<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pondokpesantren Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pondokpesantren/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pondokpesantren/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2020 10:19:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pondokpesantren Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pondokpesantren/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kisah Inspiratif Lahirnya Pondok Tahfidzul Qur&#8217;an Darul Hikmah Sitalang</title>
		<link>https://prokabar.com/kisah-inspirarif-lahirnya-pondok-tahfidzul-quran-darul-hikmah-sitalang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2020 03:45:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pondokpesantren]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tahfizquran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=70392</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ampek Nagari, Prokabar — Baru saja lahir delapan bulan lalu, dan hanya genap lima bulan berjalan secara penuh karena adanya wabah Covid-19, sebuah Pemondokan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-inspirarif-lahirnya-pondok-tahfidzul-quran-darul-hikmah-sitalang/">Kisah Inspiratif Lahirnya Pondok Tahfidzul Qur&#8217;an Darul Hikmah Sitalang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ampek Nagari, Prokabar —</strong> Baru saja lahir delapan bulan lalu, dan hanya genap lima bulan berjalan secara penuh karena adanya wabah Covid-19, sebuah Pemondokan Tahfidzul Qur&#8217;an Darul Hikmah di Nagari Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam telah mulai menunjukan hasil.</p>
<p>&#8220;Sekitar 3 orang santriwan dan santriwati kami sudah ada yang hafal tiga jus. Alhamdulillah, meski full berjalan dan beraktifitas lima bulan, perjuangan mulai menunjukan hasil,&#8221; ungkap Afriwendi, Ketua Pondok Tahfidzul Qur&#8217;an Darul Hikmah Sitalang, kepada Prokabar.com saat ditemui di Pemondokan tersebut, Rabu (1/7).</p>
<p>Saat ini anak didik sudah mencapai 200 orang. Berasal dari Nagari Bawan, Sitalang, Sitalang dan Batu Kambiang. Aktifitas gabungan dilakukan satu kali seminggu. Dalam pertemuan di Hari Minggu, dimulai dari Pagi hingga selesai sholat Zuhur berjemaah.</p>
<p>Sementara, untuk penyetoran hafalan dilaksanakan setiap hari atau murajaah namanya. Kegiatan dilaksanakan setiap hari, sesudah sholat Ashar hingga sesudah Magrib.</p>
<p>&#8220;Seluruh santri gratis dan tidak ada dipungut biaya apapun. Bahkan seluruh pakaian dan atribut lainnya juga diberikan secara gratis. Anak didik selama mengikuti pelajaran, disediakan minuman. Seluruhnya, dibiayai pembina Bapak Haji Edison Abdul Fatah. Beliau saat ini beraktifitas di Palembang,&#8221; terangnya.</p>
<p>Afriwendi melanjutkan, pembina ini sendiri memiliki usaha perkebunan yang sangat banyak di Palembang. Selain memiliki perkebunan Jagung ratusan hektar, juga sedang fokus pada budidaya Serai Wangi saat ini. &#8220;Sekarang beliau mulai membangun usaha, untuk membantu masyarakat di sini. Sudah memiliki lahan sebanyak 10 hektar untuk percontohan sekitar 100 ribu rumpun, di Nagari Sitalang ini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Perencanaan selanjutnya, akan dikembangkan sekitar 300 ribu hektar lagi kebun serai wangi sekaligus dan membuat penyulingannya. Untuk yang sudah ditanam, akan panen sekitar 2,5 bulan lagi. Ampas penyulingan serai wangi itu nantinya dimanfaatkan untuk makan pakan ternak. Rencananya lagi akan dibangun kandang sapi dengan jumlah 200 hingga 400 ekor. Target kedepannya sekitar 5000 ekor.</p>
<p>Dari usaha pertanian dan perkebunan inilah, Pondok Tahfidzul Qur&#8217;an ini bisa hidup. Jumlah Pondok Gazebo saat ini sudah dibangun lima unit, satu aula dan satu unit kantor. &#8220;Tenaga pendidik ustad dan ustazah sudah mencapai 11 orang. Dan semuanya masih berasal tenaga pendidik setempat atau guru lokal,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Untuk pengembangan, akan ada penambahan guru tahfiz yang benar-benar full hafiz Qur&#8217;an dari luar. Target kedepan bisa setingkat Provinsi Sumatra Barat. Dan akan ditingkatkan penambahan 10 unit gazebo lagi. Berdiri baru delapan bulan.</p>
<p>&#8220;Selain anak-anak berusia belia hingga remaja, kami juga membuka untuk umum bagi kalangan bebas umur. Mereka yang telah berusia dewasa dan berminat untuk hafiz Qur&#8217;an, bisa ikut belajar di sini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Hebatnya lagi, Pembina juga memberi motivasi kepada seluruh orang tua, ustad, ustazah serta santriwan dan santriwati yang hafal atau hafiz 30 jus, mandapatkan hadiah umbroh ke Tanah Suci Makkah secara gratis.</p>
<p>&#8220;Semua biaya ditanggung penuh oleh pembina kami. Dan Sepertinya ini memang sudah menjadi pembuka ladang ibadah dan amal jariah baginya. Baik untuk selama di dunia, maupun untuk di akhiratnya nanti,&#8221; pungkas Ketua Pondok Tahfidz, Sarjana Tekni ini. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-inspirarif-lahirnya-pondok-tahfidzul-quran-darul-hikmah-sitalang/">Kisah Inspiratif Lahirnya Pondok Tahfidzul Qur&#8217;an Darul Hikmah Sitalang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Agam Masuk Ponpes Prof. Dr. Buya Hamka, Ada Apa?</title>
		<link>https://prokabar.com/polres-agam-masuk-ponpes-prof-dr-buya-hamka-ada-apa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2020 16:45:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#polresagam]]></category>
		<category><![CDATA[#pondokpesantren]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58221</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maninjau, Prokabar — Jajaran Polres Agam terus gencar melakukan gerakan dan kini merambah ke pondok pesantren Prof. Dr. Buya Hamka di Jorong Kukuba, Nagari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/polres-agam-masuk-ponpes-prof-dr-buya-hamka-ada-apa/">Polres Agam Masuk Ponpes Prof. Dr. Buya Hamka, Ada Apa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maninjau, Prokabar —</strong> Jajaran Polres Agam terus gencar melakukan gerakan dan kini merambah ke pondok pesantren Prof. Dr. Buya Hamka di Jorong Kukuba, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Setelah berhasil merangkul dengan beberapa sekolah tingkat menengah dan atas, kini kesepakatan integritas pemberantasan dan pencegahan bahaya laten narkoba, masuk ke salah satu ponpes ternama tersebut.</p>
<p>&#8220;Ini pembelajaran bahaya narkoba ditingkat pesantren. Intinya mengenalkan kepada santriawan dan santriwati tentang apa sih itu narkoba dan bahayanya seperti apa dan bagaimana mencegahnya,&#8221; terang Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan kepada Prokabar.com usai melakukan penandatanganan integritas dengan ponpes Prof. Dr. Buya Hamka, Selasa (28/1).</p>
<p>Kapolres Agam melanjutkan dengan pembelajaran ini sehingga membuat para santri memahami dan mengetahui bentuk-bentuk narkoba yang ada kemudian bahayanya seperti apa. &#8220;Itu yang kita inginkan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kedepannya, Kapolres Agam dan jajarannya berharap melalui pemahaman kepada santri yang didominasi akan menjadi pendakwah handal nantinya. &#8220;Selain pembelajaran Agama Islam dan pelajaran umum, santri yang cikal bakal generasi ulama dan mubaliq dapat juga menjadi pelopor pencegah peredaran narkoba diwilayah ia berdakwah,&#8221; ungkap AKBP Dwi Nur Setiawan.</p>
<p>Kita apresiasi juga kepada Iptu Akhiruddin lanjut Kapolres, karena telah menggagas dan memprogram inovasi tersebut ke dunia pendidikan dan pondok pesantren. &#8220;Target kita, Alhamdulillah Pak Akhiruddin lolos seleksi lomba di Polda Sumbar sebagai Polisi Inovatif dan inisiatif melakukan perubahan. Insya Allah, beliau melangkah ke Tingkat Nasional. Dengan program Bahaya Laten Narkoba Masuk Sekolah ini diharapkan menjadi pilot projek di Tingkat Polres Agam maupun Tingkat Nasional,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Prof. Dr. Buya Hamka, Teja Dirgahayu menyambut baik kerjasama integritas bahaya narkoba tersebut. Dan target kedepan, Pondok Pesantren tersebut menjadi percontohan pada pondok pesantren lainnya.</p>
<p>&#8220;Sesuai yang disampaikan Kapolres Agam tadi bahwa narkoba ini lebih berbahaya daripada teroris. Harusnya semua komponen ikut menanggulangi, terutama santri-santri yang terjun ke tengah masyarakat,&#8221; jelas Teja.</p>
<p>Santri yang menjadi mubalik jelas akan mendapat bahan pelajaran bahaya narkoba beserta berbagai jenis, bentuk dan ciri-ciri obat maupun penggunanya. Sehingga memudahkan pembelajaran ke tengah mssyarakat.</p>
<p>&#8220;Kita harapkan para santri menjadi pion penyelamat generasi muda nantinya. Baik untuk masa depan pondok pesantren ini sendiri maupun untuk santriwan dan santriwati itu sendiri,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Kegiatan akan terus berlanjut sampai kapanpun kesanggupan ponpes itu nantinya. &#8220;Dan bisa berubah bagaimana image polri dan santri itu satu dan bisa bekerjasama untuk kehidupan masyarakat luas,&#8221; harapnya.</p>
<p>Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Erson Dt. Rangkayo Basa sangat senang adanya lembaga pendidikan berkerjasama dengan jajaran Polri terkait pencegahan bahaya laten narkoba. Pasalnya, narkoba merupakan musuh semua instansi dan masyarakat. Musuh paling berbahaya bangsa dan negara Republik Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kami sangat bersyukur atas kesepakatan tersebut. Narkoba ini musuh besar terutama pengaruh buruk terhadap anak dan kemenakan kami di Nagari Maninjau. Dan kami akan mendukung program ini sesuai kapasitas dan kemampuan kami miliki,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ninik Mamak Maninjau tersebut juga akan menggagas dan mengusulkan Pemerintan Nagari Maninjau bisa pula memprogram pembinaan bahaya laten narkoba tersebut dengan Polres Agam atau Polsek Tanjujg Raya. pungkasnya. Karena sangat efektif mencegah dan membentengi pemuda dan pelajar dari bahaya laten narkoba.</p>
<p>&#8220;Kami dari KAN Maninjau akan mencoba mengusulkan program ke Pemerintahan Nagari Maninjau untuk menjalin kerjasama ini dengan pihak berwajib. Maninjau daerah wisata, sangat rawan dan rentan dengan peredaran narkoba. Dengan adanya integritas kerjasama ini, diharakan mencegah dan membuat ruang sempit pelaku pengedar narkoba,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/polres-agam-masuk-ponpes-prof-dr-buya-hamka-ada-apa/">Polres Agam Masuk Ponpes Prof. Dr. Buya Hamka, Ada Apa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/61 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:41:09 by W3 Total Cache
-->