahan pembakaran,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia melanjutkan ilmu pengetahuan itu dapat dipelajari dengan banyak cara, sehingga jerami yang biasanya dibuang dan dibakar begitu saja dapat bermanfaat multiguna. &#8220;Bickat di pasaran dunia cukup tinggi pasar permintaannya. Bahkan harganya cukup menjanjikan jika permintaan dapat terpenuhi. Dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita kedepan,&#8221; ajaknya.</p>
<p>Ninik Mamak Suku Koto bergelar Datuk Rajo Mangkuto ini juga mengkisahkan, kerasnya perjuangan masyarakat nenek moyang dahulu kala. Karena hidup di lereng perbukitan, jauh dari akses dan sarana prasarana memadai.</p>
<p>&#8220;Nenek moyang Data Aia Gadang, Data Simpang Dingin dan sekitar ini. Termasuk di seluruh selingkar Danau Maninjau memiliki historis yang mengesankan. Mereka melakukan perpindahan atau dengan istilah manaruko agar tidak dijajah oleh Bangsa Asing,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Semangat berjuang untuk melakukan manaruko itu sangat keras karena harus melalui hutan belantara. Dipenuhi hewan buas dan jurang yang sangat dalam. Ingin hidup merdeka, tidak ingin mau dijajah. Dan jauh dari penindasan penguasa zalim masa lalu. Semangat itu hingga kini mendorong semangat untuk maju.</p>
<p>&#8220;Kami adalah masyarakat pejuang. Karena kami sudah biasa melalui tantangan hidup yang amat keras. Meski demikian, tantangan untuk kedepan akan semakin keras lagi untuk mencapai banyak harapan. Dalam hal ini, sebagai Anggota Legislatif, akan berusaha mengakomodir segala aspirasi rakyat. Terutama daerah dapil pemilihan yang telah mempercayai saya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Rinaldi juga mendorong agar lahan pertanian sawah dan jagung, terus dikembangkan lebih luas dan lebih banyak lagi. Sehingga rencana yang disusun tadi, dapat terwujud nantinya.</p>
<p>Sementara itu, sejumlah masyarakat tetap berharap agar akses jalan dari Pasar Ahad Duo Koto menuju Data Sungai Pua, Data Simpang Dingin, Data Aia Gadang hingga Data Munti bisa diperbaiki dan diperbesar. Sehingga masyarakat dapat lancar dan aman melintasinya.</p>
<p>&#8220;Kami adalah penduduk pertanian dan perkebunan. Akses jalan adalah sarana utama untuk membawa hasil ke pasar sentral dan pasar tradisional. Selain itu, persoalan pupuk subsidi juga sangat terbatas. Kami sangat mengharapkan kuota itu lebih banyak lagi sehingga kami tidak kesulitan mendapatnya. Kapan perlu kalau bisa gratis lah hendaknya,&#8221; papar Lina Marni, seorang petani sekaligus warga Data Aia Gadang, Palembayan tersebut.</p>
<p>Dalam hal itu, Rinaldi langsung menjawab, terkait pupuk subsidi memang dilematis dan sulit untuk diintervensi. Karena beberapa hal yang belum dipahami sepenuhnya. Meski demikian, pupuk subsidi memang harus melalui Kelompok Tani sesuai jumlah luas lahan Anggota perindividu dan perkelompok.</p>
<p>&#8220;Kita berharap masyarakat petani kita akan dialihkan ke Pupuk Kompos atau Pupuk Kandang. Kendalanya adalah tidak semua petani mampu mengolah dan memproduksi pupuk non organik ini. Butuh keahlian khusus agar hasil pemakaiannya dapat memuaskan. Dan membuat tanaman benar-benar subur dan sehat. Dalam hal ini masyarakat meminta adanya pelatihan pengolahan dan pembuatan pupuk kompos. Dan kami akan usahakan itu bisa terwujud nanti,&#8221; pungkasnya. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/70150-2/">Reses Perdana Rinaldi Dt. Rajo Mangkuto, Ini Paparan dan Respon Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/61 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.012 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-09 07:03:21 by W3 Total Cache
-->