<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ramadhan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/ramadhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/ramadhan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Feb 2025 14:53:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>Ramadhan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/ramadhan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kurenah Puasa di Dunia Maya</title>
		<link>https://prokabar.com/kurenah-puasa-di-dunia-maya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2021 06:46:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ota Lapau]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[dotor]]></category>
		<category><![CDATA[dunia maya]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[profesor]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=85632</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211; Kurenah Puasa di dunia maya. Entah puasa entah tidak, di dunia maya, orang-orang mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dengan faseh. Sementara, pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kurenah-puasa-di-dunia-maya/">Kurenah Puasa di Dunia Maya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Prokabar.com &#8211; </strong>Kurenah Puasa di dunia maya. Entah puasa entah tidak, di dunia maya, orang-orang mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dengan <em>faseh</em>.</p>
<p>Sementara, pada kesempatan lain, di tengah hari yang terik, dia mengunggah pula gambar segelas es campur, yang gelasnya berembun karena dingin.</p>
<p>Di dalam gelas itu, warna-warni es campur menggoda selera. Tak kepalang juga menggoda iman.</p>
<p>Begitulah, kalau sudah berada di dunia maya, seperti berada di jalan tol.</p>
<p>Seenaknya menekan gas, tak berpikir kawan-lawan lagi. Kurenah puasa di dunia maya, <em>upload</em> dulu, urusan kemudian.</p>
<p>Tak perlu apa akibat dan tanggapan orang, yang penting <em>upload</em>.</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://prokabar.com/pakiah-mulai-indak-ka-lapau-simpang/"><strong>Pakiah Mulai Indak Ka Lapau Simpang</strong></a></li>
<li><strong><a href="https://prokabar.com/yuang-pasa-kapiradan/">Yuang Pasa Kapiradan</a></strong></li>
<li><a href="https://prokabar.com/cucuak/"><strong>Cucuak</strong></a></li>
</ul>
<p>Mungkin orang sakit hati, menangis, marah, itu bukan <em>gue</em>, urusan <em>lu! </em></p>
<p><em>“Tak terasa puasa kita tinggal 29 hari lagi,” </em>begitu salah satu status hari pertama Ramadhan, ketika waktu berbuka tiba.</p>
<p>Puasa baru saja mulai, tapi sudah seakan-akan begitu dekat 29 hari itu. Atau sudah begitu lama ibadah puasa dilaksanakan.</p>
<p>Status ini, sebuah hiburan yang sangat sadar sedang membohongi nalar.</p>
<p>Lalu, pada bagian lain, dia mengunggah sebuah foto <em>sponge</em> belum terpakai dengan tulisan; <em>“Ngelihat busa buat nyuci jam segini, seperti lihat Bika Ambon.” </em></p>
<p>Biasanya ini muncul pada jam-jam yang rawan. Antara jam 12.00 Wib sampai 14.00 Wib.</p>
<p>Entah siapa yang memulai, foto ini dikirim dari satu tempat ke tempat, berputar-putar lalu mungkin kembali kepada pembuat pertamanya.</p>
<p>Yang jelas, sama modusnya dengan foto es campur tadi. <em>Cari perhatian! </em></p>
<p>Ampun kita. Puasa seperti <em>bagarah-garah</em> saja dibuatnya. <em>Request</em> adzan maghrib logat daerah, kepada penyiar radio.</p>
<p>Biasanya pendengar request lagu, kirim salam, kini request adzan maghrib di tengah hari. Orang lapar memang kreatif!</p>
<p>Mungkin begitu yang lebih tepat. Hehehe. Otaknya encer berpikir, demi melupakan rasa lapar dan melupakan waktu.</p>
<p>Selain yang tidak serius seperti di atas, banyak juga yang serius di bulan puasa.</p>
<p>Ada yang mengupload status tiap sebentar, ayat suci, hadits, kisah-kisah, kiat-kiat, munasabah bermacam-macam tema.</p>
<p>Entah dibaca entah tidak, yang jelas, unggah saja dulu, urusan  dibaca atau tidak, itu kemudian.</p>
<h3><strong>Hiburan Puasa </strong></h3>
<p>Kurenah puasa di dunia maya, media puasa menjadi hiburan.</p>
<p>Serupa dendang perintang waktu, kata orang-orang tua kita dulu.</p>
<p>Tempat jarak dan waktu dituntaskan. Ide berseliweran disampaikan.</p>
<p>Tempat kadang-kadang seperti air bah yang membawa banyak sampah! Hahaha.</p>
<p>Namun demikian, ini penting. Bermain di dunia maya itu harus hati-hati. Harus mengerti sedang apa dan mau apa.</p>
<p>Dunia maya, sebagai media komunikasi tidak bisa serta merta mampu membawa seluruh maksud yang akan disampaikan.</p>
<p><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<ul>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/soeharto-bangun-999-masjid-dari-sedekah-umat-islam/"><strong>Soeharto Bangun 999 Masjid dari Sedekah Umat Islam</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/sastra/lantunan-indah-para-gadis-di-malam-pertama-ramadhan/"><strong>Lantunan Indah Para Gadis di Malam Pertama Ramadhan</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/ramadhan/ramadhan-datang-hati-senang/"><strong>Ramadhan Datang Hati Senang</strong></a></li>
</ul>
<p>Catat itu. Sering kali orang hebat, orang kuat, orang berpangkat, doktor mungkin juga profesor, tergelincir komentarnya di media sosial karena tidak paham watak media sosial.</p>
<p>Ketika ia serius, ternyata lawan bicaranya bisa saja tidak serius-serius amat.</p>
<p>Jadi, sinyalnya sedang tidak sama, tidak senada. Akibatnya gagal mencapai tujuan komunikasi.</p>
<p>Kadar pengetahuannya tentang media sosial dan berselancar di dunia maya haruslah secara serius mempelajarinya.</p>
<p>Tidak bisa hanya sekali lalu saja. Bisa-bisa seperti anak kecil memegang pisau, semua mau dicatuknya! Ini berbahaya.</p>
<h3>Cerdas Bermedia Sosial</h3>
<p>Kecerdasan bermedia sosial, memang tidak bisa diukur tapi dapat dibaca bagaimana seseorang menggunakan.</p>
<p>Kadang-kadang, seseorang yang terkenal berwibawa bisa saja <em>lebay</em>.</p>
<p>Misalnya, politisi yang ingin mendapat simpati, dia akan mengunggah seluruh foto kegiatannya.</p>
<p>Mulai dari yang sederhana hingga yang paling wah, foto dengan presiden, artis dan sebagainya.</p>
<p>Foto dengan binatang piaran, foto dengan kenderaan kesayangan, pakaian kebesaran dari yang resmi sampai yang gaul.</p>
<p>Akibatnya, bukan mendapatkan simpati tapi malah menerima cemooh.</p>
<p>Ingat, sekali lagi, media sosial serupa jalan tol, semua bergegas tanpa pikir panjang. Emosi tinggi, apalagi kalau ada lawan!</p>
<p>Begitulah, dunia ujung jari yang melintas batas budaya, ruang, waktu, serta sekat-sekat normatif yang mengungkung kehidupan.</p>
<p>Dunia maya memberi kebebasan. Kebebasan yang jika kurang awas, bisa tergelincir menjadi persoalan sangat serius. Persoalan hukum.</p>
<p>Ramadhan di  media sosial, adalah wajah realitas ramadhan di tengah ummat. Mereka yang sudah memegang teknologi, akan kelihatan kurenahnya.</p>
<p>Aktif di group <em>chat</em>, menciracau, aktif menulis status dan mengomentari status teman, bisa terpantau jelas, mengatakan apa, sedang apa dia, di mana dia.</p>
<p>Begitulah, pokoknya, ada uang, beli seluler android, lalu belajar sedikit, selebihnya watak personal akan kelihatan di media sosial. Tak lagi mau dan mampu bersembunyi.</p>
<h3><strong>Kesadaran Komunikasi  </strong></h3>
<p>Kesadaran komunikasi itu penting namun bila tidak dengan kesadaran penggunaan media, bisa juga membuat seseorang salah kaprah mengambil kesimpulan.</p>
<p>Sederhananya, bila saja seseorang sangat serius, lalu ada yang menjawab dengan tidak serius, bisa akan muncul amarah.</p>
<p>Karena komunikasi melalui media apapun tetap memiliki kelemahan, kecuali bila media tersebut mampu membawa pesan emosi yang sama, nada yang sama kepada penerima pesan.</p>
<p>Hanya berkomunikasi secara langsung (<em>face to face</em>), kegagalan komunikasi bisa berkurang.</p>
<p>Melalui media sosial sangatlah mudah terjadi prasangka, apalagi emosi dalam komunikasi di media sosial memang kadang-kadang tak terkendali.</p>
<p>Kalau sudah bicara soal negara, pemerintah, atau apalah, seakan-akan serba tahu.</p>
<p>Padahal, yang terjadi, tahu sedikit sudah berani mengambil kesimpulan. Ini kerap terjadi.</p>
<p>Selamat berpuasa di dunia nyata, di dunia maya tetaplah pelihara etika agar pahala tetap terjaga. Amin.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kurenah-puasa-di-dunia-maya/">Kurenah Puasa di Dunia Maya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penentuan Awal Ramadhan, Padang Jadi Lokasi Lihat Hilal</title>
		<link>https://prokabar.com/penentuan-awal-ramadhan-padang-jadi-lokasi-lihat-hilal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2021 10:53:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[hilal]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=85256</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar.com -Kota Padang, Sumatra Barat, menjadi salah satu titik melihat hilal sebagai penentu awal Ramadhan 1442 H. Pemilihan lokasi itu berdasarkan rilis 34...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penentuan-awal-ramadhan-padang-jadi-lokasi-lihat-hilal/">Penentuan Awal Ramadhan, Padang Jadi Lokasi Lihat Hilal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta, Prokabar.com </b>-Kota Padang, Sumatra Barat, menjadi salah satu titik melihat hilal sebagai penentu awal Ramadhan 1442 H.</p>
<p>Pemilihan lokasi itu berdasarkan rilis 34 provinsi yang bisa melihat hilal untuk penentuan awal Ramadhan.</p>
<p>Rencananya, melihat hilal untuk penentuan awal Ramadhan akan terjadi pada Senin (12/4/2021) pukul 09.30 WIB</p>
<p>Penentuan waktu tersebut berdasarkan perkiraan bujur ekliptika Matahari dan Bulan tepat sama di 22,412 derajat.</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://prokabar.com/warga-padang-berburu-daging-sambut-puasa/"><strong>Warga Padang Berburu Daging Sambut Puasa</strong></a></li>
<li><a href="https://prokabar.com/pakiah-anak-bujang-tanggung-penyandang-buntil-yang-kesepian/"><strong>Pakiah, Anak Bujang Tanggung Penyandang Buntil yang Kesepian</strong></a></li>
<li><a href="https://prokabar.com/jelang-ramadan-kaum-chaniago-kampung-lapai-pererat-silaturahmi/"><strong>Jelang Ramadan, Kaum Chaniago Kampung Lapai Pererat Silaturahmi</strong></a></li>
</ul>
<p>Untuk periode sinodis bulan, mulai sejak konjungsi sebelumnya sampai konjungsi 29 hyari 16 jam 10 menit.</p>
<p>Kemudian melihat waktu terbenam Matahari ketika bagian atas piringan Matahri tepat di horizontal yang diamati.</p>
<p>Pada Senin 12 Apri 2021, waktu terbenam Matahari paling akhir berada di Aceh pukul 18.46 WIB.</p>
<p>Pada bagian hisab dalam penentuan awal Ramadhan 1442 H akan ada perhitungan kriteria saat Matahari terbenam pada Senin (12/4/2021).</p>
<p>Dalam pengamatan ketinggian hilal antara 60 derajat Lintang Utara sampai 60 derajat Lintang Selatan saat Matahari terbenam.c</p>
<p><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<ul>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/pedagang-takjil-dapat-pinjaman-tanpa-agunan-dan-bungacc/"><strong>Pedagang Takjil Dapat Pinjaman Tanpa Agunan dan Bunga</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/tradisi-ramadan-masyarakat-padang-berburu-daging/"><strong>Jelang Puasa, Masyarakat Padang Berburu Daging</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/daftar-lokasi-rukyatul-hilal-di-seluruh-provinsi-indonesia/"><strong>Daftar Lokasi Rukyatul Hilal di Seluruh Provinsi Indonesia</strong></a></li>
</ul>
<p>Tinggi hilal merupakan sudut dari proyeksi Bulan di horizon yang teramati hingga ke pusat piringan bulan.</p>
<p>Tinggi hilal positif berarti hilal berada di horizon saat Matahari terbenam.</p>
<p>Sementara itu, untuk tinggi hilal negatif berada di bawah horizon saat Matahari terbenam.</p>
<p>Di Indonesia, Matahari terbenam pada 12 April 2021 berkisar antara 2,62 derajat di Jayapura, Papua sampai 3,66 derajat di Tua Pejat, Sumatra Barat.<strong> (*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penentuan-awal-ramadhan-padang-jadi-lokasi-lihat-hilal/">Penentuan Awal Ramadhan, Padang Jadi Lokasi Lihat Hilal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 43/71 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.010 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:10:36 by W3 Total Cache
-->