<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#puncaklawang Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/puncaklawang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/puncaklawang/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 May 2022 15:44:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#puncaklawang Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/puncaklawang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Atlet Paralayang Gagal Landing di Lawang, Tim Gabungan Gerak Cepat</title>
		<link>https://prokabar.com/atlet-paralayang-gagal-landing-di-lawang-tim-gabungan-gerak-cepat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 May 2022 15:44:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#matur]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[#puncaklawang]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103436</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar &#8211; Satu unit Tim SAR Polres Agam gerak cepat melakukan pencarian atlet paralayang yang gagal Landing akibat cuaca buruk di objek...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/atlet-paralayang-gagal-landing-di-lawang-tim-gabungan-gerak-cepat/">Atlet Paralayang Gagal Landing di Lawang, Tim Gabungan Gerak Cepat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar</strong> &#8211; Satu unit Tim SAR Polres Agam gerak cepat melakukan pencarian atlet paralayang yang gagal Landing akibat cuaca buruk di objek wisata Puncak Lawang, Kecamatan Matur, Jumat (6/5).</p>
<p>Kejadian disebabkan perubahan angin begitu cepat membuat atlet itu kehilangan pedoman dan keseimbangan.</p>
<p>Dikutip melalui Agam.Polres.id, Kepala Tim SAR Polres Agam, dipimpin Kapolsek Matur Iptu Yance Mardi, atlet paralayang itu hilang kendali karena kondisi cuaca berubah drastis.</p>
<p>&#8220;Atlet itu bernama Galih Gani Irawan (16), pelajar SMA beralamat Komplek Rajawali 5 Nomor 104 Lanud, Roesmin Rojadin AURI, Pekanbaru Provinsi Riau,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Iptu Yance menjelaskan kronologi hilangnya Galih, seorang atlet Paralayang sudah memiliki sertifikat terbang SIM PL 1 ini, berawal pada saat take off pada pukul 11.00 WIB dari lokasi objek wisata Puncak Lawang.</p>
<p>&#8220;Dan sekitar pukul 11.45 tiba-tiba cuaca berubah sehingga Galih kehilangan pedoman untuk tempat landing,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sekira pukul 11.50 lanjutnya, Galih sempat berkomunikasi dengan temannya melalui handy talky atau HT yang dibawanya.</p>
<p>&#8220;Galih mengatakan kalau dia berhasil landing dengan selamat namun tersangkut di sebuah pohon kayu. Ia juga tidak mengetahui dimana posisi atau titik jatuh karena ia bukan warga setempat,&#8221; tutur Iptu Yance.</p>
<p>Iptu Yance menjelaskan saat ini Tim SAR Polres Agam sedang berupaya melakukan pencarian dengan melakukan cek posisi handphone android milik Galih.</p>
<p>Dan posisi atlit itu sudah diketahui dan berada di daerah Jorong Sari Bulan, Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur, sebelah utara Puncak Lawang.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan tak lama lagi Galih bisa kita evakuasi, karena saat ini Tim SAR Polres Agam sudah bergerak dibantu warga setempat untuk mencapai lokasi,&#8221; tutup Kapolsek Matur, Iptu Yance. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/atlet-paralayang-gagal-landing-di-lawang-tim-gabungan-gerak-cepat/">Atlet Paralayang Gagal Landing di Lawang, Tim Gabungan Gerak Cepat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puncak Lawang dan Lawang Park Ramai Dikunjungi Wisatawan, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://prokabar.com/puncak-lawang-dan-lawang-park-ramai-dikunjungi-wisatawan-tetap-patuhi-protokol-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2021 10:27:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#puncaklawang]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=81681</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Suasana libur Imlek dimanfaatkan masyarakat menikmati destinasi unggulan di Kabupaten Agam, Sabtu (13/2). Dari banyak objek wisata, Puncak Lawang dan Lawang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puncak-lawang-dan-lawang-park-ramai-dikunjungi-wisatawan-tetap-patuhi-protokol-kesehatan/">Puncak Lawang dan Lawang Park Ramai Dikunjungi Wisatawan, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Suasana libur Imlek dimanfaatkan masyarakat menikmati destinasi unggulan di Kabupaten Agam, Sabtu (13/2). Dari banyak objek wisata, Puncak Lawang dan Lawang Park menjadi paling favorite dikunjungi.</p>
<p>Pasalnya, cuaca cerah memberi kesempatan wisatawan menikmati indahnya Danau Maninjau. Negeri di Atas Awan selalu mempesona banyak pengunjung.</p>
<p>&#8220;Kami sangat senang dan selalu merasakan ketenangan di sini. Udara yang sejuk dilengkapi pemandangan lepas dengan panaroma perbukitan serta Danau Maninjau,&#8221; terang Hendra, perantau yang berkesempatan berlibur ke Puncak Lawang, Sabtu (13/2).</p>
<p>Ia melanjutkan, aktifitas yang sangat padat di kota besar membuat kejenuhan. &#8220;Kami bersama teman-teman, butuh libur dan kangen ke kampung halaman. Pada kesempatan libur ini, Alhamdulillah kami bisa memanfaatkannya dengan baik,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Indra juga merasakan yang sama. &#8220;Saya selalu berlibur ke sini, terutama di saat mendapat kesempatan. Banyak manfaat bila berlibur ke Lawang Park. Ketenangan dan kesejukan menjadi mendamaikan hati. Pemandangan indah di sertai alam nan asri. Saya sangat suka,&#8221; paparnya.</p>
<p>Meski bisa berlibur ke Negeri di Atas Awan ini, para pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan. Apalagi dua destinasi unggulan itu di jaga ketat Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Agam. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puncak-lawang-dan-lawang-park-ramai-dikunjungi-wisatawan-tetap-patuhi-protokol-kesehatan/">Puncak Lawang dan Lawang Park Ramai Dikunjungi Wisatawan, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relay Puncak Lawang, Sisi Lain Negeri Di Atas Awan Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/relay-puncak-lawang-sisi-lain-negeri-di-atas-awan-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2018 10:54:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lawangpark]]></category>
		<category><![CDATA[#puncaklawang]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=25740</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Diantara Puncak Lawang menuju Lawang Park, Negeri Di Atas Awan Matur, Kabupaten Agam, Sumbar terdapat destinasi baru yang cukup jadi daya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/relay-puncak-lawang-sisi-lain-negeri-di-atas-awan-sumbar/">Relay Puncak Lawang, Sisi Lain Negeri Di Atas Awan Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Diantara Puncak Lawang menuju Lawang Park, Negeri Di Atas Awan Matur, Kabupaten Agam, Sumbar terdapat destinasi baru yang cukup jadi daya tarik. Lokasi itu dinamakan Relay Puncak Lawang.</p>
<p>Hampir puluhan bus pariwisata setiap harinya singgah dan menikmati keindahan dan kesejukan alam Di sini. Para biro perjalanan memberi kesempatan wisatawannya untuk singgah menikmati panaroma Danau Maninjau nan memukai.</p>
<p>Para pelancong pada umumnya didominasi asal Aceh, Jakarta, Riau, Malaysia dan Brunai Darusallam. Di sini juga tersedia lokasi selfi dan berbagai buah tangan khas karya kerajinan masyarakat Kabupaten Agam.</p>
<p>Menurut Desnimar (59), pedagang setempat mengatakan<span class="Apple-converted-space">  </span>usaha tersebut sudah berlangsung 2 tahun lalu. Lokasi tanah di kontrak selama 20 tahun oleh Ninik Mamak setempat.</p>
<p>Kerajinan yang ia jual selain dari Bukittinggi, hasil kerajinan anak nagari Matur juga sangat banyak. Seperti mukenah, tas olahan, rajutan, baju kurung, sandal datuk, pernak-pernik hiasan khas Minang serta berbagai macam makanan olahan asli dari Danau Maninjau dan Matur.</p>
<p>&#8220;Khusus untuk tas sandang, kami menyediakan bahan dan mengupahkannya kepada pengrajin setempat. Sedangkan kue basah dan minuman seperti Mangkuak Labu, Ubi Unggu, Stik Labu, Kerupuk Pensi, Goreng Ikan Rinuak, Goreng Ikan Bada Maninjau, Kerupuk Labu, Stik Ubi Ungu. Gula Semut Jahe serta Kopi Gula Lawang menjadi andalan daya tarik pengunjung untuk membeli. Harganya berbariasi, mulai dari 25 ribu hingga sepuluh ribu perbungkus,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sedangkan baju kaos bergambar Danau Maninjau, dipesan dari Jawa Dan baju ini sangat laris dan disukai wisman lanjutnya. Ia menjualnya senilai 40 hingga 50 ribu rupiah. Untuk Telakung bordir 200 ribu, dan Telakung Kerancang mesin hitam senilai 300 ribu rupiah.</p>
<p>Sementara itu, Armailis (42) perintis dan pemilik Desrinasi Relay Puncak Lawang menerangkan, kedai beserta lokasi itu lahir berawal ketertarikannya untuk mengolah lahan yang sangat potensial. Setelah berhasil menyewa tanah dari pemilik lahan, kemudian menggarap bersama keluarga besarnya dan dirancang sedemikian rupa.</p>
<p>&#8220;Berbagai upaya dan inovasi, akhirnya kami berhasil mengubah perbukitan ini menjadi Desrinasi baru,&#8221; terang Armailis.</p>
<p>Dia bersama adik-adiknya membuat hiasan dan sarana untuk berselfi. Didukung kedai dilengkapi berbagai kerajinan oleh-oleh sebagai buah tangan wisatawan dibawa ke kampung halamannya.</p>
<p>Pengunjung sangat ramai, terutama Di musim libur sekolah. Bus pariwisata masuk ke lokasi tersebut bisa mencapai 15 unit perharinya. Malaysia adalah negara tetangga yang paling sering berkunjung. Pengunjung biasanya datang selalu menyesuaikan kondisi cuaca. Karena mereka akan bisa menikmati panaroma, ketika cuaca cerah.</p>
<p>&#8220;Atas usaha yang saya lakukan ini, saya bahkan mendapat penghargaan dari Pemerintah Nagari, karena sudah membantu peningkatan perekonomian masyarakat. Menggairahkan pengrajin makanan ringan serta tingkat kunjungan wisatawan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia mengaku ingin meningkatkan dan mengembangkan objek wisata itu lebih baik lagi, namun terkendala modal. &#8220;Saya kesulitan mencari tambahan modal usaha. Selalu kesulitan akibat minimnya pengetahuan terhadap prosedur untuk melakukan peminjaman modal,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/relay-puncak-lawang-sisi-lain-negeri-di-atas-awan-sumbar/">Relay Puncak Lawang, Sisi Lain Negeri Di Atas Awan Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menikmati Puncak Lawang, Indahnya Alam Di Atas Awan</title>
		<link>https://prokabar.com/menikmati-puncak-lawang-indahnya-alam-di-atas-awan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2018 13:41:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lawangpark]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#puncaklawang]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=18329</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Hampir tidak ada orang Indonesia yang tidak mengenal keelokan alam Danau Maninjau. Namun keindahan itu akan semakin memukau saat berada di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menikmati-puncak-lawang-indahnya-alam-di-atas-awan/">Menikmati Puncak Lawang, Indahnya Alam Di Atas Awan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar &#8211;</strong> Hampir tidak ada orang Indonesia yang tidak mengenal keelokan alam Danau Maninjau. Namun keindahan itu akan semakin memukau saat berada di Puncak Lawang, sebuah negeri di atas awan nan sejuk.</p>
<p>Pesona destinasi ini sudah ada dari masa penjajahan Belanda. Sejak dulu, Puncak Lawang sudah dimanfaatkan sebagai lokasi rekreasi wisata.</p>
<p>Sekitar 1990-an, objek wisata ini semakin digiatkan pemerintah daerah untuk peningkat perekonomian masyarakat. Akses jalan semakin ditingkatkan sehingga wisatawan nasional dan mancanegara semakin senang ke lokasi tersebut.</p>
<p>Hendri bersama dua orang anak dan istrinya mengaku kepada Prokabar.com, sudah 4 kali berkunjung ke Puncak Lawang. Ia mengaku senang dan bahagia menikmati puncak negeri di atas awan Sumbar tersebut.</p>
<p>&#8220;Untuk sekeluarga kami perdana hari ini ke sini. Sedangkan sebelumnya, sudah 4 kali berkunjung dan menikmati indahnya panaroma dari Puncak Lawang ini,&#8221; kata Hendri.</p>
<p>Dengan adanya peningkatan fasilitas seperti terlihat saat ini lanjutnya, jelas akan semakin memanjakan pengunjung berlibur ke sini. &#8220;Dan kami akan semakin senang lagi ke sini,&#8221; ungkapnya lagi.</p>
<p>Mukhlis, Pengelola Wisata Puncak Lawang mengatakan saat ini lebih 100 orang pemuda dan pemudi bekerja di sini. Para Ibu rumah tangga mampu memanfaatkan peluang dengan berjualan di sekitar jalan utama dan banyak disinggahi wisawatan.</p>
<p>&#8220;Wisatawan rata-rata dari dalam Sumatra Barat, Riau, Medan, Malaysia dan Jakarta. Mereka rata-rata sangat senang dan puas berkunjung menikmati alam di sini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Puncak Lawang terus menggeliat setelah investor putra daerah membangun berbagai fasilitas yang tertata rapi dan bersih. Mushala, toilet, berbagai permainan seperti Flying Fox, Paralayang, Out Bound serta Camping Ground.</p>
<p>&#8220;Setiap bulan pengunjung mencapai 4 ribu jiwa. Mereka menikmati panaroma Danau Maninjau dari ketinggian dipenuhi kabut awan nan sejuk ini,&#8221;terangnya lagi.</p>
<p>Kami selaku putra daerah akan berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung. Dan dalam waktu dekat ini, Puncak Lawang akan memiliki Penginapan disertai sarana lengkap lainnya.</p>
<p>Destinasi wisata Puncak Lawang didukung beragam keunikan sejarah dan keramahtamahan masyarakat. Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam ini juga terdapat keunggulan selain keindahan alammnya.</p>
<p>Terdapat sejumlah kilang kayu pengolah gula merang tradisional serta puluhan hektar tebu. &#8220;Dan pengunjung sangat menikmati ilmu pengetahuan unik dari masyarakat. Selain itu, ada pula yang sudah memanfaatkan buah Lebu sebagai cendramata kuliner khas Matur,&#8221; kata Mukhlis.</p>
<p>Untuk masuk ke Objek Wisata Puncak Lawang, pengunjung cukup membayar uang masuk Rp15 ribu perorang di hari biasa. Sedangkan dihari libur Rp20 ribu perorang. Setelah itu, wisatawan bisa sepuasnya menikmati pesona destinasi alam kaldera Maninjau dengan ukuran 132 km. Dengan menghirup udara sejuk sisa letusan pegunungan tersebut. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menikmati-puncak-lawang-indahnya-alam-di-atas-awan/">Menikmati Puncak Lawang, Indahnya Alam Di Atas Awan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 35/87 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.009 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:21:50 by W3 Total Cache
-->