<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#puskesmasandalas Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/puskesmasandalas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/puskesmasandalas/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Jun 2019 12:31:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#puskesmasandalas Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/puskesmasandalas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Terobosan Puskesmas Andalas Cegah Kematian Oleh Penyakit Tidak Menular</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-terobosan-puskesmas-andalas-cegah-kematian-oleh-penyakit-tidak-menular/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2019 12:31:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#infokesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#penyakittidakmenular]]></category>
		<category><![CDATA[#puskesmasandalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=40056</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Kecamatan Padang Timur bersama Puskesmas Andalas meluncurkan Program Perhatikan Usia Uda (Hati Uda), sebuah program yang mendorong masyarakat usia produktif untuk peduli...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-terobosan-puskesmas-andalas-cegah-kematian-oleh-penyakit-tidak-menular/">Ini Terobosan Puskesmas Andalas Cegah Kematian Oleh Penyakit Tidak Menular</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong><span class="s1">Kecamatan Padang Timur bersama Puskesmas Andalas meluncurkan Program Perhatikan Usia Uda (Hati Uda), sebuah program yang mendorong masyarakat usia produktif untuk peduli dan perhatian terhadap kesehatan pasa penyakit tidak menular.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Puskesmas Andalas, dr Mela Aryati yang dihubungi Kamis (20/6) mengatakan bahwa program ini diluncurkan karena saat ini angka kematian yang disebabkan penyakit tidak menular semakin tinggi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Program ini akan mendorong masyarakat usia produktif atau di atas 15 tahun untuk menskiring (pemeriksaan) kesehatan, seperti berat badan, tinggi badan, gula darah dan lingkar pinggang. Karena akhir-akhir ini kematian oleh penyakit tidak menulat seperti Kanker, Hipertensi, dan Jantung.” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut ia menjelaskan, nantinya masyarakat Padang Timur diberi kartu dimana akan ditanya saat setiap berurusan di kantor camat dan lurah. “Jadi nanti masyarkat yang tidak memiliki kartu akan ke kita (puskesmas) untuk pemeriksaan kesehatan atau untuk konsultasi. Kita harapkan tahun depan ini sudah jadi regulasi dan kita targetkan 100 persen usia produktif sudah di skrining,” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tahun lalu, Hipertensi dan Diabetes menjadi penyebab kematian tertinggi oleh penyakit tidak menular. “Dua penyakit tersebut masuk laporan tiap bulan, dan tiga tertinggi penyebab kematian,” ujarnya. (<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-terobosan-puskesmas-andalas-cegah-kematian-oleh-penyakit-tidak-menular/">Ini Terobosan Puskesmas Andalas Cegah Kematian Oleh Penyakit Tidak Menular</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puskesmas Andalas Inisiasi Pembentukan Pengelola DAM</title>
		<link>https://prokabar.com/puskesmas-andalas-inisiasi-pembentukan-pengelola-dam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Apr 2019 05:13:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#airgalon]]></category>
		<category><![CDATA[#airminum]]></category>
		<category><![CDATA[#depot]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#puskesmasandalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=33668</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Dalam rangka menjaga kualitas air minum isi ulang yang di kosumsi masyarakat di wilayah Padang Timur, Puskesmas Andalas menggelar sosialisasi dan membentuk...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puskesmas-andalas-inisiasi-pembentukan-pengelola-dam/">Puskesmas Andalas Inisiasi Pembentukan Pengelola DAM</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar — </strong>Dalam rangka menjaga kualitas air minum isi ulang yang di kosumsi masyarakat di wilayah Padang Timur, Puskesmas Andalas menggelar sosialisasi dan membentuk asosiasi pengelola depot air minum (DAM) kecamatan Padang timur.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Puskesmas Andalas, dr Mela Ariyati, mengatakan dengan sosialisasi dan pembentukan Asosiasi Pengelola DAM untuk menjaga dan kualitas air minum serta juga untuk meningkatkan partisipasi memeriksakan secara periodik air isi ulang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ini langkah kita untuk mendata dan mengajak depot isi ulang yang belum terdaftar untuk bergabung menciptakan kualitas air terbaik. Sosialiasi ini agar pemilik dan pengelola depot air minum isi ulang agar tetap memperhatikan kualitas air dan mengecek bakteriologi dan kimia air baku secara berkala.” ungkapnya saat dihubungi beberapa waktu lalu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut ia berharap dengan adanya asosiasi ini, para pengusaha air isi ulang dapat saling mengingatkan antar mereka </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Nantinya dengan adanya asosiasi ini mereka saling mengingatkan dan mengawasi kondisi peralatan depot, air baku dan izin laik sehat, baik bakteriologi maupun kimia. Karena ini penting lantaran air depot menjadi konsumsi langsung oleh masyarakat.” katanya. (hdp)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puskesmas-andalas-inisiasi-pembentukan-pengelola-dam/">Puskesmas Andalas Inisiasi Pembentukan Pengelola DAM</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Siswi SMPN 8 Padang Wakili Sumbar di Jambore Konselor Nasional</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-siswi-smpn-8-padang-wakili-sumbar-di-jambore-konselor-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2019 14:07:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kaderkesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#layanankesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#puskesmasandalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32894</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Kerap menjadi tempat ‘curhat’ teman (konselor) sekolahnya. Azzahra Rennovalia Alifa yang merupakan kader kesehatan remaja sekolah akhirnya terpilih mewakili Sumatera Barat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-siswi-smpn-8-padang-wakili-sumbar-di-jambore-konselor-nasional/">Keren, Siswi SMPN 8 Padang Wakili Sumbar di Jambore Konselor Nasional</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Kerap menjadi tempat ‘curhat’ teman (konselor) sekolahnya. Azzahra Rennovalia Alifa yang merupakan kader kesehatan remaja sekolah akhirnya terpilih mewakili Sumatera Barat untuk mengikuti Jambore Konselor Remaja Nasional di Jakarta, Rabu hingga Jumat (19-21/3).</p>
<p>Kader kesehatan remaja binaan Puskesmas Andalas ini menjadi satu-satunya wakil Sumbar setelah melewati sejumlah tahapan seleksi ditingkat provinsi. “Alhamdulillah, kader kesehatan kita terpilih ditingkat provinsi untuk menjadi wakil dalam Jambore Konselor Remaja Nasional. Azzhra akan berangkat bersama Dinas Kesehatan Provinsi dan disana dia akan mempresentasikan potrait pengelolaan remaja kita,” ungkap Kepala Puskesmas Andalas dr. Mela Aryati kepada Prokabar, Rabu (20/3).</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, remaja kelahiran 2005 ini juga merupakan siswi berprestasi di sekolah. “Azzahra sudah dari awal sekolah bergabung menjadi kader kesehatan remaja, dirinya juga aktif di organisasi sekolah dan punya kelebihan menguasai bahasa Inggris yang menjadi nilai lebih dirinya terpilih karena tidak menutup kemungkinan akan presentasi ditingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut dirinya menceritakan bagaimana kader remaja puskesmas Andalas bisa terpilih untuk hadir di jambore nasional.</p>
<p>“Kita sebenarnya punya kader remaja dimasing-masing sekolah, namun saat (Puskemas) ditunjuk menjadi percontohan, kita harus ada turunan lain pilot project dan akhirnya kita memilih SMPN 8 dan 31. Nah dari semua kader di dua sekolah tersebut yang kita pantau, Azzahra yang terpilih.” jelasnya.</p>
<p>Pihaknya berharap dengan terpilihnya Azza akan memotivasi murid-murid lain untuk jadi kader dan konselor kesehatan. “Harapan kita sepulangnya Azza nanti banyak hal yang bisa dibagi ke remaja lain dan menginspirasi remaja sebaya” tutupnya.<span class="Apple-converted-space"> (<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-siswi-smpn-8-padang-wakili-sumbar-di-jambore-konselor-nasional/">Keren, Siswi SMPN 8 Padang Wakili Sumbar di Jambore Konselor Nasional</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>764 Kader Gertak DBD Puskesmas Andalas Siap Turun Ke Masyarakat</title>
		<link>https://prokabar.com/764-kader-gertak-dbd-puskesmas-andalas-siap-turun-ke-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Mar 2019 10:28:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#DBD]]></category>
		<category><![CDATA[#gertakdbd]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#puskesmasandalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31984</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Dalam rangka menyukseskan Gerakan Serentak (Gertak) Serbu Demam berdarah Dengue (DBD) pada 9 Maret mendatang, Puskesmas Andalas memberikan pembekalan kepada puluhan Mahasiswa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/764-kader-gertak-dbd-puskesmas-andalas-siap-turun-ke-masyarakat/">764 Kader Gertak DBD Puskesmas Andalas Siap Turun Ke Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Dalam rangka menyukseskan Gerakan Serentak (Gertak) Serbu Demam berdarah Dengue (DBD) pada 9 Maret mendatang, Puskesmas Andalas memberikan pembekalan kepada puluhan Mahasiswa Unand, Kamis (7/3).</p>
<p>Kepala Puskesmas Andalas, dr Mela Ariyati pada Prokabar mengatakan bahwa para mahaiswa ini akan menjadi kader Puskesmas Andalas sebagai ujung tombak melawan DBD di wilayah Padang Timur.</p>
<p>“Pembekalan untuk mahasiswa berlangsung dua hari, sekarang dan besok. Nanti mereka yang turun ke masyarakat mensosialisasikan melawan DBD dari pintu ke pintu.” ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, untuk wilayah Padang Timur ada 764 relawan yang akan turun di 10 kelurahan pada kegiatan Gertak Serbu DBD. “Jadi dalam pembekalan ini kita menyampaikan pada mahasiswa tentang DBD, bagaimana penularan dan tindakan apa yang harus dilakukan. Lalu juga mengarahkan bagaimana memeriksa jentik nyamuk dan nantinya hal tersebut mereka sampaikan kemasyarakat secara langsung,” sambungnya.</p>
<p>Selain mahasiswa, Puskesmas sebelumnya juga telah melakukan pembekalan pada kader lain seperti PKK, Anak sekolah, Kader Kesehatan, serta RT dan RW.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“Ini lebih pada antisipasi, meskipun tidak terjadi lonjakan kasus namun lebih pada menumbuhkan jiwa peduli dan waspada terhadap ancaman penyakit yang ada. Melatih melihat jentik dan memberikan pengetahuan tentang pemberantasan sarang nyamuk.” jelasnya.</p>
<p>Tren kasus DBD dalam dua tahun belakang diwilayah timur terus mengalami penurunan, pada tahun 2017 terdapat 55 kasus sedangkan 2018 terdapat 40 kasus.</p>
<p>“Pada tahun ini ada 16 kasus, ini terus kita antisipasi karena kondisi cuaca agak ekstrem jelang April,” tutupnya. (hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/764-kader-gertak-dbd-puskesmas-andalas-siap-turun-ke-masyarakat/">764 Kader Gertak DBD Puskesmas Andalas Siap Turun Ke Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Puskesmas Andalas Adopsi Inovasi Kelas Imud</title>
		<link>https://prokabar.com/cegah-kematian-ibu-dan-bayi-puskesmas-andalas-adopsi-inovasi-kelas-imud/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Mar 2019 12:47:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#layanankesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[#puskesmasandalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31574</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Keberhasilan Puskesmas Padang Pasir, Padang dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui terobosan inovasi Kelas Ibu Muda (Imud) menjadi salah satu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cegah-kematian-ibu-dan-bayi-puskesmas-andalas-adopsi-inovasi-kelas-imud/">Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Puskesmas Andalas Adopsi Inovasi Kelas Imud</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Keberhasilan Puskesmas Padang Pasir, Padang dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui terobosan inovasi Kelas Ibu Muda (Imud) menjadi salah satu pendorong bagi Puskesmas Andalas untuk menerapkan hal serupa.</p>
<p>Kepala Puskesmas Andalas dr Mela Aryati kepada Prokabar, mengatakan latar belakang kelas imud Puskesmas Andalas ini karena ada dua bumil muda keguguran karena kurangnya pengetahuannya.</p>
<p>“Ini menjadi pendorong bagi kita untuk memberikan edukasi serta mencegah kematian ibu dan anak. Ini hari pertama dan angkatan pertama, kita mencontoh inovasi layanan publik Pemko Padang pada Puskesmas Padang pasir yang waktu itu dapat top 40,” ungkapnya, Jumat (1/3).</p>
<p>Pada kelas pertama yang berlangsung Kamis (28/2), setidaknya di ikuti oleh 20 ibu muda dan rencananya akan digelar setiap sebulan sekali selama 3 bulan.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“Yang menarik bapak-bapak ikut mendampingi, pertanda adanya kepedulian. Rencana untuk angkatan pertama ini akan kita lalukan sebanyak tiga kali pertemuan,” sambungnya.</p>
<p>Untuk pemateri kelas Imud oleh satu orang spesialis dan bidan selain itu juga akan menghadirkan tokoh agama pada pertemuan terakhir.</p>
<p>“Kita berharap ibu muda ini bisa siap membesarkan anak secara mental dan spiritual sehingga generasi yg terlahir dan anak-anak kelak menjadi pribadi yg sehat dan kuat,” harapnya.</p>
<p>Selama tahun 2018, angka kematian ibu dan bayi di kawasan layanan Puskesmas Andalas sejumlah empat orang, “Tahun 2018, satu kematian ibu dan empat bayi. Dan ini yang akan kita cegah (hentikan) kedepannya.” ungkapnya.</p>
<p>Kelas Imud merupakan inovasi yang merupakan bentuk kepedulian Puskesmas dalam merangkul ibu muda yang mengalami stigmatisasi di masyarakat. Kemudian, membantu mereka merencanakan kehidupan keluarga yang lebih baik di masa depan.<span class="Apple-converted-space"> (<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cegah-kematian-ibu-dan-bayi-puskesmas-andalas-adopsi-inovasi-kelas-imud/">Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Puskesmas Andalas Adopsi Inovasi Kelas Imud</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/105 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 09:01:50 by W3 Total Cache
-->