<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#RahmatSaleh Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/rahmatsaleh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/rahmatsaleh/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Sep 2026 11:24:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#RahmatSaleh Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/rahmatsaleh/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rahmat Saleh Ancam Panggil Pertamina Patra Niaga ke DPR RI jika Terbukti Ada Kelalaian</title>
		<link>https://prokabar.com/rahmat-saleh-ancam-panggil-pertamina-patra-niaga-ke-dpr-ri-jika-terbukti-ada-kelalaian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2026 11:24:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136651</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Rahmat Saleh mendesak PT Pertamina Patra Niaga mengambil tindakan tegas terhadap SPBU di Sumatera Barat jika terbukti...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-ancam-panggil-pertamina-patra-niaga-ke-dpr-ri-jika-terbukti-ada-kelalaian/">Rahmat Saleh Ancam Panggil Pertamina Patra Niaga ke DPR RI jika Terbukti Ada Kelalaian</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Rahmat Saleh mendesak PT Pertamina Patra Niaga mengambil tindakan tegas terhadap SPBU di Sumatera Barat jika terbukti melakukan pelanggaran kualitas BBM. Desakan ini disampaikan sebagai respons atas beredarnya video viral dugaan Pertalite tercampur material asing menyerupai semen di Kota Padang dan Bukittinggi.</p>
<p>Dalam video yang diunggah salah satunya oleh akun @travelkampus_2nr, sejumlah pemilik kendaraan memperlihatkan BBM yang diduga mengandung material mengeras. Rahmat menegaskan Pertamina tidak boleh tinggal diam dan harus mengusut tuntas temuan tersebut.</p>
<p>“Kami mendesak Pertamina Patra Niaga untuk memberikan sanksi tegas terhadap SPBU yang ternyata terbukti terdapat kandungan pencampuran terhadap Pertalite di Kota Padang,” ujar Rahmat Saleh di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).</p>
<p>Jika investigasi membuktikan adanya kelalaian internal Pertamina, Rahmat akan menginisiasi pemanggilan direksi Pertamina Patra Niaga ke Senayan untuk meminta pertanggungjawaban. Ia juga mengimbau para pemilik kendaraan yang dirugikan segera melaporkan kasusnya beserta bukti pendukung.</p>
<p>“Kami meminta kepada masyarakat yang menjadi korban agar bisa melapor, baik melalui akun kita ataupun metode yang lain,” kata Rahmat.</p>
<p>Kasus dugaan pencampuran Pertalite ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada mobilitas warga dan berpotensi merusak komponen mesin kendaraan.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-ancam-panggil-pertamina-patra-niaga-ke-dpr-ri-jika-terbukti-ada-kelalaian/">Rahmat Saleh Ancam Panggil Pertamina Patra Niaga ke DPR RI jika Terbukti Ada Kelalaian</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok</title>
		<link>https://prokabar.com/rahmat-saleh-salurkan-bantuan-tanggap-darurat-untuk-korban-galodo-di-solok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 03:46:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136594</guid>

					<description><![CDATA[<p>Solok. Prokabar &#8211; Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi korban bencana galodo di Kabupaten Solok, tepatnya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-salurkan-bantuan-tanggap-darurat-untuk-korban-galodo-di-solok/">Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Solok. Prokabar &#8211; Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi korban bencana galodo di Kabupaten Solok, tepatnya di Kayu Aro yang menjadi daerah terdampak dari bencana tersebut.<br />
‎<br />
‎Proses penyaluran bantuan tersebut disalurkan oleh Tim Tenaga Ahli Dapil Rahmat Saleh pada Rabu (23/9/2026) pagi.<br />
‎<br />
‎Rombongan membawa logistik langsung menuju Kabupaten Solok dan menyerahkannya secara berjenjang melalui DPC PKS Gunung Talang sebelum diteruskan ke posko-posko pengungsian.<br />
‎<br />
‎&#8221;Untuk saat ini kita fokus pemenuhan logistik kebutuhan makanan bagi para korban, mudah-mudahan dapat sedikit banyaknya meringankan kebutuhan para korban galodo,&#8221; kata Rahmat dalam keterangannya.<br />
‎<br />
‎Pada tahap awal ini, bantuan difokuskan pada bahan pangan pokok berupa 100 karung beras dan 50 kardus mie instan.<br />
‎<br />
‎&#8221;Bantuan ini disalurkan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Pasokan beras dan mi instan ini diharapkan bisa menyokong kebutuhan korban maupun dapur umum beberapa hari ke depan,&#8221; ujar Rahmat.<br />
‎<br />
‎Tak berhenti pada pengiriman logistik, Rahmat Saleh menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan.<br />
‎<br />
‎&#8221;Tentunya kita terus mendorong peran semua stakeholder, kita sangat apresiasi yang sampai saat ini terus berjibaku, apalagi mengingat adanya potensi cuaca yang masih akan melanda daerah Sumbar, ini juga menjadi perhatian kita,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-salurkan-bantuan-tanggap-darurat-untuk-korban-galodo-di-solok/">Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula</title>
		<link>https://prokabar.com/rahmat-saleh-dorong-keterbukaan-tata-niaga-impor-gula/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 12:03:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136552</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar – Kepastian hasil produksi petani tebu terserap menjadi perhatian Rahmat Saleh dalam pembahasan pengawasan impor gula. Dia meminta kebijakan impor disusun berdasarkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-dorong-keterbukaan-tata-niaga-impor-gula/">Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar – Kepastian hasil produksi petani tebu terserap menjadi perhatian Rahmat Saleh dalam pembahasan pengawasan impor gula.</p>
<p>Dia meminta kebijakan impor disusun berdasarkan kebutuhan nasional dengan tetap memperhitungkan produksi dan stok gula di dalam negeri.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Rahmat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja Pengawasan Impor Gula Komisi VI DPR RI bersama Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia di Gedung DPR RI, Senin (21/9/2026).</p>
<p>Menurut Rahmat, kebijakan impor perlu ditempatkan dalam kerangka yang tidak mengabaikan hasil produksi petani. Perhitungan kebutuhan nasional, kata dia, harus berjalan bersama dengan perhatian terhadap stok dan produksi yang tersedia di dalam negeri.</p>
<p>“Impor harus berbasis kebutuhan skala nasional. Produksi dan stok yang ada juga harus diperhatikan, sehingga kebijakan yang diambil tidak mengganggu penyerapan produksi petani,” kata Rahmat.</p>
<p>Rahmat menilai persoalan tata niaga gula perlu mendapat perhatian, termasuk memastikan informasi mengenai gula yang masuk ke Indonesia tersedia secara jelas. Jenis gula, mekanisme masuk, dan volume impor menjadi bagian yang menurutnya perlu diketahui dalam proses pengawasan.</p>
<p>“Harus transparan, jenis gulanya apa, masuknya seperti apa, volumenya berapa. Ini penting supaya tata niaga impor gula dapat diawasi dengan baik,” ujarnya.</p>
<p>Rahmat menyebut masih terdapat sejumlah persoalan dalam tata niaga gula meskipun tidak terdapat impor gula subsidi. Karena itu, pengawasan menurutnya tidak hanya melihat persoalan subsidi, tetapi juga mekanisme impor dan pengaruhnya terhadap pasar domestik.</p>
<p>Di sisi lain, Rahmat menekankan pentingnya menjaga harga gula tetap wajar tanpa mengabaikan keberlanjutan industri.</p>
<p>Menurut dia, petani membutuhkan kepastian penyerapan produksi, sementara industri juga membutuhkan kepastian untuk tetap menjalankan usahanya.</p>
<p>”Harga gula diharapkan tetap berada pada tingkat yang wajar, sementara industri tetap memperoleh kepastian untuk menjalankan usahanya,” katanya.</p>
<p>Persoalan petani juga berkaitan dengan ketersediaan pupuk. Dalam RDPU tersebut, Rahmat juga mendorong pendalaman formula subsidi pupuk agar pemenuhan kebutuhan petani menjadi pertimbangan dalam kebijakan.</p>
<p>Dia turut menyinggung informasi mengenai pupuk yang disebut mengalami surplus hingga terdapat yang diekspor. Kondisi tersebut dinilai perlu dilihat bersama kebutuhan pupuk di dalam negeri agar kebijakan yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan petani.</p>
<p>“Standar baku dan formula pemenuhan kebutuhan harus jelas, sehingga kebijakan pupuk benar-benar menjawab kebutuhan petani,” katanya.</p>
<p>Rahmat berharap transparansi dan pembenahan tata kelola dapat memberikan kepastian bagi petani sekaligus menjaga keberlanjutan tata niaga.</p>
<p>”Kita harapkan hal-hal ini nantinya dapat dilaksanakan agar petani juga tenang, secara tata niaga juga berkelanjutan, termasuk pemerintah transparan,” harapnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-dorong-keterbukaan-tata-niaga-impor-gula/">Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahmat Saleh Dukung Pertamina Sanksi Tegas 31 SPBU Nakal di Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/rahmat-saleh-dukung-pertamina-sanksi-tegas-31-spbu-nakal-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2026 14:03:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136424</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar -Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh, mendukung langkah tegas Pertamina yang menjatuhkan sanksi kepada 31 SPBU di Sumatra Barat karena terbukti...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-dukung-pertamina-sanksi-tegas-31-spbu-nakal-di-sumbar/">Rahmat Saleh Dukung Pertamina Sanksi Tegas 31 SPBU Nakal di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar -Anggota Komisi VI DPR RI, Rahmat Saleh, mendukung langkah tegas Pertamina yang menjatuhkan sanksi kepada 31 SPBU di Sumatra Barat karena terbukti melakukan pelanggaran distribusi BBM bersubsidi.<br />
‎<br />
‎Rahmat menilai tindakan tegas ini sebagai wujud keberpihakan negara kepada masyarakat yang berhak menerima subsidi energi.<br />
‎<br />
‎“Subsidi BBM adalah hak masyarakat kecil. Jangan ada pihak yang meraup keuntungan di atas penderitaan rakyat,” tegas Rahmat di Padang, Minggu (13/9/2026).<br />
‎<br />
‎Rahmat menekankan, DPR akan terus mengawal kebijakan energi agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi.<br />
‎<br />
‎Dia pun menilai, penindakan terhadap SPBU nakal bukan sekadar langkah administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab negara dalam menjaga keadilan sosial.<br />
‎<br />
‎Menurutnya, distribusi BBM bersubsidi menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga setiap pelanggaran harus ditindak secara serius.<br />
‎<br />
‎“Kalau distribusi tidak diawasi ketat, rakyat yang paling menderita. Karena itu, penindakan harus konsisten dan berkelanjutan,” katanya.<br />
‎<br />
‎Rahmat juga mengingatkan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat menimbulkan efek domino.<br />
‎<br />
‎Mulai dari kelangkaan pasokan, antrean panjang di SPBU, hingga meningkatnya beban ekonomi masyarakat.<br />
‎<br />
‎“Kita tidak boleh membiarkan subsidi bocor. Negara harus hadir memastikan energi terjangkau bagi rakyat yang membutuhkan dan berhak,” kata Rahmat.<br />
‎<br />
‎Rahmat juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menjaga integritas distribusi energi.<br />
‎<br />
‎Dia mengapresiasi langkah Pertamina yang tidak ragu memberikan sanksi berat, mulai dari penghentian pasokan hingga pencabutan izin operasional.<br />
‎<br />
‎Menurutnya, kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah bersama BUMN energi tidak akan mentolerir pelanggaran yang merugikan publik.<br />
‎<br />
‎Selain Pertamina, Rahmat juga menyoroti peran Hiswana Migas dan pemerintah daerah.<br />
‎<br />
‎Dia menilai, asosiasi dan pemerintah daerah harus memperkuat pengawasan agar distribusi BBM bersubsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.<br />
‎<br />
‎“Kami di DPR mendukung penuh kerja sama ini. Negara harus hadir memastikan subsidi energi tidak bocor dan benar-benar berpihak pada rakyat,” ujarnya.<br />
‎<br />
‎Sebelumnya, Pertamina mengumumkan temuan pelanggaran di 31 SPBU di Sumatra Barat, mulai dari penyaluran tidak sesuai ketentuan hingga praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi. Atas temuan tersebut, perusahaan energi pelat merah langsung menjatuhkan sanksi.<br />
‎<br />
‎Hiswana Migas Sumbar sendiri juga menegaskan komitmen untuk menertibkan anggotanya, sementara pemerintah daerah memastikan pengawasan akan diperketat. Penindakan ini diharapkan memberi efek jera sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan subsidi energi.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-dukung-pertamina-sanksi-tegas-31-spbu-nakal-di-sumbar/">Rahmat Saleh Dukung Pertamina Sanksi Tegas 31 SPBU Nakal di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahmat Saleh: RUU Perkoperasian Harus Jawab Tantangan Digitalisasi Ekonomi</title>
		<link>https://prokabar.com/rahmat-saleh-ruu-perkoperasian-harus-jawab-tantangan-digitalisasi-ekonomi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 06:04:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=134556</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian harus diarahkan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-ruu-perkoperasian-harus-jawab-tantangan-digitalisasi-ekonomi/">Rahmat Saleh: RUU Perkoperasian Harus Jawab Tantangan Digitalisasi Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian harus diarahkan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan nasional, bukan sekadar regulasi yang mengatur kelembagaan koperasi.</p>
<p>Pandangan tersebut disampaikan Rahmat saat membuka Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Kawal RUU Perkoperasian: Perkuat Ekonomi Kerakyatan” yang digelar Fraksi PKS DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).</p>
<p>Kegiatan itu turut dihadiri Menteri Koperasi Ferry Juliantono, akademisi, dan sejumlah pegiat koperasi.</p>
<p>Sebagai Kapoksi PKS di Komisi VI DPR RI, Rahmat menilai pembahasan RUU Perkoperasian harus berpijak pada amanat konstitusi yang menempatkan ekonomi rakyat sebagai fondasi pembangunan nasional.</p>
<p>“Kita akan posisikan RUU ini bukan sekadar regulasi teknis kelembagaan, melainkan sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi kerakyatan yang mengimplementasikan amanat konstitusi secara nyata,” ujar Rahmat.</p>
<p>Dia mengatakan Fraksi PKS akan mengawal sejumlah substansi penting dalam pembahasan regulasi tersebut.</p>
<p>Salah satu poin utama yang didorong ialah mempertegas posisi koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan sekaligus memastikan pemerintah membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan koperasi di berbagai sektor usaha.</p>
<p>Menurut Rahmat, penguatan koperasi juga harus dibarengi dengan perluasan akses terhadap sumber daya produktif.</p>
<p>Karena itu, pihaknya mendorong adanya koordinasi antara koperasi dengan program reforma agraria dan Bank Tanah agar koperasi memiliki akses lebih besar terhadap lahan produktif.</p>
<p>“Kita berharap RUU ini mengakomodasi mekanisme koordinasi dengan Bank Tanah untuk menyediakan lahan produktif bagi sektor pertanian, perikanan, dan perumahan rakyat,” katanya.</p>
<p>Selain soal akses lahan, Rahmat menilai insentif perpajakan bagi koperasi perlu diperkuat dalam regulasi baru tersebut.</p>
<p>Dia juga turut menyoroti pentingnya penguatan koperasi syariah dan percepatan transformasi digital koperasi yang dinilai belum memperoleh ruang memadai dalam aturan yang berlaku saat ini.</p>
<p>Menurut Rahmat, perkembangan model usaha berbasis digital menuntut adanya penyesuaian regulasi agar koperasi mampu bersaing dan beradaptasi dengan perubahan ekonomi nasional maupun global.</p>
<p>“Undang-undang yang lama belum mengakomodasi percepatan koperasi berbasis digital. Karena itu, kita mendorong adanya pengakuan terhadap koperasi digital dan platform koperasi nasional,” tegasnya.</p>
<p>Rahmat berharap RUU Perkoperasian nantinya mampu memperkuat sistem permodalan koperasi nasional sehingga koperasi tidak hanya diposisikan sebagai instrumen ekonomi jangka pendek, tetapi menjadi bagian penting dalam struktur ekonomi nasional.</p>
<p>Dia menilai koperasi perlu dibangun menjadi kekuatan ekonomi yang modern, inklusif, dan memiliki daya saing global tanpa meninggalkan nilai dasar gotong royong dan kekeluargaan.</p>
<p>“Harapannya, RUU Perkoperasian ini menjadi fondasi sistem ekonomi nasional yang modern, inklusif, kompetitif secara global, namun tetap berlandaskan nilai kekeluargaan dan semangat gotong royong,” pungkasnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-ruu-perkoperasian-harus-jawab-tantangan-digitalisasi-ekonomi/">Rahmat Saleh: RUU Perkoperasian Harus Jawab Tantangan Digitalisasi Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas</title>
		<link>https://prokabar.com/rahmat-saleh-laporan-ikm-terhadap-abu-janda-harus-diproses-hingga-tuntas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 02:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=133994</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Anggota DPR RI Asal Sumbar, Rahmat Saleh, meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan yang telah diajukan sejumlah pihak terhadap Abu Janda...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-laporan-ikm-terhadap-abu-janda-harus-diproses-hingga-tuntas/">Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Anggota DPR RI Asal Sumbar, Rahmat Saleh, meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan yang telah diajukan sejumlah pihak terhadap Abu Janda terkait pernyataannya yang mengaitkan istilah &#8220;barbar&#8221; dengan masyarakat Sumatera Barat.<br />
‎<br />
‎Rahmat yang juga merupakan pengurus DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) menilai persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa proses hukum yang jelas.<br />
‎<br />
‎Menurutnya, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.<br />
‎<br />
‎&#8221;Harus ada langkah hukum. Di negara ini tidak ada yang kebal hukum. Laporan yang sudah masuk dari berbagai pihak harus diproses oleh aparat penegak hukum,&#8221; kata Rahmat disela-sela kegiatannya di Padang, Sabtu (30/5/2026).<br />
‎<br />
‎Rahmat menyebut sejumlah elemen masyarakat telah mengambil langkah hukum terkait polemik tersebut.<br />
‎<br />
‎Setelah sebelumnya DPP IKM, terbaru ada IKM Aceh yang juga telah melaporkan Abu Janda ke pihak kepolisian.<br />
‎<br />
‎Selain itu, terdapat sejumlah kelompok masyarakat Minang yang memiliki pandangan serupa dan mendukung upaya hukum yang ditempuh.<br />
‎<br />
‎Rahmat menegaskan, proses hukum penting dilakukan untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah munculnya pernyataan- serupa yang berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.<br />
‎<br />
‎&#8221;Kalau tidak (diproses), orang-orang yang seperti itu bisa terus memberikan pernyataan serupa tanpa efek jera. Bahkan jika dibiarkan, hal tersebut bisa dicontoh pihak lain dan berpotensi menimbulkan disintegrasi,&#8221; tegasnya.<br />
‎<br />
‎Terkait substansi pernyataan yang menjadi polemik, Rahmat menilai Abu Janda telah mengaitkan istilah &#8220;barbar&#8221; dengan masyarakat Sumatera Barat.<br />
‎<br />
‎Menurut dia, masyarakat Minang memiliki identitas dan karakter yang tidak bisa disederhanakan melalui pelabelan semacam itu.<br />
‎<br />
‎&#8221;Pernyataan Abu Janda itu menunjukkan kualitas dirinya. Dia menafsirkan kata &#8216;barbar&#8217; dan mengaitkannya dengan masyarakat Sumatera Barat. Padahal kita memiliki ciri khas dan identitas sendiri,&#8221; katanya.<br />
‎<br />
‎Selain itu, ditengah polemik yang berkembang, Rahmat mengajak masyarakat Sumbar untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi.<br />
‎<br />
‎Dia meyakini masyarakat Minang mampu menyikapi persoalan tersebut secara dewasa dan rasional.<br />
‎<br />
‎Menurutnya, masyarakat dapat menilai sendiri kualitas sebuah pernyataan, terutama ketika argumentasi yang disampaikan lebih banyak menyerang identitas atau kelompok tertentu dibandingkan mengedepankan gagasan.<br />
‎<br />
‎&#8221;Orang yang memiliki gagasan akan berbicara dengan gagasan, bukan menyerang simbol, identitas, atau suku tertentu,&#8221; ujarnya.<br />
‎<br />
‎Rahmat menegaskan, masyarakat Minang akan memilih jalur hukum dalam menyikapi persoalan tersebut.<br />
‎<br />
‎Dia optimistis masyarakat tidak akan bertindak di luar koridor hukum yang berlaku.<br />
‎<br />
‎&#8221;Masyarakat Minang, insyaallah, cerdas. Tidak akan emosional dan tidak akan terpancing. Kita menempuh jalur hukum sesuai aturan yang berlaku di negara ini. Saya yakin masyarakat Minang akan mengikuti mekanisme hukum dan tidak bertindak di luar ketentuan yang ada,&#8221; tutupnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-laporan-ikm-terhadap-abu-janda-harus-diproses-hingga-tuntas/">Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan</title>
		<link>https://prokabar.com/rahmat-saleh-dorong-gerakan-makan-ikan-masuk-masjid-dan-lembaga-pendidikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 04:35:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=133960</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar  &#8211; Anggota DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh mengajak masyarakat membiasakan mengonsumsi ikan guna meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda. Ajakan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-dorong-gerakan-makan-ikan-masuk-masjid-dan-lembaga-pendidikan/">Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar  &#8211; Anggota DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh mengajak masyarakat membiasakan mengonsumsi ikan guna meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda.</p>
<p>Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI bekerja sama dengan Komisi IV DPR RI di Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sabtu (30/5/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan konsumsi ikan masyarakat sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting dan perbaikan gizi keluarga.</p>
<p>Rahmat Saleh mengatakan ikan merupakan sumber protein yang sangat baik bagi pertumbuhan anak dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.</p>
<p>&#8220;Ikan itu luar biasa. Salah satu alasan mengapa masyarakat Jepang maju dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik karena ikan menjadi makanan utama mereka,&#8221; kata Rahmat Saleh.</p>
<p>Dia mengaku telah dua kali mengunjungi Jepang dan melihat langsung tingginya konsumsi ikan segar di negara tersebut.</p>
<p>Menurutnya, pola makan sehat tidak hanya ditentukan oleh jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kualitas dan kandungan gizinya.</p>
<p>&#8220;Saya pikir, kalau kita disiplin mengatur pola makan, tidak terlalu sulit membiasakan diri dan keluarga untuk lebih banyak mengonsumsi ikan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan edukasi mengenai manfaat ikan bagi kesehatan serta pembagian makanan olahan berbahan dasar ikan.</p>
<p>Rahmat berharap gerakan makan ikan dapat diperluas hingga ke lingkungan masjid, kelompok masyarakat, serta lembaga pendidikan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.</p>
<p>Dia juga mengingatkan pentingnya mengurangi ketergantungan terhadap makanan instan.</p>
<p>&#8220;Mi instan memang enak, tetapi tidak baik untuk jangka panjang. Kalau ingin sehat dan kuat, makanlah makanan yang bergizi,&#8221; katanya.</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid P2P Perikanan Kota Padang, Malizar, bersama tokoh masyarakat, garin masjid, guru mengaji, dan pengajar TPA. (Red)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-dorong-gerakan-makan-ikan-masuk-masjid-dan-lembaga-pendidikan/">Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemulihan Pertanian Sumbar Harus Dipercepat, Rahmat Saleh Soroti Nasib Petani</title>
		<link>https://prokabar.com/pemulihan-pertanian-sumbar-harus-dipercepat-rahmat-saleh-soroti-nasib-petani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 13:16:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=133616</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, mendorong percepatan pemulihan sektor pertanian di Sumatera Barat pascabencana yang melanda sejumlah daerah dalam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemulihan-pertanian-sumbar-harus-dipercepat-rahmat-saleh-soroti-nasib-petani/">Pemulihan Pertanian Sumbar Harus Dipercepat, Rahmat Saleh Soroti Nasib Petani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, mendorong percepatan pemulihan sektor pertanian di Sumatera Barat pascabencana yang melanda sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<p>Menurutnya, langkah cepat diperlukan agar petani dapat segera kembali mengolah sawah dan melanjutkan masa tanam yang sempat terhenti akibat bencana.</p>
<p>Rahmat mengatakan ribuan hektare lahan pertanian di Sumbar terdampak banjir bandang.</p>
<p>Kondisi tersebut menyebabkan banyak petani kehilangan masa tanam, bahkan sebagian mengalami kerusakan lahan dan saluran irigasi yang cukup parah.</p>
<p>“Pascabanjir bandang, ribuan hektare lahan pertanian di Sumatera Barat terdampak dan banyak petani kehilangan masa tanamnya. Karena itu, saya terus mendorong percepatan normalisasi lahan pertanian agar masyarakat bisa segera kembali berproduksi,” kata Rahmat di Jakarta, Rabu (13/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, percepatan pemulihan tidak bisa ditunda karena sektor pertanian menjadi penopang utama ekonomi masyarakat di banyak wilayah Sumatera Barat.</p>
<p>Semakin lama lahan tidak dapat digunakan, semakin besar pula dampak ekonomi yang dirasakan petani dan keluarga mereka.</p>
<p>Dia menilai normalisasi lahan, perbaikan irigasi, serta distribusi bantuan pertanian harus berjalan serentak agar proses pemulihan lebih efektif.</p>
<p>Selain mengembalikan aktivitas pertanian, langkah tersebut juga penting untuk menjaga ketahanan pangan daerah.</p>
<p>Rahmat mengungkapkan pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp320 miliar untuk mendukung penanganan dan pemulihan sektor pertanian di Sumbar.</p>
<p>Anggaran itu diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi lahan dan membantu petani kembali menanam dalam waktu dekat.</p>
<p>“Alhamdulillah, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp320 miliar untuk mendukung penanganan dan pemulihan sektor pertanian di Sumbar. Bantuan ini harus benar-benar dirasakan petani dan tepat sasaran di lapangan,” ujarnya.</p>
<p>Rahmat juga mengingatkan agar seluruh pihak terkait memastikan bantuan tidak tersendat di tingkat administrasi.</p>
<p>Menurutnya, kebutuhan petani saat ini bukan hanya bantuan jangka pendek, tetapi kepastian bahwa lahan mereka bisa kembali produktif.</p>
<p>Memasuki masa sidang baru, ia menegaskan komitmen untuk terus mengawal isu pertanian dan keberpihakan terhadap masyarakat terdampak bencana.</p>
<p>Baginya, pemulihan sawah dan aktivitas tanam menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi warga.</p>
<p>“Ketahanan pangan dimulai dari pertanian yang kembali hidup dan petani yang kembali bisa menanam,” tuturnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemulihan-pertanian-sumbar-harus-dipercepat-rahmat-saleh-soroti-nasib-petani/">Pemulihan Pertanian Sumbar Harus Dipercepat, Rahmat Saleh Soroti Nasib Petani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahmat Saleh Janji Perjuangkan Solusi Muara Dangkal dan BBM untuk Nelayan</title>
		<link>https://prokabar.com/rahmat-saleh-janji-perjuangkan-solusi-muara-dangkal-dan-bbm-untuk-nelayan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 02:58:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=133451</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar  &#8211; Nelayan di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, mengeluhkan kondisi muara sungai yang semakin dangkal pascabanjir bandang 27 September 2025...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-janji-perjuangkan-solusi-muara-dangkal-dan-bbm-untuk-nelayan/">Rahmat Saleh Janji Perjuangkan Solusi Muara Dangkal dan BBM untuk Nelayan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar  &#8211; Nelayan di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, mengeluhkan kondisi muara sungai yang semakin dangkal pascabanjir bandang 27 September 2025<br />
‎<br />
‎Hal itu membuat aktivitas melaut terganggu dan diperparah dengan kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).<br />
‎<br />
‎Kondisi tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Anggota DPR RI Komisi IV, Rahmat Saleh, saat kunjungan pada Sabtu (2/5/2026) siang.<br />
‎<br />
‎Para nelayan menyebut tumpukan material lumpur dan kayu di muara membuat kapal sulit keluar masuk, sehingga harus menunggu air pasang untuk melaut.<br />
‎<br />
‎“Sekarang kami tidak bisa bebas keluar masuk muara. Kalau pulang malam atau cuaca buruk, risikonya sangat tinggi,” ujar Didit, perwakilan nelayan.<br />
‎<br />
‎Dia menjelaskan, sekitar 25 hingga 35 nelayan terdampak langsung, dengan puluhan kapal tidak bisa beroperasi normal. Kondisi ini membuat pendapatan nelayan menurun drastis karena waktu melaut menjadi terbatas.<br />
‎<br />
‎Selain masalah pendangkalan, nelayan juga mengeluhkan sulitnya memperoleh BBM untuk melaut. Kondisi ini membuat sebagian kapal bahkan tidak dapat beroperasi sama sekali.<br />
‎<br />
‎“Kalau muara dangkal kami tidak bisa keluar, BBM juga susah. Jadi benar-benar terhimpit,” kata Didit.<br />
‎<br />
‎Menurut nelayan, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan adanya sedimentasi tebal serta tumpukan kayu di dasar muara yang memperparah kondisi aliran sungai.<br />
‎<br />
‎Mereka khawatir, jika tidak segera ditangani, banjir susulan bisa berdampak lebih parah ke permukiman warga.<br />
‎<br />
‎Menanggapi hal itu, Rahmat Saleh menilai persoalan ini harus segera ditangani karena berdampak langsung pada penghidupan masyarakat pesisir.<br />
‎<br />
‎Rahmat menyebut pendangkalan sungai berada di bawah kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS), namun dampaknya juga menyangkut sektor perikanan yang menjadi lingkup Komisi IV DPR RI.<br />
‎<br />
‎Rahmat menegaskan pentingnya penanganan berbasis data dan kajian teknis yang jelas, termasuk pengelolaan material sedimentasi agar tidak menimbulkan masalah baru.<br />
‎<br />
‎“Ini harus cepat ditangani, tapi juga harus tepat secara kajian. Jangan sampai penanganannya justru menimbulkan persoalan baru,” ujarnya.<br />
‎<br />
‎Rahmat memastikan seluruh aspirasi nelayan, termasuk persoalan BBM dan akses muara, akan dibawa ke tingkat pusat untuk dicarikan solusi lintas sektor.<br />
‎<br />
‎“Ini akan kita dorong di pusat agar ada solusi nyata untuk nelayan,” tutupnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-janji-perjuangkan-solusi-muara-dangkal-dan-bbm-untuk-nelayan/">Rahmat Saleh Janji Perjuangkan Solusi Muara Dangkal dan BBM untuk Nelayan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cabai dan Bawang Picu Inflasi, Rahmat Saleh Minta Lumbung Pangan Diperkuat</title>
		<link>https://prokabar.com/cabai-dan-bawang-picu-inflasi-rahmat-saleh-minta-lumbung-pangan-diperkuat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 01:48:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=133082</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Upaya pengendalian inflasi daerah di Sumatera Barat dinilai perlu ditopang melalui penguatan lumbung pangan sebagai strategi utama menjaga kestabilan harga kebutuhan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cabai-dan-bawang-picu-inflasi-rahmat-saleh-minta-lumbung-pangan-diperkuat/">Cabai dan Bawang Picu Inflasi, Rahmat Saleh Minta Lumbung Pangan Diperkuat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Upaya pengendalian inflasi daerah di Sumatera Barat dinilai perlu ditopang melalui penguatan lumbung pangan sebagai strategi utama menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.</p>
<p>Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh mendorong penguatan lumbung pangan nasional di Sumbar sebagai langkah menjaga inflasi daerah, mengingat pengendalian harga sangat bergantung pada ketersediaan pangan.</p>
<p>Dia menyampaikan pemerintah daerah perlu memfokuskan kebijakan sebesar 58 persen pada penguatan lumbung pangan.</p>
<p>&#8220;Upaya itu harus difokuskan terhadap komoditas hortikultura. Karena ini menjadi salah satu penentu paling besar dalam angka inflasi di daerah,&#8221; kata Rahmat di Padang, Kamis (9/4/2026).</p>
<p>Dia menjelaskan, komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang harus dijaga secara ketat karena termasuk dalam lima besar penyumbang inflasi di daerah.</p>
<p>Menurutnya, penguatan sektor ini menjadi penting agar fluktuasi harga dapat ditekan.</p>
<p>Rahmat mengusulkan langkah penguatan dari sisi infrastruktur, terutama penyediaan gudang pangan yang dinilai menjadi kebutuhan paling dekat untuk direalisasikan.</p>
<p>Dia menilai keberadaan gudang pangan akan berperan dalam menjaga stabilitas harga saat terjadi gangguan pasokan.</p>
<p>&#8220;Gudang pangan ini akan menjaga kestabilan harga, disaat-saat terjadi ketidakpastian pasokan di daerah, mulai kelangkaan stok, maupun faktor bencana. Dengan demikian, inflasi daerah bisa diminimalisir ketika hal yang tidak diinginkan terjadi,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Selain itu, ia menekankan pentingnya langkah mitigasi pangan yang harus disiapkan pemerintah daerah.</p>
<p>Dia menjelaskan pemerintah perlu memiliki strategi solutif yang dapat dijalankan ketika terjadi penurunan pasokan pangan.</p>
<p>&#8220;Pemerintah daerah harus punya mitigasinya, jadi kalau terjadi penurunan hingga kelangkaan pangan, sudah ada jalannya, jangan sudah terjadi baru mencari solusi. Hal lain wajib juga adalah soal data, harus aktif mengumpulkan data, jadi pemerintah daerah tahu bagaimana kondisinya, bisa mengetahui trennya, mengetahui prediksi yang terjadi didepan,&#8221; katanya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cabai-dan-bawang-picu-inflasi-rahmat-saleh-minta-lumbung-pangan-diperkuat/">Cabai dan Bawang Picu Inflasi, Rahmat Saleh Minta Lumbung Pangan Diperkuat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahmat Saleh Ungkap Ketimpangan Data Kerusakan Irigasi di Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/rahmat-saleh-ungkap-ketimpangan-data-kerusakan-irigasi-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 09:58:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=131858</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; *REKOMENDASI JUDUL* Rahmat Saleh Soroti Ketidakakuratan Data Kerusakan Pertanian PascabencanaJakarta, Prokabar – Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh menyatakan pemaparan pemerintah terkait...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-ungkap-ketimpangan-data-kerusakan-irigasi-di-sumbar/">Rahmat Saleh Ungkap Ketimpangan Data Kerusakan Irigasi di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>*REKOMENDASI JUDUL*</p>
<p>Rahmat Saleh Soroti Ketidakakuratan Data Kerusakan Pertanian PascabencanaJakarta, Prokabar – Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh menyatakan pemaparan pemerintah terkait tingkat kerusakan sektor pertanian pascabencana belum menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.</p>
<p>Penilaian itu disampaikannya saat rapat kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Menteri Kehutanan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).</p>
<p>Rahmat terlebih dahulu menyampaikan apresiasi atas langkah cepat para menteri yang turun langsung ke wilayah terdampak bencana.</p>
<p>Menurutnya, upaya tanggap darurat yang dilakukan pemerintah pusat telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.</p>
<p>“Kami mengapresiasi kehadiran para menteri di daerah bencana dan langkah-langkah respons cepat yang dilakukan. Bantuan berupa beras dan minyak goreng dari Kementerian Pertanian sangat membantu dan dirasakan langsung oleh warga,” kata legislator dari Fraksi PKS itu.</p>
<p>Namun demikian, Rahmat menekankan bahwa persoalan krusial yang harus segera dibenahi adalah akurasi data kerusakan.</p>
<p>Dia menilai ketidaktepatan data akan berimbas pada perencanaan dan penghitungan kebutuhan anggaran pemulihan pascabencana.</p>
<p>“Dengan segala hormat kepada tim kementerian, saya harus menyampaikan bahwa data yang dipaparkan tidak mencerminkan kondisi di lapangan. Dampaknya jelas, jika data keliru maka estimasi anggaran pemulihan juga akan meleset,” ujarnya.</p>
<p>Rahmat kemudian menyinggung kondisi di Sumatera Barat yang menurut laporan pemerintah pusat tidak mencatat adanya kerusakan pada bendungan dan jaringan irigasi.</p>
<p>Dia menegaskan, data tersebut bertolak belakang dengan fakta yang ia terima dari daerah.</p>
<p>“Dalam paparan data disebutkan irigasi dan bendungan tidak mengalami kerusakan sama sekali. Ini jelas tidak sesuai dengan kenyataan. Bendungan Gunung Nago dan puluhan jaringan irigasi lainnya mengalami kerusakan, tetapi tidak tercatat,” ungkapnya.</p>
<p>Dia menjelaskan, berdasarkan laporan yang disampaikan pemerintah daerah, kebutuhan anggaran untuk pemulihan sektor pertanian di Sumatera Barat diperkirakan mendekati Rp2 triliun.</p>
<p>Angka tersebut dinilai jauh lebih besar dibandingkan proyeksi anggaran yang saat ini disiapkan pemerintah pusat.</p>
<p>“Kalau anggaran yang disiapkan hanya sekitar Rp1,4 triliun untuk tiga provinsi, kami menilai jumlah itu belum memadai,” tegas Rahmat.</p>
<p>Atas kondisi tersebut, Komisi IV DPR RI meminta pemerintah segera melakukan pengecekan ulang serta menyelaraskan data kerusakan dengan pemerintah daerah.</p>
<p>Langkah itu dinilai penting agar kebijakan dan penganggaran pemulihan pascabencana dapat dirumuskan secara akurat dan tepat sasaran.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-ungkap-ketimpangan-data-kerusakan-irigasi-di-sumbar/">Rahmat Saleh Ungkap Ketimpangan Data Kerusakan Irigasi di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahmat Saleh Perjuangkan Pemulihan Irigasi Pertanian di Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/rahmat-saleh-perjuangkan-pemulihan-irigasi-pertanian-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 23:22:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=131831</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan agenda pemulihan Sumatera Barat (Sumbar) pasca bencana. ‎ ‎Hal itu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-perjuangkan-pemulihan-irigasi-pertanian-di-sumbar/">Rahmat Saleh Perjuangkan Pemulihan Irigasi Pertanian di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan agenda pemulihan Sumatera Barat (Sumbar) pasca bencana.<br />
‎<br />
‎Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (13/1/2026).<br />
‎<br />
‎Fokus utama yang disorotinya adalah pemulihan dan pembangunan kembali sistem irigasi pertanian yang rusak akibat bencana hidrometeorologi.<br />
‎<br />
‎Rahmat menyebut persoalan irigasi tidak bisa dipandang sebagai isu sektoral semata, melainkan menyangkut ketahanan pangan, keberlanjutan ekonomi petani, hingga stabilitas pasokan komoditas nasional.<br />
‎<br />
‎Menurutnya, Sumbar memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penyangga pangan pada sejumlah komoditi.<br />
‎<br />
‎“Kalau kita bicara pemulihan Sumbar pasca bencana, maka irigasi adalah pintu masuknya. Tanpa irigasi yang berfungsi, produktivitas petani akan terus turun dan efeknya berantai ke ekonomi daerah,” kata Rahmat.<br />
‎<br />
‎Rahmat mengungkapkan, berdasarkan inventarisasi awal, kebutuhan anggaran untuk pemulihan irigasi di Sumbar diperkirakan mencapai Rp 2 triliun.<br />
‎<br />
‎&#8221;Saya di Komisi IV DPR RI akan mendorong agar pemulihan irigasi Sumbar masuk dalam prioritas pembahasan anggaran. Kemudian juga koordinasi lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum, menjadi kunci agar program pemulihan maksimal,&#8221; katanya.<br />
‎<br />
‎Rahmat mengatakan, irigasi memiliki peran vital dalam menjaga Sumbar sebagai bagian dari rantai pasok pangan nasional.<br />
‎<br />
‎&#8221;Sumbar selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung beras di wilayah barat Indonesia, sekaligus pemasok berbagai komoditas lainnya, bahkan ke luar negeri, dan ini yang harus sama-sama kita perhatikan,&#8221; jelasnya.<br />
‎<br />
‎Rahmat juga menyarankan pentingnya pelibatan pemerintah daerah dan kelompok tani dalam perencanaan pemulihan irigasi.<br />
‎<br />
‎&#8221;Pendekatan top-down tanpa memahami kondisi lapangan dikhawatirkan menghasilkan pembangunan yang tidak sesuai kebutuhan, jadi kita harap hal tersebut dilakukan,&#8221; sebutnya.<br />
‎<br />
‎Selain irigasi, pemulihan sektor pertanian pasca bencana juga harus menyentuh aspek pendukung lain, seperti perbaikan akses jalan produksi, ketersediaan benih, dan perlindungan terhadap risiko gagal panen.<br />
‎<br />
‎“Komitmen kita jelas, pemulihan Sumbar tidak boleh setengah-setengah. Irigasi harus pulih, pertanian harus bangkit, dan ekonomi masyarakat harus kembali bergerak,” tutupnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-perjuangkan-pemulihan-irigasi-pertanian-di-sumbar/">Rahmat Saleh Perjuangkan Pemulihan Irigasi Pertanian di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Binuang Kampung Dalam, Rahmat Saleh Kenang Masa Sulit Saat Mahasiswa</title>
		<link>https://prokabar.com/kunjungi-binuang-kampung-dalam-rahmat-saleh-kenang-masa-sulit-saat-mahasiswa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 04:26:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=130221</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kisah kedekatan masa lalu kembali mengemuka ketika Rahmat Saleh mengunjungi warga Binuang Kampung Dalam, daerah yang pernah menjadi tempat ia bergantung...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kunjungi-binuang-kampung-dalam-rahmat-saleh-kenang-masa-sulit-saat-mahasiswa/">Kunjungi Binuang Kampung Dalam, Rahmat Saleh Kenang Masa Sulit Saat Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kisah kedekatan masa lalu kembali mengemuka ketika Rahmat Saleh mengunjungi warga Binuang Kampung Dalam, daerah yang pernah menjadi tempat ia bergantung sebagai mahasiswa.</p>
<p>Pada Jumat (14/11/2025), ia meluncurkan pembagian bantuan berupa minyak goreng dan beras sekaligus bersilaturahmi dengan warga yang pernah menolongnya.</p>
<p>Ia menceritakan kembali perjuangan semasa kuliah ketika biaya hidup begitu berat. Karena orang tuanya tak mampu menanggung uang kos, ia mencari cara agar tetap bisa bertahan di Padang tanpa harus meninggalkan studinya. Dalam situasi itu, ia menemukan kesempatan menjadi garin di Mushola Darussalam yang berada tak jauh dari lokasi kunjungan.</p>
<p>Ia mengajar mengaji dan membina remaja masjid sebagai bagian dari tugas hariannya.</p>
<p>“Akhirnya saya jadi garin di Mushola Darussalam dekat sini, mengajar mengaji sambil membina remaja di masjid raya,” kenangnya.</p>
<p>Tugas itu membuatnya dapat tinggal tanpa biaya, namun yang paling ia ingat adalah kebaikan warga setempat.</p>
<p>Ia menyebut tak pernah merasa kekurangan makanan karena kepedulian warga Kampung Dalam yang terus mengulurkan bantuan.</p>
<p>“Ibu-ibu di sini masyaAllah baik-baik. Tiap sore, ibu-ibu di sini rutin dan silih berganti mengantarkan makanan untuk kami, makan malam dan makan pagi,” lanjutnya dengan nada haru.</p>
<p>Ia menyatakan bahwa perjalanan hidupnya hingga menjadi anggota DPR RI berawal dari bantuan warga yang memberinya makan saat ia kesulitan.</p>
<p>“Jadi kalau hari ini Rahmat Saleh jadi anggota DPR RI, itu tidak luput dari berkah nasi yang diberikan oleh masyarakat Binuang Kampung Dalam,” ungkapnya.</p>
<p>Karena itulah ia memilih Kampung Dalam sebagai lokasi pertama program bantuan pangan yang menyasar ribu keluarga di Sumatera Barat, termasuk ribu di Kota Padang.</p>
<p>“Kita mulai dari Binuang Kampung Dalam, ada sekitar 270 keluarga yang akan kita bagikan beras dan minyak,” jelasnya.</p>
<p>Ia meminta warga memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak dan menyarankan agar dana belanja yang tersisa dialihkan untuk kepentingan pendidikan.</p>
<p>“Silahkan gunakan beras dan minyak itu Bapak Ibu. Uang yang tadinya untuk beli beras dan minyak, silahkan ditabung untuk pendidikan anak-anak,” pesannya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan sarana utama mengubah masa depan.</p>
<p>“Pendidikan anak penting, karena merekalah yang akan merubah nasib ke depannya. Kalau soal rezeki dia akan datang. Tapi pendidikan anak harus diperjuangkan.”</p>
<p>Kisah itu menjadi pengingat bahwa keberhasilan seseorang sering kali lahir dari ketulusan bantuan orang-orang yang pernah hadir dalam hidupnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kunjungi-binuang-kampung-dalam-rahmat-saleh-kenang-masa-sulit-saat-mahasiswa/">Kunjungi Binuang Kampung Dalam, Rahmat Saleh Kenang Masa Sulit Saat Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahmat Saleh Dorong Gerakan Gemarikan demi Tekan Angka Stunting</title>
		<link>https://prokabar.com/rahmat-saleh-dorong-gerakan-gemarikan-demi-tekan-angka-stunting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 03:55:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=129734</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, melaksanakan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Padang. Acara berlangsung...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-dorong-gerakan-gemarikan-demi-tekan-angka-stunting/">Rahmat Saleh Dorong Gerakan Gemarikan demi Tekan Angka Stunting</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, melaksanakan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Padang.</p>
<p>Acara berlangsung di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sabtu (18/10).</p>
<p>Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan konsumsi ikan guna mewujudkan generasi penerus yang sehat, kuat, dan cerdas. Program ini diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).</p>
<p>Rahmat Saleh menyoroti pentingnya Gemarikan sebagai solusi strategis bagi persoalan gizi nasional.</p>
<p>Dia menilai program ini relevan karena tingginya angka stunting di Indonesia berbanding terbalik dengan rendahnya konsumsi ikan dibandingkan unggas.</p>
<p>“Sementara lebih dari dua per tiga wilayah kita adalah lautan dan kaya dengan ikan. Ini adalah momentum untuk memberikan literasi kepada masyarakat bahwa ikan itu memiliki protein yang bagus untuk kecerdasan,” ujar Rahmat Saleh.</p>
<p>Ia mencontohkan kebiasaan masyarakat di negara maju seperti Jepang, yang memiliki tingkat kecerdasan tinggi karena terbiasa mengonsumsi ikan segar.</p>
<p>Rahmat Saleh juga menyinggung tingginya angka stunting di sejumlah daerah di Sumatera Barat, terutama di Pasaman dan Mentawai, yang merupakan wilayah pesisir dan kepulauan.</p>
<p>“Padahal Mentawai kaya ikan, seharusnya angka stunting tidak tinggi,” katanya.</p>
<p>Ia berharap Gemarikan dapat menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat sekaligus menekan angka stunting.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Nyon Elvis, memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah.</p>
<p>“Kami telah berupaya meningkatkan angka konsumsi ikan melalui berbagai kegiatan, termasuk Abang (Ayo Bang) ke Ikan di mana kami mengadakan ekspose makanan ikan. Kami juga memberikan makanan olahan ikan kepada anak-anak SD,” jelas Nyon Elvis.</p>
<p>Ia menuturkan hasil survei menunjukkan bahwa anak-anak SD masih lebih memilih ayam dibandingkan ikan, yang salah satu penyebabnya adalah kurangnya variasi dalam olahan.</p>
<p>Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Perikanan secara rutin mengadakan lomba masak ikan di 11 kecamatan guna mengedukasi ibu-ibu agar lebih kreatif dalam mengolah bahan baku perikanan.</p>
<p>Dalam konteks pengelolaan sumber daya, Rahmat Saleh menilai salah satu kelemahan Indonesia adalah belum optimalnya pengelolaan ikan saat musim panen melimpah.</p>
<p>Kondisi itu sering menyebabkan harga ikan jatuh dan banyak hasil tangkapan terbuang.</p>
<p>Sebagai langkah jangka panjang, KKP tengah menggalakkan program Kampung Nelayan Merah Putih. Di Kota Padang, program ini direncanakan hadir di dua lokasi, yakni Padang Sarai dan Sungai Pisang.</p>
<p>Rahmat Saleh menjelaskan tujuan utama dari program tersebut.</p>
<p>“Tujuan kita adalah mandiri dalam ketahanan pangan ikan. Kampung Nelayan Merah Putih ini kita buat agar ada cold storage dan fasilitas pengolahan ikan untuk menguatkan manajemen ikan,” katanya.</p>
<p>Ia meyakini, dengan pengelolaan yang baik, harga jual ikan akan meningkat, produk olahan semakin beragam, serta mampu memperkuat ekonomi nelayan dan ketahanan pangan nasional. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rahmat-saleh-dorong-gerakan-gemarikan-demi-tekan-angka-stunting/">Rahmat Saleh Dorong Gerakan Gemarikan demi Tekan Angka Stunting</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anggota DPR RI Rahmat Saleh Bantu Korban Kebakaran di Pemancungan Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/anggota-dpr-ri-rahmat-saleh-bantu-korban-kebakaran-di-pemancungan-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 13:50:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#RahmatSaleh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=129622</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Rahmat Saleh, meninjau langsung lokasi kebakaran di kawasan Pemancungan, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/anggota-dpr-ri-rahmat-saleh-bantu-korban-kebakaran-di-pemancungan-padang/">Anggota DPR RI Rahmat Saleh Bantu Korban Kebakaran di Pemancungan Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Rahmat Saleh, meninjau langsung lokasi kebakaran di kawasan Pemancungan, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, pada Minggu (12/10/2025).</p>
<p>Kunjungan tersebut dilakukan segera setelah ia tiba di Padang dari Jakarta, usai menjalankan agenda kedewanan. Dalam kesempatan itu, Rahmat menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada warga yang menjadi korban kebakaran besar yang terjadi beberapa waktu lalu.</p>
<p>Bantuan diserahkan secara langsung kepada warga terdampak di sekitar lokasi kebakaran.</p>
<p>Rahmat mengatakan, kehadirannya merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat kehilangan tempat tinggal dan harta benda.</p>
<p>Ia menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah tersebut, sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama, terutama di kawasan padat penduduk yang rawan terhadap bencana kebakaran.</p>
<p>“Musibah ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati dan memperhatikan keselamatan lingkungan sekitar. Semoga warga yang terdampak dapat segera pulih dan kembali menata kehidupan mereka,” ujar Rahmat.</p>
<p>Rahmat juga mengapresiasi respon cepat petugas pemadam kebakaran dan pemerintah daerah yang berhasil mengendalikan api serta menyalurkan bantuan darurat bagi korban.</p>
<p>Dia menilai koordinasi lintas sektor perlu terus ditingkatkan agar penanganan bencana di wilayah perkotaan bisa lebih efektif.</p>
<p>Kebakaran di Pemancungan diketahui menghanguskan sekitar 19 rumah dan menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal.</p>
<p>Berdasarkan informasi sementara, api diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian menjalar cepat akibat hembusan angin dan jarak antarbangunan yang rapat.</p>
<p>Rahmat menegaskan, ia akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong percepatan pemulihan bagi warga terdampak, termasuk penyediaan hunian sementara yang layak.</p>
<p>“Kita harus bersama-sama membantu warga bangkit dari musibah ini. Saya berharap semangat gotong royong tetap terjaga dan menjadi kekuatan utama dalam masa pemulihan,” tutupnya.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/anggota-dpr-ri-rahmat-saleh-bantu-korban-kebakaran-di-pemancungan-padang/">Anggota DPR RI Rahmat Saleh Bantu Korban Kebakaran di Pemancungan Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 27/183 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:47:47 by W3 Total Cache
-->