<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Pemukulan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/pemukulan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/pemukulan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Jul 2020 15:11:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Pemukulan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/pemukulan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gara-Gara Kartu KIP, Anak Pukul Ibu Hingga Pingsan</title>
		<link>https://prokabar.com/gara-gara-kartu-kip-anak-pukul-ibu-hingga-pingsan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2020 12:22:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPanjang]]></category>
		<category><![CDATA[#Pemukulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=71431</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Panjang, Prokabar — Seorang anak tega memukuli ibunya hingga pingsan di kota Padang Panjang, kamis (23/7). Hal ini dipicu hanya gara gara dana...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gara-gara-kartu-kip-anak-pukul-ibu-hingga-pingsan/">Gara-Gara Kartu KIP, Anak Pukul Ibu Hingga Pingsan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Panjang, Prokabar —</strong> Seorang anak tega memukuli ibunya hingga pingsan di kota Padang Panjang, kamis (23/7). Hal ini dipicu hanya gara gara dana Kartu Indonesia Pintar (KIP).</p>
<p>Menurut keterangan aparat kepolisian melalui WAG Polres Padang Panjang menyampaikan jika kronologis kejadian berawal saat sang anak pelajar salah satu SMK di Padang Panjang beserta Ibu Kandungnya mendatangi sekolah untuk mengambil dana KIP ( Kartu Indonesia Pintar). Namun, sianak meminta agar sisa dana KIP tersebut bisa dipegang olehnya. Entah mengapa, setibanya diluar pagar sekolah terjadil pemukulan oleh si anak terhadap ibu kandung kandungnya sendiri.</p>
<p>&#8221; pelaku termasuk pelajar yg berprestasi dan setelah menyelesaikan biaya kebutuhan disekolah sebesar Rp.200 Ribu dan sisanya Rp.800 Ribu dari dana yg ditrima Rp.1 juta dipegang oleh si Ibu,&#8221; tulis Kasubbag Humas Polres Padang Panjang AKP Witrizawati</p>
<p>Akibat aksinya tersebut, sang anak juga sempat mendapat pukulan oleh beberapa warga yang saat kejadian tengah ramai berada di lokasi kejadian perkara.</p>
<p>&#8221; Dikarna disekitar TKP tersebut rame warga melihat, disitulah sebagian warga ada yg memukuli si Pelaku.&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Polsek Padang Panjang yang mendapatkan informasi atas kejadian tersebut, langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku serta korban orang tua si anak.</p>
<p>&#8221; Di polsek, sang Ibu tidak mau membuat laporan Polisi, dan hanya meminta anaknya untuk dia bina dirumahnya dan kita meminta kepada sikorban untuk membuat pernyataan tidak bersedia membuat laporan. Perkara sudah kita Proses penyelesaiannya secara mediasi,&#8221; tutupnya.(<strong>eym</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gara-gara-kartu-kip-anak-pukul-ibu-hingga-pingsan/">Gara-Gara Kartu KIP, Anak Pukul Ibu Hingga Pingsan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dikeroyok Hingga Babak Belur, Kucol Lapor Polisi</title>
		<link>https://prokabar.com/68644-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2020 12:22:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Pemukulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=68644</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Aksi pengeroyokan terjadi di daerah Pacuan Jorong I Tampang, Kecamatan Rao. Akibatnya, korban Yusril Mahendra (19), yang akrab dipanggil Kucol, menderita...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/68644-2/">Dikeroyok Hingga Babak Belur, Kucol Lapor Polisi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar —</strong> Aksi pengeroyokan terjadi di daerah Pacuan Jorong I Tampang, Kecamatan Rao. Akibatnya, korban Yusril Mahendra (19), yang akrab dipanggil Kucol, menderita luka-luka di bagian wajah serta mata kirinya.</p>
<p>Kini, aksi main pukul yang dilakukan dua orang lelaki berinisial K dan I ini, sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian, Polsek Rao, Jumat (29/5).</p>
<p>Kejadian berawal ketika ia tengah tidur di salah satu pondok kolam milik temannya. Tiba tiba, datang kedua pelaku. Kemudian pelaku memanggil Kucol keluar dari pondok tersebut.</p>
<p>Tak tahu sebabnya, tiba-tiba K dan I langsung main pukul. &#8220;Saya dipukul berkali-kali tanpa bisa membela diri,&#8221; terang Kucol.</p>
<p>Akibat pengeroyokan itu, tubuh Kucol babak belur, terutama di bagian wajah dan matanya.</p>
<p>&#8220;Terlalu sadis mereka. Saya sudah tidak berdaya, masih tetap saja mereka pukuli. Setelah puas menghajar Saya, mereka lalu pergi begitu saja tanpa rasa bersalah,&#8221; tutur Kucol.</p>
<p>Dengan kondisi luka-luka dan sempoyongan, Kucol pulang ke rumah dan disambut histeris pihak keluarganya.</p>
<p>Tak terima adiknya dipukuli, Alex kakak korban, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rao.</p>
<p>Dalam surat laporan polisi bernomor : SPTL/V/2020/Sektor Rao, hari Jumat, tanggal 29 Mei 2020, dijelaskan telah terjadinya tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh K dan I. Laporan pengaduan korban diterima dan ditandatangani anggota SPKT Polsek Rao, Bripka Tomi Herlen. (<strong>Ola</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/68644-2/">Dikeroyok Hingga Babak Belur, Kucol Lapor Polisi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Oknum Walnag di Pessel, Pukul Ketua Kelompok Tani, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://prokabar.com/oknum-walnag-di-pessel-pukul-ketua-kelompok-tani-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2020 01:04:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<category><![CDATA[#Pemukulan]]></category>
		<category><![CDATA[#PesisirSelatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=59867</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar —Wali Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, Sa&#8217;ban dilaporkan ke Polres Pessel oleh ketua Kelompok Tani Timbulun Taratak,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/oknum-walnag-di-pessel-pukul-ketua-kelompok-tani-ini-penyebabnya/">Oknum Walnag di Pessel, Pukul Ketua Kelompok Tani, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Pesisir Selatan, Prokabar —</strong>Wali Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, Sa&#8217;ban dilaporkan ke Polres Pessel oleh ketua Kelompok Tani Timbulun Taratak, Buskamil, pada Jumat (14/2).</p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan laporan polisi nomor: LP / 21 / B / II / 2019 / SPKT-III Res-Pessel, Tanggal 14 Februari 2020, Pukul 16.00 WIB. Atas dugaan penganiayaan terhadap Buskamil oleh wali Nagari Taratak, di Kantor Dinas PMDPP dan KB Kabupaten Pessel.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Buskamil merupakan ketua Kelompok Tani Timbulun mengatakan,<span class="Apple-converted-space">  </span>pemukulan yang dilakukan wali nagari terhadap dirinya disaat memenuhi undangan untuk mengklarifikasi soal dana BUMNag Taratak, Maimbau dengan Kelompok Tani Timbulun Taratak, pada Jumat 14 Februari 2020 sekitar pukul 09.00 WIB.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami sama-sama diundang oleh Dinas PMDPP dan KB Kabupaten Pessel, untuk mengklarifikasi permasalahan dana BUMNag Taratak, Maimbau dengan Kelompok Tani Timbulun Taratak, di Kantor Dinas PMDPP dan KB Pessel, &#8220;ujarnya</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan, untuk mengklarifikasi dana BUMNag, dihadiri oleh Wali Nagari, Camat Sutera dan beberapa pihak dari Dinas PMDPP dan KB Pessel.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Masing-masing, kami diminta mengklarifikasi terkait dana BUMag Nagari oleh orang dinas dan menjelasknanya, &#8220;jelasnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dihadapkan pihak dinas, dirinya dan wali nagari menjelaskan terkait soal dana BUMNag, tak lama kemudian dirinya keluar untuk mengangkat telpon. Tanpa diketahui, tiba-tiba wali nagari menceki lehernya dari belakang, dan dirinya berusaha untuk melepaskan cekikkan itu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kemudian, setelah cekikkan wali lepas, ketika berhadapan, wali nagari lansung memukul dirinya, dan ia mengaku terkena pukulan dibagian mata kirinya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kejadian pemukulan itu, terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, saat pemukulan terhadap dirinya wali juga melontarkan kata-kata &#8220;Berani kamu, mengatakan Nagari berhutang, &#8220;ujarnya</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Beruntung katanya, pegawai dinas dan Camat Sutera, cepat datang untuk melerai pertengkaran yang diawali oleh wali nagari. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Akibat pukulan itu, bagian mata kiri saya memar dan bengkak, sehingga penglihatan saya kurang jelas. Sampai saat ini, mata saya masih merah sebelah kiri, karena bekas pukulan wali nagari, &#8220;ujarnya lagi</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Usai kejadian, dirinya lansung dibawah<span class="Apple-converted-space">  </span>ke RSUD M Zein Painan, untuk diperikasa. Karena, bekas pukulan yang diterimanya, membuat ia merasa pusing. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kemudian, karena masih takut kejadian itu akan terulang, dirinya langsung melaporkan wali nagari ke Polres Pessel, atas penganiayaan terhadap dirinya oleh wali nagari. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepada wartawan Kasat Reskrim Polres Pessel, AKP Alan Budi Kusuma mengatakan, pihaknya, telah menerima laporan atas dugaan penganiayan yang dilakukan oleh oknum wali nagari di Pessel. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ya kita telah menerima laporannya, untuk diproses lebih lanjut, kita sedang mendalami kasus tersebut. Setelah itu, kita akan memanggil saksi,&#8221;tutupnya. (<b>min</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/oknum-walnag-di-pessel-pukul-ketua-kelompok-tani-ini-penyebabnya/">Oknum Walnag di Pessel, Pukul Ketua Kelompok Tani, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribut Masalah Kulit Manis, Dua Pria Paruh Baya di Agam &#8216;Cakak&#8217;</title>
		<link>https://prokabar.com/ribut-masalah-kulit-manih-dua-pria-paroh-baya-di-agam-cakak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jan 2020 05:21:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pemukulan]]></category>
		<category><![CDATA[#perkelahian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56282</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar —  Perselisihan berujung pertengkaran dan penganiayaan kembali terjadi di Kabupaten Agam. Perkelahian melibatkan dua pria Amri (60) dengan inisial A (55), terkait...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ribut-masalah-kulit-manih-dua-pria-paroh-baya-di-agam-cakak/">Ribut Masalah Kulit Manis, Dua Pria Paruh Baya di Agam &#8216;Cakak&#8217;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong>  Perselisihan berujung pertengkaran dan penganiayaan kembali terjadi di Kabupaten Agam. Perkelahian melibatkan dua pria Amri (60) dengan inisial A (55), terkait sebuah kulit manis. Membuat AM mengalami luka robek akibat pukulan kayu menghantam kepala bagian belakangnya.</p>
<p>Kejadian sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat sore (3/1) di Jorong Koto Panjang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Anak korban A-P (18) tidak terima ayahnya dianiaya, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Agam, di Padang Baru, Lubuk Basung, Jum&#8217;at (3/1) jam 20.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Benar pada hari Jum&#8217;at tanggal 03 Januari 2020 sekira pukul 15.00 WIB bertempat di Jorong Koto Panjang Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan. Kronologis kejadian berawal pada saat korban sedang duduk di pondoknya,&#8221; ungkap Kasat Reskrim Polres Agam, Kompol Fahrel Haris didampingi KBO Satreskrim Ipda Fifzen Finot, kepada Pokabar.com, Sabtu (4/1).</p>
<p>Pada saat itu terlapor datang dan bertengkar mulut dengan korban kemudian terjadi perkelahian antara korban dan terlapor. Kemudian setelah itu terlapor mengambil sebatang kayu dan memukulkan ke arah kepala korban sehingga mengenai kepala korban bahagian belakang.</p>
<p>&#8220;Kepala korban mengalami luka robek akibat pukulan kayu tersebut. Tidak puas, terlapor kembali mengambil senapan angin dan menembakan senapan angin ke arah korban,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Korban berhasil melindungi kepalanya dengan tangan sehingga tangan kanan korban mengalami luka tembak dan robek di tangan kanan dekat siku korban. Terlapor meninggalkan korban di tepat kejadian.</p>
<p>&#8220;Korban merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polrea Agam untuk di proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Pelaku atau terlapor didampingi keluargannya menyerahkan diri Sabtu pagi (4/1) ke Polsek Tanjung Raya dan langsung diamankan ke Polres Agam,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ribut-masalah-kulit-manih-dua-pria-paroh-baya-di-agam-cakak/">Ribut Masalah Kulit Manis, Dua Pria Paruh Baya di Agam &#8216;Cakak&#8217;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Walinagari Nagari Gadur Di Pukul Warga, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://prokabar.com/walinagari-nagari-gadur-di-pukul-warga-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2019 00:13:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Pemukulan]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#Walinagari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32912</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar &#8211; Aidizal (59), Seorang Walinagari Nagari Gadur, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman dianiaya seorang warga, Di Kantor Walinagari Gadur, Rabu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/walinagari-nagari-gadur-di-pukul-warga-ini-penyebabnya/">Walinagari Nagari Gadur Di Pukul Warga, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong> <strong>Pariaman</strong>, <strong>Prokabar</strong> &#8211; Aidizal (59), Seorang Walinagari Nagari Gadur, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman dianiaya seorang warga, Di Kantor Walinagari Gadur, Rabu sore (20/3). Seorang pelaku yang masih dalam penyelidikan pihak berwajib tersebut diduga kesal terhadap korban, karena masalah hutang piutang rental mobil.</p>
<p>&#8220;Ya, benar ada kasus penganiayaan dialami seorang walinagari di Gadur. Pelapor sempat mendapat perawatan medis dan melaporkan kejadian ke Polsek 2 X 11 Enam Lingkung&#8221; ungkap Kapolres Padang Pariaman, AKBP. Rizki Nugroho.</p>
<p>Kapolres kembali menjelaskan, kejadian berawal ketika pelapor sedang di Kantor Wali Nagari Gadur tiba-tiba datang terlapor menanyakan sewa rental mobil. Karena pelapor mengelak tidak bisa bayar, terlapor langsung memukul wajah pelapor.</p>
<p>&#8220;Atas kejadian tersebut pelapor mengalami luka lebam dan hidung mengeluarkan darah. Pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek 2 X 11 Enam Lingkung untuk proses hukum lebih lanjut,&#8221; pungkas Kapolres. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/walinagari-nagari-gadur-di-pukul-warga-ini-penyebabnya/">Walinagari Nagari Gadur Di Pukul Warga, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Kunjung Dapat Kepastian Hukum, Seorang Warga Pasaman Adukan Nasib Pada Awak Media</title>
		<link>https://prokabar.com/tak-kunjung-dapat-kepastian-hukum-seorang-warga-pasaman-adukan-nasib-pada-awak-media/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 13:35:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Pemukulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28562</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar —Nasib Al Rozi (48) masih terkatung-katung dalam mencari keadilan di Pasaman. Memang malang nian nasib warga Tingkarang, Nagari Tarung-tarung, Kecamatan Rao ini....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tak-kunjung-dapat-kepastian-hukum-seorang-warga-pasaman-adukan-nasib-pada-awak-media/">Tak Kunjung Dapat Kepastian Hukum, Seorang Warga Pasaman Adukan Nasib Pada Awak Media</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar —</strong>Nasib Al Rozi (48) masih terkatung-katung dalam mencari keadilan di Pasaman. Memang malang nian nasib warga Tingkarang, Nagari Tarung-tarung, Kecamatan Rao ini. Ia seakan dipermainkan dalam mencari keadilan atas penganiayaan yang dialami anaknya, Dhio Aulia Alfin (14).</p>
<p>Hari berganti, tahun berlalu yang kasus sesuai laporanLP/34/VI/2018/Sek-Rao tanggal 11 Juni 2018 lalu ini,<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>masih belum jelas sampai mana prosesnya. Al Rozi didampingi kuasa hukumnya Boy Roy Indra bercerita kejadian naas ini berawal saat sang anak Dhio pulang ke kampung halamannya. Ia baru saja pulang libur sekolah saat lebaran dari pesantren di Payakumbuh.</p>
<p>Suatu ketika, pada 10 Juni malam 2018 lalu, Dhio pulang tadarus dan hendak ke warung Al Rozi yang berada di Pasar Rao. Dhio pun meminta temannya Irfan untuk menemani. Karena sama-sama takut, Dhio membawa tiga orang temannya yang lain dengan dua unit motor.</p>
<p>“Di tengah jalan, tiga orang teman Irfan yang tidak kenal dengan anak saya ini, membelokan laju kendaraannya ke Kubu Sungkai Nagari Tarung Tarung. Karena takut pulang berduaan, Dhio yang saat itu mengendarai sepeda motornya dan membonceng Irfan terpaksa ikut,” kata Al Rozi.</p>
<p>Siapa sangka, tiga orang teman Irfan ini ternyata masuk ke Kubu Sungkai hanya untuk melempari rumah salah seorang warga bernama Iwan. “Dhio yang mengikut di belakang, terkejut saat kelakuaan ketiga anak ini. Hingga akhirnya, Iwan keluar rumah dan meneriaki ada maling. Ketakutan, anak saya memacu lari kendaraannya, ia bahkan tidak tahu jalan. Hingga akhirnya anak saya dapat dihentikan oleh Iwan dan langsung menghajarnya,” kata Al Rozi.</p>
<p>Beruntung ada masyarakat yang kenal dan masih berstatus keluarga dengan Al Rozi. Masyarakat inipun<span class="Apple-converted-space">  </span>menyelamatkan Dhio.”Sebelum melapor ke polisi, saya menelusuri perkara ini. Ternyata tiga orang anak yang melempar rumah tadi, punya dendam kepada Iwan. Iwan pernah hampir menabrak salah seorang anak yang melempar rumahnya. Usai pelemparan, permasalahan mereka telah diselesaikan oleh ninik mamak dan keluarga setempat.</p>
<p>“Sementara anak saya yang tidak tahu apa-apa, seenaknya mereka pukul. Makanya saya melapor. Anak saya hancur dibuatnya. Luka lebam, mata berdarah hingga tak sadar diri kala itu. Tapi sudah berbulan bulan, sudah berganti pula Kapolsek, belum juga tampak titik terang proses kasus ini,” kata AL Rozi.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Kapolsek Rao Fachrul Rozi mengaku, kasus ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lubuk Sikaping. Hanya saja berkas ini belum lengkap alias P21.</p>
<p>&#8220;Iya Pak, berkas sudah di kejaksaan. Saat ini, kami sedang koordinasi dengan pihak jaksa apa saja yang diperlukan untuk proses P21. Kapan sidanya kami belum bisa memastikan,&#8221; tutuo Fachrul Rozi. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tak-kunjung-dapat-kepastian-hukum-seorang-warga-pasaman-adukan-nasib-pada-awak-media/">Tak Kunjung Dapat Kepastian Hukum, Seorang Warga Pasaman Adukan Nasib Pada Awak Media</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Tiga Jempol untuk Anak Gadis yang Mencegah Ibu Pukul Petugas di Bandara</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8btiga-jempol-untuk-anak-gadis-yang-mencegah-ibu-pukul-petugas-di-bandara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jul 2017 08:09:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Pemukulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2587</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar&#160;&#8211; Netizen menyesali seorang ibu memukul petugas bandara di Manado. Adakah yg mengapresiasi si anak yang mencegah sekuat tenaga? Tiga jempol untukmu nak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8btiga-jempol-untuk-anak-gadis-yang-mencegah-ibu-pukul-petugas-di-bandara/">​Tiga Jempol untuk Anak Gadis yang Mencegah Ibu Pukul Petugas di Bandara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta, Prokabar</b>&nbsp;&#8211; Netizen menyesali seorang ibu memukul petugas bandara di Manado. Adakah yg mengapresiasi si anak yang mencegah sekuat tenaga? Tiga jempol untukmu nak<br />
Sebuah peristiwa Rabu 05 Juli 2017 sekitar pukul 07.30 Wita bertempat di terminal keberangkatan Manado tepatnya di bagian pemeriksaan X Ray / body Search telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh wanita. JW.</p>
<p>Si anak kira-kira berusia 15 tahun dengan rambut diikat ke belakang dan memakai topi. Gadis manis ini, sekuat tenaga berusaha memegang ibunya. Ia memohon jangan bertindak kasar.</p>
<p>Ia pegang terus dan terus. Akhirnya salah satu tangan si ibu terbebas dan prakk&#8230;</p>
<p>Tangannya hinggap di pipi petugas. Kemudian ia masih mengamuk dan berusaha menjauh.</p>
<p>&#8220;Saya laporkan ibu ya,&#8221; kata si petugas.</p>
<p>Melihat upaya gadis kecil &nbsp; yang menghalangi ibunya memukul, memberi makna pada yg nonton video. Ini anak mengerti aturan dan tak mau sakiti orang.</p>
<p>Sejauh itu nyaris tak ada apresiasi netizen sebab mereka tenggelam dalam luapan emosi belaka. <b>(eda)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8btiga-jempol-untuk-anak-gadis-yang-mencegah-ibu-pukul-petugas-di-bandara/">​Tiga Jempol untuk Anak Gadis yang Mencegah Ibu Pukul Petugas di Bandara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Gara Gara Jam Tangan, Petugas Bandara Ditampar Penumpang Pesawat</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bgara-gara-jam-tangan-petugas-bandara-ditampar-penumpang-pesawat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jul 2017 16:03:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandara]]></category>
		<category><![CDATA[#Manado]]></category>
		<category><![CDATA[#Pemukulan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2567</guid>

					<description><![CDATA[<p>Manado, Prokabar &#8211;&#160;Sebuah video pemukulan petugas bandara Sam Ratulangi beredar di media sosial. Dalam video tersebut, seorang perempuan marah marah saat di tempat pemeriksaan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bgara-gara-jam-tangan-petugas-bandara-ditampar-penumpang-pesawat/">​Gara Gara Jam Tangan, Petugas Bandara Ditampar Penumpang Pesawat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Manado, Prokabar &#8211;&nbsp;</b>Sebuah video pemukulan petugas bandara Sam Ratulangi beredar di media sosial. Dalam video tersebut, seorang perempuan marah marah saat di tempat pemeriksaan x ray. Akhirnya perempuan itu menampar petugas.&nbsp;</p>
<p>Kasus ini berujung panjang, pelaku dan korban sama sama melapor ke polisi.&nbsp;</p>
<div style="width: 640px;" class="wp-video"><video class="wp-video-shortcode" id="video-2567-1" width="640" height="360" poster="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/VID-20170705-WA0026.mp4" preload="metadata" controls="controls"><source type="video/mp4" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/VID-20170705-WA0026.mp4?_=1" /><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/VID-20170705-WA0026.mp4">https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/VID-20170705-WA0026.mp4</a></video></div>
<p><i>Video pemukulan petugas bandara Sam Ratulangi</i><br />
Berikut kronologis kejadian :&nbsp;</p>
<p>Pada hari Rabu tanggal 05 Juli 2017 sekitar pukul 07.30 Wita bertempat di terminal keberangkatan tepatnya di bagian pemeriksaan X Ray / body Search telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh wanita JW, Ttl. Manado 05 Januari 1971, agama Kristen, pekerjaa IRT, &nbsp;terhadap korban An. Ew, Manado, agama Kristen, pekerjaan Karyawan Swasta (Avsec Bandara Sam Ratulangi), alamat Kab. Minsel dan AM, Ttl. Makassar, 04 April 1996, agama Islam, pekerjaan Karyawan Swasta ( karyawan Avsec ), alamat kel. Mapanget Kec. Mapanget.</p>
<p>Kronologis kejadiannya adalah: pada saat Pelaku akan berangkat ke Jakarta menggunakan pesawat, pada saat pelaku akan memasuki ruangan Tunggu penumpang Lantai 2 dan melewati Gate X Ray, oleh Scurity Avsec bernama AM di perintahkan untuk melepaskan jam tangan dan agar di masukan di X Ray (karena berdasarkan SOP pemeriksaan penumpang jam tangan harus di masukan ke dalam X Ray), kemudian pelaku tidak terima dan langsung Memarahi korban dan langsung memukul Korban dengan menggunakan tangan dan mengenai pada bagian lengan korban.</p>
<p>Setelah terjadinya pemukulan terhadap perempuan AM datang Perempuan EW untuk melerai akan tetapi pelaku memarahi dan Memukul perempuan EW menggunakan tangan dan mengenai di bagian Wajah sebelah kiri.</p>
<p>Dengan adanya penganiayaan terhadap ke dua korban kemudian pelaku diamankan oleh Scurity Avsec Bandara Sam Ratulangi dan diarahkan ke Mako Polsek Kawasan Bandara &nbsp;untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.</p>
<p>Tindakan Polisi :</p>
<p>1. Membuat Laporan Polisi</p>
<p>2. Membuat Visum Et Repertum (VER).</p>
<p>Catatan :</p>
<p>1. Untuk keberangkatan pelaku ke Jakarta pada pukul 07.45 Wita di Batalkan dan Pelaku sudah diberangkatkan ke Jakarta pada pukul 10.00 Wita.</p>
<p>2. Kedua pihak (pelaku dan korban) masing2 membuat laporan Pidana di polsek bandara.</p>
<p>3. Kedua laporan Pidana tersebut tetap akan diproses sesuai hukum yg berlaku <b>(eda)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bgara-gara-jam-tangan-petugas-bandara-ditampar-penumpang-pesawat/">​Gara Gara Jam Tangan, Petugas Bandara Ditampar Penumpang Pesawat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/07/VID-20170705-WA0026.mp4" length="0" type="video/mp4" />

			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 40/138 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.022 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:54:43 by W3 Total Cache
-->