<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pengungsi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pengungsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pengungsi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Dec 2025 04:52:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pengungsi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pengungsi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penerima Huntara akan Terima Rp. 600 Ribu per Bulan</title>
		<link>https://prokabar.com/penerima-huntara-akan-terima-rp-600-ribu-per-bulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 04:52:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#huntara]]></category>
		<category><![CDATA[#pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=131408</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, didampingi Sestama BNPB Rustian meninjau lokasi rencana pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penerima-huntara-akan-terima-rp-600-ribu-per-bulan/">Penerima Huntara akan Terima Rp. 600 Ribu per Bulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, didampingi Sestama BNPB Rustian meninjau lokasi rencana pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi korban bencana Hidrometeorologi, di jorong Padang Kunyik Nagari Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh, Tanah Datar</p>
<p>Suharyanto menyampaikan, pembangunan Huntara merupakan langkah lanjutan untuk penanganan korban bencana banjir, banjir bandang dan tanah longsor setelah berada di pengungsian.</p>
<p>&#8220;Pasca bencana, tentu ada korban dan masyarakat terdampak yang berada dipengungsian, karena rumahnya rusak berat, ringan, sedang ataupun berada di zona merah, maka Pemerintah mendirikan Huntara sampai Hunian Tetap atau huntap dibangun,&#8221; katanya.</p>
<p>Dikatakan, selain fasilitas yang dilengkapi, pengungsi juha akan diberikan bantuan biaya sebesar Rp600 ribu per bulan.</p>
<p>&#8220;Bantuan Rp600 ribu akan diberikan sampai Huntap selesai dibangun. Dan untuk Huntap akan dibangun Pemerintah, sedangkan bagi rumah yang rusak sedang dibantu Rp30 juta dan rusak ringan sebesar Rp15 Juta yang akan disalurkan dalam dua tahap,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu Wabup Ahmad Fadly menyampaikan, kunjungan Kepala BNPB bersama rombongan untuk memastikan kesiapan Tanah Datar dalam rencana pembangunan Huntara.</p>
<p>&#8220;Tadi pak Kepala BNPB melihat dan memastikan kesiapan kita dalam rencana pembangunan Huntara, khususnya di Jorong Padang Kunyik yang akan dibangun sebanyak 23 unit Huntara,&#8221; sampainya.</p>
<p>Dikatakan Ahmad Fadly, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah mengusulkan dan menyampaikan melalui persyaratan yang ditentukan bahwa membutuhkan setidaknya 554 Huntara.</p>
<p>&#8220;Kita terus berjuang agar Tanah Datar bisa memperoleh Huntara sesuai yang diajukan, sehingga masyarakat terdampak dan korban bencana bisa berdomisili di daerah yang lebih aman, Insya Allah Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten akan terus ada bersama rakyat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Selepas meninjau lokasi pembangunan, Kepala BNPB bersama rombongan melakukan audiensi dan temu ramah bersama pengungsi korban bencana. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penerima-huntara-akan-terima-rp-600-ribu-per-bulan/">Penerima Huntara akan Terima Rp. 600 Ribu per Bulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengungsi Tidur Beralaskan Tikar, Pemkab Tanah Datar Antarkan Kasur</title>
		<link>https://prokabar.com/pengungsi-tidur-beralaskan-tikar-pemkab-tanah-datar-antarkan-kasur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 12:47:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BanjirBandang]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#jorongairmancur]]></category>
		<category><![CDATA[#pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=130793</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Mendapatkan informasi via video call dari warga yang mengungsi tidur beralaskan tikar dan terpal, Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengungsi-tidur-beralaskan-tikar-pemkab-tanah-datar-antarkan-kasur/">Pengungsi Tidur Beralaskan Tikar, Pemkab Tanah Datar Antarkan Kasur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Mendapatkan informasi via video call dari warga yang mengungsi tidur beralaskan tikar dan terpal, Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Lise Eka Putra, Dandim 0307 Tanah Datar dan Kapolres Padang Panjang langsung meluncur ke posko pengungsian di Gedung Serbaguna Kantor Camat X Koto, Minggu malam (30/11/2025).</p>
<p>Pemerintah langsung memberikan bantuan berupa kasur, perlengkapan kebutuhan balita dan susu untuk anak-anak.</p>
<p>”Kami datang melihat langsung kondisi pengungsi, memantau kesehatan, melihat kebutuhan yang mendesak bagi bayi dan balita dan juga orang tua,”ucapnya.</p>
<p>Bupati juga katakan bahwa Ia telah berkeliling di tiga kecamatan yang hampir merata terdampak bencana di Tanah Datar.</p>
<p>“Tadi siang kami telah meninjau banjir yang menghanyutkan rumah warga di Nagari Sumpur, ada 14 rumah hanyut dan ada sekitar 32 yang terancam,” sampainya.</p>
<p>Bupati berharap para pengungsi tetap bersabar, kompak dan tetap bersemangat serta berdoa kepada Allah SWT agar musibah cepat berlalu.</p>
<p>Bupati Eka Putra juga sampaikan kepada 161 pengungsi 12 orang masih balita, pemerintah akan mendirikan dapur umum di Kecamatan X Koto. Sehingga kebutuhan logistik pengungsi cepat dapat terpenuhi. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengungsi-tidur-beralaskan-tikar-pemkab-tanah-datar-antarkan-kasur/">Pengungsi Tidur Beralaskan Tikar, Pemkab Tanah Datar Antarkan Kasur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanah Datar Pastikan Semua Kebutuhan Warga Terdampak Pasca Bencana Tak Terkendala</title>
		<link>https://prokabar.com/tanah-datar-pastikan-semua-kebutuhan-warga-terdampak-pasca-bencana-tak-terkendala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 01:18:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BanjirBandang]]></category>
		<category><![CDATA[#evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=130757</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Memastikan semua yang kebutuhan pengungsi banjir bandang di Tanah Datar tak terkendala, Bupati Kabupaten Tanah Datar Eka Putra kunjungi dan pantau...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-datar-pastikan-semua-kebutuhan-warga-terdampak-pasca-bencana-tak-terkendala/">Tanah Datar Pastikan Semua Kebutuhan Warga Terdampak Pasca Bencana Tak Terkendala</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Memastikan semua yang kebutuhan pengungsi banjir bandang di Tanah Datar tak terkendala, Bupati Kabupaten Tanah Datar Eka Putra kunjungi dan pantau titik bencana dan posko pengungsian di beberapa titik di Tanah Datar, Minggu (30/11/2025).</p>
<p>Bupati Eka Putra didampingi Wakil Ketua DPRD beserta Anggota DPRD Tanah Datar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dandim 0307 Tanah Datar, meninjau posko utama dan dapur umum di lapangan bola kaki nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan.</p>
<p>“Kedatangan kami ini untuk melihat langsung kondisi pengungsi dan warga yang terdampak, memastikan kebutuhan pengungsi tidak ada kendala, seperti kebutuhan makanan, kebutuhan balita atau bayi, kebutuhan alat memasak, penerangan dan lain sebagainya, ucap Bupati Eka Putra.</p>
<p>Eka Putra juga meninjau jalan yang putus di Nagari Sumpu, dimana hantaman derasnya air sungai mengakibatkan jalan terputus dan akses masyarakat terganggu.</p>
<p>“Saat ini kami berada di nagari Sumpu yang mana di sini akses masyarakat terganggu akibat jalan terputus, derasnya air sungai yang meluap di Nagari Sumpu ini juga menghanyutkan 14 rumah dan saat ini kami fokus dan berupaya bagaimana mencari solusi agar akses jalan terbuka terlebih dahulu dan memudahkan mengevakuasi warga, sampainya.</p>
<p>Disampaikan Bupati Eka Putra, untuk masyarakat dibantaran sungai di Nagari Sumpu sudah dievakuasi. Untuk aliran listrik saat ini di Nagari Sumpu masih mati sehingga penerangan saat ini hanya mengandalkan genset.</p>
<p>Kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat Bupati Eka Putra minta segera mengirim bantuan untuk berbagai kebutuhan bagi pengungsi dan juga alat berat untuk normalisasi sungai dan perbaikan jalan yang putus yang menghubungkan Nagari Sumpu dan Nagari Padang Laweh Malalo dan Guguak Malalo.</p>
<p>Mengingat masih minimnya penerangan warga di pengungsian Eka Putra juga memberikan bantuan genset, sembako dan susu bagi anak-anak. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-datar-pastikan-semua-kebutuhan-warga-terdampak-pasca-bencana-tak-terkendala/">Tanah Datar Pastikan Semua Kebutuhan Warga Terdampak Pasca Bencana Tak Terkendala</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Malalo Dan Padang Laweh Terisolir, Masyarakat Diungsikan Lewat Danau Singkarak</title>
		<link>https://prokabar.com/malalo-dan-padang-laweh-terisolir-masyarakat-diungsikan-lewat-danau-singkarak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 03:05:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BanjirBandang]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#malalo]]></category>
		<category><![CDATA[#pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=130659</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Pasca hujan lebat yang tak kunjung berhenti beberapa hari ini diwilayah Tanah Datar dan sekitarnya, berakibat sungai meluap dan banjir bandang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/malalo-dan-padang-laweh-terisolir-masyarakat-diungsikan-lewat-danau-singkarak/">Malalo Dan Padang Laweh Terisolir, Masyarakat Diungsikan Lewat Danau Singkarak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Pasca hujan lebat yang tak kunjung berhenti beberapa hari ini diwilayah Tanah Datar dan sekitarnya, berakibat sungai meluap dan banjir bandang yang menghanyutkan rumah warga. Nagari Padang Laweh dan Guguak Malalo pun terisolir sehingga masyarakat terdampak diungsikan melalui Danau Singkarak.</p>
<p>Masyarakat yang terisolir dan berada ditempat rawan diungsikan ketempat yang lebih aman di Tanjung Mutiara Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan dan daerah sekitarnya.</p>
<p>&#8221; Saat ini sudah diungsikan sebahagian warga yang terisolir dan terdampak banjir bandang ini ke nagari Batu Taba melalui jalur Danau Singkarak dengan boat,&#8221; kata Eka Putra, Bupati Tanah Datar.</p>
<p>Bupati instruksikan semua unsur yang terlibat melaksanakan tugas dan peran masing-masing dan juga tetap waspada. Bupati juga minta agar kebutuhan pengungsi jangan sampai terabaikan, mulai dari logistik, obat-obatan, selimut dan kebutuhan lain yang mendesak.</p>
<p>Dari informasi Camat Batipuh Selatan, sampaikan data tentatif sementara Jumlah pengungsi yang tiba di Jorong Tanjuang Mutiara hari kemaren sebanyak 125 Jiwa,</p>
<p>60 jiwa dijemput dan dibawa ke rumah keluarga. Sebanyak 65 jiwa mengungsi tersebar di Jorong Tanjung Mutiara, Rumah Relawan dan TPA.</p>
<p>Info sementara kerusakan dari galodo ini di Nagari Padang Laweh Malalo 10 unit rumah (RB), jembatan 1 unit (RR), Rumah Ibadah 1 unit (RR), jumlah pengungsi 1.043 jiwa. Di Nagari Sumpur rumah hanyut 11 unit, RB 9 unit, RS 10 unit, RR 5 unit, jembatan RB 1 unit, sekolah 1 unit, rumah ibadah 1 unit, irigasi 1 unit, hand tractor 4 unit dan jumlah pengungsi 331 jiwa.</p>
<p>Di Nagari Guguak Malalo rumah 9 unit (RB), 6 unit (RS), jembatan 3 unit putus total, 1 unit (RB), sekolah 1 unit, rumah ibadah 2 unit, irigasi 8 unit dan pengungsi 1300 jiwa.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, data masih tentatif dan pemerintah daerah masih terus melakukan pendataan warga, lahan pertanian yang hancur dan evaluasi dampak yang ditimbulkan serta perkembangan terkini terkait kebencanaan ini. <strong>(Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/malalo-dan-padang-laweh-terisolir-masyarakat-diungsikan-lewat-danau-singkarak/">Malalo Dan Padang Laweh Terisolir, Masyarakat Diungsikan Lewat Danau Singkarak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengungsi  Dampak Erupsi Marapi Bertambah Menjadi 112 Orang</title>
		<link>https://prokabar.com/pengungsi-dampak-erupsi-marapi-bertambah-menjadi-112-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2024 04:08:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#erupsimarapi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#KotoBaru]]></category>
		<category><![CDATA[#Mukhlis]]></category>
		<category><![CDATA[#pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=117488</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Pegungsi dampak erupsi marapi di Kenagarian Koto Baru, Kecamatan X Koto Tanah Datar bertambah sejak rabu kemarin, (10/1/24). Saat ini, jumlah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengungsi-dampak-erupsi-marapi-bertambah-menjadi-112-orang/">Pengungsi  Dampak Erupsi Marapi Bertambah Menjadi 112 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Pegungsi dampak erupsi marapi di Kenagarian Koto Baru, Kecamatan X Koto Tanah Datar bertambah sejak rabu kemarin, (10/1/24). Saat ini, jumlah pengungsi mencapai 112 orang.</p>
<p>&#8221; Total yang mengungsi sampai dengan tadi malam sesuai yang terdata 112 jiwa. Masih di wilayah Nagari Koto Baru,&#8221; Tulis Camat Koto X Koto, Mukhlis, Jumat (12/1/24).</p>
<p>Lokasi pengungsian kata Mukhlis masih berdekatan dengan musholla tempat pengungsi pertama.</p>
<p>Meski jumlah pengungsi bertambah, namun Pemda Tanah Data belum membentuk dapur umum untuk pengungsi. Meski demikian, pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas terkait untuk ketersediaan dapur umum itu.</p>
<p>&#8221; Disamping bahan pokok yang dibawa waktu mengungsi dan ditambah dengan bantuan Pemda Tanah Datar Mukhlis mengaku jika untuk kebutuhan masyarakat masih tercukupi untuk beberapa hari kedepan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&#8221; Untuk tempat memasak tersedia di tempat pengungsian, dan melihat perkembangan nanti Dinas Sosial siap dengan penempatan dapur umum,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara, aktifitas para pengungsi masih berjalan normal, dimana pada siang hari pengungsi khususnya laki laki akan berladang di sekitaran pinggang marapi dan malamnya kembali ke pengungsian untuk beristirahat.</p>
<p>Untuk mencukupi kebutuhan, para pengungsi juga memasak secara swadaya dan goto royong.</p>
<p>Dengan adanya dan bertambahnya pengungsi, Satgas Nagari Koto Baru telah mengaktifkan ronda disekitaran pemukiman warga. Slain mengantisipasi kemungkinan terburuk dari erupsi marapi, ronda juga sebagai upaya mengamankan harta benda masyarakat.</p>
<p>Lara pengungsi umumnya masyarakat peladang yang bermukim di wilayah jalur pendakian marapi atau 4-5 kilometer dari puncak kawah. Mereka ketakutan dengan aktifitas marapi yang meningkat dan mengelurkan dentuman serta lava pijar saat terjadinya erupsi. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengungsi-dampak-erupsi-marapi-bertambah-menjadi-112-orang/">Pengungsi  Dampak Erupsi Marapi Bertambah Menjadi 112 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Takut dengan Dentuman Erupsi Marapi, 24 Kepala Keluarga Pilih Mengungsi</title>
		<link>https://prokabar.com/takut-dengan-dentuman-erupsi-marapi-24-kepala-keluarga-pilih-mengungsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jan 2024 03:17:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#erupsimarapi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#KotoBaru]]></category>
		<category><![CDATA[#pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=117462</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Sebanyak 24 kepala keluarga memilih mengungsi pasca erupsi gunung marapi yang terjadi Rabu sore (10/1/24). Pengungsi bertahan disebuah musalla di Kenagarian...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/takut-dengan-dentuman-erupsi-marapi-24-kepala-keluarga-pilih-mengungsi/">Takut dengan Dentuman Erupsi Marapi, 24 Kepala Keluarga Pilih Mengungsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Sebanyak 24 kepala keluarga memilih mengungsi pasca erupsi gunung marapi yang terjadi Rabu sore (10/1/24). Pengungsi bertahan disebuah musalla di Kenagarian Koto Baru, Kecamatan X Koto, Tanah Datar.</p>
<p>Jumlah pegungsi dari 24 kepala keluarga itu sebanyak 68 jiwa yang terdiri 30 laki laki, 20 orang perempuan dan 18 orang 18 anak anak</p>
<p>Muklis, Camat x Koto saat ditemui di lokasi pengungsian mengatakan para warga memilih mengungsi karena merasa ketakutan dengan suara dentuman erupsi marapi.</p>
<p>&#8221; jadi warga kita ini takut dengan besarnya suara dentuman erupsi marapi kemarin. Memang, dentuman kemarin itu lumayan keras,&#8221; ugkap Mucklis.</p>
<p>Mucklis melanjutkan jika warga yang mengungsi merupakan warga yang bermukim disekitaran tower jalur pendakian marapi.</p>
<p>Untuk mencukupi kebutuhan pegungsi, pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan berupa sembako seperti beras, mie instan, telur dan beberapa jenis kebutuhan lainnya.</p>
<p>&#8221; untuk kondisi pengungsi saat ini dalam keadaan sehat, dan sesuai perintah bapak Bupati Eka Putra kita hari ini lansung mendistribusikan bantuan berupa sembako untuk warga,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Menanggapi sampai kapan masyarakat akan bertahan di musalla, Mucklis mengungkapkan akan terlebih dahulu berkordinasi dengan PVMBG, BPBD dan instansi berwenang terkait status dan ancaman erupsi marapi kedepan. Selain itu, pemerintah juga terlebih dahulj memperjelas jarak pemukiman warga dengan puncak marapi seperti larangan dalam edaran yang telah diterbitkan sebelumnya.</p>
<p>&#8221; jika nanti dinyatakan diluar radius yang membahayakan, maka mereka bisa kembali kerumah masing masing lagi. Memang kemaren itu dentumannya sangat luar biasa,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Berdasarkan rapat kordinasi antisipasi bencana erupsi marapi yang diselenggarakan pemerinta Kabupaten Tanah Datar, terdata Nagari Koto Baru merupakan salah satu nagari yang terdekat dengan puncak atau kawah marapi. Nagari ini terkategori beresiko tinggi ancaman letusan gunung marapi. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/takut-dengan-dentuman-erupsi-marapi-24-kepala-keluarga-pilih-mengungsi/">Takut dengan Dentuman Erupsi Marapi, 24 Kepala Keluarga Pilih Mengungsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengungsi di Limapuluh Kota Mulai Terserang Penyakit</title>
		<link>https://prokabar.com/pengungsi-di-limapuluh-kota-mulai-terserang-penyakit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Nov 2018 23:51:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#LimaPuluhKota]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[#pengungsi]]></category>
		<category><![CDATA[#VBM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=23020</guid>

					<description><![CDATA[<p>Limapuluh Kota, Prokabar — Bencana alam di Limapuluh Kota diyakini masih akan terus terjadi, berhubung cuaca yang ekstrim dan hujan tak henti henti. Sementara, di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengungsi-di-limapuluh-kota-mulai-terserang-penyakit/">Pengungsi di Limapuluh Kota Mulai Terserang Penyakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Limapuluh</strong> <strong>Kota</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Bencana alam di Limapuluh Kota diyakini masih akan terus terjadi, berhubung cuaca yang ekstrim dan hujan tak henti henti.</p>
<p>Sementara, di tenda pengungsian di Lareh Sago Halaban, puluhan masyarajat terdata oleh Relawan Merpati Putih, satuan tugas bencana bentukan Dinas Kesehatan, diserang penyakit.</p>
<p>Menurut petugas medis dan relawan Merpatih Putih, bentukan Dinas Kesehatan, mulai terserang sakit magh dan pusing pusing. &#8220;Kami menduga, akibat terkejut,&#8221; kata relawan Merpati Putih.</p>
<p>Penyakit ini , disebut grastitis lambung yang terjadi akibat peradangan dinding lambung. Selain itu, warga juga terkena penyakit inveksi saluran pernafasan akut (ISPA), diare, faringitis dan konjungtivitis.</p>
<p>Pemkab Limapuluh Kota memastikan, siaga darurat bencana. Seluruh kekuatan dipadukan dalam menangani bencana ini. &#8220;Kita lakukan penanganan bencana yang komprehensif,&#8221; kata Bupati di dapur umum tenda pengungsian.</p>
<p>Bupati dan Wabup meminta, masyarakat tidak takut dengan bencana. &#8220;Jangan panik, insyaAllah, kita berdoa kepada Allah SWT. Pemkab akan maksimal, berkoordinasi dengan TNI dan Polri,&#8221; jelas Bupati Irfendi Arbi.</p>
<p>Walau dihantam bencana, namun aktifitas Pemerintahan kata Irfendi, tidak terganggu. &#8220;Hari ini kita tambah lagi dirikan satu posko utama di eks kantor bupati, di Kota Payakumbuh. Karena di sana di tengah tengah, akses mudah dijangkau,&#8221; imbuh Bupati. (<b>Vbm</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengungsi-di-limapuluh-kota-mulai-terserang-penyakit/">Pengungsi di Limapuluh Kota Mulai Terserang Penyakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 37/127 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.056 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:44:27 by W3 Total Cache
-->