<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#PKI Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pki/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Sep 2021 07:21:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#PKI Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pki/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pakar Komunikasi dan Militer Selamat Ginting : TNI Tegak Lurus dengan Pancasila</title>
		<link>https://prokabar.com/pakar-komunikasi-dan-militer-selamat-ginting-tni-tegak-lurus-dengan-pancasila/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2021 07:21:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#PKI]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<category><![CDATA[#tni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95243</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pengamat komunikasi politik dan militer dari Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menjelaskan, TNI merupakan benteng terakhir pengawal ideologi Pancasila. TNI menjadi salah satu profesi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pakar-komunikasi-dan-militer-selamat-ginting-tni-tegak-lurus-dengan-pancasila/">Pakar Komunikasi dan Militer Selamat Ginting : TNI Tegak Lurus dengan Pancasila</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pengamat komunikasi politik dan militer dari Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menjelaskan, TNI merupakan benteng terakhir pengawal ideologi Pancasila. TNI menjadi salah satu profesi di Indonesia yang wajib memegang teguh ideologi Pancasila. Bukan ideologi lainnya di luar Pancasila.</p>
<p>“Jadi, TNI sudah belajar banyak dari penghianatan ideologi lain, termasuk penghianatan PKI (Partai Komunis Indonesia) pada tahun 1948 dan 1965. Sehingga TNI berusaha keras untuk tidak lagi disusupi ideologi lain, termasuk ideologi komunis,” kata kandidat doktor ilmu politik itu di Jakarta, Rabu (29/9).<br />
Ia mengemukakan hal tersebut terkait pernyataan mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo yang mengindikasikan terjadinya penyusupan di tubuh TNI pada sebuah webinar Ahad (26/9) malam dengan tema: TNI vs PKI.</p>
<p>“Jangankan komunis, ketika partai politik dan kelompok lainnya ragu-ragu menerima atau menolak ide Nasakom (Nasionalis, Agama, dan Komunis), Angkatan Darat dengan tegas menolak Nasakom, karena bertentangan dengan Pancasila. Itu pula yang dimaksud politik TNI adalah politik negara,” ungkap Ginting.</p>
<p>Pimpinan TNI tahun 1962-1965, lanjut Ginting, terutama Menteri Koordinator (Menko) Kepala Staf Angkatan Bersenjata (KSAB) Jenderal TNI AH Nasution, serta Menteri /Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani dkk menolak tegas nasakomisasi, ideologi komunis serta rencana pembentukan Angkatan Kelima, yakni buruh tani dipersenjatai. Mereka kemudian menjadi korban kebiadaban PKI.</p>
<p>“Belajar dari pengalaman buruk penghianatan PKI tersebut, TNI tentu berusaha keras akan menolak ideologi lain. Sehingga menjadi tanda tanya besar jika ada yang meragukan ideologi prajurit TNI saat ini,” ungkap dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unas itu.</p>
<p>Ginting tidak sependapat dengan pernyataan tudingan Gatot Nurmantyo. Alasannya, kata dia, ada dua hal. Pertama; para prajurit telah diikat dalam sumpah ketika dilantik menjadi prajurit TNI. Dalam sumpah dan janji pertamanya dinyatakan: akan setia kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.<br />
Kedua; para prajurit TNI diikat dengan tujuh jalan hidupnya yang disebut Sapta Marga. Pada marga pertama dan kedua, jelas-jelas disebutkan tentang Pancasila. Pada marga pertama, sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila. Kemudian pada marga kedua, sebagai patriot Indonesia, pendukung serta pembela ideologi negara yang bertanggung jawab dan tidak mengenal menyerah.</p>
<p>“Mengapa Gatot Nurmantyo tidak mengacu pada dua hal tersebut? Apalagi Gatot prnah menjadi Panglima Kostrad (Komndo Cadangan Strategis Angkatan Darat), KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat) dan Panglima TNI. Mengapa dia meragukan penerusnya di TNI saat ini,” kata Ginting dengan penuh tanya.</p>
<p>Setelah peristiwa pemberontakan Gerakan 30 September 1965 (G30S)/PKI, menurut Ginting, dalam rekrutmen prajurit TNI, sangat ketat menyeleksi penilaian mental ideologi. Bahkan ditelusuri hingga garis keturunan orangtua dan kakek neneknya. Sering disebut sebagai bersih diri dari ideologi lain, selain Pancasila.</p>
<p>Ia menjelaskan, para perwira tinggi aktif saat ini, umumnya justru lahir setelah peristiwa kelam tahun 1965. Ia mencontohkan Panglima Kostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman, misalnya. Kelahiran November 1965 dan dilahirkan dari keluarga besar TNI di Kodam Siliwangi. Kodam Siliwangi dikenal sebagai Kodam yang sangat anti komunis sejak bernama Divisi Siliwangi dipimpin Kolonel (Infanteri) AH Nasution.</p>
<p>“Ingat, ujung tombak penumpasan pemberontakan PKI tahun 1948 di Madiun dan sekitarnya adalah Siliwangi,” kata Ginting yang malang melintang sebagai wartawan senior dalam liputan pertahanan keamanan negara itu.</p>
<p>Selain itu, Kostrad dan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) menjadi ujung tombak penumpasan G30S/PKI tahun 1965. Cikal bakal RPKAD yang kini bernama Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu juga berasal dari Kodam Siliwangi. Sejumlah batalyon Kostrad di Jawa Barat, umumnya juga berasal dari Kodam Siliwangi yang dialihkan kepada Kostrad.</p>
<p>Ginting menjelaskan, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, seperti juga Letjen TNI Dudung Abdurachman merupakan kelahiran 1965, Ketika TNI sedang menumpas pemberontakan PKI.</p>
<p>Ada pun Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, tergolong masih bayi pada saat terjadinya pemberontakan PKI. Kedua perwira tinggi itu pun berasal dari keluarga besar TNI. Mereka lahir dimana tidak ada tempat bagi ideologi di luar Pancasila yang diterapkan sangat keras oleh pemerintahan Orde Baru.</p>
<p>“Cita-cita awal Orde Baru adalah menjalankan Pancasila secara murni dan konsekuen. Itu nilai baik yang diterapkan Orde Baru setelah belajar dari kegagalan Demokrasi Terpimpin atau Orde Lama,” ungkap Ginting.</p>
<p>Selamat Ginting mengungkapkan, Sapta Marga yang menjadi pedoman prajurit TNI dicetuskan pada 5 Oktober 1951, saat TNI merayakan ulang tahun yang keenam. Kode etik prajurit TNi tersebut, dimaksudkan untuk mencegah perpecahan di dalam tubuh TNI, terutama dari ideologi lain, selain Pancasila.</p>
<p>Ia menjelaskan, para tokoh perumus Sapta Marga yang dipimpin Kolonel Bambang Supeno merancang rumusan jalan hidup tentara itu dengan meminta masukan dari sejumlah para pemikir TNI serta para tokoh bangsa. Antara lain Supomo, Ki Hajar Dewantara, Husen Djajadiningrat dan Mohammad Yamin.</p>
<p>“Pimpinan TNI saat itu menyadari bahwa ke depan TNI akan menghadapi tarikan ideologi lain di luar Pancasila. Jadi, saat ini janganlah TNI dituding-tuding lagi disusupi ideologi lain. Anggap saja sebuah peringatan, tapi jangan menuding, karena berhahaya sekali. Apalagi TNI adalah garda terakhir ideologi Pancasila,” pungkas Ginting.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pakar-komunikasi-dan-militer-selamat-ginting-tni-tegak-lurus-dengan-pancasila/">Pakar Komunikasi dan Militer Selamat Ginting : TNI Tegak Lurus dengan Pancasila</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantah Hasril Chaniago, Tak Benar Kakek Arteria Dahlan Pendiri Partai PKI Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/bantah-hasril-chaniago-tak-benar-kakek-arteria-dahlan-pendiri-partai-pki-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2020 14:34:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#arteriadahlan]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[#PKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=73917</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Keluarga besar Arteria Dahlan, anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan membantah bahwa kakek Arteria Dahlan pendiri Partai PKI di Sumatera Barat....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantah-hasril-chaniago-tak-benar-kakek-arteria-dahlan-pendiri-partai-pki-sumbar/">Bantah Hasril Chaniago, Tak Benar Kakek Arteria Dahlan Pendiri Partai PKI Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Keluarga besar Arteria Dahlan, anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan membantah bahwa kakek Arteria Dahlan pendiri Partai PKI di Sumatera Barat. Penjelasan ini disampaikan adik ibu Arteria Dahlan, Prof. Dr. rer. nat. Auzal Halim, Apt. Dt. Bagindo Sati, Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Andalas, Padang.</p>
<p>Penjelasan yang bersifat bantahan ini diberikan sehubungan dengan pernyataan wartawan senior Hasril Chaniago, pada sebuah acara diskusi televisi swasta di Jakarta (8/9), yang mendapat liputan luas dari media. Menurut Hasril Chaniago, kakek Arteria Dahlan yang bernama Bachtarudin adalah tokoh PKI yang ikut mendirikan partai PKI di Sumatera Barat.</p>
<p>Menurut Prof. Auzal Halim, tidak benar Arteria Dahlan mempunyai kakek bernama Bachtarudin. Menurut Auzul Halim, kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu bernama H. Wahab Syarif, seorang pedagang textile di Tanah Abang. Neneknya bernama Hj. Lamsiar, ibu rumah tangga, dan melahirkan tujuh orang anak, dan salah satunya adalah ibu Arteria Dahlan bernama Hj. Wasniar.</p>
<p>Hj. Wasniar adalah guru sekolah dasar perguruan Cikini dan kemudian menjadi guru tataboga di SMKN 30 Pakubuwono, Jakarta Selatan.</p>
<p>Sedangkan kakek Arteria Dahlan dari pihak bapak, bernama H. Ahmad Dahlan bin H. Ali, seorang pedagang di Sumatera Barat, dan istrinya bernama Hj. Dahniar Yahya.</p>
<p>Hj. Dahniar Yahya, yang biasa dipanggil Ibu Nian adalah seorang guru mengaji di Kukuban, Maninjau, dan adalah tokoh Masyumi. Menurut Auzul Halim, Hj. Dahniar Dahlan pernah ditahan oleh pemerintah Soekarno karena terlibat dengan pemberontakan PRRI.</p>
<p>“Jadi tidak benar kakek Arteria Dahlan, adalah tokoh yang mendirikan Partai PKI, karena tidak ada kakeknya yang bernama Bachtaruddin, seperti yang disebutkan Hasril Chaniago,” ungkap Auzul Halim.</p>
<p>Tepatan Perantau</p>
<p>Salah seorang sepupu Arteria Dahlan, H. Ir. Harry Asmar Dt. Panghulu Dirajo, Ketua Dewan Pembina Ikatan Keluarga Maninjau, membenarkan apa yang disampaikan Auzal Halim.</p>
<p>Menurut Harry Asmar, kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu yang bernama H. Wahab Syarif dalah seorang pedagang Tanah Abang yang sukses.</p>
<p>Beliau merantau ke Jakarta sekitar tahun 1950-an, dan menjadi semacam tepatan dari perantau-perantau Sumatera Barat umumnya, dan Maninjau khususnya, yang ingin mengadu nasib di Jakarta.</p>
<p>Jadi rumah kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu ini adalah semacam tempat transit perantau yang baru datang di Jakarta, sebelum mereka mendapat rumah untuk tinggal”, ungkap Harry Asmar yang juga Perantau Ketua Dewan Pembina Salingka Danau Maninjau.</p>
<p>Menurut Harry Asmar, di Maninjau memang ada tokoh PKI yang bernama Bachtaruddin, yang ikut mendirikan Partai PKI di Sumatera Barat. Tetapi itu pasti bukanlah kakek Arteri Dahlan.</p>
<p>Harry Asmar maupun Auzal Halim, sangat menyesalkan pernyataan Hasril Chaniago, yang kurang akurat dalam memberikan informasi, sehingga sangat merugikan Arteria Dahlan secara pribadi dan Partai PDI Perjuangan secara umum.</p>
<p>Arteria Dahlan dilahirkan di Jakarta 7 Juli 1975, dan saat ini menjabat sebagai Anggota DPR-RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan periode 2019-2024.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantah-hasril-chaniago-tak-benar-kakek-arteria-dahlan-pendiri-partai-pki-sumbar/">Bantah Hasril Chaniago, Tak Benar Kakek Arteria Dahlan Pendiri Partai PKI Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​PKI Membonceng Penumpasan PRRI, Orang Minang Dibantai</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bpki-membonceng-penumpasan-prri-orang-minang-dibantai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Sep 2018 14:30:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#PKI]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#PRRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Masih ingat PRRI? Kala Achmad Husein! mencabut tanda pangkatnya di halaman gubernuran Sumbar di Padang sekarang, sejarah pun dimulai. Saat itu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bpki-membonceng-penumpasan-prri-orang-minang-dibantai/">​PKI Membonceng Penumpasan PRRI, Orang Minang Dibantai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211;</b> Masih ingat PRRI? Kala Achmad Husein! mencabut tanda pangkatnya di halaman gubernuran Sumbar di Padang sekarang, sejarah pun dimulai.</p>
<p>Saat itu 1958 dan bertahun-tahun kemudian Ranah Minang gelap oleh nasib buruknya.</p>
<p>Saking buruknya nama anakpun dibuat sehebat mungkin agar hilang bau Minangnya. Takut.</p>
<p>PRRI disebut peristiwa, ada yang bilang pemberontakan. Para sejarawan meluruskannya, &#8220;koreksian&#8221; pada pemerintah pusat yang sudah condong ke kiri.</p>
<p>Singkat cerita, tentara pusat masuk untuk memadamkan pemberontakkan itu. Senjata menyalak dari darat laut dan udara. Anak negeri ijok ke rimba raya.</p>
<p>Adalah Brigjen TNI (pur) DR Sjaafroedin Bahar dalam bukunya Etnik, Elite dan Integrasi Nasional;Minangkabau 1945 -1984, Republik Indonesia 1985 &#8211; 2015 diterbitkan Gre Publishing Yogyakarta 2015, yang berkisah soal penumpasan PRRI.</p>
<p>Penumpasan PRRI disebut Operasi 17 Agustus. Tentara yang dikirim ke Sumbar terdiri dari tiga golongan.</p>
<p>Pertama para perwira yang bertugas menumpas pemberontakan dengan tetap menghormati budaya Minang. Contohnya A Yani.</p>
<p>Golongan kedua menumpas secara tuntas apapun caranya. Biar cepat selesai, termasuk memakai jasa PKI. Perwira ini misalnya pengganti A Yani yaitu Kol Pranoto Reksosamodra. Kolonel ini membentuk Organisasi Keamanan Rakyat (OKR). OKR dibagi dua golongan A dan B dan anggotanya 6.341 orang. Rinciannya A 1.665 dan B sebanyak 4.676.</p>
<p>Tugas kelompok A membantu TNI memelihara keamanan. Kelompok B membantu memelihara keamanan dan pembangunan.</p>
<p>Anda tahu satu balayon itu 700 prajurit? Nah kalau 6.341 orang itu artinya sekitar 9 batalyon. Itulah angkatan kelima tersebut.</p>
<p>Sembilan balatyon OKR itu isinya mayoritas dari Pemuda. Rakyat yang tak lain organisasi di bawah PKI.</p>
<p>Tahukah Anda instruksi hanya membentuk OKR dengan 150 anggota, tapi nyatanya lebih dari 6.000.</p>
<p>Kini golongan ketiga yaitu perwira yang menangguk di air keruh. Tumpas dan manfaatkan peluang untuk menyemai lebih luas lagi paham komunis sampai ke desa-desa. Makanya jangan heran kemudian ada walinagari yang PKI. Perwira ini membentuk Organisasi Perlawanan Rakyat (OPR) sebuah organisasi yang kebengisannya di Ranah Minang tak tertandingi sampai kini.</p>
<p>Dalam golongan ketiga ini ada nama-nama seperti Mayor Latif, Lettu Untung yang kelak memberontak bersama Aidit.</p>
<p><strong>Baca Juga : </strong><a href="https://prokabar.com/​benarkah-aidit-orang-minang/"><strong>Benarkah Aidit Orang Minang</strong></a></p>
<p>Mereka memperalat OPR. OPR boleh bertempur sendiri tanpa se izin Kodam. Kolonel Dahlan Djambak yang dihormati itu dibunuh oleh OPR di sebuah rumah bersama ponakannya dan rumah itupun dibakar.</p>
<p>OPR itu seperti setan dengan ladiang tajam di kedua tangannya. Jangankan dia, anjing saja diusir maka kita akan ditembaknya.</p>
<p>OPR itu tulen PKI-nya mereka beroperasi di desa-desa, memaksa penduduk masuk PKI.</p>
<p>Kalau OPR dibantah, mati tantangannnya.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/​pki-membonceng-penumpasan-prri-orang-minang-dibantai/2/">Lanjut Halaman 2 &#8211;&gt;</a></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bpki-membonceng-penumpasan-prri-orang-minang-dibantai/">​PKI Membonceng Penumpasan PRRI, Orang Minang Dibantai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terus Terusan Difitnah PKI dan Pro Cina, Jawaban Jokowi Bikin Ummat Haru</title>
		<link>https://prokabar.com/terus-terusan-difitnah-pki-dan-pro-cina-jawaban-jokowi-bikin-ummat-haru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 May 2018 06:01:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#PKI]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=7056</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Diterpa isu terus menerus tentang PKI, Presiden Jokowi angkat bicara. Hal itu disampaikan di Sumatera Barat, saat meresmikan kereta api Bandara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terus-terusan-difitnah-pki-dan-pro-cina-jawaban-jokowi-bikin-ummat-haru/">Terus Terusan Difitnah PKI dan Pro Cina, Jawaban Jokowi Bikin Ummat Haru</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Diterpa isu terus menerus tentang PKI, Presiden Jokowi angkat bicara. Hal itu disampaikan di Sumatera Barat, saat meresmikan kereta api Bandara Internasional Minangkabau.</p>
<p>Presiden Joko Widodo menegaskan dirinya bukan PKI, bukan anak dari orang tua PKI, serta bukan anak pengusaha China Singapura seperti yang selama ini banyak isu diembuskan sejumlah pihak.</p>
<p>&#8220;Perlu saya tanggapi isu yang belakangan banyak mengatakan saya PKI. Kalau isu seperti itu dibiarkan dan tidak saya jelaskan maka akan ke mana-mana,&#8221; kata Presiden Joko Widodo saat meresmikan Kereta Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang, Senin.</p>
<p>Hadir dalam acara itu Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.</p>
<p>Presiden menyampaikan penegasan itu sesaat sebelum mengakhiri pidato peresmian acara itu.</p>
<p>Presiden mengatakan kalau dirinya lahir tahun 1961 dan PKI meletus tahun 1965. &#8220;Jadi mana mungkin balita ikut PKI,&#8221; katanya.</p>
<p>Tapi, kata Presiden, isu tidak berhenti di situ saja dan giliran orang tuanya yang dituduh PKI.</p>
<p>Di Solo, katanya, banyak ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah, yang bisa dicek kebenaran isu itu.</p>
<p>&#8220;Silahkan cek dan tanyakan kebenaran isu itu ke sejumlah ormas Islam yang banyak di Solo,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Isu, katanya, belum juga berhenti soal PKI tapi ada yang mengatakan Joko Widodo anak pengusaha China Singapura.</p>
<p>Joko Widodo mengatakan, dirinya adalah anak kampung yang bapaknya berasal dari Karanganyar dan ibunya dari Boyolali. &#8220;Saya itu anak kampung,&#8221; kata Presiden.</p>
<p>Presiden mengajak semua elemen bangsa untuk selalu berpikiran positif dan menjauhkan hal yang negatif.</p>
<p>&#8220;Sebaiknya kita memikirkan hal yang produktif untuk membangun bangsa dan negara, seperti memikirkan bangun infrastruktur,&#8221; kata Joko Widodo.</p>
<p>Presiden minta juga agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dan mudah berprasangka buruk dan negatif, tapi selalu berpikiran positif<strong>. (*/upk)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terus-terusan-difitnah-pki-dan-pro-cina-jawaban-jokowi-bikin-ummat-haru/">Terus Terusan Difitnah PKI dan Pro Cina, Jawaban Jokowi Bikin Ummat Haru</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​PRRI, Uji Nyali Orang Minang Lawan Soekarno</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bprri-uji-nyali-orang-minang-lawan-soekarno/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Oct 2017 09:20:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#PKI]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#PRRI]]></category>
		<category><![CDATA[#Soekarno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3275</guid>

					<description><![CDATA[<p>PADANG, PROKABAR &#8212; PRRI adalah sikap jantan orang Minang, menegur pemerintah pusat yang melenceng. Tak ada lagi sikap &#8220;bagak&#8221; seperti itu sesudahnya. Yang ada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bprri-uji-nyali-orang-minang-lawan-soekarno/">​PRRI, Uji Nyali Orang Minang Lawan Soekarno</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>PADANG, PROKABAR &#8212;</b> PRRI adalah sikap jantan orang Minang, menegur pemerintah pusat yang melenceng. Tak ada lagi sikap &#8220;bagak&#8221; seperti itu sesudahnya. Yang ada hanya demo-demi ikat kepala. Bahkan ada dibayar pula.<br />
Tokoh sentral gerakan koreksi itu tak lain Achmad Husein bekas komandan Batalyon Harimau Kuranji. Ketika ia meninggal ribuan orang mengantarkannya ke makam Pahlawan Kuranji. Jika anda kini melalui depan kantor PLN di Sawahan, sebelah kanan ada rumah bertembok kokoh. Disitulah rumah Achmad Husein.</p>
<p>Apakah PRRI itu pemberontakan atau hanya sikap protes atau dua-duanya?</p>
<p>Apapun, permintaan PRRI antara lain otonomi yang lebih luas, ternyata jadi ikon oleh pemerintah setelah reformasi. Betapa lambatnya Jakarta membaca dan betapa cepatnya orang Minang berpikir.</p>
<p>Setelah soal PKI yang membonceng penumpasan PRRI sekarang prokabar.om menurunkan kisah lain soal gerakan tersebut.</p>
<p>Medio 1958, Laksmana John Lie memborbardir dari kapal perang, di laut dekat Muara. Di Tabing Paratroop meringsek. Kota Padang sepi, tak ada jenderal di kota ini sekarang, yang ada kaum ibu dan tentara semut yaitu para remaja. Kini remaja itu sudah jadi kakek-kakek.</p>
<p>Pada 1958 itu, adalah puncak kekecewaan pada pemerintah pusat. Segala akan diadakannya, segala akan dibangun, tapi teriakan saja. Pembangunan tidak jalan jalan, daerah makin terpinggirkan.</p>
<p>Padang ke Bukittinggi susahnya minta ampun, apalagi ke Sijunjung.</p>
<p>PRRI oleh beberapa pihak disebut Pemberontakan setengah hati, sebab ujungnya gagal.</p>
<p>Sebenarnya waktu itu Achmad Husein tidak berniat memberontak. Kolonel ini bersama teman sejawatnya hanya ingin mengingatkan Soekarno agar kembali ke relnya.</p>
<p>Kemudian justru terjadi peperangan. Perang saudara antara tentara pusat dan orang Minang.</p>
<p>Dalam perjalanannya, pemerintah pusat kemudian membagi 3 Provinsi Sumatera Tengah yaitu Sumbar, Riau dan Jambi. Tanggal surat keputusan pembagian itu dipakai sebagai Hari Jadi Provinsi oleh Jambi dan Riau yang diperingati tiap tahun.</p>
<p>Bagi Sumbar tidak. Itulah sebabnya sampai sekarang tidak ada hari jadi provinsi Sumatera Barat. Tak ada peringatan. Kalau diperingati artinya memperingati hari kekalahan.</p>
<p>PRRI itu diproklamirkan 15 Februari 1958  di halaman rumah gubernur sekarang. Proklamir PRRI itu diikuti oleh Permesta di Sulawesi.</p>
<p>Beberapa hari sebelum proklamir yaitu 10 Februari, Padang mengultimatum Jakarta, tapi tidak didengarkan. Maka itu tadi berdiri pemerintahan PRRI.</p>
<p>Jenderal Nasution memerintahkan, &#8220;tangkap Husen!&#8221;. Husen berada di kampungnya, sekitar 98 persen orang Minang mendukung PRRI. Husen tak tersentuh.</p>
<p>Tidak ada masa paling bergelora di Minang seusai kemerdekaan kecuali saat PRRI itu.</p>
<p>Ribuan anak muda dengan baju terbuka melangkah ke Padang menjelang akhir Februari, jumlahnya sekitar 40 ribuan, seperti tercatat dalam biografi Ahmad Husein yang ditulis Mestika Zed dan Hasril Chaniago.</p>
<p>Dukungan pada PRRI mengalir, Hatta saja mundur karena melihat Soekarno sudah nyaris benar-benar salah jalan.</p>
<p>Hanya orang Minang yang mau mengoreksi pemerintahan pusat meski risikonya pahit.</p>
<p>Salah satu kepahitan itu tentara pusat masuk meringsek, kaum pria gagah perkasa lari ke hutan. Diam di sana berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Pendidikan terlantar, sebab pelajar jadi tentara semut gurunya jadi pejuang. Ibu-ibu mereka menyiapkan ransum.</p>
<p>Tentara pusat yang umumnya dari batalyon Diponegoro memang kuat. Tiap nagari yang sudah dikuasainya dibuat tugu di tengah kampung. Jika sekarang Anda berjalan di Sumatera Barat lalu menemukan tugu-tugu di kampung mungkin di simpang tiga di tengah pasar atau di tepi jalan, maka itu adalah bukti kelalahan PRRI.</p>
<p>PRRI atau Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia dengan pimpinan Mr Sjafroeddin Prawiranegara. Tokoh ini adalah orang yang menyelamatkan republik saat PDRI ketika Yogyakarta diduduki Belanda. Kekuasaan ia ambil alih dan diumumkan PDRI di Ranah Minang. Karena PDRI itulah Indonesia selamat.</p>
<p>Pak Sjafroeddin adalah pahlawan nasional, dengan demikian dendam pemerintah pusat pada PRRI sudah habis.</p>
<p>Harap Anda bedakan PDRI dan PRRI. PDRI adalah Pemerintahan Darurat RI tahun 1948. Tugunya tak selesai-selesai dibangun pemerintah pusat di Suliki mirip jalan tol Padang Pekanbaru yang janji ke janji saja. <b>(Ina/wel/laf/nrs/eda)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bprri-uji-nyali-orang-minang-lawan-soekarno/">​PRRI, Uji Nyali Orang Minang Lawan Soekarno</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Baca Kisah PKI atau Berita Novanto?</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bbaca-kisah-pki-atau-berita-novanto/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Sep 2017 12:04:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#Baca]]></category>
		<category><![CDATA[#PKI]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#SetyaNovanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3218</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Publik hari ini dimanjakan dua berita panas. Kisah PKI yang menghangat karena nobar filmnya, dan cerita Setya Novanto ketua DPR kita...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bbaca-kisah-pki-atau-berita-novanto/">​Baca Kisah PKI atau Berita Novanto?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211; </b>Publik hari ini dimanjakan dua berita panas. Kisah PKI yang menghangat karena nobar filmnya, dan cerita Setya Novanto ketua DPR kita yang mengejutkan negeri ini.</p>
<p>PKI kisah lama yang membantai 7 jenderal dan makin jauh dari 1965 kian diperdebatkan. Ada masa orang yang percaya PKI pelakunya dan sebaliknya.</p>
<p>Kini 2017, tahun paling hebat kepercayaan publik, PKI itu memang pelaku utama pembantaian 7 jenderal pada 1965.</p>
<p><a href="http://Prokabar.com">Prokabar.com</a>&nbsp;secara acak menanya anak muda 30 tahun ke bawah, ternyata mereka memang tidak mengerti peristiwa G30S/PKI. Ada yang belum pernah nonton film yang ditayangkan TvOne semalam. Meski begitu mereka mendiskusikannya mulai memahami sejarah 1965 itu.&nbsp;</p>
<p>Hari ini, Sabtu (30/9) netizen juga tenggelam dalam berita Setya Novanto, pria flamboyan yang dijuluki sakti mandraguna. Ia yang jadi tersangka kasus e-ktp dimentahkan dalam sidang praperadilan.</p>
<p>Lalu semua berita lain kalah rating, kalah klik.</p>
<p>Nah besok apalagi?<b> (eda)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bbaca-kisah-pki-atau-berita-novanto/">​Baca Kisah PKI atau Berita Novanto?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Teror Penumpasan PKI di Salido</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bteror-penumpasan-pki-di-salido/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2017 08:26:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#G30SPKI]]></category>
		<category><![CDATA[#PKI]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Salido]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3173</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211;&#160;Jauh di sudut Sumatera Barat,Salido, Pesisir Selatan. Awal Oktober 1965, masyarakat duduk di &#8220;lapau&#8221;, berdiskusi, bersenda gurau, bercerita tentang apa saja. Masyarakat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bteror-penumpasan-pki-di-salido/">​Teror Penumpasan PKI di Salido</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211;&nbsp;</b>Jauh di sudut Sumatera Barat,Salido, Pesisir Selatan. Awal Oktober 1965, masyarakat duduk di &#8220;lapau&#8221;, berdiskusi, bersenda gurau, bercerita tentang apa saja. Masyarakat juga menunggu pengumuman Presiden Soekarno tentang Gerakan 30 September, yang memang sudah mereka dengar sebelumnya.&nbsp;</p>
<p>Tapi informasi yang didengar masih samar samar, tidak ada yang tahu pasti, apa sebenarnya yang terjadi di Jakarta. Satu satunya alat penyebar informasi saat itu adalah radio RRI.</p>
<p>Salido, dulu adalah negeri yang makmur. seperti yang ditulis oleh Suryadi Sunuri, disini dulu ada tambang emas. Belanda mengeksploitasi daerah ini. Salido terbilang maju dibanding daerah lain, begitupun dengan perjuangan dan pemikiran masyarakat.&nbsp;</p>
<p>Di tengah ketenangan Salido, rasa aman masyarakat terkoyak. Komandan Kodim Painan Letkol Inf. Purnomo Sipur masuk ke kampung. Mencari tokoh PKI, simpatisan PKI dan orang orang berbau PKI. Kampung ribut, ratusan orang ditangkap, tidak peduli tua dan muda, kaya dan miskin, ulama atau tokoh adat. Sedikit saja beririsan dengan komunis langsung dibawa pasukan tentara.</p>
<p>Tentang Letkol Inf. Purnomo Sipur tidak banyak yang Atahu latar belakangnya. Purnomo adalah Dandim Painan Kedua. Marthias Dusky Pandoe juga menulis sekilas tentang Purnomo Siput. Wartawan senior itu menggambarkan Purnomo sebagai sosok yang sangat anti PKI. Tidak salah Purnomo sangat membabi buta memberantas antek antek PKI di wilayah kekuasaan militernya.&nbsp;</p>
<p>Akhir tahun 1965 Purnomo, pindah ke Kodam III/ 17 Agustus, yang berpusat di Kota Padang. Terakhir Purnomo Sipur menjabat sebagai Asops Kodam III/ 17 Agustus. Tahun 1971, Purnomo yang sudah berpangkat Kolonel tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat Merpati, di Pulau Katang-katang, lepas pantai Kota Padang.</p>
<p>Kecelakaan itu terjadi tanggal 10 november 1971. Selebihnya, tidak ada tulisan maupun penelitian yang ditemukan. Sebagai seorang tentara, Purnomo tentu mengikuti perintah Jakarta, untuk membasmi PKI hingga ke akar akarnya. Agaknya hal ini yang melatarbelakangi Purnomo masuk keluar kampung, untuk mencari orang orang yang terlibat dengan gerakan PKI.</p>
<p>Dari tulisan Joseph Taher Aryanto. Dijelaskan bagaimana Tentara menangkap masyarakat yang terlibat PKI ini. &#8220;Ninik mamak, alim ulama, tokoh masyarakat yang ditangkap itu, &nbsp;digiring seperti menggiring hewan ternak, dimasukkan ke dalam penjara-penjara dan digunduli. Sebagian disuntik &nbsp;oleh &nbsp;dokter, yang adalah seorang &nbsp;wamilda (wajib militer darurat) dan dimuat &nbsp;ke &nbsp;sebuah dump truk &nbsp;yang biasa digunakan buat mengangkut sampah, tanah, atau pecahan batu, dan dibawa ke Bukit Pulai, sekitar 10 km di luar kota Painan.</p>
<p>Di sana, para pemuka rakyat yang dijubelkan dalam dump truk itu, dituangkan dari dump truk seperti menuangkan sampah, lalu ditembak,&#8221; tulis Aryanto. Tragedi ini terjadi tanggal 9 November 1965.&nbsp;</p>
<p>Diperkirakan 300 Orang yang dianggap aktivis dan simpatisan PKI meregang nyawa. Dibunuh dan disiksa oleh Tentara. &nbsp; Pemberontakan PKI memang menjadi sejarah kelam bagi Indonesia. Gara gara PKI masyarakat dan militer dibenturkan. Sedangkan pada bagian lain, konflik horizontal dipelihara<b>.(eda/laf)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bteror-penumpasan-pki-di-salido/">​Teror Penumpasan PKI di Salido</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Benarkah Aidit Orang Minang?</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bbenarkah-aidit-orang-minang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Sep 2017 15:24:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#Aidit]]></category>
		<category><![CDATA[#G30SPKI]]></category>
		<category><![CDATA[#Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#PKI]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3157</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Dipa Nusantara Aidit atau yang dikenal sebagai DN Aidit tokoh central PKI, benarkah orang Minang? &#8220;Ibu Minang, Maninjau,&#8221; kata anak Aidit,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bbenarkah-aidit-orang-minang/">​Benarkah Aidit Orang Minang?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211; </b>Dipa Nusantara Aidit atau yang dikenal sebagai DN Aidit tokoh central PKI, benarkah orang Minang?<br />
&#8220;Ibu Minang, Maninjau,&#8221; kata anak Aidit, Ilham Adit menjawab Karni Ilyas dalam acara ILC, dengan tema, PKI Hantu atau Nyata?</p>
<p>&#8221; Saya sudah lama dengar Aidit orang Maninjau tapi tidaknada referensi soal itu,&#8221; kata Rasmanur seorang warga di Padang, tadi.</p>
<p>Karena anak kandungnya yang berkata maka jelaslah kini. Menurut si anak, neneknya dari Maninjau. Sedang ayahnya asli Belitung.</p>
<p>Ini berbeda dengan apa.yang ditulis adik Adit, Subron Aidit.</p>
<p>Dalam berjudul Aidit Abang, Sahabat dan Guru Masa Pergolakan itu, nama kakaknya yang benar Achmad Aidit tapi kemudian atas seizin ayahnya nama itu diganti dan disahkan pengadilan menjadi Dipa Nusantara Aidit.</p>
<p>Menurut dia DN bukan Dja&#8217;far. Sementara anak anak Aidit, Ilham Aidit justru yang benar Dja&#8217;far Nawawi. Ia juga menyebut kakeknya seorang Masyumi tapi Subron membantah hal itu dalam bukunya yang terbit 2003 tersebut. Penerbitnya Nuansa Cendikia  Bandung.</p>
<p>Mana yang benar? Adik kandung Aidit atau anak kandung Aidit?</p>
<p>Ah biarlah yang jelas jangan lupa nobar film 30S PKI ya. Film ini adalah satu-satunya film yang jadi pegangan saat ini. PKI merupakan partai  hebat di zamannya. Dekat dengan Bung Karno. Partai ini anti Tuhan. Sejak 1948 partai ini sudah tidak beres karena membantai ulama NU. Kemudian ajaran partai terlarang itu masuk ke berbagai lini. Puncaknya para jenderal berkuasa dibantainya dan jenazahnya dimasukkan sumur di Lubang Buaya.</p>
<p>Nah hati-hati dengan asutan PKI.<b> (eda/laf)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bbenarkah-aidit-orang-minang/">​Benarkah Aidit Orang Minang?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 37/141 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.090 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 16:18:03 by W3 Total Cache
-->