<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pengolahantebu Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pengolahantebu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pengolahantebu/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Jul 2020 02:28:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#pengolahantebu Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pengolahantebu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengolahan Tabu Tradisional di Lawang Jadi Daya Tarik Wisata</title>
		<link>https://prokabar.com/pengolahan-tabu-tradisional-di-lawang-jadi-daya-tarik-wisata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2020 02:28:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lawang]]></category>
		<category><![CDATA[#pengolahantebu]]></category>
		<category><![CDATA[#tabulawang]]></category>
		<category><![CDATA[#Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=71644</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Tidak hanya menyuguhkan keindahan alam melalui panorama Danau Maninjau, Kawasan Wisata Puncak Lawang ternyata memiliki daya tarik lain bagi wisatawan melalui pengolahan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengolahan-tabu-tradisional-di-lawang-jadi-daya-tarik-wisata/">Pengolahan Tabu Tradisional di Lawang Jadi Daya Tarik Wisata</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar — </strong>Tidak hanya menyuguhkan keindahan alam melalui panorama Danau Maninjau, Kawasan Wisata Puncak Lawang ternyata memiliki daya tarik lain bagi wisatawan melalui pengolahan tebu (manggilang tabu) secara tradisional.</p>
<p data-reader-unique-id="5"><span data-reader-unique-id="6">Sebagai destinasi wisata unggulan, Puncak Lawang yang berada di Kecamatan Matua, Kabupaten Agam, Sumatra Barat ini dikenal sebagai daerah penghasil tebu dan gula merah atau yang biasa disebut dengan “Saka Tabu”.</span></p>
<p data-reader-unique-id="7"><span data-reader-unique-id="8">Menurut Asrul (60th), pengelola Kilang Tabu Tradisional Ni Des, dirinya sudah puluhan tahun menekuni usaha keluarga yang sudah berlangsung turun temurun.</span></p>
<p data-reader-unique-id="9"><span data-reader-unique-id="10">Dikatakan bahwa, pengolahan tebu secara tradisional dengan memanfaatkan tenaga kerbau untuk menggiling tebu, akan tetap dilestarikan sebagai daya tarik bagi wisatawan saat berkunjung ke kawasan wisata berhawa sejuk ini.</span></p>
<p data-reader-unique-id="11"><span data-reader-unique-id="12">“Dahulu saya pernah menggunakan mesin selama 15 tahun. Hasilnya bisa mencapai 100kg per hari, namun kualitasnya tidak bagus, hasilnya kotor semua,” kata Asrul dilansir Prokabar dari MC Sumbar, Selasa (28/7).</span></p>
<p data-reader-unique-id="13"><span data-reader-unique-id="14">Ia mengakui melalui alat tradisional proses penyaringannya memakan waktu yang lama, dalam 4 kali penyaringan menghasilkan 25 kg per hari. </span><span data-reader-unique-id="15">“Namun hasilnya bisa dibandingkan dengan menggunakan mesin, sangat bersih dan bisa langsung dimakan,” ucap dia.</span></p>
<p data-reader-unique-id="16"><span data-reader-unique-id="17">Asrul dengan sigap memperagakan bagaimana proses menyiapkan kerbau untuk dipasangkan ke alat pengkilangan. Mata Kerbau ditutupi dengan tempurung kelapa dan kain agar kerbau tersebut mau berjalan.</span></p>
<p data-reader-unique-id="18"><span data-reader-unique-id="19">Paket wisata yang disediakan Asrul pada usaha Kilang Tabu Tradisional miliknya, membuat wisatawan yang berkunjung dapat menyaksikan proses pembuatan gula merah dari proses awal tebu diperas menggunakan tenaga Kerbau.</span></p>
<p data-reader-unique-id="20"><span data-reader-unique-id="21">Selanjutnya perasan tebu dimasak hingga mengental dan hasil tersebut dibentuk pada alat cetak hingga mengering dan menghasilkan gula merah “Saka Tabu”.</span></p>
<p data-reader-unique-id="22"><span data-reader-unique-id="23">Disinggung tentang Pandemi Covid-19 Asrul mengakui bahwa ia juga terkena dampak langsung. </span><span data-reader-unique-id="24">“Biasanya banyak wisatawan mancanegara yang datang, salah satunya dari Malaysia, namun saat ini tidak ada lagi,” tutur dia. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengolahan-tabu-tradisional-di-lawang-jadi-daya-tarik-wisata/">Pengolahan Tabu Tradisional di Lawang Jadi Daya Tarik Wisata</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 38/41 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/7 queries in 0.006 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 06:55:44 by W3 Total Cache
-->