<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#penemuanbayi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/penemuanbayi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/penemuanbayi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jan 2023 14:28:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#penemuanbayi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/penemuanbayi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Usai Salat Magrib, Jemaah Musala Temukan Bayi Dalam Kantong Kresek</title>
		<link>https://prokabar.com/usai-salat-magrib-jemaah-musalla-temukan-bayi-dalam-kantong-kresek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 14:08:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#araipinang]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#penemuanbayi]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=110826</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Bayi  diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya di musala komplek perumahan Arai Pinang 1 di Nagari Lima Kaum, Kecamatan Lima Kaum,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usai-salat-magrib-jemaah-musalla-temukan-bayi-dalam-kantong-kresek/">Usai Salat Magrib, Jemaah Musala Temukan Bayi Dalam Kantong Kresek</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Bayi  diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya di musala komplek perumahan Arai Pinang 1 di Nagari Lima Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Tanah Datar, Senin (16/1). Saat ditemukan, Bayi berada dalam sebuah kantong kresek warna hitam.</p>
<p>Bayi laki laki malang itu diduga baru saja dilahirkan dengan berat 2,9 KiloGram dan Panjang 45 Centimeter.</p>
<p>&#8221; salah seorang jemaah mendengar tangisan bayi dan sesudah salat, jemaah bahamburan keluar dan membawa ke dalam musala dan kemudian dibawa ke rumah bidan neni,&#8221; ucap salah seorang warga komplek, Mustafa Akmal yang juga Jurnalis salah satu koran harian di Sumatera Barat.</p>
<p>Saat dikonfirmasi melalui WAG milik Polres Tanah Datar, Kapolsek Lima Kaum Iptu Fitrianto membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.</p>
<p>&#8221; anggota Polsek Lima Kaum telah mendatangi TKP sesaat setelah diterima laporan bahwa ditemukan bayi di Musala Baitul Arifin Komplek Arai Pinang 1,&#8221; tulis Kapolsek.</p>
<p>Bayi laki laki tersebut lanjut Kapolsek, dibawa oleh warga/jemaah ke rumah salah seorang bidan untuk untuk cek kesehatan dan kondisi bayi tersebutm</p>
<p>&#8221; atas saran dari Kadis Kesehatan, bayi dibawa ke RSUD Hanafiah Batusangkar supaya dapat perawatan yang maksimal,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Terhadap penemuan itu, pihaknya tengah melakukan penyelidikan siapa orang tua atau pelaku yang tega membuang buah hatinya tersebut.</p>
<p>&#8221; Sekarang anggota Polsek Lima Kaum sedang dalam perjalanan menuju RSUD mengawal kendaraan yang membawa bayi. Perkara kita lakukan penyelidikan siapa terhadap siapa pelaku atau ibu dari bayi tersebut,&#8221; tutup Kapolsek. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usai-salat-magrib-jemaah-musalla-temukan-bayi-dalam-kantong-kresek/">Usai Salat Magrib, Jemaah Musala Temukan Bayi Dalam Kantong Kresek</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Tabek Patah Dikejutkan Penemuan Bayi di Teras Rumah</title>
		<link>https://prokabar.com/warga-tabek-patah-dikejutkan-penemuan-bayi-di-teras-rumah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2022 10:22:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#penemuanbayi]]></category>
		<category><![CDATA[#salimpaung]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100571</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Jumat senja (10/2, Eli Yusnita (47 ), warga Jorong Data, Nagari Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Tanah Datar, dikagetkan dengan sosok bayi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-tabek-patah-dikejutkan-penemuan-bayi-di-teras-rumah/">Warga Tabek Patah Dikejutkan Penemuan Bayi di Teras Rumah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Jumat senja (10/2, Eli Yusnita (47 ), warga Jorong Data, Nagari Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Tanah Datar, dikagetkan dengan sosok bayi yang sedang menangis di teras rumahnya. Bayi malang itu diduga sengaja ditinggalkan orang tuanya di kediaman Eli.</p>
<p>Saat ditemukan, bayi yang dibungkus kain bedung dengan motif hijau kuning itu diletakan di lantai kayu dengan beralaskan jaket dewasa.</p>
<p>Atas temuan itu, Eli memberitahukan suaminya Rizki Darmawanto dan melaporkan penemuan bayi tersebut ke Polsek Salimpaung.</p>
<p>Kapolsek Salimpaung AKP M. Rachmad Zen menyampaikan setelah memperoleh informasi pihaknya langsung meluncur ke tempat kejadian peristiwa, dan meminta keterangan saksi, dan mengamankan barang bukti.</p>
<p>&#8221; bayi yang diketahui berkelamin laki-laki itu dibawa ke Puskesmas Salimpaung untuk mendapat perawatan,&#8221;ungkap Kapolsek.</p>
<p>Kapolsek menyebut, barang-barang yang ditemukan pada bayi berupa tujuh lembar kain bedungan, lima stel baju bayi, satu lembar jaket wanita dewasa, satu set perlengkapan bayi, dan satu lembar kantong plastik warna hijau.</p>
<p>Setelah diperiksa pihak Puskemas, bayi dalam keadaan sehat dengan berat 3 kilogram, panjang 51 sentimeter, umur sekira 2 sampai 3 hari.</p>
<p>Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mencari siapa pelaku yang tidak bertanggung jawab dengan membuang bayi tersebut persis di depan SMAN 1 Tabek Patah itu.</p>
<p>Saat ini bayi yang belum diketahui namanya itu masih dirawat di Puskesmas Salimpaungdan kondisinya dalam keadaan sehat. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-tabek-patah-dikejutkan-penemuan-bayi-di-teras-rumah/">Warga Tabek Patah Dikejutkan Penemuan Bayi di Teras Rumah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Cengkeh Temukan Bayi Tengah Malam Buta</title>
		<link>https://prokabar.com/warga-cengkeh-temukan-bayi-tengah-malam-buta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2020 10:29:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#penemuanbayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=61709</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Warga Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubeg, Kota Padang, gempar dengan adanya penemuan sesosok bayi dalam keadaan sehat, Selasa (3/3) tengah malam buta...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-cengkeh-temukan-bayi-tengah-malam-buta/">Warga Cengkeh Temukan Bayi Tengah Malam Buta</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Warga Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubeg, Kota Padang, gempar dengan adanya penemuan sesosok bayi dalam keadaan sehat, Selasa (3/3) tengah malam buta sekitar pukul 23.30 WIB.</p>
<p>Saat ditemukan di atas kursi di dekat sebuah warung di kawasan Cengkeh, bayi tersebut hanya diam dan tidak menangis. Warga pun kemudian melaporkan penemuan bayi tersebut ke Polsek Lubeg.</p>
<p>Kapolsek Lubeg AKP Andi Parningotan Lorena membenarkan penemuan bayi tersebut. &#8220;Iya benar, bayi itu ditemukan oleh pemilik warung. Jenis kelami bayi itu perempuan,&#8221; katanya, Rabu (4/3).</p>
<p>Saat ditemukan oleh pemilik warung tersebut, kata Andi melanjutkan, bayi tersebut masih terbalut dengan sehelai kain panjang dalam sebuah plastik kresek warna biru di kursi yang ada di samping warungnya.</p>
<p>&#8220;Saat ini, bayi malang itu kami titipkan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar. Kami pun juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Padang terkait penanganan bayi tersebut ke depan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menduga bahwa bayi malang tersebut, sengaja ditinggalkan ibunya, karena saat ditemukan, juga terdapat secarik kertas berisi pesan yang diduga ditulis oleh ibu korban.</p>
<p>&#8220;Dalam pesan tersebut, diketahui kalau ibu bayi ini sengaja meninggalkan anaknya karena statusnya masih seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Batam,&#8221; beber Andi.</p>
<p>Andi juga menambahkan bahwa kasus penemuan bayi ini masih dalam proses. Sejumlah saksi di lokasi penemuan juga telah dimintai keterangannya. &#8220;Mudah-mudahan, siapa ibu bayi malang itu segera terungkap,&#8221; pungkas Andi.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-cengkeh-temukan-bayi-tengah-malam-buta/">Warga Cengkeh Temukan Bayi Tengah Malam Buta</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Pengembangan Polisi, Ini Latar Belakang Keluarga Pelaku Hingga Terjadinya Inces dan Pembunuhan Anak</title>
		<link>https://prokabar.com/hasil-pengembangan-polisi-ini-latar-belakang-keluarga-pelaku-hingga-terjadinya-inces-dan-pembunuhan-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2020 14:56:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#inces]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#penemuanbayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=60015</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Pengembangan kasus penemuan mayat bayi laki-laki hasil hubungan inces alias sedarah di Pasaman terus dikembangkan. Dari pengakuan tersangka SHF (18), warga Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hasil-pengembangan-polisi-ini-latar-belakang-keluarga-pelaku-hingga-terjadinya-inces-dan-pembunuhan-anak/">Hasil Pengembangan Polisi, Ini Latar Belakang Keluarga Pelaku Hingga Terjadinya Inces dan Pembunuhan Anak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Pengembangan kasus penemuan mayat bayi laki-laki hasil hubungan inces alias sedarah di Pasaman terus dikembangkan.</p>
<p>Dari pengakuan tersangka SHF (18), warga Kecamatan Rao Selatan ini, bayi laki-laki yang dikandungnya dan dibuang saat lahiran, adalah hasil hubungan terlarang ia dengan adiknya yang berusia 13 tahun. Hubungan itu dimulai sekitar pertengahan 2019 lalu.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, hubungan kakak adik ini terus berlanjut. Hingga akhirnya pelaku SHF hamil.</p>
<p>Pada 14 Februari kemarin, SHF tiba-tiba sakit perut. Ia merasa seperti hendak buang air besar. Seperti biasa, SHF pun pergi ke kolam dekat rumahnya. Tempat biasa ia buang air besar. Sesampainya di lokasi, SHF berjongkok di atas pohon kelapa yang tumbang. Namun, ia begitu panik, yang keluar saat ia mengejan adalah sesosok bayi laki-laki.</p>
<p>&#8220;Pelaku yang panik mencoba untuk bangkit dan melihat anak tersebut. Diduganya anak yang baru lahir itu sudah meninggal. Lalu, pelaku membuangnya ke parit yang tidak jauh dari lokasi dan ditemukan warga susah membusuk, Minggu (16/2),&#8221; jelas AKP Lazuardi, Senin (18/2).</p>
<p>Lebih lanjut, jauh sebelum inces ini terungkap, ternyata orang tua kedua pelaku, ibu mereka sudah curiga atas tindakan kedua anaknya tersebut. Terutama kepada SHF.</p>
<p>&#8220;Ibu pelaku sebelumnya sudah mempertanyakan kejanggalan yang ia lihat atas pelaku SHF dan adiknya. Namun, keduanya menutupi dan berbohong,&#8221; kata AKP Lazuardi.</p>
<p>Di sisi lain terungkap, keluarga SHF, ternyata keluarga yang teramat pas-pasan. SHF dan tinggal bersama sang ibu dan tiga adiknya (termasuk pelaku). Rumahnya sangat memprihatinkan.</p>
<p>&#8220;Diduga kuat, pelaku dan adiknya tidak mengetahui akibat atas tindakan mereka. Ini kami simpulkan melihat situasi keluarga mereka yang pra sejahtera. Ditambah, ayah mereka sudah pisah dengan sang ibu sejak 10 tahun silam. Ibu sibuk pula ke sawah atau ladang, pergi pagi pulang sore,&#8221; jelas Lazardi.</p>
<p>Akibat tindakan pelaku SHF dan adiknya ini, pihak penyidik menjerat pelaku dengan pidana pasal 80 ayat 3 dan 4, UU nomor 35 tahun 2014 jo UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo pasal 341 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hasil-pengembangan-polisi-ini-latar-belakang-keluarga-pelaku-hingga-terjadinya-inces-dan-pembunuhan-anak/">Hasil Pengembangan Polisi, Ini Latar Belakang Keluarga Pelaku Hingga Terjadinya Inces dan Pembunuhan Anak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasutri Temukan Bayi Dipinggir Jalan Lekok Aro Saruaso Tanah Datar</title>
		<link>https://prokabar.com/pasutri-temukan-bayi-dipinggir-jalan-lekok-aro-saruaso-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2019 11:42:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#penemuanbayi]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=49607</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar — Sesosok bayi ditemukan penggendara di tepi jalan di lekok aro kecamatan Tanjung emas, Selasa (22/10). Bayi tersebut ditemukan oleh sepasang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasutri-temukan-bayi-dipinggir-jalan-lekok-aro-saruaso-tanah-datar/">Pasutri Temukan Bayi Dipinggir Jalan Lekok Aro Saruaso Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar —</strong> Sesosok bayi ditemukan penggendara di tepi jalan di lekok aro kecamatan Tanjung emas, Selasa (22/10). Bayi tersebut ditemukan oleh sepasang suami istri yang tengah melintas di jalan Batusangkar &#8211; Lintau Via Sitangkai itu sekitar pukul 14.00 WIB.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Tanah Datar, AKP Purwanto Mengatakan jika bayi malang tersebut ditemukan oleh sepasang suami istri asal Padang Ganting.</p>
<p>&#8220;Ya benar, bayi itu ditemukan pasangan suami istri yang tengh berkendara. Saat mereka melintas (lokasi temuan), mereka mendengar tangisan bayi. Mendengar tangisan itu, mereka terkejut ketika melihat sesosok bayi yang hanya terbungkus kain,&#8221; ucap Purwanto.</p>
<p>Lebih lanjut beliau mengatakan, usai ditemukan warga, bayi malang itu langsung dibawa ke puskesmas Tanjung Emas untuk mendapatkan perawatan. Terkait kasus pembuangan bayi itu, pihak kepolisian telah menyebar anggotanya untuk mencari orang tua yang tega membuang anak yang tak berdosa tersebut.</p>
<p>&#8220;Melalui kanit, kita sudah perintahkan anggota untuk mengecek data data ke rumah sakit, puskesmas, bidan dan lainnya untuk mencari siapa orang tua bayi malang itu, &#8221; ucap Kasat.</p>
<p>Selain itu, pihak kepolisian juga memintai keterangan saksi saksi disekitar lokasi penemuan bayi tersebut. Dugaan sementara, bayi malang itu sengaja dibuang karena hasil hubungan gelap. (<b>eym</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasutri-temukan-bayi-dipinggir-jalan-lekok-aro-saruaso-tanah-datar/">Pasutri Temukan Bayi Dipinggir Jalan Lekok Aro Saruaso Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polsek IV Koto Ungkap Penemuan Mayat Bayi, Kurang 24 Jam</title>
		<link>https://prokabar.com/polsek-iv-koto-ungkap-penemuan-mayat-bayi-kurang-24-jam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2019 12:29:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#penemuanbayi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=29296</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Masyarakat Jorong Caruak, Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam sempat digemparkan kasus pembuangan seorang bayi perempuan di lereng pembuangan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/polsek-iv-koto-ungkap-penemuan-mayat-bayi-kurang-24-jam/">Polsek IV Koto Ungkap Penemuan Mayat Bayi, Kurang 24 Jam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar</strong> &#8211; Masyarakat Jorong Caruak, Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam sempat digemparkan kasus pembuangan seorang bayi perempuan di lereng pembuangan sampah, Kamis malam (24/1). Bayi malang tersebut diduga kuat dibuang dan hasil hubungan diluar nikah tersangka GD (21) dan DS (26).</p>
<p>Jajaran Polres Bukittinggi, melalui Polsek IV Koto berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembuang bayi tersebut. Pelaku ditangkap tidak cukup dalam waktu 24 jam.</p>
<p>Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana, melalui Kapolsek IV Koto, Iptu Edi Yunasri, mengatakan, jajarannya mendapat informasi ada seorang perempuan berinisial GD (21), yang masih berstatus gadis, hamil diluar nikah. Perempuan itu warga Jorong Kapalo Koto.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan keterangan saksi pada Rabu pagi, pukul 08.30 WIB tersangka GD mengalami pendarahan. Informasi tersebut didapat dari ibunya berinisial L,&#8221; Ungkap Kapolsek IV Koto, Iptu Edi Yurnasri.</p>
<p>Dia, lanjutnya, mendatangi rumah bidan Mega di Nagari Koto Tuo, saat itu tidak berada di rumah. Karena sang bidan tidak berada di rumah, akhirnya tersangka GD di bawa oleh ibunya ke Rumah Sakit Ahmad Mochtar untuk di rawat.</p>
<p>Hubungan hasil diluar nikah tersebut pun tercium dari pihak keluarga DS bernama Erik. &#8220;Kamis (24/1) pukul 13.30 WIB, saudara laki-laki DS bernama Erik menjenguk GD ke RS Ahmad Mochtar. Sesampai di sana, Erik tidak menemukan tersangka GD, padahal ia baru saja selesai melahirkan,&#8221; ungkap Iptu Edi.</p>
<p>Pelaku GD sendiri sempat melarikan diri dan berhasil diamankan petugas di Lubuk Buaya, Kota Padang. Sedangkan pelaku DS, diamankan di Padang Luar. Saat ini kedua tersangka dibawa ke Mapolsek IV Koto untuk proses selanjutnya.</p>
<p>&#8220;Kedua tersangka dijerat pasal 340 KUHPidana, dengan ancaman maksimal hukuman kurungan penjara seumur hidup atau minimal 20 tahun penjara,&#8221; pungkas Kapolsek IV Koto tersebut. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/polsek-iv-koto-ungkap-penemuan-mayat-bayi-kurang-24-jam/">Polsek IV Koto Ungkap Penemuan Mayat Bayi, Kurang 24 Jam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 40/116 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 13:17:20 by W3 Total Cache
-->