<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#remaja Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/remaja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/remaja/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Sep 2022 10:43:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#remaja Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/remaja/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mojok di Tempat Gelap, Empat Pasang Sejoli di Padang Diangkut Satpol PP</title>
		<link>https://prokabar.com/mojok-di-tempat-gelap-empat-pasang-sejoli-di-padang-diangkut-satpol-pp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2022 10:43:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#remaja]]></category>
		<category><![CDATA[#SatpolPP]]></category>
		<category><![CDATA[#satpolpppadang]]></category>
		<category><![CDATA[#sejoli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=107177</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Mojok di tempat gelap, empat pasang sejoli diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Padang, Senin (26/9) malam. Keempat pasang remaja ini diangkut...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mojok-di-tempat-gelap-empat-pasang-sejoli-di-padang-diangkut-satpol-pp/">Mojok di Tempat Gelap, Empat Pasang Sejoli di Padang Diangkut Satpol PP</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Mojok di tempat gelap, empat pasang sejoli diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Padang, Senin (26/9) malam.</p>
<p>Keempat pasang remaja ini diangkut dari kawasan Batu Grib, Pantai Padang karena berpasangan-pasang di tempat gelap.</p>
<p>Kasat Pol PP Padang, Mursalim menjelaskan bahwa saat itu petugas tengah melakukan giat dalam upaya cipta kondisi di lokasi wisata.</p>
<p>&#8220;Kita amankan, karena hal tersebut tidak bagus dan bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,&#8221; ungkapnya, Selasa (27/9).</p>
<p>Ia menambahkan, kelakuan remaja tersebut di luar norma yang berlaku dan bertentangan dengan kebiasaan masyarakat Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Tidak ada larangan untuk bersantai di tepi pantai, tapi carilah lokasi yang terang dan ada cahayanya, agar tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat,&#8221; terangnya.</p>
<p>Delapan remaja tersebut akhirnya diserahkan ke PPNS untuk dilakukan proses sesuai aturan yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Mereka kita minta membuat surat pernyataan, serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi,&#8221; tutupnya. <strong>(*/pk)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mojok-di-tempat-gelap-empat-pasang-sejoli-di-padang-diangkut-satpol-pp/">Mojok di Tempat Gelap, Empat Pasang Sejoli di Padang Diangkut Satpol PP</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Industri Komunikasi Pengaruhi Prilaku Seksual Remaja</title>
		<link>https://prokabar.com/industri-komunikasi-pengaruhi-prilaku-seksual-remaja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2021 03:10:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[#instagram]]></category>
		<category><![CDATA[#Line]]></category>
		<category><![CDATA[#remaja]]></category>
		<category><![CDATA[#smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[#twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[porno]]></category>
		<category><![CDATA[Seks]]></category>
		<category><![CDATA[Seksualitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97350</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211;  Perkembangan teknologi informasi dan industri komunikasi telah membuka babak baru bagi kemajuan peradaban manusia. Setiap individu dengan sendirinya memiliki inisiatif dan lebih...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/industri-komunikasi-pengaruhi-prilaku-seksual-remaja/">Industri Komunikasi Pengaruhi Prilaku Seksual Remaja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://prokabar.com/"><strong>Prokabar.com &#8211; </strong></a> Perkembangan teknologi informasi dan industri komunikasi telah membuka babak baru bagi kemajuan peradaban manusia.</p>
<p>Setiap individu dengan sendirinya memiliki inisiatif dan lebih otonom untuk mengetahui apa yang ada di sekitarnya.</p>
<p>Kegiatan komunikasi yang dahululunya menggunakan peralatan yang begitu rumit, kini relatif sudah tergantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis.</p>
<figure id="attachment_97351" aria-describedby="caption-attachment-97351" style="width: 719px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://prokabar.com/industri-komunikasi-pengaruhi-prilaku-seksual-remaja/dafrizal/" rel="attachment wp-att-97351"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-97351" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/11/Dafrizal.jpg" alt="Dafrizal, Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Andalas" width="719" height="557" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/11/Dafrizal.jpg 719w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/11/Dafrizal-300x232.jpg 300w" sizes="(max-width: 719px) 100vw, 719px" /></a><figcaption id="caption-attachment-97351" class="wp-caption-text">Dafrizal, Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Andalas</figcaption></figure>
<p>Di zaman sekarang manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangan yang telah ada.</p>
<p>Jika tidak, mereka juga akan ketinggalan informasi dan mungkin juga akan terkucilkan atau teralienasi oleh keadaan.</p>
<p>Tapi, jika pemakai produk dari industri komunikasi ini tidak memaksimalkan fungsionalitas dan memakainya tidak sesuai dengan kebutuhan, maka kinerjanya tidak akan efektif.</p>
<p>Kemajuan teknologi komunikasi di satu sisi memberikan dampak yang positif seperti memudahkan manusia untuk berinteraksi antara satu dengan yang lain.</p>
<p>Bahkan memudahkan manusia untuk menjalankan aktivitasnya, dan memperoleh informasi.</p>
<p>Mudahnya informasi tersebut dapat mempengaruhi cara pandang, gaya hidup serta budaya dalam suatu masyarakat tertentu.</p>
<p>Di sisi lain, teknologi komunikasi juga mempunyai dampak negatif.</p>
<p>Misalnya menjadi pemicu melakukan perilaku menyimpang seperti penipuan, menyontek ketika ujian nasional, mengunduh situs-situs porno ataupun mengunggah gambar atau video porno yang dapat menyebabkan penurunan moralitas bangsa.</p>
<p>Terbukanya akses informasi memungkinkan setiap orang untuk mengakses berbagai macam informasi termasuk yang menyajikan adegan seksual secara implisit bagi remaja.</p>
<p>Bagi masyarakat Indonesia khususnya kalangan remaja, media sosial seakan sudah menjadi candu, tiada hari tanpa membuka media sosial, hampir 24 jam mereka tidak lepas dari <em>smartphone</em>.</p>
<p>Industri komunikasi terbesar yang paling banyak penggunanya antara lain; <em>Facebook, Twitter, Path, Youtube, Instagram, Line, Whatsapp, Blackberry Messenger.</em></p>
<p>Masing-masing media sosial tersebut mempunyai keunggulan khusus dalam menarik banyak pengguna media sosial yang mereka miliki.</p>
<h4>Penyalahgunaan Media Sosial</h4>
<p>Sebagian besar para remaja menggunakan smartphone yang memudahkannya mengakses situs porno.</p>
<p>Penggunaan smartphone ini perlu pendampingan dan edukasi agar perilaku seks tidak terjadi di kalangan remaja.</p>
<p>Minimnya pengetahuan tentang seks dan kemudahan akses pornografi justru mendorong remaja untuk mencoba-coba pengalaman baru.</p>
<p>Remaja memiliki rasa ingin tahu dan fantasi seksual yang begitu besar sehingga menyebabkan mereka mempraktikkan apa yang orang dewasa lakukan dan mencoba hal-hal baru dan sangat rentan terhadap informasi yang salah tentang perilaku seks.</p>
<p>Sebagian remaja yang penggunaan <em>gadget </em>tinggi dan sering mengakses media sosial untuk menonton video seks/ porno kemudian sering mempengaruhi pacar atau temannya untuk ikut menonton bersama.</p>
<p>Seorang remaja yang baru kenal dengan teknologi membuat mereka sulit menyesuaikan diri.</p>
<p>Kedua, perubahan teknologi mempunyai suatu tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Akan tetapi perubahan teknologi ini mempunyai dampak yang positif dan negatif terhadap perilaku remaja.</p>
<p>Perubahan teknologi yang berdampak pada interaksi sosial para remaja menyebabkan ketidakseimbangan antara norma lama dengan keadaan saat ini.</p>
<p>Sehingga remaja butuh kontrol sosial dari keluarga ataupun lingkungan terdekat mereka agar tetap terjadi keseimbangan antara nilai dan norma lama dengan kondisi sosial saat ini dengan tujuan untuk mempertahankan integrasi dalam masyarakat.</p>
<h4>Peran Strategis Sekolah</h4>
<p>Sekolah memiliki peran strategis dan penting selain keluarga yang utama dalam membentuk perilaku remaja.</p>
<p>Sekolah harus mampu mengidentifikasi interaksi-interaksi remaja selama di sekolah maupun di luar sekolah yang mempengaruhi para siswa terutama saat bersama dengan teman sebaya dan gurunya.</p>
<p>Beberapa cara untuk mencegah perilaku seks di Sekolah adalah dengan menjalin hubungan baik antara guru dan siswa sebagai strategi dalam mensosialisasikan nilai-nilai yang baik dan memberi pemahaman tentang perilaku serta pergaulan yang sehat.</p>
<p>Pemahaman remaja tentang seksual tidak lepas dari peran orangtua, karena edukasi awal tentang seks dimulai pada kehidupan dilingkungan keluarga.</p>
<p>Keengganan dan rasa malu remaja untuk berkomunikasi dengan orangtua sebagai tempat berbagi tentang masalah seks menjadikan mereka kehilangan arah dan gagal memahami pentingnya pendidikan seksual.</p>
<p>Peran orang tua sangat dibutuhkan remaja dalam memberikan informasi pengetahuan seks yang tepat. Orang tua adalah pihak yang paling bertanggung jawab akan hal tersebut.</p>
<p>Mengingat anak remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi maka masa inilah yang sesungguhnya penting bagi orang tua untuk diperhatikan dalam memasuki nilai dan norma yang berlaku dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.</p>
<p>Sehingga dengan demikian sangat jelas bagi kita bahwa permasalahan prilaku seksual remaja ini dapat ditangani secara bersama-sama oleh orang tua, sekolah, pemerintah dan remaja itu sendiri, yaitu dengan selalu terus diingatkan agar melakukan refleksi moral.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/industri-komunikasi-pengaruhi-prilaku-seksual-remaja/">Industri Komunikasi Pengaruhi Prilaku Seksual Remaja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baru 14 Tahun, Nayla Ajak Generasi Milenial Ikut Vaksinasi</title>
		<link>https://prokabar.com/baru-14-tahun-nayla-ajak-generasi-milenial-ikut-vaksinasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2021 12:12:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#remaja]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[#vina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=90309</guid>

					<description><![CDATA[<p>PADANG PANJANG &#8211; Usainya baru menginjak 14 tahun. Namun siang itu, Minggu (4/7), Nayla Callista, turut antre di Puskesmas Kebun Sikolos, Padang Panjang. Tanpa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/baru-14-tahun-nayla-ajak-generasi-milenial-ikut-vaksinasi/">Baru 14 Tahun, Nayla Ajak Generasi Milenial Ikut Vaksinasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PADANG PANJANG</strong> &#8211; Usainya baru menginjak 14 tahun. Namun siang itu, Minggu (4/7), Nayla Callista, turut antre di Puskesmas Kebun Sikolos, Padang Panjang.</p>
<p>Tanpa ragu, gadis remaja itu turut bergabung dengan orang dewasa dan lansia. Dia ingin mendapatkan vaksinasi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Mumpung pemerintah sudah membolehkan para remaja mendapatkan layanan vaksinasi dan gratis pula,&#8221; celetuk Nayla.</p>
<p>Nayla sangat yakin vaksinasi sangat diperlukan, mengingat kondisi Covid-19 yang semakin manjadi-jadi.</p>
<p>Tanpa paksaan siapapun dia, dengan berbekal pengetahuan tentang vaksin yang didapat dari media dan orang tua, Nayla pun memutuskan ikut serta dalam vaksinasi Covid-19 ini.</p>
<p>Dia mengaku, semula, tidak mau sama sekali mengikuti vaksinasi Covid-19 ini, karena banyaknya isu dan berita yang dibaca di media sosial.</p>
<p>Namun setelah mendapatkan banyak informasi yang benar mengenai vaksinasi ini dan melihat pemberitaan Covid-19, Nayla tidak mau menyesal di akhir lantaran tidak mengikutinya.</p>
<p>&#8220;Daripada nanti menyesal di akhir, lebih baik mencari pencegahan diawal. Supaya meningkatkan daya tahan tubuh dan terhindar dari Covid-19,&#8221; ujarnya saat ditemui di sela-sela menunggu antrean vaksinasi.</p>
<p>Nayla juga mengajak generasi milenial untuk ikut berpartisipasi dalam vaksinasi Covid-19, karena ini untuk kebaikan kita bersama.</p>
<p>&#8220;Selagi masih dibuka dan tidak dipungut biaya (gratis) mari bersama-sama kita ikuti program vaksinasi Covid-19 ini,&#8221; ajaknya. <strong>(vina)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/baru-14-tahun-nayla-ajak-generasi-milenial-ikut-vaksinasi/">Baru 14 Tahun, Nayla Ajak Generasi Milenial Ikut Vaksinasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Pesan Untuk Remaja Putri Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-pesan-untuk-remaja-putri-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2018 11:57:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#remaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=24490</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bogor, Prokabar — Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan RI Siswanto menyatakan penguatan edukasi dalam hal kesehatan remaja terkait pandangan soal penampilan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-pesan-untuk-remaja-putri-indonesia/">Ini Pesan Untuk Remaja Putri Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bogor, Prokabar — </strong>Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan RI Siswanto menyatakan penguatan edukasi dalam hal kesehatan remaja terkait pandangan soal penampilan yang membawa dampak besar bagi kesehatan penting dilakukan.</p>
<p>“Remaja putri di Indonesia masih ada yang memiliki pandangan bahwa mengenai body image yang kurus dan kecil seperti pensil itu dianggap cantik. Remaja putri perlu menyadari bahwa persiapan hamil itu butuh kecukupan gizi,” ujar Siswanto saat memaparkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018.</p>
<p>Menurutnya, pandangan tersebut sangat penting untuk diluruskan, mengingat remaja putri merupakan calon ibu di masa depan. Seorang ibu hamil bila kondisinya kurang energi kronis (KEK) akan membawa dampak bagi janin yang sedang dikandungnya, karena dapat berpeluang bayinya lahir kurang 2,5 Kg yang sering disebut berat bayi lahir rendah (BBLR) atau panjang badan saat lahir kurang dari 48 cm.</p>
<p>“Ibu hamil yang kurang energi kronis (KEK) merupakan calon produsen anak stunting. Karena kalau ibunya kurang energi, anaknya lahir BBLR atau pendek,” imbuh Siswanto.</p>
<p>Sebenarnya, Riskesdas 2018 menemukan hasil yang cukup baik, karena berhasil memotret penurunan angka KEK pada wanita usia subur (WUS).</p>
<p>Riskesdas 2013 lalu mencatat WUS KEK hamil sebesar 24,2 persen dan WUS KEK tidak hamil sebesar 20,8 persen. Sementara Riskesdas 2018 mencatat WUS KEK hamil sebesar 17,3 persen dan WUS KEK tidak hamil 14,5 persen. Namun, adanya anggapan yang salah pada remaja mengenai ukuran kecantikan yang diidentikkan dengan kurus badan, menjadi tantangan besar dalam upaya pencegahan stunting.</p>
<p>Belum lagi tantangan anemia pada remaja putri dari 37,1 persen pada Riskedas 2013 yang justru mengalami peningkatan menjadi 48,9 persen pada Riskesdas 2018, dengan proporsi anemia ada di kelompok umur 15-24 tahun dan 25-34 tahun.</p>
<p>Hal-hal tersebut jelas menguatkan bahwa kesehatan remaja sangat menentukan keberhasilan pembangunan kesehatan, terutama dalam upaya mencetak kualitas generasi penerus bangsa di masa depan. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-pesan-untuk-remaja-putri-indonesia/">Ini Pesan Untuk Remaja Putri Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 35/116 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.026 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:02:50 by W3 Total Cache
-->