<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Primata Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/primata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/primata/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Feb 2025 14:56:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>Primata Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/primata/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Simpai nan Lincah Kenapa Disiksa</title>
		<link>https://prokabar.com/simpai-nan-lincah-kenapa-disiksa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2021 08:45:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ota Lapau]]></category>
		<category><![CDATA[#bksda]]></category>
		<category><![CDATA[#lintau]]></category>
		<category><![CDATA[#simpai]]></category>
		<category><![CDATA[#surili]]></category>
		<category><![CDATA[Ade Putra]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Primata]]></category>
		<category><![CDATA[Primata Sumtra]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=84572</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROKABAR.COM, PADANG-  Simpai, kera berekor panjang. Di rimba lincah melompat. Simpai tak jahat, namun kalau berombongan hiruk rimba oleh bunyinya. Kenapa pula ada yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/simpai-nan-lincah-kenapa-disiksa/">Simpai nan Lincah Kenapa Disiksa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROKABAR.COM, PADANG-</strong>  Simpai, kera berekor panjang. Di rimba lincah melompat.</p>
<p>Simpai tak jahat, namun kalau berombongan hiruk rimba oleh bunyinya.</p>
<p>Kenapa pula ada yang menyiksa Simpai nan lincah ini.</p>
<p>Primata langka itu bertungkai dan berlengan panjang. Bulunya halus warna kuning. Pelompat indah adalah primata Sumatera.</p>
<p>Lincah, suka berayun-ayun pada dahan kayu besar.</p>
<p><strong>Berita Terkait</strong></p>
<p><a href="https://prokabar.com/diduga-terjadi-di-lintau-tiga-pemuda-siksa-hewan-dilindungi-simpai-sumatera/"><strong>Diduga Terjadi di Lintau, Tiga Pemuda Siksa Hewan Dilindungi Simpai Sumatera</strong></a></p>
<p>Biasanya kera berekor panjang itu turun ke tanah untuk minum di tepi sungai atau batang air.</p>
<p>Pada anak-anak sungai dalam rimba.</p>
<p>Di rimba, parak, ladang-ladang simpai hidup bersama siamang, beruk, cigak atau kera.</p>
<p>Makhluk lompat-melompat di pepohonan ini, terlincah dari kawan-kawannya.</p>
<p>Ekor simpai yang panjang, terlihat lucu. Binatang lucu itulah yang dilindungi, karena telah langka.</p>
<p>Beberapa anak bujang menyiksa hewan primata itu pula. Kabarnya di Lintau.</p>
<h3>Video Penyiksaan Simpai</h3>
<p>Sebelumnya media sosial geger dengan video penyiksaan seekor Simpai atau Surili.</p>
<p>Sebanyak tiga pemuda menyiksa Surili dan merekam penyiksaan itu dalam sebuah video untuk media sosial.</p>
<p>Video berdurasi 26 detik tersebut, memperlihatkan mereka menyiksa Surili di pinggir sungai.</p>
<p>Mereka tertawa kegirangan saat menyiksa Surli tersebut.</p>
<div align="left">
<p dir="ltr">Tampak seorang laki-laki tanpa memakai baju dan celana jeans pendek menarik ekor Surili.</p>
<p dir="ltr">Primata itu terlihat tersungkur di tanah dan terkesan kesakitan.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<ul>
<li dir="ltr"><a href="https://milenialisme.com/lifestyle/robot-tercanggih-di-dunia-indonesia-masuk-daftar/"><strong>Robot Tercanggih di Dunia, Indonesia Masuk Daftar</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/pertanian-selamatkan-ekonomi-sumbar-selama-pandemi/"><strong>Pertanian Selamatkan Ekonomi Sumbar Selama Pandemi</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/ekonom-uin-ib-angkat-suara-soal-janji-politik-mahyeldi/"><strong>Ekonom UIN IB Angkat Suara soal Janji Politik Mahyeldi</strong></a></li>
</ul>
<p dir="ltr">Ketiga pria tersebut malah tertawa saat Surlili menjerit.</p>
<p dir="ltr">Laki-laki yang memegang ekor primata langka tersebut tercebur ke sungai saat hewan itu menggelinjang.</p>
<p dir="ltr">Temannya yang membawa karung dan memakai kaos hitam mencoba menangkap primata itu lagi di sungai.</p>
<p dir="ltr">Sementara yang lainnya hanya menertawakan penyiksaan Surlili.</p>
<p dir="ltr">Sedangkan satu lagi teman memakai baju kaos hijau tua hanya menertawakan penyiksaan hewan.</p>
<p dir="ltr">Kepala BKSDA Resor Agam Ade Putra memastikan kejadian tersebut di Lintau.</p>
<p dir="ltr">Pihak BKSDA masih menelusuri kejadian hingga sekarang, Kamis (1/4/2021).   (nrs)</p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/simpai-nan-lincah-kenapa-disiksa/">Simpai nan Lincah Kenapa Disiksa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 26/60 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.013 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:53:26 by W3 Total Cache
-->