<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Poltracking Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/poltracking/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/poltracking/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2020 07:18:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Poltracking Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/poltracking/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua Tim Relawan NA-IC Sebut Hasil Survei Pilgub Sumbar Poltracking tak Masuk Akal</title>
		<link>https://prokabar.com/ketua-tim-relawan-na-ic-sebut-hasil-survei-pilgub-sumbar-poltracking-tak-masuk-akal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2020 07:18:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#NAIC]]></category>
		<category><![CDATA[#Poltracking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76977</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar—Ketua Tim Relawan Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC), Haji Sengaja Budi Syukur optimis meraih kemenangan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2020. Keyakinan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketua-tim-relawan-na-ic-sebut-hasil-survei-pilgub-sumbar-poltracking-tak-masuk-akal/">Ketua Tim Relawan NA-IC Sebut Hasil Survei Pilgub Sumbar Poltracking tak Masuk Akal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar—</strong>Ketua Tim Relawan Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC), Haji Sengaja Budi Syukur optimis meraih kemenangan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2020. Keyakinan Budi Syukur itu muncul melihat pergerakan relawan NA-IC. Bahkan, relawan NA-IC bergerak tanpa dibayar.</p>
<p>&#8220;Relawan kami terus bergerak tanpa dibayar. Malah yang masuk tim karena iming-iming uang justru keluar sendiri,&#8221; ungkapnya kepada wartawan di Padang, Rabu (4/11//2020).</p>
<p>Dikatakan Budi Syukur, total 138 tim yang tergabung ke dalam Relawan NA-IC sampai saat ini dengan anggota sekitar 4.900 orang tersebar di seluruh pelosok Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Mereka inilah yang bergerak di lapangan siang malam untuk mensosialisasikan Pak NA dan Pak IC,&#8221; tegas pria yang setiap hari fokus mengelola dan memotivasi para relawan ini.</p>
<p>Soal hasil survei Poltracking Indonesia, Sengaja Budi Syukur malah menanggapinya santai. “Kita kan punya logika berfikir. Masa selisihnya sampai 28 persen gitu, kan gak masuk akal,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Bagi Relawan NA-IC, justru menjadi pemicu semangat untuk terus berjuang meraih kemenangan. “Kami kan juga punya data sejauh mana pergerakan relawan memenangkan NA-IC, dan trennya terus naik,&#8221; katanya.</p>
<p>Berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia itu sendiri, kata Budi Syukur, dari segi elektoral, Nasrul Abit (NA) merupakan calon Gubernur Sumbar yang paling dikenal masyarakat.</p>
<p>&#8220;Tentunya ini menambah kepercayaan kami dalam menghadapi kontestasi. Paling mudah mensosialisasikan Pak NA ke tengah-tengah masyarakat,&#8221; katanya<strong>. (*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketua-tim-relawan-na-ic-sebut-hasil-survei-pilgub-sumbar-poltracking-tak-masuk-akal/">Ketua Tim Relawan NA-IC Sebut Hasil Survei Pilgub Sumbar Poltracking tak Masuk Akal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Survei Poltracking: Nasrul Abit Cagub Paling Dikenal Masyarakat Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/survei-poltracking-nasrul-abit-cagub-paling-dikenal-masyarakat-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2020 08:53:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#NAIC]]></category>
		<category><![CDATA[#NasrulAbit]]></category>
		<category><![CDATA[#Poltracking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76929</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar—Berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia tentang peta kekuatan elektoral calon Gubernur dan Wakil Gubernur Pilkada Sumatera Barat (Sumbar) 2020, Nasrul Abit (NA) merupakan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/survei-poltracking-nasrul-abit-cagub-paling-dikenal-masyarakat-sumbar/">Survei Poltracking: Nasrul Abit Cagub Paling Dikenal Masyarakat Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar—</strong>Berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia tentang peta kekuatan elektoral calon Gubernur dan Wakil Gubernur Pilkada Sumatera Barat (Sumbar) 2020, Nasrul Abit (NA) merupakan calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) yang paling dikenal masyarakat. Tentunya ini menambah kepercayaan putra Pesisir Selatan ini dalam menghadapi kontestasi.</p>
<p>Manager Riset Poltracking Indonesia, Masduri, mengatakan di Grand Inna Hotel, Kota Padang, Selasa (3/11) bahwa pihaknya mengajukan pertanyaan kepada responden tentang mengenal atau tidak nama-nama calon Gubernur Sumbar. Pilgub sendiri akan digelar 9 Desember 2020 mendatang, sekitar satu bulan lagi.</p>
<p>Hasilnya, Nasrul Abit memperoleh poin 85,5 persen, Mulyadi 82,5 persen, Mahyeldi 81,3 persen, dan Fakhrizal 53,4 persen. Mengenai tingkat popularitas calon wakil gubernur, Ali Mukhni menempati posisi pertama, yakni 62 persen, sedangkan Indra Catri 52,8 persen, Audy 42,1 persen, dan Genius Umar 38,9 persen.</p>
<p>Posisi Nasrul Abit yang juga Wakil Gubernur Sumbar 2016-2021 membuatnya sangat dikenal masyarakat di bandingkan calon-calon lain. Tentunya hal ini cukup menguntungkan posisinya sebagai salah satu calon Gubernur Sumbar.</p>
<p>Masduri mengatakan bahwa menurut tren popularitas, popularitas Nasrul Abit meningkat dari Desember 2019 hingga kini. Pada Desember 2019, tingkat populartias Nasrul Abit 46,8 persen, pada Juni 2020 66,7 persen, pada Agustus 2020 84,7 persen, pada September 2020 85 persen, dan pada Oktober 2020 85,5 persen.</p>
<p>Adapun tingkat popularitas calon Partai Demokrat Mulyadi pada Desember 2019 mencapai 44 persen, pada Juni 2020 62,7 persen, pada Agustus 2020 79,3 persen, pada September 2020 81,2 persen, dan pada Oktober 2020 82,5 persen.</p>
<p>Sementara itu, tingkat populartias Wai Kota Padang Mahyeldi pada Desember 2019 39,8 persen, pada Juni 2020 60,2 persen, pada Agustus 2020 mencapai 74,2 persen, pada September 2020 jadi 80,7 persen, dan pada Oktober 2020 sampai 81,3 persen.</p>
<p>Tingkat pupularitas mantan Kapolda Sumbar Fakhrizal pada Desember 2019 22,8 persen, pada Juni 2020 36,2 persen, pada Agustus 2020 51,6 persen, pada September 2020 52,8 persen, dan pada Oktober 2020 53,4 persen. Tidak tampak peningkatan berarti popularitas Fakhrizal yang gagal dari jalur independen dan maju dengan Partai Golkar, NasDem dan PKB ini.</p>
<p>Sementara itu, berdasarkan tingkat akseptabilitas calon gubernur dengan pertanyaan tentang kesukaan responden terhadap calon gubernur, Mulyadi mendapat 71,4 persen, Nasrul Abit 64,5 persen, Mahyeldi 51,9 persen, dan Fakhrizal 41,3 persen.</p>
<p>Adapun tingkat kesukaan responden terhadap wakil gubernur, Ali Mukhni memperoleh 56 persen, Indra Catri 43,2 persen, Audy 39,1 persen, dan Genius Umar 31,8 persen.</p>
<p>Masduri menginformasikan bahwa lembaganya menggelar survei pada 19—23 Oktober 2020. Metodenya stratified multistage random sampling. Jumlah sampelnya 1.200 responden. Margin of error survei ini kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Klaster survei ini menjangkau 19 kabupaten dan kota di Sumbar secara proporsional berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir.</p>
<p>Dengan hasil ini, Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade merasa optimis dengan langkah Nasrul Abit dan Indra Catri dalam pemilihan Gubernur. “Kami lihat tren pak NA dan pak IC ini naik terus. Semoga bisa memenangkan hati masyarakat Sumbar,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/survei-poltracking-nasrul-abit-cagub-paling-dikenal-masyarakat-sumbar/">Survei Poltracking: Nasrul Abit Cagub Paling Dikenal Masyarakat Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peneliti Ragukan Hasil Survei Pilkada Sumbar Poltracking</title>
		<link>https://prokabar.com/peneliti-ragukan-hasil-survei-pilkada-sumbar-poltracking/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2020 14:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#NAIC]]></category>
		<category><![CDATA[#NasrulAbit]]></category>
		<category><![CDATA[#Poltracking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76905</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Peneliti ABC Riset &#38; Consulting (Arah Baru Center), Erizal, meragukan hasil survei Poltracking pada Pilkada Sumbar 2020. Hasil yang ia ragukan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peneliti-ragukan-hasil-survei-pilkada-sumbar-poltracking/">Peneliti Ragukan Hasil Survei Pilkada Sumbar Poltracking</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Peneliti ABC Riset &amp; Consulting (Arah Baru Center), Erizal, meragukan hasil survei Poltracking pada Pilkada Sumbar 2020. Hasil yang ia ragukan ialah elektabilitas Mulyadi-Ali Mukhni.</p>
<p>“Saya percaya urutan elektabilitas hasil survei itu: pertama Mulyadi-Ali Mukhni, kedua Nasrul Abit-Indra Catri, ketiga Mahyeldi-Audy, keempat Fakhrizal-Genius Umar. Tapi, saya tidak percaya angkanya setinggi itu,” ujar Erizal saat dihubungi di Padang, Selasa (3/11).</p>
<p>Berdasarkan hasil survei Poltracking yang diumumkan pada Selasa (3/11) di Grand Inna Hotel Padang, elektabilitas Mulyadi-Ali Mukhni 49,5 persen, Nasrul Abit-Indra Catri 21,3 persen, Mahyeldi-Audy 17,1 persen, dan Fakhrizal-Genius Umar 6,2 persen. Lembaga tersebut menggelar survei pada 19—23 Oktober 2020. Metodenya _stratified multistage random sampling_. Jumlah sampelnya 1.200 responden. _Margin of error_ survei ini kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.</p>
<p>Erizal memiliki beberapa alasan untuk meragukan hasil survei itu. Pertama, berdasarkan hasil survei Poltracking itu, 3,7 persen masyarakat Sumbar yang belum punya pilihan. Menurutnya, angka itu terlalu kecil karena masih banyak masyarakat yang belum menentukan pilihan. Meski tidak bisa memastikan jumlah angkanya, ia menilai bahwa angka masyarakat yang belum<br />
menentukan pilihan lebih dari 3,7 persen.</p>
<p>“Kalau angkanya 3,7 persen, seakan-akan hampir semua masyarakat sudah menentukan pilihan. Padahal, bila kita lihat di lapangan masih banyak masyarakat yang belum menentukan pilihan,” tuturnya.</p>
<p>Alasan kedua Erizal ialah mustahil elektabilitas Mulyadi-Ali Mukhni 49,5 persen. Ia membandingkan angka elektabilitas itu dengan angka kemenangan Gamawan Fauzi pada Pilkada Sumbar 2005.</p>
<p>“Gamawan Fauzi saja, yang namanya begitu harum bagi masyarakat Sumbar, menang Pilkada Sumbar hanya 42 persen. Mulyadi ini siapa? Tidak mungkin elektabilitasnya setinggi itu. Bagi saya, elektabilitas Mulyadi-Ali Mukhni sekitar 30 persen, Nasrul Abit-Indra Catri di atas 20 persen, begitu juga dengan Mahyeldi-Audy,” ucapnya.</p>
<p>Ia melihat di lapangan bahwa Pilkada Sumbar sangat dinamis. Dengan kata lain, elektabilitas Mulyadi-Ali Mukhni, Nasrul Abit-Indra Catri, dan Mahyeldi-Audy tidak berbeda jauh.<br />
“Pilkada Sumbar kali ini sangat dinamis. Persaingan sangat ketat,” katanya.</p>
<p>Alasan ketiga Erizal ialah tingkat popularitas Nasrul Abit yang terlalu jauh dengan elektabilitasnya. Berdasarkan hasil survei Poltracking, popularitas Nasrul Abit 85,5 persen, Mulyadi 82,5 persen, Mahyeldi 81,3 persen, dan Fakhrizal 53,4 persen.</p>
<p>“Itu mustahil. Apa kesalahan Nasrul Abit terhadap Sumbar sehingga popularitasnya tinggi, sedangkan elektabilitasnya rendah? Poltracking sedang ingin menjatuhkan Nasrul Abit dengan mengatakan bahwa ia paling banyak dikenal, tapi tak banyak dipilih,” ujarnya<strong>. (*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peneliti-ragukan-hasil-survei-pilkada-sumbar-poltracking/">Peneliti Ragukan Hasil Survei Pilkada Sumbar Poltracking</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 27/65 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.023 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 13:55:33 by W3 Total Cache
-->