<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#republika Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/republika/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/republika/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Oct 2018 04:27:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#republika Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/republika/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lion Air Jatuh, Salut Untuk Republika Dan Harian Jogja</title>
		<link>https://prokabar.com/lion-air-jatuh-salut-untuk-republika-dan-harian-jogja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Oct 2018 04:27:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#harianjogja]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#JT610]]></category>
		<category><![CDATA[#LionAir]]></category>
		<category><![CDATA[#LionAirJatuh]]></category>
		<category><![CDATA[#nrs]]></category>
		<category><![CDATA[#republika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22547</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Halaman satu, Harian umum Republika dan Harian Jogja edisi Selasa (30/10) tampil tanpa diduga. Di Republika, hanya satu kata ditulis di situ:...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lion-air-jatuh-salut-untuk-republika-dan-harian-jogja/">Lion Air Jatuh, Salut Untuk Republika Dan Harian Jogja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Halaman satu, Harian umum Republika dan Harian Jogja edisi Selasa (30/10) tampil tanpa diduga.</p>
<p>Di Republika, hanya satu kata ditulis di situ: Innalilahi&#8230; Sedang di Harian Jogja: Misteri 13 Menit.</p>
<p>Lalu pada halaman depan itu ada lukisan kursi pesawat, lengkap dengan sabuk pengaman. Di sandaran pada bagian kelapa dipasang logo Lion Air. Kursi itu letaknya di bagian bawah halaman, sedang kalimat &#8220;Innalillah&#8230;&#8221; persis di atas lipatan. Di bawah dagang, &#8220;Republika&#8221; ada peta rute yang ditempuh Lion Air, Jakarta- Pangkal Pinang. Rute itu bergaris merah halus dan berhenti di Tanjung Kerawang. Ada 11 titik di garis merah itu, lengkap dengan penjelasannya.<br />
Penampilan halaman pertama Republika semacam itu, merupakan hasil kreativitas newsroom surat kabar tersebut.</p>
<p><b>Kreatif</b></p>
<p>Republika pernah menjadi media peraih juara 1 atas kepeduliannya pada bencana. Tatkala kabut asap mendera Indonesia, terutama Riau, koran ini tampil mengejutkan. Halaman depannya tak ada berita, cuma gambar asap dan judul berita yang kabur tertutup kabut. Ini adalah kreativitas yang kesekian kalinya.</p>
<p><b>Harian</b> <b>Jogja</b></p>
<p>Harian Jogja lebih spektakuler lagi. Halaman depannya full foto laut biru. Lalu di atas muncul judul mencolok dengan warna putih, Misteri 13 Menit. Kemudia di tengah-tengah laut biru itu ada susunan bunga duka diatur sedemikian rupa sehingga menyerupai pesawat terbang. Di dalam pesawat itulah ada berita. Posisi pesawat berbingkai bunga duka itu, menjadi fokus kuat di laut biru, karena letaknya di tengah. (nrs)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lion-air-jatuh-salut-untuk-republika-dan-harian-jogja/">Lion Air Jatuh, Salut Untuk Republika Dan Harian Jogja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Klarifikasi Tentang Pendiri Dompet Dhuafa Republika</title>
		<link>https://prokabar.com/klarifikasi-tentang-pendiri-dompet-dhuafa-republika/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2018 13:46:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#dompetdhuafa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#republika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=18332</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar —  Seiring beredarnya informasi di dunia maya terkait pendiri Dompet Dhuafa, maka pada Selasa (11/9), dengan ini lembaga nirlaba milik masyarakat, Dompet Dhuafa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/klarifikasi-tentang-pendiri-dompet-dhuafa-republika/">Klarifikasi Tentang Pendiri Dompet Dhuafa Republika</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong> Seiring beredarnya informasi di dunia maya terkait pendiri Dompet Dhuafa, maka pada Selasa (11/9), dengan ini lembaga nirlaba milik masyarakat, Dompet Dhuafa menyampaikan klarifikasi. Terutama terkait pesan yang beredar di masyarakat yang bersumber dari artikel yang ditulis oleh Farah Ambimanyu, di laman akun blog jurnalis miliknya yang berjudul ‘Mengapa Harus Erick Thohir yang Terpilih?’ pada beberapa waktu lalu.</p>
<p>Dalam artikel tersebut, tertuang pernyataan ‘Selain memiliki bisnis di berbagai bidang, beliau juga pendiri dari organisasi amal ”Darma Bakti Mahaka Foundation&#8221; dan ”Dompet Dhuafa Republika&#8221;. Bahwa Erick Tohir yang dimaksud pada artikel tersebut sebagai ketua Tim Kampanye Nasional pemenangan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden tahun 2019, disebutkan juga sebagai pendiri Dompet Dhuafa adalah tidak benar.</p>
<p>Dompet Dhuafa atau yang dulu dikenal sebutan Dompet Dhuafa Republika, tetap menjaga independensi sebagai lembaga nirlaba milik masyarakat Indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa melalui pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf (ZISWAF), serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan maupun lembaga.</p>
<p>Terinspirasi dedikasi Corps Dakwah Pedesaan (CDP) di Yogyakarta, Pimpinan Harian Umum Republika, Parni Hadi, meminta karyawan Republika untuk menunaikan Zakat mereka secara bersama dan berkesinambungan. Dari penggalangan dana internal tersebut, Republika lalu mengajak segenap masyarakat untuk ikut menyisihkan sebagian kecil penghasilannya. Pada 2 Juli 1993, sebuah rubrik di halaman muka Harian Umum Republika dengan tajuk &#8220;Dompet Dhuafa&#8221; pun dibuka. Kolom kecil tersebut mengundang pembaca untuk turut andil pada gerakan peduli yang diinisiasi Harian Umum Republika. Tanggal ini kemudian ditandai sebagai hari jadi Dompet Dhuafa Republika. Setahun setelahnya, pembentukan yayasan telah dilakukan di hadapan Notaris H. Abu Yusuf, SH tanggal 14 September 1994, diumumkan dalam Berita Negara RI No. 163/A.YAY.HKM/1996/PNJAKSEL.</p>
<p>Melalui pengesahan Berita Acara Negara tersebut, maka Yayasan Dompet Dhuafa telah menjadi satu lembaga mandiri dan independen yang tak terikat oleh Harian Umum Republika. Karena telah memiliki Badan Hukum yang berbeda antara HU Republika dan Yayasan Dompet Dhuafa Republika. Kemudian Yayasan Dompet Dhuafa Republika dikukuhkan sebagai Lembaga Zakat Nasional (LAZNAS) oleh Departemen Agama RI berdasarkan SK Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 439 Tahun 2001.</p>
<p>Parni Hadi sebagai Inisiator, Pendiri dan Ketua Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika meyakini bahwa berkat kepercayaan publik (Public trust) yang terus berkembang, banyak yang telah dicapai, tetapi lebih banyak lagi yang ingin digapai bersama masyarakat. Capaian Dompet Dhuafa selama ini bukan semata karena kemampuan seorang atau pribadi semata. Melainkan berkat rahmat Allah yang mewujud dalam kepercayaan publik (muzakki dan mustahik) yang berkolaborasi dengan para mitra kerja. Insyaa Allah menuju 25 tahun kedua, Dompet Dhuafa terus berikhtiar mengokohkan jatidirinya sebagai sebuah lembaga filantropi Islam yang berkhidmat dalam memberdayakan kaum dhuafa melalui pendekatan budaya dan kegiatan filantropis, serta usaha sosial profetik. Maka, melalui klarifikasi berikut, Dompet Dhuafa adalah lembaga non profit milik masyarakat, yang independen mengelola donasi dan memberdayakan masyarakat Indonesia, serta menjaga netralitas di dunia politik. <b>(rel/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/klarifikasi-tentang-pendiri-dompet-dhuafa-republika/">Klarifikasi Tentang Pendiri Dompet Dhuafa Republika</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/65 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.034 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:44:38 by W3 Total Cache
-->