<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pulangkampung Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pulangkampung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pulangkampung/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Nov 2020 10:00:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pulangkampung Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pulangkampung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rekreasi Perantau Pulang dan Nikmati Keindahan Lembah Harau, Istana Pagaruyung dan Kota Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/rekreasi-perantau-pulang-dan-nikmati-keindahan-lembah-harau-istana-pagaruyung-dan-kota-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2020 10:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Perantau]]></category>
		<category><![CDATA[#pulangkampung]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=77856</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maninjau, Prokabar — Zulprayitno, Ketua Hikasba (Himpunan Keluarga Sungai Batang) salah satu kelompok perantau bersama Angku Farhan Mu&#8217;in Dt. Bagindo, dr. Syahnidar (dr. Neneng),...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rekreasi-perantau-pulang-dan-nikmati-keindahan-lembah-harau-istana-pagaruyung-dan-kota-padang/">Rekreasi Perantau Pulang dan Nikmati Keindahan Lembah Harau, Istana Pagaruyung dan Kota Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maninjau, Prokabar —</strong> Zulprayitno, Ketua Hikasba (Himpunan Keluarga Sungai Batang) salah satu kelompok perantau bersama Angku Farhan Mu&#8217;in Dt. Bagindo, dr. Syahnidar (dr. Neneng), Khatik Fakhri Rahman dan 30 orang lainnya sengaja pulang ke kampung halaman, awal bulan November 2020 lalu. Selama satu minggu, mereka berkesempatan melepas rindu terhadap tanah kelahiran yang mereka cintai.</p>
<p>Usai menyempatkan diri melihat Puncak Lawang dengan hamparan Danau Maninjau, Zulprayitno dan anggota Hikasba lainnya menjalani pertemuan dengan sekelompok pemuda aktif. Menghimpun perwakilan seluruh pemuda setiap jorong se-Nagari Sungai Batang. Pertemuan berlangsung Di Rumah Kelahiran Buya Hamka.</p>
<p>Segala inspirasi dan harapan saling tertuang satu sama lain. Dan berharap menyatukan visi dan misi, melangkah maju untuk masa akan datang. &#8220;Melalui lahirnya Komunitas Pemuda Generasi Hamka (KPGH) Tanjung Raya, membantu kami dalam pergerakan membangkit batang terendam di kampung halaman ini. Kami berharap seluruh pemuda terangkul untuk bersatu memajukan Kampung Buya Hamka,&#8221; ungkap Zulprayitno didampingi Angku Farhan Mu&#8217;in Dt. Bagindo, dr. Syahnidar (dr. Neneng), Khatik Fakhri Rahman kepada Prokabar.com beberapa waktu lalu.</p>
<p>Perantau yang bersatu dalam wadah Hikasba itu pun mengikuti langsung pengangkatan gelar 3 orang Penghulu Suku Tanjung 8 Payung. Terlaksana di Rumah Gadang Suku Tanjung di Jorong Nagari.</p>
<p>&#8220;Pelaksanaan kegiatan tidak lepas sumbangsih perantau, sehingga prosesi sakral Datuk Panghulu Suku Tanjung ini berjalan dengan baik. Dukungan baik moril, materil dan support lainnya, meringankan masyarakat di kampung halaman,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selepas helat itu, Hikasba yang pulang kampung dengan mencater Bus Pariwisata dari Jakarta, tidak menyianyiakan kesempatan emas untuk rekreasi ke sejumlah destinasi utama Sumatera Barat. Perjalanan pertama menuju Lembah Harau Payakumbuh dan Istana Basa Pagaruyung di Batusangkar.</p>
<p>&#8220;Di Lembah Harau, kami menikmati sejumlah air terjun dengan bukit cadas yang telah masuk salah satu Geopark di Sumatera Barat. Puas di sana, perjalanan berlanjut ke Istano Rajo Basa Pagaruyung di Batusangkar. Dan kepuasan menikmati keindahan Simbolik Keminangkabauan ini, memperdalam kecintaan budaya bangsa,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Di Istano Rajo Basa Pagaruyung, Zulprayitno bersama Angku Farhan Mu&#8217;in Dt. Bagindo, dr. Syahnidar (dr. Neneng), Khatik Fakhri Rahman dan lainnya, berkesempatan berfoto ria menggunakan baju Khas Datuak dan Marapulai. Di usia tak lagi muda, memberikan kenangan masa muda dan keceriaan diusia senja.</p>
<p>&#8220;Kami sungguh menikmati kebanggaan budaya yang kami cintai ini. Rasa rindu selama perantauan terpuaskan dengan perjalanan ini,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, perjalanan rekreasi kedua dilanjutkan dua hari kemudian. Setelah puas mengikuti pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, perjalanan menikmati keindahan Kota Padang berlanjut.</p>
<p>&#8220;Sudah lama pula kami tidak menikmati Kota Padang sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Barat ini. Terkenal legenda Malin Kundang dan Siti Nurbaya. Meski demikian, sasaran yang kami tuju adalah Rumah Makan Lagan di Lubuk Minturun, melintasi Kota Lama Pondok Cina dan Klenteng, Jembatan Siti Nurbaya dan singgah di Pulau Karam menikmati Es Durian. Persinggahan terakhir kami sholat berjemaah di Masjid Raya Sumatera Barat. Dan sungguh indah dan megahnya. Simbolik Minangkabau terpancar dalam bangunan itu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Hendak pulang kembali ke Kampung Sungai Batang, rombongan Hikasba juga berkesempatan singgah ke Masjid Agung Syekh Burhanuddin di Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman. &#8220;Terasa tenang dan sejuk dalam kemegahan Masjid dari jamaah Syatarriah, dibawa Ulama Besar Penyebar Islam tersukses di Ranah Minang,&#8221; pungkasnya. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rekreasi-perantau-pulang-dan-nikmati-keindahan-lembah-harau-istana-pagaruyung-dan-kota-padang/">Rekreasi Perantau Pulang dan Nikmati Keindahan Lembah Harau, Istana Pagaruyung dan Kota Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Pandemi Corona, Wali Nagari Ini Himbau Perantau Agar Tak Pulang Kampung</title>
		<link>https://prokabar.com/cegah-pandemi-corona-wali-nagari-ini-himbau-perantau-agar-tak-pulang-kampung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2020 14:20:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Perantau]]></category>
		<category><![CDATA[#pulangkampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=64630</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Perantau asal Pasaman terutama dari Kecamatan Padang Gelugur jangan pulang dulu. Bertahanlah untuk sementara di perantauan. Agar keluarga di kampung tetap aman....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cegah-pandemi-corona-wali-nagari-ini-himbau-perantau-agar-tak-pulang-kampung/">Cegah Pandemi Corona, Wali Nagari Ini Himbau Perantau Agar Tak Pulang Kampung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Perantau asal Pasaman terutama dari Kecamatan Padang Gelugur jangan pulang dulu. Bertahanlah untuk sementara di perantauan. Agar keluarga di kampung tetap aman.</p>
<p>Himbauan ini dilayangkan Walinagari Padang Gelugur, Saharuddin. Mantapnya, direkam pula dan disebar ke media sosial.</p>
<p>&#8220;Biar tepat sasaran dan cepat tersebarnya. Sekarang kan zaman sudah canggih, tidak ada salahnya memanfaatkan itu,&#8221; kata Saharuddin, Kamis (9/4).</p>
<p>Menariknya, karena Pasaman termasuk daerah multi etnis, wali Saharuddin melayangkan himbauan ini menggunakan tiga bahasa, mulai dari Indonesia, Minangkabau hingga Mandailing atau Tapanuli.</p>
<p>Saharuddin menyadari kerinduan sanak saudara yang ada diperantauan, untuk pulang ke kampung halaman memang besar. Apalagi menjelang puasa atau lebaran. &#8220;Akan tetapi demi untuk menjaga keselamatan ayah, ibu dan sanak saudara yang ada di kampung, lebih baik ditunda dulu pulang ke kampung halaman yang kita cintai ini,&#8221; tukas Sahar. (<strong>Ola</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cegah-pandemi-corona-wali-nagari-ini-himbau-perantau-agar-tak-pulang-kampung/">Cegah Pandemi Corona, Wali Nagari Ini Himbau Perantau Agar Tak Pulang Kampung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebaran 1440 Hijriah, Begini Kondisi Terminal Menyambut Para Perantau Pasaman Barat</title>
		<link>https://prokabar.com/lebaran-ramadhan-1440-hijriah-begini-kondisi-terminal-menyambut-para-perantau-pasaman-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2019 13:21:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lebaran2019]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#PasamanBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#pulangkampung]]></category>
		<category><![CDATA[#terminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38965</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman Barat, Prokabar — Selamat datang para perantau Pasaman Barat. Bila pulang ke kampung mengunakan bus atau angkutan kota semacamnya, jangan terkejut bila turun di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lebaran-ramadhan-1440-hijriah-begini-kondisi-terminal-menyambut-para-perantau-pasaman-barat/">Lebaran 1440 Hijriah, Begini Kondisi Terminal Menyambut Para Perantau Pasaman Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman Barat,</strong> <strong>Prokabar — </strong>Selamat datang para perantau Pasaman Barat. Bila pulang ke kampung mengunakan bus atau angkutan kota semacamnya, jangan terkejut bila turun di Terminal Simpang Empat, UPT Dinas Perhubungan.</p>
<p>Kondisinya masih seperti itu juga, tidak berubah. Teramat memprihatinkan. Penuh berlubang, gedung lusuh, pedagang kaki lima tak lagi tertata. Pokonya, sangat memprihatinkan.</p>
<p>Salah seorang pemuda setempat, Buyung mengaku, susah berbuih mulut masyarakat meminta perhatian kepada Pemkab Pasaman Barat, untuk dilakukan pemeliharaan atau semacamnya. Biar gagah dan berputar roda perekonomian warga sekitar. Namun, tak kunjung ada realisasi.</p>
<p>&#8220;Kondisi ini sudah belasan tahun adanya. Tidak ada perhatian Pemkab untuk melakukan pemeliharaan. Kalaulah ada perhatian sedikit saja, sudah pasti masyarakat sekitar sangat senang. Kembali hidup putaran roda ekonomi, kalau terminal bergairah,&#8221; kata Buyung.</p>
<p>Diakui Buyung, Terminal Simpang Empat ini, merupakan terminal antar kota dan provinsi. Namun, karena tidak ada keseriusan pemerintah untuk mengelola atau memberdayakannya, terminal ini seperti hidup segan, mati tak mau.</p>
<p>&#8220;Begitulah kira-kira, Pak. Jadi kami harap, di usia 15 tahun Pasaman Barat tahun ini, ada secercah harapan pemerintah untuk terminal. Malu kita, pulang perantau, begitu-begitu juga kondisi terminal. Belum lagi sampah yang berserakan dan aset terminal yang tidak lagi terkelola, membuat wajah terminal semakin suram,&#8221; tukas Buyung. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lebaran-ramadhan-1440-hijriah-begini-kondisi-terminal-menyambut-para-perantau-pasaman-barat/">Lebaran 1440 Hijriah, Begini Kondisi Terminal Menyambut Para Perantau Pasaman Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 36/78 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:17:16 by W3 Total Cache
-->