<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#rafflesiaarnolodi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/rafflesiaarnolodi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/rafflesiaarnolodi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 May 2021 21:26:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#rafflesiaarnolodi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/rafflesiaarnolodi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BKSDA Monitor Kawasan Rafflesia Di Paninjauan, 16 Individu Telah Membusuk</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-monitor-kawasan-rafflesia-di-paninjauan-16-individu-telah-membusuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 May 2021 21:26:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#rafflesiaarnolodi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=87575</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam melakukan monitoring tumbuhan langka dan dilindungi jenis bunga Rafflesia di Nagari Paninjauan, Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-monitor-kawasan-rafflesia-di-paninjauan-16-individu-telah-membusuk/">BKSDA Monitor Kawasan Rafflesia Di Paninjauan, 16 Individu Telah Membusuk</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar &#8211;</strong> Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam melakukan monitoring tumbuhan langka dan dilindungi jenis bunga Rafflesia di Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Selasa (18/5).</p>
<p>Dari hasil monitoring di dua titik sebaran populasi bunga rafflesia itu, ditemukan 16 individu dalam kondisi telah membusuk dan terdapat 13 fase knop dengan berbagai ukuran.</p>
<p>&#8220;Tumbuhan bunga rafflesia adalah jenis tumbuhan yang dilindungi oleh peraturan perundangan di Indonesia. Sesuai Pasal 21 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,&#8221; ungkap Kepala Resor BKSDA Agam, Ade Putra kepada Prokabar.com, Selasa (18/5).</p>
<p>Ia melanjutkan, dalam Pasal 21 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 5 Tahun 1990 itu disebutkan, Setiap orang dilarang untuk mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati.</p>
<p>Selanjutnya, dilarang mengeluarkan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sanksinya sesuai Pasal 40 ayat 2 adalah pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Seratus juta rupiah,&#8221; pungkasnya. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-monitor-kawasan-rafflesia-di-paninjauan-16-individu-telah-membusuk/">BKSDA Monitor Kawasan Rafflesia Di Paninjauan, 16 Individu Telah Membusuk</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Raflesia Arnoldi kembali Ditemukan Mekar Di Koto Gadang VI Koto Maninjau</title>
		<link>https://prokabar.com/raflesia-arnoldi-kembali-ditemukan-mekar-di-koto-gadang-vi-koto-maninjau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2021 01:12:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#rafflesiaarnolodi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=84092</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Sekelompok Tim terdiri masyarakat bersama kru TVRI Sumatera Barat melakukan penjelajahan untuk memproduksi Program Pesona Indonesia di Nagari Koto Gadang VI...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/raflesia-arnoldi-kembali-ditemukan-mekar-di-koto-gadang-vi-koto-maninjau/">Raflesia Arnoldi kembali Ditemukan Mekar Di Koto Gadang VI Koto Maninjau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Sekelompok Tim terdiri masyarakat bersama kru TVRI Sumatera Barat melakukan penjelajahan untuk memproduksi Program Pesona Indonesia di Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rabu (24/3). Target utama mengekspos bunga langka jenis Raflesia Arnoldi di daerah tersebut.</p>
<p>Diketahui, daerah tersebut merupakan lokasi tumbuh suburnya bunga langka yang dilindungi Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Hayati itu. Terdapat sejumlah titik yang menjadi lokasi sering mekarnya bunga Raflesia di Koto Gadang VI Koto.</p>
<p>&#8220;Setelah melakukan penelusuran dan penjelajahan, akhirnya kami menemukan bunga raflesia arnoldi yang sedang mekar. Hal ini membuat kru TVRI Sumatera Barat senang dan dapat dipublikasi melalui Program Pesona Indonesia nantinya,&#8221; ungkap Walinagari Koto Gadang VI Koto, Amrizal didampingi Tiga Orang Jorong yang merupakan perangkat nagari.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-84094" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210325-WA0004-1-1024x576.jpg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210325-WA0004-1-1024x576.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210325-WA0004-1-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210325-WA0004-1-768x432.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210325-WA0004-1.jpg 1040w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Meski Walinagari sendiri tidak bisa mendampingi penjelajahan karena kondisi yang kurang memungkinkan, namun tiga orang jorong turut mendampingi hingga menemukan bunga Raflesia Arnoldi.</p>
<p>&#8220;Kami sangat senang dapat membantu salah satu lembaga penyiaran resmi milik pemerintah ini. Selain bisa membantu promosi dan publikasi, juga dapat menjadi referensi dan edukasi kepada masyarakat luas. Raflesia merupakan bunga langka yang dilindungi dan menjadi daya tarik wisata untuk Kabupaten Agam,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, BKSDA Resor Agam sangat intens berkunjung dan melakukan penelusuran di daerah tersebut. Dan khusus di Koto Gadang VI Koto telah banyak lokasi sering mekarnya bunga langka itu.</p>
<p>Sementara itu, Walijorong Ateh, Gustiori didampingi Walijorong Baruah dan Walijorong Lambeh menjelaskan temuan Raflesia Arnoldi kali ini ditemukan di Hutan Ladang Panantian, tidak jauh di lokasi yang pernah ditemukan sebelumnya. Selain itu juga ditemukan di Hutan Rimbo Jauih dan daerah sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Kami sangat berharap kepada Pemerintahan Nagari dapat mengembangkan potensi Raflesia ini menjadi peningkatan ekonomi dan edukasi masyarakat. Dan masyarakat dapat menjaga dan melestarikannya melalui penjagaan kelestarian alam. Serta melindunginya dari kerusakan dan pengrusakan,&#8221; pungkas Gustiori. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/raflesia-arnoldi-kembali-ditemukan-mekar-di-koto-gadang-vi-koto-maninjau/">Raflesia Arnoldi kembali Ditemukan Mekar Di Koto Gadang VI Koto Maninjau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bunga Rafflesia kembali Mekar di Tanjung Raya</title>
		<link>https://prokabar.com/bunga-rafflesia-kembali-mekar-di-tanjung-raya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2021 00:53:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#rafflesiaarnolodi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80481</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Bunga Rafflesia Arnoldii terpantau kembali mekar sempurna di daerah Data Simpang Dingin, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bunga-rafflesia-kembali-mekar-di-tanjung-raya/">Bunga Rafflesia kembali Mekar di Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Bunga Rafflesia Arnoldii terpantau kembali mekar sempurna di daerah Data Simpang Dingin, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akhir pekan lalu.</p>
<p>Bunga langka tersebut terpantau mekar sempurna ketika seorang pengunjung Riyan dan kawan-kawan mengunjungi lokasi itu. Sebelumnya, Rabu (13/01), tim Resor KSDA Agam telah melakukan monitoring ke lokasi dan menemukan knop yang akan mekar pada hari Jumat (15/01).</p>
<p>&#8220;Mekarnya bunga langka di nagari Paninjauan ini bersamaan dengan bunga jenis yang sama di Cagar Alam Batang Palupuh kabupaten Agam di awal tahun 2021,&#8221; ungkap Kepala BKSDA Sumbar Resor Agam, Ade Putra.</p>
<p>Untuk diketahui lanjut Ade, seluruh jenis dari tumbuhan bunga rafflesia termasuk dalam jenis dilindungi sesuai dengan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor:P.108 tahun 2018 dan sesuai Pasal 21 ayat 1 UURI NOMOR 5 TAHUN 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya:</p>
<p>&#8220;Setiap orang dilarang untuk, a. mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati. b. mengeluarkan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia. Sanksinya sesuai Pasal 40 ayat 2 adalah pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp.100.000.000,- (seratus juta rupiah),&#8221; tutup Kepala BKSDA Resor Agam tersebut. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bunga-rafflesia-kembali-mekar-di-tanjung-raya/">Bunga Rafflesia kembali Mekar di Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rafflesia bermekaran Jelang Akhir 2020 di Kabupaten Agam.</title>
		<link>https://prokabar.com/rafflesia-bermekaran-jelang-akhir-2020-di-kabupaten-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2020 00:43:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#rafflesiaarnolodi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=79638</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maninjau, Prokabar — Populasi tumbuhan langka jenis rafflesia mulai bermekaran di akhir tahun 2020 di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, ungkap Ade Putra selaku Kepala...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rafflesia-bermekaran-jelang-akhir-2020-di-kabupaten-agam/">Rafflesia bermekaran Jelang Akhir 2020 di Kabupaten Agam.</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maninjau, Prokabar —</strong> Populasi tumbuhan langka jenis rafflesia mulai bermekaran di akhir tahun 2020 di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, ungkap Ade Putra selaku Kepala Resor BKSDA Agam, Selasa (29/12). Berdasarkan hasil pemantauannya, sebagian besar tersebar di daerah sekitaran perbukitan yang mengelilingi Danau Maninjau.</p>
<p>Salah satunya di Nagari Paninjauan Kecamatan Tanjung Raya, &#8220;Satu individu bunga rafflesia arnoldii mekar sempurna pada hari kedua dengan diameter mencapai 97,5 centimeter,&#8221; ujarnya. Sementara itu di sekitaran lokasi itu, juga terdapat 10 knop (bonggol), dua diantaranya diperkirakan akan mekar dalam beberapa waktu kedepan.</p>
<p>Berdasarkan data BKSDA, di Agam terdapat 14 titik sebaran populasi tumbuhan bunga rafflesia. Tersebar di kecamatan Palupuh, Tanjung Raya, Matur, Palembayan, Baso, Malalak, Kamang Magek dan Tilatang Kamang. &#8220;Diperkirakan sampai dengan awal tahun 2021 ini, beberapa titik populasi bunga itu akan mulai bermekaran,&#8221; terang Ade Putra.</p>
<p>Bunga rafflesia adalah jenis tumbuhan yang dilindungi oleh peraturan perundangan di Indonesia. Sesuai Pasal 21 ayat 1 UU-RI NOMOR 5 TAHUN 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,<br />
Setiap orang dilarang untuk, a. mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati. b. mengeluarkan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sanksinya sesuai Pasal 40 ayat 2 adalah pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp.100.000.000,- (seratus juta rupiah),&#8221; pungkas Kepala Resor BKSDA Agam, Ade Putra. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rafflesia-bermekaran-jelang-akhir-2020-di-kabupaten-agam/">Rafflesia bermekaran Jelang Akhir 2020 di Kabupaten Agam.</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koto Gadang VI Koto Tanjung Raya, Tumbuh Suburnya Raflesia Arnoldi</title>
		<link>https://prokabar.com/koto-gadang-vi-koto-tanjung-raya-tumbuh-suburnya-raflesia-arnoldi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2020 15:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#rafflesiaarnolodi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=71090</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maninjau, Prokabar — Penelusuran menggali potensi alam Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali berlanjut setelah menjelajahi Rimbo Sungai Jauih...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/koto-gadang-vi-koto-tanjung-raya-tumbuh-suburnya-raflesia-arnoldi/">Koto Gadang VI Koto Tanjung Raya, Tumbuh Suburnya Raflesia Arnoldi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maninjau, Prokabar —</strong> Penelusuran menggali potensi alam Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali berlanjut setelah menjelajahi Rimbo Sungai Jauih beberapa minggu lalu. Kali ini berlanjut ke Rimbo Ladang Parantian, Kamis, (15/7). Dan ternyata lokasi ini lebih banyak temuan knop beserta Raflesia Arnoldi.</p>
<p>Walijorong Ateh, Gusdiori menyebutkan menuju rute tersebut melalui Sumbila, Ladang Teleng, Ladang Gadang hingga sampai ke Ladang Parantian. &#8220;Kami sangat berharap potensi alam kami ini bisa dikembangkan. Dan mengajak seluruh pemuda dapat bahu membahu mengembangkan potensi ini dengan baik. Sehingga meningkatkan kemampuan sumber daya dan perekonomian nantinya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia bersama 18 orang pemuda-pemudi lainnya, 6 orang diantaranya Mahasiswa KKN berhasil menelusuri rimba itu. Dan menemukan 9 knop, 4 kuncup yang sudah mati dan 1 kuncup yang masih hidup dari 4 titik tumbuh Raflesia Arnoldi.</p>
<p>Awalnya, rombongan tersebut dijadwalkan bersama rekan BKSDA Resor Agam. Karena ada tugas mendadak ke Pasaman, membuat tim pemuda setempat tetap melanjutkan perjalanan. Bertujuan sebagai langkah awal dan memudahkan perjalanan berikutnya dengan Tim BKSDA Resor Agam.</p>
<p>&#8220;Dari pertualangan kami hari ini, berhasil menemukan 9 knop Raflesia Arnoldi dari 4 titik lokasi tumbuh kembangnya. 4 knop diantaranya sudah besar dan 5 knop lainnya masih kecil. Diperkirakan 10 hari hingga tiga minggu kedepan dimungkinkan kembang. Namun untuk lebih pastinya, butuh analisa BKSDA Resor Agam,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Napala (Nagari Pecinta Alam), Andra Budiman menjelaskan rimba Nagari Koto Gadang VI Koto ini memang telah sejak dahulu dipenuhi Raflesia Arnoldi. &#8220;Setelah sempat kami telusuri sebelumnya, ada 24 titik lokasi tempat tumbuh Raflesia Arnoldi yang pernah kami temukan. Dan kali ini baru bisa kami ekspos,&#8221; tuturnya.</p>
<p>G. Datuak Tumanggung Sati, Tokoh Masyarakat sekaligus Ninik Mamak Nagari Koto Gadang VI Koto mengatakan akan terus berusaha mendorong pemuda-pemudinya, untuk mengenal lebih baik negeri sendiri. &#8220;Selama ini pemuda kami ini yang tergabung di Nagari Pecinta Alam bergiat di luar daerah. Setelah kita rangkul, pergerakan ke kampung halaman mulai menunjukan hasil positif,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Kami berharap potensi pengembangan wisata alam berlanjut ke agrowisata. Termasuk ada situs sejarah peninggalan Penjajahan Belanda di rimba ini. Potensi wisata sangat tinggi dan diharapkan menunjang peningkatan perekonomian masyarakat nantinya. Namun peningkatan sumber daya manusia harus terlebih dahulu dilakukan,&#8221; tegas G. Dt. Tumanggung Sati. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/koto-gadang-vi-koto-tanjung-raya-tumbuh-suburnya-raflesia-arnoldi/">Koto Gadang VI Koto Tanjung Raya, Tumbuh Suburnya Raflesia Arnoldi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Wisman Mulai Ramai Kunjungi Rafflesia Arnoldi Di Paninjauan Tanjung Raya</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-wisman-mulai-ramai-kunjungi-rafflesia-arnoldi-di-paninjauan-tanjung-raya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2020 14:52:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#rafflesiaarnolodi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#wisataagam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58421</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Setelah sempat viral, keberadaan Rafflesia Arnoldi di Jorong Simpang Dingin, Kenagarian Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat mulai ramai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-wisman-mulai-ramai-kunjungi-rafflesia-arnoldi-di-paninjauan-tanjung-raya/">Keren, Wisman Mulai Ramai Kunjungi Rafflesia Arnoldi Di Paninjauan Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Setelah sempat viral, keberadaan Rafflesia Arnoldi di Jorong Simpang Dingin, Kenagarian Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat mulai ramai dikunjungi Wisawatan Manca Negara dan Nasional.</p>
<p>Temuan mulai dipublis 2019 dan 2020 ini, setelah BKSDA Resor Agam selalu melakukan monitoring ke lokasi, dan melakukan edukasi kepada tokoh masyarakat setempat. &#8220;Kami sangat senang Bunga Rafflesia Arnoldi membuat kampung halaman ini ramai didatangi berbagai wisatawan dan turis mancanrgara. Hal ini akan berdampak positif pada pendapatan dan perekonomian kami,&#8221; ungkap Junaidi, salah seorang pemuda setempat kepada Prokabar.com, Kamis (30/1)</p>
<p>Sementara itu, Miswardi salah seorang penggiat pariwisata setempat mengatakan Agam memiliki destinasi wisata yang komplit. &#8220;Ada lautan, danau, pegunungan, perbukitan dan air terjun bahkan bunga Rafflesia. Untuk itu diharapkan Agam selalu menjadi tempatnya wisata alami yang diminati wisatawan manapun,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Wali Jorong Pasa Maninjau itu juga sempat mendampingi beberapa orang turis asal Belgia ke lokasi Rafflesia. Menurut turis asing itu, suasana Danau Maninjau umumnya Kabupaten Agam, sangat menyenangkan. Sarana dan prasarana cukup memudahkan akses untuk tujuan wisata. keindahan alam yang asri menjadi kekayaan tersendiri di sini.</p>
<p>&#8220;Masyarakat di selingkar Danau Maninjau sangat terbuka. Dan kita berharap pariwisata ini dapat jadi penunjang ekonomi masyarakat Agam khususnya Tanjung Raya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ia melanjutkan, banyak akses jalan yang masih sangat terjal. Namun itu bahkan membuat perjalanan turis itu semakin menantang. Bagi turis asing itu selalu bilang &#8220;That Is Adventure,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Meski demikian rata-rata mssyarakat masih belum siap seutuhnya menjadi pelayan dan penerima tamu yang baik. Baik secara konsep pariwisata berwawasan luas sesuai kearifan lokal dan budaya luhur. &#8220;Kita butuh beberapa sosialisasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat dalam bidang pariwisata.</p>
<p>&#8220;Artinya kita sangat membutuhkan pembinaan dan pemberdayaan dari Dinas Pariwisata, Diskoperindak, Disdikbudpar, Dinas Sosial dan srbagainya. Kita juga butuh pembinaan dari pelaku pariwisata cukup berpengalaman. Kita berharap nantinya instansi terkait bersama-sama duduk dalam 1 meja dengan masyarakat, merumuskan satu konsep pandangan agar nantinya pariwisata dan pengelolaan kuliner dapat jadi andalan di Tanjung Raya,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-wisman-mulai-ramai-kunjungi-rafflesia-arnoldi-di-paninjauan-tanjung-raya/">Keren, Wisman Mulai Ramai Kunjungi Rafflesia Arnoldi Di Paninjauan Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesona Keindahan Bunga Rafflesia yang Tumbuh Di Batang Pohon Tanjung Raya</title>
		<link>https://prokabar.com/pesona-keindahan-bunga-rafflesia-yang-tumbuh-di-batang-pohon-tanjung-raya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2020 12:57:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksda]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#rafflesiaarnolodi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=57850</guid>

					<description><![CDATA[<p>Paninjauan, Prokabar — Setelah seminggu lebih bersandar dan tumbuh, akhirnya Rafflesia Arnoldi itu mekar di batang pohon di kawasan Perkebunan Masyarakat di Jorong Simpang Dingin,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pesona-keindahan-bunga-rafflesia-yang-tumbuh-di-batang-pohon-tanjung-raya/">Pesona Keindahan Bunga Rafflesia yang Tumbuh Di Batang Pohon Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Paninjauan, Prokabar — </strong>Setelah seminggu lebih bersandar dan tumbuh, akhirnya Rafflesia Arnoldi itu mekar di batang pohon di kawasan Perkebunan Masyarakat di Jorong Simpang Dingin, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Jumat (24/1). Tanaman langka itu sudah mekar sejak dua hari lalu.</p>
<p>Rafflesia merupakan sejenis jamur raksasa dan sangat langka. Sehingga masuk dalam pengawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA serta dilindungi Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.</p>
<p>&#8220;Bunga itu mekar karena inangnya berupa akar jenis tumbuhan tetrastigma seperti yang menjalar dan melilit batang pohon. Kemudian knop bunga Rafflesia muncul di akar yang melilit dan naik dari atas tanah. Ketinggian bunga 170 cm dari permukaan tanah,&#8221; ungkap Ade Putra, Pengendali Ekosistem Hutan (P-E-H) BKSDA Resor Agam kepada Prokabar.com, Jumat (24/1).</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-57854" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/FF381D65-A432-40C9-95AF-7701E2A8F592-1024x576.jpeg" alt="" width="1000" height="563" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/FF381D65-A432-40C9-95AF-7701E2A8F592-1024x576.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/FF381D65-A432-40C9-95AF-7701E2A8F592-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/FF381D65-A432-40C9-95AF-7701E2A8F592-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/FF381D65-A432-40C9-95AF-7701E2A8F592.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Tumbuh dan kembang di atas pohon ini salah satu keunikan tersendiri. Sangat indah dan membuat daya tarik tersendiri bagi wisawatan untuk melihatnya. Sehingga banyak orang berdatangan ke lokasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Rafflesia tumbuh di sebuah pohon juga pernah saya temukan di Palupuh. Namun untuk di wilayah Agam Barat, baru kali ini saya temukan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Diameter Rafflesia tersebut mencapai 95.2 centimeter. Dan cukup besar untuk tumbuh subur dibatas pohon.</p>
<p>&#8220;Di lokasi, saya kebetulan bertemu dengan Rinaldi. Salah seorang Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat yang juga kampung halamannya. Dalam diskusi, ia dan masyarakat ingin sekali mengembangkan destinasi wisata Rafflesia,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ade melanjutkan akan ada diskusi lanjutan dengan beliau. Berencana akan mengembangan potensi tersebut bersama BKSDA terutama peningkatan akses jalan ke lokasi.</p>
<p>&#8220;Masyarakat sangat ramai ke lokasi. Bahkan sampai jam 17.30 masih ada yang berdatang. Termasuk itu rencananya, akan membuat paket wisata Lawang, Bukit Sakura, dan Data Simpang Dingin,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pesona-keindahan-bunga-rafflesia-yang-tumbuh-di-batang-pohon-tanjung-raya/">Pesona Keindahan Bunga Rafflesia yang Tumbuh Di Batang Pohon Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rafflesia Arnoldi Ramai Dikunjungi, BKSDA Pasang Petunjuk Arah</title>
		<link>https://prokabar.com/rafflesia-arnoldi-ramai-dikunjungi-bksda-pasang-petunjuk-arah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2020 00:12:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#rafflesiaarnolodi]]></category>
		<category><![CDATA[#raflesia]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56862</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Rafflesia Arnoldi yang tumbuh subur di dekat perkebunan masyarakat Data Sungai Dingin, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, semakin...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rafflesia-arnoldi-ramai-dikunjungi-bksda-pasang-petunjuk-arah/">Rafflesia Arnoldi Ramai Dikunjungi, BKSDA Pasang Petunjuk Arah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Rafflesia Arnoldi yang tumbuh subur di dekat perkebunan masyarakat Data Sungai Dingin, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, semakin ramai dikunjungi. Dalam hal tersebut, BKSDA Resor Agam memasang rambu-rambu petunjuk arah dan aturan yang berlaku, Sabtu (11/1).</p>
<p>Pemasangan tanda atau rambu-rambu itu diharapkan memberi edukasi sekaligus aturan bagi pengunjung. &#8220;Sebelumnya, Walinagari Paninjauan bersama jajarannya telah memasang pagar pembatas sementara. Hal itu membuat kami senang. Agar lebih melengkapi, kita harus melengkapinya dengan tanda atau rambu-rambu petunjuk arah kepada pengunjung,&#8221; terang Ade Putra, Pengelola Ekosistem Hutan (P-E-H) BKSDA Resor Agam kepada Prokabar.com, Sabtu malam (11/1).</p>
<p>Mengingat makin banyaknya pengunjung yang ingin melihat bunga Rafflesia, maka BKSDA Resor Agam memberikan tanda atau rambu penunjuk arah ke lokasi Rafflesia di Paninjauan.</p>
<p>Selain itu khusus hasil monitoring, beberapa knop Rafflesia yang dipantau beberapa pekan ini, sudah menunjukan akan mulai fase mekar, dalam 1-2 hari kedepan. Sedangkan 1 knop yang berada tergantung di batang kayu, diperkirakan akan mekar paling lama 1 minggu lagi.</p>
<p>&#8220;Kalau Rafflesia Arnoldi yang tumbuh di batang kayu, karena membelakangi matahari kemungkinan paling lama mekar 1 minggu lagi. Dimungkinkan hari minggu atau Senin depan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Saat hendak menuju ke lokasi dari pemukiman warga, banyak anak-anak yang juga hendak ke lokasi. &#8220;Kesempatan tersebut diberikan edukasi dan arahan kepada anak-anak tersebut untuk menjaga dan memahami pentingnya menjaga alam. Termasuk bunga Rafflesia tersebut,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Meski anak-anak tersebut tidak sampai ke lokasi karena hujan, setidaknya mereka telah mendapat pengetahuan dan informasi penting diberikan tim BKSDA yang melakukan monitoring. Pertanyaan menarik yang sering berkembang di tengah masyarakat adalah sering kalinya menyamakan Bunga Bangkai dengan Rafflesia.</p>
<p>&#8220;Edukasi kepada anak-anak terutama tentang membedakan Bunga Bangkai dan Bunga rafflesia, asal muasal bau yg dikeluarkan bunga, dan pentinganya menjaga bunga langka tersebut sebagai sebuah kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Kalau bau atau aroma Bunga Rafflesia dengan Bunga Bangkai hampir-hampir sama. Bau itu disebabkan oleh lalat, kumbang atau sejenisnya yang datang dan terjebak di dalam tabung atau Diaphragma.</p>
<p>&#8220;Kemudian lalat atau kumbang itu lengket dan mati di Diaphagma, dan akhirnya menarik lalat dan kumbang lainnya datang. Dan kembali mati hingga membusuk mengeluarkan bau bangkai,&#8221; pungkasnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rafflesia-arnoldi-ramai-dikunjungi-bksda-pasang-petunjuk-arah/">Rafflesia Arnoldi Ramai Dikunjungi, BKSDA Pasang Petunjuk Arah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cantiknya, Rafflesia Arnoldi kembali Mekar Di Paninjauan</title>
		<link>https://prokabar.com/cantiknya-rafflesia-arnoldi-kembali-mekar-di-paninjauan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jan 2020 13:24:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bungabangkai]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#rafflesiaarnolodi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56628</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Rafflesia Arnoldi kembali mekar di Jorong Data Simpang Dingin, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Proses mekar sejenis jamur berbentuk bunga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cantiknya-rafflesia-arnoldi-kembali-mekar-di-paninjauan/">Cantiknya, Rafflesia Arnoldi kembali Mekar Di Paninjauan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar — </strong>Rafflesia Arnoldi kembali mekar di Jorong Data Simpang Dingin, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Proses mekar sejenis jamur berbentuk bunga langka tersebut diperkirakan sejak Selasa (7/1) kemarin. Sementara, di hari Rabu (8/1) sudah mulai terlihat tidak terlalu segar lagi.</p>
<p>Walinagari Paninjauan, Tomi Candra Putra kebetulan berkunjung ke lokasi bersama jajarannya sangat senang adanya potensi hebat tersebut. &#8220;Rafflesia sangat dikagumi masyarakat dunia dan para ahli biologi. Selalu ramai bila diketahui keberadaannya oleh wisatawan dan ilmuan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia melanjutkan potensi di Nagari Paninjauan sangatlah banyak. Terutama keindahan alam air mancur, tracking, hiking dan ditambah lagi adanya Bunga Rafflesia ini.</p>
<p>&#8220;Potensi ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Terutama pengunjung banyak, otomatis masyarakat dapat berjualan di sekitar lokasi. Dan secara tidak langsung, masyarakat dan pelajar mendapat wawasan dan ilmu pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan tersebut,&#8221; terang Tomy.</p>
<p>Untuk kedepannya, Ia akan menjalin kerjasama dengan pemilik lahan, Pemda Agam dan BKSDA resor Agam untuk pengembangan lebih lanjut. &#8220;Kami di nagari, tidak memiliki jangkauan yang begitu luas. Dengan adanya bantuan BKSDA dan Pemerintah Kabupaten nantinya, jelas akan jangkauan regulasi maupun penganggaran akan semakin luas pula nantinya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain berkunjung, Walinagari Paninjauan bersama Babinsa dan pengunjung berkesempatan membuat pagar darurat, agar dapat terlindungi. Dengan adanya pembatas dan rambu-rambu, pengunjung tidak sembarangan masuk dan melihat Rafflesia Arnoldi secara liar.</p>
<p>Sementara itu, Fajri salah seorang pengunjung mengatakan sangat senang berkesempatan berkunjung ke lokasi tumbuhnya Rafflesia. &#8220;Tumbuhan ini adalah tanaman langka yang dilindungi Undang-undang. Tentu kita sangat berharap dapat dijaga baik masyarakat dan pemerintah daerah,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Di lain tempat, Ade Putra selaku Pengelola Ekosistem Hutan (P-E-H) BKSDA Resor Agam menyambut baik respon Walinagari Paninjauan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami sangat menyambut baik respon ataupun tanggapan dari siapapun yang peduli dan berkeinginan menjadikan tumbuhan langka dan dilindungi ini sebagai sarana wisata edukasi konservasi. Dan BKSDA siap bekerjasama dengan pihak-pihak terkait. Mengingat ini adalah potensi yang langka dan menarik. tentunya dengan tetap memperhatikan ketentuan dan kaidah-kaidah etika wisata alam,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cantiknya-rafflesia-arnoldi-kembali-mekar-di-paninjauan/">Cantiknya, Rafflesia Arnoldi kembali Mekar Di Paninjauan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 36/146 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.026 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:41:37 by W3 Total Cache
-->