<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Perempuan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/perempuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/perempuan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Aug 2023 00:27:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Perempuan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/perempuan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengmas SKSG UI, Tingkatkan Ketahanan Perempuan di Politik Menuju Keterwakilan 30 Persen</title>
		<link>https://prokabar.com/pengmas-sksg-ui-tingkatkan-ketahanan-perempuan-di-politik-menuju-keterwakilan-30-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2023 00:27:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=114982</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Ketahanan perempuan dalam bidang politik kini semakin diuji karena permasalahan global yang semakin kompleks dan berdampak pada kualitas hidup perempuan. Karena...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengmas-sksg-ui-tingkatkan-ketahanan-perempuan-di-politik-menuju-keterwakilan-30-persen/">Pengmas SKSG UI, Tingkatkan Ketahanan Perempuan di Politik Menuju Keterwakilan 30 Persen</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Ketahanan perempuan dalam bidang politik kini semakin diuji karena permasalahan global yang semakin kompleks dan berdampak pada kualitas hidup perempuan. Karena itulah perempuan harus menjadi bagian dalam pengambilan kebijakan, untuk memberikan perlindungan bagi kaumnya, apalagi hal ini menjadi agenda global dan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDG’s.</p>
<p>Untuk mewujudkan hal ini, keterwakilan perempuan dalam parlemen menjadi salah satu kunci keberhasilan untuk memastikan agar perempuan bisa menjadi bagian dalam pengambilan keputusan. Sayangnya, hingga kini keterwakilan politik Indonesia di dalam politik, baik dalam pemerintahan maupun di parlemen tidak pernah mencapai 30%.</p>
<p>Berdasarkan hasil Pemilu 2019, keterwakilan perempuan di Lembaga Legislatif Nasional (DPR-RI) berada pada angka 20,8 persen atau 120 anggota legislatif perempuan dari 575 anggota DPR RI (KPU, 2019).</p>
<p>Mengingat pentingnya hal tersebut, Program Studi Kajian Ketahanan Nasional Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia, melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dalam bentuk Forum Interaktif berjudul Women Resilience in Politics: Strategi Pemenuhan Keterwakilan 30% Perempuan untuk Penguatan Konsolidasi Demokrasi di Indonesia.</p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Lemhannas RI, Women Children Resilence (WCR) TVRI dan Gema Waskita Interaktiva dan difasilitasi di @america, Pasific Place Mall. Kegiatan dibuka oleh Jordan Younes, Political Officer, U.S. Embassy Jakarta dan menghadirkan Gubernur Lemhannas RI, Andi Widjajanto sebagai keynote speaker.</p>
<p>Andi menjelaskan bahwa partisipasi perempuan di parlemen dan public di Indonesia bisa dikatakan mengalami peningkatan tetapi belum ideal. Capaian Indonesia masih di bawah rata-rata global dan target nasional sebesar 30%.</p>
<p>Acara forum interaktif dipandu oleh Teungku Fajri (presenter TVRI) dan menghadirkan para narasumber Rieke Dyah Pitaloka, anggota DPR RI FPDIP, Komisi VI, Meutya Hafid, Ketua Komisi I DPR RI FPG dan Luluk Nur Hamidah, Komisi VI DPR RI FPKB, sekaligus Sekjen Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia .</p>
<p>Dalam forum, Rieke Dyah Pitaloka yang juga merupakan kader PDIP tersebut mengatakan bahwa yang penting itu bukan angka, tetapi bagaimana peran perempuan bisa terlibat dalam pengambilan keputusan. Rieke menceritakan kisahnya ketika dia memaksa Presiden Jokowi setelah menang Pemilu 2019 ketika itu, untuk menandatangani kontrak politik di atas meterai, karena sebagai tim kampanye nasional Jokowi, Rieke ingin memastikan bahwa pemerintahan Jokowi akan lebih responsif gender.</p>
<p>Luluk yang berasal dari PKB berbagi pengalamannya yang selalu berusaha mempertahankan idealisme politik dalam berjuang, tanpa harus terlibat money politic, agar saat menjadi parlemen nanti perempuan bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya dengan memperjuangkan isu yang faktual di lapangan, misalnya buruh perempuan dan nelayan perempuan agar terhindar dari kemiskinan.</p>
<p>Hal ini didukung oleh Andi Widjajanto, Gubernur Lemhannas yang mendorong penguatan partisipasi politik perempuan dengan mengangkat isu-isu perempuan dan fokus pada penjaminan mutu pelayanan.</p>
<p>Meutya Hafid mengingatkan para kader perempuan bahwa perjuangan perempuan diawali di partai politik. Kader perempuan harus menjadi aktif dan sesuatu dulu di partai agar bisa dicalonkan dan jangan pernah berhenti untuk belajar meningkatkan kapasitas.</p>
<p>Para peserta yang hadir di @america secara luring 200 orang dan sepakat bahwa dukungan keluarga juga sangat penting bagi perempuan untuk meningkatkan kepercayaan diri untuk maju mencalonkan diri sebagai legislative. Selain diikuti oleh peserta para kader partai perempuan dan pemilih muda yang hadir langsung di @america, kamis 30 Agustus 2023 , kegiatan ini juga diikuti 700 orang yang ikut bergabung secara online.</p>
<p>Margaretha Hanita, sebagai dosen penanggung jawab acara pengabdian masyarakat forum interaktif ini menyampaikan bahwa tujuan kegiatan telah tercapai, karena banyak perempuan dan pemilih muda yang mendapatkan edukasi dan inspirasi dari para narasumber tokoh parlemen perempuan yang professional dan kompeten di bidang kerjanya masing-masing.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengmas-sksg-ui-tingkatkan-ketahanan-perempuan-di-politik-menuju-keterwakilan-30-persen/">Pengmas SKSG UI, Tingkatkan Ketahanan Perempuan di Politik Menuju Keterwakilan 30 Persen</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Penguatan Karakter Bagi Anak Usia Dini</title>
		<link>https://prokabar.com/pentingnya-penguatan-karakter-bagi-anak-usia-dini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Dec 2022 03:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#Anak]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=109578</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar.com &#8211; Generasi penerus menjadi titik utama dalam pembangunan bangsa dan negara. Merekalah penyambung tonggak estafet dan calon pemimpin sepuluh hingga dua...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pentingnya-penguatan-karakter-bagi-anak-usia-dini/">Pentingnya Penguatan Karakter Bagi Anak Usia Dini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar.com</strong> &#8211; Generasi penerus menjadi titik utama dalam pembangunan bangsa dan negara.</p>
<p>Merekalah penyambung tonggak estafet dan calon pemimpin sepuluh hingga dua puluh tahun kedepan.</p>
<p>Jika tidak disiapkan sejak dini saat ini, maka akan terjadilah krisis kepemimpinan dan kehancuran.</p>
<p>Agar mempersiapkan generasi emas, tentu diawali guru yang trampil, cerdas, religius dan berkarakter. Dan pendidikan itu dimulai sejak anak usia dini.</p>
<p>Reido Deskumar, salah seorang pemerhati pendidikan dan pola asuh anak usia dini mengatakan, pendidikan anak dimulai dari rumah atau tempat tinggal mereka.</p>
<p>Ibu dan ayah adalah guru pertama sekaligus sosok teladan dari anak.</p>
<p>&#8220;Kedua orang tua merupakan roll model pertama yang akan ditiru dan dicontoh dalam berucap, melangkah, berjalan hingga bersikap, berfikir dan bertindak. Jika ibu dan ayahnya tidak memiliki pengetahuan tentang ilmu atau pola asuh anak sejak dini hingga dewasa, akan kesulitanlah guru saat anak-anak mereka di sekolahkan disuatu lembaga pendidikan,&#8221; ungkap Reido Deskumar saat memberikan materi Penguatan Karakter Bagi Anak Usia Dini, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Di Hotel Sakura, Lubuk Basung, Agam Sabtu malam (3/12).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-109583" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221204-WA0004-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221204-WA0004-300x225.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221204-WA0004-1024x768.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221204-WA0004-768x576.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221204-WA0004.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Energi positif harus tercipta dari lingkungan rumah, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakatnya. Termasuk tata cara atau pola asuhnya.</p>
<p>&#8220;Anak-anak tidak boleh dibanding-bandingkan antara si kakak dengan si adik, antara si A dengan si B atau si pintar dengan si bodoh. Bahkan penggunaan kata atau kalimat perintah bersifat negatif harus dihindari, sehingga otak si anak akan terbangun energi positif sampai sikap dan prilaku positif,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Di rumah anak-anak dididik kedua orang tua dibantu oleh nenek, kakek, kakak, etek/tante atau orang yang tinggal satu rumah dengan si anak. Di lingkungan masyarakat, anak di kontrol oleh keluarga besarnya, mamak atau paman, tokoh persukuan, ninik mamak, alim ulama, guru non formal, walijorong, tetangga, parik paga hingga semua tokoh yang ada di lingkungan tempat tinggal. Di sekolah, anak menjadi tanggungjawab guru beserta kepala sekolah. Semoganya harus memiliki kemampuan pola didik dan asuh religius, berkarakter dan terbaik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Suryanto Kabid Pembinaan SLB didampingi Delfian, Koordinator Kurikulum sekaligus panitia pelaksana mengatakan, sebelum masuk kepada anak didik, orangtua dan guru terlebih dahulu harus memiliki karakter sesuai tata cara pola asuh yang idealnya.</p>
<p>Salah satu upaya dari banyak gerakan atau kegiatan dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat adalah melakukan bimbingan teknis penguatan karakter bagi guru Paud dan TK anak usia dini.</p>
<p>&#8220;Pada saat ini peserta terdiri dari pendidik Paud dan pemerhati pendidikan Kabupaten Agam sebanyak lima puluh lima orang. Kegiatan berlangsung dari 2 Desember sampai 4 Desember 2022 di Hotel Sakura, Lubuk Basung,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Materi yang kita berikan selain memaparkan tentang kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, juga tentang muatan lokal Sumbang 12, Implrmentasi Kurikulum Merdeka pada Paud, Membaca Psikologi Anak dan Pola Asuh pada Anak,&#8221; tutup Suryanto. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pentingnya-penguatan-karakter-bagi-anak-usia-dini/">Pentingnya Penguatan Karakter Bagi Anak Usia Dini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tarik Partisipasi Pengawasan, Bawaslu Luncurkan &#8220;Perempuan Berdaya Mengawasi&#8221;</title>
		<link>https://prokabar.com/tarik-partisipasi-pengawasan-bawaslu-luncurkan-perempuan-berdaya-mengawasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2022 01:29:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[#Bawaslu]]></category>
		<category><![CDATA[#bawasluri]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=108518</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang,Prokabar &#8211; Tindak lanjut dari Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif yang telah ada sejak 2018 lalu. Bawaslu Republik Indonesia meluncurkan Perempuan Berdaya Mengawasi Akhir pekan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tarik-partisipasi-pengawasan-bawaslu-luncurkan-perempuan-berdaya-mengawasi/">Tarik Partisipasi Pengawasan, Bawaslu Luncurkan &#8220;Perempuan Berdaya Mengawasi&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang,Prokabar &#8211;</strong> Tindak lanjut dari Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif yang telah ada sejak 2018 lalu. Bawaslu Republik Indonesia meluncurkan Perempuan Berdaya Mengawasi Akhir pekan kemarin (05/11).</p>
<p>Sebanyak 100 orang peserta dihadirkan, dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Axana Hotel. Terdiri dari 60 orang perempuan, 6 orang penyandang disabilitas, dan 34 peserta lainnya berasal dari organisasi mahasiswa dan juga kepemudaan.</p>
<p>Di seluruh Indonesia, total 105 titik yang tersebar di 34 provinsi dihelat kegiatan pendidikan pengawas partisipatif ini selama 2022. Sementara untuk<em> kick  off nya</em> pada sabtu akhir pekan ini, dilakukan di 17 titik se indonesia. 11 diantaranya adalah di Sumatera Barat.</p>
<p>Dalam keterangan persnya usai peluncuran, Lolly Suhenti, Komisioner Bawaslu RI, meyakini, bahwa konstruksi sosial, dimana di ranah minang, adalah sesuatu yang tabu untuk perempuan keluar malam, dalam hal ini melakukan pengawasan akan menjadi sesuatu yang tidak relevan dikaitkan dengan fungsi pengawasan.</p>
<p>&#8220;Jika fungsi sebagai pengawas pemilu tersemat di pundak saya, maka saya punya tanggungjawab sebagaimana yang diatur undang-undang, sepenuh waktu bekerja untuk melakukan pengawasan. Perempuan dan laki-laki tidak ada pengecualian dalam melakukan kerja-kerja pengawasan. Maka pendidikan partisipatif hari ini yang saya sebut perspektif, itu penting dipahami oleh semua orang. Sehingga ketika perempuan keluar malam untuk melakukan tugas pengawasan, tidak lagi dianggap tabu. Tabu itu kan, sesuatu yang tidak bisa kita jelaskan, dan menimbulkan reaksi di tengah masyarakat. Tapi kalau bisa kita jelaskan, saya kira tidak akan menimbulkan kegaduhan. Dan tabu-tabu itu, akan beradaptasi dengan sendirinya,&#8221; sebut Lolly Suhenty, Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Bawaslu RI.</p>
<p>&#8220;Karena sebagaimana yang saya jelaskan sebelumnya, ada tiga kabupaten kota yang anggota Bawaslunya perempuan, dan ternyata memiliki kinerja yang sangat baik. Kegagahan dan kecantikan dalam pengawasan, diharapkan dapat semakin terwujud/meningkat pasca pendidikan partisipatif, selama tiga hari ini,&#8221; tukas mantan anggota Bawaslu Jawa Barat ini.</p>
<p>Di Sumatera Barat sendiri, Ketua Bawaslu Sumbar Alni menyebut, dari lima komisioner Bawaslu, dua diantaranya adalah perempuan. Selanjutnya dari 62 komisioner kabupaten kota, 16 diantaranya adalah perempuan. Dan dari hasil seleksi panwascam lalu, dari 600 orang pengawas, 27 persennya adalah perempuan.<br />
&#8220;Kenapa ranah minang, diantara 17 titik se Indonesia?.</p>
<p>Ini ranah minang, satu-satunya di Indonesia yang sistim kekerabatannya matrilineal, perempuan diagungkan, berdaya,<br />
dan dintara perempuan dan laki laki saling dukung. Sehingga Bawaslu memulai dari pemilihan tempat <em>kick off</em> saja tidak boleh salah,&#8221; sebut Lolly Suhenty.<strong> (Adh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tarik-partisipasi-pengawasan-bawaslu-luncurkan-perempuan-berdaya-mengawasi/">Tarik Partisipasi Pengawasan, Bawaslu Luncurkan &#8220;Perempuan Berdaya Mengawasi&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>G20 EMPOWER Dorong Pertumbuhan Ketahanan Digital dan Keterampilan Perempuan</title>
		<link>https://prokabar.com/g20-empower-dorong-pertumbuhan-ketahanan-digital-dan-keterampilan-perempuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2022 09:50:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#G20Empower]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#ketahanandigital]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=105362</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Group of Twenty (G20) EMPOWER Presidensi Indonesia menggelar Plenary Meeting dan Side Event ketiga di Jakarta, Selasa, (26/07). Mengusung tiga agenda...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/g20-empower-dorong-pertumbuhan-ketahanan-digital-dan-keterampilan-perempuan/">G20 EMPOWER Dorong Pertumbuhan Ketahanan Digital dan Keterampilan Perempuan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Group of Twenty (<a href="https://prokabar.com/?s=g20">G20</a>) EMPOWER Presidensi Indonesia menggelar Plenary Meeting dan Side Event ketiga di Jakarta, Selasa, (26/07).</p>
<p>Mengusung tiga agenda utama, pertemuan ini sekaligus menandai penutupan rangkaian <a href="https://prokabar.com/?s=g20">G20 EMPOWER</a> Presidensi Indonesia yang telah berlangsung sejak Desember 2021 yang lalu.</p>
<p>Pertemuan ketiga yang digelar secara hybrid ini dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Makarim, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Mira Tayyiba, Sherpa, working group G20, engagement group G20 yang mengangkat isu-isu perempuan, advocate G20 EMPOWER dari negara anggota G20, organisasi internasional, serta para ahli.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://prokabar.com/w20-sebagai-engagement-group-pertama-serahkan-komunike-kepada-g20-presidensi-indonesia/">W20 Sebagai Engagement Group Pertama Serahkan Komunike Kepada G20 Presidensi Indonesia</a></strong></p>
<p>Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga menyatakan bahwa untuk memaksimalkan ekonomi digital, perempuan perlu meningkatkan pemanfaatan dari teknologi dan aplikasi digital untuk setiap peluang yang ada.</p>
<p>Setiap teknologi berpotensi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing. Namun, pada kenyataannya, partisipasi perempuan dalam ekonomi digital masih rendah karena kurangnya keterampilan dan literasi digital.</p>
<p>&#8220;Perlu diakui bahwa permasalahan ini berawal dari fakta adanya bias gender yang berdampak terhadap kurangnya motivasi anak perempuan dalam menjadikan sains maupun teknologi menjadi pilihan utama pendidikannya sehingga anak perempuan pun menjadi kurang tertarik pada teknologi digital”. ujarnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/g20-empower-dorong-pertumbuhan-ketahanan-digital-dan-keterampilan-perempuan/">G20 EMPOWER Dorong Pertumbuhan Ketahanan Digital dan Keterampilan Perempuan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Peran Perempuan Saat Terjadinya Bencana</title>
		<link>https://prokabar.com/pentingnya-peran-perempuan-saat-terjadinya-bencana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2022 11:31:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=99574</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Peran perempuan saat terjadinya suatu bencana mempunyai kecenderungan lebih besar untuk dibutuhkan dibandingkan dengan laki-laki. Hal ini diungkapkan oleh Suyito et al. (2019) bahwa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pentingnya-peran-perempuan-saat-terjadinya-bencana/">Pentingnya Peran Perempuan Saat Terjadinya Bencana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left"><strong><em>&#8220;Peran perempuan saat terjadinya suatu bencana mempunyai kecenderungan lebih besar untuk dibutuhkan dibandingkan dengan laki-laki. Hal ini diungkapkan oleh Suyito et al. (2019) bahwa perempuan mempunyai tingkat kepedulian yang lebih tinggi kepada orang lain&#8221;.</em></strong></p>
<p>***********</p>
<p>Indonesia merupakan negara yang rentan untuk terjadinya berbagai macam bencana. Di mana hal ini salah satunya dipengaruhi oleh kondisi geografis Indonesia yang berpeluang besar untuk menyebabkan berbagai jenis bencana seperti gempa bumi, tanah longsor, banjir, letusan gunung api, dan lainnya (Hafida, 2018).</p>
<p>Bencana yang terjadi tentunya menyebabkan berbagai dampak bagi kehidupan manusia. Berbagai pihak akan saling bahu-membahu untuk menolong satu sama lain saat suatu bencana telah terjadi. Salah satu pihak tersebut adalah perempuan. Meskipun seringkali dianggap sebagai mahkluk yang lemah, akan tetapi peran perempuan disaat terjadinya suatu bencana sangat diperlukan.</p>
<p>Hal ini juga diungkapkan oleh Wahyuningtyas et al. (2017) bahwa peran perempuan sangat dibutuhkan untuk mempercepat upaya pemulihan setelah terjadinya suatu bencana. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa perempuan mempunyai peran yang sangat penting saat terjadinya suatu bencana.</p>
<p>Peran perempuan saat terjadinya suatu bencana mempunyai kecenderungan lebih besar untuk dibutuhkan dibandingkan dengan laki-laki. Hal ini diungkapkan oleh Suyito et al. (2019) bahwa perempuan mempunyai tingkat kepedulian yang lebih tinggi kepada orang lain.</p>
<p>Hal ini berbeda dengan yang dirasakan oleh laki-laki. Dengan adanya kepedulian yang tinggi tersebut maka perempuan dapat membantu para korban bencana untuk cepat pulih dari situasi yang tidak diinginkan tersebut. Selain itu, perempuan juga memiliki perhatian yang besar dan sangat peka akan seseorang maupun situasi disekitar.</p>
<p>Dalam perpektif kebencanaan, perempuan dapat dipandang dalam dua aspek, yaitu sebagai kelompok yang rentan (Marlina et al., 2017) sekaligus kelompok yang potensial (Handayani, 2018). Sebagai kelompok yang rentan, perempuan dipandang sebagai korban bencana, lemah, dan tidak memiliki kemampuan yang memadai dalam menghadapi bencana.</p>
<p>Perempuan dianggap akan mendapatkan dampak yang besar ketika bencana terjadi, seperti mengalami cedera, sakit hingga kematian. Salah satu bukti kerentanan perempuan terhadap bencana adalah jumlah perempuan yang menjadi korban bencana alam lebih banyak dibandingkan laki-laki.</p>
<p>Ada banyak pemicu mengapa perempuan menjadi kelompok yang rentan bencana, di antaranya adalah peran perempuan dalam pengurangan risiko bencana seringkali masih diabaikan (Marline et al., 2017).</p>
<p>Sedangkan sebagai kelompok potensial, perempuan dipandang sebagai kelompok yang dapat berperan aktif dalam pengurangan risiko bencana, baik untuk dirinya, keluarga dan masyarakat pada umumnya.</p>
<p>Memandang perempuan sebagai kelompok potensial dalam pengurangan risiko bencana akan menempatkan mereka sebagai subjek pelaku aktif dalam pengurangan risiko bencana. Perempuan memiliki begitu banyak kapasitas dan kemampuan yang bisa dimaksimalkan untuk mengurangi kerentanan menghadapi bencana dan mengembangkan peran perempuan terhadap bencana (Greet 1994; dalam Siahaan &amp; Tambunan, 2016).</p>
<p>Marlina et al. (2017) mengemukakan bahwa salah satu cara untuk memaksimalkan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki perempuan dalam menghadapi bencana adalah dengan memberikan pembekalan pengetahuan pada perempuan akan risiko serta manajemen bencana.</p>
<p>Pemberian pembekalan ini diharapkan bisa menurunkan kerentanan perempuan terhadap bencana, dan dalam jangka waktu panjang mampu mendorong terbentuknya ketangguhan perempuan di tengah masyarakat (Marlina et al., 2017).</p>
<p>Masyarakat terutamanya bagi perempuan sangat diharapkan untuk tahu dan paham mengenai program-program penanggulangan bencana agar mengurangi resiko bencana pada masyarakat di daerah rawan bencana secara mandiri.</p>
<p>Kemudian dengan program ini akan menghindari kemunculan daerah rawan baru dan dan mengurangi ketergantungan masyarakat di daerah rawan bencana. Selain itu dengan manajemen resiko bencana akan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pembangunan dan pengelolan sumber daya alam untuk keberlangsungan hidup mereka di daerah rawan bencana (Ali et al, 2019).</p>
<p>Pengetahuan akan kesiapsiagaan bencana sangat dibutuhkan bagi masyarakat terutama kaum perempuan supaya dampak yang ditimbulkan dari bencana dapat dimanajemen dengan baik, sehingga kerugian serta korban jiwa yang ditimbulkan dapat diminimalisir (Apriyadi &amp; Amelia, 2021).</p>
<p>Menurut Ibrahim dkk, (2020) salah satu aspek yang sangat penting dalam penanggulangan bencana adalah mitigasi bencana yang merupakan bagian dari penanggulangan pra bencana. Kegiatan mitigasi bencana membantu dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan bencana, terutama bagi masyarakat.</p>
<p>Serangkaian kegiatan mitigasi bencana diantaranya seperti, pengenalan dan pemahaman resiko bencana, perencanaan partisipasi masyrakat dalam penganggulangan bencana, pengembangan budaya masyarakat yang sadar akan bencana, upaya fisik dan/ non-fisik dalam penerapan penanggulangan bencana, identifikasi dan pengenalan terhadap sumber atau acaman bahaya yang mengakibatkan bencana, pemantauan pada daerah pengelolaan sumer daya alam, pemantauan terhadap penggunaan teknologi tinggi yang bisa menimbulkan bahaya, serta pengawasan terhadap pelaksanaan pengelolaan tata ruang dan lingkungan hidup.</p>
<p>Pemberdayaan pranata sosial dengan melibatkan perempuan dalam mitigasi bencana adalah salah satu bentuk pembekalan yang dikaji oleh Bakti et al. (2017). Dalam pemberdayaan pranata sosial dengan melibatkan perempuan, Bakti et al. (2017) meneliti tiga jenis pranata sosial yang dilakukan dalam mitigasi bencana banjir Citarum oleh masyarakat perempuan setempat. Pada lingkungan tersebut, perempuan berkontribusi dalam mitigasi bencana melalui pranata sosial keagamaan, ekonomi, dan sosial (Bakti et al., 2017).</p>
<p>Pada pranata sosial keagamaan, para perempuan membentuk kelompok pengajian yang diharapkan menambah pembekalan agama untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, ajaran hidup bersih, tidak membuang sampah di sungai, dan rajin membersihkan sungai (Bakti et al., 2017).</p>
<p>Pranata sosial berikutnya adalah melalui kegiatan ekonomi, berupa arisan yang dilakukan oleh kelompok ibu-ibu setempat. Dalam kegiatan arisan tersebut, diberikan pembekalan informasi mengenai penanggulangan banjir dengan pelatihan daur ulang sampah plastik (Bakti et al., 2017).</p>
<p>Bentuk pranata sosial ketiga adalah kegiatan sosial yang lebih formal melalui PKK dengan melibatkan anggota yang lebih banyak untuk diajak melakukan aksi menanggulangi bencana banjir (Bakti et al., 2017). Pranata sosial melalui kelompok-kelompok perempuan ini diharapkan dapat berperan dalam mengatasi bencana banjir Citarum yang sering terjadi.</p>
<p>Pemberdayaan perempuan melalui keterlibatan dalam organisasi berbasis masyarakat seperti CBO dan LSM juga dapat memperlancar kemajuan penanganan bencana dan resiliensi. Dalam hal resilliensi, pemberdayaan perempuan merupakan unsur penting. Ada banyak contoh di mana pemberdayaan perempuan untuk menjalankan kepemimpinan dalam komunitas mereka berkontribusi terhadap ketahanan iklim, mulai seperti dalam upaya penanggulangan bencana.</p>
<p>Perempuan memiliki peran strategis dalam menghadapi bencana agar kerentanan akibat bencana dapat ditekan melalui peran perempuan dalam mitigasi bencana (Hastuti, 2016).</p>
<p>Dalam progam penanggulangan bencana seperti mitigasi becana ini sangat peting keterlibatan masyarakat, terutama masyarakat lokal atau yang berada di daerah rawan bencana. Karena masyarakat setempat lah yang paling mengetahui dengan daerah mereka dan paling memahami situasi serta kondisi mereka, dan orang dari luar pun juga pasti kurang atau tidak tahu dengan kondisi dan kendala yang mereka alami.</p>
<p>Dengan demikian, masyarakat lokal menjadi kunci dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah bencana yang akan mereka alami nantinya (Ali et al, 2019). Namun masyarakat kebanyakan masih belum menyadari tentang derahnya yang memiliki potensi bencana, apalagi pengetahuan tentang upaya pencegahan dan penaggulangan bencana di sekitar mereka.</p>
<p>Peran dari lembaga penanggulangan bencana juga sangat dibutuhkan bagi masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana, agar pemahaman dan kesadaran masyarakat akan bencana lebih meningkat (Ali et al, 2019). Tanggung jawab penanggulangan bencana telah diatur dalam Undang Undang Nomor 24 Tahun 2007 yang menetapkan bahwa pemerintah (pusat) bertanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. Dan untuk menjalankan tugas tersebut pemerintah membentuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tingkat pusat dan Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) di tingkat daerah.</p>
<p>Badan ini lah yang memberikan bimbingan dan arahan kepada masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana mulai dari pencegahan bencana, tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekontruksi secara adil dan merata. Melalui badan penanggulangan bencana ini diharapkan para kaum perempuan juga dapat untuk berkontirbusi aktif untuk meningkatkan kemampuan bagi perempuan dalam bertahan menghadapi bencana.</p>
<p>Tenaga kesehatan seperti perawat juga memainkan peran yang sangat penting dalam penanggulangan bencana. Dalam profesi perawat kebanyakan ditekuni oleh kaum perempuan. Peran penting perawat sangat dibutuhkan karena perawat merupakan tenaga kesehatan yang berada paling dekat dengan masyarakat sampai ke wilayah pelosok sekalipun (Ibrahim dkk, 2020).</p>
<p>Perawat harus memiliki pengalaman tanggap bencana dan harus siap merespon situasi bencana secara efektif, karena bencana dapat terjadi secara tiba-tiba (Geng et al, 2021). Perawat yang berada di lingkungan wilayah rawan bencana juga harus membantu mengedukasi masyarakat dalam upaya kesiapsiagaan bencana.</p>
<p>Tidak hanya dalam mitigasi bencana, perempuan diharapkan juga disertakan dalam upaya pembangunan pasca bencana, termasuk dalam pembangunan ekonomi. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Ruslanjari et al., (2017) dalam penelitiannya mengenai peran gender dalam manajemen bencana, ditemukan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mengupayakan kebangkitan kembali pasca bencana.</p>
<p>Perempuan memiliki persentase yang lebih tinggi dalam melakukan peran ganda untuk membangun dan memulai kembali kehidupan sosial ekonomi keluarga, di mana 83.3% perempuan memiliki peran ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus bekerja untuk memulihkan ekonomi keluarga (Ruslanjari et al., 2017). Sedangkan laki-laki sebanyak 96.6% berperan tunggal yakni bekerja saja, dan hanya 3.3% laki-laki yang memiliki peran ganda (Ruslanjari et al., 2017).</p>
<p>Dalam upaya pemulihan ekonomi pasca bencana di Sulawesi Tengah, Fitriana et al., (2017) dalam penelitiannya mengemukakan bahwa banyak masyarakat yang mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pasca bencana. Dalam mengembangkan UMKM tersebut, ditemukan bahwa perempuan lebih mendominasi usaha mikro dan kecil, di mana sebanyak 55% nya dilakukan oleh perempuan (Fitriana et al., 2017).</p>
<p>Hal ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam pemulihan dan kebangkitan kembali ekonomi keluarga pasca bencana. Perempuan mulai berperan sebagai pelopor kestabilan ekonomi rakyat, termasuk pasca bencana di mana perempuan turut berperan sebagai penggerak ekonomi keluarga (Fitriana et al., 2017).</p>
<p>Perempuan pada dasarnya terlibat secara aktif dalam manajemen bencana (Siahaan &amp; Tambunan, 2016). Perempuan berperan sebagai penyedia utama akan kebutuhan pangan dan emotional comfort adalam keluarga, yang didukung oleh kemampuan perempuan dalam beradaptasi dengan baik, memiliki kedekatan dan jaringan yang luas dengan perempuan lainnya, serta pengetahuan akan sumber daya alam (Siahaan &amp; Tambunan, 2016).</p>
<p>Semua kemampuan yang dimiliki perempuan tersebut menjadi komponen penting yang bisa perempuan gunakan dalam perannya menangani dan menghadapi bencana. Sehingga, langkah berikutnya yang harus diraih adalah menggencarkan kesadaran akan adanya gender equity, agar kapasitas yang perempuan miliki juga dapat bermanfaat untuk menurunkan dampak bencana, menurunkan kerentanan perempuan terhadap bencana, dan memaksimalkan peran yang bisa perempuan berikan dalam siatuasi bencana (Siahaan &amp; Tambunan, 2016).</p>
<p>Dalam kegiatan pascabencana, partisipasi perempuan dalam penyelamatan, perencanaan, pertolongan dan rehabilitasi memang masih terbatas namun sangat memiliki peran penting (Alam &amp; Rahman, 2018). Penelitian menemukan bahwa setelah tejadinya bencana, perempuan dapat aktif dalam membangun kembali komunitas mereka dengan memanfaatkan organisasi yang sudah ada sebelumnya.</p>
<p>Kelompok perempuan ternyata mampu merespons dengan cepat, memobilisasi sumber daya masyarakat secara efisien, dan mengurangi jumlah kerusakan saat terjadi bencana. Selain itu juga ditemukan bahwa pemberdayaan perempuan untuk menjalankan kepemimpinan dalam komunitas memiliki kontribusi pada resiliensi terhadap bencana, mulai dari kesiapsiagaan hingga mengatasinya.</p>
<p>Pemberdayaan perempuan dalam bentuk keterwakilan suara, peningkatan partisipasi dan meningkatkan kesetaraan gender yang berkontribusi pada perumusan kebijakan tingkat nasional untuk tata kelola lingkungan yang lebih baik.</p>
<p>Peneliti berpendapat bahwa pada pasca bencana, perempuan tidak mendapatkan dukungan yang layak dari lembaga eksternal tetapi sikap koping adat mereka cukup baik (Alam &amp; Rahman 2014). Peran tradisional perempuan dan organisasi yang dipimpin perempuan dalam perencanaan dan manajemen bencana tingkat lokal tidak dapat diremehkan atau diabaikan. Organisasi perempuan di tingkat desa biasanya aktif dalam melakukan kegiatan sosial, dan dianggap sebagai cara penting untuk mengkomunikasikan risiko bencana.</p>
<p>Pengetahuan perempuan tentang masyarakat dan ekosistem lokal, keterampilan dan kemampuan mereka, jaringan sosial dan organisasi masyarakat membantu masyarakat mengurangi kondisi dan kejadian berbahaya, merespons bencana secara efektif ketika itu terjadi, dan membangun kembali dengan cara yang membuat orang lebih, tidak kurang, tahan terhadap dampak bencana berikutnya.</p>
<p>Selama dan pasca bencana, jejaring sosial melalui hubungan bonding (dengan keluarga dan kerabat) dan bridging (dengan tetangga dan teman) memainkan peran penting untuk merespons peristiwa iklim ekstrem, meningkatkan kapasitas resiliensi terhadap bencana masyarakat, dan mempromosikan resiliensi. Agar bisa membangun jaringan sosial dalam sebuah komunitas, perempuan berperan sebagai agen yang kuat.</p>
<p>Setelah bencana pada mulanya, wanita akan sangat mengandalkan ikatan dan hubungan yang menjembatani untuk menghadapi krisis dengan segera. Perempuan akan membagikan air, makanan, kain, obat-obatan, kenyamanan dan saling melakukan pekerjaan pemulihan dan rekonstruksi dengan tetangga, teman dan kerabat.</p>
<p>Pada pasca bencana, perempuan berpartisipasi dengan korban lain dalam kegiatan pemulihan melalui jaringannya dalam mendistribusikan bantuan dan kegiatan pendukung rehabilitasi, perbaikan dan rekonstruksi rumah.</p>
<p>Dalam pemulihan pascabencana, perempuan cenderung membangun ikatan kepercayaan dan jaringan sosial yang erat dengan komunitasnya. Studi menunjukkan bahwa kurangnya jaringan sosial cenderung memiliki kapasitas yang kurang untuk mengatasi bencana, peningkatan gangguan stres traumatis pasca bencana seperti depresi dan gejala psikososial lainnya pada perempuan (Adeola &amp; Picou, 2014).</p>
<p>Para peneliti menemukan bahwa perempuan sering tidak mendapatkan informasi yang tepat dan memadai terkait bencana, namun perempuan memiliki kemampuan yang cukup besar untuk persiapan menghadapi bencana, pengurangan risiko bencana, serta rehabilitasi pascabencana yang meningkatkan kapasitas resiliensinya (Alam &amp; Rahman, 2018).</p>
<p>Pelatihan, motivasi dan kesadaran terhadap bencana dapat berperan signifikan terhadap resiliensi yang dimiliki perempuan ketika menghadapi bencana. Perempuan dapat secara efektif mempengaruhi anggota keluarga dan masyarakat dalam membuat keputusan tepat selama bencana terjadi. Selain itu, perempuan juga memiliki keterampilan dan pengetahuan dalam memetakan rencana atau strategi masyarakat untuk mengatasi bencana alam.</p>
<p>Saat terjadinya suatu bencana, suatu kelompok atau komunitas perempuan seperti kelompok arisan, PKK, dan lainnya dapat membantu para korban bencana untuk memulihkan keadaan psikologisnya melalui berbagai kegiatan.</p>
<p>Wahyuningtyas et al. (2017) dalam penelitiannya mengungkapkan bahwa salah satu peran perempuan pasca bencana adalah dengan mengadakan kegiatan yang bermanfaat seperti tahlil di setiap minggunya, di mana kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para korban untuk memulihkan kembali keadaan psikologisnya setelah menghadapi peristiwa yang tidak diinginkan.</p>
<p>Selain itu, peran perempuan lainnya saat terjadinya suatu bencana diungkapkan oleh Wijayanti et al. (2018), di mana perempuan mempunyai peran penting dalam menopang ekonomi keluarga saat terjadinya banjir bandang di Desa Nisa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Banjir yang terjadi berdampak besar bagi kehidupan masyarakat.</p>
<p>Berbagai kerusakan ditimbulkan oleh bencana banjir tersebut. Oleh karena itu, perempuan mempunyai beban yang berat untuk melakukan dua peran sekaligus dalam waktu yang bersamaan, yaitu sebagai ibu rumah tangga yang mengurus berbagai hal dirumah serta bekerja untuk membantu suami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Penelitian lainnya yang dilakukan oleh Suyito et al. (2019) mengungkapkan bahwa akibat dari suatu bencana dapat menyebkan seorang perempuan menjadi kepala keluarga sekaligus tulang punggung keluarga dikarenakan menjadi orang tua tunggal setelah terjadinya suatu bencana yang merenggut nyawa suaminya.</p>
<p>Berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat dilihat bahwa perempuan mempunyai peran yang tak kalah penting dibandingkan dengan laki-laki saat terjadinya suatu bencana. Meskipun berbagai pihak memandang bahwa perempuan merupakan kaum yang lemah dan kelompok yang rentan ketika terjadinya suatu bencana, akan tetapi dapat dilihat bahwa berbagai peran dapat dilakukan oleh perempuan saat terjadinya suatu bencana, di mana hal ini sangat bermanfaat bagi para korban bencana.</p>
<p>Berbagai peran yang dilakukan oleh perempuan saat terjadinya suatu bencana dapat membantu para korban bencana untuk segera pulih dari pengalaman traumatis yang dialami sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan bahagia tanpa adanya beban.</p>
<p>Perempuan dapat bertindak sebagai kekuatan ketahanan bagi rumah tangga dan komunitas, mahir dalam beradaptasi dengan lingkungan sosial dan alam yang berubah, berorganisasi untuk mengatasi masalah secara kolektif, memanfaatkan pengetahuan tradisional dan keterampilan berimprovisasi untuk menghadapi kesulitan.</p>
<p>Oleh karena itu, masyarakat perlu mengakui peran produktif dan konstruktif perempuan untuk mendorong mereka maju dan berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dalam perencanaan dan pengelolaan bencana.</p>
<p>Namun, kemiskinan, kurangnya pendidikan, pelatihan, peningkatan kesadaran, advokasi, pembiayaan dan penganggaran yang peka gender menghambat potensi perempuan untuk membangun komunitas mereka menjadi komunitas yang tangguh.<br />
Dengan demikian, pemberdayaan ekonomi, upaya pengentasan kemiskinan, pengembangan keterampilan, dukungan untuk menjadi pemimpin dalam tanggap darurat, keterlibatan dalam perencanaan, dan kebijakan yang peka gender sangat penting bagi perempuan untuk pengelolaan bencana alam dan dampak perubahan iklim yang lebih baik.</p>
<p><strong>Disusun Oleh (*):</strong><br />
SYLVIA DEWIRIZA<br />
RAMA YUZIL IKHSAN<br />
RESTI WAHYUNI<br />
VIONA ALDILA PUTRI</p>
<p><strong><em>*) MAHASISWA PROGRAM STUDI PSIKOLOGI, FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS ANDALAS</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pentingnya-peran-perempuan-saat-terjadinya-bencana/">Pentingnya Peran Perempuan Saat Terjadinya Bencana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sisternet Gelar “Festival Webinar Pintar 2021”</title>
		<link>https://prokabar.com/sisternet-gelar-festival-webinar-pintar-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2021 03:29:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#sisternet]]></category>
		<category><![CDATA[#UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<category><![CDATA[#xlaxiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98946</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui Sisternet menggelar “Festival Webinar Pintar 2021” yang ditujukan bagi kaum perempuan pelaku usaha mikro...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sisternet-gelar-festival-webinar-pintar-2021/">Sisternet Gelar “Festival Webinar Pintar 2021”</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta,</strong> <strong>Prokabar</strong> — PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui Sisternet menggelar “Festival Webinar Pintar 2021” yang ditujukan bagi kaum perempuan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Webinar edukatif dengan tema “Inspirasi Peluang Usaha 2022 Melalui Optimalisasi Digital Untuk UMKM Perempuan Berani Naik Kelas” ini berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Republik Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Bintang Puspayoga mengatakan, masa pandemi ini tidak menyurutkan semangat para pelaku UMKM perempuan untuk terus bertahan, bahkan berkembang. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mereka terus berinovasi, tidak hanya menyesuaikan cara penjualan, namun juga permintaan pasar, bahkan mempelopori tren pasar yang baru. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan potensi yang luar biasa tersebut, “peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan yang berperspektif gender” menjadi hulu dari lima arahan prioritas Presiden Republik Indonesia kepada kami hingga tahun 2024. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Untuk memastikan bahwa perempuan pengusaha tidak lagi tertinggal di masa kini namun juga masa pasca pandemi dan lebih jauh lagi ke depannya, peningkatan kapasitas dalam bisnis dan literasi digital serta pembukaan akses terhadap permodalan terus kami usahakan.” terangnya.</span><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Presiden Direktur &amp; CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, Optimalisasi pemanfaatan teknologi digital sangat dibutuhkan UMKM untuk saat ini, ketika tranformasi digital telah mulai dilaksanakan di hampir semua bidang ekonomi.<br />
</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Para pelaku UMKM, termasuk yang dikelola oleh para perempuan, harus bisa memanfaatkan momentum digitalisasi ini untuk meningkatkan produktivitas atas potensi yang mereka miliki.” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dian Siswarini, menambahkan, teknologi digital akan memungkinkan mereka untuk menembus pasar yang lebih luas, yang hampir mustahil bisa dijangkau jika tidak </span><span class="s2">online</span><span class="s1">. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Teknologi digital sekaligus akan mempermudah mereka melakukan promosi produk dan jasa secara lebih massif melalui media sosial ataupun platform </span><span class="s2">marketplace</span><span class="s1">.<br />
</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada tahun 2022, digitalisasi akan semakin massif dan menjangkau pasar yang semakin luas. Semakin banyak konsumen yang mencari dan membeli produk melalui saluran penjualan digital.   </span><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA, Lenny N. Rosalin dalam pembukaan </span><span class="s3">“</span><span class="s1">Festival Webinar Pintar 2021” menyampaikan bahwa Kemen PPPA selalu siap dan berkolaborasi untuk mendukung inisiatif kewirausahaan serta kegiatan bisnis yang berperspektif gender, berbasis digital, serta berkelanjutan. Seperti kerjasama Kemen PPPA dengan XL Axiata yang telah terbukti bermanfaat dalam meningkatan status para UMKM perempuan.</span><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kemen PPPA sangat terbuka dan akan terus melakukan advokasi, sosialisasi, edukasi, pelatihan dan pendampingan </span><span class="s2">digital economy</span><span class="s1"> serta literasi keuangan bagi perempuan bekerjasama dengan Otoritas Keuangan dan Moneter, BUMN, perbankan, perusahaan, dan Kementerian/Lembaga, baik dalam forum nasional maupun internasional, seperti Presidensi Indonesia pada G20. Selain itu, Kemen PPPA juga mendorong kesetaraan gender dalam seluruh bidang pembangunan, terutama pada sektor yang terkait dengan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi melalui kewirausahaan berperspektif gender”, tambah Lenny.</span><span class="s1"> </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berlangsung mulai Sabtu (18/12), kelas webinar dan </span><span class="s2">talkshow </span><span class="s1">dengan topik-topik terkait peningkatkan </span><span class="s2">soft-skill</span><span class="s1"> di kewirausahaan berspektif gender, finansial, tren digital dan bisnis di tahun 2022. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui total 13 kelas, para perempuan pengelola UMKM akan mendapatkan materi dari narasumber yang berasal dari kementerian terkait, profesional, tokoh, dan pelaku UMKM yang sukses.<br />
</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mereka akan membantu meningkatkan pemahaman mengenai gambaran dan informasi terkait ide peluang usaha yang menjanjikan di tahun 2022.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Festival Webinar Pintar ini diikuti sedikitnya 3.000  peserta yang merupakan perempuan pelaku UMKM dari seluruh Indonesia. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mereka terdiri dari komunitas Sisternet, peserta Sispreneur, Dharma Wanita Persatuan, UMKM perempuan binaan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia dan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dan juga publik. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Acara ini didukung oleh XL Axiata Business Solutions yang memperkenalkan produk BIZ On, kartu perdana prabayar satu-satunya dan pertama di Indonesia yang memberikan manfaat berupa </span><span class="s2">cashback </span><span class="s1">langsung untuk UMKM Perempuan Indonesia. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan produk BIZ On, komunikasi dan kolaborasi semakin lancar untuk mencapai target bisnis sekaligus berbagi benefit lebih bagi seluruh anggota tim. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dan dengan BIZ On, pelanggan akan mendapatkan kemudahan komunikasi lewat unlimited nelpon ke sesama XL dan AXIS, termasuk kuota conference yang sudah tersedia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Usaha yang digeluti para peserta antara lain bisnis F&amp;B (</span><span class="s2">Food and Beverages)</span><span class="s1">/bisnis makanan dan minuman juga penyediaan jasa pembuat konten untuk para UMKM.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">UMKM adalah sendi utama perekonomian Indonesia. Ada lebih dari 65 juta unit UMKM yang berkontribusi terhadap 6% perekonomian nasional. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebanyak  64% pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan. Karena itu, memberdayakan UMKM berarti juga memberdayakan perempuan.<br />
</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Apalagi, UMKM juga menunjukkan ketangguhan yang cukup tinggi di tengah pandemi. Menurut data dari Kemenko PMK, Juli 2020, setidaknya 10,2 juta UMKM di Indonesia, berpotensi untuk go-online, dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru.</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sisternet-gelar-festival-webinar-pintar-2021/">Sisternet Gelar “Festival Webinar Pintar 2021”</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cari Klinik Kecantikan Terpercaya, Ini Lima Rekomendasi Pilihannya</title>
		<link>https://prokabar.com/cari-klinik-kecantikan-terpercaya-ini-lima-rekomendasi-pilihannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Dec 2021 13:16:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[#KlinikKecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98381</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Perawatan wajah sudah jadi gaya hidup. Mulai dari kosmetik, skincare, hingga treatment di klinik kecantikan tak akan lepas dari kebutuhan para...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cari-klinik-kecantikan-terpercaya-ini-lima-rekomendasi-pilihannya/">Cari Klinik Kecantikan Terpercaya, Ini Lima Rekomendasi Pilihannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Perawatan wajah sudah jadi gaya hidup. Mulai dari kosmetik, skincare, hingga treatment di klinik kecantikan tak akan lepas dari kebutuhan para kaum hawa. Bahkan para laki-laki pun kini juga mulai konsumtif merogoh kocek mereka untuk perawatan.</p>
<p>Setiap klinik pastinya menawarkan perawatan khusus yang disesuaikan. Mulai dari basic facial, laser treatment, hingga contouring. Selain itu, di klinik kecantikan kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter ahli untuk lebih mengetahui lebih lanjut tentang kesehatan kulit.</p>
<p>Ini dia lima rekomendasi klinik kecantikan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan :</p>
<p><strong>1.DERMASTER KLINIK INDONESIA</strong></p>
<p>Dermaster Clinic merupakan salah satu primadona klinik kecantikan di Indonesia yang berfokus pada contouring treatment, Jangan khawatir untuk hasil yang didapat setelah melakukan perawatan di Dermaster karena telah ditangani oleh dokter – dokter yang berpengalaman dan produk yang telah terdaftar BPOM.</p>
<p>Banyak pelanggan dari Dermaster yang mengakui jika klinik satu ini memang berkualitas dengan hasil cepat, pelayanan ramah, hingga tempat yang nyaman dan strategis. Dermaster telah memiliki 17 klinik yang tersebar di Indonesia antara lain; Jakarta (9 lokasi), Manado, Makassar, Jayapura, Surabaya Barat, Surabaya Timur Banjarmasin, Bali dan Balikpapan.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-98383" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/12/SAVE_20211206_201220-1024x683.jpg" alt="" width="1000" height="667" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/12/SAVE_20211206_201220-1024x683.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/12/SAVE_20211206_201220-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/12/SAVE_20211206_201220-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/12/SAVE_20211206_201220-1536x1024.jpg 1536w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/12/SAVE_20211206_201220.jpg 1560w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Dermaster mempunyai facial treatment terbaik di dunia yang bernama Hydrafacial. Hydrafacial juga merupakan facial treatment favorit artis Hollywood seperti Paris Hilton , Beyonce, Matthew Mcconaughey dan selebriti dunia lainnya dimana facial ini dilakukan setiap 11 detik didunia melebihi treatment Botox, dan telah mendapatkan AWARD Winning Facial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>2. <strong>DERMA EXPRESS</strong></p>
<p>Derma Express merupakan klinik kecantikan yang lahir dengan impian dapat memenuhi segala kebutuhan lapisan masyarakat untuk memiliki wajah yang proporsional, kulit yang sehat dan awet muda. Karena Derma Express meyakini bahwa wajah proporsional dan kulit yang sehat adalah investasi masa depan. Derma Express membawa tagline “cakep terjangkau #DermaExpressaja“.</p>
<p>Derma Express mempunyai treatment facial yang bernama Jeju White Peel Bermanfaat untuk menyerap kotoran pada wajah, mengangkat sel kulit mati, mengecilkan pori pori, menjaga elastisitas kulit, serta mencerahkan kulit selain itu treatment jeju white peel tidak menimbulkan rasa sakit, dan cocok untuk semua jenis kulit.</p>
<p>Tidak hanya itu beragam treatment untuk memenuhi kebutuhan para konsumen seperti derma filler, facial treatment, Under Arm Glow, Spot Free, dan penanganan jerawat yang disesuaikan dengan kondisi kulit. Derma Express saat ini memiliki 4 cabang yaitu di Utan Kayu (Jakarta Timur), Tawakal (Jakarta Barat), Gading Serpong (Tangerang), dan Semarang (Jawa Tengah).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>3. <strong>NATASHA SKIN CARE</strong></p>
<p>Natasha adalah pusat perawatan wajah dan juga klinik kecantikan kulit yang mengusung slogan &#8220;Nature Meets Technology&#8221;. Berdasarkan tag line-nya tersebut bisa disimpulkan bahwa Natasha mencoba mengkombinasikan bahan-bahan kosmetik alami alias herbal dengan teknologi tinggi untuk menghasilkan perawatan maksimal untuk kecantikan. Dalam ekseskusinya, tentunya Natasha tidak hanya dibantu oleh teknologi canggih tetapi juga dibantu dengan tenaga profesional. Natasha Skin Care juga terkenal dengan skin care berbahan herbal serta kecanggihan teknologinya.</p>
<p>Bagi Natasha Skin Clinic Center, setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda untuk kulitnya. Maka dari itu, Natasha mengkategorikan perawatannya menjadi tiga kategori yaitu Teen, Men, and Women.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>4. <strong>ZAP CLINIC</strong></p>
<p>ZAP terus berkomitmen untuk terus melangkah menjadi solusi bagi masyarakat. Dengan perkembangan dan jumlah outlet ZAP yang telah tersebar hampir di seluruh wilayah dengan total 50 cabang, hal ini telah membawa ZAP menjadi klinik khusus wanita terbesar di Indonesia.</p>
<p>Menyediakan perawatan kecantikan berbasis laser dengan teknologi terbaik dunia, ZAP telah dikenal sebagai klinik yang menyediakan perawatan hair removal dan kecantikan berbasis laser dengan keamanan terbaik serta seluruh perawatannya ditangani langsung oleh dokter.</p>
<p>ZAP kini menghadirkan ZAP HEALTH yang berfokus kepada pelayanan kesehatan untuk meningkatkan imunitas tubuh dan vaksinasi dewasa dan juga imunisasi bagi anak 0 &#8211; 18 tahun.</p>
<p>Menggabungkan konsep hospitality dan medical, ZAP mengedepankan pengalaman pelayanan berbintang, serta perawatan yang aman dengan ketepatan waktu dan sistem yang telah terintegrasi secara online di seluruh Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>5. <strong>ERHA CLINIC</strong></p>
<p>Erha Clinic sendiri memposisikan diri sebagai klinik perawatan kulit yang memiliki dua solusi perawatan, pertama, fokus pada kebutuhan yang spesifik untuk masing-masing pelanggan dan kedua, menyediakan produk perawatan yang dijual bebas tanpa resep dokter.</p>
<p>Selain layanan di klinik yang sangat lengkap dan dijalankan oleh para ahli yang berpengalaman, range produk kita yang dijual bebas juga sangat banyak, sehingga untuk orang yang belum ada waktu bertemu dokter atau baru mau coba produk Erha, bisa dilayani juga juga oleh Erha.</p>
<p>Perjalanan panjang Erha Clinic tentunya tidak terlepas dari komitmen Erha Clinic dalam memberikan solusi perawatan kulit kepada konsumen, sehingga Erha Clinic mendapatkan tempat tersendiri di hati konsumennya. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cari-klinik-kecantikan-terpercaya-ini-lima-rekomendasi-pilihannya/">Cari Klinik Kecantikan Terpercaya, Ini Lima Rekomendasi Pilihannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makin Banyak Perusahaan Swasta Dorong Karyawan Perempuan Capai Level Pimpinan</title>
		<link>https://prokabar.com/makin-banyak-perusahaan-swasta-dorong-karyawan-perempuan-capai-level-pimpinan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2021 08:31:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#G20Empower]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<category><![CDATA[#xlaxiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97659</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA), PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/makin-banyak-perusahaan-swasta-dorong-karyawan-perempuan-capai-level-pimpinan/">Makin Banyak Perusahaan Swasta Dorong Karyawan Perempuan Capai Level Pimpinan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p2"><strong><span class="s2">Jakarta, Prokabar —</span></strong> <span class="s1">Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA), PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), melalui aliansi G20 Empower Indonesia,</span><span class="s2"> </span><span class="s1">terus mendorong kepemimpinan perempuan di sektor publik dan swasta.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Mereka berharap semakin terbuka kesempatan bagi karyawan perempuan untuk menduduk di level pimpinan sejauh memang memiliki kemampuan dan kompetensi yang memadai. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Seruan tersebut mengemuka dalam rangkaian webinar ke-2 dengan tema “Pentingnya Pengembangan Kesempatan dan Jalur Karir Perempuan”, Kamis (11/11). </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Direktur &amp; Chief Strategic Transformation Information Officer XL Axiata yang juga </span><span class="s4">Chair</span><span class="s1"> dari Indonesia dalam G20 EMPOWER, Yessie D.Yosetya mengatakan, Berdasarkan Global Gender Gap Report 2021, saat ini posisi manajerial secara global hanya diisi oleh sekitar 27% perempuan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Oleh sebab itu penting bagi sektor swasta dan publik untuk memperkuat proses pengembangan jalur bakat perempuan dan mengurangi potensi hambatan yang dapat muncul.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Menurut Yessie, manajemen XL Axiata meyakini bahwa keragaman </span><span class="s4">talent</span><span class="s1"> memang diperlukan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Kesetaraan menjadi suatu prinsip mutlak di dalam lingkungan perusahaan, termasuk dalam hal memberikan kesempatan yang sama bagi semua karyawan dalam mengembangkan jalur karir. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Apalagi, berdasarkan penelitian, adanya perempuan di posisi pimpinan perusahaan akan meningkatkan produktivitas dan kinerja perusahaan, serta meningkatkan loyalitas kepada perusahaan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Karena itu, kesetaraan gender di XL Axiata menjadi kebijakan dan agenda perusahaan.” ungkapnya.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Manajemen XL Axiata juga menginisiasi sejumlah program untuk mendorong karyawan perempuan membangun karir hingga posisi pimpinan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Proses perekrutan hingga program bimbingan khusus bagi </span><span class="s4">talent</span><span class="s1"> perempuan yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan karir terus kami jaga keseimbangannya. Hasil dari kebijakan yang pro kesetaraan gender di XL Axiata tersebut telah membuahkan hasil positif.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Saat ini ada dua perempuan yang menduduki posisi sebagai direktur, yaitu Dian Siswarini sebagai Presiden Direktur &amp; CEO XL Axiata dan Yessie sendiri sebagai Direktur &amp; Chief Strategic Transformation Information Officer XL Axiata. Selain itu, 30% posisi </span><span class="s4">leader</span><span class="s1"> dipegang oleh perempuan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Sementara itu Ferry Ardiyanto, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multilateral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Co-Sherpa G20 Indonesia melihat semakin banyak perusahaan yang sadar dengan prioritas kesetaraan gender untuk mendorong inklusivitas, sekaligus meningkatkan produktivitas, profitabilitas, serta menjamin kesinambungan sumberdaya manusia, khususnya dalam jabatan manajerial. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">&#8220;Salah satu manfaat riil dari kesetaraan gender yang telah banyak dirasakan oleh perusahaan yang menerapkannya adalah terciptanya sumberdaya manusia berkualitas yang selanjutnya mampu mengoptimalkan kinerja dari perusahaan”, imbuh Ferry.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Webinar ini merupakan kelanjutan dari seri pertama yang telah digelar pada 30 September 2021 yang lalu serta bagian dari rangkaian agenda menyambut pelaksanaan “G20 Presidensi Indonesia 2022”, di mana Indonesia juga akan memegang posisi presidensi untuk aliansi G20 Empower. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Executive Director Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) sekaligus G20 Empower Indonesia Advocates, Maya Juwita mengungkapkan bahwa sejak berdiri pada Desember 2016, IBCWE telah berhasil mengembangkan keanggotaan yang dimulai dari 8 hingga saat ini terdapat total 28 perusahaan yang mayoritas merupakan perusahaan besar di Indonesia. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Maya berharap akan ada lebih banyak perusahaan lain yang menyadari pentingnya kesetaraan gender hingga </span><span class="s4">women empowerment</span><span class="s1"> di Indonesia. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Salah satu fokus penilaian bagi perusahaan yang menjadi anggota IBCWE adalah mengenai bagaimana perusahaan tersebut menerapkan kesetaraan gender pada proses pelatihan dan pengembangan jalur bakat di lingkungan kerja. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Koalisi ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak perusahaan, tidak hanya yang berskala besar namun juga yang berskala menengah ke bawah dalam hal jumlah karyawan sehingga akan lebih mudah menerapkan prinsip kesetaraan gender ini.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Public Affairs Communications and Sustainability Director of Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP) sekaligus G20 Empower Indonesia Advocates, Lucia Karina mengungkapkan bahwa di perusahaannya sebanyak 29,6% pekerja perempuan sudah menduduki beberapa posisi strategis di CCEP Indonesia. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Menurutnya, kepemimpinan pekerja perempuan terus dikembangkan melalui serangkaian kegiatan dengan harapan posisi strategis dapat diisi setidaknya 30% pekerja perempuan pada 2025 dan 40% pada 2030.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">“Dalam mengatasi </span><span class="s4">issue </span><span class="s1">kesetaraan gender di CCEP Indonesia, perusahaan telah melakukan beberapa pendekatan, di antaranya terkait gaji dan fasilitas sudah tidak ada </span><span class="s4">gap</span><span class="s1"> antara pekerja perempuan dan pekerja pria. Selain itu kami juga mengajak pekerja perempuan untuk terus aktif dalam berbagai program, termasuk membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi perempuan untuk membangun suatu </span><span class="s4">project</span><span class="s1">, dan bebas mengeluarkan ide. Pekerja perempuan ini bisa memimpin suatu program sehingga membuat mereka bangga dan </span><span class="s4">ownership</span><span class="s1"> terus meningkat,&#8221; tambah Lucia.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Sementara itu, Director of Finance and Human Resources (IDX), Risa Effennita Rustam, mengungkapkan keseteraan gender menjadi salah satu dari target penting di institusinya. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah meningkatkan penerimaan pekerja perempuan setiap tahunnya. Selain itu, ada juga pemetaan bakat untuk meningkatkan keterisian pekerja perempuan pada posisi manajerial. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Selain itu, ada pula</span><span class="s4"> Development Program</span><span class="s1"> bagi karyawan yang dikembangkan untuk dimanfaatkan oleh karyawan IDX, termasuk di dalamnya bagi pekerja perempuan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Kesempatan dan </span><span class="s4">benefit</span><span class="s1"> yang sama antara pekerja perempuan dan pria pun terus diperhatikan. Perusahaan juga secara berkala memonitor data </span><span class="s4">talent</span><span class="s1"> di bursa antara perempuan dan laki-laki untuk memastikan kesetaraan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Dalam G20 Presidensi Indonesia tahun depan, G20 Empower Indonesia, yang merupakan aliansi antara pemerintah dan swasta akan membawa tiga tema utama. Pertama, meningkatkan akuntabilitas perusahaan dalam pencapain </span><span class="s4">Key Performance Indicators </span><span class="s1">untuk peningkatan peran perempuan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">Kedua, mendorong peran UKM milik perempuan sebagai penggerak ekonomi. Ketiga, membangun dan meningkatkan ketahanan digital dan keterampilan bagi perempuan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s1">G20 Empower adalah Aliansi G20 untuk Pemberdayaan dan Kemajuan Representasi Ekonomi Perempuan yang bertujuan untuk mempercepat kepemimpinan dan pemberdayaan perempuan di sektor swasta. G20 Empower memiliki visi inklusif dan berorientasi aksi dengan model kemitraannya yang unik. </span></p>
<p class="p2"><span class="s1">G20 Empower adalah satu-satunya entitas G20 yang menyatukan lebih dari 60 pemimpin bisnis dan perwakilan pemerintah untuk mencapai tujuan bersama, kesetaraan gender. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/makin-banyak-perusahaan-swasta-dorong-karyawan-perempuan-capai-level-pimpinan/">Makin Banyak Perusahaan Swasta Dorong Karyawan Perempuan Capai Level Pimpinan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementerian PPPA RI, XL Axiata, dan IWAPI Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan di Ranah Publik</title>
		<link>https://prokabar.com/kementerian-pppa-ri-xl-axiata-dan-iwapi-dorong-penguatan-kepemimpinan-perempuan-di-ranah-publik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2021 00:02:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#g20]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<category><![CDATA[#xlaxiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95319</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA), PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kementerian-pppa-ri-xl-axiata-dan-iwapi-dorong-penguatan-kepemimpinan-perempuan-di-ranah-publik/">Kementerian PPPA RI, XL Axiata, dan IWAPI Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan di Ranah Publik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p2"><strong><span class="s1">Jakarta, Prokabar — </span></strong><span class="s2">Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA), PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) sepakat mendorong penguatan kepemimpinan perempuan Indonesia di ranah publik dan swasta.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Ketiga pihak menyerukan hal tersebut di dalam acara webinar bertema “Pentingnya Kepemimpinan Perempuan dalam Sektor Publik dan Privat”, Kamis (30/9). Menurut mereka, kaum perempuan Indonesia memiliki peranan yang penting dalam memajukan dan menumbuhkan perekonomian negara.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian agenda menyambut pelaksanaan “G20 Presidensi Indonesia 2022”, di mana Indonesia juga akan memegang posisi presidensi untuk Forum G20 Empower. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bintang Puspayoga hadir secara </span><span class="s3">online </span><span class="s2">membuka webinar yang menampilkan narasumber Plt. Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kemen PPPA, Indra Gunawan, Ketua Umum DPP IWAPI, Nita Yudi, serta Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Bintang Puspayoga mengatakan, Berbagai tantangan masih dihadapi para perempuan di Indonesia seperti  diskriminasi, stigmatisasi, marginalisasi, subordinasi dan bahkan kekerasan. Oleh karenanya akses, partisipasi, kontrol dan manfaat perlu terus diperluas agar perempuan di dunia usaha bisa terus berkontribusi dalam pembangunan dan bisa menjadi bagian solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">“Berbagai praktik baik tentang kepemimpinan perempuan dan berbagai program-program terobosan yang dilakukan oleh dunia usaha dalam pemberdayaan perempuan perlu terus dipromosikan agar peran dan kontribusi perempuan dapat terus dikenali dalam proses kepemimpinan di berbagai level.” ungkapnya</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Menteri PPPA menambahkan, Presiden Joko Widodo telah memberikan lima arahan prioritas terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dalam kurun waktu 2020-2024. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Salah satunya adalah pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai hulu dari berbagai persoalan pemberdayaan perempuan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Hal ini bisa memperkuat relasi kuasa dengan laki-laki, sehingga perempuan tidak terjebak dalam lingkar kekerasan dan kemiskinan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Oleh sebab itu, pemberdayaan perempuan akan memberikan </span><span class="s3">multiplier effect</span><span class="s2"> karena selain memberdayakan perempuan itu sendiri, juga akan berkontribusi besar terhadap kesejahteraan keluarga, bahkan bangsa.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Sementara itu Indra Gunawan menyampaikan bahwa Kementerian PPPA bersama dengan XL Axiata dan IWAPI menjadi </span><span class="s3">focal point</span><span class="s2"> dalam mempromosikan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam dunia usaha melalui G20 EMPOWER. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Melalui aliansi ini Indonesia ingin mempromosikan praktik baik dari perusahaan maupun pemerintah dalam mendorong kepemimpinan perempuan. Indonesia juga telah memiliki </span><span class="s3">advocate</span><span class="s2"> dari sektor privat yang terlibat dalam mempromosikan peran kepemimpinan yang berperspektif gender dalam perusahaan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Menurutnya, inisiatif kesetaraan gender ini perlu mendapatkan perhatian khusus dari berbagai perusahaan serta pemerintahan secara global dan nasional. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Semakin hari semakin banyak perusahaan yang sadar dengan prioritas kesetaraan gender untuk mendorong inklusivitas, sekaligus meningkatkan produktivitas, profitabilitas, serta menjamin kesinambungan sumberdaya manusia, khususnya dalam jabatan managerial. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Salah satu manfaat riil dari gender </span><span class="s3">equality</span><span class="s2"> yang telah banyak dialami organisasi adalah tersedianya sumberdaya manusia untuk mendukung perkembangan dan mengoptimalkan kinerja dari organisasi atau perusahaan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Terkait hal ini, pada G20 Presidensi Indonesia 2022, G20 EMPOWER Indonesia akan membawa tiga tema utama. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Pertama, meningkatkan akuntabilitas perusahaan dalam pencapain </span><span class="s3">Key Performance Indicators</span><span class="s2"> untuk peningkatan peran perempuan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Kedua, memiliki program untuk mendorong peran UKM milik perempuan sebagai penggerak ekonomi. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Ketiga, membangun dan meningkatkan ketahanan digital dan </span><span class="s3">skill</span><span class="s2"> perempuan dalam model kerja yang akan datang.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Selain itu, ada beberapa isu yang akan dibahas sebagai bagian dari tema G20 EMPOWER, antara lain mengenai kepemimpinan perempuan di sektor publik dan privat, perempuan dan kesempatan pengembangan karir; serta kesetaraan, peran, kesempatan dan posisi perempuan dalam sektor publik dan privat. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Kemudian juga ada terkait tentang peran perempuan dalam industri yang didominasi laki-laki (khususnya isu STEM).</span></p>
<p class="p2"><strong><span class="s1">Pengalaman baik dari XL Axiata</span></strong></p>
<p class="p2"><span class="s2">Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini memaparkan pengalaman perusahaannya dalam menerapkan kebijakan terkait kesetaraan gender dan dukungan kepada karyawan untuk mencapai level pimpinan perusahaan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Menurutnya, bagi XL Axiata yang merupakan perusahaan berbasis digital, keragaman </span><span class="s3">talent</span><span class="s2"> memang diperlukan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Apalagi, berdasarkan penelitian, adanya perempuan di posisi pimpinan perusahaan akan meningkatkan produktivitas dan kinerja perusahaan. Karena itu, kesetaraan gender di XL Axiata menjadi kebijakan dan agenda perusahaan.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">“Sejumlah program kemudian kami buat untuk mendorong karyawan perempuan untuk membangun karir hingga posisi pimpinan, bahkan mulai perekrutan tidak ada diskriminasi gender. Bahkan, ada program bimbingan khusus bagi </span><span class="s3">talent</span><span class="s2"> perempuan yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan karirnya. Hasil dari kebijakan yang pro kesetaraan gender di XL Axiata tersebut telah membuahkan hasil positif. Saat ini ada dua perempuan yang menduduki posisi sebagai direktur. Selain itu, 30% posisi </span><span class="s3">leader</span><span class="s2"> dipegang oleh perempuan. Lebih dari itu, karyawan perempuan menjadi lebih loyal, di mana perempuan yang berpindah ke perusahaan lain lebih sedikit di banding karyawan pria,” tambah Dian.</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Dian juga menegaskan perlunya mengubah persepsi keliru yang selama ini sudah tertanam di benak sebagian masyarakat yang menyatakan bahwa bidang teknologi dan STEM bukanlah dunianya perempuan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Padahal menurutnya bidang STEM sama sekali tidak ada hubungannya dengan gender, atau dengan kata lain sama sekali tidak ada alasan perempuan tidak bisa menggeluti bahkan menjadi </span><span class="s3">leader</span><span class="s2"> di bidang tersebut. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Menurutnya, partisipasi perusahaan swasta dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Indonesia sangat diperlukan untuk memastikan kesetaraan bagi pekerja perempuan dalam mendapatkan kesempatan menduduki posisi pimpinan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Selain itu, perlu pula agar seluruh sektor, bekerja sama dalam menciptakan wadah maupun program yang dapat membantu para perempuan Indonesia mengembangkan usaha dan bakat mereka.</span></p>
<p class="p2"><span class="s3">Playbook</span><span class="s2"> 2021 adalah salah satu upaya keberlanjutan dari G20 EMPOWER dalam bentuk buku yang berisi kumpulan </span><span class="s3">best practices</span><span class="s2"> oleh 400 </span><span class="s3">advocates</span><span class="s2">/pemimpin untuk mengumpulkan berbagai </span><span class="s3">insight</span><span class="s2"> dari sektor publik maupun swasta. </span></p>
<p class="p2"><span class="s3">Playbook</span><span class="s2"> ini disusun sejak 2020 atas prakarsa G20 EMPOWER Saudi </span><span class="s3">Presidency</span><span class="s2"> dan didukung oleh </span><span class="s3">Organization for Economic Co-Operation and Development</span><span class="s2"> (OECD).</span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Sejak pertama kali dilucurkan pada 21 September 2021, Playbook ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, khususnya para pemimpin perempuan dari sektor publik dan swasta. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Tujuan dari </span><span class="s3">Playbook</span><span class="s2"> ini adalah mengumpulkan berbagai pemahaman mengenai seperti apa kiat dalam mempercepat peningkatan peran perempuan di berbagai sektor.</span></p>
<p class="p2"><span class="s3">Playbook</span><span class="s2"> ini sendiri dirancang antara lain untuk mempelajari berbagai praktik/kebijakan, ide, hingga </span><span class="s3">insight</span><span class="s2"> yang dapat diadopsi dari berbagai sektor di banyak negara. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Selain itu juga akan memungkinkan bagi pemerintah dari negara anggota G20 untuk belajar tentang praktik terbaik yang dapat diterapkan terkait kolaborasi lintas sektor yang diterapkan di berbagai negara. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Kemudian, menjadi kesempatan bagi para G20 EMPOWER </span><span class="s3">Advocates</span><span class="s2"> untuk berbagi pengalaman kolaborasi terbaik mereka bersama pemerintah dalam mengembangkan pemberdayaan perempuan. </span></p>
<p class="p2"><span class="s2">Terakhir, sebagai salah satu wadah yang dapat menghubungkan perusahaan dan pemerintah dalam hal memperkuat jaringan G20 EMPOWER di seluruh negara anggota G20. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kementerian-pppa-ri-xl-axiata-dan-iwapi-dorong-penguatan-kepemimpinan-perempuan-di-ranah-publik/">Kementerian PPPA RI, XL Axiata, dan IWAPI Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan di Ranah Publik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peran Perempuan Bekerja, Puan Maharani Yakin Percepat Pemulihan Ekonomi</title>
		<link>https://prokabar.com/peran-perempuan-bekerja-puan-maharani-yakin-percepat-pemulihan-ekonomi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2021 09:59:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kepaksayapkhebinekaan]]></category>
		<category><![CDATA[#PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#puan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93600</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Bahkan, Ketua DPR RI, Puan Maharani berkata bahwa peran perempuan mampu mempercepat pemulihan ekonomi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peran-perempuan-bekerja-puan-maharani-yakin-percepat-pemulihan-ekonomi/">Peran Perempuan Bekerja, Puan Maharani Yakin Percepat Pemulihan Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Bahkan, Ketua DPR RI, Puan Maharani berkata bahwa peran perempuan mampu mempercepat pemulihan ekonomi global.</p>
<p>“Jika perempuan diberikan peran lebih besar, hal ini akan mempercepat proses pemulihan ekonomi global di suatu negara. Womenomics atau pelibatan lebih besar perempuan dapat menjadi penggerak ekonomi, baik dalam masa normal ataupun krisis,” ucap Puan.</p>
<p>Politikus PDI Perjuangan tersebut juga selalu mengingatkan semua pihak agar menyertakan perempuan dalam seluruh proses pembangunan. Menurut dia, partisipasi perempuan seharusnya bukan sekadar kebijakan afirmatif, melainkan kesadaran atas penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia.</p>
<p>“Tanpa kesadaran akan penghargaan harkat dan martabatnya sebagai manusia, maka perempuan akan terus menghadapi berbagai kendala yang dapat berasal dari kehidupan sosial, budaya, ekonomi, maupun politik,” ujar dia.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-93601" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210827_165447-1024x1024.jpg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210827_165447-1024x1024.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210827_165447-300x300.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210827_165447-150x150.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210827_165447-768x768.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210827_165447-80x80.jpg 80w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210827_165447.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Eks Menko PMK ini mengatakan pemberdayaan perempuan harus menjadi agenda bersama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya. Dia percaya sebuah negara tidak mungkin sejahtera dan maju jika para perempuannya tertinggal.</p>
<p>“Saat ini, perempuan telah banyak aktif dan mengambil peran strategis dalam setiap kegiatan pembangunan di segala bidang. Mulai dari ekonomi, sosial, lingkungan hidup, olahraga, ilmu pengetahuan, riset, dan lainnya,” tuturnya.</p>
<p>Salah satu contoh perempuan yang terus mendorong perempuan lain untuk maju ialah Regina Vianney Ayudya. Sebagai pengusaha UMKM yang bergerak di bidang produk skincare, Regina selalu mencoba menerapkan program pemberdayaan perempuan ke dalam bisnis dan jejaringnya.</p>
<p>Seluruh karyawannya yang berjumlah 50 orang merupakan ibu rumah tangga. Mereka dilatih untuk kemudian mampu memproduksi produk-produk perawatan dari bahan natural yang berkualitas internasional.</p>
<p>Tak hanya itu, Regina juga memberdayakan perempuan di sekitar DKI Jakarta untuk membantu pengemasan produk. Para perempuan ini mendapatkan upah harian yang bisa membantu memenuhi kebutuhan mereka.</p>
<p>“Bisnis saya itu kan business to business (B2B) ya, jadi bukan langsung ke konsumen. Setiap ada klien custom produk ke kami, mereka pakai brand sendiri, mereka makloon lah ibaratnya. Kemudian kami buatkan produknya. Nah, dari pabrik saya itu kemasannya jerigen, literan, yang gede,” ucap ibu dua anak tersebut.</p>
<p>Awalnya, dia mendatangi perkampungan warga lalu memberi pelatihan prosedur operasi standar (SOP) untuk pengemasan hingga labeling yang berstandar ekspor. Setelah itu, para perempuan ini mengerjakan pengemasan ke dalam bentuk botol berbagai ukuran.</p>
<p>“Rata-rata kalau udah dikumpulin itu 30-50 orang, kemudian mereka nuangin ke botol-botol itu, mereka tempelkan label sesuai request dari klien, kemudian itu akan diberi upah,” ujar Regina.</p>
<p>Sebagai gambaran, upah untuk pengemasan satu botol kecil yang berukuran 30ml sebesar Rp1.000. Misalnya dalam waktu satu jam mereka bisa mengerjakan 100 botol, maka akan mendapatkan Rp100 ribu. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peran-perempuan-bekerja-puan-maharani-yakin-percepat-pemulihan-ekonomi/">Peran Perempuan Bekerja, Puan Maharani Yakin Percepat Pemulihan Ekonomi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Hijab, Sejarah Panjang di Kepala Perempuan</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bhijab-sejarah-panjang-di-kepala-perempuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Oct 2017 04:50:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#Hijab]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3295</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar, Padang &#8211;Sejarah panjang hijab adalah kisah agama-agama samawi. Konsep hijab bukan saja domain Islam. Dalam Taurat, kitab suci agama Yahudi, sudah disebut beberapa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bhijab-sejarah-panjang-di-kepala-perempuan/">​Hijab, Sejarah Panjang di Kepala Perempuan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Prokabar, Padang</b> &#8211;Sejarah panjang hijab adalah kisah agama-agama samawi. Konsep hijab bukan saja domain Islam. Dalam Taurat, kitab suci agama Yahudi, sudah disebut beberapa istilah yang semakna dengan hijab seperti tif’eret. Demikian pula dalam kitab Injil misalnya istilah <i>zammah, re’alah, zaif dan mitpahat.&nbsp;</i></p>
<p>Sejarah mencatat, hijab dikenal berbagai bangsa dan masyarakat Timur kuno sejak dahulu. Bentuknya sangat beragam. Hijab wanita Yunani kuno berbeda dengan yang dipakai wanita Romawi dan Arab jahiliah.<br />
Menurut Eipstein konsep hijab dalam arti menutup kepala bahkan sudah dikenal sebelum datangnya agama-agama samawi (Yahudi, Nasrani dan Islam). Tradisi penggunaan kerudung yang merupakan bagian dari hijab, sudah dikenal dalam hukum kekeluargaan Asyiria.<br />
Hukum ini mengatur istri, anak perempuan, janda, bila bepergian ke tempat umum harus menggunakan kerudung. Taurat-perjanjian lama yang di penuhi oleh ayat- ayat yang berkenaan dengan hijab, kemudian ditetapkan oleh Isa Al-Masih manakala ia datang membawa Injil-perjanjian baru. Banyak sekali ayat Taurat dan Injil yang menetapkan wanita pada zaman itu harus memakai hijab dan cadar. Pada pasal kejadian, ayat 65, bagian 24 disebutkan : “Ia berkata kepada hamba-Nya : Siapa laki-laki yang berjalan menuju taman berjalan menuju kita? ‘Hamba itu menjawab : “Dia adalah tuanku. maka Maryam mengambil tudung dan menutup dirinya”. “Maha Ishaq memasukkan Maryam kepada khaba’. milik ibunya, kemudian ia memuliakannya.dan akhirnya wanita itu . Sementara itu, bangsa Arab pada zaman Jahiliah telah mengenal hijab sebagai bagian dari tradisi cinta dan persahabatan. Demikian antara lain catatan Nawir Sadewa dalam&nbsp;<a href="http://www.tongkronganislami.net">www.tongkronganislami.net&nbsp;</a></p>
<p>Dalam buku &#8220;Pesona jilbab dari Padang, Sebuah Laporan Empiris,&#8221;yang ditulis Khairul Jasmi, Abdullah Khusairi dan kawan-kawan terbaca dengan jelas, pro kontra tentang kerudung perempuan ini sepertinya tak pernah basi. Ia lebih panjang dari sejarah itu sendiri. Di berbagai negara, selalu ada masalah jilbab ini mencuat. Dari berbagai sisi, jilbab menjadi masalah. Alasannya bermacam-macam. Asal-usul jilbab dibahas oleh banyak orang pada 1970 &nbsp;hingga 1980. Perdebatan soal jilbab menjadi bagian, betapa marjinalnya perempuan dalam agama karena penafsiran yang masukulin.</p>
<p>Jilbab dalam arti penutup kepala hanya dikenal di Indonesia. Di beberapa negara Islam, pakaian sejenis jilbab dikenal dengan beberapa istilah, seperti chador di Iran, pardeh di India dan Pakistan, milayat di Libya, abaya di Irak, charshaf di Turki, hijâb di beberapa negara Arab-Afrika seperti di Mesir, Sudan, dan Yaman. Hanya saja pergeseran makna hijâb dari semula berarti tabir, berubah makna menjadi pakaian penutup aurat perempuan semenjak abad ke-4 H.</p>
<p>Terlepas dari istilah yang dipakai, sebenarnya konsep hijab bukan saja domain Islam. Misalnya dalam kitab Taurat, kitab suci agama Yahudi, sudah dikenal beberapa istilah yang semakna dengan hijâb seperti <i>tif’eret</i>. Demikian pula dalam kitab Injil yang merupakan kitab suci agama Nasrani juga ditemukan istilah semakna. Misalnya istilah <i>zammah, re’alah, zaif dan mitpahat.&nbsp;</i></p>
<p>Bisa jadi soal jilbab ini, ada hubungannya dengan sejarah di atas. Namun yang jelas, dalam Islam, perempuan yang sudah “datang bulan” diwajibkan menutup aurat di depan bukan mahramnya. Seperti dijelaskan dalam Al-Quran, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. <i>Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.Al-Ahzab. 59)</i></p>
<p>Para mufassir dan fuqaha memiliki pendapat berbeda-beda soal batas aurat perempuan setelah baligh. Paling tidak ada tiga pendapat yang berbeda. Pertama, ada ulama yang menyatakan seluruh tubuh muslimah itu aurat yang harus ditutupi, termasuk menutup wajah (dengan menampakkan mata) yang biasa disebut cadar. Kedua, ada ulama yang berpendapat bahwa aurat muslimah adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Ketiga, ada ulama yang berpendapat bahwa batas aurat muslimah diserahkan kepada budaya dan tradisi daerah masing-masing.&nbsp;</p>
<p>Walau semuanya mengacu kepada <i>QS. An-Nur: 31, Al-Ahzab: 59</i>, namun tafsir yang berbeda-beda membuat hasilnya bisa berbeda pula. Ini memperkaya pemikiran dunia Islam sekaligus membawa kebingungan pula di tengah ummat. Namun demikian, hasil dari penelitian seorang akademisi bidang Tafsir Hadits terhadap hadits yang mendukung soal aurat perempuan telah membuka jalan terang. Sebuah jalan alternatif. Bahwa aurat muslimah itu adalah seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan wajah. &nbsp;</p>
<p>Dosen Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol Padang, Dr. Riri Fitria, M.Ag, yang meneliti kedudukan Hadits seputar batas aurat perempuan dalam rangka mendapatkan gelar doktor, menyatakan, pada dasarnya aurat perempuan seluruh anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, namun demikian, bukan berarti tidak boleh mukminah berpenampilan modis. Justru itulah tantangannya, begitu banyak kesempatan untuk membuat pakaian muslimah lebih modis. Yang paling penting, tidak memancing pandangan negatif dari yang bukan muhrim. Misalnya, tidak tipis, tidak ketat mengikuti alur tubuh perempuan. &nbsp;</p>
<p>Menurut Yusuf Qaradhawi, di kalangan ulama sudah ada kesepakatan tentang masalah aurat perempuan yang boleh ditampakkan. Ketika membahas makna <i>Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali apa yang biasa tampak daripadanya (QS 24:31)</i>, menurut Qaradhawi, para ulama sudah sepakat bahwa yang dimaksudkan itu adalah muka dan telapak tangan.&nbsp;</p>
<p>Dimensi pakaian muslimah, selain dari dalam Al-Quran, juga terdapat dalam hadits. Busana yang dipakai tidak dianjurkan tipis dan mengikuti lekuk tubuh alias longgar.&nbsp;</p>
<p><b>Kajian Soal Padang</b></p>
<p>Jurnal Perempuan Edisi 60, November 2008 menurunkan liputan khusus dari Mohamad Guntur Romli. Reportase dan wawancara beragam, menyuarakan kaum minoritas yang mendapat imbas dari sebuah kebijakan untuk kaum mayoritas.&nbsp;</p>
<p>Seperti ditemukan dalam buku &#8220;Pesona Jilbab dari Padang, Sebuah Laporan Empiris,&#8221; tentang busana muslimah &nbsp;disebutkan, liputan khusus itu dengan judul yang sedikit bernada provokatif &#8220;Siswi-Siswi Kristen Pun Terpaksa Berjilbab; Kewajiban Busana Muslim di Kota Padang,&#8221; reportase itu ingin menyampaikan sebuah nada miris atas kebijakan tersebut, namun di dalam wawancara langsung dengan pendeta, siswi non muslim, agak terasa tentram diimana, keterpaksaan itu sudah dimaklumi sebagai kaum minoritas.&nbsp;<br />
Guntur dalam penelitiannya juga menemukan: Dalam masalah pandangan masyarakat Padang terhadap bentuk negara dan isu aturan-aturan negara dengan berdasarkan pada syariah memperoleh jawaban yang ambigu. Ketika ditanya “apakah Indonesia negara Islam atau bukan” jawabannya: 97% bukan negara Islam 2.4%, namun ketika ditanya “setuju atau tidak setuju aturan-aturan berdasarkan ajaran Islam”, jawabannya: setuju (58.5%), tidak setuju (36.6%). Dua isu berbasis syariah: wirid dan busana muslim juga memperlihatkan hasil yang mencengangkan. Ketika responden ditanya “perlukah Perda kewajiban wirid bagi siswa/i” jawabannya: perlu (87.8%), tidak perlu (9.8%). Saat dilanjutkan dengan pertanyaan “tidakkah Perda ini diskriminatif terhadap warga lain yang tidak beragama Islam” jawabannya: tidak diskriminatif (87.8%), ya (7.3%). Sedangkan kewajiban busana muslim (jilbab dan baju yang menutupi seluruh tubuh perempuan: kecuali wajah dan dua telapak tangannga) hasilnya: perlu (92.7%), dan tidak perlu (4.9%). Ketika ditanya “apakah Perda tersebut tidak diskriminatif terhadap pemeluk agama lain” jawabannya: tidak diskriminatif (80.5%), diskriminatif (14.6%). Meskipun sangat tinggi harapan dan dukungan masyarakat Padang terhadap Perda Syariah, namun ketika ditanya “siapa yang punya usul/inisiatif pertama kali Perda itu”, jawabannya adalah: pemerintah daerah (75.6%), sedangkan ormas/kelompok masyarakat (12.2%). Demikian juga ketika ditanya “draft Perda itu dibuat siapa”, jawabannya: Pemda (76.6%). Hal ini menunjukkan bahwa lembaga eksekutif (pemerintah daerah) memiliki peran yang sangat sentral dalam mengusulkan dan membuat peraturan yang berdasarkan syariat Islam.&nbsp;</p>
<p>Belum ada survei ilmiah tentang efektivitas dari peraturan-peraturan ini namun, booming pakaian muslimah sudah terjadi di mana-mana. Dimulai dari para idola, artis, yang mulai membudayakan untuk berbusana muslimah. Sebuah peradaban baru yang sudah mulai beranjak menuju simbol-simbol keagamaan menjadi budaya. Demikian catatan&nbsp;<a href="http://prokabar.com">prokabar.com</a>&nbsp;yang diramu dari tiga sumber untuk Anda<b>. (nrs/laf)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bhijab-sejarah-panjang-di-kepala-perempuan/">​Hijab, Sejarah Panjang di Kepala Perempuan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sumbar Juga Punya Perempuan Inspiratif Loh &#8230; Ini Sosok Mereka</title>
		<link>https://prokabar.com/sumbar-juga-punya-perempuan-inspriratif-loh-ini-sosok-mereka-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jul 2017 10:42:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2628</guid>

					<description><![CDATA[<p>Emansipasi perempuan di Sumatera Barat tidak hanya dilakukan pada masa kini. Sejak dahulu, perempuan-perempuan ranah minang, diberikan tempat yang setara di tengah masyarakat. Tidak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sumbar-juga-punya-perempuan-inspriratif-loh-ini-sosok-mereka-2/">Sumbar Juga Punya Perempuan Inspiratif Loh &#8230; Ini Sosok Mereka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Emansipasi perempuan di Sumatera Barat tidak hanya dilakukan pada masa kini. Sejak dahulu, perempuan-perempuan ranah minang, diberikan tempat yang setara di tengah masyarakat. Tidak heran, muncul tokoh tokoh perempuan asal Sumatera Barat yang namanya melegenda. Seperti Rohanna Kudus, Rangkayo Rasuna Said, Rahmah El Yunusiah, Siti Manggopoh, dan nama nama hebat lainnya. Lalu sekarang seperti apa kiprah srikandi muda Sumatera Barat? berikut perempuan perempuan hebat asal Sumatera Barat yang diolah dari berbagai sumber :<br />
<b><br />
1. Kapten Penerbang Fariana Dewi Djakaria Putri</b></p>
<figure style="width: 663px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/37772-penerbang-wara.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" width="663" height="382" alt="" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/37772-penerbang-wara.jpg" title="" class="size-full wp-image-2620"></a><figcaption class="wp-caption-text">Foto Fariana Dewi Djakaria Putri</figcaption></figure>
<p>Fariana lahir di Pariaman 1 April 1982. Dia adalah perwira pertama TNI Angkatan Udara dan seorang Pilot Helikopter pertama Wanita Angkatan Udara.&nbsp;<br />
Keputusan Fariana, untuk berhenti dari kuliah yang sudah dua tahun ia tempuh dan &#8216;berbelok&#8217; ke dunia militer cukup mengejutkan kedua orang tuanya. Namun, ayah dan ibunya akhirnya memberi restu.&nbsp;</p>
<p>Karier gemilangnya dimulai pada tahun 2003, saat ia dilantik menjadi Wanita Angkatan Udara (Wara TNI-AU). tahun 2005, karier Fariana mulai menanjak naik. Pada tahun itu, TNI-AU untuk membuka kesempatan pelatihan penerbang bagi Wara.</p>
<p>Dari 14 personel yang diikutsertakan, hanya Fariana dan rekannya, Ambar, yang lolos seleksi pendidikan penerbang untuk Wara pada tahun 2005.</p>
<p>Setelah mengikuti pendidikan selama dua tahun, pada 2007, Fariana dilantik menjadi Letnan 2 Penerbang dan dijuruskan menjadi seorang pilot helikopter berdasarkan hasil penilaian dan pelatihan.</p>
<p>Kala itu adalah momentum untuk kali pertamanya seorang perempuan anggota TNI-AU ditugaskan menerbangkan helikopter. Saat ini, Fariana menjadi Pilot helikopter TNI AU, dan tercatat sebagai perempuan pertama yang menerbangkan helikopter di Indonesia.</p>
<p><b>2. Anita Dona Asri</b></p>
<figure style="width: 1200px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/DByVbZPXYAAifFd.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" width="1200" height="675" alt="" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/DByVbZPXYAAifFd.jpg" title="" class="size-full wp-image-2621"></a><figcaption class="wp-caption-text">Foto Anita Dona Asri</figcaption></figure>
<p>Belum banyak yang mengenal nama Anita Dona Asri. Tetapi di bidang fashion nama Dona cukup tersohor. Perempuan yang lahir di Sawahlunto, 13 Mei 1986, mampu menduniakan songket Silungkang.</p>
<p>Dona adalah satu satunya pengusaha Indonesia, yang diundang dalam European Development Day (EDD), 7 – 8 Juni lalu di Brussel Belgia.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;Europe Development Day &nbsp;atau Hari Pembangunan Eropa adalah forum kerjasama pembangunan Internasional yang terkemuka di eropa. Forum internasional ini bertujuan untuk mendorong &nbsp;terjadinya strategi global dalam &nbsp;mengatasi &nbsp;masalah kemiskinan dunia. Pada forum tersebut diundang tokoh-tokoh yang terlibat dalam sector swasta yang memiliki komitmen dalam penanggulangan kemiskinan dari seluruh dunia.</p>
<p>Kesempatan Dona diundang dalam forum EDD ini tak terlepas dari kerja kerasnya mengembangkan songket Silungkang. &nbsp;Perempuan mandiri ini telah akrab dengan songket sejak kecil. Ia mengaku sejak kelas 3 SD sudah mulai belajar bertenun dan &nbsp;membantu kedua orangtuanya Almarhum Syamsamir Rajo Alam dan Nuryati yang merupakan pengusaha tenun songket Silungkang.</p>
<p>Dona menyimpan mimpi untuk mengangkat songket Silungkang di dunia Fashion nasional &nbsp;dengan bekerjasama dengan desainer-desainer terkenal.</p>
<p><b>3. Sari Lenggogeni</b></p>
<figure style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/Sri-Lenggogeni.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" width="600" height="400" alt="" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/Sri-Lenggogeni.jpg" title="" class="size-full wp-image-2622"></a><figcaption class="wp-caption-text">Foto Sari Lenggogeni</figcaption></figure>
<p>Cantik, cerdas, punya kepedulian sosial dan berpendidikan tinggi. Kata tersebut pantas disematkan kepada Sari Lenggogeni. Doktor lulusan Queensland University, Australia ini, kini gencar mempromosikan pariwsata di Sumatera Barat. Riri, begitu panggilan akrabnya, dipercaya sebagai Direktur Pusat Studi Pariwisata Unand dan Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). Saat ini Riri tercatat sebagai dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas.<br />
Alumni SMA 1 Padang ini, juga aktif sebagai konsultan pariwisata pemerintah daerah. Seperti Pemprov Sumbar, Pemkab Pessel dan Pemko Padang.&nbsp;</p>
<p>Dibidang sosial, Mantan Uni Sumbar ini juga aktif dalam berbagai organisasi dan pemberdayaan kepada generasi muda. Sari Lenggogeni tidak segan memberikan ilmu baik dalam forum formal maupun informal kepada generasi muda.&nbsp;</p>
<p><b>4. Vinna Melwanti</b></p>
<figure style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/IMG-20170710-WA0023.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" width="1080" height="1039" alt="" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/IMG-20170710-WA0023.jpg" title="" class="size-full wp-image-2627" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/IMG-20170710-WA0023.jpg 1080w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/IMG-20170710-WA0023-300x289.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/IMG-20170710-WA0023-768x739.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/IMG-20170710-WA0023-1024x985.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a><figcaption class="wp-caption-text">Foto Vinna Melwanti</figcaption></figure>
<p>Dunia wartawan bagi perempuan mungkin sudah menjadi hal biasa. Tetapi tidak banyak yang mampu mencapai pucuk pimpinan wartawan, atau pemimpin redaksi. Apalagi di usia muda.<br />
Salah satunya adalah Vinna Melwanti. Dia lahir di Jakarta 16 Mei 1982. Vinna sebenarnya asli Sumatera Barat, tepatnya dari Kubang, Kabupaten 50 Kota.&nbsp;</p>
<p>Dunia wartawan dilakoninya sejak tahun 2002, dengan bergabung di Harian Padang Ekspres. Berbagai bidang digelutinya termasuk memiliki jaringan yang kuat di dunia peradilan dan kejaksaan. Lulusan Fakultas Hukum Unand ini menjadi wartawan adalah panggilan jiwanya.&nbsp;</p>
<p>Tahun 2009, Vinna dipercaya sebagai Pemimpin Redaksi di Padang TV. &nbsp;Saat itu umurnya belum genap 30 tahun, tapi sudah menduduki puncak tertinggi karirnya sebagai wartawan.</p>
<p>Selama menjadi Pemred, berbagai inovasi dan kreativitas dilakukan. Vinna membuat berbagai program yang memiliki pengaruh di Sumatera Barat. Program tersebut diantaranya Debat Kandidat Kepala Daerah, Dialog Forum Editor bersama Pemred pemred di Sumbar, Talkshow live dari berbagai tempat dan program program lainnya.</p>
<p>Salah satu lekat tangannya adalah Program Ngobrol Politik atau Ngopi. Dalam prohram tersebut, Vinna sekaligus menjadi host acara. Berbagai kalangan dan tokoh dihadirkan di program ini. Banyak tokoh yang ingin tampil dalam program mingguannya.</p>
<p>Tahun 2016, Vinna melepas jabatan Pemred nya, dan hijrah ke Jakarta. Di Ibu Kota Vinna dipercaya menjadi penanggung jawab online Tabloid Nyata dibawah bendera Jawa Pos Grup.</p>
<p><b>5. Fahira Idris</b></p>
<figure style="width: 690px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/Fahira-Idris-novel.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" width="690" height="390" alt="" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/Fahira-Idris-novel.jpg" title="" class="size-full wp-image-2623"></a><figcaption class="wp-caption-text">Foto Fahira Idris</figcaption></figure>
<p>adalah seorang pengusaha dan aktivis Indonesia. Walaupun memimpin beberapa perusahaan lainnya, namun ia lebih dikenal sebagai pengusaha parsel dan bunga.Fahira Idris melenggang ke Senayan sebagai Anggota DPD RI periode tahun 2014 – 2019. Sebagai anggota DPD terpilih, Fahira berusaha untuk menyerap aspirasi masyarakat, hal itu dibuktikannya dengan mendirikan Rumah Aspirasi Fahira Idris ( RAFI ), aspirasi &nbsp;tersebut akan diperjuangkan demi kepentingan masyarakat luas.&nbsp;</p>
<p>Selain itu, Fahira juga aktif melawan Minuman keras, dengan membentuk Gerakan Masyarakat Anti Miras (Genam Miras). di DPD RI, Fahira Idris juga dikenal kritis dalam memperjuangkan suara masyarakat.</p>
<p>Fahira lahir di Jakarta, 20 Maret 1968. Ia merupakan putri sulung dari Fahmi Idris yang berdarah Minangkabau, seorang konglomerat dan politisi senior Partai Golkar yang pernah menjabat Menteri Tenaga Kerja Indonesia pada pemerintahan Presiden Habibie dan sebagai Menteri Perindustrian Indonesia pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.&nbsp;</p>
<p>Fahira juga dikenal pemberani dalam jagad perbincangan twitter. Ia terpilih sebagai pengicau terinspiratif sejagad pada tahun 2010. Dalam polling yang bertajuk The Most Inspiring Twitter tahun 2010, Fahira Idris (@fahiraidris) dinyatakan sebagai juara.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sumbar-juga-punya-perempuan-inspriratif-loh-ini-sosok-mereka-2/">Sumbar Juga Punya Perempuan Inspiratif Loh &#8230; Ini Sosok Mereka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 56/227 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/19 queries in 0.048 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 11:42:38 by W3 Total Cache
-->